Tampilkan postingan dengan label @L05-Vaizar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @L05-Vaizar. Tampilkan semua postingan

Juli 15, 2018

Manajemen Pemasaran dalam Organisasi Bisnis

@L05-vaizar
@proyek-L10
@startup-L02














Abstrak
Majunya sebuah perusahaan di dukung oleh bagaimana sistem pemasaran atau marketing dari perusahaan tersebut. pemasaran juga menjadi indikator bagaimana perkembangan dari perusahaan maupun bisnis.

Kata kunci : Manajemen Pemasaran
Rumusan Masalah

kurang maksimalnya perkembangan sebuah perusahaan tergantung dari sebuah manajemen pemasaran tersebut,karena pemasaran adalah hal yang lebih produktif untuk mencapai omset yang ditargetkan sebuah perusahaan, Maka tidak salah , sebuah perusahaan memberikan gaji yang tinggi untuk seorang sales didalam ruang lingkup perusahaan tersebut.

Pendahuluan

 Banyak orang sering menggunakan istilah pemasaran untuk kegiatan periklanan atau penjualan. Semuanya itu sebenarnya hanyalah merupakan sebagian dari kegiatan pemasaran. Penjualan sebenarnya hanyalah merupakan salah satu bagian kegiatan pemasaran yaitu hanya menyangkut kegiatan transaksi yang sesungguhnya dilakukan. Periklanan merupakan salah satu metode kegiatan promosi yang merupakan bagian lain dari kegiatan pemasaran yaitu menyangkut aktifitas komunikasi. Sedangkan pemasaran meliputi masalah penetapan produk, harga, saluran distribusi dan promosi oleh perusahaan selain kegiatan penjualan di atas. (Pandji Anoraga, 1997)

Pembahasan

Manajemen pemasaran merupakan suatu proses perencanaan dan pelaksanaan pemikiran, penetapan harga, promosi, serta penyaluran barang, jasa dan gagasan untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan-tujuan individu serta organisasi. Manajemen pemasaran akan terjadi apabila sekurang-kurangnya satu pihak dari pertukaran potensial memikirkan cara untuk mendapatkan tanggapan dari pihak lain sesuai dengan yang dikehendaki.
Secara umum pengertian manajemen pemasaran bank ialah suatu proses per-encanaan, pelaksanaan, dan pengendalian dari kegiatan menghimpun dana, menya- lurkan dana, dan jasa-jasa keuangan lainnya dalam rangka memenuhi kebutuhan, keinginan, dan kepuasan nasabahnya.
Dari pengertian tersebut dapat diuraikan bahwa manajemen pemasaran bank adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan para nasabahnya terhadap produk dan jasa perbankan, baik produk simpanan, pinjaman, atau jasa-jasa lainnya. Penyediaan keinginan serta kebutuhan produk bank ini wajib dilakukan melalui perencanaan yang matang, baik perencanaan jangka pendek maupun jangka panjang. Kemudian dilaksanakan oleh banker yang professional. Setelah itu perlu dilakukan pengawasan dan pengendalian secara terus-menerus agar tidak menyimpang dari yang sudah ditentukan. Pada akhirnya, kegiatan pemasaran bank diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan nasabah serta dapat memberikan kepuasan kepada para nasabah.
Kegiatan pemasaran yang dialakukan suatu perusahaan memiliki beberapa tujuan yang akan dicapai, baik tujuan jangka pendek maupun tujuan jangka panjang. Dalam jangka pendek biasanya untuk merebut konsumen terutama untuk produk yang baru diluncurkan. Sedangkan dalam jangka panjang dilakukan untuk mempertahankan produk-produk yang sudah ada agar tetap terkenal..
Secara arti luas tujuan pemasaran bank dapat dijelaskan sebagai berikut:
  1. Memaksimumkan konsumen, dengan kata lain memudahkan merangsang konsumsi, sehingga dapat menarik nasabah untuk membeli produk yang ditawarkan bank secara berulang-ulang.
  2. Memaksimumkan kepuasan konsumen melalui berbagai pelayanan yang diinginkan nasabah.
  3. Memaksimumkan pilihan (ragam produk) dlam arti bank menyediakan berbagai jenis produk bank sehingga nasbah memiliki beragam pilihan pula.
  4. Memaksimumkan mutu hidup dengan memberikan berbagai kemudahan kepada nasabah dan menciptakakn iklim yang efisien.
Setidaknya ada 5 konsep manajamen pemasaran dengan segala kekurangan dan kelebihan yang harus Anda ketahui.

Konsep Produksi
Perusahaan yang mengadopsi konsep ini, berfikir bahwa barang maupun jasa yang dihasilkan haruslah murah, sehingga bisa dibuat kapan saja dan di mana saja agar tidak terjadi masalah dalam penjualan. Secara tidak langsung, perusahaan ini mencoba  manajemen pemasaran melalui upaya penurunan biaya produksi dan penguatan sistem distribusi. Dalam rangka menurunkan biaya produksi ke level minimum, perusahaan akan mengandalkan sistem produksi barang dalam skala besar. Konsep ini akan berjalan dengan baik jika permintaan melebihi stok. Namun, pelanggan tidak selalu  membeli barang atau jasa yang murah dan mudah didapat. Ada saatnya mereka membutuhkan barang berkualitas dengan harga yang pantas.

