Tampilkan postingan dengan label @V27-Rajib. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @V27-Rajib. Tampilkan semua postingan

November 28, 2022

Alasan Mengapa Brand Identity Sangat Penting Bagi Bisnis

 

Rajib Fahmi(@V27-Rajib)

Abstrack

Brand Identity merupakan citra yang ingin ditampilkan oleh sebuah merek. Iklan merupakan salah satu media penyampaian brand identity, yang terdapat empat elemen di dalamnya yaitu nama merek, logo, slogan, dan kisah merek. Maksud dari penyampaian brand identity adalah membentuk pikiran dan mempertahankan kesadaran audience terhadap kesan suatu merek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui isi brand identity bagi bisnis.

Kata kunci: Brand Identity, Iklan logo, dan slogan

 

Pendahuluan

Brand identity merupakan salah satu faktor yang membentuk pandangan audiens terhadap bisnis yang dijalankan. Membentuk pandangan audiens terhadap bisnis Anda merupakan hal yang penting karena setiap bisnis pasti mempunyai value yang ingin mereka sampaikan kepada audiens. Brand identity sangatlah penting karena dapat membantu konsumen untuk mengenali merek dan membedakannya dengan merek lainnya.

 

Pembahasan

Brand identity adalah sekumpulan elemen yang terlihat dari suatu merek mulai dari desain, logo dan warna yang mengidentifikasikan dan membedakan merek di benak konsumen.  Singkatnya brand identity adalah apa yang membuat konsumen langsung mengenali brand kamu. Umumnya konsumen akan menghubungkan brand identity dengan produk atau layanan.

Nah, dari identitas itulah mulai terjadi hubungan antara brand dengan konsumen, membangun loyalitas mereka hingga menentukan bagaimana pelanggan memandang suatu merek. Perlu diingat juga bahwa brand identity atau brand identitas ini berbeda dengan brand dan branding. Apa saja perbedaanya?

 

·         Brand lebih condong kepada bagaimana konsumen memandang perusahaan kamu.

·         Branding menjelaskan tentang bagaimana tindakan yang dilakukan untuk membangun citra tertentu perusahaanmu.

·         Brand identity adalah kumpulan suatu elemen yang ada untuk menciptakan suatu citra merek. 

Adapun elemen umum yang dipakai untuk membangun brand identity meliputi logo, warna merek utama dan palet warna, variasi logo, tipografi, gaya yang konsisten untuk gambar dan konten, identitas visual di media sosial hingga perpustakaan elemen grafis.

Salah satu contoh dari brand identity adalah ketika mendengar nama Coca Cola, mungkin yang kamu ingat bisa berupa pita yang ada di kalengnya atau warna merah yang selalu identik dengan produk minuman soda tersebut.

 

Alasan pentingnya brand identity

Selain sebagai ciri khas dan pembeda dari merek yang lain, ada beberapa alasan lain kenapa brand identity sangat penting bagi sebuah merek, yaitu:

 

1. Membangun loyalitas

Brand identity yang efektif akan dapat membangun loyalitas pelanggan dan kepercayaan kepada merek, sebab ini akan memungkinkan pelanggan membuat hubungan antara produk dan perusahaan.

2. Konsistensi

Dengan adanya brand identity, kamu harus membuat pesan yang konsisten pada semua materi pemasaran, di mana semua bagian memiliki elemen desain dan gaya dasar yang sama untuk menciptakan merek yang kohesif.

3. Kepribadian

Alasan lain pentingnya brand identity adalah sebagai representasi visual dari nilai-nilai dan kepribadian merek. Umumnya desain identitas digunakan untuk membangun nada merek dan dipakai untuk membangun perasaan tertentu terhadap audiens, termasuk di dalamnya mempromosikan tujuan perusahaan.

4. Mudah bersaing dengan kompetitor

Brand identity adalah salah satu hal yang dapat menjadi pembeda ketika produkmu diluncurkan di pasaran. Brand identity juga membantu pelanggan mengenali dan mendukung bisnismu, bahkan membantu memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan. Dengan memperkuat brand identity, akan semakin banyak pengakuan yang diterima dari konsumen. Hal tersebut membuat bisnismu semakin meningkat dan mudah bersaing dengan merek terkenal lainnya

5. Lebih mudah dikenali pelanggan

Memiliki brand identity yang kuat berfungsi untuk membangun pengakuan pelanggan. Hal ini berarti ketika pelanggan berbelanja untuk produk tertentu atau mempertimbangkan perusahaan untuk melakukan sebuah layanan, mereka mengenali perusahaanmu yang menjalankannya. Konsumen memiliki kecenderungan untuk memilih merek yang mereka kenal daripada merek serupa yang kurang familiar, bahkan jika mereka tidak tahu banyak tentang perusahaan kamu pada saat itu.

