Tampilkan postingan dengan label @Startup-L04. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @Startup-L04. Tampilkan semua postingan

Juli 16, 2018

MARKETINGISASI


ABSTRAK
Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang manajemen pemasaran dalam bisnis dan mendeskripsikan konsep manajemen pemasaran agar memahami bagaiamana merancang strategi dengan baik dalam memasarkan produk.

Juli 15, 2018

Manajemen SDM, Operasi dan Produksi

Abstrak

Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, pelaksanaan dan pengawasan terhadap pengadaan, pengembangan, pemberian balas jasa, pengintegrasian, pemeliharaan, dan pemisahan tenaga kerja dalam rangka mencapai tujuan organisasi.

Juli 05, 2018

SALAH SATU FAKTOR MENJADI PENGUSAHA SUKSES!


MANAJEMEN FUNGSIONAL

Rizky AP (@L08-Rizky)
M. Aldy Firdausi N. (@L11-Aldy)
M. Arief Afifuddin (@L12-Arief)
@Startup-L04, @Proyek-L08

ABSTRAK
Artikel ini ditulis untuk membantu seorang pengusaha baru yang ingin mengetahui faktor-faktor apa saja yang dibutuhkan oleh seorang pengusaha baru dalam membangun usahanya yang salah satu faktornya adalah harus adanya sebuah manajemen yang baik dan benar untuk mengaturnya.

KATA KUNCI
Manajemen, manajemen fungsional, perusahaan, wirausaha, pengusaha, wiraswasta, manajer, sukses, organisasi

PENDAHULUAN
Manajemen fungsional adalah sebuah bentuk supaya kontribusi pada suatu departemen dapat bertahan pada tingkatan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Manajemen Fungsional (Manajer Fungsional) = Aktivitas Manajer Madya agar tujuan organisasi bisa tercapai.
Tujuan manajemen fungsional adalah untuk mempertahankan kontribusi departemen pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

PEMBAHASAN
Sebuah sumber daya manusia menjadi tidak berharga lagi bila mana manajemen sumber daya manusia mempunyai sebuah kriteria yang lebih rendah dari yang dibutuhkan oleh perusahaan. Kedengarannya hal itu kejam, akan tetapi dalam sebuah perusahaan hal itu sangatlah dipegang teguh.
Adapun aktivitas dari manajemen fungsional tersendiri terdiri dari manajemen sumber daya manusia (MSDM), manajemen operasional (MOP), manajemen pemasaran (MP), dan manajemen keuangan.
1.      MSDM
·         Mary Parker Follett
ManajemenSumberDayaManusiaadalahsuatuseni untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi melalui pengaturan orang-orang lain untuk melaksanakan berbagai pekerjaan yang diperlukan, atau dengan kata lain tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.
·         Edwin B. Flippo
Manajemen Sumber Daya Manusia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai berbagai tujuan individu, organisasi dan masyarakat.
2.      MOP
·         Produksi adalah penciptaan atau penambahan faedah, bentuk, waktu dan tempat atas faktor-faktor produksi sehingga lebih bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan manusia.
·         Produk adalah hasil dari kegiatan produksi yang berwujud barang dan jasa.
·         Produsen adalah orang atau badan ataupun lembaga lain yang menghasilkan produk.
·         Produktivitas adalah suatu perbandingan dari hasil kegiatan yang sesungguhnya dengan hasil kegiatan  yang seharusnya.
·         Pelaksanaan kegiatan–kegiatan manajerial dalam pemilihan, perancangan, pembaharuan, pengoperasian, dan pengawasan sistem produktif.
3.      MP
·         Serangkaian kebijaksanaan dalam penyediaan barang dan jasa yang tepat kepada orang yang tepat, pada waktu yang tepat,harga yang tepat, dengan komunikasi yang tepat.
·         Keputusan2 yg diambil dalam MP dikenal dgn Marketing Mix (bauran pemasaran) atau 4P, yaitu:
1.      Produk
2.      Price
3.      Place (distribution)
4.      Promotion
4.      MK
Aktivitas menyediakan segala kebutuhan finansial yang berhubungan dengan operasional perusahaan atau organisasi.