Konsep Produk
Perusahaan yang menggunakan konsep ini memercayai bahwa kualitas barang maupun jasa yang dihasilkan perusahaan haruslah bagus, sehingga mudah menarik konsumen. Konsep manajemen pemasaran ini, mungkin bisa diterima oleh sebagian konsumen, namun kita tidak boleh lupa, kualitas yang bagus pasti memengaruhi harga, sedangkan bagi sebagian konsumen, harga yang murah masih menjadi tujuan utama untuk membeli barang.

Konsep Penjualan
Perusahaan yang menggunakan konsep ini berpikir bahwa pelanggan tidak boleh dibiarkan sendirian. Perusahaan harus mengarahkan konsumen dengan sebuah teknik penjualan yang harus dipikirkan, karena barang tidak dibeli tetapi barang harus dijual. Dalam konsep manajemen pemasaran ini, perusahaan harus memikirkan usaha penjualan untuk memengaruhi konsumen membeli produknya. Mereka percaya bahwa dengan sistem penjualan yang baik, mereka bisa menjual produk apa saja yang mereka tawarkan. Hal ini terkadang ada benarnya meskipun tidak bisa diandalkan secara terus menerus. Anda mungkin bisa meraih hati pelanggan satu kali disaat pertama promosi, tapi dengan banyaknya kompetitor , bisa jadi pelanggan akan berpindah produk di kemudian hari.

Konsep Pemasaran
Perbedaan antara penjualan dan pemasaran adalah, penjualan lebih menekankan pada produk yang dijual, sedangkan pemasaran lebih tertuju kepada keinginan dan kebutuhan konsumen. Perusahaan yang menggunakan konsep pemasaran menganggap bahwa kepuasan konsumen adalah segalanya, sehingga barang atau jasa yang dihasilkan harus sesuai kebutuhan mereka. Dengan kata lain, perusahaan seperti ini tidak membuat apa yang mereka bisa, tapi membuat apa yang konsumen inginkan. Konsep manajemen pemasaran ini mungkin terkesan modern dan bisa bertahan dalam waktu cukup lama, namun konsep ini hanya bisa dinikmati kalangan tertentu yang memiliki tingkat kesejahteraan lebih.

Konsep Pemasaran Umum
Konsep ini menekankan tidak hanya pada kepuasan konsumen tapi juga memerhatikan manfaat bagi orang lain. Sebagai contoh, jika suatu perusahaan menghasilkan mobil yang rendah bahan bakar tapi menyebabkan polusi. Hal ini hanya membuat konsumennya puas, tapi masyarakat tidak menerima manfaatnya. Perusahaan dengan konsep manajemen pemasaran umum, tidak akan mau menjualnya. Perusahaan dengan konsep ini percaya, bahwa sebuah kesuksesan bisnis akan dipengaruhi oleh kepuasan pelanggan dan memiliki dampak baik yang bisa diterima masyarakat umum, sehingga konsep ini memungkinkan untuk digunakan dan disukai banyak konsumen.

Dari ke 5 penjelasan tentang konsep manajemen pemasaran di atas, banyak hal yang bisa pebisnis dapatkan untuk dipelajari. Setiap konsep memiliki kekurangan dan kelebihan. Setelah pebisnis menentukan konsep yang ingin digunakan,Dia juga harus mulai memikirkan untuk membuat laporan keuangan. Dengan laporan keuangan perusahaan, Pebisnis dapat mengelola keuangan bisnis lebih mudah hingga dapat membuat keputusan bisnis yang tepat

Kesimpulan

Hal yang utama untuk yang perlu untuk diperhatikan perusahaan adalah Manajemen perusahaan ,karena dengan tidak adanya manejemen pemasaran perusahaan yang bagus ,maka perusahaan tersebut rentan Gulung tikar.

Daftar Pustaka
http://indraputrabintan.blogspot.com/2012/09/dasar-pemasaran-peran-pemasaran-dalam.html
http://www.ayoksinau.com/konsep-dasar-manajemen-pemasaran-pengertian-manajemen-pemasaran-pemasaran-dalam-organisasi-dan-masyarakat-dan-konsep-inti-pemasaran-lengkap/
https://www.jurnal.id/id/blog/2017/5-konsep-penting-dalam-manajemen-pemasaran
http://ciungtips.com/2013/09/pentingnya-manajemen-pemasaran-dalam-proses-usaha.html





Bidang Utama Manajemen





@L05-Vaizar
@proyek-L09
@startup-L02












Abstrak
Dalam menjalankan sebuah bisnis atau pun sebuah perusahaan perlu diatur sedemikian rupa sehingga apa yang menjadi tujuan dan misi akan mudah tercapai. Manajemen didalam bisnis merupakan suatu upaya pengaturan yang dilaksanakan secara menyeluruh untuk membangun dan menjalankan sebuah bidang usaha yang profesional, sehingga mampu menggapai tujuan bisnis yang diinginkan. Setiap perusahaan perlu melaksanakan manajemen bisnis dengan efektif agar demi tercapainya satu atau beberapa tujuan perusahaan tersebut.

kata kunci : bagian dari bisnis Manajemen
Rumusan Masalah
Dalam menjalankan usaha atau bisnis perlu adanya manajemen yang lebih lebih mendetail maka dari itu adanya program kerja setiap divisi manajemen.baik manajemen pemasaran,produksi, dan juga pemasaran , dimana ketiga hal ini lebih produktif dan dikedepan kan dalam setiap bisnis usaha.
Pendahuluan
Manajemen suatu perusahaan adalah nyawa dari suatu perusahaan. Manajemen yang menentukan pertumbuhan atau kebangkrutan suatu perusahaan. Dengan adanya suatu pengelolaan dan manajemen yang baik maka suatu perusahaan akan mampu bertahan dari segala tekanan, kendala, dan rintangan yang ada. Bahkan akan berkembang menjadi lebih besar dan lebih baik lagi. Dalam mengelola perusahaan maka ada prinsip dan standarisasi dimana hal-hal tersebut akan sangat membantu perkembangan perusahaan bila diterapkan dengan baik. Prisip dan standar ini bukanlah nilai mutlak dalam kesuksesan suatu perusahaan. Tidak selamanya suatu perusahaan yang telah melakukan segala sesuatunya dengan baik akan sukses. Terkadang ada beberapa kendala atau halangan yang tidak dapat dihindari contohnya tertipu rekan kerja atau tertimpa bencana serta kendala-kendala lainnya.

