Tampilkan postingan dengan label Tugas B02. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas B02. Tampilkan semua postingan

Juni 02, 2016

YANG MUDA YANG BERKARYA



1.       Mempersiapkan Diri Untuk Menjadi Pengusaha Muda. Berikut merupakan beberapa hal yang terkait dengan usaha membangun kepribadian:
a)      Mengenal diri sendiri : Pengenalan diri sendiri diperlukan untuk menuntun pengusaha dalam menemukan, menentukan, dan menjalani profesi sebagai pengusaha. Dengan semakin mengenal diri sendiri, maka peluang untuk mengambil tindakan yang salah akan semakin kecil.
b)      Mempersiapkan Perubahan Mental
Ada beberapa kondisi yang membedakan antara seorang pengusaha dan pegawai. Salah satu yang dihadapi pengusaha adalah adanya ketidakpastian, sedangkan seorang pegawai sudah bekerja sesuai dengan ketentuan. Oleh sebab itu, bagi pengusaha muda harus mempersiapkan perubahan sikap yang terdiri atas :
·         Siap menghadapi ketidakpastian
·         Siap mengatakan "BISA"
·         Siap bekerja keras, tekun dan sabar
·         Berani mengambil resiko dan jangan sampai rugi.
     2.  Mempersiapkan Keterampilan Pengusaha Muda
Untuk menjadi pengusaha muda yang sukses diperlukan beberapa keterampilan softskill yang harus dikuasai, yaitu:
·         Menjaga reputasi
·         Kemampuan membangun jaringan
·         Naluri mengenali peluang usaha
·         Kemampuan persuasi dan negosiasi
     3.  Membangun Usaha Saat Muda
Setelah bersemangat menjadi pengusaha muda, maka bagaimana mencapai mimpi tersebut ? Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan, yaitu :
·         Mengubah impian menjadi visi.
·         Menyusun rencana strategis.
·         Menetapkn rencana jangka pendek.

4.       Dalam menyusun renana jangka pendek, diperlukan perencanan yang sesuai dengan SMART, yaitu :
ü  Specific, merupakan target yang harus dijabarkan secara jelas dan tidak bermakna ganda.
ü  Measurable, merupakan target yang dapat dicapai dengan jelas.
ü  Acheivable, merupakan penetapan target yang dapat dicapai dengan realistis.
ü  Reasonable, merupakan penetapan target yang mempunyai pijakan yang kuat untuk dapat dicapai.
ü  Time based, merupakn kurun waktu yang telah ditetapkan untuk mencapai target.

5.       Melaksanakan Usaha
Alasan mengapa kita harus membangun usaha saat muda, antara lain :
Ø  Adanya kekuatan positif yang dimiliki kaum muda
Ø  Semangat yang tinggi untuk meraih mimpi
Ø  Daya nalar dan sistematika berpikir yang cukup baik
Ø  Kemampuan fisik yang prima
Ø  Kreativitas yang masih sangat tinggi
Ø  Ada peluang cukup besar berwujud potensi yang perlu dikembangkan dari kaum muda

