Tampilkan postingan dengan label @L15-Fateh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @L15-Fateh. Tampilkan semua postingan

Juli 14, 2018

Tips Manajemen Pemasaran

@L13-Huda , @L14-Khalil, @L15-Fateh, @Proyek-L10, @Startup-L05
Oleh Huda, Gibran, dan Fateh

ABSTRAK
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep manajemen pemasaran agar mahasiswa/i dapat memahami bagaiamana merancang strategi dengan baik dalam memasarkan produk.

KATA KUNCI
Manajemen Pemasaran, Perencannaan, penganalisaan

PENDAHULUAN
Dalam berbisnis, manajemen adalah suatu hal penting yang harus diperhatikan. Selain manajemen keuangan, manajemen pemasaran juga memiliki peranan yang penting untuk keberhasilan usaha atau kegiatan Anda. Sebab pemasaran yang baik bisa memberikan hasil yang bagus pula pada omset pendapatan Anda. Manajemen seringkali diartikan sebagai suatu proses perencanaan, penggerakan, pengorganisasian dan pengawasan untuk bisa mencapai tujuan atau target yang sudah ditentukan. Sedangkan pemasaran adalah kegiatan yang dapat membantu para pelaku usaha untuk menciptakan nilai ekonomi. Nilai ini dapat menentukan harga jasa atau produk yang ditawarkan.

PERMASALAHAN
1.      Apa pengertian manajemen pemasaran ?
2.      Apa fungsi manajemen pemasaran ?
3.      Apa saja konsep manajemen pemasaran ?

PEMBAHASAN

PENGERTIAN MANAJEMEN PEMASARAN

menurut para ahli datang dari Handoko dan Dharmmesta (1982) yang menjelaskan bahwa manajemen dalam pemasaran merupakan suatu kegiatan pokok yang harus dilakukan oleh pihak perusahaan agar bisa mempertahankan kelangsungan perusahaannya. Dengan adanya manajemen ini, perusahaan juga dapat berkembang serta mendapatkan keuntungan yang diinginkan.
Sedangkan menurut Kotler (1980), manajemen pemasaran merupakan perencanaan, penganalisaan, pengawasan dan pelaksanaan program-program yang pada dasarnya bertujuan untuk memunculkan pertukaran dengan pasar atau sasaran yang dituju agar tujuan perusahaan bisa tercapai.

FUNGSI MANAJEMEN PEMASARAN

  • ·         Melakukan riset terhadap konsumen
  • ·         Melakukan distribusi produk atau barang
  • ·         Memberikan layanan atau service kepada pelanggan
  • ·         Meningkatkan dan mengembangkan produk
  • ·         Menetapkan harga
  • ·         Membuat kegiatan pemasaran menjadi lebih efektif dan efisien.
  • ·         Mengevaluasi strategi promosi dan distribusi
  • ·         Menjalin komunikasi dengan konsumen
  • ·         Memenuhi kebutuhan konsumen dan pasar


KONSEP MANAJEMEN PEMASARAN

1.      Konsep Produksi
Dalam konsep berwawasan produksi berpendapat bahwa konsumeri menyukai produk yang tersedia di mana-mana dan dengan harga murah. Produsen yang berwawasan produksi mi perhatiannya senantiasa tertuju pada usaha mencapai efesiensi produksi yang tinggi serta daerah penyaluran yang luas bagi barang hasil produksinya. Konsep produksi ini merupakan konsep yang klasik dan tertua dalam sejarah perkembangan pemasaran.
2.      Konsep Produk
Produsen yang berwawasan produk berpendapat hahwa konsumen hanya akan memilih produk yang berkualitas, atau mempunvai kelehihan-kelebihan lain yang sifatnya inovatif menurut anggapan produsen. Oleh karenanya produsen disini akan memusatkan perhatiannya untuk membuat produk yang lebih baik dan yang adadanselalu berusaha terus untuk mengembangkan dan menyempurnakannya dan kurang memperhatikan masukan darn pelanggan.
3.      Konsep Penjualan
Dalam konsep ini produsen berpendapat bahwa agar konsumen membeli produk yang dihasilkan oleh organisasi maka harus ada upaya aktif dan produsen untuk melakukan usaha penjualan dan promosi penjualan yang agresif. Pada umumnya organisasi atau perusahaan menerapkan konsep produk ini jika mereka mengalami kelebihan kapasitas produksinya.
4.      Konsep Pemasaran
Konsep yang sangat berbeda dengan tiga konsep yang telah diuraikan adalah konsep pemasaran. Konsep ini berpendapat bahwa menentukan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan efisien merupakan kunci utama dalam mencapai sasaran dan tujuan organisasi. Jadi di sini kebutuhan pasarlah yang paling diutamakan bukan kebutuhan atau kepentingan penjual.
5.      Konsep Pemasaran Sosial
Jadi dalam konsep ini hubungan yang saling menguntungkan harus terjadi antara ketiga belah pihak (bukan dua pihak) yaitu pelanggan, produsen/penjual, dan masyarakat luas. Berkaitan dengan konsep tersebut maka dewasa ini para produsen berlomba-lomba menciptakan produk yang tidak merugikan bagi kepentingan umum, misalnya lemari pendingin dan AC yang tidak merusak lapisan ozon, kendaraan yang hemat energi dan bebas polusi, kemasan produk barang yang bisa didaur ulang, dan lain-lain.