 Pembahasan
Dalam hal ini ada berapa acuan bidang manajemen yang akan dibahas yaitu : manjemen sumberdaya Manusia,manajemen produksi dan manajemen pemasaran.

1) manajemen sumber Daya Manusia
Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses yang terdiri atas perencanaan, pengorganisasian, pemimpin dan pengendalian kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan analisis pekerjaan, evaluasi pekerjaan, pengadaan, pengembangan, kompensasi, promosi, dan pemutusan hubungan kerja guna mencapai tujuan yang ditetapkan (Panggabean, 2007:15).

Manajemen sumber daya manusia adalah potensi yang merupakan aset dan berfungsi sebagai modal (non material/non finansial) di dalam organisasi bisnis, yang dapat diwujudkan menjadi potensi nyata (real) secara fisik dan non fisik dalam mewujudkan eksistensi organisasi (Sulistiyani dan Rosidah, 2009:11).
sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal.
Dalam manajemen ini seorang manajer dituntut untuk bisa mengelola seluruh sumber daya manusia yang ada agar tetap dapat bekerja dengan kualitas yang baik dan lebih produktif. 
Seseorang yang memegang peranan penting di bagian manajemen sumber daya manusia ini biasanya harus memiliki berbagai kompetensi, seperti kemampuan untuk menyeleksi karyawan baru, melakukan penilaian kinerja karyawan, dan juga menyusun perencanaan karir seluruh karyawan.
Selain itu, untuk mengoptimalkan seluruh sumber daya manusia agar dapat bekerja secara efektif dan efisien, pihak manajemen ini juga dituntut untuk dapat melakukan pembagian tugas dan tanggung jawab pada seluruh staf (Staffing), melakukan evaluasi kinerja karyawan, menyelenggarakan berbagai pelatihan untuk pengembangan SDM, dan juga memberi Reward & recognition pada seluruh sumber daya manusia dalam perusahaan secara adil dan seimbang.
2) Manajemen Produksi

Manajemen produksi merupakan salah satu bagian dari bidang manajemen yang mempunyai peran dalam mengoordinasikan berbagai kegiatan produksi untuk mencapai tujuan. Dalam mengelola kegiatannya, pihak manajemen produksi membuat keputusan-keputusan untuk mencapai tujuan agar barang dan jasa yang dihasilkan sesuai dengan apa yang direncanakan. Dengan demikian, manajemen produksi menyangkut pengambilan keputusan yang berhubungan dengan proses produksi untuk mencapai tujuan perusahaan.
Seseorang yang tergabung dalam manajemen produksi mereka dituntut untuk bisa menghasilkan produk yang sesuai dengan standar yang ditetapkan berdasarkan keinginan konsumen, merancang sistem produksi yang efektif dan efisien, dari mulai pilihan bahan baku, lokasi produksi hingga produk akhir yang dihasilkan dalam proses produksi.
Berbagai kompetensi yang dibutuhkan untuk bisa bergabung dalam tim manajemen produksi ini biasanya seseorang harus memahami sistem produksi, Memahami proses material handling, Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH), memahami perkembangan manajemen produksi, Memahami penentuan lokasi pabrik, Menyusun tata letak peralatan pabrik, memahami perencanaan produk, memahami rancang bangun proses produksi, memahami teknik pemeliharaan, memahami perencanaan kebutuhan material dan lain sebagainya.
3) Manajemen Pemasaran
Adalah salah satu kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan perusahaannya, berkembang, dan mendapatkan laba. Proses pemasaran itu dimulai jauh sebelum barang-barang diproduksi, dan tidak berakhir hanya dengan penjualan. Kegiatan pemasaran perusahaan harus juga memberikan kepuasan kepada konsumen jika menginginkan usahanya berjalan terus, atau konsumen mempunyai pandangan yang lebih baik terhadap perusahaan (Dharmmesta & Handoko, 1982).
Ada banyak hal yang harus dikuasai oleh seseorang yang menjadi bagian dari manajemen pemasaran ini, seperti manajemen branding perusahaan, sistem informasi pemasaran, pemasaran internet, pemasaran relasional dan lain-lain.
Beberapa kompetensi yang harus dikuasai oleh pihak manajemen pemasaran ini diantaranya tentang komunikasi pemasaran, pengetahuan kebijakan harga, peramalan penjualan, statistika bisnis, manajemen pembelian & penjualan, dan lain-lain.
Kesimpulan
ketiga bagian dari Manajemen ini adalah hal utama yang perlu diperhatikan didalam suatu bisnis maupun perusahaan.karena ketiga hal tersebut adalah acuan untuk pengembangan suatu perusahaan maupun bisnis.
Daftar Pustaka
http://rocketmanajemen.com/manajemen-bisnis-2/
https://www.kajianpustaka.com/2016/02/
https://webbisnis.com/
http://pengertianmanagement.blogspot.com/2012/11/management-bisnis.html
http://jurnalmanajemen.com/bidang-bidang-manajemen/















