Tampilkan postingan dengan label @L08-Rizky. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @L08-Rizky. Tampilkan semua postingan
Juli 16, 2018
Juli 15, 2018
Manajemen SDM, Operasi dan Produksi
Abstrak
Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, pelaksanaan dan pengawasan terhadap pengadaan, pengembangan, pemberian balas jasa, pengintegrasian, pemeliharaan, dan pemisahan tenaga kerja dalam rangka mencapai tujuan organisasi.
Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, pelaksanaan dan pengawasan terhadap pengadaan, pengembangan, pemberian balas jasa, pengintegrasian, pemeliharaan, dan pemisahan tenaga kerja dalam rangka mencapai tujuan organisasi.
Juli 05, 2018
SALAH SATU FAKTOR MENJADI PENGUSAHA SUKSES!
MANAJEMEN FUNGSIONAL
Rizky AP (@L08-Rizky)
M. Aldy Firdausi N. (@L11-Aldy)
M. Arief Afifuddin (@L12-Arief)
@Startup-L04, @Proyek-L08
ABSTRAK
Artikel
ini ditulis untuk membantu seorang pengusaha baru yang ingin mengetahui
faktor-faktor apa saja yang dibutuhkan oleh seorang pengusaha baru dalam
membangun usahanya yang salah satu faktornya adalah harus adanya sebuah
manajemen yang baik dan benar untuk mengaturnya.
KATA KUNCI
Manajemen,
manajemen fungsional, perusahaan, wirausaha, pengusaha, wiraswasta, manajer,
sukses, organisasi
PENDAHULUAN
Manajemen
fungsional adalah sebuah bentuk supaya kontribusi pada suatu departemen dapat
bertahan pada tingkatan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Manajemen
Fungsional (Manajer Fungsional) = Aktivitas Manajer Madya agar tujuan
organisasi bisa tercapai.
Tujuan
manajemen fungsional adalah untuk mempertahankan kontribusi departemen pada
tingkat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
PEMBAHASAN
Sebuah
sumber daya manusia menjadi tidak berharga lagi bila mana manajemen sumber daya
manusia mempunyai sebuah kriteria yang lebih rendah dari yang dibutuhkan oleh
perusahaan. Kedengarannya hal itu kejam, akan tetapi dalam sebuah perusahaan
hal itu sangatlah dipegang teguh.
Adapun
aktivitas dari manajemen fungsional tersendiri terdiri dari manajemen sumber
daya manusia (MSDM), manajemen operasional (MOP), manajemen pemasaran (MP), dan
manajemen keuangan.
1. MSDM
·
Mary
Parker Follett
ManajemenSumberDayaManusiaadalahsuatuseni
untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi melalui pengaturan orang-orang lain
untuk melaksanakan berbagai pekerjaan yang diperlukan, atau dengan kata lain
tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.
·
Edwin
B. Flippo
Manajemen Sumber Daya Manusia
adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan
kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi,
pengintegrasian, pemeliharaan dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai
berbagai tujuan individu, organisasi dan masyarakat.
2. MOP
·
Produksi
adalah penciptaan atau penambahan faedah, bentuk, waktu dan tempat atas
faktor-faktor produksi sehingga lebih bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan
manusia.
·
Produk
adalah hasil dari kegiatan produksi yang berwujud barang dan jasa.
·
Produsen
adalah orang atau badan ataupun lembaga lain yang menghasilkan produk.
·
Produktivitas
adalah suatu perbandingan dari hasil kegiatan yang sesungguhnya dengan hasil
kegiatan yang seharusnya.
·
Pelaksanaan
kegiatan–kegiatan manajerial dalam pemilihan, perancangan, pembaharuan,
pengoperasian, dan pengawasan sistem produktif.
3. MP
·
Serangkaian
kebijaksanaan dalam penyediaan barang dan jasa yang tepat kepada orang yang
tepat, pada waktu yang tepat,harga yang tepat, dengan komunikasi yang tepat.
