Tampilkan postingan dengan label L03-irvan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label L03-irvan. Tampilkan semua postingan
Juni 24, 2016
Juni 17, 2016
KEWIRAUSAHAAN DAN LINGKUNGAN
Kewirausahaan dan lingkungan
Perubahan
lingkungan bisnis akan terjadi setiap saat, umumnya berupa gerak perubahan dari
salah satu atau gabungan factor-faktor lingkungan diluar perusahaan, baik pada
skala nasional, regional maupun global. Kegiatan operasional
perusahaan di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kondisi dan perkembangan
perekonomian global.
Beberapa
hal yang perlu diperhatikan oleh wirausahawan Indonesia, baik yang bergerak
dalam aktivitas local maupun global, adalah terjadinya berbagai perubahan yang
dipicu oleh perkembangan teknologi yang mencakup hal-hal sebagai berikut:
1. Produk-produk
baru yang dilempar ke pasar oleh pesaing.
2. Perkembangan
teknologi da informasi.
3. Perkembangan
teknologi barang substitusi.
4. Berbagai
penemuan baru.adaptasi teknologi yang siap pakai.
5. Strategi
perkembangan teknologi nasional.
6. Adaptasi
teknologi yang siap pakai.
7. Biaya
penelitian dan pengembangan oleh perusahaan pesaing atau perusahaan- perusahaan
dalam satu industry.
8. Siklus
hidup produk (product life cycle).
9. Terobosan-
terobosan yang dapat meningkatkan produktivitas yang lebih baik dibidang input,
pengolahan dan pemasaran.
10. Berbagai ramalan pengembangan teknologi di masa depan.
Kewirausahaan sebagai pemicu perekonomian Negara
Keunggulan
wirausaha dalam mendukung perekonomian Negara yaitu mendorong pertumbuhan
ekonomi, meningkatkan produktivitas, menciptakan teknologi, produk dan jasa baru,
serta menciptakan perubahan dan kompetisi.
Dalam
upaya memicu pertunbuhan ekonomi sekaligus mempengaruhi kehidupan social
ekonomi masyarakat, wirausahawan melakukan berbagai kegiatan sebagai berikut:
1. Menciptakan
lapangan pekerjaan.
2. Meningkatkan
kualitas hidup.
3. Meningkatkan
pemerataan pendapatan.
4. Memanfaatkan
dan memobilisasi sumber daya untuk meningkatkan produktivitas nasional.
5. Meningkatkan
penerimaan pemerintah melalui pajak.
Kebersamaan dan Etika Bisnis
Pengusaha dianggap memiliki kemampuan kewirausahaan yang andal apabila
pengusaha tersebut mampu memanfaatkan, mencari, dan menciptakan peluang bisnis
serta mampu menerapkan asas kebersamaan dan menjalankan etika bisnis secara
total.
Asas Etika Bisnis yang Sehat
Beberapa pedoman sebagai dasar berpikir dan bertindak dalam penerapan etika
bisnis yang sehat, antara lain :
a. Selalu
menjaga kualitas produk dan jasa pada pelanggan melalui kewajaran dan keterbukaan.
b. Kebersamaan
dengan unsur internal dengan menghindari kesan bahwa perusahaan mengeksploitasi
karyawan secara tidak manusiawi.
c. Kebersamaan
dengan lingkungan dalam menjaga kelestarian dan menghindari polusi yang
menggangu masyarakat.
d. Dalam proses
bisnis atau transaksi usaha, selalu didukung dengan upaya penghayatan nilai dan
norma bisnis serta kebiasaan atau esensi dunia usaha yang berlaku.
e. Menghindari
cara-cara yang tidak etis dalam persaingan bisnis.