Juli 13, 2018

Kegiatan Manajemen Fungsional

@L05-Vaizar, @proyek-L08
 @startup-L02

















Abstrak
pada dasar nya Manajemen fungsional memiliki beberapa tugas yang diemban oleh setiap divisi Masing-masing, dan dalam Manajemen fungsional juga yang menjadi pengemban Tugas utama adalah seorang Manajer.
Kata Kunci :  Manajer fungsional ,manajemen dalam bisnis
Pendahuluan
 bisnis fungsional merupakan sistem informasi yang ditujukan untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan bisnis perusahaan kepada kelompok orang yang berada pada bagian tertentu dalam perusahaan. Jenis sistem informasi yang mendukung diantaranya akuntansi, keuangan, pemasaran, manajemen operasi dan manajemen sumber daya manusia.

Pembahasan

Manajemen merupakan salah satu proses yang tidak pernah lepas dari 4 nhal ini yakni POAC, planning yang artinya perencanaan, organizing yang artinya pengorganisasian, actuating yang artinya pelaksanaan dan controling yang berarti pengendalian atau pengawasan. Sebuah pekerjaan tidak akan bisa berjalan dengan lancar tanpa adanya 4 hal ini. Bisa kita bayangkan ketika sebuah kegiatan tidak direncanakan dengan matang pastiu hasilnya pun kurang maksimal, begitu juga tanpa sebuah pengawasan sebuah kegiatran tidak akan berjalan dengan maksimal. Dari manajemen fungsional ini akan dibagi kedalam beberapa bagian penting dalam hal mengeksekusi pekerjaan nya, yaitu :
Sistem Pemasaran
Sistem Informasi Pemasaran meliputi pemasaran interaktif (transaksi 2 arah antara perusahaan dan pelanggan), sistem otomatisasi penjualan, CRM, Manajemen Penjualan, Riset pasar, Iklan dan Promosi yang bersasaran (komunitas, isi, konteks, demografis dan fisik dan Perilaki Online, serta Manajemen produk/jasa.

Sistem Produksi
SI produksi termasuk juga manufaktur berkaitan dengan seluruh aktivitas perncanaan dan pengendalian proses dalam menghasilkan produk/jasa.

CIM (Computer Integrated Manufacturing)
Tujuan sistem berbasis komputer dalam produksi harus menyederhanakan/merekayan ulang (reengineering) proses produksi, desain produk dan organisasi pabrik.
a. Otomatisasi
b. Integrasi
Tujuan umum CIM untuk menciptakan proses produksi yang fleksibel dan lincah yang efisien untuk produk yang berkualitas tinggi.

Sistem CIM ini mencakup
a. CAM (Computer Aided Manufacturing)
b. MES (Manufacturing Execution System)
c. Proses kontrol
d. Machine control

CIM ini juga mengintegrasikan Engineering System CAD-Computer Aided Design danCAE(Computer Aided Engineering)dan MRP (Material Requirements Planning)

Sistem SDM
SI SDM (HRIS –Human Resource Information System) selain menangani laporan pengganjian, data karyawan dan penempatan di bidang produksi, kini HRIS juga mendukung perekrutan, seleksi dan penerimaan karyawan, penempatan, penilaian kinerja, analisis kompensasi dan tunjangan karyawan, pelatihan dan pengembangan, kesehatan dan keselamatan kerja.
Internet digunakan Sistem HRM online untuk perekrutan karyawan. Juga banyak terdapat situs web khusus untuk pelamar kerja dan perusahaan yang membutuhkan karyawan.

Sistem Akuntansidan Managemen Keuangan
SI Akuntansi adalah SI tertua yang palign banyak digunakan di berbagai perusahaan.
Umumnya meliputi pemrosesan pesanan pelanggan, pengendalian persediaan, piutang, utang usaha, penggajian, buku Besar (general ledger).
SI Akuntansi online berhubungan dengar pemrosesan transaksi.

Sistem Manajemen Keuangan
Sedangkan SI Keuangan mencakup Manajemen Kas, Manajemen Investasi, Modal Anggaran dan Perencanaan Keuangan. 

Untuk aktivitas manajemen Fungsional itu sendiri yaitu adalah pendekatan manajemen klasik berdasarkan fungsi/tugas.
Melalui Pendekatan Fungsional dapat disederhanakan, menjadi :
1. Planning (Merencanakan)
Mendefinisikan tujuan, menetapkan strategi untuk mencapai tujuan, mengembangkan rencana
untuk mengintegrasikan dan mengkoordinasikan aktivitas.
2. Organizing (Mengorganisasikan)
Menyusun/menata kerja untuk mencapai tujuan organisasi.
3. Leading (Memimpin/Mengatur)
Bekerja bersama dan memanfaatkan orang-orang untuk mencapai tujuan.
Controlling (Mengendalikan)
Memonitor, membandingkan, dan mengoreksi pekerjaanya
Kesimpulan
seorang Manajer memiliki tugas yang begitu vital atau pun penting dalam sebuah perusahaan maupun dalam bisnis , apabila seorang manajer fungsinya dengan baik, maka akan sangat berdampak buruk bagi Perusahaan.
Daftar Pustaka
http://www.organisasi.org/1970/01/manajer-fungsional-functional-manager-dan-manajer-umum-general-manager-gm-arti-definisi-dan-pengertian.html
https://goindoti.blogspot.com/2016/08/sistem-bisnis-fungsional.html
https://www.slideshare.net/
https://dosenekonomi.com/ilmu-ekonomi/manajemen/bidang-bidang-manajemen
https://raranatasha.wordpress.com/2013/01/09/manajemen-fungsional/