Ø  Waktu yang masih cukup longgar ketika masih muda4

April 01, 2016

Cara Sukses Pengusaha Muda

Meniru Cara Berbisnis Orang Cina


Oleh: Ahmad Hilman - 42315010036

            Untuk mendorong motivasi dalam berwirausaha, sangat penting bagi kita untuk mempelajari sikap mental bisnis orang cina. Sepanjang sejarah sudah diakui akan peranan penting orang cina dalam perekonomian nasional, baik menyangkut bidang industry maupun perdagangan.
            Belajar dari yang terbaik tanpa harus mencari kesalahan merupakan salah satu kunci untuk meraih kesuksesan di masa mendatang, tidak dapat dipungkiri bahwa keberhasilan bisnis orang cina didasari oleh suatu budaya, seni, cara dan etika yang sudah diterapkan sejak puluhan tahun dan perlu kita pelaari dan implementasikan dalam rangka menciptakan generasi pengusaha yang tangguh
7 TIPS SUKSES Ala Cina
Bangsa Tionghoa terkenal dengan kerja keras dan keuletan mereka dalam menggapai mimpi. Nama-nama seperti Mari Pangestu, Bob Sadino, Agnes Monica, Richard Oh dan Angelique Wijaya, pasti tak asing lagi di telinga Anda. Mereka hanya contoh kecil tokoh Indonesia keturunan Tionghoa yang mengukir prestasi cemerlang di bidang karir masing-masing. Mereka sekaligus membuktikan, warga Tionghoa tidak hanya bisa sukses sebagai pegadang. Etos kerja dan semangat juang tinggi (meski terkadang juga bisa dinilai sangat ambisius) adalah modal mereka. Berikut ini adalah 7 Tips Sukses ala Tionghoa (Kumpulan etos kerja hebat dan pantas ditiru) yang dipegang teguh orang Tionghoa dalam mengejar kesuksesan hidup:
1. Tak Takut Bermimpi.
Meniti karir dari posisi paling bawah sekalipun, orang Tionghoa tidak gengsi. “Sebab, walau masih berada di bawah, mereka tidak takut bermimpi meraih jabatan paling tinggi, Misalnya, ketika menjadi seorang loper Koran, ia akan bermimpi memiliki sebuah penerbitan Koran,” ujar Drs. Sidharta Wirahadikusuma, M.Ed,
2. Bekerja dan Bekerja.
Bekerja dan menghasilkan suatu karya adalah salah satu cara untuk membuktikan kepada dunia tentang keberadaan diri Anda. 
3. Berpikir Untuk 3 Keturunan.
Menurut falsafah Konghucu, bangsa Tionghoa selalu berpikir untuk 3 keturunan sekaligus, yaitu untuk dirinya, anak dan cucunya
4. Tak Pernah Menyerah.
Orang Tionghoa percaya, setiap rintangan dalam kehidupan ini akan membawa dirinya pada kondisi yang lebih baik. Ibarat ujian kenaikan pangkat, kalau berhasil dilewati maka akan memperoleh ganjaran (hasil) yang lebih besar.
5. Menguasai Bisnis Dari Hulu ke Hilir.
Dalam buku “Resep Kaya Ala Tionghoa” karya Lie Charlie, agar lebih hemat, seorang pengusaha Tionghoa akan berusaha memangkas biaya produksi dengan cara menangani sendiri keseluruhan proses produksinya.
6. Memberi Service Terbaik.
Memelihara reputasi adalah poin penting yang harus dipegang setiap orang. Sebab Anda sendiri akan enggan memiliki hubungan dengan seseorang yang tidak dapat dipercaya bukan?
7. Memelihara Relasi.
Orang Tionghoa amat mementingkan kekerabatan dan relasi. Mereka percaya bahwa tidak ada orang yang mampu hidup sendiri tanpa bantuan orang lain.
Warisan Ilmu Orang Tua Cina
Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Begitu pula yang terjadi pada orang Cina. Kesuksesan berbisnis pada orang tua diwariskan pada anak. Bukan soal nama besar perusahaan atau kekayaan melimpah, tetapi mengenai cara menjalankan hidup dengan mental seorang pengusaha. Berikut warisan dari para orang tua Cina dalam meraih kesuksesan:
·         Say No to Deficit
Strategi hidup yang satu ini telah diwariskan turun temurun dari satu generasi ke generasi lainnya. Bagi orang Cina pantang membelanjakan uang melebihi pemasukan yang didapat. Bagi mereka tidak peduli seberapa besar uang yang mengalir ke kantong mereka, semua pengeluaran harus tetap diatur sedemikian rupa agar tidak sampai melebihi jumlah yang dianggarkan. Tidak ada berbelanja karena keinginan sesaat, semua harus diperhitungkan dengan teliti.
Bagi orang tua Cina, hidup sederhana dan hemat harus tetap dijalankan oleh anak-anak mereka. Agar mereka mengerti bahwa kesuksesan harus dicapai dengan usaha dan kerja keras. Karena itu mempertanggungjawabkan pengeluaran secara rasional sudah diajarkan sejak dini.
·         Berhitung dan Memperhitungkan
Berbisnis tentu saja berkaitan dengan ilmu hitung menghitung. Berhitung dan memperhitungkan menjadi modal agar tiap pengusaha dapat membuat rencana matang mengenai anggaran masuk dan keluar, karena itu orang tua Cina telah mengajarkan anak-anak mereka untuk menghitung pemasukan dan pengeluaran uang saku mereka secara teliti.
·         Hidup Mandiri
Kemandirian telah ditekankah orang tua Cina pada anak mereka, tidak segan mereka mengajak anaknya untuk bekerja membantu usaha keluarga lalu menggajinya agar anaknya tersebut bisa belajar hidup mandiri.
·         Jangan Mau Jadi Pegawai
Inilah mental utama yang menjadi dasar mengapa berbisnis menjadi pilihan hidup orang Cina. bagi mereka lebih baik menjadi bos kecil daripada karyawan besar. Setidaknya menjadi seorang bos akan membuka peluang untuk mengembangkan apa yang mereka usahakan dan menjanjikan kebebasan yang tidak didapat ketika mereka memilih menjadi karyawan.
·         Kejujuran adalah Harga Mati
Dalam berbisnis, profesionalisme harus ditunjukan dengan kejujuran. Prinsip itulah yang diajarkan  turun temurun di lingkungan orang Cina. Berbuat curang dan kotor sangat dihindari oleh mereka.
Prinsip Dasar Berbisnis Orang Cina
Ketika berbisnis, tentu kita harus memiliki prinsip dasar yang menjadi pegangan agar usaha kita berjalan dengan baik. Berikut adalah prinsip dasar berbisnis yang dijalankan oleh orang Cina:
·         Senantiasa berhemat
·         Kerja keras dan kerja cerdas
·         Bersikap fleksibel terhadap lingkungan sekitar
·         Memutar aliran uang yang masuk agar tidak terjebak inflasi dan terus bertambah
·         Memiliki prinsip yang kokoh dalam menjalankan bisnis
·         Menghargai waktu, baik hari maupun jam
·         Berani mengambil resiko
Itulah kiat sukses berbisnis ala orang Cina. Tidak mudah memang tapi bukan berarti tidak bisa dilakukan. Sekarang tinggal kita memilih, apakah mau memulainya atau tidak.
Referensi:
3.       Buku Kewirausahaan Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda.