6. Meningkatkan profit perusahaan

Memiliki brand identity yang kuat dan terkenal akan meningkatkan kredibilitas bisnismu di hadapan pelanggan dan pasar secara keseluruhan. Saat kamu membangun kredibilitas, kamu juga turut membangun pengakuan, loyalitas, dan daya saing. Semuanya berjalan beriringan, dan kamu akan menemukan bahwa kredibilitas akan membawa kemudahan pembelian yang berpengaruh pada peningkatan profit perusahaan. Jika brand kamu terpercaya, bisnismu akan jauh lebih mudah memaksimalkan penjualan.

 

Cara membuat brand identity

Dengan  adanya brand identity, audiens pada akhirnya akan lebih mudah mengingat merek secara  jelas, unik dan konsisten. Oleh karena itu, penting agar kamu dapat membuat brand identity dengan tepat. Berikut ini akan dipaparkan beberapa cara membuat brand identity yang benar.

 

1. Melakukan riset pasar

Melakukan riset pasar sangat penting untuk mengetahui siapa sebenarnya target pasar kamu. Dalam melakukan riset pasar ini, setidaknya ada empat hal yang harus diklarifikasi yakni:

·         Audiens. Pelajari apa yang diinginkan audiens dalam industri bisnis kamu untuk menciptakan merek yang disukai oleh mereka.

·         Misi perusahaan. Kamu tidak dapat menciptakan kepribadian bisnis dengan baik tanpa tahu apa visi dan misi perusahaan menciptakan produk.

·         Proposisi nilai dan persaingan untuk mengetahui apa keunikan dari produk kamu dibanding dengan produk orang lain.

·         Analisis SWOT perlu dilakukan untuk membantu memahami merek kamu lebih dalam. Dengan begitu kamu bisa memahami karakteristik yang ingin digambarkan lewat merek tersebut

2. Perhatikan desain logo dan template

Setelah melakukan hal di atas, maka kini yang perlu kamu lakukan adalah menentukan logo, warna palet, jenis dan template. Dalam membuat beberapa hal ini, kamu harus memastikan konsistensi yang sama di seluruh area bisnis untuk menciptakan merek yang harmonis. Kamu pun bisa memastikan semua tim berpegang pada aturan merek yang sama lewat buku panduan merek yang akan mendokumentasikan semua hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam pembuatan merek.

3. Mengintegrasikan merek lewat bahasa yang terhubung di media sosial

Konten dalam media sosial kamu juga mencerminkan brand itu sendiri. Oleh karena itu dalam membuat konten, gunakan bahasa yang sesuai dengan kepribadian merek. Jika identitas brand kamu diperuntukkan bagi high end maka pakai bahasa yang profesional. Namun jika identitas brand kamu bersifat lebih santai, maka kamu bisa menggunakan bahasa yang komunikatif.  Bahasa yang dipilih juga harus terintegrasi dengan seluruh bisnis untuk menciptakan nada merek yang sama baik itu dalam iklan atau konten media sosial.

4. Memantau merek untuk mempertahankan brand identity

Langkah selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam membuat brand identity adalah melakukan pemantauan secara rutin baik menggunakan Google Analytic, survei, melihat komentar di media sosial dan sebagainya. Pemantauan ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana audiens bisa berinteraksi dengan merek kamu. Dengan melakukan pemantauan yang rutin juga akan memberikan gambaran berupa strategi yang bisa diperbaiki untuk meningkatkan brand identity.

 

Manfaat Brand Identity bagi Brand

Beberapa manfaat brand identity antara lain:

 

1. Mudah dikenali audiens

Brand menjadi lebih mudah dikenali oleh audiens. Jika audiens sudah mengenali brand Anda dengan baik, pastinya mereka akan lebih memilih untuk memakai produk atau jasa yang brand Anda tawarkan.

2. Gampang bersaing dengan kompetitor

Jika suatu bisnis telah mempunyai ciri khas atau keunikan tersendiri, audiens akan lebih mudah dan lebih cepat mengenalinya. Bisnis dengan identitas brand yang kuat memungkinkan bisnis tersebut untuk bersaing dengan kompetitor lainnya.Keunikan yang dimiliki oleh bisnis Anda akan menjadi kelebihan tersendiri karena terlihat lebih dominan dibandingkan kompetitor lainnya.

3. Mudah memiliki pelanggan yang loyal

Semua bisnis pasti ingin mempunyai pelanggan yang loyal. Namun, untuk memperoleh hal ini dibutuhkan upaya yang tidak mudah dan waktu yang tidak singkat. Maka, diperlukan identitas brand yang kuat untuk mendapatkan pelanggan yang loyal.

 

Contoh Brand Identity

·         Coca-cola

·         McDonald’s

 

Kesimpulan

Brand identity adalah sekumpulan elemen yang terlihat dari suatu merek mulai dari desain, logo dan warna yang mengidentifikasikan dan membedakan merek di benak konsumen.

brand identitas ini berbeda dengan brand dan branding. Apa saja perbedaanya?

·      Brand lebih condong kepada bagaimana konsumen memandang perusahaan kamu.

