Tampilkan postingan dengan label L03-irvan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label L03-irvan. Tampilkan semua postingan

Juni 17, 2016

KEWIRAUSAHAAN DAN LINGKUNGAN

                                             Kewirausahaan dan lingkungan

                Perubahan lingkungan bisnis akan terjadi setiap saat, umumnya berupa gerak perubahan dari salah satu atau gabungan factor-faktor lingkungan diluar perusahaan, baik pada skala nasional, regional maupun  global. Kegiatan operasional perusahaan di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kondisi dan perkembangan perekonomian global.
                Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh wirausahawan Indonesia, baik yang bergerak dalam aktivitas local maupun global, adalah terjadinya berbagai perubahan yang dipicu oleh perkembangan teknologi yang mencakup hal-hal sebagai berikut:

1. Produk-produk baru yang dilempar ke pasar oleh pesaing.
     2. Perkembangan teknologi da informasi.
     3. Perkembangan teknologi barang substitusi.
     4. Berbagai penemuan baru.adaptasi teknologi yang siap pakai.
     5. Strategi perkembangan teknologi nasional. 
     6. Adaptasi teknologi yang siap pakai.
     7. Biaya penelitian dan pengembangan oleh perusahaan pesaing atau perusahaan-            perusahaan dalam satu industry.
     8. Siklus hidup produk (product life cycle).
     9. Terobosan- terobosan yang dapat meningkatkan produktivitas yang lebih baik dibidang input, pengolahan dan pemasaran.
     10.  Berbagai ramalan pengembangan teknologi di masa depan.

                           Kewirausahaan sebagai pemicu perekonomian Negara

                Keunggulan wirausaha dalam mendukung perekonomian Negara yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan produktivitas, menciptakan teknologi, produk dan jasa baru, serta menciptakan perubahan dan kompetisi.
                Dalam upaya memicu pertunbuhan ekonomi sekaligus mempengaruhi kehidupan social ekonomi masyarakat, wirausahawan melakukan berbagai kegiatan sebagai berikut:
1.       Menciptakan lapangan pekerjaan.
2.       Meningkatkan kualitas hidup.
3.       Meningkatkan pemerataan pendapatan.
4.       Memanfaatkan dan memobilisasi sumber daya untuk meningkatkan produktivitas nasional.
5.       Meningkatkan penerimaan pemerintah melalui pajak.
Kebersamaan dan Etika Bisnis
                  Pengusaha dianggap memiliki kemampuan kewirausahaan yang andal apabila pengusaha tersebut mampu memanfaatkan, mencari, dan menciptakan peluang bisnis serta mampu menerapkan asas kebersamaan dan menjalankan etika bisnis secara total.
Asas Etika Bisnis yang Sehat
                  Beberapa pedoman sebagai dasar berpikir dan bertindak dalam penerapan etika bisnis yang sehat, antara lain  :
a.    Selalu menjaga kualitas produk dan jasa pada pelanggan melalui kewajaran dan keterbukaan.
b.    Kebersamaan dengan unsur internal dengan menghindari kesan bahwa perusahaan mengeksploitasi karyawan secara tidak manusiawi.
c.    Kebersamaan dengan lingkungan dalam menjaga kelestarian dan menghindari polusi yang menggangu masyarakat.
d.   Dalam proses bisnis atau transaksi usaha, selalu didukung dengan upaya penghayatan nilai dan norma bisnis  serta kebiasaan atau esensi dunia usaha yang berlaku.
e.   Menghindari cara-cara yang tidak etis dalam persaingan bisnis.


Sumber : Buku Kewirausahaan "Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda", Salemba Empat 2011, Jakarta (Universitas Mercu Buana)

MERANCANG STRATEGI PEMASARAN

MERANCANG STRATEGI PEMASARAN UNTUK PEMIMPIN, PENANTANG,                 PENGIKUT DAN RELUNG PASAR
 Menurut Arthur D. Little ada enam posisi kompetitif di pasar Dominan (Dominan) Perusahaan mampu mengendalikan pesaing dan punya banyak pilihan untuk menentukan strategi Kuat (Strong) Mampu bertindak bebas tanpa takut pesaing Baik (Favorable) Punya kekuatan dalam strategi- strategi tertentu dan punya peluang di atas rata-rata untuk meningkatkan posisinya Sedang (Tenable) Prestasi perusahaan cukup untuk survive, tetapi sering kalah karena ulah perusahaan dominan Lemah (Weak) Tampil tak memuaskan, tapi masih ada peluang untuk perbaikan, jika tidak hati-hati bisa terlempar dari industri Tidak ada harapan (Nonviable) Prestasi sangat tidak memuaskan dan tidak mempunyai peluang untuk perbaikan. 

