Tampilkan postingan dengan label @proyek-L10. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @proyek-L10. Tampilkan semua postingan
Juli 16, 2018
Juli 15, 2018
Bisnis dan Manajemen Pemasaran
Manajemen Pemasaran dalam Organisasi Bisnis
@L05-vaizar
@proyek-L10
@startup-L02
@proyek-L10
@startup-L02
Abstrak
Majunya sebuah perusahaan di dukung oleh bagaimana
sistem pemasaran atau marketing dari perusahaan tersebut. pemasaran juga
menjadi indikator bagaimana perkembangan dari perusahaan maupun bisnis.
Kata kunci : Manajemen Pemasaran
Rumusan Masalah
kurang maksimalnya perkembangan sebuah perusahaan
tergantung dari sebuah manajemen pemasaran tersebut,karena pemasaran adalah hal
yang lebih produktif untuk mencapai omset yang ditargetkan sebuah perusahaan,
Maka tidak salah , sebuah perusahaan memberikan gaji yang tinggi untuk seorang
sales didalam ruang lingkup perusahaan tersebut.
Pendahuluan
Banyak orang sering menggunakan istilah
pemasaran untuk kegiatan periklanan atau penjualan. Semuanya itu sebenarnya
hanyalah merupakan sebagian dari kegiatan pemasaran. Penjualan sebenarnya
hanyalah merupakan salah satu bagian kegiatan pemasaran yaitu hanya menyangkut
kegiatan transaksi yang sesungguhnya dilakukan. Periklanan merupakan salah satu
metode kegiatan promosi yang merupakan bagian lain dari kegiatan pemasaran yaitu
menyangkut aktifitas komunikasi. Sedangkan pemasaran meliputi masalah penetapan
produk, harga, saluran distribusi dan promosi oleh perusahaan selain kegiatan
penjualan di atas. (Pandji Anoraga, 1997)
Pembahasan
Manajemen pemasaran merupakan suatu proses perencanaan
dan pelaksanaan pemikiran, penetapan harga, promosi, serta penyaluran barang,
jasa dan gagasan untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan-tujuan
individu serta organisasi. Manajemen pemasaran akan terjadi apabila
sekurang-kurangnya satu pihak dari pertukaran potensial memikirkan cara untuk
mendapatkan tanggapan dari pihak lain sesuai dengan yang dikehendaki.
Secara umum pengertian manajemen pemasaran
bank ialah suatu proses per-encanaan, pelaksanaan, dan pengendalian dari
kegiatan menghimpun dana, menya- lurkan dana, dan jasa-jasa keuangan lainnya
dalam rangka memenuhi kebutuhan, keinginan, dan kepuasan nasabahnya.
Dari pengertian tersebut dapat diuraikan
bahwa manajemen pemasaran bank adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan dan
keinginan para nasabahnya terhadap produk dan jasa perbankan, baik produk
simpanan, pinjaman, atau jasa-jasa lainnya. Penyediaan keinginan serta
kebutuhan produk bank ini wajib dilakukan melalui perencanaan yang matang, baik
perencanaan jangka pendek maupun jangka panjang. Kemudian dilaksanakan oleh
banker yang professional. Setelah itu perlu dilakukan pengawasan dan
pengendalian secara terus-menerus agar tidak menyimpang dari yang sudah
ditentukan. Pada akhirnya, kegiatan pemasaran bank diharapkan dapat memenuhi kebutuhan
dan keinginan nasabah serta dapat memberikan kepuasan kepada para nasabah.
Kegiatan pemasaran yang dialakukan suatu
perusahaan memiliki beberapa tujuan yang akan dicapai, baik tujuan jangka
pendek maupun tujuan jangka panjang. Dalam jangka pendek biasanya untuk merebut
konsumen terutama untuk produk yang baru diluncurkan. Sedangkan dalam jangka
panjang dilakukan untuk mempertahankan produk-produk yang sudah ada agar tetap
terkenal..
Secara arti luas tujuan pemasaran bank dapat
dijelaskan sebagai berikut:
- Memaksimumkan konsumen, dengan kata lain
memudahkan merangsang konsumsi, sehingga dapat menarik nasabah untuk
membeli produk yang ditawarkan bank secara berulang-ulang.
- Memaksimumkan kepuasan konsumen melalui
berbagai pelayanan yang diinginkan nasabah.
- Memaksimumkan pilihan (ragam produk) dlam arti
bank menyediakan berbagai jenis produk bank sehingga nasbah memiliki
beragam pilihan pula.