·   Branding menjelaskan tentang bagaimana tindakan yang dilakukan untuk membangun citra tertentu perusahaanmu.

·     Brand identity adalah kumpulan suatu elemen yang ada untuk menciptakan suatu citra merek. 

Dengan  adanya brand identity, audiens pada akhirnya akan lebih mudah mengingat merek secara  jelas, unik dan konsisten.

 

Refrensi

https://www.ekrut.com/media/brand-identity-adalah

https://glints.com/id/lowongan/brand-identity-adalah/#.Y4RngHZBzIU

https://eprints.upnyk.ac.id/21238/3/ABSTRAK.pdf

 


November 27, 2022

PERKEMBANGAN HUKUM BISNIS INDONESIA

                                                                                 

 Rajib Fahmi(@V27-Rajib)

Abstrak

Secara sederhana, hukum bisnis dapat didefinisikan sebagai peraturan-peraturan yang dibuat dalam rangka mengatur kegiatan bisnis. Tentu saja agar kegiatan bisnis dapat dijalankan secara adil. Untuk lebih jelasnya hukum bisnis dapat diartikan sebagai peraturan-peraturan yang tertulis yang dibuat oleh pemerintah dalam rangka mengatur, melindungi dan mengawasi seluruh kegiatan bisnis baik itu kegiatan perdagangan atau industri atau bidang jasa atau kegiatan lainnya yang berkaitan dengan keuangan dan sektor bisnis.

Hukum bisnis merupakan peraturan yang mengawal pelaksanaan kegiatan dalam berbisnis  atau pelaksanaan kegiatan ekonomi. Di dalam pengaturan mengenai hukum bisnis termuat tata cara dan prosedur mengenai bagaimana menjalankan kebiasaan bisnis yang sebenarnya. Untuk memahami hukum bisnis, ada baiknya kita terlebih dahulu memahami hukum perdata dan hukum dagang secara umum. Sebab bidang hukum perdata dan hukum dagang merupakan dasar dari hukum bisnis. Hal ini penting, supaya kelak kita tidak mengalami kesulitan dalam memahami hukum bisnis secara mendasar.

Kata kunci:hukum,peraturan-peraturan dan bisnis.

 

 

Pendahuluan

Dalam melakukan kegiatan bisnis, para pelaku bisnis pasti tidak terlepas dengan hukum, karena hukum berperan mengatur bisnis agar bisa berjalan lacar,tertib dan aman sehingga keuntungan bisa diperoleh tidak hanya oleh satu pihak saja tetapi oleh semua pelaku bisnis.Kemajuan suatu bisnis tidak akan berarti kalau kemajuan tidak berdampakpada kesejahteraan dan keadilan yang dinikmati merata oleh semua pelaku bisnis.Tidak ada penindasan oleh pengusaha kuat kepada pengusaha lemah dan tidak adapelaku bisnis yang kaya semakin kaya yang miskin semakin miskin, sehinggatidak ada keseimbangan dalam tatanan bisnis. Disinilah peran hukum bisnisberguna untuk membatasi hal tersebut.Dengan dibuatnya hukum bisnis, maka hukum bisnis tersebut harusdipelajari oleh para pelaku bisnis sehinga bisnisnya berjalan sesuai koridor hukuman tidak mempraktekkan bisnis yang bisa merugikan pelaku bisnis secara luas.

 