      A.  STRATEGI PEMIMPIN PASAR
1. Memperluas Keseluruhan Pasar
- PEMAKAI BARU. Setiap kelas produk memiliki potensi menarik pembeli yang tidak mengetahui produk itu atau yang menolaknya karena harganya atau keistimewaannya yang kurang. Produsen dapat mencari pemakai baru di antara tiga kelompok. Misalnya, pembuat parfum dapat mencoba meyakinkan wanita yang belum menggunakan parfum untuk menggunakannya (strategi penetrasi pasar), atau menyakinkan pria untuk mulai menggunakan parfum (strategi pasar baru), atau menjual parfum di negara lain (strategi ekspansi geografis)

- PENGGUNA BARU. Pasar bisa diperluas dengan menemukan dan mempromosikan penggunaan baru suatu produk. Misalnya, orang Amerika umumnya makan sereal sarapan kering tiga kali seminggu. Produsen sereal akan untung jika mereka dapat meproduksikan makan sereal di kesempatan lain selama hari itu-mungkin sebagai makanan ringan larut malam atau pergi menjelang siang.

- PENAMBAHAAN PENGGUNAAN. Strategi perluasan pasar ketiga adalah meyakinkan orang untuk menggunakan lebih banyak produk itu setiap kali penggunaan. Jika produsen sereal dapat menyakinkan orang untuk makan semangkok penuh sereal daripada setengah mangkok, total penjualan akan meningkat
2. MEMPERTAHANKAN PANGSA PASAR

Sambil berusaha memperluas pasar keseluruhan, perusahaan yang dominan harus terus memepertahankan bisnisnya saat ini terdapat serangan pesaing. Pemimpin itu seperti gajah yang diserang oleh kawasan lebah. Lebah yang tersebut dan terganas terus mendengung di sekeliling pemimpin.


B. STRATEGI PENANTANG PASAR
Perusahaan yang menempati urutan kedua dan seterusnya dapat disebut peringkat berikutnya (runner up) atau pengikut. Beberapa, seperti Colgate, Ford, Mountgomery Ward, Avis, Westinghouse dan Pepsi-Cola, cukup besar. Perusahaan peringkat berikutnya ini dapat mengambil salah satu dari dua sikap. Mereka dapat menyerang pemimpin secara agresif untuk mendapatkan pangsa pasar (penantang pasar-market follower).

1. Menentukan Sasaran dan Lawan Strategis
Seorang penantang pasar harus menentukan dulu sasaran strategisnya. Sebagian besar sasaran strategis penantang pasar adalah meningkatkan pangsa pasarnya. Keputusan untuk menyerang beriteraksi dengan keputusan siapa yang akan diserang :

• Menyerang pemimpin pasar ; Ini merupakan strategi berisiko tinggi namun berimbalan tinggi dan masuk akal bila si pemimpin adalah “pemimpin palsu” yang tidak melayani pasar dengan baik. Daerah yang perlu diamati adalah kebutuhan atau ketidakpuasan pelanggan
• Menyerang perusahaan seukuran yang tidak bekerja dengan baik dan kekurangan uang : Penantang pasar dapat menyerang perusahaan yang memiliki produk tua, yang mengenakan harga berlebihan, atau yang tidak memuaskan pelanggan.