- Memaksimumkan mutu hidup dengan memberikan
berbagai kemudahan kepada nasabah dan menciptakakn iklim yang efisien.
Setidaknya ada 5 konsep manajamen pemasaran dengan segala kekurangan
dan kelebihan yang harus Anda ketahui.
Konsep Produksi
Perusahaan yang mengadopsi konsep ini, berfikir bahwa barang maupun
jasa yang dihasilkan haruslah murah, sehingga bisa dibuat kapan saja dan di
mana saja agar tidak terjadi masalah dalam penjualan. Secara tidak langsung,
perusahaan ini mencoba manajemen pemasaran melalui upaya penurunan biaya
produksi dan penguatan sistem distribusi. Dalam rangka menurunkan biaya
produksi ke level minimum, perusahaan akan mengandalkan sistem produksi barang
dalam skala besar. Konsep ini akan berjalan dengan baik jika permintaan
melebihi stok. Namun, pelanggan tidak selalu membeli barang atau jasa
yang murah dan mudah didapat. Ada saatnya mereka membutuhkan barang berkualitas
dengan harga yang pantas.
Konsep Produk
Perusahaan yang menggunakan konsep ini memercayai bahwa kualitas barang
maupun jasa yang dihasilkan perusahaan haruslah bagus, sehingga mudah menarik
konsumen. Konsep manajemen pemasaran ini, mungkin bisa diterima oleh sebagian
konsumen, namun kita tidak boleh lupa, kualitas yang bagus pasti memengaruhi
harga, sedangkan bagi sebagian konsumen, harga yang murah masih menjadi tujuan
utama untuk membeli barang.
Konsep Penjualan
Perusahaan yang menggunakan konsep ini berpikir bahwa pelanggan tidak
boleh dibiarkan sendirian. Perusahaan harus mengarahkan konsumen dengan sebuah
teknik penjualan yang harus dipikirkan, karena barang tidak dibeli tetapi
barang harus dijual. Dalam konsep manajemen pemasaran ini, perusahaan harus
memikirkan usaha penjualan untuk memengaruhi konsumen membeli produknya. Mereka
percaya bahwa dengan sistem penjualan yang baik, mereka bisa menjual produk apa
saja yang mereka tawarkan. Hal ini terkadang ada benarnya meskipun tidak bisa
diandalkan secara terus menerus. Anda mungkin bisa meraih hati pelanggan satu
kali disaat pertama promosi, tapi dengan banyaknya kompetitor , bisa jadi
pelanggan akan berpindah produk di kemudian hari.
Konsep Pemasaran
Perbedaan antara penjualan dan pemasaran adalah, penjualan lebih
menekankan pada produk yang dijual, sedangkan pemasaran lebih tertuju kepada
keinginan dan kebutuhan konsumen. Perusahaan yang menggunakan konsep pemasaran
menganggap bahwa kepuasan konsumen adalah segalanya, sehingga barang atau jasa
yang dihasilkan harus sesuai kebutuhan mereka. Dengan kata lain, perusahaan
seperti ini tidak membuat apa yang mereka bisa, tapi membuat apa yang konsumen
inginkan. Konsep manajemen pemasaran ini mungkin terkesan modern dan bisa bertahan
dalam waktu cukup lama, namun konsep ini hanya bisa dinikmati kalangan tertentu
yang memiliki tingkat kesejahteraan lebih.
Konsep Pemasaran Umum
Konsep ini menekankan tidak hanya pada kepuasan konsumen tapi juga
memerhatikan manfaat bagi orang lain. Sebagai contoh, jika suatu perusahaan
menghasilkan mobil yang rendah bahan bakar tapi menyebabkan polusi. Hal ini
hanya membuat konsumennya puas, tapi masyarakat tidak menerima manfaatnya.
Perusahaan dengan konsep manajemen pemasaran umum, tidak akan mau menjualnya.
Perusahaan dengan konsep ini percaya, bahwa sebuah kesuksesan bisnis akan
dipengaruhi oleh kepuasan pelanggan dan memiliki dampak baik yang bisa diterima
masyarakat umum, sehingga konsep ini memungkinkan untuk digunakan dan disukai
banyak konsumen.
Dari ke 5 penjelasan tentang konsep manajemen pemasaran di atas, banyak
hal yang bisa pebisnis dapatkan untuk dipelajari. Setiap konsep memiliki
kekurangan dan kelebihan. Setelah pebisnis menentukan konsep yang ingin
digunakan,Dia juga harus mulai memikirkan untuk membuat laporan keuangan.