Juli 11, 2018

Fungsi Manajemen dalam Bisnis dan Organisasi



@L05-Vaizar , @proyek-L07 , @startup-L02




















Abstrak
Pentingnya manajemen bisnis dalam usaha karena pelaku usaha membutuhkan pengaturan yang efekstif dan efisien untuk menjalankan usahanya. Untuk mengolah yang ada dalam usahany harus menggunakan prinsip manajemen. jika tidak memakai prinsip menajemen maka perjalanan usaha dalam sistem pengelolaannya tersebut tidak bisa berjalan atau beroperasi dengan baik.

Kata kunci
Manajemen dalam Organisasi,Manejemen dalam bisnis

Rumusan Masalah
Apakah yang menjadi peran penting Manajemen dalam sebuah Organisasi maupun Bisnis?
bagaimana mengatur skema manejemen dalam organisasi maupun bisnis Supaya mencapai keberhasilan

Pendahuluan
Dalam menjalankan bisnis, seseorang perlu mendalami tentang ilmu manajemen. Manajemen bisnis inilah yang dapat membantu Anda dalam mengelola dan menjalankan bisnis secara benar dan tepat agar dapat mencapai target-target yang ditetapkan. Tanpa adanya hal tersebut, usaha atau bisnis Anda bisa berantakan dan terlantar.manajemen berperan untuk menetapkan tujuan atau sasaran yang hendak dicapai oleh organisasi, lalu merencanakan cara terbaik demi mencapai tujuan tersebut. Tergantung dari skala perusahaan, perencanaan ini bisa biasanya dilakukan selama beberapa kali, yakni untuk kepentingan perusahaan secara keseluruhan

Pembahasan
Kata Manajemen berasal dari bahasa inggris yaitu manage, atau dalam bahasa indonesia bisa diartikan yaitu mengendalikan atau mengelola.
Definisi Manajemen adalah suatu seni mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan utama dalam suatu organisasi melalui proses perencanaan, pengorganisasian, dan mengelola sumber daya manusia dengan cara efektif dan efisien.

Konsep Manajemen Bisnis
Dalam berbisnis tentu menjadi poin penting yang sangat berperan dalam kesuksesan untuk para pebisnis. Terlepas dari status sebagai pemula atau senior, manajemen bisnis yang baik akan mampu membawa bisnis ke arah yang lebih baik juga. Selain itu ketahanan akan segala jenis tantangan dan hambatan juga bisa menjadi faktor penting dalam berjalannya bisnis Anda. strategi dalam berbisnis pun harus bisa disusun untuk bisa mengetahui tren di pasaran sehingga bisnis tetap bertahan.
Mengingat rencana bisnis adalah seperti konsep pengembangan tertulis dalam bisnis, mala semua gambaran pengelolaan, manajemen, keuangan, pengembangan hingga target dan pemasarannya pun harus terencana secara sempurna. Jangan abaikan target pencapaian jangka pendek hingga jangka panjangnya sehingga hal ini bisa berpengaruh terhadap tata kelola dan manajemen bisnis yang akan Anda jalankan. Perencanaan secara keseluruhan dengan detil dan matang akan membuat gambaran dari bisnis bisa lebih tampak nyata yang membuat Anda lebih mudah dalam menjalankannya.
Komponen Penting Dalam Menyusun Manajemen Bisnis

·         Deskripsi usaha jelas

Apapun bisnis yang akan Anda jalankan, pastikan untuk memiliki deskripsi nya secara jelas yang mampu dipahami secara mudah dan jelas oleh semua orang. deskripsi bisnis ini harus mencakup bentuk usaha, produk nantinya yang akan dijual atau penawaran jasa, untung dan rugi, biaya operasional, harga yang dipatok hingga sistem kerjanya. Sertakan visi dan misi perusahaan serta tujuan yang ingin dicapai. Jangan lupa deskripsikan juga terkait manajemen inti, lokasi usaha, konsep dari manajemen, target pasar hingga keunggulan yang dimiliki.

·         Lakukan analisa pesaing

Selanjutnya, Anda juga perlu melakukan analisa terhadap pesaing untuk bisnis Anda. Hal ini ditujukan agar Anda bisa menciptakan suatu strategi yang tepat untuk bisnis Anda. Lakukan analisa serta pengamatan mendalam sehingga bisa mengetahui dari segi kelemahan dan kekuatan pesaing.

·         Strategi pemasaran

Dengan strategi pemasaran yang baik, maka besaran potensi untuk mendapatkan kesuksesan di pasaran bisa didapatkan. Pastikan merencanakan manajemen bisnis anda dengan tepat mulai dari biaya, promosi produk, tempat, target promosi hingga media untuk berpromosi. Rencanakan seluruh anggaran secara rinci sehingga Anda bisa menghitung segala kemungkinan yang ada.

