Riset Tren Kewirausahaan Global & Peluang Digital
1. Tujuan Tugas
Mahasiswa diharapkan mampu:
- Mengidentifikasi tren besar (megatrends) yang sedang terjadi di ekosistem kewirausahaan dunia.
Riset Tren Kewirausahaan Global & Peluang Digital
1. Tujuan Tugas
Mahasiswa diharapkan mampu:
Penulisan Artikel Ilmiah Populer "Wirausaha Masa Depan"
1. Tujuan Tugas
Mahasiswa diharapkan mampu:
Materi Pembelajaran 15
Ringkasan
Materi ini memberikan pandangan strategis mengenai evolusi kewirausahaan di tengah percepatan teknologi dan perubahan demografis global.
Analisis Bedah Kasus Keberhasilan Scale-Up
1. Tujuan Tugas
Mahasiswa diharapkan mampu:
Penyusunan "Scale-Up Blueprints" untuk Usaha Berjalan
1. Tujuan Tugas
Mahasiswa diharapkan mampu:
Materi Pembelajaran 14
Ringkasan
Materi ini membahas fase kritis dalam siklus hidup bisnis: transisi dari model bisnis yang tervalidasi menuju pertumbuhan masif (scale-up).
Video ini merupakan rekaman dari acara Pendidikan dan Pelatihan Kewirausahaan Nasional 2022 yang diselenggarakan melalui kerja sama antara Universitas Brawijaya dan Ikatan Alumni UB (IKA UB).
Pemetaan Ekosistem Pendukung Bisnis
Judul Tugas: "Mapping the Support System: Analisis
Lembaga Fasilitator Wirausaha"
1. Deskripsi Tugas
Mahasiswa secara mandiri diminta untuk mengidentifikasi, melakukan observasi (baik langsung maupun melalui studi literatur digital),
Desain Ekosistem Kewirausahaan Kampus
Judul Tugas: "Blueprinting the Entrepreneurial Campus: Rencana Strategis Pengembangan Wirausaha Mahasiswa"
Materi Pembelajaran 13
Tujuan Pembelajaran: Setelah mempelajari modul ini, mahasiswa diharapkan mampu:
Analisis Studi Kasus Usaha Sosial Berhasil
🎯 Tujuan Pembelajaran:
Perencanaan Ide Bisnis/Usaha Sosial Berbasis Keberlanjutan
đź—“️ Durasi Pengerjaan: (Pekan
12,13, dan 14)
🎯 Tujuan Pembelajaran:
Materi Pembelajaran 12
🎯 Tujuan Pembelajaran
Setelah menyelesaikan modul ini, peserta diharapkan mampu
untuk:
Analisis Tren dan Studi Kasus Digitalisasi
Tema: Mengkaji Tren Digitalisasi dan Menulis Studi Kasus
Keberhasilan Digitalisasi Bisnis
đź’ˇ Tujuan Tugas
Peserta mampu melakukan penelitian mandiri, menganalisis tren makro, dan mendokumentasikan penerapan Transformasi Digital yang sukses melalui format studi kasus.
Praktik Wirausaha Digital
Tema: Membuat Akun dan Mempraktikkan Pemasaran Digital
melalui Platform E-commerce
đź’ˇ Tujuan Tugas
Peserta mampu menerapkan pengetahuan teoretis mengenai e-commerce
dan pemasaran digital dengan cara:
Materi Pembelajaran 11:
🎯 Tujuan Pembelajaran
Setelah menyelesaikan modul ini, peserta diharapkan mampu:
Regulasi dan Tantangan Bisnis Internasional
Tugas mandiri ini bertujuan untuk membekali Anda dengan pemahaman mendalam mengenai kerangka hukum perdagangan internasional, regulasi ekspor-impor, serta tantangan operasional dan logistik yang dihadapi wirausaha saat berekspansi ke pasar global.
Strategi Kolaborasi dan Legalitas Usaha
Tugas Terstruktur ini bertujuan untuk menguji pemahaman Anda dalam menerapkan kerangka hukum (legalitas) dan merancang strategi kemitraan yang etis dan berkelanjutan bagi sebuah ide bisnis.
Kewirausahaan modern tidak hanya membutuhkan ide bisnis yang brilian dan modal yang kuat, tetapi juga pemahaman mendalam mengenai kerangka hukum (legalitas) dan nilai-nilai moral (etika) yang berlaku.