Dari pendekatan fungsional maka kita dapat menyederhanakan hal tersebut menjadi beberapa kategori. Berikut ini kategorinya:

1. PERENCANAAN (PLANNING)
Dalam hal ini kita perlu mendefinisikan tujuan, penetapan strategi agar dapat mencapai tujuan tersebut, serta mengembangkan sebuah rencana agar dapat mengintegrasikan serta menkoordinasikan aktivitas dari perusahaan.

2. PENGORGANISASIAN (ORGANIZING)
Pada tahap ini kita peru untuk menyusun (menata) kerja yang mana dibutuhkan oleh perusahaan agar mencapai target (tujuan) dari perusahaan.

3. MEMIMPIN (LEADING)
Untuk yang terakhir kita juga perlu untuk dapat bekerja sama serta dapat memanfaatkan orang-orang agar dapat mencapai sebuah tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Ketiga hal tersebut perlu kita perhatikan betul-betul karena ketiganya merupakan syarat yang cukup penting dalam manajemen fungsional.

DAFTAR PUSTAKA


Mei 18, 2018

DASAR BERBISNIS


ORGANISASI BISNIS
Rizky AP (@L08-Rizky)
M. Aldy Firdausi N. (@L11-Aldy)
M. Arief Afifuddin (@L12-Arief)
@Startup-L04, @Proyek-L07

ABSTRAK
Artikel ini ditulis untuk membantu dalam mengetahui dasar dan fungsi dari manajemen dalam suatu organisasi.

KATA KUNCI

Manajemen, Organisasi, Bisnis, Manajer, Organisasi Bisnis

PENDAHULUAN

Dalam suatu lingkungan bisnis kita memerlukan suatu organisasi yang akan mengatur jalannya bisnis di dalamnya. Dalam masyarakat yang bergerak maju, organisasi harus dikelola secara efektif. Oleh sebab itu, dalam rangka memperoleh tujuan berbisnis tersebut diperlukan peran organisasi yang optimal. Organisasi bisnis lebih menekankan pada tujuan profit atau keuntungan, karena dengan keuntungan itu organisasi bisnis dapat mempertahankan kelangsungan operasinya, organisasi tersebut dikenal dengan nama perusahaan.

PEMBAHASAN

Manajemen dapat didefinisikan sebagai serangkaian kegiatan (termasuk perencanaan dan pembuatan keputusan, pengorganisasian, pimpinan dan pengendalian) yang diarahkan pada sumber daya organisasi (tenaga kerja, keuangan, fisik dan informasi) yang bertujuan untuk mencapai sasaran organisasi dengan cara yang efisien dan efektif (Menurut R.W. Griffin dalam bukunya yang berjudul Management, 2013:5).

Secara etimologi, kata manajemen berasal dari Bahasa Perancis kuno yaitu Mḗnagement, yang memiliki arti “seni melaksanakan dan mengatur”.

Manajemen adalah suatu cara/seni mengelola sesuatu untuk dikerjakan oleh orang lain. Untuk mencapai tujuan tertentu secara efektif dan efisien yang bersifat masif, kompleks dan bernilai tinggi tentulah sangat dibutuhkan manajemen.

4 fungsi pokok manajemen

1.   Planning (merencanakan): menerapkan tujuan dan menentukan cara-cara untuk mencapai tujuan

2.  Organizing (mengorganisasikan): mengatur pekerjaan-pekerjaan, orang-orang dan sumber-sumber daya untuk mencapai tujuan

3.     Leading (memimpin): memotivasi, mengarahkan, mendorong dan mempengaruhi orang-orang untuk bekerja keras meraih tujuan organisasi

4.   Controlling (mengontrol): memantau kinerja, membandingkan dengan tujuan, dan mengambil langkah-langkah perbaikan

Orang yang bergerak di bidang manajemen disebut “manajer”. Manajer berorientasi kepada pekerjaan, manusia, sumber daya dan pencapaian.

