Tampilkan postingan dengan label L05-Joshua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label L05-Joshua. Tampilkan semua postingan

Juni 24, 2016

KWH BLOG


Perencanaan Usaha

Perencanaan Usaha

Perencanaan usaha merupakan suatu dokumen yang menyatakan keyakinan akan kemampuan
sebuah bisnis untuk menjual barang atau jasa dengan menghasilkan
keuntungan yang memuaskan dan menarik bagi penyandang dana.

Mengelola Keuangan Usaha

MENGELOLA KEUANGAN USAHA


 MENGELOLA KEUANGAN USAHA
Bagaimanakah cara mengelola keuangan usaha yang benar bagi seorang pengusaha? Untuk mengelola keuangan usaha secara benar, diperlukan yang namanya ‘kedisiplinan keuangan’.
Pada dasarnya setiap usaha pasti memerlukan modal. Modal usaha dapat berupa modal dan dan modal non dana berupa keahlian dan keterampilan. Hal yang harus kita ketahui adalah berapa kebutuhan modal usaha kita, darimana sumber modal tersebut,dan bagaimana mengelola modal tersebut, memilih investasi yang benar, dan proses mencatat dana, serta cara mengelola keuntungan yang kita peroleh.
 Berikut adalah bahasan teori mengenai permasalahan dana tersebut :
1.       Mengetahui kebutuhan modal
Pada prinsipnya, dalam menjalankan usaha terdapat tiga jenis modal yang diperlukan, yaitu modal investasi awal, modal kerja, dan modal operasional.

a.       Modal investasi awal
Modal investasi awal adalah modal yang diperlukan diawal usaha, biasnya dipakai untuk jangka panjang.

b.      Modal kerja
Modal kerja adalah modal yang harus kita keluarkan untuk membeli atau membuat barang dan jasa yang kita hasilkan.
c.       Modal operasional
Modal operasional adalah modal yang harus kita kenal sebagai biaya tetap.

2.       Mengetahui sumber permodalan

Untuk suatu usaha, pada dasarnya sumber permodalan dapat diperoleh melalui :
a.       Modal sendiri
b.      Pinjaman bank
Pada dasarnya ada tiga jenis pinjaman kredit perbankan, yaitu :
1.       Kredit usaha
2.       Kredit konsumsi
3.       Kredit serba guna

Berikut adalah beberapa persyaratan yang diminta oleh bank dalam mengajukan kredit :

1.       Debitur perorangan
Berasal dari berbagai macam latar belakang pekerjaan, yaitu pengusaha, karyawan, dan professional.
2.       Jaminan
Saat mengajukan kredit ke bank, biasanya kita diminta untuk menjaminkan salah satu asset yang kita miliki kepada bank, sehingga apabila kita tidak mampu mengembalikan pinjaman tersebut, bank akan menyita asset yang kita jaminkan tersebut sebagai ganti uang yang kita pinjam.
3.       Debitur badan usaha/perusahaan
c.       Bank syariah
Prinsip bank syariah adalah bagi hasil dan tidak menetapkan bunga sebagaimana bank konvensional.
d.      Pengadaian
Melalui pengadaian kita dapat meminjam sejumlah uang dengan menggadaikan asset berharga sebagai jaminan.
3. proses pengelolan keuangan

Setelah merencanakan usaha dan memperoleh modal untuk usaha, maka selanjutnya adalah mengelola keuangan selam proses usaha berjalan. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam tata kelola keuangan :

1.       Kita harus memisahkan antara uang pribadi dengan uang usaha perusahaan.
2.       Kita harus memastikan system pencatatan yang rapid an teratur sesuai dengan kaidah akuntansi, walaupun akuntasi sederhana.
3.       Melakukan manajemen kas
4.       Melakukan evaluasi setiap bulan terkait dengan keuangan.

4.pelaporan keuangan
Sebagai badan usaha, kita harus membuat laporan keuangan untuk memastikan bahwa tidak ada uang yang hilang. Untuk membuat laporan keuangan, terdapat dua hal yang perlu dibuat yaitu neraca dan laba rugi.


Sumber : Buku Kewirausahaan "Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda"

Global Environment and Entrepreneur

Kewirausahaan dan lingkungan global

Kewirausahaan dan lingkungan global

Kegiatan operasional perusahaan di Indonesia tidak dapat melepaskan diri dari kondisi dan perkembangan perekonomian global.