·         Laporan keuangan

Jangan sampai Anda menyepelekan perihal laporan keuangan perusahaan Anda karena hal ini merupakan hal yang sangat penting. Pastikan untuk mempelajarinya terlebih dahulu. Laporan keuangan tidak melulu rumit dan kompleks, namun Anda bisa membuatnya secara sederhana, asalkan mampu mencakup semuanya. Peng

elolaan anggaran juga menjadi faktor penting agar laporan keuangan senantiasa baik. Rencanakan anggaran secara teliti keseluruhannya sehingga Anda bisa mudah membuat laporan keuangannya. Selalu jujur dan transparan ketika membuat laporan keuangan sehingga kemajuan dan perkembangan usaha bisa tampak.

·         Menjaga kualitas produk dan jasa

Produk atau jasa yang Anda tawarkan menjadi poin penting dalam perjalanan manajemen bisnis. Dengan memiliki produk yang berkualitas dan jasa yang membuat banyak konsumennya puas, maka bisa dipastikan konsumen Anda bisa lebih loyal dan setia. Namun jangan sampai karena loyalitas konsumen tersebut membuat Anda menjadi puas diri sehingga kualitas produk atau jasa yang dijual menjadi semakin berkurang. Pertahankan semua kualitasnya sehingga Anda bisa tetap dipercaya oleh konsumen.
Manejemen organisasi didalam bisnis
Proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk meng antisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.Kegiatan dalam Fungsi Perencanaan.
  • Menetapkan tujuan dan target bisnis
  • Merumuskan strategi untuk mencapai tujuan dan target bisnis tersebut.
  • Menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan.
  • Menetapkan standar / indikator keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis.
Fungsi Pengorganisasian 
proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi.
Kegiatan dalam Fungsi Pengorganisasian
vengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas, dan menetapkan prosedur yang diperlukan.Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggungjawab.Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia/tenaga kerja.
Fungsi Pengarahan dan Implementasi
vProses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.
Kegiatan dalam
Fungsi Pengarahan dan Implementasi
Mengimplementasikan proses ke pemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan.
Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan,Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan
Fungsi Pengawasan dan Pengendalian
Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.
kesimpulan
Manajemen yang baik akan selalu membawa keberhasilan dalam setiap bisnis maupun dalam berorganisasi. Manejemen dapat di Analogikan sebagai Pondasi, yaitu hal yang paling utama untuk dibenahi
Daftar Pustaka
 




























Juli 10, 2018

Komunitas Bisnis



@L05-Vaizar , @proyek-L06 ,
@startup-L02











ABSTRAK
Komunitas bisnis menjadi trending dikalangan masyarakat sosialita saat ini ,dan dari berbagai stakeholder.pebisnis Muda saat ini tentunya ditantang untuk ikut andil dalam kegiatan komunitas bisnis,ditambah dengan banyaknya aplikasi jejaring sosial yang memudahkan setiap orang didalam berkomunikasi

Kata kunci :  Komunitas dan Bisnis
Rumusan Masalah
Bagaimana Langkah-langkah membentuk sebuah komunitas bisnis yang berhasil dan memiliki output yang besar
Bagaimana antusias dari khayalah pebisnis Muda mengikuti tren dari komunitas Bisnis ini

