Tampilkan postingan dengan label @V26-Virginia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @V26-Virginia. Tampilkan semua postingan

November 20, 2022

Penyusunan Strategi Dan Sistem Penjualan Dalam Meningkatkan Penjualan

 

Penyusunan Strategi Dan Sistem Penjualan Dalam Meningkatkan Penjualan



Putri Virginia Valensi (@V26 – Virginia)

Abstrak

Persaingan dalam dunia bisnis dewasa ini sangatlah ketat seiring dengan semakin meningkat dan berkembangnya dunia bisnis modern. Dengan bertambahnya jumlah pelaku bisnis yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen baik berupa barang atau jasa, para pelaku bisnis memiliki tantangan untuk mendapatkan pangsa pasar yang ada. Pada artikel ini tentang pengaruh variabel bauran pemasaran terhadap peningkatan penjualan. Adapun yang menjadi masalah dalam artikel ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh bauran pemasaran dalam meningkatkan penjualan.

Kata kunci : Penjualan, peningkatan penjualan, potensi pasar, bauran pemasaran.

Abstract

Competition in today's business world is very tight along with the increasing and developing modern business world. With the increasing number of business actors aiming to meet consumer needs in the form of goods or services, business people have a challenge to gain market share. In this article about the effect of marketing mix variables on increasing sales. The problem in this article is to find out how much influence the marketing mix has in increasing sales.

Keywords: Sales, increase in sales, market potential, marketing mix.

Pendahuluan

Pada zaman moderen seperti saat ini, perkembangan di berbagai bidang usaha sangat cepat terjadi. Bukan hanya di bidang teknologi informasi yang akhir-akhir ini mengalami perkembangan sangat pesat tapi juga bidang-bidang lainnya yang bertujuan untuk pemuasan dan pemenuhan kebutuhan dan gaya hidup konsumen. Salah satu bisnis yang saat ini berkembang pesat yaitu bisnis properti, kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal menjadikan peluang usaha ini dicari masyarakat.

Permasalahan

Bagaimana cara meningkatkan penjualan dengan menggunakan potensi pasar yang tersedia yang didukung dengan sistem dan strategi penjualan yang baik?

Pembahasan

    A.         Pengertian Penjualan

“Bagaimana menciptakan hubungan jangka panjang dengan pelanggan melalui produk atau jasa perusahaan. Dalam hal ini, selling berarti sebuah taktik yang dapat mengintegrasikan perusahaan, pelanggan, dan relasi antara keduanya” (Kertajaya, 2006, p.15).

Dalam prakteknya, kegiatan penjualan dipengaruhi oleh : (Swastha, 2002, p.129-131)

1.     Kondisi dan kemampuan menjual

2.     Kondisi pasar Pasar

3.     Modal

4.     Kondisi organisasi perusahaan Pada perusahaan kecil,

5.     Faktor lain Faktor-faktor lain umumnya seperti periklanan, peragaan, kampanye, pemberian hadiah sering mempengaruhi penjualan.

 

    B.         Pertumbuhan Penjualan

Menurut Brigham dan Houston (2001, p.39) yang dikutip oleh Saidi (2004), perusahaan dengan penjualan yang relatif stabil dapat lebih aman memperoleh lebih banyak pinjaman dan menanggung beban tetap yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan yang penjualannya tidak stabil. Dari definisi diatas dapat dijelaskan bahwa pertumbuhan penjualan merupakan tingkat stabilitas pertumbuhan penjualan yang dilakukan oleh perusahaan untuk setiap periode tahun buku.

   C.         Sistem Penjualan

Analisis Sistem Penjualan Barang meliputi :

1.       Analisis Informasi (Information Analysis) Dalam melakukan penyajian informasi, sistem mampu memberikan informasi secara real time.

2.       Analisis Ekonomi (Economy Analysis) Secara ekonomi sistem penjualan yang lama membutuhkan lebih banyak biaya karena karyawan yang dibutuhkan lebih banyak.