Untuk dapat berjalan dan mencapai tujuan tertentu, maka manajer membutuhkan suatu wadah yang disebut dengan organisasi.

Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerjasama dalam struktur dan kordinasi tertentu dalam mencapai serangkaian tujuan tertentu (Griffin,2002).

Seorang manajer yang baik adalah menajer yang mampu membentuk orang yang dapat menggantikannya.

Baik buruknya kualitas suatu organisasi di tentukan oleh baik buruknya seorang manajer dalam memilih sumber daya dan orang yang tepat untuk ditunjuk dan dipercayakan menempati kedudukan dalam organisasi tersebut.

Secara terminologis, bisnis adalah sebuah kegiatan atau usaha. Biasa juga dikatakan sebagai suatu aktivitas terpadu yang meliputi pertukaran barang, jasa atau uang yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih yang mempunyai tujuan untuk memperoleh keuntungan.

KESIMPULAN

Organisasi bisnis adalah suatu organisasi yang melakukan aktivitas ekonomi dan bertujuan untuk menghasilkan keuntungan (profit).

DAFTAR PUSTAKA

Nuansata. 2017. Pengertian Dan Dasar Manajemen, Untuk Memulai Bisnis Yang Wajib Anda Ketahui. http://nuansatani.com. Di akses pada tanggal 18 Mei 2018.

Windasirumapea. 2012. Manajemen Dan Organisasi Bisnis. https://windasirumapea.wordpress.com. Di akses pada tanggal 18 Mei 2018.

DAFTAR LINK

http://www.lepank.com

Mei 03, 2018

Komunikasi kepemimpinan dalam organisasi



Rizky AP (@L08-Rizky)
M. Aldy Firdausi N. (@L11-Aldy)
M. Arief Afifuddin (@L12-Arief)
@Startup-L04, @Proyek-L05

ABSTRAK :
Komunikasi kepemimpinan merupakan salah satu topik yang menarik untuk dibahas keterkaitannya dengan komunikasi organisasi. Seorang pemimpin organisasi harus memiliki gaya komunikasi kepemimpinan yang tepat agar bisa membawa organisasinya mencapai tujuannya.

USAHA JAMAN NOW


JADI PENGUSAHA DIGITAL? SIAPA TAKUT!

Rizky AP (@L08-Rizky)
M. Aldy Firdausi N. (@L11-Aldy)
M. Arief Afifuddin (@L12-Arief)
@Startup-L04, @Proyek-L06

Narasumber : Radyum Ikono, M. Eng. (co founder sahabatbeasiswa.com)

Keuntungan jadi pengusaha
1.   Peluang untuk kaya jauh lebih besar dibanding jadi karyawan

PERKEMBANGAN BISNIS



Rizky AP (@L08-Rizky)
M. Aldy Firdausi N. (@L11-Aldy)
M. Arief Afifuddin (@L12-Arief)
@Startup-L04, @Proyek-L04

ABSTRAK
Artikel ini ditulis untuk membantu seorang pengusaha baru yang ingin mengetahui faktor-faktor apa saja yang dibutuhkan oleh seorang pengusaha baru dalam membangun usahanya.

Maret 23, 2018

KONSEP KEMAJUAN USAHA


KREATIFITAS + INOVASI = KEMAJUAN

Rizky AP (@L08-Rizky)
M. Aldy Firdausi N. (@L11-Aldy)
M. Arief Afifuddin (@L12-Arief)
@Startup-L04, @Proyek-L03

ABSTRAK
Artikel ini ditulis untuk membantu seorang pengusaha baru yang ingin mengetahui faktor-faktor apa saja yang dibutuhkan oleh seorang pengusaha baru dalam membangun usahanya.

