Tampilkan postingan dengan label K41-Rizki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label K41-Rizki. Tampilkan semua postingan
Juni 23, 2016
Juni 16, 2016
Juni 10, 2016
Juni 03, 2016
Mei 23, 2016
Mei 20, 2016
Kewirausahaan Passion
Passion adalah melakukan sesuatu emotional yang harus
diseimbangi oleh visi. Arti passion untuk entrepreneur “Without passion, there
would be no enterpeneurship”. Passion preneur ialah seseorang yang berkarya dan
berinovasi.
Menjadi passion/preneur
·
is about being you!!
·
Commitmen and dedication
·
“be inspired” not motivator
April 07, 2016
April 01, 2016
MOTIVASI MENJADI PENGUSAHA SUKSES
MOTIVASI MENJADI PENGUSAHA SUKSES
Proses termotivasinya seseorang dengan orang lain untuk menjadi pengusaha berbeda-beda. Tidak semua orang memiliki motivasi yang sama untuk menjadi pengusaha. Sebenarnya bangsa Indonesia memiliki dasar spirit dan keterampilan yang unik di masing-masing daerah. Sebagai bangsa Indonesia jangan biarkan bangsa lain mengelolah sumber daya dan kita hanya berdiam diri tanpa melakukan apa pun.
Mengalahkan Mitos
Pendidikan menjadi kunci sukses keluar dari kesulitan dan membantu meraih keberhasilan usaha. Jangan percaya pada mitos-mitos terkait kewirausahaan. Berikut ini beberapa mitos yang selalu kita dengar di tengah masyarakat :
- Wirausaha merupakan bakan & keturunan
- Pengusaha adalah pelaku, bukan pemikir
- Wirausaha tidak bisa diajarkan atau dibentuk
- Pengusaha adalah selalu sebagai investor
- Pengusaha membutuhkan keberuntungan
- Pengusaha harus selalu sukses dan tidak boleh gagal
- Pengusaha adalah sama seperti penjudi
Mengubah Pola Pikir
Merubah sesuatu yang telah menjadi kebiasaan tidak mudah. Perubahan bukanlah kata yang menakutkan dan membahayakan. Mengubah pola pikir memerlukan keberanian dan kerelaan.
Menurut McGrath dan MacMillan (2000) ada lima karakteristik yang umumnya dimiliki oleh pengusaha :
- Pengusaha sangat bersemangat dalam melihat atau mencari peluang-peluang baru
- Pengusaha mengejar peluang dengan disiplin yang ketat
- Pengusaha hanya mengejar peluang yang sangat baik dan menghindari mengejar peluang laun yang belum jelas
- Pengusaha berfokus pada pelaksanaan
- Pengusaha mengikutsertakan energy setiap orang yang berbeda dalam jangkauan mereka
Memotivasi Berprestasi
Semakin seseoang meyakini bahwa dirinya dapat mengelolah berbagai kekuatan dan kelemahan, maka semakin yakin ia bahwa dirinya dapat mewujudkan satu prestasi. Ciri-ciri pribadi wirausaha yang berhasil adalah :
- Berorientasi pada tindakan dan memiliki motif yang tinggi dalam mengambil resiko untuk mencapai tujuan
- Dapatmendayagunakan kekuatan-kekuatan yang dimiliki dan mengurangi kelemahan-kelemahan yang ada
- Mempunyai perilaku yang agresif dalam mengejar tujuan atau berorientasi pada tujuan dan hasil
- Mau belajar dari pengalaman
- Memupuk dan mengembangkan pribadi unggul secara terus-menerus
Seseorang menat berwirausaha karena adanya sesuatu motif, yaitu motif berprestasi. David C. McClelland mengelompokan motivasi menjadi tiga motif social yaitu: kebutuhan akan prestasi, kebutuhan akan kekuasaan, dan kebutuhan akan afisiliasi.