3.       Analisis Pengendalian (Control Analysis) Dalam sistem lama lebih sulit melakukan control, karena pemrosesan data dilakukan oleh manusia sehingga kemungkinan terjadi kesalahan lebih besar.

4.       Analisis Efisiensi (Efficiency Analysis) Penjualan secara manual kurang efisien, karena semua transaksi dan atau administrasi dilakukan secara manual.

5.       Analisis Pelayanan (Service Analysis) Dengan sistem lama maka dalam hal pelayanan terhadap pelanggan memiliki keterbatasan waktu dan jangkauan pelayanan.

    D.         Strategi penjualan

adalah rencana yang dibuat oleh perusahaan untuk menentukan bagaimana dapat meningkatkan volume penjualan produknya dan dapat memenuhi serta memberikan kepuasan akan permintaan konsumen

Berikut adalah pertimbangan yang harus dilakukan dalam menentukan atau memperbaharui strategi penjualan yang tepat:

·       Apakah penekanan diutamakan pada mempertahankan pelanggan saat ini atau menambah pelanggan yang ada.

·       Keputusan tersebut ditentukan oleh lamanya wiraniaga berurusan dengan pelanggan, pertumbuhan status industri, kekuatan dan kelemahan perusahaan, kekuatan pesaing, dan tujuan pemasaran (khususnya dalam menambah pelanggan).

·       Meningkatkan produktivitas wiraniaga. Pemanfaatan biaya tinggi (untuk meningkatkan motivasi), kemajuan teknologi (telemarketing, teleconferencing, cybermarketing, dan penjualan terkomputerisasi), dan teknik penjualan inovatif (seperti prensentasi dengan video) banyak menguntungkan pemasar dalam hal memproduktifkan sumber-sumber armada penjualnya.

·       Siapa yang harus dihubungi bila berurusan dengan pelanggan organisasi.

    E.         Identifikasi Potensi Pasar

cara melakukan analisis potensi pasar untuk bisnis baru :

1.       Identifikasi Ukuran dan Permintaan Pasar

2.       Pantau Kompetitor

3.       Evaluasi Tingkat Pertumbuhan Pasar

4.       Hitung Profitabilitas

5.       Pertimbangkan Pengaruh Eksternal

 

    F.         Promosi penjualan

Promosi penjualan adalah usaha penjualan yang meliputi aktivitas komunikasi pemasaran selain periklanan, public relation, dan personal selling yang dapat merangsang pembelian dari konsumen dan efektifitas dealer. Tujuan-tujuan lain yang dapat diraih melalui aktivitas-aktivitas promosi penjualan (Jobber dan Lancaster, 2003) antara lain :

· Dorongan pembelian ulang

· Membangun loyalitas pelanggan dalam jangka panjang

· Dorongan konsumen untuk mengunjungi outlet penjualan secara khusus

· Meningkatkan tingkat persediaan eceran

· Memperluas dan meningkatkan distribusi produk maupun merek

Kesimpulan

Sistem dan strategi penjualan terdapat beberapa kelemahan dan memerlukan perbaikan. Biasanya tidak fokus pada satu produk yang akan dijadikan produk paretto, melainkan keseluruhan produk sehingga perolehan omzet penjualan kurang maksimal. Dan juga harus melihat potensi pasar untuk dimanfaatkan dan dijadikan peluang bisnis

Daftar Pustaka

Kotler, Philip. (1987). Dasar-dasar pemasaran (3 rd ed). Jakarta : CV Intermedia

David, Fred R., 2006. Manajemen Strategis. Edisi Sepuluh, Penerbit Salemba Empat, Jakarta

Jurnal Manajemen Pemasaran Petra Vol. 2, No. 1, (2013)

 

Oktober 23, 2022

Kenali Pentingnya Berinvestasi dan Resikonya untuk Para Pemula

 

Kenali Pentingnya Berinvestasi dan Resikonya untuk Para Pemula



Putri Virginia Valensi (@V26 – Virginia)