Sumber : Buku Kewirausahaan "Membangun
Usaha Sukses Sejak Usia Muda", Salemba Empat 2011, Jakarta
(Universitas Mercu Buana)
MERANCANG STRATEGI PEMASARAN
MERANCANG STRATEGI PEMASARAN UNTUK PEMIMPIN, PENANTANG, PENGIKUT DAN RELUNG PASAR
Menurut Arthur D. Little ada enam posisi
kompetitif di pasar Dominan (Dominan) Perusahaan mampu mengendalikan pesaing
dan punya banyak pilihan untuk menentukan strategi Kuat (Strong) Mampu
bertindak bebas tanpa takut pesaing Baik (Favorable) Punya kekuatan dalam
strategi- strategi tertentu dan punya peluang di atas rata-rata untuk
meningkatkan posisinya Sedang (Tenable) Prestasi perusahaan cukup untuk
survive, tetapi sering kalah karena ulah perusahaan dominan Lemah (Weak) Tampil
tak memuaskan, tapi masih ada peluang untuk perbaikan, jika tidak hati-hati
bisa terlempar dari industri Tidak ada harapan (Nonviable) Prestasi sangat
tidak memuaskan dan tidak mempunyai peluang untuk perbaikan.
A. STRATEGI PEMIMPIN PASAR
1. Memperluas Keseluruhan Pasar
- PEMAKAI BARU. Setiap kelas produk memiliki potensi menarik pembeli yang tidak mengetahui produk itu atau yang menolaknya karena harganya atau keistimewaannya yang kurang. Produsen dapat mencari pemakai baru di antara tiga kelompok. Misalnya, pembuat parfum dapat mencoba meyakinkan wanita yang belum menggunakan parfum untuk menggunakannya (strategi penetrasi pasar), atau menyakinkan pria untuk mulai menggunakan parfum (strategi pasar baru), atau menjual parfum di negara lain (strategi ekspansi geografis)
1. Memperluas Keseluruhan Pasar
- PEMAKAI BARU. Setiap kelas produk memiliki potensi menarik pembeli yang tidak mengetahui produk itu atau yang menolaknya karena harganya atau keistimewaannya yang kurang. Produsen dapat mencari pemakai baru di antara tiga kelompok. Misalnya, pembuat parfum dapat mencoba meyakinkan wanita yang belum menggunakan parfum untuk menggunakannya (strategi penetrasi pasar), atau menyakinkan pria untuk mulai menggunakan parfum (strategi pasar baru), atau menjual parfum di negara lain (strategi ekspansi geografis)
- PENGGUNA BARU. Pasar bisa diperluas dengan menemukan dan mempromosikan penggunaan baru suatu produk. Misalnya, orang Amerika umumnya makan sereal sarapan kering tiga kali seminggu. Produsen sereal akan untung jika mereka dapat meproduksikan makan sereal di kesempatan lain selama hari itu-mungkin sebagai makanan ringan larut malam atau pergi menjelang siang.
- PENAMBAHAAN PENGGUNAAN. Strategi perluasan pasar ketiga adalah meyakinkan orang untuk menggunakan lebih banyak produk itu setiap kali penggunaan. Jika produsen sereal dapat menyakinkan orang untuk makan semangkok penuh sereal daripada setengah mangkok, total penjualan akan meningkat
2. MEMPERTAHANKAN PANGSA PASAR
Sambil berusaha memperluas pasar keseluruhan, perusahaan yang dominan harus terus memepertahankan bisnisnya saat ini terdapat serangan pesaing. Pemimpin itu seperti gajah yang diserang oleh kawasan lebah. Lebah yang tersebut dan terganas terus mendengung di sekeliling pemimpin.
B. STRATEGI PENANTANG PASAR
Perusahaan yang menempati urutan kedua dan seterusnya dapat disebut peringkat berikutnya (runner up) atau pengikut. Beberapa, seperti Colgate, Ford, Mountgomery Ward, Avis, Westinghouse dan Pepsi-Cola, cukup besar. Perusahaan peringkat berikutnya ini dapat mengambil salah satu dari dua sikap. Mereka dapat menyerang pemimpin secara agresif untuk mendapatkan pangsa pasar (penantang pasar-market follower).