• Menyerang perusahaan kecil lokal dan regional yang tidak bekerja dengan baik dan kekurangan uang : Beberapa perusahaan bir besar tumbuh mencapai ukuran sekarang tidak dengan mencuri pelanggaan perusahaan lain tetapi dengan memangsa perusahaan-perusahaan yang lebih kecil.

sumber : author mauro. 2015.
http://www.mauproperti.com/cara-merancang-strategi-pemasaran-real-estate-yang-powerfull.html

Mindmap bab 3


Juni 16, 2016

Mindmap bab 10


Mindmap bab 9


Mindmap bab 8


Mindmap bab 7


mindmap bab 6


Mindmap bab 5


Mindmap bab 4








MENGELOLA KEUANGAN USAHA

Cara Mengatur Keuangan Usaha Dagang

Sistem keuangan merupakan suatu rancangan yang paling penting sekarang ini. Suatu usaha akan berjalan dengan baik bila system keuangan dan akuntansinya lancer, tepat dan tertata dengan rapih, begitu juga ketika kita akan memulai usaha atau bisnis, melakukan perencanaan sistem keuangan yang baik akan memberikan dampak yang sangat besar ketika bisnis tersebut sudah berjalan dan seiring berjalannya usaha atau bisnis kita maka akan terlihat pula apakah system keuangan yang telah kita persiapkan tersebut memang sudah baik atau belum. Lebih gamblangnya lagi, bagus tidaknya system keuangan kita akan terlihat dari bagus tidaknya cash flow bisnis yang kita jalani.
Ada 5 tips untuk mengelola keuangan usaha :
1. pisahkan antara uang pribadi dan uang bisnis
Secara umum kesalahan paling fatal bagi para entrepreneur pemula ialah kerap kali menggabungkan antara uang pribadi dan uang bisnis, kebanyakan diantara mereka menggangap remeh bahwa uang usaha juga bisa digunakan secara pribadi jika anda melakukan hal ini maka besar kemungkinan usaha yang anda jalani lama-lama akan bangkrut mengingat bahwa uang pribadi dan usaha sangat berbeda sekali dalam penggunaannya, adapun cara menangani hal ini ialah dengan cara memisahkan secara detail mana uang pribadi dan mana uang bisnis, jika memungkinkan mungkin anda bisa menggunakan jasa akuntan dalam memisahkan uang usaha anda, Dan poin yang paling penting ialah dengan mencoba bersikap disiplin dalam menerapkan pemisahan ini.

2. Buatlah buku catatan keuangan
Tips Cara Mengatur Keuangan Usaha Dagang yang kedua ialah dengan membuat buku catatan keuangan, pada dasarnya sebuah usaha tidak cukup dikelola berdasarkan sebuah ingatan jika anda mengandalkan hal ini maka besar kemungkinan usaha yang anda geluti akan mengalami kegagalan, adapun cara membuat buku catatan keuangan ialah dengan cara membuat buku kas yang mencatat keluar masuknya uang setiap hari, selain itu juga anda harus mencatat saldo-saldo hutang piutang, dan juga berapa modal yang anda butuhkan dalam menggaji karyawan anda, buku catatan keuangan ini berfungsi untuk mengontrol lalu lintas uang dan memastikan tidak ada uang yang terselip dan alangkah lebih baik lagi jika anda menerapkan sistem ini secara profesional.

3. Jangan hanya berfokus pada Laba (keuntungan).
Secara umum hampir kebanyakan diantara para pengusaha pemula terutama bagi mereka yang bergelut dalam usaha dagang (perniagaan) kerap kali hanya berfokus pada laba atau keuntungan usaha, memang hal tersebut baik jika digunakan untuk memacu semangat dalam berkarya, namun anda juga harus tahu bahwa sebuah usaha bukan hanya berfokus pada laba namun juga meliputi persediaan barang dagang, dan hutang piutang, oleh sebab itu saat anda menjalankan sebuah usaha alangkah baiknya jika anda tidak selalu berfokus pada laba dan keuntungan, disisi lain Anda juga harus mampu menekan tingkat persediaan modal awal anda sedemikian rupa agar tetap dapat memenuhi order namun tanpa membebani keuangan.
4. Awasi Aliras Kas Keuangan Anda Secara berkala
Tips Cara Mengatur Keuangan Usaha Dagang yang keempat ialah dengan selalu mengawasi aliran kas keuangan anda secara berkala, saat anda menjalankan sebuah usaha anda perlu memastikan dan juga memeriksa persediaan di gudang dan memastikan semuanya dalam keadaan lengkap dan tidak ada barang yang rusak, jika anda kewalahan dalam mengawasi aliran kas keuangan, anda dapat menggunakan jasa administrator dalam mengontrol aliran kas anda dan menetapkan prosedur keuangan yang cukup untuk memastikan bahwa aliran kas keuangan anda dalam bisnis yang anda jalani selalu terjaga dengan baik dan lancar.