KATA KUNCI
Pengusaha Baru, Kreatif, Kreatifitas, Inovasi, Inovatif

PENDAHULUAN
Semakin berkembangnya kebutuhan dan semakin kompleksnya permasalahan yang dihadapi seseorang pengusaha menuntut cara berpikir kreatif bagi pengusaha tersebut. Inovasi-inovasi baru juga diharapkan lahir dari hasil-hasil pemikiran yang kreatif sebagai usaha peningkatan kualitas bisnisnya.

Untuk mewujudkan kreativitas dan menciptakan inovasi-inovasi baru dalam dunia kewirausahaan di Indonesia memerlukan pengusaha-pengusaha yang kreatif dan inovatif, yang memiliki konsep berpikir kreatif. Untuk mewujudkan hal ini membutuhkan sebuah perubahan bagi pengusaha dalam melatih cara berpikirnya kearah berpikir kreatif dan inovatif. Kreativitas sebenarnya adalah potensi yang dimiliki oleh setiap manusia sejak lahir, dan dapat dibentuk serta dilatih. Untuk itulah sangat penting memberikan pelatihan bagi pengusaha dalam merangsang pola pikir kreatifnya.

PEMBAHASAN
“Kreativitas adalah suatu kemampuan untuk menyelesaikan masalah yang member kesempatan individu untuk menciptakan ide2 asli/adaptif fungsi kegunaannya secara penuh untuk berkembang” (Widyatun,1999)

Kata “Kreatif” merupakan kata yang berasal dari bahasa Inggris To Create, yang merupakan singkatan dari :
·         Combine (menggabungkan) –penggabungan suatu hal dengan hal lain
·         Reverse (membalik) –Membalikan beberapa bagian atau proses
·         Eliminate (menghilangkan) –menghilangkan beberapa bagian
·         Alternatif (kemungkinan) –Menggunakan cara, bahan dll dengan yang lain.
·         Twist (memutar) –memutarkan sesuatu dengan ikatan
·         Elaborate (memerinci) –memerinci atau menambah sesuatu

Jadi, berpikir kreatif berarti :
Ø  Melepaskan diri dari pola umum yang sudah tertanam dalam ingatan.
Ø  Mampu mencermati sesuatu yang luput dari pengamatan orang lain.

"Inovatif yaitu usaha seseorang—dengan mendayagunakan pemikiran, kemampuan imajinasi, berbagai stimulan, dan individu yang mengelilinginya—dalam menghasilkan produk baru, baik bagi dirinya sendiri ataupun lingkungannya."

"Berpikir inovatif yaitu proses berpikir yang menghasilkan solusi dan gagasan di luar bingkai konservatif."

Syarat-syarat berpikir inovatif
-          Elastisitas yang tinggi
-          Produktivitas yang tinggi
-          Orisinalitas yang tinggi
-          Sensitivitas yang tinggi

Syarat-syarat inovasi
-          Menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungannya.
-          Menghasilkan produk yang relatif baru.
-         Menghasilkan produk yang memenuhi kebutuhan individu ataupun kelompok.

Kreatif dan inovatif itu sangatlah diperlukan dalam kehidupan sehari hari. Karena kreatif dan inovatif itu sangat menentukan kualitas hidup kita. Apalagi dalam bidang kewirausahaan, kita dituntut untuk memiliki jiwa yang kreatif inovatif karena keduanya akan menentukan hasil usaha kita.

Menurut Rahmat (2014), maju mundurnya bisnis akan ditentukan oleh kreativitas seorang pengusaha. Bisa jadi, sebuah bisnis saat ini maju atau berjalan. Namun perubahan akan terus berlanjut. Bisa jadi, bisnis sudah tidak bisa lagi berkembang akibat perubahan yang ada. Disini, kreativitas kita sebagai seorang pengusaha diperlukan untuk mengubah cara kita menjalankan bisnis dan menghasilkan produk atau jasa baru sesuai dengan perkembangan pasar. Pasar membutuhkan solusi dan manfaat. Untuk itu, seorang pengusaha harus inovatif, artinya menciptakan produk dan jasa yang diterima oleh masyarakat (pasar). Inovasi tidak selalu harus yang wah, tetapi sejauh mana produk atau jasa itu bermanfaat untuk sebanyak mungkin orang.