Perusahaan yang menempati urutan kedua dan seterusnya dapat disebut peringkat berikutnya (runner up) atau pengikut. Beberapa, seperti Colgate, Ford, Mountgomery Ward, Avis, Westinghouse dan Pepsi-Cola, cukup besar. Perusahaan peringkat berikutnya ini dapat mengambil salah satu dari dua sikap. Mereka dapat menyerang pemimpin secara agresif untuk mendapatkan pangsa pasar (penantang pasar-market follower).
1. Menentukan Sasaran dan Lawan Strategis
Seorang penantang pasar harus menentukan dulu sasaran strategisnya. Sebagian besar sasaran strategis penantang pasar adalah meningkatkan pangsa pasarnya. Keputusan untuk menyerang beriteraksi dengan keputusan siapa yang akan diserang :
• Menyerang pemimpin pasar ; Ini merupakan strategi berisiko tinggi namun berimbalan tinggi dan masuk akal bila si pemimpin adalah “pemimpin palsu” yang tidak melayani pasar dengan baik. Daerah yang perlu diamati adalah kebutuhan atau ketidakpuasan pelanggan
• Menyerang perusahaan seukuran yang tidak bekerja dengan baik dan kekurangan uang : Penantang pasar dapat menyerang perusahaan yang memiliki produk tua, yang mengenakan harga berlebihan, atau yang tidak memuaskan pelanggan.
• Menyerang perusahaan kecil lokal dan regional yang tidak bekerja dengan baik dan kekurangan uang : Beberapa perusahaan bir besar tumbuh mencapai ukuran sekarang tidak dengan mencuri pelanggaan perusahaan lain tetapi dengan memangsa perusahaan-perusahaan yang lebih kecil.
sumber : author mauro. 2015.
http://www.mauproperti.com/cara-merancang-strategi-pemasaran-real-estate-yang-powerfull.html
Juni 16, 2016
MENGELOLA KEUANGAN USAHA
Cara Mengatur Keuangan
Usaha Dagang
Sistem
keuangan merupakan suatu rancangan yang paling penting sekarang ini. Suatu
usaha akan berjalan dengan baik bila system keuangan dan akuntansinya lancer, tepat
dan tertata dengan rapih, begitu juga ketika kita akan memulai usaha atau
bisnis, melakukan perencanaan sistem keuangan yang baik akan memberikan dampak
yang sangat besar ketika bisnis tersebut sudah berjalan dan seiring berjalannya
usaha atau bisnis kita maka akan terlihat pula apakah system keuangan yang
telah kita persiapkan tersebut memang sudah baik atau belum. Lebih gamblangnya
lagi, bagus tidaknya system keuangan kita akan terlihat dari bagus tidaknya
cash flow bisnis yang kita jalani.
Ada 5 tips
untuk mengelola keuangan usaha :
1. pisahkan antara uang pribadi dan uang bisnis
Secara umum kesalahan paling fatal bagi para
entrepreneur pemula ialah kerap kali menggabungkan antara uang pribadi dan uang
bisnis, kebanyakan diantara mereka menggangap remeh bahwa uang usaha juga bisa
digunakan secara pribadi jika anda melakukan hal ini maka besar kemungkinan
usaha yang anda jalani lama-lama akan bangkrut mengingat bahwa uang pribadi dan
usaha sangat berbeda sekali dalam penggunaannya, adapun cara menangani hal ini
ialah dengan cara memisahkan secara detail mana uang pribadi dan mana uang
bisnis, jika memungkinkan mungkin anda bisa menggunakan jasa akuntan dalam
memisahkan uang usaha anda, Dan poin yang paling penting ialah dengan mencoba
bersikap disiplin dalam menerapkan pemisahan ini.