Pendahuluan
Menjalankan dan mengelola sebuah usaha tidak bisa teman-teman lakukan sendirian tanpa melibatkan orang lain. Mungkin masih bisa sih dengan melibatkan sedikit orang dalam mengelola intern bisnis sobat. Namun untuk menunjang perkembangan dan eksistensi bisnis, teman-teman tidak bisa hanya mengandalkan diri sendiri saja. Ide bisnis yang brilian akan tidak maksimal jika hanya dilakukan sobat sendiri saja. Apalagi ketika bisnis yang teman-teman kerjakan saat ini sedang dalam tahapan pengembangan.
Saya ingin menyampaikan kepada teman-teman pebisnis bahwa dalam menjalankan usaha juga sangat penting peran dari sebuah komunitas bisnis. Komunitas bisnis sendiri adalah sekumpulan orang yang mempunyai kesamaan cara pandang bisnis dalam kehidupannya.
Pembahasan
Saat ini komunitas bisnis sudah menjamur di dunia maya dan tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu. Orang dari belahan bumi yang berbeda bisa bersatu dalam sebuah komunitas tanpa pernah bertemu satu dengan yang lain. Kondisi ini tentu menjadi peluang bagi seorang pengusaha, terutama tentu bagi start-up bisnis. Dalam teori bisnis saat ini, kekuatan utama sebuah perusahaan adalah jaringan. Tentu keberadaan komunitas bisnis akan menambah jaringan yang dimiliki oleh start-up dan akan menjadi aset intangible yang bernilai tinggi.
beberapa dampak atau hal positif dari Komunitas Bisnis:
1. Komunitas Bisnis Memperkaya Wawasan
Dengan adanya sebuah komunitas bisnis, sedikit banyak tentu akan menambah wawasan startup dalam dunia bisnis. Baik untuk bisnis yang sama dengan yang pebisnis kerjakan atau mungkin bisnis yang sama sekali berbeda. Dengan bergabung dengan komunitas bisnis, calon pebisnis juga akan memperoleh wawasan yang banyak dan juga bermacam-macam.
Dengan wawasan yang beraneka ragam inilah yang nantinya ke depan akan menambah pengalaman pada cara berpikir seorang pebisnis. Pebisnis juga akan semakin tahu bagaimana cara menghadapi suatu masalah, bagaimana memecahkannya dan bagaimana harus mengambil langkah yang tepat terhadapnya.
2. Komunitas Bisnis Menambah Informasi
Tentu saja hal ini sangat mudah didapatkan oleh seorang pebisnis ketika bergabung dengan sebuah komunitas bisnis. Informasi yang menjadi salah satu faktor kesuksesan sebuah bisnis akan mudah di peroleh ketika bergabung dengan komunitas. Apalagi didukung dengan canggihnya dunia informasi saat ini.Info-info seputar bisnis saat ini begitu mudah menyebar melalui internet, baik dengan media sosial, blog ataupun melalui email.kecepatan dan keakuratan informasi juga sangat membantu pada percepatan bisnis.
3. Komunitas Bisnis Memungkinkan Saling Bertukar Informasi
Dengan begitu terbukanya akses informasi dan mengalir begitu cepat, maka dalam sebuah komunitas yang dibangun memungkinkan untuk saling bertukar informasi. Saling memberi informasi terbaru mengenai ide bisnis sangat mudah dilakukan. Pertukaran informasi seperti ini memungkinkan untuk mendapatkan ide-ide kreatif dalam menjalankan sebuah bisnis. dengan adanya berbagai informasi dari komunitas bisnis, tentu akan memudahkan kita dalam menggali inovasi dan kreasi.
4. Komunitas Bisnis Menjalin Hubungan yang Baik
Dengan membangun sebuah wadah komunitas, rasa persaudaraan akan semakin tumbuh dan semakin kuat. Apa keuntungan dari tumbuhnya rasa persaudaraan ini pada bisnis kita, tentu ada banyak sekali. Karena dalam dunia bisnis tentu saja kita tidak selalu berada pada kondisi yang aman dan nyaman,  memberikan motivasi adalah sangat penting.
5.Pertukaran Informasi Bisnis
Komunitas bisnis memungkinkan seseorang memiliki kedekatan antara anggota satu dengan yang lain. Hal ini merupakan kesempatan pebisnis dan rekan pebisnis untuk saling mengobrol dan bertukar pikiran. Dalam moment seperti ini sering muncul informasi atau gagasan-gagasan baru yang sebelumnya tidak terpikirkan.  Misalnya, dari sharing dengan anggota komunitas Anda menjadi tahu tentang strategi bisnis yang baru, dan sudah berhasil diterapkan.  Bagi seorang start-up, kita harus terus belajar kepada siapapun yang memungkinkan untuk kita bisa maju dalan usaha.
Kesimpulan
komunitas Bisnis memiliki peran andil masing-masing Buka sekedar mencari keuntungan akan tetapi membentuk sebuah ikatan persaudaraan yang bisa saling bertukar pikiran
Daftar Pustaka
https://id.techinasia.com/talk/seberapa-penting-nilai-komunitas-bagi-sebuah-emstartupem-atau-bisnis-lainnya
http://goukm.id/definisi-istilah-istilah-bisnis/
https://www.maxmanroe.com/5-peran-strategis-komunitas-bisnis-dalam-dunia-usaha.html
http://binus.ac.id/malang/2017/09/pentingnya-komunitas-bisnis-bagi-start-up/




Komunikasi dan Model kepemimpinan



 " Komunikasi dan Model kepemimpinan"
 Proyek-L05
@L05-Vaizar
@Startup-L02

















ABSTRAK

Kepemimpinan  adalah proses dalam mengarahkan dan mempengaruhi para anggota dalam melakukan berbagai aktivitas di suatu kegiatan seperti dalam menjalankan bisnis, sedangkan komunikasi adalah proses penyampaian dan pertukaran informasi sekurang-kurangnya antara 2 pihak atau lebih yang berperan sebagai pengirim  dan penerima dengan menggunakkan berbagai media yang ada.  Tipe kepemimpinan dalam mempengaruhi para anggotanya dapat berbeda-beda. Hal ini disebabkan latar belakang pemimpin,budaya, organisasi, maupun dalam hal bisnis.Bentuk komunikasi yang dilakukan pemimpin antar individu yang memiliki perbedaan budaya akanmenimbulkan perbedaan karakter, sehingga membutuhkan penyesuaian agar kegiatan komunikasi dapat berjalan secara efektif terutama dalam berwirausaha.



Kata Kunci : komunikasi dan kepemimpinan

Rumusan Masalah
Bagaimana karakter maupun tipe seorang pemimpin yang bagus?
Bagaimana seorang pimpinan memiliki komunikasi yang Baik terhadap bawahan?

Pendahuluan

Penelitian para ahli ilmu jiwa dalam menjelaskan fenomena bahwa hanya sedikit orang yang mampu menjadi pemimpin dibanding sekian banyak yang menjadi pengikut, mengantarkan pada anggapan bahwa pemimpin mempunyai beberapa ciri unggul yang tidak dipunyai oleh para pengikutnya. Pengamatan awal menunjukkan bahwa sebagian besar pemimpin mempunyai ciri-ciri fisik yang menonjol seperti ukuran badan lebih tinggi dan besar, lebih cerdas, lebih extrovert, dan lebih percaya diri. Karakteristik itulah yang mengantarkan seorang pemimpin untuk mau atau dipaksa mau menerima tanggung jawab yang lebih besar yang merupakan satu dari beberapa syarat menjadi pemimpin.Koontz (Wahjono, 2010:268) mengikhtisarkan ada 4 sifat utama yang berpengaruh terhadap kesuksesan seorang pemimpin, yaitu : (1) kecerdasan, (2) kedewasaan dan keluasan hubungan sosia, (3) motivasi diri dan dorongan berprestasi, dan (4) sikap-sikap hubungan manusiawi.