Dengan laporan keuangan perusahaan, Pebisnis dapat mengelola keuangan bisnis
lebih mudah hingga dapat membuat keputusan bisnis yang tepat
Kesimpulan
Hal yang utama untuk yang perlu untuk diperhatikan
perusahaan adalah Manajemen perusahaan ,karena dengan tidak adanya manejemen
pemasaran perusahaan yang bagus ,maka perusahaan tersebut rentan Gulung tikar.
Daftar Pustaka
http://indraputrabintan.blogspot.com/2012/09/dasar-pemasaran-peran-pemasaran-dalam.html
http://www.ayoksinau.com/konsep-dasar-manajemen-pemasaran-pengertian-manajemen-pemasaran-pemasaran-dalam-organisasi-dan-masyarakat-dan-konsep-inti-pemasaran-lengkap/
https://www.jurnal.id/id/blog/2017/5-konsep-penting-dalam-manajemen-pemasaran
http://ciungtips.com/2013/09/pentingnya-manajemen-pemasaran-dalam-proses-usaha.html
Juli 14, 2018
Tips Manajemen Pemasaran
@L13-Huda , @L14-Khalil, @L15-Fateh, @Proyek-L10, @Startup-L05
Oleh Huda, Gibran, dan Fateh
ABSTRAK
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan
konsep manajemen pemasaran agar mahasiswa/i dapat memahami bagaiamana merancang
strategi dengan baik dalam memasarkan produk.
KATA
KUNCI
Manajemen Pemasaran, Perencannaan,
penganalisaan
PENDAHULUAN
Dalam berbisnis, manajemen adalah suatu hal penting yang
harus diperhatikan. Selain manajemen keuangan, manajemen pemasaran juga
memiliki peranan yang penting untuk keberhasilan usaha atau kegiatan Anda.
Sebab pemasaran yang baik bisa memberikan hasil yang bagus pula pada omset
pendapatan Anda. Manajemen seringkali diartikan sebagai suatu proses
perencanaan, penggerakan, pengorganisasian dan pengawasan untuk bisa mencapai
tujuan atau target yang sudah ditentukan. Sedangkan pemasaran adalah kegiatan
yang dapat membantu para pelaku usaha untuk menciptakan nilai ekonomi. Nilai
ini dapat menentukan harga jasa atau produk yang ditawarkan.
PERMASALAHAN
1.
Apa
pengertian manajemen pemasaran ?
2.
Apa
fungsi manajemen pemasaran ?
3.
Apa saja
konsep manajemen pemasaran ?
PEMBAHASAN
PENGERTIAN
MANAJEMEN PEMASARAN
menurut para ahli datang dari Handoko
dan Dharmmesta (1982) yang menjelaskan bahwa manajemen dalam
pemasaran merupakan suatu kegiatan pokok yang harus dilakukan oleh pihak
perusahaan agar bisa mempertahankan kelangsungan perusahaannya. Dengan adanya
manajemen ini, perusahaan juga dapat berkembang serta mendapatkan keuntungan
yang diinginkan.
Sedangkan menurut Kotler (1980),
manajemen pemasaran merupakan perencanaan, penganalisaan, pengawasan dan
pelaksanaan program-program yang pada dasarnya bertujuan untuk memunculkan
pertukaran dengan pasar atau sasaran yang dituju agar tujuan perusahaan bisa
tercapai.
FUNGSI MANAJEMEN
PEMASARAN
- · Melakukan riset terhadap konsumen
- · Melakukan distribusi produk atau barang
- · Memberikan layanan atau service kepada pelanggan
- · Meningkatkan dan mengembangkan produk
- · Menetapkan harga
- · Membuat kegiatan pemasaran menjadi lebih efektif dan efisien.
- · Mengevaluasi strategi promosi dan distribusi
- · Menjalin komunikasi dengan konsumen
- · Memenuhi kebutuhan konsumen dan pasar
KONSEP MANAJEMEN
PEMASARAN
1.
Konsep Produksi
Dalam konsep berwawasan produksi berpendapat bahwa konsumeri
menyukai produk yang tersedia di mana-mana dan dengan harga murah. Produsen
yang berwawasan produksi mi perhatiannya senantiasa tertuju pada usaha mencapai
efesiensi produksi yang tinggi serta daerah penyaluran yang luas bagi barang
hasil produksinya. Konsep produksi ini merupakan konsep yang klasik dan tertua
dalam sejarah perkembangan pemasaran.