Pengusaha Muda Indonesia

Kisah Sukses Pengusaha Muda Indonesia

 


Oleh: Irvan Syahrullah (41915010064)


Indonesia memiliki banyak pengusaha top dan terkenal, diantara mereka masih berusia muda namun memiliki materi yang luar biasa atau dapat dikatakan sudah sukses secara finansial. Salah satunya adalah seorang pengusaha muda Sandiaga Salahuddin Uno. Beliau adalah mantan ketua HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) sebuah organisasi yang berisi lebih dari 30.000 pengusaha muda di Indonesia, dan kini menjadi ketua KADIN (Kamar Dagang Indonesia).
Perjalanan bisnisnya memang begitu panjang dan berliku, Sandiaga Uno bukanlah orang yang sudah biasa berkecimpung di dunia bisnis sejak kecil atau punya keturunan pengusaha ataupun punya modal besar dari orang tuanya. Dia hanyalah orang biasa, bahkan orang tuanya pun lebih memilih bekerja di perusahaan ketimbang jadi pengusaha.
Namun karena punya jiwa bisnis yang tinggi, dia berhasil melihat dan menyulap peluang-peluang usaha dan menjadikan ladang uang yang hingga kini terus dipanennya. Namun sekali lagi, semua itu tidak didapat dengan cara instan, berikut ini kisah sukses yang dijalani oleh Sandiaga Salahuddin Uno yang saya kutip dari website ciputraentrepreneurship.com, silahkan disimak.
Di Indonesia, relatif amat susah mencari orang sukses dalam usia yang relatif muda, setidaknya dalam usia di bawah 40 tahun. Namun demikian, diantara susahnya menemukan orang sukses tersebut, muncul milyarder muda, Sandiaga Salahuddin Uno. Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) pasti kenal dengan sosok Sandiaga S. Uno. Dia telah lengser dari jabatan ketua umum pusat organisasi yang beranggota lebih dari 30 ribu pengusaha itu.
Sandi–demikian penyandang gelar MBA dari The George Washington University itu biasa disapa–tercatat sebagai orang terkaya ke-63 di Indonesia versi Globe Asia. Kekayaannya 245 juta dolar AS.
Sandi menyatakan tak disiapkan untuk menjadi pebisnis oleh orangtuanya. ”Orangtua lebih suka saya bekerja di perusahaan, tidak terjun langsung menjadi wirausaha,” ujar pria penggemar basket itu.

Sumber:


Mempersiapkan Diri Untuk Menjadi Pengusaha Muda

Mempersiapkan Diri Untuk Menjadi Pengusaha Muda

Oleh: Akhmad Hilman - 42315010036

            “yang muda yang kreatif dan bergaya,” merupakan istilah yang cocok diberikan kepada anak muda berusia di bawah 30 tahun-an karena orang-orang pada usia ini biasanya penuh dengan energy sehingga lebih gesit dan lincah, memiliki daya kreativitas yang tinggi, dan cepat mengambil keputusan yang cukup berani.
Dengan berpedoman pada prinsip “Jika orang lain mampu, saya pun mampu”, pada dasarnya kita semua bisa berhasil mengembangkan usaha sesuai dengan kemampuan dan keahlian kita. Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk menjadi pengusaha muda, yaitu kepribadian, keterampilan, kekuatan, dan kemauan merealisasikan mimpi menjadi kenyataan.
 Mempersiapkan Diri untuk Menjadi Pengusaha Muda

1.    Membangun kepribadian pengusaha muda
Berikut ini merupakan beberapa hal yang terkait dengan usaha membangun kepribadian :
a.    Mengenal diri sendiri
Ada beberapa hal yang harus dibangun terkait dengan mengenal diri sendiri, yaitu:

1)    Mengenal karakter pribadi
Untuk menjadi sukses, seorang pengusaha paling tidak harus mempunyai karakter pribadi yang bermotivasi tinggi, suka mencari tantangan, tidak mudah putus asa dan suka bergaul dengan orang lain. Motivasi tinggi diwujudkan dengan adanya dorongan dari diri sendiri untuk mencapai tujuan dan sukses secara terus-menerus. 

2)    Mengenal bakat dan kemampuan
Keberhasilan usaha diperoleh dari barang dan jasa terbaik yang diihasilkan oleh pengusaha. Untuk menghasilkan barang dan jasa terbaik diperlukan adanya bakat dan kemampuan. Ada orang lahir dengan bakat  tertentu, sehingga ketika dia berusaha sesuai dengan bakatnya tersebut dapat menghasilkan barang dan jasa yang berkualitas. Tetapi ada juga kemampuan yang berupa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari proses belajar.
b.    Mempersiapkan Perubahan Sikap Mental. 
Bagi pengusaha muda harus mempersiapkan perubahan sikap yang terdiri atas ;

1)    Sikap menghadapi ketidakpastian
Perencanaan yang baik akan mengurangi ketidakpastian. Selain itu dapat dilakukan mekanisme reserve for deficit month, yaitu cara mendapatkan dana cadangan yang diperoleh dari keuntungan pada saat bulan-bulan ramai. Cara ini biasaya dilakukan dengan menyimpan 25% dari total keuntungan. 

