Tampilkan postingan dengan label @V37-GAVINA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @V37-GAVINA. Tampilkan semua postingan

Desember 06, 2022

Pentingnya Brand Identity Terhadap Kewirausahaan

 Gavina Tamara

46119010019

V37-GAVINA


Pentingnya Brand Identity Terhadap Kewirausahaan

Didalam konsep marketing brand memiliki nilai yang sangat besar dan melebihi functional benefit yang ditawarkan brand kepada konsumennya.Jadi di dalam sebuah brand terdapat value-value tertentu yang bisa membuat orang loyal terhadap brand tersebut.Value-value itu timbul dan dipahami konsumen karena ada pergerakan yang dilakukan oleh setiap brand di mana pergerakan tersebut berdampak positif bagi banyak orang. 

Brand identity membutuhkan keputusan lebih lanjut mengenai nama,logo,warna,tagline, dan simbol sebuah merek (Kotler,2003). Aaker dan Joachimsthaler dalam Ghodeswar (2008) menyatakan identitas merek merepresentasikan bagaimana sebuah organisasi ingin menunjukkan merek mereka kepada konsumen.

Brand Identity merupakan asosiasi merek yang unik yang menunjukkan janji kepada konsumen. Agar menjadi efektif, identitas merek perlu beresonansi dengan konsumen, membedakan merek dari pesaing, dan mewakili apa yang dapat dan akan dilakukan oleh sebuah organisasi dari waktu ke waktu (Ghodeswar,2008).Gelder (2005) menyebutkan brand identity adalah suatu kumpulan dari aspek-aspek yang bertujuan untuk menyampaikan merek: latar belakang merek,prinsip-prinsip merek, tujuan dari ambisi merek itu sendiri.

Elemen brand adalah upaya visual bahkan kadangkala fisik yang bertindak mengidentifikasi dan mendeferensiasi suatu produk atau jasa perusahaan. Elemen brand formal di antaranya nama,jenis logo, dan slogan bersatu membentuk identitas visual suatu brand atau perusahaan (Kotler & Pfoertsch,2008).

Brand identity sangat dibutuhkan brand identity yang berguna untuk memperkuat karakter dan membantu masyarakat agar lebih mudah mengenali CNTG. Brand identity merupakan suatu konsep yang menjadi dasar dari teori sebuah brand, jika diibaratkan, brand identity adalah nyawa dari sebuah brand. Brand identity memiliki peranan yang sangat penting, selain sebagai identitas suatu produk/jasa.


Referensi: 

Hutomo, Aji & Hatane. S (2020,Mei)ANALISA PENGARUH BRAND IDENTITY TERHADAP BRAND AWARENESS DAN BRAND SATISFACTION BROTHERWOOD DECORATION SURABAYA, Jurnal Manajemen Pemasaran, 121-131

Wirawan, Pratiwi & Setia.U (2019, Januari). PERANCANGAN BRAND IDENTITY BAND COOL AND THE GANG, Jurnal Imajinasi, 13, 58-68

November 27, 2022

Pentingnya Wajib Pajak didalam Sebuah Perusahaan

 Gavina Tamara 46119010019

V37-GAVINA

“Pentingnya Wajib Pajak didalam Sebuah Perusahaan”

Pajak merupakan salah satu sumber pendapatan negara yang terbesar. Dimana 76,94% dari total pendapatan negara berasal dari pendapatan pajak. Hal ini terlihat dari pendapatan berkisar 1.793,6 triliun rupiah dalam APBN 2015. Penerimaan tersebut guna untuk mendukung melaksanakan kegiatan pembangunan nasional agar dapat berjalan dengan baik demi kesejahtertaan kehidupan seluruh rakyat Indonesia. Karena pajak sangat besar bagi negara, pemerintah berupaya meningkatkan penerimaan dari sektor pajak. 

• Manfaat Pajak 

Manfaat membayar Pajak juga dapat membantu perusahaan dalam mengelola setiap keuangannya. Dengan kita membayar Pajak kita akan belajar mengelola keuangan dari hasil bisnis kita dan dapat juga mendorong perusahaan dalam menyusun laporan keuangan bagi setiap perusahan.

• Usaha pengurangan untuk mengheemat pajak misal dengan penggelapan pajak  (tax avoidance) penggelapan pajak (tax evasion) merupakan usaha yang dilakukan perusahaan untuk mengurangi pjak dengan melanggar peraturan yang berlaku. 