·
Keputusan2
yg diambil dalam MP dikenal dgn Marketing Mix (bauran pemasaran) atau 4P,
yaitu:
1.
Produk
2.
Price
3.
Place
(distribution)
4.
Promotion
4. MK
Aktivitas menyediakan segala
kebutuhan finansial yang berhubungan dengan operasional perusahaan atau
organisasi.
Dari
pendekatan fungsional maka kita dapat menyederhanakan hal tersebut menjadi beberapa
kategori. Berikut ini kategorinya:
1.
PERENCANAAN (PLANNING)
Dalam
hal ini kita perlu mendefinisikan tujuan, penetapan strategi agar dapat
mencapai tujuan tersebut, serta mengembangkan sebuah rencana agar dapat
mengintegrasikan serta menkoordinasikan aktivitas dari perusahaan.
2.
PENGORGANISASIAN (ORGANIZING)
Pada
tahap ini kita peru untuk menyusun (menata) kerja yang mana dibutuhkan oleh
perusahaan agar mencapai target (tujuan) dari perusahaan.
3.
MEMIMPIN (LEADING)
Untuk
yang terakhir kita juga perlu untuk dapat bekerja sama serta dapat memanfaatkan
orang-orang agar dapat mencapai sebuah tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Ketiga
hal tersebut perlu kita perhatikan betul-betul karena ketiganya merupakan
syarat yang cukup penting dalam manajemen fungsional.
DAFTAR PUSTAKA
Mei 18, 2018
DASAR BERBISNIS
ORGANISASI BISNIS
Rizky AP (@L08-Rizky)
M. Aldy Firdausi N. (@L11-Aldy)
M. Arief Afifuddin (@L12-Arief)
@Startup-L04, @Proyek-L07
ABSTRAK
Artikel ini ditulis untuk membantu dalam
mengetahui dasar dan fungsi dari manajemen dalam suatu organisasi.
KATA KUNCI
Manajemen, Organisasi, Bisnis, Manajer, Organisasi Bisnis
PENDAHULUAN
Dalam suatu lingkungan bisnis kita memerlukan suatu organisasi yang
akan mengatur jalannya bisnis di dalamnya. Dalam masyarakat yang bergerak maju,
organisasi harus dikelola secara efektif. Oleh sebab itu, dalam rangka
memperoleh tujuan berbisnis tersebut diperlukan peran organisasi yang optimal.
Organisasi bisnis lebih menekankan pada tujuan profit atau keuntungan, karena
dengan keuntungan itu organisasi bisnis dapat mempertahankan kelangsungan
operasinya, organisasi tersebut dikenal dengan nama perusahaan.
PEMBAHASAN
Manajemen dapat didefinisikan sebagai serangkaian kegiatan (termasuk
perencanaan dan pembuatan keputusan, pengorganisasian, pimpinan dan
pengendalian) yang diarahkan pada sumber daya organisasi (tenaga kerja,
keuangan, fisik dan informasi) yang bertujuan untuk mencapai sasaran organisasi
dengan cara yang efisien dan efektif (Menurut R.W. Griffin dalam bukunya yang
berjudul Management, 2013:5).
Secara etimologi, kata manajemen berasal dari Bahasa Perancis kuno yaitu
Mḗnagement, yang memiliki arti “seni melaksanakan dan mengatur”.
Manajemen adalah suatu cara/seni mengelola sesuatu untuk dikerjakan
oleh orang lain. Untuk mencapai tujuan tertentu secara efektif dan efisien yang
bersifat masif, kompleks dan bernilai tinggi tentulah sangat dibutuhkan
manajemen.
4 fungsi pokok manajemen
1. Planning (merencanakan):
menerapkan tujuan dan menentukan cara-cara untuk mencapai tujuan
2. Organizing (mengorganisasikan):
mengatur pekerjaan-pekerjaan, orang-orang dan sumber-sumber daya untuk mencapai
tujuan
3. Leading (memimpin): memotivasi,
mengarahkan, mendorong dan mempengaruhi orang-orang untuk bekerja keras meraih
tujuan organisasi
4. Controlling (mengontrol):
memantau kinerja, membandingkan dengan tujuan, dan mengambil langkah-langkah
perbaikan
Orang yang bergerak di bidang manajemen disebut “manajer”. Manajer berorientasi
kepada pekerjaan, manusia, sumber daya dan pencapaian.