KESIMPULAN
Pada intinya manajemen pemasaran adalah suatu proses yang dilakukan untuk menganalisa, merencanakan, mengimplementasikan, melaksanakan, mengendalikan sekaligus mengawasi kegiatan pemasaran suatu perusahaan agar tujuan atau target perusahaan bisa tercapai secara lebih efektif dan efisien. Manajemen pemasaran memiliki peranan yang sangat penting dalam keberhasilan suatu perusahaan.

DAFTAR PUSTAKA
  1. Anonim,2017. Pengertian manajemen pemasaran. Dalam http://blogpengertian.com/pengertian-manajemen-pemasaran/
  2. Bayu,Pramutoko.Management pemasaran. Dalam https://bayu96ekonomos.wordpress.com/modul-materikuliah/manajemen-pemasaran/
  3. Rahmani,Ani,2017. Konsep penting dalam manajemen pemasaran. Dalam https://www.jurnal.id/id/blog/2017/5-konsep-penting-dalam-manajemen-pemasaran
  4. Ciku, 2009. Definisi Pemasaran dan Manajemen  Pemasaran. Ciku.tyepad.com. dalam  http://ciku.typepad.com/blog/2009/12/definisi-pemasaran-dan-manajemen-pemasaran.html
  5. Heriyana, 2018. Manajemen Pemasaran. Mindmeister.com. dalam https://www.mindmeister.com/462915236/manajemen-pemasaran

Juli 12, 2018

Manajemen SMOP ( Sumberdaya Manusia, Operasi, dan Produksi )




@L13-Huda , @L14-Khalil, @L15-Fateh, @Proyek-L09, @Startup-L05
Oleh Huda, Gibran, dan Fateh



Abstarak :
Masih lanjutan artikel yang kemarin nih guys. Kemarin kita membahas tentang manajemen fungsional  kali ini yang kita bahas adalah aktivitas dari manajemen fungsiional tersebut yaitu Manajemen SOP ( Sumberdaya Manusia, Operasi, dan Produksi ) Yuk gan dan sis pantengin sampai bawah yah artikelnya…..

Kata Kunci :
Manajemen Sumberdaya Manusia, Manajemn Operasi, Manajemen Produksi

Pendahuluan
Manajemen SMOP merupakan  bagian-bagian dari manejemen fungsional. Ketiganya mempunyai peran penting dalam menentukan sukses atau tidaknya suatu sistem produksi. Maka di artikel ini akan dijelakan secara detail mengenai hal tersebut.

Rumusan Masalah
Apa konsep dan peran manajemen sumber daya manusia strategis?
Bagaimana pendekatan manajemen operasional?
Bagaimana proses Manajemen produksi ?

Pembahasan

Manajemen Sumberdaya Manusia
Manajemen sumber daya manusia adalah perencanaan, pengorganisasian pengarahan, dan pengawasan kegiatan, pengadaan, pengembangan, pemberian  kompesasi, pengintragasian, pemeliharaan, dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai berbagai tujuan individu, organisasi dan masyarakat (Flipo, 1989).

Sumber daya manusia merupakan bagian penting dari faktor ekonomi organisasi atau perusahaan dan merupakan faktor produksi dan memiliki sifat tidak dapat dipisahkan dari fungsi manajemen. Terdapat  2 alasan sumber daya manusia merupakan peranan penting dalam perusahaan :
  1. Mempengaruhi efisiensi dan efektivitas organisasi
  2. Merupakan pengeluaran utama organisasi dalam menjalankan bisnis

Cakupan MSDM sumber daya manusia
  1.  Melakukan analisis jabatan
  2. Merencanakan kebutuhan tenaga kerja dan merekrut calon tenaga kerja
  3. Menyeleksi calon tenaga kerja
  4. Memberikan orientasi dan pelatihan bagi karyawan baru
  5. Menata olah upah dan gaji
  6. Menyediakan insentif dan kesejahteraan
  7. Menilai kinerja
  8. Mengkomunikasikan (wawancara, penyuluhan, pendisiplinan)
  9. Pelatihan dan pengembangan
  10. Membangun komitmen karyawan
Manajemen Operasi dan Manajemen Produksi
Menurut sojan assauri manajemen produksi dan operasi merupakan proses pencapaian dan pengulitisasian sumber sumber daya untuk memproduksi atau menghasilkan barang barang atau jasa jasa yang berguna sebagai usaha.

ini ciri manajemen operasional :
a) Mempunyai tujuan, yaitu menghasilkan barang dan jasa
b) Mempunyai kegiatan, yaitu proses transformasi
c) Adanya mekanisme yang mengendalikan pengoperasian

Fungsi Manajemen Operasi
  1. Sebagai proses, berupa teknik, yaitu metode yang digunakan untuk mengolah bahan
  2. Sebagai pengorganisasian teknik dan metode, sehingga proses dapat dilaksanakan secara efektif
  3. Sebagai dasar penetapan perencanaan bahan
  4. Sebagai pengawasan atas tujuan penggunaan bahan.