2)    Siap mengatakan bisa
Seorang pengusaha pantang mengatakan “TIDAK  BISA”. Sebab apabila seorang pelanggan butuh suatu barang dan dijawab tidak bisa disediakan, maka potensi kehilangan pelanggan menjadi besar dan usaha akan menjadi tidak maksimal.

3)    Siap bekerja keras, tekun dan sabar
Usaha baru yang belum banyak dikenal perlu dengan sabar diperkenalkan ke masyarakat, bahkan kalau perlu dari pintu ke pintu (door to door).

4)    Berani mengambil risiko dan jangan sampai rugi
Setiap risiko dapat diperkecil dengan melakukan perhitungan secara matang, membuat alternatif dan berhati-hati dalam setiap tindakan.


            Merealisasikan Mimpi menjadi Kenyataan

Ada pertanyaan, mengapa anak muda sekarang harus bermimpi menjadi  pengusaha? Jawaban atas pertanyaan tersebut adalah :
•    Persaingan mendapatkan pekerjaan semakin ketat.
•    Kebebasan menentukan nasib sendiri dan berkreasi. 
•    Potensi mendapatkan penghasilan yang tinggi.
•    Idealisme mengurangi pengangguran.
Setelah bersemangat menjadi pengusaha muda, maka bagaimana mencapai mimpi tersebut ? Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan, yaitu :
•    Mengubah impian menjadi visi.
•    Menyusun rencana strategis.
•    Menetapkan rencana jangka pendek.
Dalam menyusun rencana jangka pendek, diperlukan perencanaan yang sesuai dengan kaidah SMART, yaitu :
1)    Spesific, merupakan target yang harus dijabarkan jelas dan tidak bermakna ganda.
2)    Measurable, merupakan target yang dapat diukur dengan jelas.
3)    Achievable, merupakan target yang dicapai dengan realistis.
4)    Reasonable, merupakan pencapaian target yang mempunyai pijakan yang kuat untuk dapat dicapai.
5)    Time Based, merupakan kurun waktu yang telah ditetapkan untuk mencapai target.
•    Melaksanakan usaha.
            Syarat Menjadi Pengusaha Muda
1.      Semangat
“Hanya jika ada semangat, maka hal – hal sulit akan terasa lebih mudah”
2.      Delegasikan Hal – Hal kecil
Aturan paling sederhana dalam bisnis adalah jika kau mengerjakan hal yang paling mudah dahulu, maka sebenarnya kau telah banyak membuat kemajuan”
– Mark Zuckerberg –
3.      Rela Kehilangan Masa Muda
“Masa tua yang nyaman tidak lahir dari masa muda yang leha-leha, jauh lebih baik kita kehilangan masa muda daripada kehilangan masa depan.”
– Yasa Singgih –
4.      Berani Mengambil Kegagalan dan Resiko
“Barang siapa yang menginginkan mutiara harus berani terjun di lautan yang dalam”
– Ir Soekarno –
5.      Fokus
“Fokuslah setidaknya 5 tahun dalam 1 bisnis, jangan dulu berpindah ke bisnis yang lain”
– Jaya Setiabudi –
6.      Bekerja Keras
“Keringat tidak akan berdusta pada hasil”
– Yasa Singgih –
7.      Ikuti Polanya
Di usia muuda banyak sekali anak muda yang mengikuti pola tren masa kini. Dari pada hanya mengikuti pola tren masa kini, lebih baik mengikuti pola orang yang sudah sukses.
“Sukses Berpola, Gagal Juga Berpola” – Jaya Setiabudi –
Referensi:

3.       https://nurmaerliana.wordpress.com/2012/06/24/menerapkan-sikap-mental-bisnis-orang-cina/