2. Buatlah buku catatan keuangan
Tips Cara Mengatur Keuangan Usaha Dagang yang kedua ialah dengan membuat buku catatan keuangan, pada dasarnya sebuah usaha tidak cukup dikelola berdasarkan sebuah ingatan jika anda mengandalkan hal ini maka besar kemungkinan usaha yang anda geluti akan mengalami kegagalan, adapun cara membuat buku catatan keuangan ialah dengan cara membuat buku kas yang mencatat keluar masuknya uang setiap hari, selain itu juga anda harus mencatat saldo-saldo hutang piutang, dan juga berapa modal yang anda butuhkan dalam menggaji karyawan anda, buku catatan keuangan ini berfungsi untuk mengontrol lalu lintas uang dan memastikan tidak ada uang yang terselip dan alangkah lebih baik lagi jika anda menerapkan sistem ini secara profesional.
3. Jangan hanya berfokus pada Laba (keuntungan).
Secara umum hampir kebanyakan diantara para pengusaha
pemula terutama bagi mereka yang bergelut dalam usaha dagang (perniagaan) kerap
kali hanya berfokus pada laba atau keuntungan usaha, memang hal tersebut baik
jika digunakan untuk memacu semangat dalam berkarya, namun anda juga harus tahu
bahwa sebuah usaha bukan hanya berfokus pada laba namun juga meliputi
persediaan barang dagang, dan hutang piutang, oleh sebab itu saat anda
menjalankan sebuah usaha alangkah baiknya jika anda tidak selalu berfokus pada
laba dan keuntungan, disisi lain Anda juga harus mampu menekan tingkat
persediaan modal awal anda sedemikian rupa agar tetap dapat memenuhi order namun
tanpa membebani keuangan.
4. Awasi Aliras Kas Keuangan Anda Secara berkala
Tips Cara Mengatur Keuangan Usaha Dagang yang keempat
ialah dengan selalu mengawasi aliran kas keuangan anda secara berkala, saat
anda menjalankan sebuah usaha anda perlu memastikan dan juga memeriksa
persediaan di gudang dan memastikan semuanya dalam keadaan lengkap dan tidak
ada barang yang rusak, jika anda kewalahan dalam mengawasi aliran kas keuangan,
anda dapat menggunakan jasa administrator dalam mengontrol aliran kas anda dan
menetapkan prosedur keuangan yang cukup untuk memastikan bahwa aliran kas keuangan
anda dalam bisnis yang anda jalani selalu terjaga dengan baik dan lancar.
5. Gunakan Laba keuntungan Untuk Mengembangkan
Usaha.
Pada dasarnya yang membedakan mana pengusaha sukses
dan mana pengusaha yang kurang sukses terletak pada kemampaun mereka dalam
menikmati hasil jerih payah mereka secepat mungkin, memang anda sangat berhak
sekali untuk menikmati hasil dari kerja keras anda, namun ada baiknya jika anda
tidak menghabiskannya begitu saja, adapun langkah baik dalam hal ini
ialah dengan cara menggunakan uang dari keuntungan usaha anda untuk
dikembangkan agar menjadi usaha yang besar dan mengarahkan investasi ke
bidang-bidang yang menguntungkan seperti menambahan armada dagang atau
penambahan barang-barang dagangan untuk dijual kembali, jika anda melakukan hal
ini maka besar kemungkinan anda akan cepat menjadi pengusaha sukses. semoga
bermanfaat.
Sumber : surya setiawan. 2015.
Dimas fahreza. 2012.
PERENCANAAN DAN OPERASIONALISASI USAHA
Perencanaan
Usaha
Perencanaan yang detail juga akan membuat kita lebih
siap dalam menghadapi resiko. Kerena segala sisi dari usaha telah
diperhitungkan dengan baik. Perencanaan yang baik akan mendorong rasa percaya
diri yang tinggu dan rasa optimis untuk sukses dari usaha yang kelolanya.
Perencanaan yang baik untuk sebuah usaha baru perlu
dirumuskan, dan untuk itu berpikir dengan SMART, yang dapat diuraikan sebagai
berikut :
1. Specific,
mengandung arti bahwa perencanaan yang dibuat tidak akan bermakna ganda,
sehingga pencapaian tujuan akan lebih terarah karena dalam perencanaan tersebut
lebih terfokus dan sangat jelas mengenai apa yang diinginkan.