Untuk dapat berjalan dan mencapai tujuan tertentu, maka manajer
membutuhkan suatu wadah yang disebut dengan organisasi.
Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerjasama dalam struktur dan
kordinasi tertentu dalam mencapai serangkaian tujuan tertentu (Griffin,2002).
Seorang manajer yang baik adalah menajer yang mampu membentuk orang
yang dapat menggantikannya.
Baik buruknya kualitas suatu organisasi di tentukan oleh baik buruknya
seorang manajer dalam memilih sumber daya dan orang yang tepat untuk ditunjuk
dan dipercayakan menempati kedudukan dalam organisasi tersebut.
Secara terminologis, bisnis adalah sebuah kegiatan atau usaha. Biasa
juga dikatakan sebagai suatu aktivitas terpadu yang meliputi pertukaran barang,
jasa atau uang yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih yang mempunyai tujuan
untuk memperoleh keuntungan.
KESIMPULAN
Organisasi bisnis adalah suatu organisasi yang melakukan aktivitas
ekonomi dan bertujuan untuk menghasilkan keuntungan (profit).
DAFTAR PUSTAKA
Nuansata. 2017. Pengertian Dan Dasar Manajemen, Untuk Memulai Bisnis
Yang Wajib Anda Ketahui. http://nuansatani.com.
Di akses pada tanggal 18 Mei 2018.
Windasirumapea. 2012. Manajemen Dan Organisasi Bisnis. https://windasirumapea.wordpress.com.
Di akses pada tanggal 18 Mei 2018.
DAFTAR LINK
http://www.lepank.com
Mei 03, 2018
Komunikasi kepemimpinan dalam organisasi

Rizky AP (@L08-Rizky)
M. Aldy Firdausi N. (@L11-Aldy)
M. Arief Afifuddin (@L12-Arief)
@Startup-L04, @Proyek-L05
ABSTRAK :
Komunikasi kepemimpinan merupakan salah satu topik yang menarik untuk
dibahas keterkaitannya dengan komunikasi organisasi. Seorang pemimpin
organisasi harus memiliki gaya komunikasi kepemimpinan yang tepat agar bisa
membawa organisasinya mencapai tujuannya.
USAHA JAMAN NOW

JADI
PENGUSAHA DIGITAL? SIAPA TAKUT!
Rizky AP (@L08-Rizky)
M. Aldy Firdausi N.
(@L11-Aldy)
M. Arief Afifuddin
(@L12-Arief)
@Startup-L04,
@Proyek-L06
Narasumber : Radyum
Ikono, M. Eng. (co founder sahabatbeasiswa.com)
Keuntungan jadi
pengusaha
1. Peluang untuk kaya jauh lebih besar
dibanding jadi karyawan
PERKEMBANGAN BISNIS
Maret 23, 2018
KONSEP KEMAJUAN USAHA
KREATIFITAS + INOVASI = KEMAJUAN
Rizky AP (@L08-Rizky)
M. Aldy Firdausi N. (@L11-Aldy)
M. Arief Afifuddin (@L12-Arief)
@Startup-L04,
@Proyek-L03
ABSTRAK
Artikel
ini ditulis untuk membantu seorang pengusaha baru yang ingin mengetahui
faktor-faktor apa saja yang dibutuhkan oleh seorang pengusaha baru dalam
membangun usahanya.
KATA KUNCI
Pengusaha
Baru, Kreatif, Kreatifitas, Inovasi, Inovatif
PENDAHULUAN
Semakin
berkembangnya kebutuhan dan semakin kompleksnya permasalahan yang dihadapi seseorang
pengusaha menuntut cara berpikir kreatif bagi pengusaha tersebut.