Persiapan Pengusaha Muda

Mempersiapkan Diri untuk Menjadi Pengusaha Muda










Oleh : Irvan Syahrullah (41915010064)

a.    Mengenal diri sendiri
Ada beberapa hal yang harus dibangun terkait dengan mengenal diri sendiri, yaitu:
1)    Mengenal karakter pribadi
Untuk menjadi sukses, seorang pengusaha paling tidak harus mempunyai karakter pribadi yang bermotivasi tinggi, suka mencari tantangan, tidak mudah putus asa dan suka bergaul dengan orang lain. Motivasi tinggi diwujudkan dengan adanya dorongan dari diri sendiri untuk mencapai tujuan dan sukses secara terus-menerus. 
2)    Mengenal bakat dan kemampuan
Keberhasilan usaha diperoleh dari barang dan jasa terbaik yang diihasilkan oleh pengusaha. Untuk menghasilkan barang dan jasa terbaik diperlukan adanya bakat dan kemampuan. Ada orang lahir dengan bakat  tertentu, sehingga ketika dia berusaha sesuai dengan bakatnya tersebut dapat menghasilkan barang dan jasa yang berkualitas. Tetapi ada juga kemampuan yang berupa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari proses belajar.

b.    Mempersiapkan Perubahan Sikap Mental. 
Bagi pengusaha muda harus mempersiapkan perubahan sikap yang terdiri atas ;
1)    Sikap menghadapi ketidakpastian
Perencanaan yang baik akan mengurangi ketidakpastian. Selain itu dapat dilakukan mekanisme reserve for deficit month, yaitu cara mendapatkan dana cadangan yang diperoleh dari keuntungan pada saat bulan-bulan ramai. Cara ini biasaya dilakukan dengan menyimpan 25% dari total keuntungan. 
2)    Siap mengatakan bisa
Seorang pengusaha pantang mengatakan “TIDAK  BISA”. Sebab apabila seorang pelanggan butuh suatu barang dan dijawab tidak bisa disediakan, maka potensi kehilangan pelanggan menjadi besar dan usaha akan menjadi tidak maksimal.
3)    Siap bekerja keras, tekun dan sabar
Usaha baru yang belum banyak dikenal perlu dengan sabar diperkenalkan ke masyarakat, bahkan kalau perlu dari pintu ke pintu (door to door).
4)    Berani mengambil risiko dan jangan sampai rugi
Setiap risiko dapat diperkecil dengan melakukan perhitungan secara matang, membuat alternatif dan berhati-hati dalam setiap tindakan.
Sumber :


Indonesia butuh banyak wirausahawan baru.

Indonesia butuh banyak wirausahawan baru.