Memanfaatkan Kekuatan Pikiran Bahwa Sadar
Apa saja yang kita dapatkan hari ini, baik disadari maupun tidak, sebenarnya merupakan hasil dari proses kekuatan alam bahwa sadar. Yakinlah apa yang kia dapatkan hari ini sebenarnya sudah pernah kita bayangkan sebelumnya atau pernah terlintas dalam otak, imajinasi, atau bahkan dalam mimpi walau hanya sesaat.
Proses mental bahwa sadar dapat membantu kita melaksanakan kegiatan sehari-hari. Menggunakan kekuatan yang terfokus pada keiginan untuk merasakan suatu kesenangan atau kesengsaraan mampu menimbulkan energy dasyat dalam hidup.
Pikiran manusia dapat dikelompokan menjadi dua yaitu pikiran sadar dan tidak sadar. Pikiran bahwa sadar mampu mengontrol tindakan secara otomatis. Beberapa factor atau kondisi yang mendorong semakin produktifitasnya pikiran bawah sadar yaitu :
- Sikap ragu-ragu
- Sikap berani
- Bermacam-macam pengalaman, memori, dan ketertarikan
- Persiapan yang sempurna dan sungguh-sungguh
- Menyerah sementara
- Istirahat / santai
- Menulis
- Berukar pikiran
- Bebas dari kebingungan atau kekacauan
- Batas waktu (deadlines)
- Tensi (tension)
TERIMA KASIH
menerapkan sikap mental bisnis orang cina
Ø Falsafah dan Budaya Bisnis Cina.
Dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai dalam berwirausaha. Ada baiknya, seorang pengusaha menerapkan falsafah dan budaya bisnis orang Cina. Mengapa? Karena, dalam menjalankan usahanya, orang Cina mempunyai tata cara yg tidak formal dan tidak birokratis. Mereka menjadikan kegiatan berwirausaha itu menjadi semudah mungkin.
v Berikut falsafah bisnis orang Cina :
1. Dalam berdagang, wirausahawan harus berani mengambil resiko, bekerja keras, dan tidak mudah putus asa.
2. Mencintai pekerjaan tanpa ada keterpaksaan. Bekerja haruslah menyenangkan namun bukan hanya sekadar pengisi waktu luang.
3. Mengajarkan sikap dan mental berwirausaha kepada anak cucu. Agar mereka tidak melakukan kesalahan yang sama dan mencapai keberhasilan dalam waktu cepat.
4. Menabung dan tidak berprilaku konsumtif. Keuntungan yang didapat jangan difoya-foyakan. Namun, dijadika investasi untuk menambah modal kerja.
5. Berorientasi kepada investasi jangka panjang dan berkelanjutan dalam jangka waktu yang lama.
6. Pantang menyerah jika mengalami kegagalan, untuk mendorog pencapaian keberhasilan selanjutnya.
v Budaya bisnis orang Cina :
1. Kerja keras dan tekun serta focus dalam bekerja.
2. Sikap ingin belajar dari orang yang lebih berpengalaman.
3. Sabar, tabah, tegar, dan bijaksana dalam menghadapi kegagalan.
4. Bekerja secara professional, kompetensi tinggi, dan komitmen pada pekerjaan.
5. Merespon dan sigap pada setiap peluang yang ada. ( Prinsip : Siapa cepat dia dapat )
Ø Sistem dan Seni Bisnis Cina.
Sistem yang dianut orang Cina adalah system yang berorientasi pada pelanggan yang mengutamakan interaksi tatap muka (face to face) serta komunikasi dengan banyak orang. Sistem ini menghendaki adanya proses. Jadi, kesuksesan itu tidak dapat diperoleh dengan cara instan.