                Perubahan lingkungan bisnis akan terjadi setiap saat, umumnya berupa gerak perubahan dari salah satu atau gabungan factor-faktor lingkungan diluar perusahaan, baik pada skala nasional, regional maupun  global. Kegiatan operasional perusahaan di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kondisi dan perkembangan perekonomian global.

                Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh wirausahawan Indonesia, baik yang bergerak dalam aktivitas local maupun global, adalah terjadinya berbagai perubahan yang dipicu oleh perkembangan teknologi yang mencakup hal-hal sebagai berikut:

1.       Produk-produk baru yang dilempar ke pasar oleh pesaing.

2.       Perkembangan teknologi da informasi.

3.       Perkembangan teknologi barang substitusi.

4.       Berbagai penemuan baru.adaptasi teknologi yang siap pakai.

5.       Strategi perkembangan teknologi nasional.

6.       Adaptasi teknologi yang siap pakai.

7.       Biaya penelitian dan pengembangan oleh perusahaan pesaing atau perusahaan-perusahaan dalam satu industry.

8.       Siklus hidup produk (product life cycle).

9.       Terobosan- terobosan yang dapat meningkatkan produktivitas yang lebih baik dibidang input, pengolahan dan pemasaran.

10.   Berbagai ramalan pengembangan teknologi di masa depan.

Strategi Pemasaran

Merancang Strategi Pemasaran


Pengertian Strategi Pemasaran

Strategi Pemasaran menurut W. Y. Stanton adalah sesuatu yang meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial

Pemasaran tidak hanya mengenai penjualan , iklan , atau promosi saja .pem,asaran marupakan suatu proses yang utuh tentang kemampuan menawarkan barang dan jasa yang tepat , dengan harga ,waktu, dan lokasi yang tepat.pemasaran bertitik tolak pada kebutuhan dan keinginan pembeli.
Upaya pemasaran ditunjukan untuk memberikan kepuasan sehingga pembeli melakukan pembelian ulang dan merekomondasikan produk keorang lain.

Untuk mandapatkan hasil pemasaran yang sesuai , maka secara umum dapat dilakukan proses pemasaran sebagai berikut:

Hal-Hal perlu dipertimbangkan sebelum menerapkan Strategi Pemasaran Produk

Menerapkan Strategi pemasaran di awali dengan menganalisa secara keseluruhan dari situasi perusahaan Pemasar harus melakukan analisis SWOT (SWOT analysis), di mana ia menilai kekuatan (strengths [S]), kelemahan (weaknesses [W]), peluang (opportunities [O]), dan ancaman (threats [T]) perusahaan secara keseluruhan

Kekuatan (Strengths) meliputi kemampuan internal, sumber daya, dan faktor situasional positif yang dapat membantu perusahaan melayani pelanggannya dan mencapai tujuannya

Kelemahan (Weaknesses) meliputi keterbatasan internal dan faktor situasional negatif yang dapat menghalangi performa perusahaan

Peluang (Opportunities) adalah faktor atau tren yang menguntungkan pada lingkungan eksternal yang dapat digunakan perusahaan untuk memperoleh keuntungan

Dan ancaman (Threats) adalah faktor pada lingkungan eksternal yang tidak menguntungkan yang menghadirkan tantangan bagi performa perusahaan

Strategi Pemasaran berorientasi menciptakan nilai tambah bagi pelanggan dan membangun hubungan relationship dengan pelanggan

Menciptakan nilai tambah dengan memahami kebutuhan pasar meliputi keinginan pelanggan, melakukan riset pelanggan dan pasar, menata informasi pemasaran dan data pelanggan, membangun metode pemasaran yang terintegrasi dan memberikan nilai tambah, membangun hubungan yang saling menguntungkan dalam menciptakan kepuasan pelanggan

Faktor utama yang menyebabkan terjadinya perubahan dalam Strategi Pemasaran

Dalam strategi pemasaran, ada bebarapa faktor utama yang dapat menyebabkan terjadinya perubahan yaitu :

Siklus Daur hidup produk, Strategi harus disesuaikan dengan tahap-tahap daur hidup, yaitu tahap perkenalan, tahap pertumbuhan, tahap kedewasaan dan tahap kemunduran.