Tujuan Manajemen Operasi
     Tujuan utama dari manajemen operasi dan produksi adalah melaksanakan perencanaan dan pengawasan yang baik agar perusahaan dapat melaksanakan kegiatan pengolahan dengan biaya paling rendah.

Daftar Referensi :
  1. https://jr234blog.wordpress.com/2017/12/27/manajemen-sumber-daya-manusia-pada-manajemen-operasional/
  2. http://ciputrauceo.net/blog/2015/10/29/pengertian-sumber-daya-manusia-dan-manajemen-sumber-daya-manusia
  3. https://ilmumanajemenindustri.com/pengertian-manajemen-sumber-daya-manusia-msdm-ruang-lingkup-msdm/
  4. http://amtadin.blogspot.com/2014/11/manajemen-operasional-pemasaran.html

Aktivitas Manajemen Fungsional

@L13-Huda , @L14-Khalil, @L15-Fateh, @Proyek-L08, @Startup-L05
Oleh Huda, Gibran, dan Fateh


Abstarak :
Manajemen dalam arti mudahnya adalah mengatur semuanya agar menjadi sebuah sistem yang berkerja secara efesien dan efektif. Manajemen harus bersifat fungsional. Kenapa bisa begitu ??? karena jika tidak bisa bersifat fungsonal bagaimana bisa mengatur semuanya, jika hanya mengatur satu sistem saja. Maka disini akan dibahas lebih dalam tentang manajemen fungsional

Kata Kunci :
Manajemen Fungsional, Efektif, dan Efesien

Pendahuluan
Manaejmen Fungsional adalah sebuah bentuk supaya kontribusi pada dalam suatu departemen dapat bertahan pada tingkatan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Pada dasarnya setiap manusia selalu melakukan manejemen fungsional, akan tetapi karena namanya yang begitu asing banyak juga yang tidak tahu mereka sudah melakukan hal tersebut karena mereka belum mngetahui teorinya tapi sudah mempraktekannya. Yuk kita bahas lebih lanjut.

Rumusan Masalah
Apa pengertian dasar manajemen fungsional ?
Apa sih aktivitas manajemen fungsional ?

Pembahasan :

Manajemen Fungsional
Manajemen Fungsional (Manajer Fungsional) = Aktivitas Manajer Madya agar tujuan organisasi bsa tercapai.
Manajemen fungsional adalah untuk mempertahankan kontribusi departemen pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Sumber daya manusia menjadi tidak berharga jika manajemen sumber daya manusia memiliki kriteria yang lebih rendah dari tingkat kebutuhan organisasi.
Pengertian lainnya adalah, manajemen fungsional merupakan sebuah bentuk supaya kontribusi pada dalam suatu departemen dapat bertahan pada tingkatan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Aktivitas Manajemen Fungsional

Adapun aktivitas dari manajemen fungsional tersendiri terdiri dari manajemen sumber daya manusia (msdm), manajemen operasional, manajemen pemasaran, manajemen keuangan. adalah pendekatan manajemen klasik berdasarkan fungsi/tugas.Melalui Pendekatan Fungsional dapat disederhanakan, menjadi :

1. Planning (Merencanakan)
Mendefinisikan tujuan, menetapkan strategi untuk mencapai tujuan, mengembangkan rencana untuk mengintegrasikan dan mengkoordinasikan aktivitas.

2. Organizing (Mengorganisasikan)
Menyusun/menata kerja untuk mencapai tujuan organisasi.

3. Leading (Memimpin/Mengatur)
Bekerja bersama dan memanfaatkan orang-orang untuk mencapai tujuan.
Controlling (Mengendalikan) Memonitor, membandingkan, dan mengoreksi pekerjaan

Adapun aktivitas dari manajemen fungsional tersendiri terdiri dari manajemen sumber daya manusia (msdm), manajemen operasional, manajemen pemasaran, manajemen keuangan.

Daftar Referensi :
  1. http://rocketmanajemen.com/manajemen-fungsional/
  2. https://raranatasha.wordpress.com/2013/01/09/manajemen-fungsional/
  3. https://iinadja.wordpress.com/kuliah/smester-1/managemen-dan-bisnis/bab-iii-manajemen-fungsional/
  4. http://man651.weblog.esaunggul.ac.id/
  5. http://jurnaljam.ub.ac.id/index.php/jam/article/view/305
  6.  