Inovasi-inovasi baru juga diharapkan lahir dari hasil-hasil pemikiran yang
kreatif sebagai usaha peningkatan kualitas bisnisnya.
Untuk
mewujudkan kreativitas dan menciptakan inovasi-inovasi baru dalam dunia
kewirausahaan di Indonesia memerlukan pengusaha-pengusaha yang kreatif dan inovatif,
yang memiliki konsep berpikir kreatif. Untuk mewujudkan hal ini membutuhkan
sebuah perubahan bagi pengusaha dalam melatih cara berpikirnya kearah berpikir
kreatif dan inovatif. Kreativitas sebenarnya adalah potensi yang dimiliki oleh
setiap manusia sejak lahir, dan dapat dibentuk serta dilatih. Untuk itulah
sangat penting memberikan pelatihan bagi pengusaha dalam merangsang pola pikir
kreatifnya.
PEMBAHASAN
“Kreativitas
adalah suatu kemampuan untuk menyelesaikan masalah yang member kesempatan
individu untuk menciptakan ide2 asli/adaptif fungsi kegunaannya secara penuh
untuk berkembang” (Widyatun,1999)
Kata
“Kreatif” merupakan kata yang berasal dari bahasa Inggris To Create, yang merupakan singkatan dari :
·
Combine
(menggabungkan) –penggabungan suatu hal dengan hal lain
·
Reverse
(membalik) –Membalikan beberapa bagian atau proses
·
Eliminate
(menghilangkan) –menghilangkan beberapa bagian
·
Alternatif
(kemungkinan) –Menggunakan cara, bahan dll dengan yang lain.
·
Twist
(memutar) –memutarkan sesuatu dengan ikatan
·
Elaborate
(memerinci) –memerinci atau menambah sesuatu
Jadi,
berpikir kreatif berarti :
Ø Melepaskan diri dari pola umum yang sudah tertanam
dalam ingatan.
Ø Mampu mencermati sesuatu yang luput dari pengamatan
orang lain.
"Inovatif
yaitu usaha seseorang—dengan mendayagunakan pemikiran, kemampuan imajinasi,
berbagai stimulan, dan individu yang mengelilinginya—dalam menghasilkan produk
baru, baik bagi dirinya sendiri ataupun lingkungannya."
"Berpikir
inovatif yaitu proses berpikir yang menghasilkan solusi dan gagasan di luar
bingkai konservatif."
Syarat-syarat
berpikir inovatif
-
Elastisitas yang
tinggi
-
Produktivitas
yang tinggi
-
Orisinalitas
yang tinggi
-
Sensitivitas
yang tinggi
Syarat-syarat
inovasi
-
Menghasilkan
produk yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungannya.
-
Menghasilkan
produk yang relatif baru.
- Menghasilkan
produk yang memenuhi kebutuhan individu ataupun kelompok.
Kreatif
dan inovatif itu sangatlah diperlukan dalam kehidupan sehari hari. Karena
kreatif dan inovatif itu sangat menentukan kualitas hidup kita. Apalagi dalam
bidang kewirausahaan, kita dituntut untuk memiliki jiwa yang kreatif inovatif
karena keduanya akan menentukan hasil usaha kita.
Menurut
Rahmat (2014), maju mundurnya bisnis akan ditentukan oleh kreativitas seorang
pengusaha. Bisa jadi, sebuah bisnis saat ini maju atau berjalan. Namun perubahan
akan terus berlanjut. Bisa jadi, bisnis sudah tidak bisa lagi berkembang akibat
perubahan yang ada. Disini, kreativitas kita sebagai seorang pengusaha diperlukan
untuk mengubah cara kita menjalankan bisnis dan menghasilkan produk atau jasa
baru sesuai dengan perkembangan pasar. Pasar membutuhkan solusi dan manfaat. Untuk itu, seorang pengusaha harus inovatif, artinya menciptakan produk dan
jasa yang diterima oleh masyarakat (pasar). Inovasi tidak selalu harus yang
wah, tetapi sejauh mana produk atau jasa itu bermanfaat untuk sebanyak mungkin
orang.
