Tampilkan postingan dengan label L01-James. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label L01-James. Tampilkan semua postingan

Juni 24, 2016

Merancang Strategi Pemasaran

Merancang Strategi Pemasaran
.
Pemasaran
Pemasaran tidak hanya mengenai penjualan, iklan atau promosi saja. Pemasaran merupakan suatu proses yang utuh tentang kemampuan menawarkan barang atau jasa yang tepat, dengan harga, waktu, dan lokasi yang tepat.
Untuk mendapatkan hasil pemasaran yang sesuai, maka secara umum dapat dilakukan proses pamasaran sebagai berikut:
1.    Pengenalan pasar, pemasar mengetahui potensi pembeli dan mengetahui akan kebutuhannya.
2.    Strategi pasar: strategi yang akan diterapkan dalam memasarkan barang atau jasa agar dapat diterima oleh pasar.
3.    Bauran pemasaran: alat yang akan digunakan dalam menjalankan strategi yang telah dipilih dan usaha lain dalam penyampaian nilai sehingga sesuai dengan keinginan pembeli yang akan dituju.
4.    Evaluasi pemasaran: dilakukan untuk melihat keberhasilan usaha pemasaran yang telah dilakukan.
Pengenalan pasar
Pengenalan pasar adalah upaya untuk mengetahui jumlah, karakteristik, dan sifat sebuah pasar. Berikut adalah beberapa teknik yang akan membantu anda dalam melakukan pengenalan pasar:
1.    Mengelompokkan pasar, hal terpenting dalam memasarkan barang atau jasa adalah mengetahui siapa pembeli dan apa yang mereka butuhkan.
2.    Masa peredaran barang atau jasa, semua barang atau jasa memiliki siklus hidupnya masing-masing, yaitu tahap perkenalan, tahap pertumbuhan, tahan kematangan, dan tahap penurunan.
3.    Analisis SWOT, dapat dilakukan untuk mengetahui posisi usaha yang dijalankan dan posisi usaha pesaing.
Menentukan strategi pemasaran
Strategi pemasaran adalah suatu cara yang digunakan untuk membantu kita membuat dan menjual barang dan jasa yang sesuai dengan kondisi perusahaan dan pasar target atau selera konsumen yang dituju.
1.    Menembus pasar, untuk menjangkau sasaran pembeli yang belum tercapai.
2.    Mengembangkan pasar, apabila sasaran pembeli lama sudah jenuh sehingga perlu mencari sasaran pembeli baru dengan tetap menawarkan barang atau jasa yang lama.
3.    Mengembangkan produk, mencakup perubahan barang atau jasa dengan tetap menggunakan cara produksi yang lama.
4.    Melakukan diversifikasi, dilakukan dengan cara mengembangkan produk baru yang masih berkaitan dengan produk lama.
5.    Menerapkan biaya murah,didasarkan pada biaya input yang rendah.
6.    Memfokuskan pada pasar, dengan memberikan pelayanan khusus kepada pembeli yang dapat membedakan dengan pelayanan yang diberikan para pesaing
7.    Melakukan diferensiasi, berkonsentrasi pada penciptaan barang dan jasa baru yang sangat berbeda.
Menentukan alat pemasaran
Alat pemasaran atau bauran pemasaran yang dimaksud bukan hanya sekedar yang kita kenal dengan 4P yaitu product (produk), price (harga), place (lokasi), dan promotion (promosi), namun ditambah dengan distribusi, pelayanan, dan kekuasaan (power).
1. Hal yang diperlukan dalam menghasilkan produk
a. Paduan produk: jenis-jenis barang atau jasa yang harus ada dalam satu produk yang dijual.
b. Penampilan produk: tidak hanya meliputi kondisi fisik, melainkan simbolnya.
c. Pendukung produk: berupa pemberian kesan yang mendalam terhadap produk yang dijual.
2. Hal yang diperlukan dalam menyampaikan barang sampai ke pembeli (distribusi).
Pendistribusian barang dapat dilakukan langsung ke pembeli yang datang, barang yang diantar ke pembeli, atau menggunakan perantara (agen, pedagang besar, toko-toko atau supermarket dan system waralaba.)
3. Hal yang diperlukan dalam memilih lokasi usaha yang tepat
Memilih lokasi hendaknya memperhatikan kemudahan dan kedekatan dengan pembeli.
4. Hal yang diperlukan dalam menentukan harga yang tepat
Penentuan harga dillakukan dengan cara menetapkan harga psikologis, harga paket, harga gengsi, dan harga penuntun.
5. Hal yang diperlukan dalam mencari bentuk promosi yang murah dan memilih iklan yang tepat
Promosi yang dilakukan dapat berbentuk hubungan masyarakat, publisitas, promosi penjualan, hiasan toko, dan iklan.
6. Hal yang diperlukan dalam penjualan produk
Semua usaha apapun dalam pemasaran harus ada penutupan (closing) yaitu dengan adanya penjualan.
7. Pemanfaatan kekuasaan
Pemanfaatan kekuasaan melalui pendekatan dengan orang-orang yang menentukan kebijakan.
Lebih dari semuanya adalah bagaimana menyampaikan keseluruhan nilai pada konsumen.