• Penghindaran pajak 

Tindakan penghindaran ini merupakan suatu perlawanan terhadap pajak untuk meminimumkan pajak dapat dilalukan dengan berbagai cara misal tax avoidance dan tax evasion. Menurut Mardiasmo dalam Prakoso (2004), penghindaran pajak merupakan suatu usaha untuk meringankan beban pajak yang tidak melanggar undang undang yang ada.

• Menurut Amirruddin Idris penerimaan perpajakan berasal dari pajak dalam negri dan pajak perdagangan internasional. Adapun yang termasuk pajak dalam negri:

- Pajak Penghasilan (PPh) 

- Pajak Pertambahan Nilai

- Pajak Penjualan Atas Barang Mewah

- Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

- Cukai dan pajak lainya

Sedangkan yang termasuk pajak Internasional:

- Bca masuk

- Pajak/ restribusi Ekspor

• Kebutuhan Wajib Pajak Badan

Menurut Riza Salman dan Heru Tjaraka wajib pajak adalah prilaku wajib pajak yang masuk dan melaporkan pda waktunya informasi yang diperlukan, mengisi jumlh pajak yang terutang dengan benar. Serta membayar pajak tepat waktu tanp paksaan (Salman&Tjaraka 2019). Dengan demikian wajib pajak merupakan sikap wajib pajak orang pribadi dalam memenuhi kewajiban sesuai dengan waktu yang ditentukan.


Referensi:

Puspita, Febrianti (Juni. 2017) Faktor yang Mempengaruhi Penghundaran Pajak Pada Perusahaan Manufuktur di Bursa Efek Indonesia Jurnal Bisnis dan Akuntansi 19,38-46

Setiowati, Fauzi ,Sumiati (2020) Pengaruh Kebutuhan Wajib Pajak Perusahaan dan Audit Pajak Terhadap Pendapatan Pajak Penghasilan Perusahaan.

November 16, 2022

Strategi Bisnis Dalam Upaya Mengembangkan Tingkat Penjualan Pada Bisnis

 Gavina Tamara

46119010019

V37-GAVINA



Strategi Bisnis Dalam Upaya Mengembangkan Tingkat Penjualan Pada Bisnis

Persaingan bisnis dalam era globalisasi dewasa ini sangat ketat, di mana setiap perusahaan dituntut untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen serta berusaha untuk menciptakan suatu produk yang mempunyai keunggulan dan menciptakan produk yang berbeda dengan pesaing. Dengan demikian usaha pengembangan produk yang berbeda, dapat menjadi suatu strategi yang efektif bagi perusahaan dalam memberikan penawaran produk yang inovatif sehingga tercapai suatu kepuasan masing-masing pihak, baik dari pembeli karena membeli produk yang sesuai dengan kebutuhannya dan seleranya maupun bagi pihak perusahaan yang ingin mendapatkan keuntungan dari penjualan produkproduknya dan juga menjaga citra baik perusahaan di mata konsumen.

Model bisnis bila dikaitkan dengan strategi bisnis adalah gambaran hubungan antara keunggulan dan sumberdaya yang dimiliki perusahaan, serta kegiatankegiatan yang dilakukan untuk mengakuisisi dan menciptakan nilai yang membuat perusahaan mampu menghasilkan laba. Konsep strategi adalah konsep model bisnis perusahaan. Konsep strategi berkaitan erat dengan model bisnis perusahaan. Strategi berkaitan dengan persaingan kompetitif dan pendekatan bisnis, sementara model bisnis perusahaan berkaitan dengan apakah pendapatan dan biaya yang mengalir dari strategi menunjukan kelayakan bisnis. Terdapat enam kerangka model bisnis yang salah satunya dapat diterapkan untuk mendeskripsikan, memahami, dan potensial untuk inovasi model bisnis yaitu service-profit chain, strategic systems auditing, strategy maps, intellectual capital statements, Chesbrough’s framework for open business models, business model canvas (Nielsen dan Lund, 2013). Tim PPM Manajemen (2012) mengemukakan bahwa kepopuleran model bisnis dikarenakan banyak organisasi yang tumbuh pesat dapat menciptakan model bisnis yang tepat. 


Referensi:

Dunan , H., Habiburrahman, & Angestu, B. (2020, Oktober). ANALISIS STRATEGI BISNIS DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENJUALAN PADA LOVE SHOP BOUTIQUE DI BANDAR LAMPUNG. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 11, 53-62.

Rukka, R. M., Busthanul, N., & Fatonny, N. (2018, Februari). STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS KERIPIK BAYAM (Amaranthus hybridus). JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN, 14, 41-54.

November 12, 2022

Pengaruh Motivasi Kerja Pada Karyawan Terhadap Hasil Kinerja diKewirausahaan.