Inovasi di awali dari sebuah ide. Kemudian mengubah ide itu menjadi sesuatu yang bermanfaat. Nah, ide dihasilkan dari kreativitas. Jadi, kreatif dan inovatif adalah 2 hal yang harus ada pada seorang pengusaha dan saling berhubungan.

Ada banyak cara berpikir kreatif yang bisa kita kuasai. Berikut adalah 5 cara diantaranya bisa kita gunakan yang cukup ampuh.
1.      Teknik SKAMPERR. Yaitu teknik menSubtitusi, Kombinasi, Adaptasi, Memperbesar, Penggunaan lain, Eliminasi, Re-arrange (mengatur ulang), dan Reverse (kebalikan).
2.      Asosiasi. Asosiasi adalah menghubungkan satu hal dengan hal lain dan akan menghasilkan ide baru.
3.      Meminjam Pikiran Orang. Teknik menggunakan cara pandang dan wawasan miliki orang lain agar mampu menghasilkan ide yang tak terpikirkan oleh kita.
4.      Membelokan Asumsi. Ini adalah teknik dimana kita akan melepaskan diri dari kungkungan berpikir dengan cara mengubah asumsi.
5.      Dengan intuisi. Bagaimana mendapatkan ide dengan intuisi kita.

Adapun 5 Cara Melatih Berpikir Kreatif, yaitu
1.      Gunakan teknik-teknik berpikir kreatif. Semakin dilatih, kita akan semakin kreatif. Bahkan kita bisa berpikir kreatif secara otomatis tanpa menggunakan urutan teknis.
2.      Mau membuka diri terhadap pendapat orang lain. Bacalah buku, ikuti seminar, bicaralah dengan orang lain, tanyalah orang lain, dan sebagainya.
3.      Pergilah ke tempat yang belum pernah dikunjungi. Agar mata kita terbuka melihat hal-hal baru.
4.      Latihlah untuk selalu terbuka terhadap ide aneh atau gila sekali pun. Termasuk saat bingung terhadap ide tersebut.
5.      Belajarlah keterampilan baru, yang tidak berhubungan dengan bisnis atau pekerjaan kita.

KESIMPULAN
Kreativitas dan inovasi tidaklah suatu hal yang sama, karena berdasarkan pengertian diatas, dapat dilihat bahwa antara keduanya ada suatu tahapan yang berbeda.
·         Kreativitas adalah proses timbulnya ide yang baru, sedangkan inovasi adalah pengimplementasian ide itu sehingga dapat merubah dunia.
·         Kreativitas membelah batasan dan asumsi, dan membuat koneksi pada hal hal lama yang tidak berhubungan menjadi sesuatu yang baru, dan inovasi mengambil ide itu guna mejadikannya menjadi produk atau servis atau proses yang nyata.

Tetapi diantara keduanya juga memiliki persamaan, yaitu :
·         Sama-sama dapat membawa perubahan terhadap lingkungan
·         Sama-sama berhubungan dengan sebuah gagasan baru
·         Sama-sama menghasilkan nilai tambah bagi produk

DAFTAR PUSTAKA

Materi Pelengkap Modul Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kemenkeu

Wahyudi, Eko. 2013. Pengertian Kreatif dan Inovatif. https://www.kompasiana.com. Diakses pada tanggal 23 Maret 2018.

Rahmat. 2014. Cara Berpikir Kreatif Dan Inovatif Dalam Bisnis. http://www.zonasukses.com. Diakses pada tanggal 23 Maret 2018.

Maret 16, 2018

UBAHLAH POLA PIKIR

Kenapa penting Pola pikir positif? Sebab sebagai kunci bagi kehidupan untuk mencapai kesuksesan
Saya pernah mengalami yang namanya sial ? karena waktu itu saya berfikir negatif saya menganggap itu adalah hal yang buruk dalam hidup saya.