Sumber: Suryahadi, 2008. Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda. Jakarta: Salemba Empat

Kewirausahaan dan lingkungan

Kewirausahaan dan lingkungan

Perubahan lingkungan bisnis akan terjadi setiap saat, umumnya berupa gerak perubahan dari salah satu atau gabungan factor-faktor lingkungan diluar perusahaan, baik pada skala nasional, regional maupun  global. Kegiatan operasional perusahaan di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kondisi dan perkembangan perekonomian global.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh wirausahawan Indonesia, baik yang bergerak dalam aktivitas local maupun global, adalah terjadinya berbagai perubahan yang dipicu oleh perkembangan teknologi yang mencakup hal-hal sebagai berikut:
1.    Produk-produk baru yang dilempar ke pasar oleh pesaing.
2.    Perkembangan teknologi da informasi.
3.    Perkembangan teknologi barang substitusi.
4.    Berbagai penemuan baru.adaptasi teknologi yang siap pakai.
5.    Strategi perkembangan teknologi nasional.
6.    Adaptasi teknologi yang siap pakai.
7.    Biaya penelitian dan pengembangan oleh perusahaan pesaing atau perusahaan-perusahaan dalam satu industry.
8.    Siklus hidup produk (product life cycle).
9.    Terobosan- terobosan yang dapat meningkatkan produktivitas yang lebih baik dibidang input, pengolahan dan pemasaran.
10. Berbagai ramalan pengembangan teknologi di masa depan.
Kewirausahaan sebagai pemicu perekonomian Negara
Keunggulan wirausaha dalam mendukung perekonomian Negara yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan produktivitas, menciptakan teknologi, produk dan jasa baru, serta menciptakan perubahan dan kompetisi.
Dalam upaya memicu pertunbuhan ekonomi sekaligus mempengaruhi kehidupan social ekonomi masyarakat, wirausahawan melakukan berbagai kegiatan sebagai berikut:
1.    Menciptakan lapangan pekerjaan.
2.    Meningkatkan kualitas hidup.
3.    Meningkatkan pemerataan pendapatan.
4.    Memanfaatkan dan memobilisasi sumber daya untuk meningkatkan produktivitas nasional.
5.    Meningkatkan penerimaan pemerintah melalui pajak.
Kebersamaan dan Etika Bisnis
Pengusaha dianggap memiliki kemampuan kewirausahaan yang andal apabila pengusaha tersebut mampu memanfaatkan, mencari, dan menciptakan peluang bisnis serta mampu menerapkan asas kebersamaan dan menjalankan etika bisnis secara total.
Asas Etika Bisnis yang Sehat
Beberapa pedoman sebagai dasar berpikir dan bertindak dalam penerapan etika bisnis yang sehat, antara lain  :
1. Selalu menjaga kualitas produk dan jasa pada pelanggan elalui kewajaran dan keterbukaan.
2. Kebersamaan dengan unsur internal dengan menghindari kesan bahwa perusahaan mengeksploitasi karyawan secara tidak manusiawi.
3. Kebersamaan dengan lingkungan dalam menjaga kelestarian dan menghindari polusi yang menggangu masyarakat.
4. Dalam proses bisnis atau transaksi usaha, selalu didukung dengan upaya penghayatan nilai dan norma bisnis  serta kebiasaan atau esensi dunia usaha yang berlaku.
5. Menghindari cara-cara yang tidak etis dalam persaingan bisnis.