 Gavina Tamara

46119010019

V37-GAVINA

Pengaruh Motivasi Kerja Pada Karyawan Terhadap Hasil Kinerja diKewirausahaan.



Menurut  Mangkunegara  (2014)  motivasi merupakan kondisi atau energi yang menggerakkan diri  karyawan  yang  terarah  atau  tertuju  untuk mencapai tujuan organisasi perusahaan. Sikap mental karyawan yang  positif terhadap  situasi kerja  itulahyang memperkuat motivasi kerjanya untuk mencapaikinerja yang maksismal. 

Terdapat 3 unsur yang merupakan kunci dari motivasi, yaitu:

• upaya

•  tujuan organisasi,dan 

• kebutuhan. 

Jadi motivasi dalam hal ini sebenarnya merupakan respons dari suatu aksi. Motivasi munculdari dalam diri manusia karena dorongan oleh adanyaunsur  suatu  tujuan.  Tujuan  ini  menyangkut  soal kebutuhan  dapat  dikatakan  bahwa  tidak  akan  ada suatu motivasi apabila tidak dirasakan adanya suatukebutuhan. 

Motivasi kerja merupakan suatu hal yang penting bagi perusahaan dikarenakan dengan adanya motivasi akan mendorong karyawan agar dapat berprestasi dan produktif, maka dengan adanya motivasi kerja dapat mempengaruhi kinerja karyawan dimana yang nantinya karyawan ingin mengambil tindakan untuk berprestasi guna menaikan jabatanya disuatu perusahaan tersebut. 

Sumber daya manusia (SDM) penting bagi perusahaan karena memiliki peran sebagai potensi penggerak seluruh aktivitas perusahaan. Perusahaan yang memiliki SDM yang berkualitas dapat dengan mudah mengintegrasikan visi perusahaan dengan tujuan perusahaan kepada karyawannya sehingga pencapaian tujuan perusahaan bisa tercapai.

karyawan dapat menikmati pekerjaannya sehingga karyawan dapat mengerjakan perkerjaannya tanpa ada tekanan. Berdasarkan hasil penelitian Suwardi dan Utomo (2011), Hamid (2012), Murti dan Veronika (2013), serta Permansari (2013) ditemukan bahwa motivasi kerja secara signifikan memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Penelitian lain yang dilakukan oleh Salleh et al. (2011) serta penelitian dari Susan et al. (2012) juga menyatakan bahwa motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan pada kinerja karyawan

• Faktor  yang  Mempengaruhi  Motivasi

Motivasi  sebagai  proses  psikologis  dalam  diriseseorang  akan  dipengaruhi  oleh  beberapa  faktor.Faktor-faktor  tersebut  dapat  dibedakan  atas  faktorintern  dan ekstern  yang  berasal  dari karyawan  EdySutrisno (2011). Faktor intern

1) Faktor internal yang  dapat  mempengaruhi pemberian motivasi pada seseorang, anatara lain

• Keinginan untuk hidup

• Keinginan untuk dapat memiliki

• Keinginan untuk memperoleh penghargaan

• Keinginan untuk memperoleh pengakuan

• Keinginan untuk berkuasa

2)Faktor eksternal

• Kondisi lingkungan kerja

Kompensasi yang  memadai, Mangkunegara  (2011) berpendapat  bahwa kinerja  (prestasi  kerja)  adalah  “hasil  kerja  secarakualitas  dan  kuantitas  yang  dicapai  oleh  seorangpegawai  dalam  melaksanakan  tugasnya  sesuaidengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.”Sedangkan  menurut  Wibowo  (2007) “Kinerja merupakan  implementasi  dari  rencana  yang  telahdisusun tersebut”


Referensi:


Atmojo,K.,&Pradana, E. (2015). Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Badan Penyelenggara Jaminan Soial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Sudirman Jakarta. Jurnal Manajemen Bisnis, 101-111.


Larasati,S,.&Gilang,A.(2014,Desember).Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan Wilayah Telkom Jabar Barat Utara (Witel Bekasi). Jurnal Manajemen Organisasi, V  201-212


Purwati,S.(2017). Pengaruh Motivasi Kerja Karyawan Terhadap Kinerja Karyawan Pt Anindya Mitra Internasional Yogyakarta.1-13.