Pembahasan

a.Perkembangan Hukum Bisnis Indonesia 

Tidak  dapat  dipungkiri  bahwa  unsur  ekonomi  dalam  pembuatan kebijakan,  baik  pada  tingkat  pembentukan,  implementasi  maupun enforcement peraturan  perundang-undangan  telah  sangat  berpengaruh  di Indonesia.  Secara  resmi  Garis-garis  Besar  Haluan  Negara  (GBHN) menetapkan  salah  satu  arah  Kebijakan  Program  Pembangunan  Nasional Bidang  Hukum,  yakni  mengembangkan  peraturan  perundang-undangan yang  mendukung  kegiatan  perekonomian  dalam  menghadapi  era perdagangan  bebas.  Tentunya  arah  kebijakan  tersebut  merupakan  satu indikator  kuatnya  pengaruh  atau  tujuan  ekonomi  dalam perkembangan hukum di Indonesia. Memang  secara  teoritis  konseptual,  aliran  Analisis  Ekonomi  Atas Hukum  belum  fenomenal  dan  melembaga  di  Indonesia,  sebagaimana menimpa  juga  aliran-aliran  hukum  lain.  Sehubungan  dengan  gejala tersebut,  relevan  mengemukakan  pendapat  Ifdhal  Kasim,  bahwa  di Indonesia kajian-kajian yang merupakan kritik-teori atau doktrin atas suatu paradigma  atau  pendekatan  tertentu  dalam  kajian  hukum  kurang berkembang.  Ahli-ahli  hukum  di  Indonesia  kurang  bergairah  dalam melakukan  penjelajahan  teoritis  atas  berbagai  paradigma  dalam  ilmu hukum  atau taking  doctrine  seriously.  Meskipun  demikian  perbincangan mengenai Analisis Ekonomi Atas Hukum bukannya sama sekali tidak ada. Hal  ini  dapat  dilihat  misalnya  dalam  teks  oratio  dies  Universitas  Katolik Parahyangan Bandung pada tahun 1995, dengan mengemukakan kerangka berpikir : 1)Berdasarkan pengamatan empiris upaya perlindungan lingkungan yang hanya  digantungkan  pada  penggunaan  instrumen  hukum  (legal instruments) terbukti kurang efektif. 2)Praktek-praktek  perlindungan  lingkungan  di  negara  lain,  ternyata sudah menerapkan konsep mixed-tools of compliance, dimana instrumen ekonomi  (economic  instruments)  merupakan  salah  satu  insentif  yang membuat potensial pencemar mematuhi ketentuan Hukum Lingkungan. 3)Terdapat  ketentuan  dalam  peraturan  perundang-undangan  bidang lingkungan  hidup  yang  memberikan  dasar  hukum  yang  kuat  untuk menerapkan konsep mixed-tools of compliance. Consern  atas  pendekatan  ekonomi  terhadap  hukum  juga  diberikan oleh Thee Kian Wie, yang menekankan perlunya aspek ekonomi diperhatikan dalam  implementasi  UU  No.  5/1999  dengan  mengemukakan  bahasan pengkategorian monopoli, persaingan tidak sehat, kartel, price fixing, market division,  merger,  cross-shareholding,  dan  sebagainya.  Tidak  kalah menariknya  juga  pembahasan  Heru  Supraptomo  terhadap  Hukum Perbankan dengan pendekatan ekonomi. Sambil mengutip pendapat Posner, ia menyatakan bahwa :

ilmu  ekonomi  merupakan  suatu  alat  yang  tepat  (a  powerfull  tool) untuk melakukan analisis terhadap permasalahan-permasalahan hukum yang  terjadi  di  lingkungan  kita.  Pendekatan  analisis  ekonomi  terhadap hukum ini belum berkembang di Indonesia. Walaupun begitu, pemikiran-pemikiran  ataupun dasar-dasar ilmu ekonomi  sudah  diterapkan dalam membentuk ketentuan-ketentuan dalam hukum perbankan.”

Krisis ekonomi Indonesia pada tahun 1998 berdampak sangat buruk terhadap  perekonomian  negara  kita.  Hampir  diseluruh  sektor  termasuk sektor  industry,  baik  industri  besar  maupun  industri  kecil  merasakan dampak  dari  krisis  ekonomi  tersebut.  Tidak  sedikit  pelaku  bisnis  yang terpaksa gulung tikar karena tidak mampu bertahan dengan krisis ekonomi yang mendalam. Akibatnya, jumlah pengangguran meningkat secara pesat. Banyak  perusahaan  yang  melakukan  efisiensi  dan  restrukturisasi  alias Pemutusan  Hubungan  Kerja  (PHK  massal).  Harga  bahan  baku  meningkat tajam  sementara produksi barang dan jasa  tidak laku sehingga  membuat sektor ekonomi mikro dan makro sulit untuk bertahan. Saat  sekarang  ini,  perekonomian  Indonesia  telah  berangsur-angsur pulih.  Bisnis  di  Indonesia  mulai  menggeliat  dan  berkembang  pesat. Beberapa jenis usaha dan bisnis yang dulunya sulit berkembang, saat ini malah  tumbuh  subur  dan  menjamur,  terutama  sektor  telekomunikasi, waralaba  dan  pembiayaan.  Sektor  komunikasi  mampu  berkembang disebabkan kemajuan teknologi yang berkembang pesat pula. Hal ini dapat dilihat pada produksi barang-barang seperti telepon genggam dan internet. Para pelaku bisnis di sektor ini bergairah karena melihat minat masyarakat yang sangat tinggi.

 

B.Peran Pemerintah dan Pengaturan Hukum Bisnis

Pemerintah dapat berperan untuk mewujudkan keadilan dalam dunia usaha  dengan  membentuk  peraturan-peraturan  atau  hukum  bisnis  yang berlandaskan  prinsip  keadilan.  Dengan  adanya  hukum  bisnis  yang  adil maka  hak  dan  kewajiban  para  pelaku   usaha  dapat  dilindungi.  Dengan adanya hukum bisnis, pemerintah juga diharapkan mampu berperan untuk memberikan  ketertiban  dalam  dunia  bisnis.  Keteraturan  dan  ketertiban dapat mendorong terciptanya kondisi usaha yang baik dan lancarnya lalu lintas  perekonomian.  Hal  ini  dapat  memberikan  dampak  positif  terhadap dunia  usaha. Hukum  bisnis  juga  memiliki  tujuan  untuk  menciptakan  kedamaian dalam  melakukan  kegiatan  bisnis.  Namun,  hukum  bisnis  juga  akan memberikan sanksi yang tegas terhadap mereka yang melanggar peraturan dalam  hukum  bisnis.  Pemberian  sanksi  tersebut  untuk  memberikan jaminan  kepastian  hukum,  penegakan  keadilan  sekaligus  memberikan kesadaran kepada masyarakat. Dengan demikian masyarakat akan merasa yakin bahwa keberadaan hukum bisnis benar-benar bermanfaat dan dapat melindungi mereka.