Sumber: Suryahadi, 2008. Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda. Jakarta: Salemba Empat

Mengelola Keuangan Usaha

Mengelola Keuangan Usaha

Setiap Usaha pasti memerlukan modal, dan diperlukan skill mengatur keuangan didalam usaha agar tetap berjalan mulus.
Lalu apa saja yang harus dilakukan dalam mengatur keuangan usaha kecil ini? Berikut ini beberapa pointnya:
1. Gaji diri Anda sendiri
Jika Anda adalah pemilik sekaligus pekerja dalam usaha Anda sendiri, beri upah/gaji diri Anda sendiri. Besarnya adalah 10% dari omset. Jika Anda mempunyai karyawan maka total gaji Anda + karyawan tetap 10% dari omset.
2. Sisihkan 1% bahan baku produk setiap hari
misal Anda buka warung makanan, sisihkan sedikit beras, minyak goreng,minyak tanah dll. Kumpulkan hingga dalam jumlah tertentu. Lalu beli sendiri bahan tsb dengan harga pasar.
3. Bagi laba bersih menjadi 3 bagian:
A. 1/3 untuk menambah modal
B. 1/3 simpan untuk menjaga jika ada pengeluaran (perusahaan) mendadak
C. 1/3 simpan untuk jangka waktu 1 tahun, ambil sebagian untuk mengembangkan usaha Anda.
4. Jangan pernah menggunakan uang usaha kecil Anda
Untuk kepentingan pribadi gunakan gaji Anda. Jika gaji Anda dirasa kurang maka Anda harus mencari tambahan diluar bukan mengambil uang perusahaan.
5. Disiplin!

Sumber: https://www.facebook.com/KomunitasIdeUsaha/posts/121971337927118

Perancanaan dan Operasionalisasi Usaha .

Perancanaan dan Operasionalisasi Usaha .
Perencanaan Usaha bagi wirausahawan baru sangatlah penting, karena pasti ada kemungkinan dihadapi oleh permasalahan. Usaha yang tadinya berjalan malah terhambat atau terhenti oleh masalah. Maka pentingnya para pemula mempelajari pemikiran SMART(Specific, Measurable, Achievable, Reasonable, Trackable) yaitu:
1.    Specific, harus jelas spesifik dengan apa yang ditawarkan atau dijual ke konsumen.
2.    Measurable, terukur dalam arti ada batas minimal penjualan barang ke konsumen.
3.    Achievable, memikirkan perencanaan yang harus dicapai, jangan terlalu jauh memikirkannya. Dan hasil pikiran harus masuk akal.
4.    Reasonable, sebuah perencanaan harus ada alasan nyata dan benar adanya, harus masuk akal.
5.    Trackable, merencanakan tujuan pencapaian usaha dan harus bisa dilacak kontrol kemajuannya.
Untuk membuat latihan penentuan tujuan , kita bisa membuat bertahap seperti ini:
1.    Mengumpulkan informasi
2.    Merencanakan langkah-langkah kegiatan
3.    Mengantisipasi hambatan dan resiko
4.    Menentukan kekuatan, peluang,modal, dan bantuan
5.    Melaksanakan rencana
6.    Menilai hasil
7.    Membuat tujuan pencapaian baru.
Seperti inilah yang harus dilakukan pemula agar bisa merencanakan usaha yang baik dan benar.

Sumber: Suryahadi, 2008. Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda. Jakarta: Salemba Empat