Mei 18, 2018

Sistem Manajemen Dalam Organisasi Bisnis




      @L13-Huda , @L14-Khalil, @L15-Fateh, @Proyek-L07, @Startup-L05
Oleh Huda, Gibran, dan Fateh

Abstrak
Ketika kita memulai untuk berbisnis diperlukan suatu aturan-aturan atau sebuah sistem yang akan mengatur jalannya sebuah rancangan bisnis agar dapat berjalan dengan baik. Bisnis itu sendiri adalah sebuah organisasi yang tidak dapat kita hindarkan. Mana mungkin sih kita menjalakan bisnis hanya seorang diri !!! pasti kita memerlukan bantuan atau tenaga  dari orang lain yang dimana itu merupakn sebuah organisasi. Disini akan dibahas mengenai sistem manajemen yang baik dalam organisasi bisnis. Yuk kita mulai pembahasannya.

Kata Kunci
Sistem manajemen, Organisasi Bisnis, Efektif,


PENDAHULUAN
Manajemen menjadi semakin penting seiring dengan perkembangan zaman, begitu juga organisasi tanpa manajemen akan menjadi sulit. Organisasi diselenggarakan karena adanya kepentingan tujuan yang dicapai, setiap organisasi mempunyai keterbatasan akan sumber daya manusia, uang dan fisik untuk mencapai tujuan organisasi. Keberhasilan mencapai tujuan tergantung pada pemilihan tujuan yang akan dicapai dengan cara menggunakan sumber daya untuk mencapai tujuan organisasi sesuai dengan apa yang diharapakan. Maka salah satu aspek yang diperhatikan adalah faktor manusia. Tanpa adanya kerjasama sulit bagi organisasi untuk mencapai sukses dan adapun kiranya untuk mencapai tujuan tersebut organisasi atau perusahaan seharusnya turut membantu dan menciptakan prestasi kerja karyawan.

RUMUSAN MASALAH
1.      Apa yang dimaksud Manajemen ?
2.      Apa konsep dasar manajemen bisnis ?
3.      Apa manfaat manajemen bisnis ?

PEMBAHASAN

DEFINISI MANAJEMEN
Menurut Wikepidia Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien.

KONSEP DASAR MANAJEMEN BISNIS
1. Mengetahui konsep dasar manajemen dan mengapa manajemen diperlukan dalam sebuah organisasi bisnis.
2. Mengetahui konsep manajemen secara fungsional yang mencakup kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengimplementasian, serta pengendalian dan pengawasan.
3. Mengetahui konsep manajemen secara operasional dalam organisasi bisnis yang mencakup manajemen sumber daya manusia, manajemen produksi atau operasi,manajemen pemasaran, dan manajemen keuangan.

MANFAAT MANAJEMEN BISNIS
1. Membantu dalam menyusun strategi bisnis
Strategi bisnis ini penting untuk menjalankan bisnis kedepannya. Dimana hal ini berguna untuk mengatasi atau meminimalisir terjadinya permasalahan-permasalahan yang terjadi. Sebagai contoh, menyusun strategi untuk melakukan pemasaran barang atau jasa dengan baik. Dengan hal tersebut maka pelaku bisnis dapat menemukan sebuah solusi dari masalah tersebut dan cara pencegahan agar bisnis yang dijalan tidak mengalami kemunduran atau kerugian karena dampak dari strategi yang kurang tepat.
2. Membantu dalam mengalokasikan sumber daya dan waktu
Manajemen memang sering terkait bagaimana mengatur berbagai hal seperti mengatur sumber daya dan waktu. Untuk itu ketika seorang pelaku bisnis memiliki manajemen bisnis yang baik maka juga akan membawa dampak pada cara alokasi sumber daya dan waktu dengan baik pula. Sehingga kegiatan-kegiatan bisnis yang akan dijalankan ataupun yang telah direncanakan dapat berjalan efektif dan efisien.
3. Membantu menciptakan perilaku bisnis positif
Dalam hal menciptakan perilaku bisnis yang positif karena dampak dari manajemen bisnis yang baik ini memiliki beberapa dampak. Seperti misalnya membantu dalam mengintegrasikan perilaku pelaku bisnis pada suatu organisasi atau kelompok, mendorong pelaku bisnis untuk berfikir pada masa depan, menjadikan pelaku bisnis menjadi kooperatif, meningkatkan kedisiplinan dan formalitas pada manajemen bisnis serta banyak hal positif lainnya.
KESIMPULAN
Dalam menjalankan sebuah bisnis tentunya pasti mengalami beberapa seperti misalnya terjadi masalah terkait proses pemasaran, produksi atau ataupun proses penjualan. Dimana masalah-masalah yang timbul tersebut biasanya terjadi karena manajemen bisnis yang buruk. Manajemen yang buruk dapat mengakibatkan bisnis yang dijalankan menjadi kacau bahkan mengakibatkan terjadinya kerugian. Sebagai pelaku bisnis memang harus memahami akan pentingnya mengenal manajemen bisnis agar tidak terjadi hal yang buruk pada bisnisnya. Sehingga dengan begitu dapat menemukan sebuah solusi dari permasalahan secara efektif dan efisien dan terhindar dari masalah yang serius seperti mengalami kerugian.