Hukum  bisnis  mengatur  dan  melindungi  para  pelakunya  agar  tidak melakukan  praktik  kecurangan  seperti  monopoli  dan  persaingan  usaha, penggelapan  pajak  dan  lain  sebagainya.  Selain  itu,  hukum  bisnis  juga ditujukan  untuk  memberikan  perlindungan  terhadap  masyarakat. Masyarakat sebagai konsumen atas barang dan jasa yang beredar dipasaran mesti mendapatkan perhatian dari hukum bisnis. Masyarakat telah sering menjadi korban dalam dunia bisnis. Telah sering ditemukan pelaku bisnis yang menciptakan dan memasarkan produk dibawah standar dan berbahaya bagi masyarakat.

Disinilah  peran  dan  fungsi  penting  dari  pemerintah  sebagai penyelenggara negara, yakni melindungi warganya. Pemerintah dituntut agar mampu  menciptakan  dunia  usaha  yang  jauh  dari  praktek-praktek kecurangan yang dapat merugikan pelaku bisnis dan masyarakat . Karena itulah kehadiran hukum bisnis dalam dunia usaha dipandang sebagai solusi yang tepat. Hukum bisnis mengatur berbagai bidang, antara lain : hukum kontrak,  hukum  perusahaan,  hukum  perlindungan  konsumen,  surat berharga,  pasar  modal  serta  hak  dan  kekayaan  intelektual  dan  berbagai bidang bisnis lainnya.

Berdasarkan pembahasan tersebut di atas, maka dapat disimpulkan bahwa  keinginan  untuk  melibatkan  prinsip  atau  teori  ekonomi  dalam perkembangan hukum di Indonesia telah tampak, meskipun masih belum sebagaimana  yang  diharapkan.  Kajian  yang  semakin  sadar  dan berkesinambungan  tentunya  akan  lebih  memberikan  manfaat  bagi perancangan  sistem  hukum,  pembentukan,  penerapan  dan enforcementperaturan perundang-undangan, mengingat sebagaimana perkembangan di Amerika  Serikat,  pendekatan  ekonomi  atas  hukum  telah  menggejala  di setiap bidang hukum.


Kesimpulan

Hukum  bisnis  merupakan  peraturan  yang  mengawal  pelaksanaan kegiatan  dalam  berbisnis   atau  pelaksanaan  kegiatan  ekonomi.  Dalam melakukan kegiatan bisnis, para pelaku bisnis pasti tidak terlepas dengan hukum, karena hukum berperan mengatur bisnis agar bisa berjalan lacar,tertib dan aman sehingga keuntungan bisa diperoleh tidak hanya oleh satu pihak saja tetapi oleh semua pelaku bisnis.

 

 

Refrensi

https://stieganesha.e-journal.id/jurnal/article/view/8/5

https://www.coursehero.com/file/12532402/141840354-Perkembangan-Hukum-Bisnis-Indonesia/



November 20, 2022

MENGENAL APA ITU EVALUASI BISNIS DALAM KEWIRAUSAHAAN


 Rajib Fahmi (@V27-Rajib)

Abstrak

Perkembangan bisnis saat ini telah memasukira globalisasi, dimana terjadi pergerakan komuditas ,modal,dan juga manusia yang seolah tanpa batas menembus ke segala penjuru dunia modal paling utama dlam bisnis adalah nama dan kepercayaan. Ukuran etika dan sopan santun dalam dunia bisnis sangatlah keras, kalaulah ada perusahaan yang melangar etika, mereka lebih banyak hukuman dari masyarakat, dibandingkan dari pemerintah karena pada dasarnya juga masyarakat bisnis itu punya jaringan tersendiri, yang sangat luas dan efektif, sehingga setiap pengusaha yang berbuat curang atau tidak etis, maka namanya akan segera tersiar, hal itu tentunya akan merusak nama baiknya sendiri. Etika bisnis itu tidak hanya terlihat dalam hubungan antara pengusaha saja, namun jaga terkait hubungan dengan pemerintah dan tentunya masyarakat. Walaupun sejauh ini ukuran etis atau tidak etisnya praktik perusahan dalam masyarakat masih susah diukur, namun paling tidak kita bisa kembalikan ke hati nurani pengusaha itu sendiri.