Juni 16, 2016

Mindmap bab 10


Mindmap bab 9


Mindmap bab 8


Mindmap bab 7


tugas Blog

James willy

mindmap bab 6


Mindmap bab 5


Mindmap bab 4








Juni 06, 2016

Mengenali Peluang dan Memilih Jenis Usaha

Mengenali Peluang dan Memilih Jenis Usaha
Oleh: James Willy
                Untuk memulai sebuah usaha tidak hanya memerlukan modal yang besar, tetapi juga memerlukan persiapan yang matang seperti mengevaluasi lingkungan sekitar. Untuk memudahkan biasanya usahawan menggunakan cara analisis yang disebut SWOT (Strengths,Weaknesses,Opportunities,and Threats) bila dijabarkan yaitu :
1.    Strength, kekuatan dari sebuah lokasi yang sumber daya dan masyarakatnya cocok dan mudah didapat
2.    Weaknesses , kelemahan dari diri tidak harus dipaksakan sedemikian rupa, malah jika dipaksa akan membuat beban dalam usaha
3.    Opportunities, peluang di setiap lokasi bisa menentukan naik-turunnya pembelian jika konsumen merasa cocok dengan barang/jasa yang dibutuhkan dilokasi tersebut
4.    Threats, ancaman resiko usaha termasuk hal yang harus dipikirkan matang, apalagi jika menyangkut nyawa atau modal yang besar tanpa dibekali kemampuan yang cukup dalam melakukan usaha tersebut
Cara-cara dalam memulai bisnis yaitu :
1.    Memulai bisnis baru, pemula yang biasanya memulai usaha pasti memikirkan membuat bisnis sendiri. Akan tetapi bisnis baru memerlukan waktu,tenaga,pikiran ekstra, dan dibekali kemampuan khusus, penanganan resiko tinggi, kerugian tinggi/pendapatan yang rendah.
2.    Membeli bisnis yang sudah ada, membeli perusahaan yang telah didirikan oleh orang lain dengan nama (goodwill) dan organisasi yang sudah ada.
3.    Mengembangkan bisnis yang sudah ada, wirausahawan yang mengembangkan usaha yang sudah ada sebelumnya yaitu dari unit baru atau cabang baru
4.    Memilih usaha franchise, pewaralaba yang membeli usaha waralaba yang namanya sudah terkenal dan memiliki jaringan yang besar adalah cara belajar bisnis yang cepat tetapi modal yang besar dikeluarkan sesuai dengan jaringan konsumen yang dimilikinya
Sumber: Suryahadi, 2008. Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda. Jakarta: Salemba Empat

L01-James tugas A06

Langkah-langkah Awal Belajar Marketing Skill dalam Berwirausaha

Langkah-langkah Awal Belajar Marketing Skill dalam Berwirausaha
Oleh : James Willy
          Untuk para pemula dalam melakukan bisnis berwirausaha dalam bidang apapun pastinya harus memperhatikan yaitu :
-      Hal terpenting di target, maksudnya adalah pasti adanya ciri khas dari target yang kita temui dan kita harus mulai dari riset, survey, pelajari, kenali kebiasaan, identifikasi, mencari tahu detil barang/jasa, test pasar, segmentasi yang kita targetkan.

-      Sikap yang wajib dimiliki, contohnya adalah 1. Peka terhadap lingkungan, 2. Keingintahuan dari multi-segment (Demografis, Sosiologis, Psikografis, Level Income), 3. Jeli melihat kebutuhan baru konsumen.

Dan adanya juga tambahan motto dari Nagar Habib . Nagar Habib ialah wirausahawan yang sudah terkenal dari mancanegara dan membuka restoran dengan cabang yang dimana-mana.
Inilah sebagian motto dari Nagar Habib :
-      The Sky Is Not Even The Limit
-      My Proffesion Allows Me To Be As Creative As Possible
-      Lakukan Apa Yang Kamu Sukai, Cintai Apa Yang Lakukan
-      The Best Way To Predict The Future Is To Create It

Sumber : Referensi Nagaar Habib disertai Pemikiran Sendiri :v

April 20, 2016

Membangun Marketing Skill sejak di Bangku Kuliah

Kita sebagai mahasiswa seringkali gundah dalam melakukan investasi atau membangun sebuah perusahaan dsb, karena banyak faktor, yaitu uang, waktu, dan tenaga juga. Nagar Habib, motivator yang sudah ahli dalam bidang marketing sebagai pembicara menceritakan dan membagi sedikit ilmu dan wawasannya untuk membangun marketing skill sejak di bangku kuliah.
Tidak sulit membangun marketing skill, yang terpenting adalah niat.

Membangun Marketing skill sejak di bangku kuliah mempunyai 3 elemen, yaitu:
Hal terpenting dari target, Sifat yang harus dimiliki dan harus mempunyai motto.

Melihat situasi dan kondisi sekitar, mencari sasaran adalah salah satu elemen dari hal terpenting dari target, meninjau apa yang bisa dijadikan lapangan pekerjaan dan melihat kondisi apa yang diperlukan untuk menjual barang, atau disebut target market. Lalu, ada target audience, target audience adalah sasaran untuk orang yang melihat, atau mendengar. Karena saat melakukan promosi, dan menemukan target market, akan timbul target audience dari satu orang ke banyak orang.