Tingkat persaingan perusahaan di pasar, Strategi pemasaran harus bisa disesuaikan dengan posisi perusahaan dalam tingkat persaingan, apakah dalam kategori memimpin, menantang, mengikuti atau hanya mengambil sebagian kecil dari ceruk pasar.

Keadaan ekonomi, Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan situasi ekonomi, perusahaan harus memandang ke depan dan mengembangkan strategi jangka panjang untuk memenuhi kondisi yang sedang berubah dalam industri mereka dan memastikan kelangsungan perusahaan pada jangka panjang

Juni 17, 2016

Mindmap bab 3


Perencanaan dan Operasionalisasi Usaha

Bagi para pemula atau wirausahawan baru, perencanaan sangat penting. Oleh karena itu, meskipun perencanaan bisnis tersebut hanya selembar kertas, namun jika anda buat secara rasioal, tepat, dan matang maka anda tidak akan tersesat dan terseok-seok dalam mengelola bisnis yang anda bangun. Ada sekitar tujuh alasan dan manfaat mengapa anda perlu menyusun sebuah perencanaan bisnis yang mantap, yakni:

1. Rencana Bisnis akan membantu anda dalam meneropong bisnis anda secara objektif, kritis, dan tidak terbalut dalam perasaan emosional terhadap rencana proyek bisnis yang akan anda jalankan.
2. Rencana Bisnis yang anda susun dapat menjadi jembatan bagi anda dalam mengkomunikasikan segala ide dan gagasan anda kepada pihak lain. Selain itu, rencana bisnis tersebut dapat dijadikan dasar dalam hal pembiayaan, seperti modal, saluran sirkulasi finansial, pengeluaran, dan pendapatan.
3. Rencana Bisnis yang telah dibuat tersebut dapat menjadi penuntun dan rambu-rambu dalam mengelola bisnis sehingga anda dapat bekerja lebih efektif dan efesien, yang pada akhirnya berfokus pada tujuan usaha anda.
4. Rencana Bisnis yang telah disusun secara cermat umumnya dapat mengurangi risiko kegagalan bisnis anda. Pola rencana yang terarah akan membantu anda dalam menunjukkan deskripsi umum tentang apa dan mengapa suatu kesalahan atau kegagalan dapat terjadi. Anda juga dapat meminimalisir pengeluaran biaya tinggi yang tidak sesuai dengan rencana dan kebutuhan.
5. Rencana Bisnis akan membuat anda lebih cepat bertindak, terutama saat menemukan hambatan-hambatan yang tak diperkirakan sebelumnya.
6. Selain berguna untuk diri sendiri, rencana bisnis yang telah anda susun dapat menjadi media informasi kepada pihak-pihak lain untuk menilai sejauh mana grafik perkembangan dan perjalanan usaha anda. Sehingga, ketika anda berupaya menarik investor (penanam modal) atau proposal kerja sama dengan lembaga lain, maka busniess plan tersebut memiliki peran yang vital.
7. Business Plan dapat menjadi alat pembelajaran dan pengalaman bagi anda terkait rencana usaha yang mana yang membuat anda berhasil atau gagal. Dengan hal tersebut, anda akan lebih mudah untuk menyususn strategi selanjutnya.
Kaidah Perencanaan Usaha
Hasil analisis SWOT bisa dijadikan pedoman untuk memulai merencanakan sesuatu. Perencanaan yang detail akan membuat kita lebih siap dalam menghadapi risiko, selain itu juga akan mendorong rasa percaya diri yang tinggi dan rasa optimis untuk sukses dari usaha yang dikelolanya. Usaha yang sudah direncanakan dengan baik pun kadang kala mengalami kegagalan. Maka dari itu diperlukan perencanaan usaha sebelum menjalankannya. Karena dengan adanya perencanaan yang baik, kita dapat menjawab semua pertanyaan yang mungkin timbul di masa datang.
Perencanaan yang baik untuk sebuaah usaha baru perlu dirumuskan, dan untuk itu, cobalah berpikir untuk SMART yang diuraikan satu persatu:
Specific, mengandung arti bahwa perencanaan yang dibuat tidak akan bermakna ganda, sehingga pencapaian tujuan akan lebih terarah karena dalam perencanaan tersebut lebih berfokus dan sangat jelas mengenai apa yang diinginkan .
Measurable, perencanaan yang dibuat harus terukur, sehingga kita akan tau kapan perencanaan tersebut telah tecapai.
Achievable, bahwa perencanaan yang telah diperbuat tersebut harus dicapai , jangan terlalu jauh memikirkan hal-hal ynag besar, kita harus memecahkannya menjadi lebih kecil.
Reasonable, dimana perencanaan yang baik harus memenuhi persyaratan factual dan realistis.
Trackable, setiap perencanaan yang telah dibuat dalam pencapaian tujuan usaha, harus dapat dilacak untuk mengetahi setiap kemajuan.
Penentuan lokasi dan fasilitas pendukung (Layout)
Lokasi sangat menentukan keberhasilan suatu usaha, tanpa mempertimbangkan dengan baik dalam menentukan lokasi, maka akan berakibat pada sepinya pengunjung atau tidak dapatnya perusahaan melakukan perluasan.
Untuk memilih lokasi perlu dipertimbangkan sesuai keperluan, yaitu antara lain :
-          Lokasi kantor, yaitu diperuntukan sebagai tempat pengendalaian kegiatan operasional unit dibawahnya
-          Lokasi pabrik, yaitu lokasi yng digunakan untuk melakukan proses produksi barang atau jasa.
-          Lokasi Gudang, merupakan tempat penyimpangan barang milik perusahaan baik barang yang masuk maupun barang yang keluar.
-          Lokasi Cabang, yaitu lokasi kegiatan usaha perusahaan dalam melayani konsumen langsung pada wilayah-wilayah tertentu.
Pemilihan lokasi memiliki seni yang tinggi, bahkan ada wirausaha yang sudah meramalkan bahwa keberadaannya akan sangat menentukan kesuksesan usaha yang dijalaninya.
Beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan dalam penentuan lokasi, yaitu:
1.       Dekat dengan pasar atau pelanggan
2.       Dekat dengan sarana transportasi
3.       Pasokan tenaga kerja terjamin kesediaannya
4.       Listrik, air, dan sarana prasarana lainnya
5.       Dekat dengan lembaga keuangan
6.       Dekat dengan kawasan industry pendukung
7.       Dekat dengan pusat pemerintahan
8.       Lokasi dapat dikembangkan
9.       Pertimbangan soisal budaya masyarakat lingkungannya
10.   Hukum yang berlaku dilingkungan tersebut
11.   Dekat dengan pelabuhan, bandara, stasiun, dan terminal
12.   Besarnya nilai investasi untuk lokasi
13.   Nilai ekonomis masa datang dari lokasi
14.   Iklim dan tekstur tanah serta pertimbangan lainnya