Abstrak

investasi merupakan kegiatan penempatan dana pada satu atau lebih dari satu jenis aset selama periode tertentu, dengan tujuan mendapatkan penghasilan atau peningkatan nilai. Proses investasi meliputi pemahaman dasar-dasar keputusan investasi dan bagaimana mengorganisir aktifitas-aktifitas dalam proses pengambilan keputusan. Dalam dunia bisnis investasi khususnya saham, informasi harga bisa berubah dengan cepat tergantung penawaran yang terjadi di lantai bursa dan juga aspek-aspek lain yang juga sangat berpengaruh. suatu kemungkinan yang terdiri dari berbagai faktor yang dapat menyebabkan tidak kembalinya dana yang diinvestasikan pada suatu instrumen investasi. Investor harus bersedia menanggung resiko investasi tersebut.

Kata Kunci : Investasi, Proses Investasi, Resiko Investasi

Abstract

Investment is an activity of placing funds in one or more types of assets during a certain period, with the aim of earning income or increasing value. The investment process includes understanding the basics of investment decisions and how to organize activities in the decision-making process. In the investment business world, especially stocks, price information can change quickly depending on the offers that occur on the stock exchange and other aspects that are also very influential. a possibility that consists of various factors that can cause no return of funds invested in an investment instrument. Investors must be willing to bear the investment risk.

Keywords: Investment, Investment Process, Investment Risk

Pendahuluan

Investasi adalah aktifitas menanamkan sejumlah dana untuk dikembangkan dalam jangka waktu yang telah ditentukan di masa depan untuk memperoleh profit atau keuntungan. Investasi adalah salah satu cara untuk melawan tingkat inflasi. Indonesia masih dianggap sebagai tempat berinvestasi yang cukup prospektif karena banyaknya sumber daya yang tersedia di Indonesia. Beberapa investor luar bahkan tidak ragu untuk berinvestasi di Indonesia, hal ini membuat pertumbuhan investor dan investasi dalam negeri cukup positif meskipun tidak terlalu tinggi. Dalam memulai investasi tidak bisa sembarangan harus ada pertimbangan yang matang, terutama bagi pemula. Pertimbangan-pertimbangan tersebut haruslah diperhatikan dengan baik agar investasi dapat berlangsung sesuai dengan apa yang kita inginkan, yaitu memperoleh keuntungan. Pada saat seperti ini dimana teknologi sudah berkembang pesat untuk melakukan investasi bukan lah hal yang sulit tetapi yang cukup sulit adalah untuk menentukan investasi mana yang sekiranya cocok untuk kita.

Permasalahan

Dapat kita lihat dari pendahuluan diatas Mengapa kita harus memilih investasi yang tepat ?

Pembahasan

Dari permasalahan diatas mengapa kita harus memilih investasi yang tepat karena kita sebagai investor pemula harus mengantisipasi akan resiko, maka dari itu kita harus mengenal pentingnya berinvestasi dan resikonya. Berikut ini penjelasan mengenai tentang investasi

    A.         Pengertian Investasi

Investasi merupakan atas sejumlah dana atau sumber  daya lainnya yang dilakukan pada saat ini, dengan  tujuan memperoleh sejumlah keuntungan di masa yang  akan datang (Tandelilin:2000).

Atau dapat juga didefinisikan sebagai penundaan konsumsi sekarang untuk digunakan di dalam produksi yang efisien selama periode waktu tertentu dengan harapan dapat memberikan pendapatan atau keuntungan (Hartono:2000).

Defenisi investasi menurut PSAK adalah suatu aktiva yang digunakan perusahaan untuk pertumbuhan kekayaan (accreation of wealth) melalui distribusi hasil investasi seperti bunga, royalti, dividen dan uang   sewa, untuk apreasiasi nilai investasi atau untuk manfaat lain bagi perusahaan yang berinvestasi seperti manfaat yang   diperoleh   melalui   hubungan perdagangan.