Simulasi Pencatatan dan Pengendalian Keuangan Usaha
I. 🎯 Tujuan Tugas Mandiri
Tujuan utama tugas ini adalah agar Anda dapat:
Menyusun Laporan Keuangan Sederhana
I. 🎯 Tujuan Pembelajaran
Setelah menyelesaikan tugas ini, Anda diharapkan mampu:
Materi Pembelajaran 09
DAFTAR ISI
Topik: Observasi Proses Produksi dan Analisis Kelebihan serta Kekurangannya
Tujuan Pembelajaran: Mahasiswa mampu melakukan
observasi langsung terhadap proses produksi di usaha nyata, serta menganalisis
kelebihan dan kekurangannya secara sistematis berdasarkan prinsip manajemen
produksi.
đź§ Instruksi Tugas
Topik: Rencana Operasional dan Prosedur Pengendalian Mutu Usaha
Tujuan Pembelajaran: Mahasiswa mampu merancang sistem
operasional usaha secara realistis dan menyusun prosedur pengendalian mutu yang
efektif, berbasis prinsip manajemen produksi dan standar kualitas.
đź§ Instruksi Tugas
Materi Pembelajaran 07
✨ Pendahuluan
Manajemen produksi adalah sistem pengelolaan proses transformasi input menjadi output bernilai tambah. Dalam konteks industri modern, manajemen produksi tidak hanya berfokus pada kuantitas, tetapi juga kualitas, efisiensi, keberlanjutan, dan adaptabilitas terhadap teknologi. Modul ini mengintegrasikan lima aspek utama yang saling berkelindan dalam operasional produksi: perencanaan, pengelolaan sumber daya, kontrol kualitas, teknologi otomasi, dan studi kasus nyata.
Kerjakan persoalan yang bersumber dari Materi Pembelajaran 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 berikut :
Analisislah bagaimana jiwa kewirausahaan (entrepreneurial mindset) dapat dibangun dan dikembangkan oleh generasi muda di era digital saat ini. Jelaskan peran faktor internal (seperti motivasi, kreativitas, dan ketangguhan pribadi) serta faktor eksternal (seperti lingkungan pendidikan, teknologi digital, dan dukungan komunitas) dalam pembentukan karakter wirausaha.
Topik: Analisis Kampanye Pemasaran dan Efektivitasnya
A. Tujuan Pembelajaran
Melalui tugas ini, mahasiswa diharapkan mampu:
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengerjakan tugas ini, mahasiswa diharapkan mampu:
Materi Pembelajaran 06
Strategi Pemasaran dalam Kewirausahaan
🎯 Deskripsi Umum
Strategi pemasaran merupakan elemen vital dalam keberhasilan usaha kecil dan menengah (UKM).
Peer-to-Peer Business Plan Review & Feedback
Batas Waktu Pengumpulan: 1 Minggu
1. Tujuan Tugas
Setelah menyelesaikan tugas ini, peserta diharapkan mampu:
Penyusunan Business Plan Komprehensif
Batas Waktu Pengumpulan: 2 Minggu
1. Tujuan Tugas
Setelah menyelesaikan tugas ini, peserta diharapkan mampu:
Meta Description: Business plan bukan sekadar dokumen, tapi peta jalan menuju kesuksesan bisnis. Artikel ini membahas cara menyusun business plan yang efektif dan strategi pengembangan usaha berbasis data dan praktik terbaik.
đź§ Pendahuluan: Bisnis
Tanpa Rencana Ibarat Kapal Tanpa Kompas
“Jika Anda gagal merencanakan, Anda sedang merencanakan untuk gagal.” — Benjamin Franklin
Materi Pembelajaran 05
Deskripsi Modul:
Modul ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang perencanaan
usaha dan strategi bisnis. Peserta akan mempelajari langkah-langkah sistematis
dalam menyusun business plan yang efektif, mencakup aspek pemasaran,
operasional, dan keuangan. Di akhir modul, peserta akan mampu menyusun business
plan yang realistis, persuasif, dan siap diimplementasikan.
Meta Description: Temukan cara mengidentifikasi peluang bisnis dan melakukan analisis kelayakan usaha secara efektif. Artikel ini menyajikan panduan berbasis data dan studi ilmiah yang mudah dipahami oleh calon wirausahawan.