Kata kunci: etika, bisnis, sopan santun, kepercayaan

 

Pendahuluan

Persaingan bisnis sekarang ini kian hari kian sulit, masuknya perusahaan baru akan membuat banyak perusahaan berlomba-lomba untuk mendapatkan loyalitas dari konsumernya dan menghadapi para kompetitor mereka. Agar suatu perusahaan bisa berkompetisi dan terus bertahan menghadapi persaingan yang semakin ketat diperlukan adanya strategi-strategi tertentu yang cocok dengan perusahaan bentuk dan kebutuhan. Sebab lingkungan bisnis secara global akan terus menerus berubah dan menjadi sangat kompleks, yang perubahannya sangat cepat dan belum pernah terjadi sebelumnya (Mason, 2007).

 

 

 

Pembahasan

Evaluasi bisnis adalah sebuah aktivitas yang bertujuan untuk mengukur kinerja bisnis secara keseluruhan. Penilaian kinerja ini meliputi aspek ekonomi, kesehatan bisnis, dan indikator bisnis lainnya.Evaluasi usaha dimulai dengan memantau setiap proses bisnis yang dijalankan. Kemudian, hasil pemantauan tersebut akan dianalisis untuk mengetahui apakah bisnis mengalami kemajuan atau kemunduran, dan apa saja pencapaian yang telah diraih bisnis.Selain demi kepentingan bisnis, evaluasi usaha juga bermanfaat bagi pengusaha secara personal. Sebab, proses ini bisa dijadikan pengusaha sebagai saran untuk belajar, mengevaluasi diri, dan meningkatkan kapasitas diri.

 

 

 

 

Evaluasi usaha adalah sebuah proses untuk menentukan bagaimana nilai bisnis saat ini dengan menggunakan indikator yang objektif. Adapun berbagai aspek bisnis yang perlu dianalisis termasuk:

 

·         Kinerja manajemen perusahaan

·         Prospek pendapatan

·         Nilai aset

·         Pajak

·         Cash flow

·         Struktur Modal

·         Aktivitas Operasional

·         Nilai ekonomi

·         Pendapatan

·         Karyawan

·         dan lain-lain

Dilakukannya evaluasi usaha bertujuan untuk mengukur sejauh mana keberhasilan bisnis. Namun, jika perusahaan mengalami kegagalan, evaluasi dilakukan guna menemukan solusi terbaik.Nantinya, hasil evaluasi usaha bisa dijadikan sebagai indikator penyusunan rencana dan strategi bisnis terbaru agar bisnis bisa terus berkembang.

 

Ada empat fungsi evaluasi usaha yang perlu Anda ketahu, yakni:

·      Fungsi Diagnosis

Fungsi diagnosis bertujuan untuk mengevaluasi apa saja yang menjadi kelebihan dan kekurangan perusahaan.

 

·      Fungsi Penempatan

Perusahaan melakukan evaluasi untuk menilai apakah penempatan posisi pekerja dan bidang bisnis lainnya sudah tepat atau belum.

 

·       Fungsi Selektif

Fungsi ini berkaitan dengan berkaitan dengan penialaian kelayakan bisnis dalam menjalankan kegiatan operasional dan mencapai tujuan bisnis.

 

·       Fungsi Pengukuran Keberhasilan

Evaluasi usaha dilakuka ketika tim manajemen telah menjalankan strategi bisnisnya. Kemudian, mereka akan mengukur keberhasilan strategi tersebut dan apa saja faktor yang terkait.

Jadi, evaluasi usaha harus dilakukan secara rutin agar Anda mengetahui bagaimana bisnis bekerja. Evaluasi usaha juga akan meminimalisir terjadinya risiko bisnis dan mengoptimalkan strategi bisnis Anda.

 


Berikut ini adalah beberapa aspek yang perlu divelasi dalam menjalankan bisnis:

1. Posisi Bisnis secara Keseluruhan

Pada awal pendirian bisnis, Anda tentu mempunyai target yang perlu dicapai dan sejumlah strategi yang harus ditempuh untuk mencapai target tersebut. Nah, evaluasi usaha akan membantu Anda mengetahui pencapaian bisnis secara menyeluruh.Misalnya saja, Anda menjadikan pendapatan dan pemasukan bisnis per bulannya untuk menilai kesuksesan bisnis.

 

2. Kinerja dan Arah Bisnis

Untuk mengoptimalkan kinerja bisnis, Anda perlu menentukan pasar mana yang harus dituju, produk atau layanan seperti apa yang harus dibuat, dan bagaimana bisnis Anda bisa terus berkembang.

 

Sebelum itu, Anda perlu menyusun rencana pemasaran agar bisa menentukan target pasar pelanggan Anda. Demikian juga, Anda perlu menimbang berbagai faktor yang menyebabkan dinamika pasar. Contohnya perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan konsumen, dan analisis kompetitif.

3.Keuangan

Banyak bisnis yang berakhir bangkrut dikarenakan buruknya perencanaan dan pengelolaan keuangan. Jika Anda tak ingin bernasib sama, Anda perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik karena ini sangat penting bagi bisnis.