    B.         Jenis-jenis Investasi

1)     Jenis Investasi Berdasarkan Asetnya

Jenis investasi berdasarkan asetnya merupakan penggolongan investasi dari aspek modal atau kekayaan. Investasi berdasarkan asetnya terbagi atas dua jenis, yaitu real asset dan financial asset. Real Asset adalah investasi yang berwujud seperti gedung-gedung, kendaraan dan lain sebagainya, sedangkan Financial Asset merupakan dokumen (surat- surat) klaim tidak langsung dari pemegangnya terhadap aktivitas riil pihak yang menerbitkan sekuritas tersebut.

2)      Jenis Investasi Bedasarkan Pengaruhnya

Jenis investasi menurut pengaruhnya merupakan investasi yang didasarkan pada faktor-faktor yang memengaruhi atau tidak berpengaruh dari kegiatan investasi. Jenis investasi berdasarkan pengaruhnya dapat dibagi lagi menjadi dua macam, yaitu investasi autonomus (berdiri sendiri) dan Investasi Induces (memengaruhi atau menyebabkan). Investasi Autonomus adalah investasi yang tidak dipengaruhi oleh tingkat pendapatan, bersifat spekulatif. Contoh investasi ini : pembelian surat- surat berharga. Investasi Induced ialah investasi yang dipengaruhi kenaikan permintaan akan barang dan jasa serta tingkat pendapatan. Contoh investasi ini : penghasilan transitori, yaitu penghasilan yang diperoleh selain dari bekerja, seperti bungan dan sebagainya.

3)     Jenis Investasi Berdasarkan Sumber Pembiayaannya

Jenis investasi berdasarkan sumber pembiayaannya merupakan investasi yang didasarkan pada asal-usul Pengelolaan Investasi terhadap Laporan Keuangan (Aries Veronica, Selvi Erianda) 5 investasi yang diperoleh. Jenis investasi ini dapat dibagi lagi menjadi dua macam, yaitu investasi yang besumber dari modal asing dan investasi yang bersumber dari modal dalam negeri.

4)     Jenis Investasi berdasarkan bentuknya

Jenis investasi ini merupakan investasi yang didasarkanpada cara menanamkan investasinya. Jenis investasi ini dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu investasi portofolio dan investasi langsung. Investasi Portopolio dilakukan melalui pasar modal dengan instrumen surat berharga, contohnya seperti saham dan obligasi. Investasi langsung merupakan bentuk investasi yang dilakukan dengan membangun, membeli total, atau mengakuisi suatu perusahaan.

    C.         Tujuan Investasi

Menurut Tandellin (2010) tujuan investasi adalah sebagai berikut :

·       Untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak di masa depan. Seseorang memiliki persepsi bagaimana ia dapat meningkatkan taraf hidupnya di masa yang akan datang atau setidaknya berusaha


·       bagaimana seseorang tersebut mempertahankan pendapatan yang sekarang agar tidak berkurang dari nilai sekarang.

·       Mengurangi tekanan inflasi, dengan melakukan investasi dalam pemilik perusahaan atau obyek lainnya, seseorang dapat menghindarkan dirinya dari sebuah risiko penurunan nilai kekayaan atau hak miliknya akibat adanya pengaruh inflasi.

·       Adanya dorongan untuk menghemat pajak, beberapa negara di dunia banyak yang melakukan kebijakan yang bersifat mendorong pertumbuhan investasi di kalangan masyarakat melalui pemberian fasilitas perpajakan pada masyarakat yang melakukan investasi di bidang- bidang tertentu.

    D.         Resiko Investasi

faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kerugian dalam suatu investasi. Dilihat dari kesediaanya menanggung risiko investasi, seorang investor dapat dikategorikan menjadi 3 kelompok, yaitu:

1)    Risk seeker merupakan investor yang menyukai risiko. Jika investor dihadapkan kepada dua pilihan investasi yang memberikan tingkat keuntungan yang sama dengan risiko yang berbeda, maka investor akan senang mengambil investasi dengan risiko yang lebih besar.

2)    Risk averter merupakan investor yang tidak menyukai risiko atau menghindari risiko. Investor model ini akan mengambil investasi dengan risiko yang lebih kecil dengan tingkat keuntungan yang sama.