Keyword Utama: peluang usaha, analisis kelayakan usaha, studi kelayakan bisnis, strategi bisnis, wirausaha Indonesia
Evaluasi Tugas Mandiri 01, 02, dan 03.
REVIEW TUGAS MANDIRI
Kelebihan:
Dari Ide ke Rencana Bisnis yang Layak
Kelompok (7 - 27 Oktober 2025)
Tujuan Tugas:
Tugas ini bertujuan untuk mengintegrasikan seluruh konsep dan alat analisis
yang telah dipelajari dalam modul (Identifikasi Peluang, Analisis Kelayakan,
BMC, Nilai Tambah & Keunggulan Kompetitif) ke dalam sebuah dokumen Studi
Kelayakan Usaha yang komprehensif dan siap presentasi untuk calon investor.
Materi Pembelajaran 04
Deskripsi Singkat:
Modul ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai identifikasi, analisis, dan evaluasi peluang usaha baru. Peserta akan mempelajari metodologi untuk menilai kelayakan sebuah usaha dari aspek teknis, pasar, dan finansial, serta merancang model bisnis yang sustainable dan kompetitif.
Pelajari bagaimana Bisnis Model Canvas membantu para pelaku usaha merancang
strategi bisnis yang terstruktur dan berkelanjutan. Panduan lengkap dengan
contoh, data, dan solusi praktis.
Keyword:
Bisnis Model Canvas, strategi bisnis, model bisnis, manajemen bisnis,
pengembangan bisnis, bisnis berkelanjutan, customer segment, value proposition,
bisnis startup, Canvas bisnis
Observasi Lingkungan dan Pengembangan Ide Bisnis Inovatif
1. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah menyelesaikan tugas ini, mahasiswa mampu:
Setelah menyelesaikan tugas ini, mahasiswa diharapkan mampu:
Materi Pembelajaran 03
Deskripsi Modul:
Modul ini membahas peran fundamental kreativitas dan inovasi dalam
kewirausahaan, serta metode sistematis untuk menghasilkan dan memvalidasi ide
bisnis yang berkelanjutan dan kompetitif.
Tujuan Pembelajaran:
Setelah menyelesaikan modul ini, peserta diharapkan mampu:
Refleksi Pribadi tentang Motivasi Berwirausaha dan Tanggung Jawab Sosial
🎯 Tujuan Tugas
Mindset dan Motivasi Berwirausaha
Judul: Analisis Studi Kasus Kegagalan dan
Keberhasilan Wirausaha dari Perspektif Motivasi dan Etika
🎯 Tujuan Pembelajaran
Materi Pembelajaran 02
🎯 Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari modul ini, peserta didik diharapkan
mampu:
Mencari contoh nyata peran wirausaha dalam pembangunan ekonomi lokal dan menulis ringkasannya.
Pertanyaan Wawancara untuk Wirausahawan Lokal
Pembukaan:
"Selamat pagi/siang, [Nama Bapak/Ibu]. Terima kasih atas waktu yang telah
diluangkan. Saya [Nama Mahasiswa], mahasiswa yang sedang mempelajari
kewirausahaan. Saya ingin mewawancarai Bapak/Ibu untuk memahami lebih dalam
peran nyata usaha yang dikelola dalam mendukung perekonomian di sekitar
sini."
Membuat artikel karakteristik wirausaha sukses dan kontribusi kewirausahaan pada pembangunan nasional.
Individu (16 - 22 Oktober 2025)
Buatlah sebuah artikel bisnis dengan judul untuk setiap peserta (pebisnis)
yang sudah ditetapkan di bawah, dengan ketentuan :
1. Panjang
tulisan 1.000 – 2.000 kata.
2. Dilengkapi : Abstrak, Kata Kunci, Pendahuluan, Permasalahan, Pembahasan, Kesimpulan dan Saran, serta Daftar Pustaka (Wajib mengacu pada Modul 1, ditambah sumber lain).