 

Ketika ingin mengevaluasi keuangan bisnis, Anda dapat mempertimbangkan berbagai aspek keuangan seperti proyeksi arus kas, modal, laba rugi, pendapatan, hutang, dan aspek lainnya.

 

Mengelola keuangan bisnis semakin mudah dilakukan dengan menggunakan software akuntansi online seperti Kledo. Software ini akan membantu Anda mengelola keuangan lebih mudah dan praktis karena dilakukan secara otomatisasi.

 

 

Kesimpulan

Evaluasi bisnis adalah bagian penting dalam menjalankan usaha. Dengan melakukan evaluasi secara rutin, Anda bisa menemukan mana saja aspek yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan lagi.Keuangan merupakan salah satu aspek terpenting dalam proses evaluasi. Diperlukan berbagai data keuangan yang akurat supaya bisa menilai kinerja bisnis yang sesungguhnya.

 

 

 

 

Refrensi

https://media.neliti.com/media/publications/236267-evaluasi-tentang-pengetahuan-kewirausaha-32e776a3.pdf

file:///C:/Users/User/Downloads/18-Article%20Text-28-1-10-20200627.pdf

https://kledo.com/blog/evaluasi-bisnis/

 

 


November 13, 2022

Tahapan Membangun Budaya Perusahaan


 Rajib Fahmi (@V27-Rajib)

ABSTRAK

Budaya Perusahaan atau organisasi mengandung norma dan nilai-nilai yang mengarahkan perilaku anggota organisasi. budaya organisasi yang kuat merupakan pembentuk kinerja organisasi yang tinggi. Kinerja yang tinggi mampu menciptakan motivasi yang dapat meningkatkan produktifitas dan efektifitas organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari budaya organisasi terhadap kinerja karyawan dengan motivasi sebagai variabel interverning. motivasi kerja berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja karyawan,budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja karyawan, budaya organisasi berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan,budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan secara tidak langsung terhadap kinerja karyawan dengan motivasi kerja karyawan sebagai variabel interverning. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa budaya organisasi lebih efektif mempengaruhi kinerja secara langsung tanpa melalui motivasi kerja.

Kata kunci : Budaya perusahaan atau Organisasi, Motivasi Kerja,dan Kinerja

 

PENDAHULUAN

Budaya perusahaan merupakan keyakinan dan perilaku yang menentukan bagaimana karyawan dan manajemen perusahaan berinteraksi dan menangani transaksi bisnis di dalam maupun ke luar. Seringkali, budaya perusahaan hanya tersirat, tidak didefinisikan secara tegas, dan berkembang secara organik dari waktu ke waktu dari sifat kumulatif orang-orang yang dipekerjakan perusahaan.

Budaya Perusahaan merupakan sumber identitas bagi karyawan perusahaan sebagai sebuah semangat bersama (collective spirit) yang membimbing cara melihat, berpikir, merasa, dan berperilaku di dalam menghadapi persaingan bisnis yang sedang dihadapi oleh perusahaan.

Budaya perusahaan merupakan keyakinan, nilai, kepercayaan, dan norma yang disepakati bersama yang menjadi ciri perusahaan dan diikuti oleh seluruh elemen perusahaan. Budaya perusahaan memberikan kerangka acuan umum bagi elemen perusahaan yang dapat digunakan untuk menafsirkan proses dan fakta di lingkungan perusahaan; bahkan dapat memberikan dampak image perusahaan keluar.

Budaya perusahaan akan tercermin dalam berpakaian, jam kerja, pengaturan kantor, tunjangan karyawan, turnover karyawan, keputusan perekrutan, perlakuan terhadap klien, kepuasan klien, dan setiap aspek operasi perusahaan lainnya.

 

PEMBAHASAN

 

Pentingnya Budaya Perusahaan

Budaya perusahaan menjadi penting karena dapat mendukung tujuan bisnis yang penting. Karyawan, misalnya, mungkin tertarik pada perusahaan yang budayanya mereka identifikasi, yang pada gilirannya dapat mendorong retensi karyawan dan perolehan bakat baru. Bagi perusahaan yang berfokus pada inovasi, memupuk budaya inovasi dapat menjadi penting untuk mempertahankan keunggulan kompetitif sehubungan dengan paten atau bentuk kekayaan intelektual lainnya. Demikian pula, budaya perusahaan juga dapat berperan dalam memasarkan perusahaan kepada pelanggan dan masyarakat luas, sehingga berfungsi ganda sebagai bentuk hubungan masyarakat.Budaya perusahaan adalah kumpulan Tata Nilai (values), Keyakinan Dasar (Falsafah) dan Artefak yang menentukan  perilaku dan identitas suatu organisasi perusahaan.  Budaya Perusahaan merupakan bagian dari strategi perusahaan, berfungsi membantu mengarahkan jalannya perusahaan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam Visi dan Misi.