November 05, 2022

Pentingnya Pelatihan Pengembangan SDM yang Efektif Dalam Kewirausahaan

 Gavina Tamara 

46119010019

V37-GAVINA


“Pentingnya Pelatihan dan Pengembangan SDM dalam Kewirausahaan” 



Sumber daya manusia sangat menentukan proses berjalannya kinerja suatu organisasi dalam menyelesaikan tugas dan fungsi dari organisasi itu sendiri. Kesuksesan suatu organisasi sangat bergantung pada kualitas dari sumber daya yang dimiliki terutama sumber daya manusia. Kesuksesan dalam hal ini dapat diartikan sebagai suatu pencapaian yang diraih oleh organisasi berupa peningkatan kinerja dari tiap pegawainya. Peningkatan kinerja yang terjadi di dalam organisasi merupakan suatu bentuk dari pengembangan sumber daya manusia yang ada. Dengan pengembangan sumber daya manusia, maka tujuan dari organisasi akan lebih mudah untuk diwujudkan. Sebab berkualitasnya sumber daya manusia dianggap mampu dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pegawai di dalam suatu organisasi. Maka dari itu untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan suatu organisasi perlu adanya komitmen pemimpin untuk mewujudkannya di dalam organisasi.

• Pelatihan sumber daya manusia

Pelatihan merupakan suatu metode yang digunakan untuk melakukan pengembangan sumber daya manusia yang berkaitan dengan kemampuan atau keterampilan pegawai atau karyawan yang telah menduduki suatu jabatan atau pekerjaan tertentu di dalam suatu perusahaan atau organisasi. Menurut Mathis and Jackson (2003) dikutip oleh (Zainal et al., 2015:171) terdapat empat tahapan atau proses pelatihan guna mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yaitu assessment, desaign, delivery dan evaluation.

Pengertian pelatihan pengengembangan menurut Menurut Adrew E. Sikula dalam Mangkunegara, Pelatihan (training) adalah suatu proses pendidikan jangka pendek yang mempergunakan prosedur sistematis dan terorganisir, pegawai non manajerial mempelajari pengetahuan dan ktrampilan tekhnis dalam tujuan terbatas.Pengembangan merupakan suatu proses pendidikan jangka panjang yang mempergunakan prosedur sistematis dan terorganisasi yang pegawai manajerialnya mempelajari pengetahuan konseptual dan teoritis untuk mencapai tujuan yang umum.

• Tujuan Pelatihan dan Pengembangan SDM

Beberapa tujuan pelatihan dan pengembangan adalah sebagai berikut: 

1. Peningkatan Produktivitas kerja

Peningkatan produktivitas kerja merupakan salah satu harapan dari suatu organisasi.

2. Efisiensi

3. Menekan Tingkat Kecelakaan Karyawan dalam Menjalankan Pekerjaannya

4. Pelayanan Yang Lebih Baik

5. Moral Karyawan Akan Lebih Baik

6. Menunjang Karier


• Ciri-Ciri Pelaksanaan Program Pelatihan SDM yang efektif

1. Top manager (puncak pimpinan) menunjukan sikap dan menerima bahwa pelaksanaan pelatihan dan pengembangan adalah tanggung jawabnya atau tanggung jawab organisasi.

2. Pelatihan sangat tegantung pada strategi dan tujuan bisnis, yang di jabarkan menjadi kegiatan bisnis jangka pendek dan jangka sedang ,dan kemudian menjadi sumber bagi proses penyusunan analisis pekerjaan/jabatan

3.Pelatihan harus dilaksanakan dengan pendekatan komprehensip dan sistematik. Pendekatan ini penting karena setiap pekerja dan atau unit kerja, tidak mungkin mewujudkan pekerjaan secara efektif dan efisien tanpa dipengaruhi dan mempengaruhi pekerjaan dan atau unit kerja yang lain. Pendekatan komprehensip dan sistematik, bermakna juga kegiatan pelatihan harus dilakukan secara kontinyu dan berulang-ulang dengan pertahanan yang teratur.

4. Pimpinan puncak (top manajer) dan para menejer lainnya menerima komitmen untuk menempatkan kegiatan pelatihan sama pentingnya dalam kegiatan bisnis lainnya,yang memerlukan penyediaan anggaran, dan diperhitungkan sebagai pembiayaan (cost) perusahaan serta penyediaan waktu yang cukup untuk pelaksanaan.


Referensi:

Apriliana, S. D., & Nawangsari, E. R. (2021). Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Bebasis Kompetensi. Jurnal Ekonomi, 4, 804-812.

Wiliandari, Y. (2011). Rancangan Pelatihan Dan Pengembangan SDM Yang Efektif. Jurnal Jurusan Pendidikan IPS Ekonomi, 94-110.