DAFTAR PUSTAKA
  1. Ainul,Fauziyah.2014. Organisasi manajemen bisnis. Dalam http://ainainulfauziyah.blogspot.co.id/2014/11/makalah-organisasi-manajemen-bisnis.html
  2. Fitri,Anggarsari.2017.pentingnya mengenal manajemen bisnis. Dalam https://zahiraccounting.com/id/blog/pentingnya-mengenal-manajemen-bisnis/
  3. Hasibuan, Malayu, Manajemen= Dasar, Pengertian dan Masalah, (PT Bumi Aksara: Jakarta), 2005
  4. Widyatmini. 1996. Diktat Pengantar Bisnis. Gunadarma : Jakarta. DH Basu Swastha DR. 1998. Pengantar Bisnis Modern. Liberty : Yogyakarta. Solihin Ismail. 2006 . Pengantar Bisnis. Prenada Media : Jakarta http://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis
  5. Sugeng.2012. Manajemen bisnis. Dalam https://sugengfarmarindo.wordpress.com/category/artikel-manajemen-bisnis/

April 19, 2018

Membangun Bisnis dari Komunitas

@L13-Huda , @L14-Khalil, @L15-Fateh, @Proyek-L06, @Startup-L05
Oleh Huda, Gibran, dan Fateh





Abstarak
Takut untuk mulai membangun bisnis sendiri ! Yuk kita mulai membangun bisnis dari sebuah komunitas. Hah emang bisa ??? Bisa ajalah, kenapa engga bisa coba. Membangun bisnis sendiri dengan membangun bisnis dengan komunitas memiliki beberapa keutungan sendiri terutama dalam hal promosi dan efektifitas waktu. Bukankah seorang Bill Gates juga sukses karena bisnis komunitas ??? maka dari itu di artikel iini akan di kupas bagaimana cara memulai bisinis komunitas yang sumbernya berasal dari kuliah umum dan beberapa pengalaman orang yang  sudah membagun bisnis komunitas dan di tulis di web. yuklah do it !!!!

Kata Kunci
Bisnis Komunitas, Sahabat Beasiswa, Radyum Ikono

Pendahuluan
Apakah anda pernah berpikir bisa membangun sebuah bisnis dari sebuah komunitas ??? atau anda belum sama sekali terpikir. Ah elah enakan bisnis sendiri kali dari pada bisnis dengan komunitas, untung buat sendiri engga di bagi-bagi ke komunitas. Jikalau masih ada orang yang berpikiran seperti itu memang wajar, akan tetapi tidakah anda berpikir bahwa bisnis yang di kerjakan dengan bersama-sama akan lebih cepat berkembang dari pada dilakukan sendiri !!!  Ada sebuah asumsi banyak teman, banyak rezeki. Asumsi tersebut memanglah benar dan sudah terbukti kebenarnnya. Di artikel ini akan banyak di bahas lohh tentang bisnis komunitas. MAKANYA STAY DI SINI AJA YAK

Permasalahan
  1. Apa itu Bisnis Komunitas ?
  2. Bagaimana Cara Membangun Bisnis dari sebuah komunitas ?
  3. Apa Keutungan yang di dapat dari sebuah Bisnis Komunitas ?

Pembahasan

Bisnis Komunitas
Komunitas bisnis adalah perkumpulan dari sekumpulan orang yang memiliki kesamaan nilai-nilai baik visa ataupun misi. Para anggota bisnis saling berinteraksi antara satu sama lain demi kemajuan bisnisnya. Binis komunitas bisa di mulai dari apa saja baik dari hal kecil terlebbih dahulu maupun hal yang besan nantinya. Yuklah biar ga teori mulu di tampilin nih pengalaman orang yang sukses membangun bisnis komunitas yaitu dari pengalamannya mas  Radyum Ikono, B.Eng, M.Eng



Sahabat beasiswa, sebuah organisasi sociopreneur di bidang pendidikan (kami menyebutnya SocioEduPreneur!), bermula sejak tahun 2012. Sepulang menempuh pendidikan di luar negeri selama kurang lebih 11 tahun, Radyum Ikono, B.Eng, M.Eng (Ikono) memiliki keinginan untuk membantu sebanyak mungkin manusia Indonesia menikmati sensasi kuliah dan mendapatkan beasiswa di dalam maupun luar negeri. Ikono bersama beberapa kawan dekatnya yang berkuliah di luar negeri, seperti Ridwan Salim Sanad, B.Sc (Ridwan), Rahmatri Mardiko, M.Kom (Diko), dan sebagainya mulai melakukan aktivitas konsultasi beasiswa dan menjadi pemateri di seminar-seminar beasiswa.