v Sistem Bisnis Orang Cina :
1. Memberikan keleluasaan pada pelanggan untuk bergerak bebas, memilih dan membuat keputusan.
2. Menghendaki adanya proses dan tidak menggunakan jalan pintas.
3. Berhubungan baik kepada para pelanggan agar pelanggan bersedia kembali ke bisnisnya.
4. Pekerja adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam bisnis.
v Seni Bisnis Orang Cina :
1. Mempersiapkan diri dari berbagai kendala dan persaingan yang dapat mengganggu kegiatan wirausaha.
2. Fleksibel, cermat, dan teliti dalam batasan etika dan hokum yg berlaku.
3. Mengutamakan win-win solution atau saling menguntungkan antara pihak-pihak yang terkait.
4. Rajin bekerja, ramah, dan memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan.
5. Memiliki daya tahan, mental, dan jiwa yang kuat.
Ø Etika dan Rahasia Keberhasilan Orang Cina
Negara Cina merupakan Negara dengan jumlah penduduk terbanyak. Sehingga mau tidak mau, gesekan dan persaingan antar masyarakat merupakan makanan sehari-hari bagi mereka. Selain itu, factor kemiskinan, tekad yg kuat dan ajaran konfusiusme juga mendorong kemantapan etos kerja orang Cina.
v Rahasia keberhasilan orang Cina.
1. Latar belakang kehidupan orang Cina yang mendorong hasrat untuk meraih keberhasilan, agar memperoleh rasa aman.
2. Sistem sosial orang Cina yang menunjukkan bahwa, penghormatan kepada orang tua adalah dengan menjadi kaya. Karna, semakin kaya maka semakin tinggi pula status sosial dan kehormatannya.
3. Modal bukan merupakan penghalang untuk berwirausaha. Asal ada niat dan kemauan, disitu pasti ada jalan. Yang penting, harus tabah dan sanggup untuk hidup sederhana.
v Etika bisnis orang Cina
1. Tidak menggunakan cara-cara kotor untuk menjatuhkan orang lain. Kompetisi persaingan yang sehat harus selalu dijunjung tinggi.
2. Dilarang menjelek-jelekkan dan mengganggu kegiatan usaha orang lain. Persaingan haruslah merunut pada factor moral kejujuran, keselamatan, dan kemanusiaan.
3. Tidak dibenarkan untuk menipu dan mengutamakan kepuasaan pelanggan. ( Tidak kaku dan memperbolehkan proses tawar menawar )
Ø Cara Bisnis Orang Cina
1. Jujur dan harus mendapatkan keyakinan dari pelanggan.
2. Tidak pelit mengeluarkan biaya tambahan untuk memikat hati pelanggan.
3. Bekerja minimal 18 jam/hari
4. Fleksibel dan beradaptasi dengan kondisi yang ada.
5. Tempat usaha yang strategis dan mudah diakses serta menarik perhatian konsumen.
6. Tidak egois, tetapi mengikuti prilaku, minat, dan kehendak orang banyak.
7. Mandiri serta memiliki daya juang, semangat tinggi, dan pantang menyerah.
8. Membentuk citra (image) dengan memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan.
9. Basis kepercayaan dengan mempekerjakan sanak saudara ketimbang orang lain.
10. Malu dan merasa rendah apabila tidak dapat mandiri.
11. Hemat, rajin menabung dan berorientasi pada investasi untuk mengembangkan usaha.
Maret 18, 2016
Ketika Impian Menjadi visi
Menurut
Thomas W. Zimmerer, “Kewirausahaan adalah hasil dari suatu disiplin, proses
sistematis penerapan kreatifitas dan inovasi dalam memenuhi kebutuhan dan
peluang di pasar. Pada dasarnya kewirausahaan tidak hanya bakat bawaan sejak
lahir atau urusan pengalaman lapangan tetapi kewirausahaan merupakan disiplin
ilmu yang dapat diajarkan dan dipelajari.
Maret 17, 2016
Maret 11, 2016
Kewirausahaan dan Bisnis
Kewirausahaan
adalah proses kemanusiaan (human process) yang berkaitan dengan kreativitas dan
inovasi dalam memahami peluang, mengorganisasi sumber-sumber, mengelola
sehingga peluang itu terwujud menjadi suatu usaha yang mampu menghasilkan laba
atau nilai untuk jangka waktu yang lama.
Maret 10, 2016
Langganan:
Postingan (Atom)