Oktober 29, 2022

Promosi Penjualan Guna Meningkatkan Volume Penjualan diPasaran

 Gavina Tamara 

46119010019

V37-GAVINA

“ Promosi Penjualan Guna Meningkatkan Volume Penjualan diPasaran


Didalam penggunaan strategi promosi yang tepat pada perusahaan akan lebih mudah untuk mendapatkan konsumen. Biaya promosi dapat ditetapkan oleh perusahaan sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Pada penjualan merupakan proses sosial manajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan, menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain”. Lanjutan yang menjelaskan bahwa penjualan adalah sejumlah uang yang dibebankan kepada pembeli atas barang atau jasa yang dijual.

• Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa promosi merupakan suatu proses pembuatan dan cara untuk mempengaruhi pribadi agar terjadi pembelian (penyerahan) barang atau jasa yang ditawarkan berdasarkan harga yang telah disepakati oleh kedua belah pihak yang terkait didalam kegiatan tersebut.

• Fungsi dan Tujuan Penjualan, dimana pada Fungsi penjualan meliputi aktivitas-aktivitas yang dilakukan oleh penjual untuk merealisasikan penjualan seperti menciptakan permintaan, mencari pembeli, memberikan saran-saran, membicarakan syarat-syarat penjualan, dan memindahkan hak milik. Pada umumnya, para pengusaha mempunyai tujuan yaitu mendapatkan laba tertentu (semaksimal mungkin), dan mempertahankan atau bahkan berusaha meningkatkannya untuk jangka waktu yang lama.

• Pengaruh Promosi terhadap Volume Penjualan

Pada bauran pemasaran salah satu variabel yang penting ialah promosi.Promosi merupakan salah satu factor yang penting dalam menentukan keberhasilan dalam perusahaan. Sebaik apapun produk yang dibuat tapi konsumen belum kenal maka produk tersebut tak akan dibeli, maka diperlukan promosi untuk mengenalkan produk terhadap konsumen sehingga konsumen berminat untuk membeli.

• Pengaruh Promosi terhadap Volume Penjualan

Setiap perusahaan baik itu beroperasi pada promosi untuk optimalisasi dalam mencapai tujuannya.Promosi yang kompleks ini selalu berubah-ubah sebagai konsekuensi dari perubahan sosial. Bagi perusahaan perubahan lingkungan dapat menjadi tantangan yang baru bagi pemasaran usaha, sehingga hal ini memerlukan tanggapan dan cara penyelesaian yang baru pula atau sebaliknya dapat berubah menjadi peluang atau kesempatan mengembangkan usaha. Dengan demikian promosi dalam sebuah perusahaan tidak dapat dilakukan hanya sekali proses saja, namun butuh proses panjang untuk membuat strategi pemasaran yang sesuai dengan perusahaan tersebut.


Referensi: 

Arisandy, Y., & Satriawan, R. (2018, Maret). PROMOSI DALAM MENIGKATKAN VOLUME PENJUALAN TINJAUAN MANAJEMEN SYARIAH. Jurnal Manajemen Pemasaran Indonesia, 1, 74-88.

Oktober 21, 2022

Investassi dan Bisnis Dapat Mengembangkan Sebuah Bisnis

 Gavina Tamara 

46119010019

@V37-GAVINA

Investasi dan Bisnis dapat mengembangkan sebuah bisnis 

Investasi Bisnis itu secara garis besar adalah menanamkan atau menempatkan aset, baik berupa harta maupun dana, pada sesuatu yang diharapkan akan memberikan hasil pendapatan atau akan meningkatkan nilainya di masa mendatang.Tujuan investasi bisnis adalah mengembangkan aset perusahaan. Harapannya, pengembangan aset ini bisa menghasilkan keuntungan jangka panjang yang lebih besar.

Hal ini bisa diwujudkan lewat banyak cara dan tidak terbatas pada investasi di pasar modal. Sebuah perusahaan bisa melakukan investasi bisnis dengan menambah gedung, menambah alat produksi, hingga meningkatkan kualitas karyawan.

Perbedaan Investasi Bisnis dan Investasi individu 

investasi bisnis dan investasi individu tidak terlalu jauh berbeda. Hanya saja, investasi bisnis tidak terbatas pada instrumen investasi yang tersebar di pasar modal. Investasi bisnis bisa dilakukan dengan cara menambah alat produksi, memperluas jaringan, hingga meningkatkan kualitas karyawan. Asalkan, semua investasi itu bisa menambah keuntungan perusahaan di masa depan.

Secara umum investasi dapat dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu:

1. Investasi di Sektor Riil (Real Asset). Investasi di produk yang lebih terlihat secara “fisik”, misalkan sektor produksi, property, dan lain-lain.