2. Measurable,
perencanaan yang dibuat harus dapat terukur, sehingga kita akan tahu kapan
perencanaan tersebut telah tercapai.
3. Achievable,
bahwa perencanaan yang telah dibuat tersebut harus dapat dicapai, jangan
terlalu jauh memikirkan hal-hal yang besar, kita harus memecahnya menjadi lebih
kecil.
4. Reasonable,
dimana perencanaan yang baik perlu memenuhi persyaratan factual dan realistis.
5. Timely,
setiap perencanaan yang telah dibuat dalam pencapaian tujuan usaha, harus dapat dilacak untuk mengetahui setiap
kemajuan.
Penentuan
Lokasi dan Fasilitas Pendukung (layout)
Lokasi sangat menentukan keberhasilan suatu usaha,
tanpa pertimbangan dengan baik dalam menetukan lokasi, maka akan berakibat pada
sepinya pengunjung atau tidak dapatnya perusahaan melakukan perluasan. Untuk
memilih lokasi perlu dipertimbangkan sesuai keperluannya, yaitu antara lain :
1. Lokasi kantor,
yaitu diperuntukan sebagai tempat pengendalaian kegiatan operasional unit
dibawahnya
2. Lokasi pabrik,
yaitu lokasi yang digunakan untuk melakukan proses produksi barang atau jasa.
3. Lokasi Gudang,
merupakan tempat penyimpangan barang milik perusahaan baik barang yang masuk
maupun barang yang keluar.
4. Lokasi Cabang,
yaitu lokasi kegiatan usaha perusahaan dalam melayani konsumen langsung pada
wilayah-wilayah tertentu.
Pengorganisasian
dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia
Yang menjalankan usaha adalah manusia, semua factor
produksi berupa tanah, mesin, dan bangunan tidak akan berarti tanpa adanya
manusia. Organisasi diperlukan untuk mencapai tujuan. Struktur organisasi
menggambarkan kerja sama dalam mencapai tujuan yang efisien.
Sumber : Buku Kewirausahaan
"Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda", Salemba Empat 2011,
Jakarta (Universitas Mercu Buana)
Juni 15, 2016
MENGENALI PELUANG DAN MEMILIH JENIS USAHA
Pada ketiga kasus di atas, banyak
pengusaha yang mengawali usahanya dalam situasi yang serba sulit,
KREATIVITAS DAN INOVASI DALAM BERWIRAUSAHA
CARA TERMUDAH TEMUKAN IDE BERBISNIS
Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk menemukan ide
bisnis yang kreatif dan inovatif. Hal yang paling mendasar yang perlu dilakukan
adalah membaca kondisi lingkungan dimana bisnis tersebut akan dijalankan.
Mei 25, 2016
Motivasi Menjadi Pengusaha Baru
Memulai sebuah usaha memang membuat orang merasa yakin sukses
dan bersemangat untuk menjalankan. Hal tersebut memang penting dan bisa menjadi
modal penting dalam menjadi wirausaha, percaya diri dan semangat.
April 21, 2016
April 20, 2016
Membangun Marketing Skill sejak di Bangku Kuliah
Kita sebagai mahasiswa seringkali gundah dalam melakukan investasi atau membangun sebuah perusahaan dsb, karena banyak faktor, yaitu uang, waktu, dan tenaga juga. Nagar Habib, motivator yang sudah ahli dalam bidang marketing sebagai pembicara menceritakan dan membagi sedikit ilmu dan wawasannya untuk membangun marketing skill sejak di bangku kuliah.
Tidak sulit membangun marketing skill, yang terpenting adalah niat.
Membangun Marketing skill sejak di bangku kuliah mempunyai 3 elemen, yaitu:
Hal terpenting dari target, Sifat yang harus dimiliki dan harus mempunyai motto.
Melihat situasi dan kondisi sekitar, mencari sasaran adalah salah satu elemen dari hal terpenting dari target, meninjau apa yang bisa dijadikan lapangan pekerjaan dan melihat kondisi apa yang diperlukan untuk menjual barang, atau disebut target market. Lalu, ada target audience, target audience adalah sasaran untuk orang yang melihat, atau mendengar. Karena saat melakukan promosi, dan menemukan target market, akan timbul target audience dari satu orang ke banyak orang.