3)    Risk netrality merupakan investor yang bersikap netral terhadap risiko. Artinya investor akan meminta kenaikan tingkat keuntungan yang sama setiap kenaikan risiko (Sartono:1998).

 

Jenis-jenis risiko yang umumnya dihadapi perusahaan dalam investasi yaitu:

1)    Business Risk (Risiko Bisnis),

2)    Financial Risk (Risiko Finansial),

3)    Inflation Risk/Purchasing Power Risk (Risiko Inflasi/Penurunan Daya beli),

4)    Interest Rate Risk (Risiko Suku Bunga),

5)    Social Risk (Risiko Sosial),

6)    Foreign Exchange Risk (Risiko Nilai Tukar),

7)    Political Risk (Risiko Situasi Politik).

Jenis-jenis risiko di atas merupakan risiko yang tergabung baik dalam risiko tidak sistematis (unsystematic risk) dan risiko sistematis (systematic risk).

    E.         Proses Investasi

Proses investasi terdiri dari lima tahap yaitu :

a)   Penentuan tujuan investasi. Tujuan investor antara yang satu dengan yang lain tidak sama, tergantung dari keputusan yang dibuat.

b)   Penentuan kebijakan investasi. Tahap ini merupakan tahap penentuan kebijakan untuk memenuhi tujuan investasi yang telah ditetapkan.

c)    Pemilihan strategi portofolio. Ada dua strategi yang dipilih, yaitu strategi portofolio aktif dan strategi portofolio pasif. Strategi portofolio aktif meliputi penggunaan informasi yang tersedia dan teknik-teknik peramalan secara aktif untuk mencari kombinasi portofolio yang lebih baik. Strategi portofolio pasif meliputi aktivitas investasi pada portofolio yang seiring dengan kinerja indek pasar.

d)   Pemilihan asset. Tahap ini merupakan proses pengevaluasian setiap sekuritas yang ingin dimasukan dalam portofolio.

e)   Pengukuran dan evaluasi kinerja portofolio. Tahap ini meliputi kinerja portofolio dan pembandingan hasil pengukuran tersebut dengan kinerja 9 portofolio lainnya melalui proses benchmarking (Tendelilin:2000). Portofolio yang efisien adalah portofolio yang memberikan return ekspektasi terbesar dengan risiko yang sudah pasti atau portofolio yang mengandung risiko terkecil dengan tingkat return ekspektasi yang sudah pasti. Portofolio yang efisien ditentukan dengan memilih tingkat return ekspektasi tertentu dan kemudian meminimumkan risikonya atau menentukan tingkat risiko yang tertentu dan kemudian memaksimumkan return ekpektasinya (Hartono:2000)

     F.         Cara Mendapatkan Investor Bisnis yang Tepat

1)     Siapkan Profil Bisnis

2)     Untuk menyakinkan calon onvestor, berikan informasi bisnis Anda selengkapnya mungkin. Jangan terlalu banyak, yang terpenting adalah informasinya jelas dan menarik. Jelaskan latar belakang bisnis Anda, produk atau jasa yang ditawarkan, serta kelebihan bisnis yang dijalankan. Mungkin saja investor tidak langsung luluh, namun setidaknya berikan mereka kesempatan untuk terus mencari tahu profil bisnis Anda.

3)     Buat Laporan Keuangan yang Rapi

4)     Salah satu faktor yang meyakinkan investor pada bisnis adalah cara Anda mengelola keuangan.

5)     Jelaskan tentang Proyeksi Bisnis

6)     Tidak bisa dipungkiri bahwa tujuan seorang investor menanamkan modal pada bisnis Anda adalah untuk memperoleh keuntungan.

7)     Mungkin saja investor tidak langsung tertarik dengan bisnis Anda.

Kesimpulan

investasi juga mampu membantu memenuhi kebutuhan di masa mendatang. Investasi merupakan bentuk penanaman modal dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa mendatang.