2. Investasi di Sektor Non Riil (Financial Asset). Investasi di produk-produk pasar keuangan dan turunannya yang lebih “tidak terlihat” secara fisik, misalkan saham biasa dan obligasi. Dengan kata lain investasi non riil atau investasi keuangan adalah menanamkan dana pada surat berharga (financial asset) yang diharapkan akan meningkat nilainya di masa mendatang.

Kegiatan investasi tidak hanya menguntungkan saja. Baik investor maupun yang pemilik bisnis yang diberikan tambahan modal juga ikut merasakan manfaatnya. Uang yang ditanamkan oleh investor dapat digunakan untuk tambahan operasional bisnis. Jika bisnis terus berkembang menghasilkan keuntungan, investor akan mendapat dana bagi hasil yang lebih besar lagi.


Referensi: 

Santoso, H., & Siyamto, Y. (2016, Juli). INVESTASI DAN DORONGAN PERTUMBUHAN EKONOMI BISNIS MIKROISLAM DI INDONESIA. JURNL ILMIAH EKONOMI ISLAM, 2, 91-101.

Oktober 12, 2022

Pentingnya Digital Marketing Dalam Kewirausahaan

 Gavina Tamara

46119010019

@V37-GAVINA 

Pentingnya Digital Marketing Dalam Kewirausahaan



Digital Marketing mampu mempermudah dalam berbisnis karena berbasis melalui sosial media maupun online.  Menurut  Zimmerer  (2008),  ada  8  faktor  pendorong  pertumbuhan  kewirausahaan,  salah  satu diantaranya  yaitu  kemajuan  teknologi  (Misnawati,  Yusriadi,  2018).  Dampak  positif  dari  penggunaan teknologi ini untuk keberhasilan usaha serta dapat memberikan banyak kemudahan dalam aktivitas usaha, seperti  kemudahan  akses  informasi,  perluasan  jaringan  untuk  komunikasi.  Dari  sinilah  muncul  berbagai media  sosial  berbasis  teknologi  seperti,  facebook,  instagram,  grab,  shoope,  lazada,  olx  Bukalapak, dll.Fungsi  utama  dalam  pemanfaatan  telnologi  untuk  wirausaha  ini  untuk  kegiatan  promosi  dimana informasi barang yang kita jual dapat diakses oleh orang banyak sertapengeluaran biaya yang rendah yang menjadi  nilai  plus  dalam  marketing  digital  ini.  Berdasarkan  latar  belakang  yang  telah  dituliskan  dapat dirumuskan bagaimana peran digital marketing dalam bagi Wirausaha Pemula yang sekarang sangat wajib untuk dipelajari bagi para wirausahawan.

Di  era  sekarang  saat  orang-orang  banyak  kehilangan  pekerjaan, menjadi wirausahawan sangatlah dibutuhkan untuk membantu warga sekitar. Bagi para pelaku usaha yang dituntut  untuk  lebih  mengetahui  penggunaan  internet  melalui  digital  marketing  agar  omzet  mereka bertambah. Digital marketing/online marketing adalah salah satu alternatif usaha yang dilakukan seorang untuk melakukan pemasaran suatu produk atau jasa di era globalisasi apalagi pada masa pandemi seperti ini. Hal ini dirasa sangat efektif dan efisien. Tidak perlu mengeluarkan tenaga yang cukup banyak. Hanya saja  diperlukan  keterampilan  dan  kreatifitas  yang  tinggi  agar  orang  tertarik  dengan  produk/jasa  yang dipasarkan. Sebagaimana yang telahdisampaikan oleh penulis diatas bahwaasanya peran digital marketing sangatlah   penting   untuk   menghemat   pengeluaran   dalam   berwirausaha   serta   budaya   internet   yang mengakibatkan orang lebih senang belanja online daripada belanja di tempat tujuan.

Dengan melakukan pemasaran melalui media sosial, tentu akan menjadi penunjang kesuksesan bisnis, menarik minat konsumen, sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Maraknya pertumbuhan usaha berhasil memperketat persaingan pasar saat ini. Situasi ini dengan tegas memaksa para pelaku usaha untuk dapat mengoptimalkan strategi pemasaran serta produktivitasnya. Sehingga dengan semakin ramainya persaingan pasar, usahanya tetap bertahan bahkan berkembang di tengah banyak munculnya peluang usaha lain yang semakin ramai dan kreatif.