Semester Ganjil 2025 - 2026 :
|
NO |
KODE
PEBISNIS |
NAMA
PEBISNIS |
|
|
|
|
|
|
|
1 |
AE01 |
DANU
SUBEKTI |
|
|
2 |
AE02 |
|
|
|
3 |
AE03 |
|
|
|
4 |
AE04 |
|
|
|
5 |
AE05 |
CHOIRUL
MAJID |
|
Materi Pembelajaran 01
Tujuan Pembelajaran
Setelah menyelesaikan modul ini, peserta didik akan mampu:
AD17,AD22,AD08,AD09,AD01,AD13,AD39,AD03,AD38,AD35,AD31,AD34,AD37,AD05,AD12,AD25,AD23,AD07
AC02,AC29,AC31,AC42,AC26,AC36
AD31,AD32,AD33,AD34,AD35,AD36,AD37,AD40,AD41
AD01,AD05,AD07,AD08,AD09,AD10.AD11,AD12,AD17,AD18,AD19,AD21,AD22,AD23,AD24,AD25,AD26,AD27,AD28,AD30,
AD09,AD28,AD23,AD25,AD33,AD41,AD32
AD24,AD27,AD26,AD35,AD40,AD30,AD36,AD34,AD31,AD37,AD18,AD19,AD21,AD05,AD11,AD12,AD10,AD07,AD02,AD08,
AC25,AC26,AC34,AC29,AC35,AC36,AC38,AC20,AC39
AC34,AC35,AC36,AC37,AC38,AC39,AC40,AC41,AC42,AC44,AC47,AC48
AC02,AC03,AC04,AC05,AC07,AC08,AC09,AC10,AC11,AC20,AC22,AC23,AC24,AC25,AC26,AC27,AC28,AC29,AC30,AC31,
Abstrak
Identifikasi masalah adalah langkah krusial dalam proses memulai bisnis. Tanpa pemahaman mendalam terhadap masalah yang ingin diselesaikan, bisnis berisiko gagal memenuhi kebutuhan pasar. Artikel ini membahas cara sistematis untuk mengidentifikasi masalah secara efektif sebelum memulai bisnis, khususnya untuk pemula. Melalui pendekatan analitis dan praktis, panduan ini memberikan wawasan mengenai teknik pengumpulan data, observasi pasar, validasi masalah, dan cara menilai urgensi serta potensi solusi dari masalah yang ditemukan. Tujuannya adalah agar calon pelaku usaha dapat membangun bisnis yang relevan, dibutuhkan, dan berkelanjutan.
Kata Kunci: menemukan masalah, memulai bisnis, riset pasar, validasi ide, pemula, wirausaha
Pendahuluan
Memulai bisnis bukan hanya tentang memiliki ide brilian, tetapi tentang menyelesaikan masalah nyata yang dihadapi oleh pasar sasaran. Banyak bisnis yang gagal bukan karena produknya jelek, tetapi karena tidak adanya kebutuhan nyata atas produk tersebut. Oleh karena itu, mengidentifikasi masalah yang tepat menjadi dasar penting dalam membangun bisnis yang sukses. Artikel ini bertujuan memberikan panduan praktis dan mudah dipahami bagi pemula dalam proses menemukan masalah sebelum memulai usaha.
Permasalahan
Banyak pemula yang langsung terjun ke tahap pembuatan produk tanpa melakukan penelitian mendalam terlebih dahulu. Mereka cenderung solusi berdasarkan asumsi pribadi, bukan berdasarkan pengembangan data dan kebutuhan pasar yang sebenarnya. Akibatnya, produk atau layanan yang diluncurkan tidak sesuai dengan keinginan atau kebutuhan pengguna, yang pada akhirnya membuat bisnis sulit berkembang bahkan gagal.
Pembahasan
1. Memahami Apa Itu Masalah Dalam Konteks Bisnis
Masalah dalam bisnis adalah ketidaksesuaian antara kondisi saat ini dan kondisi ideal yang diinginkan konsumen. Contohnya, seseorang ingin makan sehat tetapi tidak punya waktu untuk memasak. Ini merupakan masalah yang dapat dijadikan dasar ide bisnis, misalnya katering sehat siap antar. Sebelum menentukan solusi, kita perlu benar-benar memahami konteks masalah tersebut :
2. Teknik Mengidentifikasi Masalah
Beberapa metode praktis untuk mengidentifikasi masalah antara lain:
a. Observasi Lapangan
Langkah ini dilakukan dengan mengamati langsung aktivitas target pasar. Misalnya, jika ingin membuka usaha laundry, akan memperhatikan perilaku orang-orang di lingkungan padat penduduk. Apakah mereka kesulitan mencuci pakaian sendiri? Apakah mereka sibuk bekerja?
b. Wawancara dan Survei
Tanyakan langsung kepada calon pelanggan tentang masalah yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.