Oleh: Akhmad Hilman - 42315010036

Pertanayaan yang selalu kemudian muncul  “Mengapa semakin banyak dibutuhkan wirausahawan baru?” Jawabannya karena tingkat pengangguran di setiap jenjang pendidikan sudah semakin parah dan perlu segera dicari pemecahannya melalui penciptaan lapangan pekerjaan baru di berbagai sector usaha. Dengan demikian, menjadi wirausahawan pada saat ini sangat diperlukan, tidak hanya untuk kepentingan diri sendiri, tetapi yang lebih penting dan mendesak adalah untuk mengabdi kepada Bangsa dan Negara dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi orang lain.
“Bahkah sesuai ajaran agama, dinyatakan bahwa member adalah lebih baik dari pada menerima”
Cukup Banyak perguruan tinggi di Indonesia yang telah mengembangkan program khusus dalam bidang kewirausahaan agar menghasilakn suatu embrio wirausahawan- wirausahawan muda. Hal ini dilakukan sebagai pencipta lapangan kerja dan bukan hanyak penghasil sarjana pencari pekerja, yang pada akhirnya justru menjadi pengangguran karena semakin sulitnyalapangan pekerjaan.
“wirausahan adalah seorang yang menciptakan sebuah usaha atau bisnis yang dihadapkan pada resiko atau ketidakpastian untuk memperoleh keuntungan dan mengembangkan bisnis dengan cara mengenali kesempatan dan manfaat sumber daya yang diperlukan.”
KEUNTUNGAN MENJADI WIRAUSAHA
-Tidak terikat waktu
-Memiliki kebebasan mencapai tujuan usahanya
-Bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru dan membantu orang lain
-Mendapat pengakuan dari masyarakat sekitar.
-Memiliki kesempatan menunjukan kemampuan dan potensi diri.
-Memperoleh manfaat dan laba yang maksimal
Indonesia masih sangat kekurangan wirausahawan. Sebagai perbandingan, jumlah wirausaha di Amerika Serikat mencapai 12 persen dari total populasi, di Singapura 7 persen, China dan Jepang 10 persen, India 7 persen, sementara Malaysia 3 persen.
Di Singapura, setiap orang per tahun rata-rata bisa mengantongi pendapatan sekitar USD 50 ribu dolar, sedangkan di Indonesia hanya USD 4 ribu. Selain karena minimnya kebijakan yang berpihak pada sektor kewiraswastaan, rendahnya minat masyarakat Indo nesia untuk terjun ke dunia wiraswasta juga disebabkan oleh faktor penjajahan.
Entrepreneurship di Indonesia
§  Jumlah entreprenurs di RI    : 1,65 persen dari 238 juta penduduk.
§  Jumlah ideal                               : 2 persen, atau butuh satu juta pengusaha lagi
§  Fungsi entreprenurs               : mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang ditopang oleh produksi bukan konsumsi
 Survei Minat Berwirausaha
§  25,5 persen penduduk dewasa di Indonesia sudah terlibat dengan kegiatan wirausahaè 21,2 persen di antaranya menjalankan bisnis sendiri
§  Yang melihat dan memiliki kesempatan berwirausaha: 47 persen orang dewasa=è65 persen di antaranya menahan diri karena takut gagal.
*Sumber: Global Entrepreneurship Monitor Study
Persebaran Tenaga Kerja
§  Pendidikan SD           : 54,6 juta (47,90 persen)
§  Diploma                       : 3,2 juta (2,82 persen)
Sarjana                                 : 7,9 juta orang (6,96 persen).
*Sumber: BPS

Referensi:
1.          Buku Kewirausahaan Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda.

3.          http://www.indopos.co.id/2015/02/ingin-kompetitif-indonesia-butuh-banyak-wirausaha.html

Wirausahawan Baru

Memahami Dasar Kewirausahaan

Oleh: Irvan Syahrullah
Dahulu, kewirausahaan adalah urusan pengalaman langsung di lapangan. Sebab itu kewirausahaan merupakan bakat bawaan sejak lahir, sehingga kewirausahaan tidak dapat dipelajari dan diajarkan. Sekarang kewirausahaan bukan hanya bakat bawaan sejak lahir atau urusan lapangan, tapi juga dapat dipelajari dan diajarkan.

Sejalan dengan tuntutan perubahan yang cepat pada paradigma pertumbuhan yang wajar dan perubahan ke arah globalisasi yang menuntut adanya keunggulan, pemerataan, dan persaingan, maka dewasa sedang terjadi perubahan paradigma pendidikan. Pendidikan kewirausahaan telah diajarkan sebagai suatu displin ilmu tersendiri yang independen. Hal itu menurut Soeharto Prawirokusuma (1997) dikarenakan,

1.  Kewirausahaan berisi “body of knowledge” yang utuh dan nyata(distinctive), yaitu ada teori, konsep, dan metode ilmiah yang lengkap.
 2. Kewirausahaan memiliki dua konsep, yaitu posisi “venture start-up” dan “venture-growth”, ini tidak jelas masuk dalam kerangka pendidikan manajemen umum yang memisahkan antara manajemen dan kepemilikan usaha.
     3. Kewirausahaan merupakan disiplin ilmu yang memiliki objek tersendiri
4. Kewirausahaan merupakan alat untuk menciptakan pemerataan berusaha dan pemerataan pendapatan.