Pembahasan


Komunikasi dalam menjalankan usaha sangat bermanfaat untuk diterapkan dalam ruang lingkup komunikasi bisnis atau berwirausaha. Teori komunikasi pengusahawan/pemimpin bisa menjadi acuan bagi pengusaha/pemimpin dalam menerapkan gaya komunikasi kepemimpinannya dalam menjalankan Bisnis. Secara umum, komunikasi kepemimpinan memiliki beberapa fungsi seperti fungsi informatif, fungsi regulatif, fungsi persuasif dan fungsi integratif. Berikut adalah manfaat dari mempelajari komunikasi kepeminpinan.
1. Meningkatkan alur informasi
Komunikasi kepemimpinan memiliki fungsi informatif yang artinya proses pertukaran informasi atau ide antara atasan dan bawahan harus terlaksana dengan baik. Bagi atasan, komunikasi kepemimpinan dibutuhkan agar atasan mengetahui kondisi organisasi dan dapat menentukan kebijakan dalam organisasi. Bagi bawahan, komunikasi kepemimpinan bermanfaat untuk memperoleh informasi seperti benefits yang didapat karyawan, izin cuti, jaminan sosial & kesehatan dan informasi lainnya.
2. Melancarkan regulasi
 Komunikasi kepemimpinan juga berfungsi dalam menjalankan regulasi dalam perusahaan atau organisasi. Atasan memiliki wewenang dalam mengatur alur komunikasi. Atasan berhak memberikan instrusi kerja kepada bawahan. Dengan adanya komunikasi kepemimpinan, proses penyampaian instruksi pekerjaan beserta regulasinya bisa berjalan lebih baik.
3. Meningkatkan fungsi persuasif
Salah satu fungsi komunikasi kepemimpinan adalah membuat pemimpin bisa memberikan pengaruh kepada bawahannya untuk mengikuti arahan pemimpin tersebut. Pemimpin yang baik harus memiliki kemampuan persuasif, karena dengan ini maka bawahannya bisa bekerja lebih baik dan tidak sekadar mengerjakan instruksi kerja atasan.
4. Membuat integrasi komunikasi organisasi
Adanya sistem komunikasi kepemimpinan yang baik juga bisa memperlancar proses komunikasi antar pegawai maupun pegawai dengan atasan dalam suatu Bisnis atau Usaha. Dengan mempelajari komunikasi kepemimpinan, atasan bisa menerapkan sistem maupun sarana komunikasi yang bisa mengintegrasikan proses komunikasi di dalam Bisnis.
B. Kepemimpinan
The Traitist Theory of Leadership (Teori Sifat), teori ini mengemukakan sifat-sifat yang dimiliki seorang pemimpin dianggap sebagai ukuran penting sebagai syarat-syarat untuk menentukan potensi kepemimpinan sorang pemimpin.
The Situasional Theory of Leadership (Teori Situasioanl), teori ini mengemukakan kepemimpinan dipengaruhi oleh keadaan enterprenuer dan lingkungan sosial. Gaya kepemimpinan pebisnis dalam keadaan normal dan kritis akan berbeda. Keberhasilan karena pengaruh situasi, artinya ada seorang pemimpin yang berhasil dalam keadaan normal, namun ada pula yang dapat berhasil dengan baik dalam keadaan krisis. Bagi seorang pemimpin sejati keadaan-keadaan darurat justru merupakan kesempatan baik untuk mengatasi keadaan krisis itu.

Tipe Kepemimpinan

Tipe kepemimpinan dalam mempengaruhi para bawahannya dapat berbeda-beda. Hal ini disebabkan latar belakang pemimpin/Pebisnis, usaha yang digeluti, pengikut dan lingkungan usaha.
1. Kepemimpinan Otoriter
Pemimpin menganggap dirinya yang paling berkuasa. Pengarahan pada bawahan dilakukan dengan cara memberikan instruksi atau perintah. Tujuan kepemimpinannya hanya unutk meningkatkan produktivitas kerja dan cenderung tidak memperhatikan kesejahteraan pekerja. Pimpinan menganut sistem manajemen tertutup, sistemnya pun sentralisasi.akan tetapi tipe kepemimpinan ini jarang diterapkan dalam bisnis atau wirausaha bahkan bisa dikatakan tidak pernah
2. Kepemimpinan Partisipatif
Pemimpin melaksanakan kepemimpinannya dengan cara persuasif, menciptakan kerjasama yang harmonis, menumbuhkan loyalitas, dan partisipasi bawahannya. Pemimpin memotivasi bawahan agar mempunyai rasa memiliki perusahaan. Falsafah pemimpin, pemimpin adalah untuk bawahan. Sistem manajemen terbuka dan informasi pembinaan kaderisasi sangat diperhatikan.
3. Kepemimpinan Delegatif
Pemimpin memberikan kewenangan (delegasi) pada bawahan agar besar, sehingga bawahannya diberi keleluasaan dalam mengambil keputusan dan menbuat kebijakan.
Pimpinan menyerahkan tanggung jawab agar bawahan dapat mengendalikan dirinya sendiri dan menyelesaikan pekerjaanya. Para bawahan dituntut untuk memiliki kematangan kemampuan dalam bekerja dan kematangan psikologis atau kemauan dalam bekerja.

Kesimpulan

jadi komunikasi dalam kepemimpinan suatu hal yang harus dimiliki pejiwa bisnis, komunikasi adalah ssegala galanya, Komunikasi yang Baik menghasilkan output yang baik juga

Daftar Pustaka