Juni 16, 2016

Mindmap bab 10


Mindmap bab 9


Mindmap bab 8


Mindmap bab 7


mindmap bab 6


Mindmap bab 5


Mindmap bab 4








Kreativitas dan Inovasi dalam Berwirausaha

Agar kita memiliki keunggulan dibandingkan oleh para pesaing dan dapat mempertahankan eksistensi usaha, maka harus terus berupaya mencari sesuatu yang baru dan mengembangkan apa yang sudah ada agar menjadi lebih baik. Maka dari itu, kreativitas sangat diperlukan

Para peneliti telah membedakan tipe kreativitas dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:
1. Membuat atau menciptakan, yaitu proses membuat sesuatu dari tidak ada menjadi ada
2. Mengombinasikan dua hal atau lebih yang sebelumnya tidak saling berkaitan menjadi lebih bermanfaat
3. Memodifikasi sesuatu yang memang sudah ada. Proses ini mencampurkan beberapa bentuk dan fungsi-fungsi baru sehingga menjadi lebih berguna.

Hambatan Kreativitas

Beberapa faktor yang menghambat lahirnya kreativitas, yaitu:
a. hambatan psikologis, hambatan ini membuat seseorang sulit mengeksploitasi dan mengubah gagasan
b. hambatan budaya, hambatan ini dikarenakan keseragaman berpikir atau cara berpikir logis dan rasional
c. hambatan lingkungan, hambatan ini membuat kita terpaku dalam melaksanakan sesuatu dan dituntut untuk menaati peraturan tanpa dapat berpikir out of the box.
d. hambatan bahasa berpikir, sering kali hambatan ini membuat kurangnya komunikasi sehingga kreativitas tidak dapat tersalurkan dengan baik
e. hambatan keterpakuan fungsional, kebiasaan kita menggunakan peralatan hanya dengan satu cara, tanpa mengeksplor lebih dalam fungsi lain
f. hambatan kebiasaan memandang, kebiasaan memandang adalah salah satu penghambat kreativitas