Inovasi di awali dari sebuah ide. Kemudian
mengubah ide itu menjadi sesuatu yang bermanfaat. Nah, ide dihasilkan dari
kreativitas. Jadi, kreatif dan inovatif adalah 2 hal yang harus ada pada
seorang pengusaha dan saling berhubungan.
Ada
banyak cara berpikir kreatif yang bisa kita kuasai. Berikut adalah 5 cara
diantaranya bisa kita gunakan yang cukup ampuh.
1. Teknik SKAMPERR.
Yaitu teknik menSubtitusi, Kombinasi, Adaptasi, Memperbesar, Penggunaan lain,
Eliminasi, Re-arrange (mengatur ulang), dan Reverse (kebalikan).
2. Asosiasi. Asosiasi adalah menghubungkan satu hal dengan hal
lain dan akan menghasilkan ide baru.
3. Meminjam Pikiran
Orang. Teknik menggunakan
cara pandang dan wawasan miliki orang lain agar mampu menghasilkan ide yang tak
terpikirkan oleh kita.
4. Membelokan
Asumsi. Ini adalah teknik
dimana kita akan melepaskan diri dari kungkungan berpikir dengan cara mengubah
asumsi.
5. Dengan intuisi. Bagaimana mendapatkan ide dengan intuisi kita.
Adapun
5 Cara Melatih Berpikir Kreatif, yaitu
1. Gunakan teknik-teknik berpikir kreatif. Semakin
dilatih, kita akan semakin kreatif. Bahkan kita bisa berpikir kreatif secara
otomatis tanpa menggunakan urutan teknis.
2. Mau membuka diri terhadap pendapat orang lain.
Bacalah buku, ikuti seminar, bicaralah dengan orang lain, tanyalah orang lain,
dan sebagainya.
3. Pergilah ke tempat yang belum pernah dikunjungi. Agar
mata kita terbuka melihat hal-hal baru.
4. Latihlah untuk selalu terbuka terhadap ide aneh atau
gila sekali pun. Termasuk saat bingung terhadap ide tersebut.
5. Belajarlah keterampilan baru, yang tidak berhubungan
dengan bisnis atau pekerjaan kita.
KESIMPULAN
Kreativitas
dan inovasi tidaklah suatu hal yang sama, karena berdasarkan pengertian diatas,
dapat dilihat bahwa antara keduanya ada suatu tahapan yang berbeda.
·
Kreativitas
adalah proses timbulnya ide yang baru, sedangkan inovasi adalah
pengimplementasian ide itu sehingga dapat merubah dunia.
·
Kreativitas
membelah batasan dan asumsi, dan membuat koneksi pada hal hal lama yang tidak
berhubungan menjadi sesuatu yang baru, dan inovasi mengambil ide itu guna
mejadikannya menjadi produk atau servis atau proses yang nyata.
Tetapi
diantara keduanya juga memiliki persamaan, yaitu :
·
Sama-sama dapat
membawa perubahan terhadap lingkungan
·
Sama-sama
berhubungan dengan sebuah gagasan baru
·
Sama-sama
menghasilkan nilai tambah bagi produk
DAFTAR PUSTAKA
Materi
Pelengkap Modul Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kemenkeu
Wahyudi,
Eko. 2013. Pengertian Kreatif dan
Inovatif. https://www.kompasiana.com.
Diakses pada tanggal 23 Maret 2018.
Rahmat.
2014. Cara Berpikir Kreatif Dan Inovatif
Dalam Bisnis. http://www.zonasukses.com.
Diakses pada tanggal 23 Maret 2018.
Maret 16, 2018
UBAHLAH POLA PIKIR
Kenapa penting Pola pikir positif? Sebab sebagai
kunci bagi kehidupan untuk mencapai kesuksesan
Saya pernah mengalami yang namanya sial ? karena
waktu itu saya berfikir negatif saya menganggap itu adalah hal yang buruk dalam
hidup saya.