2. Konsep
Produk
Produsen yang berwawasan produk
berpendapat hahwa konsumen hanya akan memilih produk yang berkualitas, atau
mempunvai kelehihan-kelebihan lain yang sifatnya inovatif menurut anggapan
produsen. Oleh karenanya produsen disini akan memusatkan perhatiannya untuk membuat
produk yang lebih baik dan yang adadanselalu berusaha terus untuk mengembangkan
dan menyempurnakannya dan kurang memperhatikan masukan darn pelanggan.
3. Konsep
Penjualan
Dalam konsep ini produsen berpendapat
bahwa agar konsumen membeli produk yang dihasilkan oleh organisasi maka harus
ada upaya aktif dan produsen untuk melakukan usaha penjualan dan promosi
penjualan yang agresif. Pada umumnya organisasi atau perusahaan menerapkan
konsep produk ini jika mereka mengalami kelebihan kapasitas produksinya.
4. Konsep
Pemasaran
Konsep yang sangat berbeda dengan tiga
konsep yang telah diuraikan adalah konsep pemasaran. Konsep ini berpendapat
bahwa menentukan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan
kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan efisien merupakan kunci utama
dalam mencapai sasaran dan tujuan organisasi. Jadi di sini kebutuhan pasarlah
yang paling diutamakan bukan kebutuhan atau kepentingan penjual.
5. Konsep
Pemasaran Sosial
Jadi dalam konsep ini hubungan yang saling
menguntungkan harus terjadi antara ketiga belah pihak (bukan dua pihak) yaitu
pelanggan, produsen/penjual, dan masyarakat luas. Berkaitan dengan konsep
tersebut maka dewasa ini para produsen berlomba-lomba menciptakan produk yang
tidak merugikan bagi kepentingan umum, misalnya lemari pendingin dan AC yang
tidak merusak lapisan ozon, kendaraan yang hemat energi dan bebas polusi,
kemasan produk barang yang bisa didaur ulang, dan lain-lain.
KESIMPULAN
Pada intinya manajemen pemasaran adalah
suatu proses yang dilakukan untuk menganalisa, merencanakan,
mengimplementasikan, melaksanakan, mengendalikan sekaligus mengawasi kegiatan
pemasaran suatu perusahaan agar tujuan atau target perusahaan bisa tercapai
secara lebih efektif dan efisien. Manajemen pemasaran memiliki peranan yang
sangat penting dalam keberhasilan suatu perusahaan.
DAFTAR
PUSTAKA
- Anonim,2017. Pengertian manajemen pemasaran. Dalam http://blogpengertian.com/pengertian-manajemen-pemasaran/
- Bayu,Pramutoko.Management pemasaran. Dalam https://bayu96ekonomos.wordpress.com/modul-materikuliah/manajemen-pemasaran/
- Rahmani,Ani,2017. Konsep penting dalam manajemen pemasaran. Dalam https://www.jurnal.id/id/blog/2017/5-konsep-penting-dalam-manajemen-pemasaran
- Ciku, 2009. Definisi Pemasaran dan Manajemen Pemasaran. Ciku.tyepad.com. dalam http://ciku.typepad.com/blog/2009/12/definisi-pemasaran-dan-manajemen-pemasaran.html
- Heriyana, 2018. Manajemen Pemasaran. Mindmeister.com. dalam https://www.mindmeister.com/462915236/manajemen-pemasaran
Juli 12, 2018
ORGANISASI BISNIS DENGAN MANAJEMEN PEMASARAN
@Startup-13, @Proyek-L10
Devi Yanti Naibaho
Daffa Aziz Tandjung
Lestari Febrina Tanjung
Naqi Min Gil
ABSTRAK
Pemasaran
pada dasarnya merupakan suatu proses perpindahan barang atau jasa dari tangan
produsen ke tangan konsumen. Secara ideal perlu didukungan oleh semua pihak,
baik secara langsung maupun tidak langsung, berjasa dalam meraih keuntungan
bisnis secara layak hal ini muncul dengan alasan bahwa keuntungan yang
diperoleh bisnis, secara logis disebabkan karena jasa pihak lain terkait dengan
kata lain, pencapaian tujuan bisnis terwujud karena telah didukung oleh sumber
daya manusia.