Maret 08, 2018

JANGAN TAKUT JADI PENGUSAHA!


FAKTOR MENJADI PENGUSAHA SUKSES

Oleh :
Rizky AP (@L08-Rizky)
M. Aldy Firdausi N. (@L11-Aldy)
M. Arief Afifuddin (@L12-Arief)
@Startup-L04


ABSTRAK
Tidak semua orang ingin menjadi seorang pengusaha tapi setiap orang ingin menjadi seorang yang sukses dalam setiap pekerjaannya. Meskipun tidak semua orang menginginkan menjadi seorang pengusaha tapi setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi seorang pengusaha dalam bidang apapun.

Di era ini, sudah banyak orang yang memiliki kesadaran untuk membuka usahanya sendiri. Sudah banyak pengusaha-pengusaha kecil yang baru memulai usahanya yang sebenarnya kebanyakkan dari mereka sebelumnya adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan.

Seorang pengusaha baru sangat membutuhkan motivasi untuk menjadi pengusaha yang sukses. Dan untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses, seseorang membutuhkan kesiapan jiwa dan raga yang mendalam untuk menghadapi segala rintangan yang menghadang.

KATA KUNCI
Pengusaha, Pengusaha yang sukses, Faktor kesuksesan

PENDAHULUAN
Pengusaha atau wirausahawan adalah orang yang melakukan aktivitas wirausaha yang dicirikan dengan pintar atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun manajemen operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.

Untuk  menjadi pengusaha yang sukses harus memiliki ide atau visi bisnis (business vision) yang jelas, kemudian ada kemauan dan keberanian untuk menghadapi risiko baik waktu maupun uang. 

Suatu usaha dikatakan berhasil di dalam usahanya apabila setelah jangka waktu tertentu usaha tersebut mengalami peningkatan baik dalam permodalan, skala usaha, hasil atau laba, jenis usaha atau pengelolaan. Seseorang yang memiliki kewirausahaan tinggi dan digabung dengan kemampuan manajerial yang memadai akan menyebabkan dia sukses dalam usahanya. Selain dari laba, keberhasilan usaha dapat dilihat dari target yang dibuat oleh pengusaha, bahwa kita dapat menganalisis keberhasilan usaha dengan mengetahui kinerja suatu perusahaan.

PEMBAHASAN
Steers (1978), memberikan beberapa kriteria penting sebagai indikator keberhasilan usaha, yaitu: kemampuan menyesuaikan diri, produktifitas, kepuasan kerja, kemampuan mendapatkan laba dan pencarian sumber daya.

Seorang pengusaha di dalam menekuni usahanya bertujuan untuk meraih keberhasilan. Sebagai pengelola usaha, pengusaha harus dapat mengorganisasi, memanfaatkan, dan meningkatkan sumber daya yang tersedia sedemikian rupa sehingga mampu bersaing dan berkompetitif dengan pelaku usaha lain serta dapat pula memanfaatkan setiap kesempatan yang ada.

Untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses bisa dipelajari bukan hanya karena bakat, keberuntungan atau bahkan faktor keturunan semata. Salah satu caranya yang paling ampuh adalah dengan menempatkan pola pikir kita menjadi seorang pengusaha sukses. Dengan begitu maka Kita akan dapat menerapkan pola hidup seorang pengusaha sukses. Termasuk dalam hal memperlajari strategi untuk mendapatkan uang. Seorang pengusaha sukses mampu melihat dunia dan memiliki pola pikirnya sendiri. Dan pola pikir inilah yang mampu menjadi pembeda dari seorang pengusaha sukses dengan jutaan orang yang lainnya. Dimana ketika jutaan orang pada umumnya melihat masalah, namun seorang pengusaha sukses justru akan melihat sebuah peluang. Saat jutaan orang memilih untuk mengakui sebuah kagagalan dan menyerah. Seorang pengusaha sukses justru menilai sebuah kegagalan sebagai tantangan untuk menjadi lebih baik.