Maret 08, 2018
JANGAN TAKUT JADI PENGUSAHA!
FAKTOR
MENJADI PENGUSAHA SUKSES
Oleh :
Rizky AP (@L08-Rizky)
M. Aldy Firdausi N. (@L11-Aldy)
M. Arief Afifuddin (@L12-Arief)
ABSTRAK
Tidak semua orang ingin menjadi
seorang pengusaha tapi setiap orang ingin menjadi seorang yang sukses dalam
setiap pekerjaannya. Meskipun tidak semua orang menginginkan menjadi seorang
pengusaha tapi setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi seorang
pengusaha dalam bidang apapun.
Di era ini, sudah banyak orang yang
memiliki kesadaran untuk membuka usahanya sendiri. Sudah banyak
pengusaha-pengusaha kecil yang baru memulai usahanya yang sebenarnya
kebanyakkan dari mereka sebelumnya adalah seorang karyawan di sebuah
perusahaan.
Seorang pengusaha baru sangat
membutuhkan motivasi untuk menjadi pengusaha yang sukses. Dan untuk menjadi
seorang pengusaha yang sukses, seseorang membutuhkan kesiapan jiwa dan raga
yang mendalam untuk menghadapi segala rintangan yang menghadang.
KATA KUNCI
Pengusaha, Pengusaha yang sukses,
Faktor kesuksesan
PENDAHULUAN
Pengusaha atau wirausahawan adalah
orang yang melakukan aktivitas wirausaha yang dicirikan dengan pintar atau
berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun
manajemen operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur
permodalan operasinya.
Untuk menjadi pengusaha yang sukses harus memiliki
ide atau visi bisnis (business vision) yang jelas, kemudian ada kemauan dan
keberanian untuk menghadapi risiko baik waktu maupun uang.
Suatu usaha
dikatakan berhasil di dalam usahanya apabila setelah jangka waktu tertentu
usaha tersebut mengalami peningkatan baik dalam permodalan, skala usaha, hasil
atau laba, jenis usaha atau pengelolaan. Seseorang yang memiliki kewirausahaan
tinggi dan digabung dengan kemampuan manajerial yang memadai akan menyebabkan
dia sukses dalam usahanya. Selain dari laba, keberhasilan usaha dapat dilihat
dari target yang dibuat oleh pengusaha, bahwa kita dapat menganalisis
keberhasilan usaha dengan mengetahui kinerja suatu perusahaan.
PEMBAHASAN
Steers (1978), memberikan beberapa
kriteria penting sebagai indikator keberhasilan usaha, yaitu: kemampuan
menyesuaikan diri, produktifitas, kepuasan kerja, kemampuan mendapatkan laba
dan pencarian sumber daya.
Seorang pengusaha di dalam menekuni
usahanya bertujuan untuk meraih keberhasilan. Sebagai pengelola usaha, pengusaha
harus dapat mengorganisasi, memanfaatkan, dan meningkatkan sumber daya yang
tersedia sedemikian rupa sehingga mampu bersaing dan berkompetitif dengan
pelaku usaha lain serta dapat pula memanfaatkan setiap kesempatan yang ada.
Untuk menjadi seorang pengusaha
yang sukses bisa dipelajari bukan hanya karena bakat, keberuntungan atau bahkan
faktor keturunan semata. Salah satu caranya yang paling ampuh adalah dengan
menempatkan pola pikir kita menjadi seorang pengusaha sukses. Dengan begitu
maka Kita akan dapat menerapkan pola hidup seorang pengusaha sukses. Termasuk
dalam hal memperlajari strategi untuk mendapatkan uang. Seorang pengusaha
sukses mampu melihat dunia dan memiliki pola pikirnya sendiri. Dan pola pikir
inilah yang mampu menjadi pembeda dari seorang pengusaha sukses dengan jutaan
orang yang lainnya. Dimana ketika jutaan orang pada umumnya melihat masalah,
namun seorang pengusaha sukses justru akan melihat sebuah peluang. Saat jutaan
orang memilih untuk mengakui sebuah kagagalan dan menyerah. Seorang pengusaha
sukses justru menilai sebuah kegagalan sebagai tantangan untuk menjadi lebih
baik.