Investasi dapat dilakukan dalam berbagai instrumen dengan imbal balik dan resiko yang dapat dipilih sesuai profil resiko kita.

Daftar Pustaka

Hidayat, A. A. (2022). W162100004 : Kewirausahaan III : Business Investment & Copyright [Word File]. Universitas Mercu Buana.

1.     Hartono, Jogiyanto. 2002. “ Teori Portofolio dan Analisis Investasi”. BPFE YKPN: Yogyakarta.


September 25, 2022

Memahami Strategi Pengembangan Orientasi Bisnis di Pasar Global

 

Memahami  Strategi Pengembangan Orientasi Bisnis di Pasar Global

Putri Virginia Valensi (@V26-Virginia)



Abstrak

Perkembangan usaha di Indonesia khususnya dalam wilayah industry kecil mengaharuskan seorang pembisnis harus memiliki oreintasi bisnis dan strategi yang baik. selain itu seorang pengusaha harus memiliki strategi bisnis yang tinggi, tingginya strategi bisnis akan membuat perusahaan dapat bertahan dan bersaing dalam persaingan bisnis.

Kata Kunci : Orientasi Bisnis, Strategi bisnis.

Abstract

Business development in Indonesia, especially in the small industry area, requires a businessman to have a good business orientation and strategy. besides that an entrepreneur must have a high business strategy, the high business strategy will make the company survive and compete in business competition.

Keywords: Business Orientation, Business Strategy.

Pendahuluan

Perkembangan bisnis yang semakin ketat dewasa ini mengharuskan perusahaan menghadapi persaingan yang sangat ketat, apapun jenis bisnis yang mereka jalankan. Persaingan di antara perusahaan tersebut akan menghasilkan tarik menarik konsumen agar bisnisnya semakin maju. Untuk menarik konsumen setiap perusahaan harus memiliki strategi yang tepat untuk memasarkan produknya. Setiap perusahaan tentu mempunyai cara yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Era globalisasi telah menuntut adanya perubahan paradigma lama dalam segala bidang, salah satunya adalah bidang pemasaran. Pemasaran mengambil peranan penting dalam setiap persaingan bisnis yang terjadi. Adanya persaingan bisnis memang sangatlah wajar, namun sebaiknya disikapi positif oleh para pebisnis.

Permasalahan

Pada era globalisasi sekarang , semua pembisnis  di tuntut untuk bersaing dalam  bisnis yang sangat ketat di pasar global ini. Selain itu kualitas peningkatan kinerja dalam kesusksesan perkembangan bisnis yang ada.

Pembahasan

Pengembangan kewirausahaan dilakukan dengan cara mengembangkan pelaku usaha (entrepreneur) yang berkualitas, baik dari segi pengetahuan maupun keterampilan atau kemampuan dan mental dengan harapan akan menciptakan kemandirian dalam berusaha dan berbisnis. Hal ini dipandang sangat penting apalagi jika usaha yang digeluti berhubungan dengan kegiatan sosial kemasyarakatan dan berdampak positif terhadap lingkungan. Pelaku usaha konvensional memiliki kemiripan dengan pelaku usaha sosial hanya saja pelaku usaha sosial merupakan aset dan unsur utama kewirausahaan sosial di masyarakat dan penentu tumbuhnya suatu wilayah dalam pengembangan kewirausahaan berbasis kemasyarakatan. Tentunya tidak semua pelaku usaha bisa berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat kecuali pelaku usaha sosial yang aktifitasnya melibatkan masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Orientasi kewirausahaan menurut Muchtolifah (2005) merupakan kapabilitas organisasi memberikan kontribusi penciptaan sumber daya organisasi yang unik, keunggulan yang posisional yang berpengaruh terhadap kinerja.