 

Tipe /Jenis Budaya Perusahaan

  • Budaya Klan (Clan); Budaya klan terutama ada di organisasi yang lebih tradisional dibandingkan organisasi digital. Karena perusahaan-perusahaan ini seringkali milik keluarga, seringkali ada fokus untuk memelihara karyawan melalui hubungan antar pribadi atau program pendampingan. Tujuan hal ini semua dilakukan untuk menciptakan perasaan keluarga besar yang sesungguhnya.
  • Budaya Hirarkis (Hierarchy); Budaya hierarkis juga ada dalam organisasi tradisional. Bisnis memiliki banyak struktur dengan kekuasaan dan pengambilan keputusan di puncak (sentral). Akibatnya, hanya pimpinan puncak dan yang ditunjuk yang bertanggung jawab untuk membuat keputusan. Akibatnya, karyawan lain merasa tidak dianggap dan tidak berdaya. Jadi, meskipun jenis budaya organisasi ini seringkali sangat efisien, namun tidak ideal untuk mendorong kreativitas atau inovasi.
  • Budaya Pasar (Market); Budaya pasar dirancang untuk bisnis yang berbasis digital yang ingin berkembang. Jadi, budaya ini sangat berorientasi pada hasil, menghargai kompetisi internal dan memberi penghargaan kepada pemenang. Oleh karena itu, ini adalah budaya di mana semua karyawan diharapkan berada didalam persaingan antar mereka. Mereka yang secara konsisten berhasil akan memperoleh imbalan finansial atau peluang promosi yang signifikan.

Tahapan membangun budaya perusahaan

1) Tentukan Nilai Inti Perusahaan

Nilai-nilai perusahaan adalah dua atau tiga kata yang pemilik atau pendiri ingin seseorang pikirkan segera ketika nama perusahaan muncul di benaknya. Ini adalah kata-kata yang akan diterapkan dan dikaitkan dengan merek perusahaan. Baik perusahaan yang berfokus untuk mendapatkan kepercayaan klien melalui pendekatan tradisional, agresif dalam membuka pasar baru, atau merupakan perusahaan rintisan di mana setiap orang memiliki suara dalam langkah selanjutnya, penting untuk mengekspresikan nilai-nilainya dalam beberapa kata yang dipilih dengan baik.

 

 

2) Tetapkan Tujuan Budaya Perusahaan yang Realistis

Tujuan seputar budaya perusahaan harus berhubungan dengan keragaman, inklusi dan nilai-nilai bersama. Pemilik perusahaan perlu mempertimbangkan mengapa mereka memulai perusahaan pada awalnya dan apa yang ingin mereka capai. Budaya perusahaan harus mencerminkan ide-ide ini. Ini harus menjadi pesan positif untuk menginspirasi karyawan dan orang lain.

 

 

3) Libatkan Karyawan dalam Proses

Budaya perusahaan menantang untuk diukur dan dievaluasi efektifitasnya. Untuk meningkatkannya, karyawan perlu dilibatkan, kumpulkan umpan balik menggunakan survey keterlibatan karyawan. Pastikan hasilnya anonim untuk mendapatkan tanggapan mereka yang sebenarnya. Pertahankan dialog terbuka, dan monitor terus pemikiran karyawan tentang budaya perusahaan.

 

 

4) Teladan Pimpinan.

Budaya dibentuk oleh bagaimana para pemimpin perusahaan bertindak. Setiap pemimpin perlu secara internal dan eksternal mencerminkan nilai-nilai perusahaan dan menjadi pendukung terkuatnya. Dia tidak boleh melafalkan pernyataan misi sebagai solusi untuk segalanya, tetapi harus mencontohkan apa yang diperjuangkan perusahaan.Sebagai seorang pemimpin, maka perlu memimpin dengan memberi contoh dan juga sangat transparan. Ada kemungkinan seorang pimpinan merasa telah menerapkan budaya dengan baik, tetapi karyawan tetap tidak akan percaya; jika belum ada bukti. Menjadi transparan, bahkan ketika itu kondisinya sulit, akan sangat membantu melestarikan budaya yang sebelumnya hanya angan angan.

 

 

5) Agen Budaya Perusahaan.

Setiap perusahaan memilikinya: karyawan yang hidup, makan, dan mematuhi serta menerapkan budaya dan membantu semua orang memahami sebagai bagian dari perusahaan dan apa yang diperjuangkan oleh perusahaan. Karyawan seperti ini adalah pendukung terbesar dalam implementasi budaya perusahaan karena mereka mencintai perusahaan.

 

 

 

REFRENSI

 

Survey Legend; 4 Types of Organizational Cultures (+ Best Culture Examples)

Lumapps; What are the Four Types of Corporate Culture? (And How to Choose Yours)

Investopedia; Corporate Culture Definition: Characteristics and Importance Explained

https://repository.unair.ac.id/1843/1/gdlhub-gdl-s1-2013-moerdaniso-26740-5.abstr-k.pdf