Hampir setiap minggu mereka mendapatkan permintaan untuk memeriksa aplikasi beasiswa seperti CV, motivation letter, proposal riset, dan lain sebagainya. Sambil berkeliling memenuhi undangan dari sekolah, kampus, radio, maupun komunitas untuk bercerita mengenai informasi dan tips-trik mendapatkan beasiswa di dalam dan luar negeri. Animo yang cukup besar tersebut menyadarkan Ikono, Ridwan, Diko dan beberapa mahasiswa Indonesia di luar negeri akan perlunya sebuah komunitas yang dapat menjembatani para pencari beasiswa dengan para peraih beasiswa.

Puncaknya, pada 15 Desember 2013, disepakati untuk mendirikan sebuah komunitas bernama Sahabat Beasiswa yang dipimpin oleh Ikono sebagai Direktur Eksekutif pertama. Ridwan, Diko, dan juga menggandeng beberapa rekan lain seperti Ridwansyah Yusuf (Yusuf), Nurwenda Novan (Novan), Bening Tirta Muhammad (Bening), dan banyak lainnya juga ikut bergabung sebagai pembina dan pengasuh kegiatan Sahabat Beasiswa.

Di tahun 2014, generasi pertama pengurus Sahabat Beasiswa memfokuskan pada eksistensi dengan mengaktifkan website, social media (Facebook, Twitter), dan memperluas jangkauan seminar ke lebih banyak kampus, dengan dibantu oleh sekitar 20-an volunteers. Babak baru Komunitas Sahabat Beasiswa dimulai pada November 2015. Rapat pengurus menyepakati untuk mengangkat Muhammad Dzarnudji Aziz sebagai Direktur Eksekutif yang baru, ditemani oleh Bhekty Chrisviandi sebagai Direktur Marketing.


Itulah sedikit cerita pengalaman mas ikono membagun  sebuah bisnis komunitas yang dapat membantu banyak orang sampai saat ini. Sekarang mah bukan zamannya lagi sob bisnis mikirin untungnya doang, tapi coba berpikir bagaimana bisnis kita dapat membantu banyak orang J

Daftar Referensi :
  1. https://komunita.id/2016/02/11/sahabat-beasiswa-menjembatani-pencari-beasiswa-dengan-peraih-beasiswa/
  2. http://bisnisonlinewakgeng.blogspot.co.id/2016/05/bisnis-komunitas.html
  3. https://www.kompasiana.com/makarti/bisnis-komunitas-bisnis-tanpa-modal-yang-membawa-banyak-manfaat_5500a2a5a333117f7351178d












April 05, 2018

Komunikasi Unggul Dalam Berwirausaha

 @L13-Huda , @L14-Khalil, @L15-Fateh, @proyek-L05, @Startup-L05
Oleh Huda, Gibran, dan Fateh




ABSTRAK
Dalam artikel ini akan dibahas tentang bagaimana seorang pemimpin dapat melakukan komunikasi dengan baik agar pesan yang ingin disampaikan dapat dapat diterima oleh bawahannya dengan baik dan gaya kepemimpinan yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin agar tujuan dari suatu organisasi dapat tercapai. Lalu bagaimana seorang pemimpin tersebut dapat melakukannya ? selanjutnya akan dibahas dibawah ini.

KATA KUNCI : komunikasi, pemimpin, organisasi

PENDAHULUAN
Dalam kehidupan organisasi, gaya kepemimpinan seorang pemimpin adalah hal yang penting diperhatikan. Kepemimpinan dalam sebuah organisasi dituntut untuk bisa membuat individu-individu dalam organisasi yang dipimpinnya bisa berperilaku sesuai dengan yang diinginkan oleh pemimpin untuk mencapai tujuan organisasi. Maka dari itu seorang pemimpin haruslah bisa memahami perilaku individu-individu di dalam organisasi yang dipimpinnya untuk bisa menemukan gaya kepemimpinan yang tepat bagi organisasinya dan seorang pemimpin juga harus dapat berkomunikasi dengan anggotanya agar pesan yang ingin disampaikannya dapat diterima oleh anggotanya.

PERMASALAHAN
1.    Apa arti komunikasi dan bagaimana proses komunikasi ?
2.    Apa hubungan kepemimpinan dengan komunikasi ?