Adapun hal-hal yang biasa dilakukan
adalah
- Selalu lakukan penilaian dan juga evaluasi diri.
Sebelum Kita membayangkan untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses. Ada baiknya Kita tilik kembali apakah Kita sudah memiliki cukup bekal untuk menuju kearah sukses. Mulailah untuk menulis apa saja kekurangan serta kelebihan Kita sebanyak-banyaknya. Kemudian cobalah untuk mengelompokkan point-point tersebut dalam beberapa bagian. Misalnya dalam hal pengetahuan dan pengalaman. Kemudian yang termasuk dalam keterampilan dan juga kegemaran. Dan yang terakhir yang berhubungan dengan kepribadian Kita. - Menjadi sosok yang lebih proaktif.
Sebenarnya, hampir semua orang memiliki ide yang unik dan juga menarik. Namun, sayangnya hanya sedikit dari mereka yang mau untuk merealisasikan ide tersebut. Seseorang yang memiliki sifat proaktif akan lebih cenderung memiliki sifat inisiatif. Saat tidak adanya peluang, mereka tidak akan menyerah. Namun, justru akan mencari atau membuat peluang yang baru. kebalikan dari orang yang proaktif adalah orang yang reaktif. Dimana orang yang memiliki sifat reaktif akan cenderung menunggu adanya instruksi. Atau dia hanya akan menunggu sampai munculnya peluang baru. Sehingga dia baru akan bertindak ketika mendapatkan aksi dari orang lain terlebih dahulu.Untuk itulah penting untuk menjadi seorang yang proaktif. Karena Kita akan dapat memberikan kekuatan serta pilihan untuk diri Kita sendiri. Kita akan memiliki kendali penuh terhadap aksi untuk mencapai sebuah kesuksesan. Sehingga lebih baik Kita meninggalkan sifat reaktif sekarang juga dan mulai beralih menjadi proaktif. - Luangkanlah waktu untuk memikirkan hal-hal yang
kreatif.
Sebelum Kita menjalankan sebuah bisnis. Maka Kita perlu meluangkan waktu Kita dan membiarkan pikiran Kita memikirkan hal-hal kreatif yang akan menginspirasi. Hanya dengan sebuah kreativitaslah Kita akan mengahsilkan ide-ide yang cerdas dan dapat dikembangkan menjadi sebuah bisnis nantinya. Lalu bagimana caranya untuk dapat meningkatkan kreativitas diri Kita? Kita bisa melakukan trip singkat. Mungkin berjalan-jalan di tengah taman atau kebun yang sejuk dan menikmati alam. Atau mungkin dengan membaca buku ditempat yang tenang dan lingkungan yang kondusif. Bisa juga berjalan atau bepergian santai sambil berkendara. Yang penting Kita aktif dan tidak bermalas-malasan seharian dirumah atau di kamar. - Belajarlah dari orang lain.
Setiap adanya pola pikir yang Kita ambil maka tentu saja akan mempengaruhi cara Kita berpikir. Dan akan berujung pada bagaimana Kita akan bertindak. Maka jika tidak dimulai dengan sebuah pola pikir yang baik. Selamanya mungkin Kita tidak akan pernah bisa melihat peluang yang ada disekitar Kita. Namun, hanya dengan mulai menerapkan pola pikir seorang pengusaha yang sukses. Maka persepsi Kita mengenai dunia akan berubah secara total. Setelah Kita memiliki pola pikir sama seperti pola pikir pengusaha sukses. Maka Kita baru akan menyadari bahwa ternyata ada banyak sekali peluang untuk menuju kesuksesan yang ada disekitar Kita. Untuk itulah jangan pernah takut untuk melihat dan juga belajar dari orang lain. Terutama dari mereka yang sudah berhasil meraih kesuksesan atau sudah menjalani proses pembelajaran untuk menjadi sukses. - Bekerjalah sesuai dengan passion yang Kita miliki.