 5. Gunakan Laba keuntungan Untuk Mengembangkan Usaha.
Pada dasarnya yang membedakan mana pengusaha sukses dan mana pengusaha yang kurang sukses terletak pada kemampaun mereka dalam menikmati hasil jerih payah mereka secepat mungkin, memang anda sangat berhak sekali untuk menikmati hasil dari kerja keras anda, namun ada baiknya jika anda tidak menghabiskannya  begitu saja, adapun langkah baik dalam hal ini ialah dengan cara menggunakan uang dari keuntungan usaha anda untuk dikembangkan agar menjadi usaha yang besar dan mengarahkan investasi ke bidang-bidang yang menguntungkan seperti menambahan armada dagang atau penambahan barang-barang dagangan untuk dijual kembali, jika anda melakukan hal ini maka besar kemungkinan anda akan cepat menjadi pengusaha sukses. semoga bermanfaat.

Sumber : surya setiawan. 2015.

                 Dimas fahreza. 2012.

PERENCANAAN DAN OPERASIONALISASI USAHA

Perencanaan Usaha
Perencanaan yang detail juga akan membuat kita lebih siap dalam menghadapi resiko. Kerena segala sisi dari usaha telah diperhitungkan dengan baik. Perencanaan yang baik akan mendorong rasa percaya diri yang tinggu dan rasa optimis untuk sukses dari usaha yang kelolanya.
Perencanaan yang baik untuk sebuah usaha baru perlu dirumuskan, dan untuk itu berpikir dengan SMART, yang dapat diuraikan sebagai berikut :

1.       Specific, mengandung arti bahwa perencanaan yang dibuat tidak akan bermakna ganda, sehingga pencapaian tujuan akan lebih terarah karena dalam perencanaan tersebut lebih terfokus dan sangat jelas mengenai apa yang diinginkan.
2.       Measurable, perencanaan yang dibuat harus dapat terukur, sehingga kita akan tahu kapan perencanaan tersebut telah tercapai.
3.       Achievable, bahwa perencanaan yang telah dibuat tersebut harus dapat dicapai, jangan terlalu jauh memikirkan hal-hal yang besar, kita harus memecahnya menjadi lebih kecil.
4.       Reasonable, dimana perencanaan yang baik perlu memenuhi persyaratan factual dan realistis.
5.       Timely, setiap perencanaan yang telah dibuat dalam pencapaian tujuan usaha,     harus dapat dilacak untuk mengetahui setiap kemajuan.
Penentuan Lokasi dan Fasilitas Pendukung (layout)
Lokasi sangat menentukan keberhasilan suatu usaha, tanpa pertimbangan dengan baik dalam menetukan lokasi, maka akan berakibat pada sepinya pengunjung atau tidak dapatnya perusahaan melakukan perluasan. Untuk memilih lokasi perlu dipertimbangkan sesuai keperluannya, yaitu antara lain :

1.    Lokasi kantor, yaitu diperuntukan sebagai tempat pengendalaian kegiatan operasional unit dibawahnya
2.    Lokasi pabrik, yaitu lokasi yang digunakan untuk melakukan proses produksi barang atau jasa.
3.    Lokasi Gudang, merupakan tempat penyimpangan barang milik perusahaan baik barang yang masuk maupun barang yang keluar.
4.    Lokasi Cabang, yaitu lokasi kegiatan usaha perusahaan dalam melayani konsumen langsung pada wilayah-wilayah tertentu.

Pengorganisasian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia
Yang menjalankan usaha adalah manusia, semua factor produksi berupa tanah, mesin, dan bangunan tidak akan berarti tanpa adanya manusia. Organisasi diperlukan untuk mencapai tujuan. Struktur organisasi menggambarkan kerja sama dalam mencapai tujuan yang efisien.