PEMBAHASAN
1.    Menurut Charles Colley komunikasi adalah mekanisme yang menyebabkan adanya hubungan antar manusia dan yang memperkembangkan semua lambang pikiran, bersama-sama dengan sarana untuk menyiarkannya dalam ruang dan merekamnya dalam waktu. Ini mencakup wajah, sikap dan gerak-gerik, suara, kata-kata tertulis, percetakan, kereta api, telegrap, telepon, dan apa saja yang merupakan penemuan mutakhir untuk menguasai ruang dan waktu.
Proses Komunikasi
Menurut Bovee dan Thill dalam kajian teori kelompok 3 proses komunikasi terdiri dari enam tahap, yaitu:
a)    Pengirim mempunyai suatu ide atau gagasan
b)    Pengirim merubah ide menjadi suatu pesan
c)    Pengirim menyampaikan pesan
d)    Penerima menerima pesan
e)    Penerima menafsirkan pesan
f)     Penerima memberi tanggapan dan umpan balik ke pengirim
2.    Komunikasi dengan kepemimpinan sangat erat hubungannya. Seorang pemimpin harus memiliki wawasan yang luas, jujur, bertanggung jawab , berani dalam mengambil keputusan, dan ia juga harus mempunyai keahlian berkomunikasi yang sangat baik. Karena komunikasi dapat menentukan berhasil atau tidaknya seorang pemimpin dalam menjalankan tugasnya. Setiap pemimpin pasti memiliki bawahannya dimana bawahannya tersebut akan mengeluarkan gagasan/ide yang akan dipaparkan. Sehingga seorang pemimpin tersebut dapat mengambil keputusan berdasarkan gagasan/ide tersebut.
Kepemimpinan yang berhasil mempengaruhi orang lain sangat ditentukan oleh keterampilan dan kemampuan menjalankan fungi komunikasi secara baik karenanya komunikasi yang baik dan menjadi efektif akan ditentukan pula oleh kepercayaan dan keyakinan seorang pemimpin dalam memimpin untuk mempengaruhi bawahan. Keyakinan dan kepercayaan hanya dapat terbentuk apabila pemimpin menyadari suatu lingkungan yang harmonis antara pimpinan dengan para bawahannya yang dapat benar-benar berkomunikasi dengan baik yang sejalan dengan makna fungsi komunikasi.

KESIMPULAN
Kepemimpinan itu merupakan intisari dari manajemen organisasi, sumber daya pokok, dan titik sentral dari setiap aktivitas yang terjadi dalam suatu organisasi. Kepemimpinan bertujuan untuk membantu orang untuk menegakkan kembali, mempertahankan, dan meningkatkan motivasi bawahan. Jadi pemimpin adalah orang yang membantu orang lain untuk memperoleh hasil-hasil yang diinginkan. Seorang pemimpin berperan sebagai seorang pemberi arah, seorang agen perubahan, seorang pembicara dan seorang pembina tim.

DAFTAR PUSTAKA
Onong Uchjono, Kepemimpinan dan Komunikasi, (Bandung: Mandar Maju), 1992.
 Drs. Arni Muhammad, Komunikasi Organisasi, (Jakarta: Bumi Aksara), cet 12, 2011.
Hassan, Abdullah dan Ainon Muhamad. 1998. Komunikasi untuk pemimpin.(Kuala Lumpur: Utusan Publication & Distributors Sdn. Bhd. )


Maret 26, 2018

Era Bisnis Zaman Old and Zaman Now

@L13-Huda , @L14-Khalil, @L15-Fateh, @proyek-L04, @Startup-L05

Oleh Muhammad Huda, Khalil Gibran S, Fateh Halmar

Abstrak

Dunia bisnis berkembang sangat pesat mengikuti kemajuan teknologi dan informasi. Dahulu mungkin saat penjual dan pembeli melakukan transaksi jual dan beli, keduanya harus bertemu secara langsung. Tetapi semua itu berubah semenjak teknologi dan informasi menyerang. Proses jual dan beli bisa di lakukan melalui sebuah smartphone saja. Kita hanya perlu mengklik untuk membeli yang kita inginkan pada zaman now ini. Di artikel ini akan di bahas apa saja era bisnis zaman old, bisnis di zaman now, transisi bisnis  zaman old ke bisnis zaman now, dan bagaimana bisa Ecommerce bertumbuh pesat.

Kata Kunci

Bisnis Zaman Old, Bisnis Zaman Now, Bisnis Konvensional, Ecommerce

Pendahuluan

Pengertian Bisnis menurut Owen adalah suatu perusahaan yang berhubungan dengan distribusi dan produksi barang-barang yang nantinya dijual ke pasaran ataupun memberikan harga yang sesuai pada setiap jasanya. Ketika kita membangun sebuah bisnis kita juga wajib mengikuti perkembangan teknologi dan informasi jika tidak maka bisnis yang sudah kita bangun akan kalah bersaing dengan bisnis yang lain. Yang tadinya bisninya sedang berada di posisi zaman old yaitu bisnis konvensional maka kudu banget nih pindah ke bisnis zaman now yaitu bisnis melalui ecommerce. Kenapa kudu banget kita pidah atau transisi gaya bisnis kita ? padahalkan masih banyak orang yang pergi ke pasar atau mall. Jadi kita engga perlu takut gituh bersaing dengan bisnis zaman now !!! mau tau apa mau tau banget nih jawabanya ? di baca sampai abis yak artikelnya hehehe

Permasalahan
  1. Apa itu bisnis zaman old ?
  2. Apa itu bisnis zaman now ?
  3. Bagaimana transisi bisnis dari zaman old ke zaman now
  4. Mengapa ecommerce berkembang sangat pesat ?