Terkadang mungkin Kita merasa bingung. Sebenarnya bisnis apa yang paling cepat mendatangkan kesuksesan. Atau bisnis bidang apa yang bisa membawa Kita pada kesuksesan. Dan jawabannya adalah semua bisnis bisa. Asalkan, apapun bisnis yang Kita pilih untuk Kita jalankan merupakan sebuah bisnis yang sesuai dengan passion Kita. Bisnis dalam bidang apapun, jika dijalankan sesuai dengan passion. Maka Kita akan merasa senang menjalankannya. Dan menjadikan Kita lebih bersemangat dalam berbisnis. Sehingga mental Kita lebih kuat, dan tidak mudah untuk goyah. - Harus berani mengambil resiko yang ada.
Untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses, tentu saja tidak bisa Kita raih jika Kita hanya berdiam diri saja. Apalagi, Kita memiliki pendirian hanya untuk menunggu uang yang datang. Orang yang sukses, mereka pasti bekerja keras dan berani dalam mengambil setiap resiko yang ada. Semuanya demi mendapatkan keuntungan dan memperoleh kekayaan. Kita baru dapat disebut sebagai seorang yang sukses. Saat Kita telah mampu untuk melipat gkitakan kesuksesan Kita. Dengan kata lain, Kita harus melangkah kedepan, bukan hanya berjalan ditempat saja. Namun, perlu diingat, bahwa bukan berarti Kita harus berani mengambil resiko secara buta. Melainkan, harus penuh dengan kalkulasi. Yaitu dengan membandingkan setiap resiko dan juga peluang yang ada. Hal tersebut untuk memajukan bisnis Kita. Kita haruslah menjadi seseorang yang penuh dengan perhitungan. - Membuat tujuan, menentukan target, menguji target
dan memperbaiki peluang.
Kita harus memiliki tujuan yang jelas. Tuliskan apa saja tujuan Kita menjalankan bisnis tersebut. Jangan hanya tujuan secara umum namun harus lebih jelas dan mengarah pada satu hal saja. Tujuan yang dimaksud adalah bukan tujuan jangka panjang. Namun tujuan jangka pendek Kita dalam menjalankan bisnis itu untuk apa.
Maka langkah berikutnya adalah buat
sebuah target. Yang mana target ini yang nantinya akan menjadi tolak ukur.
Apakah tujuan Kita dapat tercapai dengan baik atau tidak. Setelah mempunyai
sebuah target untuk mencapai sebuah tujuan. Maka selanjutnya adalah Kita bisa
menguji apakah target tersebut layak atau tidak. Misalnya yaitu dengan
menggunakan sampel untuk melihat reaksi dan juga memperoleh feedback dari
bisnis yang akan kita jalankan. Dan dari situ juga Kita akan mendapatkan sebuah
langkah untuk bisa memperbaiki hal-hal yang masih kurang dalam bisnis Kita.
Bagi sebagian orang menjadi focus
pada suatu bisnis tertentu bukanlah sesuatu yang mudah. Apalagi jika usaha yang
ditekuninya ternyata tidak juga mendatangkan
suatu keuntungan yang besar. Maka orang tentu saja akan lebih memilih
untuk beralih pada usaha yang bisa mendatangkan keuntungan yang lebih besar
dalam waktu yang singkat. Dan hal tersebut, justru membuat mereka untuk
kehilangan focus pada bisnis meraka.
DAFTAR PUSTAKA
Kudo. 2017. 7 Cara Menjadi Pengusaha Sukses dari Nol Terbaru. https://kudo.co.id. Diakses pada tanggal 8
Maret 2018.
Surya, Mahendra. 2012. Entreprener: Keberhasilan Usaha. http://mahendra-s-h-fpsi05.web.unair.ac.id. Diakses
pada tanggal 8 Maret 2018.
DAFTAR LINK
Langganan:
Postingan (Atom)