Menurut Arthur A. Thompson and Strickland dalam bukunya yang bertajuk Strategic Management: Concepts and Cases, terdapat sejumlah faktor yang perlu diperhatikan ketika kita melakukan proses penyusunan strategi perusahaan. Faktor-faktor itu adalah sbb:

·       Pertimbangan Regulasi dan Kebijakan Pemerintah

·       Kondisi Persaingan dan Daya Tarik Industri Secara Keseluruhan

·       Peluang Pasar dan Ancaman Eksternal Perusahaan

·       Kekuatan Sumber Daya Perusahaan, Kompetensi, dan Kemampuan Kompetitif

·       Ambisi Pribadi, Filsafat Perusahaan, dan Kepercayaan Etis Manajer

·       Pengaruh Shared Values dan Company Culture dalam Strategi

Menguji Strategi Bisnis Terbaik
Tiga pengujian dapat digunakan untuk mengevaluasi pilihan strategi terbaik, yakni :

1.     Goodness of Fit Test— Strategi yang baik harus benar-benar cocok terhadap kondisi industri dan kompetisi, peluang dan ancaman pasar, dan aspek lain dari lingkungan eksternal perusahaan.

2.     . Competitive Advantage Test— Strategi yang baik harus mampu menigkatkan daya saing perusahaan.

3.      Performance Test— Strategi yang baik harus mampu meningkatkan kinerja perusahaan.

Strategi Memasuki Pasar Global

1.     Ekspor Dan Impor

Ekspor adalah salah satu kegiatan ekonomi yang dilakukan dengan cara penjualan atau mengeluarkan barang dari dalam negeri dan di kirimkan ke negara lain. Impor adalah kegiatan pembelian jasa atau barang dari satu negara di kirim ke negara lain. Tujuan diadakan kegiatan ekspor dan impor adalah upaya memenuhi kebutuhan masyarakat dan menambah pendapatan devisi bagi negara dalam mensejahterakan kehidupan masyarakat.

2.     Perusahan Cabang Atau Perwakilan

Pendirian/pembentukan kantor cabang atau kantor perwakilan didasarkan pada ketentuan anggaran dasar yang memperbolehkan perusahaan tersebut untuk mendirikan kantor cabang atau kantor perwakilan. Pendirian kantor cabang atau kantor perwakilan tidak harus dalam akta notaris namun untuk kebutuhan pengurusan izin-izin biasanya pendirian/ pembentukan dilakukan dalam akta notaris.

3.     Lisensi Asing dan Alih Teknologi

Lisensi merupakan cara untuk ahli teknologi perjanjian lisensi merupakan perjanjian antara pemilik teknologi dengan negara berkembang dalam memproduksi suatu produk. https://www.ocbcnisp.com/id/article/2021/10/11/strategi-pengembangan-usaha

4.     Franchising

Franchise merupakan konsep pemasaran untuk memperluas jaringan dengan cepat. Sistem ini dianggap memiliki beberapa keunggulan yang terkait dengan pendanaan, sumber daya manusia dan manajemen, kecuali kerelaan pemilik merek berbagai dengan pihak lain. Franchise juga dianggap sebagai jalur distribusi yang efektif untuk mendekatkan produk kepada konsumen melalui jaringan franchisee.

5.     Joint Ventura

Joint venture adalah istilah yang digunakan untuk menyebut kerjasama antara dua atau lebih perusahaan dalam bidang bisnis. Perusahaan yang melakukan kerjasama biasanya perusahaan lokal dan luar negeri, yang tujuannya untuk membangun sebuah hubungan yang menguntungkan kedua pihak.

6.     Akuisisi

akuisisi bisnis adalah mengambil alih kepemilikan suatu perusahaan dari perusahaan lain. Pengambilalihan itu dapat berupa kepemilikan saham maupun aset.

Kesimpulan

DI perkembangan bisnis era globalisasi sekarang, pembisnis harus memahami strategi yang baik dalam berbisnis karena persaingan bisnis yang sangat ketat dan juga pembisnis harus memahami pasar global untuk perkembangan bisnis.

Daftar Pustaka

Modul 4 pembelajaran kwh 3. Strategies For Going Global and Barrier to International Trade

https://www.ocbcnisp.com/id/article/2021/10/11/strategi-pengembangan-usaha