C. Forum Analisis dan Media Sosial
Baca komentar di media sosial, ulasan produk, diskusi di forum seperti Kaskus atau Reddit. Di sana, orang-orang sering mengungkapkan keluhan atau ketidakpuasan terhadap suatu layanan atau produk.
d. Studi Kompetitor
Lihat bisnis yang sudah ada dan evaluasi kekurangannya. Misalnya, pelanggan mengeluhkan waktu pengiriman lama pada layanan makanan online. Ini bisa menjadi peluang untuk menciptakan solusi yang lebih baik.
3. Menyisir dan Memilih Masalah yang Tepat
Tidak semua masalah layak dijadikan dasar bisnis. Kita perlu memilah mana yang punya potensi tinggi dan layak untuk dijadikan fokus. Kriteria pemilihan antara lain :
- Frekuensi: Seberapa sering masalah ini terjadi?
- Urgensi: Seberapa besar dampaknya terhadap kehidupan konsumen?
- Kesiapan Pasar: Apakah orang siap membayar untuk solusi dari masalah ini?
- Kompetisi: Apakah sudah ada solusi serupa? Jika ya, apa yang bisa ditawarkan secara berbeda?
Gunakan matriks prioritas atau sistem skoring untuk membandingkan beberapa masalah berdasarkan kriteria tersebut.
4. Validasi Masalah
Setelah memilih satu masalah, langkah selanjutnya adalah melakukan validasi. Caranya:
Diskusi dengan audiens target: Ajak mereka ngobrol lebih dalam dan pastikan masalah tersebut benar-benar nyata dan mengganggu. Uji coba solusi awal: Misalnya membuat prototipe atau konsep sederhana dan lihat respons pengguna. Pre-order atau waiting list: Tawarkan solusi sebelum produk benar-benar jadi. Jika banyak yang mendaftar atau tertarik, itu pertanda penting.
5. Studi Kasus Sederhana
Contoh nyata:
Seorang mahasiswa merasa kesulitan mencari makanan sehat dan murah di sekitar kampus. Ia mengamati bahwa banyak teman-temannya juga mengalami hal serupa. Ia lalu melakukan survei kecil dan menemukan bahwa 75% responden menginginkan makanan sehat dengan harga terjangkau. Setelah membuat 10 porsi pertama dan mempromosikannya melalui WhatsApp, semuanya habis dalam 1 hari. Ini validasi awal bahwa permasalahan nyata dan layak dikembangkan menjadi bisnis katering sehat siswa.
Kesimpulan
Mengidentifikasi masalah sebelum memulai bisnis adalah langkah yang krusial dan tidak boleh dilewatkan. Dengan memahami kebutuhan dan kesulitan yang dihadapi pasar sasaran, pelaku usaha dapat menciptakan solusi yang relevan dan dibutuhkan. Metode seperti observasi, wawancara, penelitian media sosial, dan validasi ide akan sangat membantu dalam proses ini. Fokusnya bukan pada ide produk, tetapi pada masalah yang ingin diselesaikan.
Saran
Untuk pemula, disarankan:
1. Jangan terburu-buru membuat produk. Fokus dulu pada penelitian masalah.
2. Gunakan pendekatan berbasis data, bukan asumsi pribadi.
3. Libatkan target pasar sejak awal untuk mendapat wawasan yang mendalam.
4. Uji dan validasi secara kecil-kecilan sebelum peluncuran produk besar
5. Jangan takut jika menemukan bahwa ide awal ternyata tidak cocok—lebih baik tahu sejak awal daripada gagal di tengah jalan
Daftar Pustaka
1. Kosong, S., & Dorf, B. (2012). Panduan Pemilik Startup: Panduan Langkah demi Langkah untuk Membangun Perusahaan yang Hebat. Peternakan K&S.
2. Ries, E. (2011). Lean Startup: Bagaimana Pengusaha Masa Kini Menggunakan Inovasi Berkelanjutan untuk Menciptakan Bisnis yang Sangat Sukses. Bisnis Mahkota
3. Osterwalder, A., & Pigneur, Y. (2010). Pembuatan Model Bisnis: Buku pegangan bagi Para Visioner, Pengubah Permainan, dan Penantang. Wiley.
4. Christensen, CM (1997). Dilema Sang Inovator. Harvard Business School Press
5. Maurya, A. (2012). Jangkauan Lean: Beralih dari Rencana A ke Rencana yang Berhasil. O'Reilly Media.
Mindmap :