 

 Referensi: 

Nugraha, A. A., Sari, E. N., Dzuchroidah, & K, A. N. (2021). PERAN DIGITAL MARKETING BAGI WIRAUSAHA PEMULA DI DESA SAMBONG DUKUH KABUPATEN JOMBANG. Jurnal Inovasi Ekonomi, 5, 29-34.

Maulidasari, C. D., & Setiyana, R. (2020, Januari). Sosialisasi Digital Marketing pada Usaha Mikro Kecil Menengah(UMKM). Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar, 2, 63-73.

 

Oktober 06, 2022

Potensi Dalam Meningkatkan Produktifitas Kewirausanaan dan Keunggulan Dalam Bersaing di Kewirausahaan


 Gavina Tamara

46119010019

@V37-GAVINA

• Didalam pengembangan kewirausahaan menduduki peran yang sangat strategis dan makin sig- nifikan. Kita harus mendorong dan mengembangkan kemampuan wirausaha, memanfaatkan peluang bisnis dalam dinamika persaingan global. Wirausaha tidak cocok bagi orang yang penakut, orang yang suka bermalas-malasan, atau bagi orang yang menyukai kenikmatan dari keterkenalan. Wirausaha adalah untuk orang yang berani mengambil risiko (Risk taker), pelaku (doers), pembuat produk (makers of things), jujur dan amanah. Wirausaha adalah orang yang mempunyai visi dan mampu menciptakan sesuatu untuk memanfaatkan peluang yang ada.

• Inovasi produk sangat berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing, orientasi kewirausahaan dan inovasi produk secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing, dan keunggulan bersaing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pemasaran.


Referensi:

Djodjobo, C. V., & Tawas2, H. N. (2014, September). PENGARUH ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN, INOVASI PRODUK, DAN KEUNGGULAN BERSAING TERHADAP KINERJA PEMASARAN USAHA NASI KUNING DI KOTA MANADO. jURNAL emba, 2, 1214-1224.

Sakti, A. B., & Prasetyo, A. (2021). POTENSI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KEWIRAUSAHAAN BERBASIS MODEL PENGUATAN TEKNOPREUNER PADA HASIL INOVASI DI KOTA MALANG. Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan), 3, 1-13.



September 20, 2022

Pengaruh Ekspor dan Impor Terhadap Perekonomian di Indonesia

 @V37-GAVINA

Gavina Tamara 

46119010019



Kemajuan perkembangan ekonomi suatu negara adalah salah satu isu yang penting dalam perdebatan ekonomi. Suatu negara dapat mempercepat laju pertumbuhan ekonominya dengan meningkatkan dan mempromosikan ekspor barang dan jasa. Kemajuan perkembangan ekonomi suatu negara adalah salah satu isu yang penting dalam perdebatan ekonomi. Suatu negara dapat mempercepat laju pertumbuhan ekonominya dengan meningkatkan dan mempromosikan ekspor barang dan jasa. Dalam perdagangan internasional, kegiatan ekspor dan impor merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Aktivitas ekspor dan impor memberikan keuntungan bagi suatu negara yang berpartisipasi di dalamnya. Ekspor merupakan salah satu sumber devisa yang sangat dibutuhkan oleh negara yang perekonomiannya bersifat terbuka, karena ekspor dapat bekerja secara luas di berbagai negara akan memungkinkan peningkatan jumlah produksi yang mendorong pertumbuhan ekonomi sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap pertumbuhan dan stabilitas perekonomian negara. Sedangkan melalui impor maka negara dapat memenuhi kebutuhan dalam negerinya yang tidak dapat diproduksi di dalam negeri sehingga biaya yang dikeluarkan untuk suatu produk barang dan jasa akan lebih murah.Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan sebagai perkembangan kegiatan perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat meningkat (Sukirno, 2012). Salah satu indikator untuk melihat kondisi ekonomi suatu daerah adalah PDRB. PDRB pada dasarnya adalah jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu negara tertentu, atau merupakan jumlah dari nilai barang dan jasa yang diproduksi oleh seluruh unit ekonomi. Sjafrizal (2008), menjelaskan bahwa PDRB merupakan penjumlahan dari konsumsi, investasi, pengeluaran pemerintah, dan ekspor, dikurangi impor.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa dalam jangka panjang, jumlah ekspor dan jumlah impor bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Hal ini berkaitan dengan teori perdagangan internasional, apabila jumlah ekspor meningkat dapat diartikan permintaan barang atau jasa dari negara lain mengalami peningkatan maka di dalam negeri harus memproduksi barang dan jasa lebih banyak juga. Kenaikan barang impor akan menaikkan barang produksi yang diimpor dari luar negeri sehingga produktivitas dalam negeri semakin menurun yang akan menurunkan pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

Dalam jangka pendek, ekspor berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sedangkan, impor berpengaruh negatif dan signifikan pada jangka pendek. Dengan adanya peningkatan jumlah ekspor akan meningkatkan produksi dalam negeri. Untuk menggerakan roda perekonomian tentu diperlukan peningkatan produksi dalam negeri yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.