KATA KUNCI
Manajemen pemasaran, dan organisasi
bisnis
1.
PENDAHULUAN
Definisi
umum dari organisasi bisnis adalah suatu identitas ekonomi yang diselenggarakan
dengan tujuan bersifat ekonomis dan sosial.Tercapainya tujuan ekonomi dan
sosial dari kegiatan bisnis. keuntungan yang diperoleh dari aktivitas
berorganisasi dalam bisnis selayaknya dipergunakan sebagai instrumen untuk
mencapai tujuan dan maksud yang lebih luas dan komperhensif bagi kseluruhan
pihak yang terkait, baik yang bersifat ekonomi maupun sosial. Baik yang terkait
dengan sang pencipta sebagai pemilik sumber daya maupun kepada
pihak-pihak yang memanfaatkan hasil bisnis.
2.
RUMUSAN MASALAH
1. Apa pengertian,
ruanglingkup Organisasi Pemasaran?
2. Mengapa organisasi pemasaran perlu dalam suatu perusahaan?
3. Bagaimana Organisasi Pemasaran, bisnis, dan kerjasama Menurut pandangan Islam?
2. Mengapa organisasi pemasaran perlu dalam suatu perusahaan?
3. Bagaimana Organisasi Pemasaran, bisnis, dan kerjasama Menurut pandangan Islam?
3.
PEMBAHASAN
A. Aspek Organisasi
Pemasaran
1. Pengertian Organisasi
1. Pengertian Organisasi
Menurut
Stephen P. Robbins (1993), organisasi adalah unit sosial yang terdiri dari dua
orang atau lebih yang dikoordinasikan untuk mencapai sejumlah tujuan.
Menurut James D. Money (1977), organisasi merupakan setiap kerja sama manusia untuk mencapai tujuan bersama. Sedangkan menurut Dwight Waldo (1953), organisai adalah struktur antarhubungan pribadi yang berdasarkan atas wewenang format dan kebiasaan-kebiasaan di dalam suatu sistem administrasi.
2. Pengertian Organisasi Pemasaran
Menurut James D. Money (1977), organisasi merupakan setiap kerja sama manusia untuk mencapai tujuan bersama. Sedangkan menurut Dwight Waldo (1953), organisai adalah struktur antarhubungan pribadi yang berdasarkan atas wewenang format dan kebiasaan-kebiasaan di dalam suatu sistem administrasi.
2. Pengertian Organisasi Pemasaran
Untuk
mengetahui apa itu organisasi pemasaran, kita perlu meninjau aspek organisasi
pemasaran. Dengan mengetahui aspek organisasi pemasaran kita dapat memahami apa
organisasi pemasaran itu sebenarnya.
Organisasi pemasaran adalah pola hubungan kerja antara dua orang atau lebih dalam susunan hierarki dan pertanggungjawaban untuk mencapai tujuan di bidang pemasaran.
Organisasi pemasaran adalah pola hubungan kerja antara dua orang atau lebih dalam susunan hierarki dan pertanggungjawaban untuk mencapai tujuan di bidang pemasaran.
Menurut
Peter Drucker mendefinisikan organisasi pemasaran adalah organisai yang
memahami kebutuhan dan keinginan para pembeli, dan secara efektif mampu
mengkombinasikan serta mengarahkan keterampilan dan sumber daya ke semua bagian
organisasi dalam rangka memberikan kepuasan maksimal kepada konsumennya.
B. Mengapa
Organisasi Pemasaran Perlu dalam Suatu Perusahaan?
Ada empat alasan utama perlunya suatu
perusahaan menyusun organisasi pemasaran, yaitu:
·
Untuk membedakan
tugas dengan tugas lainnya di bidang pemasaran, sehingga dapat meningkatkan
efisiensi dari individu yang ada menspesialisasi usaha-usaha atau dirinya.
Kegiatan yang dapat dispesialisasikan di dalam bidang pemasaran adalah kegiatan
promosi dan advertensi, kegiatan operasi penjualan, dan kegiatan penelitian dan
pengembangan pemasaran.
·
Untuk memberikan kemungkinan dilakukannya
koordinasi atas tugas-tugas atau usaha-usaha dan tenaga-tenaga yang ada
sehingga kegiatan yang dilaksanakan dapat efektif.