Teknik meningkatkan Kreativitas

Kreativitas seseorang dapat diasah dan ditingkatkan dengan usaha yang keras, dan bisa menggunakan teknik atau metode berikut ini
a. perumusan masalah secara kreatif, teknik untuk memberikan kita pola pikir yang berbeda, dibebaskan berpendapat.
b. bertanya dan bertanya, tidak bertanya sesat dijalan. Bertanya adalah salah satu cara komunikasi yang baik untuk meningkatkan kreativitas
c. curah gagasan
d. orang aneh, maksudnya adalah memasukkan orang lain yang tidak begitu tahu tentang bidang pekerjaan atau bidang pengetahuan yang sedang dipecahkan masalahnya.
e. Iklim kreatif, teknik terakhir dalam pemecahan masalah secara kreatif dalam kelompok adalah menciptakan iklim kreatif. Pedoman utamanya adalah dengan menciptakan suasana yang kondusif.

Inovasi

Ada lima jenis inovasi yang penting dilakukan pengusaha, yaitu:
1. pengenalan barang baru atau perbaikan barang yang sudah ada
2. pengenalan metode produksi baru.
3. pembukaan pasar baru, khususnya pasar ekspor atau daerah yang baru
4. penciptaan/ pengadaan persediaan bahan mentah atau setengah jadi baru
5. penciptaan suatu bentuk organisasi industri baru.

Juni 06, 2016

Usia Belia tak jadi MASALAH

Usia Belia tak jadi MASALAH

Tidak sedikit yang menjadikan umur sebagai problematika untuk memulai suatu usaha, Seringkali di usia yang masih labil ini kita mudah terpengaruh, mempercayai mitos, mudah putus asa. Sebaliknya, di usia dini atau muda lah kita seharusnya mulai berkarya, memulai usaha. Sudah banyak sekali pengusaha muda yang mulai berkarir dan sudah sukses juga tentunya, Seperti tiga Entrepreneur ini di usianya saat 2013 dilakukan interview dan undangan langsung dari salah satu program TV di Metro TV

Theresia Deka Putri, Umur 25 tahun saat diundang program TV Kick Andy ini sudah menjadi entrepreneur muda yang sukses di bidang Kopi. PT Perusahaan Karyasemesta ini sudah sangat terkenal sampai saat ini. Luwak Lanang, Gajah Hitam, dan Lanang Landek adalah nama kopi-kopi hasil produksi dari Theresia sendiri.  Memulai bisnisnya dengan menjual sepatu dan kue dan menjadi karyawan marketing, Disitu Theresia mendapatkan banyak pembelajaran dan mulai merintis karirnya sendiri

Nicholas Kurniawan, Umur 19 tahun. Memulai perusahaan Ikan Hias, sudah memulai usahanya sejak umur 7 tahun, dengan menjual kue dan memulai bisnis, menurutnya apa yang dilakukan orang sulit, itulah yang akan dia lakukan, Karena ia tahu semakin sulit pekerjaan, semakin sedikit lawan. Usaha Ikan hiasnya ini sudah import hampir seluruh mancanegara.


Hamzah Izzulhaq, Umur 19 tahun. Memulai bisnis bimbel dan sofa. PT Hamazah Indonesia adalah nama Perusahaan milik Hamzah sendiri dalam bidang Sofa dan usaha Bimbingan Belajarnya sudah mempunyai 3 cabang dengan total 58 pengajar. Dengan omset 200-250jt/bulan. Dimulai dengan rasa penasarannya membeli usaha Bimbingan Bimbel dengan ketidakpengetahuannya dan tidak pikir panjang, ia meminjam uang orang tuanya dan mengembalikannya dalam waktu yang cukup singkat. 