Sumber : Buku Kewirausahaan "Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda", Salemba Empat 2011, Jakarta  (Universitas Mercu Buana)

Juni 15, 2016

MENGENALI PELUANG DAN MEMILIH JENIS USAHA

Pada ketiga kasus di atas, banyak pengusaha yang mengawali usahanya dalam situasi yang serba sulit,

KREATIVITAS DAN INOVASI DALAM BERWIRAUSAHA

CARA TERMUDAH TEMUKAN IDE BERBISNIS
Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk menemukan ide bisnis yang kreatif dan inovatif. Hal yang paling mendasar yang perlu dilakukan adalah membaca kondisi lingkungan dimana bisnis tersebut akan dijalankan.

Mei 25, 2016

Motivasi Menjadi Pengusaha Baru


Memulai sebuah usaha memang membuat orang merasa yakin sukses dan bersemangat untuk menjalankan. Hal tersebut memang penting dan bisa menjadi modal penting dalam menjadi wirausaha, percaya diri dan semangat.

April 20, 2016

Membangun Marketing Skill sejak di Bangku Kuliah

Kita sebagai mahasiswa seringkali gundah dalam melakukan investasi atau membangun sebuah perusahaan dsb, karena banyak faktor, yaitu uang, waktu, dan tenaga juga. Nagar Habib, motivator yang sudah ahli dalam bidang marketing sebagai pembicara menceritakan dan membagi sedikit ilmu dan wawasannya untuk membangun marketing skill sejak di bangku kuliah.
Tidak sulit membangun marketing skill, yang terpenting adalah niat.

Membangun Marketing skill sejak di bangku kuliah mempunyai 3 elemen, yaitu:
Hal terpenting dari target, Sifat yang harus dimiliki dan harus mempunyai motto.

Melihat situasi dan kondisi sekitar, mencari sasaran adalah salah satu elemen dari hal terpenting dari target, meninjau apa yang bisa dijadikan lapangan pekerjaan dan melihat kondisi apa yang diperlukan untuk menjual barang, atau disebut target market. Lalu, ada target audience, target audience adalah sasaran untuk orang yang melihat, atau mendengar. Karena saat melakukan promosi, dan menemukan target market, akan timbul target audience dari satu orang ke banyak orang.

Sifat yang harus dimiliki, harus peka terhadap lingkungan, tidak sembarang mencari barang yang diperlukan untuk target, untuk sasaran. Harus menemui dan meninjau apa yang diinginkan dan diperlukan. Lalu, harus mempunyai rasa ingin tahu yang besar, saat rasa penasaran atau rasa ingin tahu(curious), kita mempelajari hal-hal baru dan bisa mengetahui situasi apa yang terjadi pada masyarakat dan lingkungan. Jeli dengan yang dibutuhkan konsumen. Semuanya sungguh terkait dan saling berhubungan satu sama lain.

Harus punya motto, saat kita melihat atau menonton film superhero atau pahlawan super. Kita seringkali berimajinasi, berpikiran jika kita sekuat mereka, untuk melakukan sesuatu yang baik. Kita jadi termotivasi atas, sama saja dengan mempunyai motto, saat kita termotivasi, membantu kita untuk membangun semangat dan sifat yang harus dimiliki untuk membangun marketing skill.

"Being Boss, not Worker."
Jadi pemimpin, bukan pekerja. Diciptakan untuk menjadi pemimpin, seperti kata pepatah, sekali kita pernah menjadi perenang tercepat. Born to be leader, not to be worker.

"Do what you love, love what you do."
Lakukan apa yang kalian sukai, sukai apa yang kalian lakukan. Jika itu passion kalian, lakukan, jangan dengarkan kata orang lain yang menjatuhkan, tapi tetap ikuti jika itu membangun. Sukai apa yang kalian lakukan. Berilah semaksimal mungkin usaha kalian atas apa yang kalian lakukan. Lakukan yang terbaik, apa yang kalian lakukan dengan cinta, akan memberi hasil yang maksimal juga

"I was born to be history maker, not to be the victim of the history." 
 
 

April 17, 2016

Ilmu Dagang Orang Cina



Hampir di seluruh penjuru dunia dapat kita temui usaha-usaha yang dimiliki Orang Cina atau Tionghoa.

Pengusaha Muda Indonesia

 


Oleh: Irvan Syahrullah 


Indonesia memiliki banyak pengusaha top dan terkenal, diantara mereka masih berusia muda namun memiliki materi yang luar biasa atau dapat dikatakan sudah sukses secara finansial.