Pembahasan

Bisnis Zaman Old
Bisnis zaman old atau bisnis konvensional yang lebih sering dikenal dengan bisnis offline adalah kegiatan atau transaksi jual-beli yang dilakukan secara langsung, bertatap muka antara penjual dengan pembeli. Bisnis ini mengharuskan kita mempunyai lapak untuk berjualan serta tenaga kerja.

Kelebihan
  • Tidak memiliki persaingan tingkat global
  • Kepercayaan public


Kekurangan
  • Jangkauan pasar begitu terbatas
  • Modal yang cukup besar
  • Memerlukan temoat untuk berjualan

Bisnis Zaman Now

Bisnis zaman now atau Perdagangan elektronik, yang biasa disebut E-Commerce, adalah perdagangan produk atau layanan yang menggunakan jaringan komputer, seperti Internet. Electronic commerce mengacu pada teknologi seperti mobile commerce, transfer dana elektronik, manajemen rantai pasokan, pemasaran Internet, pemrosesan transaksi online, pertukaran data elektronik (electronic data interchange / EDI), sistem manajemen persediaan, dan sistem pengumpulan data otomatis. Jadi tidak perlu lagi bertemu antara penjuan dan pembeli

Kelebihan
  • Jangkuan pasar yang begitu luas
  • Tidak perlu tempat karena bisa dilakukan dimana saja
  • Tidak bergantung pada cuaca
  • Tidak ada batas waktu untuk bejualan

 Kekurangan
  • Kurang di percaya publik
  • Tingkat keamanan yang kurang baik
  • Harus selalu siap di kritik jika kinerja buruk sedikit saja

Jenis Bisnis Ecommerce
  1. Access provider  (Penyedia akses) contohnya : Telkomsel, Xl, Bolt dan lain sebagainya
  2. Search engine (Mesin pencari) contohnya : Google, Mozilla, UC Browser dan lain sebagainya
  3. Online shop (Toko online) contohnya : Tokopedia, Lazada, Bukalapak, dan lain sebainya
  4. Content provider (Penyedia konten) contohnya : Youtube, Facebook, dan lain sebagainya.

Transisi Bisnis dari Bisnis Zaman Old ke Zaman Now

Ada 2 faktor yang mempengaruhi dan mewajibkan para pengusaha atau pebisnis harus pindah dari zaman old ke zaman now diantarnya :
  1. Pertumbuan pengguna internet di Indonesia cukup massif
  2. Jumlah transaksi e-commerce meningkat signifikan dari tahun ke tahun

Dari kedua hal itu yang menyebabkan para pebisnis berpikir untuk pindah. Selain mendapatkan kemudahan dalam melakukannya, pemasaran menggunakan internet juga menghemat dalam pengualan biaya. Khususnya dalam bidang pemasarannya yang gratis dan dapan menjangkau seluruh orang.

Perkembangan Ecommerce yang Begitu Pesat

Sektor e-commerce terus berkembang pesat di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini tidak lepas dari perkembangan teknologi informasi dan besarnya jumlah penduduk Indonesia.

‎General Manager lembaga riset Kantar Worldpanel Indonesia Venu Madhav menyatakan, Indonesia menawarkan pasar e-commerce yang sangat menjanjikan. Sebab, setengah dari 250 juta populasi Indonesia merupakan masyarakat berumur di bawah 30 tahun yang sudah sangat fasih dengan dunia online.
“Pada pasar online, harga yang tergolong murah dan seringnya promosi menjadi hal yang dianggap menguntungkan bagi konsumen. Itulah alasan dari terus bertumbuhnya pasar online di Asia, termasuk Indonesia,” kata Venu.‎

Kedua, k‎einginan konsumen untuk mendapatkan kenyamanan dan kemudahan akses dalam berbelanja, baik di lingkup global maupun lokal. Menurut Venu, kenyamanan dan kemudahan akses merupakan hal yang mempunyai pengaruh cukup besar, khususnya pada kalangan konsumen dengan gaya hidup modern kesehariannya disibukkan oleh urusan pekerjaan.

“Pada kalangan ini, pasar online menjadi alternatif dimana dapat memudahkan konsumen untuk membantu mereka membuat keputusan belanja di mana pun dan kapan pun,” ungkap Venu.

Semoga Artikel Ini Bermanfaat J

Referensi :
  1. Introduction to E-Commerce: Combining Business and Information Technology 1st edition © 2016 Martin Kütz & bookboon.com
  2. http://agolf.xyz/ini-alasan-e-commerce-berkembang-pesat-di-indonesia/
  3. Adiguna C. Perdana dalam web https://www.halomoney.co.id/blog/pengaruh-bisnis-online-terhadap-bisnis-offline-di-indonesia
  4. http://peluangusahaterkini.com/kelebihan-dan-kekurangan-bisnis-offline-dibandingkan-online/
  5. http://direkturbisnis.blogspot.co.id/2015/12/kelebihan-kekurangan-bisnis-online-dan.html