Motivasi menjadi Pengusaha Sukses

Motivasi menjadi Pengusaha Sukses

Seringkali keputus asaan dan rasa bimbang terjadi dalam bekerja, dan sering kali rasa bimbang yang membuat kita malas untuk berusaha, malas untuk bangkit. Untuk menjadi pengusaha sukses, butuh beberapa factor pendorong seperti Motivasi. Saat diri anda termotivasi, anda lebih bersemangat dalam mengerjakan sesuatu. Beberapa motivasi untuk mewujudkan kesuksesan:
1.       Mengalahkan mitos
Janganlah percaya akan mitos-mitos yang menjatuhkan anda. Percaya pada diri sendiri adalah kunci kesuksesan. Beberapa riset membuktikan bahwa munculnya kesuksesan adalah dengan mengalahkan mitos itu.
a.       Mitos: wirausaha merupakan bakat dan keturunan
“Hard work beats talent when talent doesn’t work hard” – Kevin Durant.
Kerja keras mengalahkan bakat ketika bakat tidak mau bekerja keras. Semua ada pada diri masing-masing, Apa anda ingin bekerja keras?
b.       Mitos: Pengusaha adalah pelaku, bukan pemikir
Banyak yang beranggapan bahwa pengusaha adalah pelaku yang langsung menjalankan usaha di lapangan. Padahal, pengusaha merupakan pelaku sekaligus pemikir.
c.       Mitos: Wirausaha tidak bisa diajarkan atau dibentuk.
Dewasa ini, bagaimanapun, pengenalan kewirausahaan sebagai suatu disiplin ilmu dapat membantu mengusir mitos ini. Seperti semua disiplin ilmu lain, kewirausahaan mempunyai model, proses dan studi kasus yang menjelaskan bahwa karakteristik kewirausahaan sebenarnya dapat diciptakan.
d.       Mitos: Pengusaha adalah selalu sebagai investor
Pendapat yang menyatakan bahwa pengusaha adalah mereka yang bertidak sebagai investor atau orang yang menyetorkan modalnya tidak salah, namun akan menjadi salah apabila hal tersebut dianggap sebagai satu-satunya.
e.       Mitos: Pengusaha membutuhkan Keberuntungan
Keberuntungan hanyalah saat anda tidak bekerja keras, jika anda bekerja keras, tentu anda tidak membutuhkan keberuntungan, anda akan memperolehnya sendiri seiring jerih payah yang anda lakukan.
f.        Mitos: Pengusaha harus selalu sukses dan tidak boleh gagal
Kegagalan adalah bagian dari usaha, Yang harus dilakukan adalah bangkit kembali setelah jatuh, menjadikan kegagalan sebagai motivasi untuk menjadi pengusaha sukses.
g.       Mitos: Pengusaha adalah sama seperti penjudi
Pengusaha tidak dapat dikatakan sama dengan penjudi. Semua hal berkenaan dengan usaha pasti tidak terlepas dari sebuah risiko, dari risiko kecil sampai besar. Seorang penjudi terkadang tidak dapat menghitung risikonya dan mendapatkan keuntungan atau kesuksesan dari menghitung risiko.


Yang paling penting dalam perjalanan menjadi pengusaha sukses adalah tidak boleh kehilangan motivasi, tidak boleh lelah saat kegagalan, mengubah pola pikir negatif menjadi positif.

Belajar dari si Oriental

Belajar dari Si Oriental

Oriental atau yang lebih dikenal dengan Tionghoa atau Non-Pribumi merupakan bangsa atau ras yang sudah terkenal dengan cara berdagangnya, Sebagian besar orang Cina memulai usahanya dengan cara berdagang. Selalu focus mencapai tujuan, upaya mencapai tujuan tersebut dilakukan secara konsisten melalui peningkatan serta perbaikan secara terus menerus, sehingga ada ungkapan dalam Bahasa Cina, yang dapat diartikan “Jika dahulu bapaknya berjualan air di pinggir jalan, anaknya akan membuka restoran, dan barangkali cucunya akan mendirikan pabrik yang memproduksi air dalam kemasan”.
Orang Cina tentunya tidak jauh dengan filsafah, Filsafah berdagang orang Cina dapat dijadikan pedoman hidup menjadi pengusaha sukses:
1.       Untuk mencapai sukses orang Cina harus berdagang
Berdagang sudah mengalir dalam darah orang Cina. Tidak terpungkiri dari banyaknya barang Made in China diseluruh penjuru dunia. Dapat beradaptasi terhadap keadaan sekitar dan mengerti sasaran target dilingkunan sekitar.
2.       Berdagang adalah hobi yang serius
Berdagang sudah menjadi hobi bagi orang Cina, semakin giat dalam melakukan hobi, maka akan makin bahagia dan sukses dalam hidup. “Bahagia adalah Hobi yang dibayar”.
3.       Pengalaman berdagang sudah menjadi tradisi yang turun-temurun di keluarga
4.       Keuntungan yang diperoleh akan digunakan untuk modal kembali.
5.       Orang Cina suka perdagangan yang memberikan keuntungan jangka panjang
6.       Jatuh merasa sakit, jatuh yang membuatnya bangkit
“Jika anda terjatuh 99 kali, anda harus bangkit selama 100 kali”. Begitulah kata pepatah, sebanyak apapun anda terjatuh, yang anda harus lakukan adalah bangkit dari keterpurukan.
Budaya Orang Cina dalam berdagang juga yang menjadikan Orang Cina sangat sukses dalam berdagang, yaitu:
1.       Bangun pagi dan terus bekerja sampai malam hari untuk mencapai keberhasilan
2.       Tak perlu pikir panjang untuk melakukan usaha
3.       Kegagalan pertama tidak dapat melunturkan semangat. Sebaliknya, akan membuat lebih gigih
4.       Apabila melibatkan diri dalam kegiatan perdagangan, kita harus menetapkan tujuan
5.       “Siapa cepat siapa dapat”.