Disiplin ilmu kewirausahaan dalam perkembangannya mengalami evolusi yang pesat, yaitu berkembang bukan hanya pada dunia usaha semata melainkan juga pada berbagai bidang seperti bidang industri, perdagangan, pendidikan, kesehatan, dan institusi- institusi lainnya, misalnya birokrasi pemerintah, perguruan tinggi, dan swadaya lainnya. Pada mulanya, kewirausahaan berkembang  dalam bidang perdagangan.

Dalam bidang-bidang tertentu, kewirausahaan telah dijadikan kompetensi inti dalam menciptakan perubahan, pembaharuan, dan kemajuan. Kewirausahaan tidak hanya dapat digunakan sebagai kiat-kiat bisnis jangka pendek tapi juga sebagai kiat kehidupan secara umum yang berjangka panjang untuk menciptakan peluang.

Sumber: 

Maret 25, 2016

Prinsip Bisnis Orang Cina

Orang Cina yang berhasil dalam bidang perdagangan menerapkan falsafah atau cara pandang dan budaya atau kebiasaan leluhurnya. Penghormatan orang Cina kepada orang  tua dan leluhurnya adalah melalui kekayaan.

Maret 19, 2016

Yang Muda yang Kreatif

Oleh: Ari Wibowo Saputra

   Di zaman yang serba modern ini ini kita dituntut untuk bisa se-kreatif mungkin dalam menghadapi kehidupan ini, jika kita tidak mampu maka pilihannya cuma ada "Hidup atau  Mati". Sebagai anak muda kita di harus mampu untuk memutar otak sebaik mungkin demi kelangsungan hidup kita, karena ada pepatah mengatakan "yang muda yang kreatif dan bergaya".

Maret 18, 2016

Ketika Impian Menjadi visi


Menurut Thomas W. Zimmerer, “Kewirausahaan adalah hasil dari suatu disiplin, proses sistematis penerapan kreatifitas dan inovasi dalam memenuhi kebutuhan dan peluang di pasar. Pada dasarnya kewirausahaan tidak hanya bakat bawaan sejak lahir atau urusan pengalaman lapangan tetapi kewirausahaan merupakan disiplin ilmu yang dapat diajarkan dan dipelajari.

Ciri-Ciri Pengusaha Sukses

Menjadi Pengusaha Sukses bukanlah sebuah proses instan yang mudah. Perlu persiapan diri yang matang dan proses yang lama untuk bisa mencapainya.
Apa saja yang ciri yang dimiliki oleh seorang pengusaha sukses?
Berikut saya akan menjelaskan Ciri-ciri pribadi seorang pengusaha.

Prepares To Become A Successful Young Businessman

Wirausaha adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau ketidakpastian.

Memanfaatkan Jiwa Muda

Tantangan terbesar bagi seorang usahawan baru adalah banyaknya masalah dan risiko yang akan dihadapi. Butuh mental baja untuk menjadi seorang pengusaha muda yang sukses. Tak cukup hanya kesiapan diri saja, selain itu harus juga punya perencanaan yang terprogram dan tertata rapi. Kegagalan mungkin masih menjadi momok yang menakutkan bagi para wirausahawan baru.

Sukses Saat Muda dengan Berbagai Keunggulan


Cara Jitu Bisnis Sejak Muda




  • Mempersiapkan diri untuk menjadi pengusaha muda.
  • Membangun kepribadian pengusaha muda,beberapa hal yang terkait dengan usaha membangun kepribadian:

Ready for Being Enterpreneur

Menjadi Pengusaha Muda


Pengantar: Kisah Sukses Pengusaha Muda       "Yang muda yang kreatif dan bergaya," merupakan istilah yang cocok diberikan kepada anak muda dibawah usia 30-an karena orang-orang pada usia ini biasanya penuh dengan energi sehingga lebih gesit dan lincah, memiliki daya kreatifitas yang tinggi, dan cepat mengambil tindakan yang cukup berani.