Adapun hal-hal yang biasa dilakukan adalah
  1. Selalu lakukan penilaian dan juga evaluasi diri.
    Sebelum Kita membayangkan untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses. Ada baiknya Kita tilik kembali apakah Kita sudah memiliki cukup bekal untuk menuju kearah sukses. Mulailah untuk menulis apa saja kekurangan serta kelebihan Kita sebanyak-banyaknya. Kemudian cobalah untuk mengelompokkan point-point tersebut dalam beberapa bagian. Misalnya dalam hal pengetahuan dan pengalaman. Kemudian yang termasuk dalam keterampilan dan juga kegemaran. Dan yang terakhir yang berhubungan dengan kepribadian Kita.
  2. Menjadi sosok yang lebih proaktif.
    Sebenarnya, hampir semua orang memiliki ide yang unik dan juga menarik. Namun, sayangnya hanya sedikit dari mereka yang mau untuk merealisasikan ide tersebut. Seseorang yang memiliki sifat proaktif akan lebih cenderung memiliki sifat inisiatif. Saat tidak adanya peluang, mereka tidak akan menyerah. Namun, justru akan mencari atau membuat peluang yang baru. kebalikan dari orang yang proaktif adalah orang yang reaktif. Dimana orang yang memiliki sifat reaktif akan cenderung menunggu adanya instruksi. Atau dia hanya akan menunggu sampai munculnya peluang baru. Sehingga dia baru akan bertindak ketika mendapatkan aksi dari orang lain terlebih dahulu.Untuk itulah penting untuk menjadi seorang yang proaktif. Karena Kita akan dapat memberikan kekuatan serta pilihan untuk diri Kita sendiri. Kita akan memiliki kendali penuh terhadap aksi untuk mencapai sebuah kesuksesan. Sehingga lebih baik Kita meninggalkan sifat reaktif sekarang juga dan mulai beralih menjadi proaktif.
  3. Luangkanlah waktu untuk memikirkan hal-hal yang kreatif.
    Sebelum Kita menjalankan sebuah bisnis. Maka Kita perlu meluangkan waktu Kita dan membiarkan pikiran Kita memikirkan hal-hal kreatif yang akan menginspirasi. Hanya dengan sebuah kreativitaslah Kita akan mengahsilkan ide-ide yang cerdas dan dapat dikembangkan menjadi sebuah bisnis nantinya. Lalu bagimana caranya untuk dapat meningkatkan kreativitas diri Kita? Kita bisa melakukan trip singkat. Mungkin berjalan-jalan di tengah taman atau kebun yang sejuk dan menikmati alam. Atau mungkin dengan membaca buku ditempat yang tenang dan lingkungan yang kondusif. Bisa juga berjalan atau bepergian santai sambil berkendara. Yang penting Kita aktif dan tidak bermalas-malasan seharian dirumah atau di kamar.
  4. Belajarlah dari orang lain.
    Setiap adanya pola pikir yang Kita ambil maka tentu saja akan mempengaruhi cara Kita berpikir. Dan akan berujung pada bagaimana Kita akan bertindak. Maka jika tidak dimulai dengan sebuah pola pikir yang baik. Selamanya mungkin Kita tidak akan pernah bisa melihat peluang yang ada disekitar Kita. Namun, hanya dengan mulai menerapkan pola pikir seorang pengusaha yang sukses. Maka persepsi Kita mengenai dunia akan berubah secara total. Setelah Kita memiliki pola pikir sama seperti pola pikir pengusaha sukses. Maka Kita baru akan menyadari bahwa ternyata ada banyak sekali peluang untuk menuju kesuksesan yang ada disekitar Kita. Untuk itulah jangan pernah takut untuk melihat dan juga belajar dari orang lain. Terutama dari mereka yang sudah berhasil meraih kesuksesan atau sudah menjalani proses pembelajaran untuk menjadi sukses.