Budaya ini menunjukkan adanya kesigapan dan dinamisasi usaha orang Cina, dan siapa cepat siapa dapat, menunjukkan bahwa setiap usaha harus diikuti inovasi agar dapat merespons keinginan pasar dengan cepat dan memuaskan.

April 20, 2016

Membangun Marketing Skill sejak di Bangku Kuliah

Kita sebagai mahasiswa seringkali gundah dalam melakukan investasi atau membangun sebuah perusahaan dsb, karena banyak faktor, yaitu uang, waktu, dan tenaga juga. Nagar Habib, motivator yang sudah ahli dalam bidang marketing sebagai pembicara menceritakan dan membagi sedikit ilmu dan wawasannya untuk membangun marketing skill sejak di bangku kuliah.
Tidak sulit membangun marketing skill, yang terpenting adalah niat.

Membangun Marketing skill sejak di bangku kuliah mempunyai 3 elemen, yaitu:
Hal terpenting dari target, Sifat yang harus dimiliki dan harus mempunyai motto.

Melihat situasi dan kondisi sekitar, mencari sasaran adalah salah satu elemen dari hal terpenting dari target, meninjau apa yang bisa dijadikan lapangan pekerjaan dan melihat kondisi apa yang diperlukan untuk menjual barang, atau disebut target market. Lalu, ada target audience, target audience adalah sasaran untuk orang yang melihat, atau mendengar. Karena saat melakukan promosi, dan menemukan target market, akan timbul target audience dari satu orang ke banyak orang.

Sifat yang harus dimiliki, harus peka terhadap lingkungan, tidak sembarang mencari barang yang diperlukan untuk target, untuk sasaran. Harus menemui dan meninjau apa yang diinginkan dan diperlukan. Lalu, harus mempunyai rasa ingin tahu yang besar, saat rasa penasaran atau rasa ingin tahu(curious), kita mempelajari hal-hal baru dan bisa mengetahui situasi apa yang terjadi pada masyarakat dan lingkungan. Jeli dengan yang dibutuhkan konsumen. Semuanya sungguh terkait dan saling berhubungan satu sama lain.

Harus punya motto, saat kita melihat atau menonton film superhero atau pahlawan super. Kita seringkali berimajinasi, berpikiran jika kita sekuat mereka, untuk melakukan sesuatu yang baik. Kita jadi termotivasi atas, sama saja dengan mempunyai motto, saat kita termotivasi, membantu kita untuk membangun semangat dan sifat yang harus dimiliki untuk membangun marketing skill.

"Being Boss, not Worker."
Jadi pemimpin, bukan pekerja. Diciptakan untuk menjadi pemimpin, seperti kata pepatah, sekali kita pernah menjadi perenang tercepat. Born to be leader, not to be worker.

"Do what you love, love what you do."
Lakukan apa yang kalian sukai, sukai apa yang kalian lakukan. Jika itu passion kalian, lakukan, jangan dengarkan kata orang lain yang menjatuhkan, tapi tetap ikuti jika itu membangun. Sukai apa yang kalian lakukan. Berilah semaksimal mungkin usaha kalian atas apa yang kalian lakukan. Lakukan yang terbaik, apa yang kalian lakukan dengan cinta, akan memberi hasil yang maksimal juga

"I was born to be history maker, not to be the victim of the history."