·
Untuk menentukan atau memberikan batasan
tanggung jawab dan wewenang yang dibutuhkan oleh tenaga-tenaga yang ada dalam
melaksanakan tugas-tugasnya. Deskripsi yang lengkap dari suatu jabatan mencakup
pernyataan mengenai tanggung jawab dari seorang manajer yang mempunyai tanggung
jawab untuk itu.
·
Sebagai sarana atau alat untuk menyokong dan
mencerminkan pelaksanaan strategi pemasaran yang menyeluruh. Sebenarnya
organisasi pemasaran dapat berupa pendorong maupun pembatas bagi penentuan
strategi pemasaran dari suatu perusahaan.
C. Peranan
Organisasi Pemasaran dalam pencapaian Tujuan Pemasaran
Pimpinan
di bidang pemasaran sering gagal menilai atau kurang menghargai sepenuhnya akan
pentingnya peranan organisasi yang baik. Hal ini terutama karena telah
sedemikian lamanya penjabat atau pimpinan tersebut berkecimpung dalam
pelaksanaan kegiatan atau operasi pemasaran. Akibatnya beberapa pimpinan hanya
menekankan pada pelaksanaan operasi kegiatan pencapaian target di bidang
pemasaran dengan sarana organisasi yang asal ada dan umumnya kurang efisien.
Walaupun demikian, tidak berarti tidak ada pimpinan di bidang pemasaran yang
telah bekerja secara efektif dan efisien dengan menggunakan sarana organisasi pemasaran
yang baik atau sehat.
Di
samping itu, perlu pula disadari bahwa usaha pelaksanaan kegiatan pemasaran
tidak mungkin hanya dilakukan sendiri oleh satu orang. Oleh karena itu, usaha
pelaksanaan kegiatan pemasaran dilakukan oleh sekelompok orang harus
diorganisasi dan dikoordinasi sehingga dapat diharapkan tercapainya tujuan dan
sasaran dalam bidang pemasaran. Sedangkan tujuan pemasaran dalam suatu
perusahaan tidak terlepas dari tujuan perusahaan secara keseluruhan. Adapun
tujuan perusahaan secara umum adalah agar perusahaan dapat hidup, berkembang,
dan bersaing. Hal ini pula yang menjadi landasan bagi tujuan di bidang
pemasaran dari perusahaan tersebut. Dengan demikian organisasi pemasaran
sebenarnya ditujukan untuk menunjang pencapaian tujuan perusahaan.
KESIMPULAN
Suatu
organisasi pemasaran adalah wadah kegiatan dibidang pemasaran dan merupakan
alat untuk mencapai tujuan dan alat untuk melaksanakan strategi pemasaran.
Organisasi pemasaran mempunyai peranan yang penting dalam pencapaian tujuan di
bidang pemasaran dan tidak terlepas dari tujuan perusahaan. Oleh karena itu,
perlu adanya organisasi pemasaran yang baik atau sehat agar tetap dapat
menunjang pelaksanaan kegiatan pencapaian tujuan perusahaan yang sekaligus
tujuan bidang pemasaran.
Sesuai
dengan apa yang kita bahas, selain organisasi pemasaran dalam paradigma modern,
perlu juga mengkaji organisasi/kerjasama dalam pandangan Islam yang telah
diuraikan sebelumnya. Pemakalah mempunyai pendapat mengenai kedua steatment
tersebut, sesungguhnya prinsip organisasi, bisnis, kerjasama/musyarokah itu
dibenarkan dan dibolehkan dalam Islam sebagaimana telah kita uraikan
sebelumnya, asalkan tidak adanya kecurangan serta penipuan yang akan dapat
menyebabkan salah satu pihak menanggung kerugian, oleh karena itu marilah kita
bersama-sama beroganisasi, bekerja dengan menanamkan prinsip aqidah, akal yang
bersih dan sehat dan berpedoman kepada al-Quran dan al- Hadist.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim. 2011. Manajemen pemasaran.
Wordpress.com. dalam
Diakses, 12 Februari 2011
Ashter. Suwito 2012. Organisasi
pemasaran. Blogspot.com. dalam
Diakses, 4 Januari 2012
Rohman. Irfandy 2014. Makalh manajemen
pemasaran, blogspot.com. dalam
Diakses, 29 Januari 2014
Anitasari. Nuraini 2018. Peran penting
manajemen pemasaran. Zahiraaccounting.com. dalam
Diakses, 12 Januari 2018
Anonim. 2014. Manajemen pemasaran.
Wordpress.com. dalam
Diakses, 14 November 2014
Langganan:
Postingan (Atom)