Daftar Pustaka

Hodijah, S., & Angelina, G. P. (2021, April). ANALISIS PENGARUH EKSPOR DAN IMPOR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA. Jurnal Management Terapan dan Keuangan (MenKew), 10, 53-62.

September 15, 2022

Pentingnya Kepimimpinan dalam Management disebuah Kewirausahaan

 Gavina Tamara 

46119010019

@V37-GAVINA

Materi Pertemuan 3


Pentingnya kepemimpinan dalam Management disebuah Kewirausahaan

Kepemimpinan adalah proses menggerakkan yang berhubungan dengan tugas anggota organisasi juga sarana pencapaian tujuan. Kepemimpinan dapat dikatakan sangat penting jika pemimpin mengelola organisasi dengan tepat. Maka dari itu pemimpin harus mendorong sifat positif dan menghilangkan sifat yang negatif, mencari pemecahan masalah, mempelajari perubahan di sekitar, dan membuat strategi yang tepat untuk mencapai tujuan.

Sondang P. Siagian (dalam Andriansyah, 2015:6) menyebutkan ciri seorang pemimpin yang ideal antara lain:

 • Memiliki pengetahuan umum yang luas

• Kemampuan untuk tumbuh dan berkembang

• Memiliki sifat inkuisitif yaitu rasa ingin tahu • Memiliki kemampuan analitik

• Memiliki daya ingat yang kuat

• Memiliki  kapasistas integratif

• Memiliki keterampilan berkomunikasi yang efektif.

• Memiliki kemampuan membedakan yang urgen dan yang penting

• Memiliki naluri tepat waktu

• Memiliki rasa kohesi yang tinggi

• Memiliki rasa relevansi yang tinggi

• Memiliki sifat Keteladanan

• Menjadi pendengar yang baik

• Memiliki sikap yang antisipatif dan proaktif.

Jacob dan Jaques (1990: 281) menyebutkan “kepemimpinan adalah suatu proses yang memberi arti (penuh arti kepemimpinan) pada kerja sama dengan kemauan untuk memimpin dalam mencapai tujuan”. Kepemimpinan dalam suatu organisasi diarahkan untuk mempengaruhi orang-orang yang dipimpinnya agar mau berbuat sesuai dengan harapan atau arahan dari orang yang memimpinnya.



Daftar Pustaka 

Sumber: Jurnal

Rahmawati , S. N., & Supriyanto , A. (2020). PENTINGNYA KEPEMIMPINAN DAN KERJASAMA TIM DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU TERPADU. Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP), 5, 1-9.


Rohmah , W., Nurjanah, A. M., & Hayati , D. N. (2020). KEPEMIMPINAN KEWIRAUSAHAAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN TEACHERPRENEURSHIP DI ERA MEA . Jurnal Nasional Pendidikan , 522-535.

September 10, 2022

Pentingnya Kreatifitas dan ide dalam Kewirausahaan guna menunjang usaha dimasa yang akan datang


 Oleh : Gavina Tamara (@V37-GAVINA)

Pelaku usaha harus mampu menangkap sekecil apapun peluang yang hadir, untuk ditransformasikan menjadi ide strategis bisnis. Proses inovasi dapat dimodelkan sebagai serangkaian langkah-langkah dimulai dengan penciptaan ide (kreativitas), pindah ke pengenalan peluang (kreativitas), dan mengalir ke evaluasi ide, pengembangan, dan komersialisasi (Harvard Business School Press, 2003). 

Mengetahui Pentingnya Strategi Bisnis Kewirausahaan

Oleh :  Gavina Tamara (@V37-GAVINA)

didalam kewiraudahaan Ide-ide kreatif dapat muncul sebagai hasil dari interaksi kita dengan lingkungan, karena itu kegiatan mengamati lingkungan fisik dan sosial kita pun sebisa mungkin harus diupayakan untuk mencari dan mendapatkan ide yang penuh dengan kreativitas. Mencoba untuk mengalihkan fokus didepan kita dengan menggeser ke arah kanan, kiri, atau ke belakang, sering kali menjadi salah satu aktivitas yang dapat menemukan ide kreatif. Dengan sedikit upaya dan kemauan untuk mencoba.