Sifat yang harus dimiliki, harus peka terhadap lingkungan, tidak sembarang mencari barang yang diperlukan untuk target, untuk sasaran. Harus menemui dan meninjau apa yang diinginkan dan diperlukan. Lalu, harus mempunyai rasa ingin tahu yang besar, saat rasa penasaran atau rasa ingin tahu(curious), kita mempelajari hal-hal baru dan bisa mengetahui situasi apa yang terjadi pada masyarakat dan lingkungan. Jeli dengan yang dibutuhkan konsumen. Semuanya sungguh terkait dan saling berhubungan satu sama lain.
Harus punya motto, saat kita melihat atau menonton film superhero atau pahlawan super. Kita seringkali berimajinasi, berpikiran jika kita sekuat mereka, untuk melakukan sesuatu yang baik. Kita jadi termotivasi atas, sama saja dengan mempunyai motto, saat kita termotivasi, membantu kita untuk membangun semangat dan sifat yang harus dimiliki untuk membangun marketing skill.
Tidak sulit membangun marketing skill, yang terpenting adalah niat.
Membangun Marketing skill sejak di bangku kuliah mempunyai 3 elemen, yaitu:
Hal terpenting dari target, Sifat yang harus dimiliki dan harus mempunyai motto.
Melihat situasi dan kondisi sekitar, mencari sasaran adalah salah satu elemen dari hal terpenting dari target, meninjau apa yang bisa dijadikan lapangan pekerjaan dan melihat kondisi apa yang diperlukan untuk menjual barang, atau disebut target market. Lalu, ada target audience, target audience adalah sasaran untuk orang yang melihat, atau mendengar. Karena saat melakukan promosi, dan menemukan target market, akan timbul target audience dari satu orang ke banyak orang.
Sifat yang harus dimiliki, harus peka terhadap lingkungan, tidak sembarang mencari barang yang diperlukan untuk target, untuk sasaran. Harus menemui dan meninjau apa yang diinginkan dan diperlukan. Lalu, harus mempunyai rasa ingin tahu yang besar, saat rasa penasaran atau rasa ingin tahu(curious), kita mempelajari hal-hal baru dan bisa mengetahui situasi apa yang terjadi pada masyarakat dan lingkungan. Jeli dengan yang dibutuhkan konsumen. Semuanya sungguh terkait dan saling berhubungan satu sama lain.
Harus punya motto, saat kita melihat atau menonton film superhero atau pahlawan super. Kita seringkali berimajinasi, berpikiran jika kita sekuat mereka, untuk melakukan sesuatu yang baik. Kita jadi termotivasi atas, sama saja dengan mempunyai motto, saat kita termotivasi, membantu kita untuk membangun semangat dan sifat yang harus dimiliki untuk membangun marketing skill.
"Being Boss, not Worker."Jadi pemimpin, bukan pekerja. Diciptakan untuk menjadi pemimpin, seperti kata pepatah, sekali kita pernah menjadi perenang tercepat. Born to be leader, not to be worker.
"Do what you love, love what you do."Lakukan apa yang kalian sukai, sukai apa yang kalian lakukan. Jika itu passion kalian, lakukan, jangan dengarkan kata orang lain yang menjatuhkan, tapi tetap ikuti jika itu membangun. Sukai apa yang kalian lakukan. Berilah semaksimal mungkin usaha kalian atas apa yang kalian lakukan. Lakukan yang terbaik, apa yang kalian lakukan dengan cinta, akan memberi hasil yang maksimal juga
"I was born to be history maker, not to be the victim of the history."
April 17, 2016
Ilmu Dagang Orang Cina
Hampir di seluruh penjuru dunia dapat kita temui usaha-usaha yang dimiliki Orang Cina atau Tionghoa.
Langganan:
Postingan (Atom)