  5. Bekerjalah sesuai dengan passion yang Kita miliki.
    Terkadang mungkin Kita merasa bingung. Sebenarnya bisnis apa yang paling cepat mendatangkan kesuksesan. Atau bisnis bidang apa yang bisa membawa Kita pada kesuksesan. Dan jawabannya adalah semua bisnis bisa. Asalkan, apapun bisnis yang Kita pilih untuk Kita jalankan merupakan sebuah bisnis yang sesuai dengan passion Kita. Bisnis dalam bidang apapun, jika dijalankan sesuai dengan passion. Maka Kita akan merasa senang menjalankannya. Dan menjadikan Kita lebih bersemangat dalam berbisnis. Sehingga mental Kita lebih kuat, dan tidak mudah untuk goyah.
  6. Harus berani mengambil resiko yang ada.
    Untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses, tentu saja tidak bisa Kita raih jika Kita hanya berdiam diri saja. Apalagi, Kita memiliki pendirian hanya untuk menunggu uang yang datang. Orang yang sukses, mereka pasti bekerja keras dan berani dalam mengambil setiap resiko yang ada. Semuanya demi mendapatkan keuntungan dan memperoleh kekayaan. Kita baru dapat disebut sebagai seorang yang sukses. Saat Kita telah mampu untuk melipat gkitakan kesuksesan Kita. Dengan kata lain, Kita harus melangkah kedepan, bukan hanya berjalan ditempat saja. Namun, perlu diingat, bahwa bukan berarti Kita harus berani mengambil resiko secara buta. Melainkan, harus penuh dengan kalkulasi. Yaitu dengan membandingkan setiap resiko dan juga peluang yang ada. Hal tersebut untuk memajukan bisnis Kita. Kita haruslah menjadi seseorang yang penuh dengan perhitungan.
  7. Membuat tujuan, menentukan target, menguji target dan memperbaiki peluang.
    Kita harus memiliki tujuan yang jelas. Tuliskan apa saja tujuan Kita menjalankan bisnis tersebut. Jangan hanya tujuan secara umum namun harus lebih jelas dan mengarah pada satu hal saja. Tujuan yang dimaksud adalah bukan tujuan jangka panjang. Namun tujuan jangka pendek Kita dalam menjalankan bisnis itu untuk apa.
Maka langkah berikutnya adalah buat sebuah target. Yang mana target ini yang nantinya akan menjadi tolak ukur. Apakah tujuan Kita dapat tercapai dengan baik atau tidak. Setelah mempunyai sebuah target untuk mencapai sebuah tujuan. Maka selanjutnya adalah Kita bisa menguji apakah target tersebut layak atau tidak. Misalnya yaitu dengan menggunakan sampel untuk melihat reaksi dan juga memperoleh feedback dari bisnis yang akan kita jalankan. Dan dari situ juga Kita akan mendapatkan sebuah langkah untuk bisa memperbaiki hal-hal yang masih kurang dalam bisnis Kita.

Bagi sebagian orang menjadi focus pada suatu bisnis tertentu bukanlah sesuatu yang mudah. Apalagi jika usaha yang ditekuninya ternyata tidak juga mendatangkan  suatu keuntungan yang besar. Maka orang tentu saja akan lebih memilih untuk beralih pada usaha yang bisa mendatangkan keuntungan yang lebih besar dalam waktu yang singkat. Dan hal tersebut, justru membuat mereka untuk kehilangan focus pada bisnis meraka.

DAFTAR PUSTAKA
Kudo. 2017. 7 Cara Menjadi Pengusaha Sukses dari Nol Terbaru. https://kudo.co.id. Diakses pada tanggal 8 Maret 2018.
Surya, Mahendra. 2012. Entreprener: Keberhasilan Usaha­. http://mahendra-s-h-fpsi05.web.unair.ac.id. Diakses pada tanggal 8 Maret 2018.

DAFTAR LINK