Sifat yang harus dimiliki, harus peka terhadap lingkungan, tidak sembarang mencari barang yang diperlukan untuk target, untuk sasaran. Harus menemui dan meninjau apa yang diinginkan dan diperlukan. Lalu, harus mempunyai rasa ingin tahu yang besar, saat rasa penasaran atau rasa ingin tahu(curious), kita mempelajari hal-hal baru dan bisa mengetahui situasi apa yang terjadi pada masyarakat dan lingkungan. Jeli dengan yang dibutuhkan konsumen. Semuanya sungguh terkait dan saling berhubungan satu sama lain.

Harus punya motto, saat kita melihat atau menonton film superhero atau pahlawan super. Kita seringkali berimajinasi, berpikiran jika kita sekuat mereka, untuk melakukan sesuatu yang baik. Kita jadi termotivasi atas, sama saja dengan mempunyai motto, saat kita termotivasi, membantu kita untuk membangun semangat dan sifat yang harus dimiliki untuk membangun marketing skill.

"Being Boss, not Worker."
Jadi pemimpin, bukan pekerja. Diciptakan untuk menjadi pemimpin, seperti kata pepatah, sekali kita pernah menjadi perenang tercepat. Born to be leader, not to be worker.

"Do what you love, love what you do."
Lakukan apa yang kalian sukai, sukai apa yang kalian lakukan. Jika itu passion kalian, lakukan, jangan dengarkan kata orang lain yang menjatuhkan, tapi tetap ikuti jika itu membangun. Sukai apa yang kalian lakukan. Berilah semaksimal mungkin usaha kalian atas apa yang kalian lakukan. Lakukan yang terbaik, apa yang kalian lakukan dengan cinta, akan memberi hasil yang maksimal juga

"I was born to be history maker, not to be the victim of the history." 
 
 

April 06, 2016

Konsep Dasar Kewirausahaan

James Willy
L01-James
Konsep Dasar Kewirausahaan

Author : Jamesmabogh@gmail.com



Bagi mahasiswa maupun pekerja yang menekuni bagian ekonomi pasti tidaklah asing dengan kata ini,tapi kalau masih belum tahu apa itu KEWIRAUSAHAAN yang biasa disingkat KWH atau KWU.
Nah, kita coba ketahui dulu konsep dasarnya dulu, kayak gini :
Apa sih Pengertian Kewirausahaan ?
Wirausaha merupakan pelaku dari kewirausahaan, yaitu orang yang memiliki kreativitas dan inovatif sehingga mampu menggali dan menemukan peluang dan mewujudkan menjadi usaha yang menghasilkan nilai/laba.
Terus Tujuannya apa ?
1. Meningkatkan jumlah para wirausaha yang berkualitas.
2. Mewujudkan kemampuan dan kemantapan para wirausaha untuk menghasilkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
3. Membudayakan semangat sikap, perilaku, dan kemampuan kewirausahaan di kalangan masyarakat yang mampu, handal, dan unggul.
4. Menumbuh-kembangkan kesadaran dan orientasi Kewirausahaan yang tangguh dan kuat terhadap masyarakat.
Manfaatnya ?
Biar pada percaya, ini nih hasil rumusan Thomas W Zimmerer :
1. Memberi peluang dan kebebasan untuk mengendalikan nasib sendiri.
2. Memberi peluang melakukan perubahan.
3. Memberi peluang untuk mencapai potensi diri sepenuhnya.
4. Memiliki peluang untuk meraih keuntungan seoptimal mungkin.
5. memiliki peluang untuk berperan aktif dalam masyarakat dan mendapatkan pengakuan atas usahanya.
6. memiliki peluang untuk melakukan seseuatu yang disukai dan menumbuhkan rasa senang dalam mengerjakannya.
Caranya agar jadi wirausahawan yang sukses gimana?
1. Menentukan produk yang tepat
2. Mencari tahu siapa target pasar
3. Memilih media promosi yang efektif
4. Menggunakan strategi promosi kreatif
5. Membuat pembukuan untuk menghitung margin.
Dan itulah konsep-konsep dasar kewirausahaan dan tips berwirausaha yang mungkin anda belum ketahui, semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca.
“You don’t know everything if you don’t do something”

Sumber :
1. https://kartikagaby.wordpress.com/2011/12/05/tujuan-kewirausahaan/
2. http://mrblack-manis.blogspot.co.id/2013/12/prakarya-dan-kewirausahaan.html
3. http://www.pengertianpakar.com/2015/03/manfaat-kewirausahaan-menurut-thomas-w.html#_

Mindmap Wirausaha