Juli 15, 2018

Bidang Utama Manajemen





@L05-Vaizar
@proyek-L09
@startup-L02












Abstrak
Dalam menjalankan sebuah bisnis atau pun sebuah perusahaan perlu diatur sedemikian rupa sehingga apa yang menjadi tujuan dan misi akan mudah tercapai. Manajemen didalam bisnis merupakan suatu upaya pengaturan yang dilaksanakan secara menyeluruh untuk membangun dan menjalankan sebuah bidang usaha yang profesional, sehingga mampu menggapai tujuan bisnis yang diinginkan. Setiap perusahaan perlu melaksanakan manajemen bisnis dengan efektif agar demi tercapainya satu atau beberapa tujuan perusahaan tersebut.

kata kunci : bagian dari bisnis Manajemen
Rumusan Masalah
Dalam menjalankan usaha atau bisnis perlu adanya manajemen yang lebih lebih mendetail maka dari itu adanya program kerja setiap divisi manajemen.baik manajemen pemasaran,produksi, dan juga pemasaran , dimana ketiga hal ini lebih produktif dan dikedepan kan dalam setiap bisnis usaha.
Pendahuluan
Manajemen suatu perusahaan adalah nyawa dari suatu perusahaan. Manajemen yang menentukan pertumbuhan atau kebangkrutan suatu perusahaan. Dengan adanya suatu pengelolaan dan manajemen yang baik maka suatu perusahaan akan mampu bertahan dari segala tekanan, kendala, dan rintangan yang ada. Bahkan akan berkembang menjadi lebih besar dan lebih baik lagi. Dalam mengelola perusahaan maka ada prinsip dan standarisasi dimana hal-hal tersebut akan sangat membantu perkembangan perusahaan bila diterapkan dengan baik. Prisip dan standar ini bukanlah nilai mutlak dalam kesuksesan suatu perusahaan. Tidak selamanya suatu perusahaan yang telah melakukan segala sesuatunya dengan baik akan sukses. Terkadang ada beberapa kendala atau halangan yang tidak dapat dihindari contohnya tertipu rekan kerja atau tertimpa bencana serta kendala-kendala lainnya.

 Pembahasan
Dalam hal ini ada berapa acuan bidang manajemen yang akan dibahas yaitu : manjemen sumberdaya Manusia,manajemen produksi dan manajemen pemasaran.

1) manajemen sumber Daya Manusia
Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses yang terdiri atas perencanaan, pengorganisasian, pemimpin dan pengendalian kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan analisis pekerjaan, evaluasi pekerjaan, pengadaan, pengembangan, kompensasi, promosi, dan pemutusan hubungan kerja guna mencapai tujuan yang ditetapkan (Panggabean, 2007:15).

Manajemen sumber daya manusia adalah potensi yang merupakan aset dan berfungsi sebagai modal (non material/non finansial) di dalam organisasi bisnis, yang dapat diwujudkan menjadi potensi nyata (real) secara fisik dan non fisik dalam mewujudkan eksistensi organisasi (Sulistiyani dan Rosidah, 2009:11).
sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal.
Dalam manajemen ini seorang manajer dituntut untuk bisa mengelola seluruh sumber daya manusia yang ada agar tetap dapat bekerja dengan kualitas yang baik dan lebih produktif. 
Seseorang yang memegang peranan penting di bagian manajemen sumber daya manusia ini biasanya harus memiliki berbagai kompetensi, seperti kemampuan untuk menyeleksi karyawan baru, melakukan penilaian kinerja karyawan, dan juga menyusun perencanaan karir seluruh karyawan.
Selain itu, untuk mengoptimalkan seluruh sumber daya manusia agar dapat bekerja secara efektif dan efisien, pihak manajemen ini juga dituntut untuk dapat melakukan pembagian tugas dan tanggung jawab pada seluruh staf (Staffing), melakukan evaluasi kinerja karyawan, menyelenggarakan berbagai pelatihan untuk pengembangan SDM, dan juga memberi Reward & recognition pada seluruh sumber daya manusia dalam perusahaan secara adil dan seimbang.
2) Manajemen Produksi

Manajemen produksi merupakan salah satu bagian dari bidang manajemen yang mempunyai peran dalam mengoordinasikan berbagai kegiatan produksi untuk mencapai tujuan. Dalam mengelola kegiatannya, pihak manajemen produksi membuat keputusan-keputusan untuk mencapai tujuan agar barang dan jasa yang dihasilkan sesuai dengan apa yang direncanakan. Dengan demikian, manajemen produksi menyangkut pengambilan keputusan yang berhubungan dengan proses produksi untuk mencapai tujuan perusahaan.
Seseorang yang tergabung dalam manajemen produksi mereka dituntut untuk bisa menghasilkan produk yang sesuai dengan standar yang ditetapkan berdasarkan keinginan konsumen, merancang sistem produksi yang efektif dan efisien, dari mulai pilihan bahan baku, lokasi produksi hingga produk akhir yang dihasilkan dalam proses produksi.
Berbagai kompetensi yang dibutuhkan untuk bisa bergabung dalam tim manajemen produksi ini biasanya seseorang harus memahami sistem produksi, Memahami proses material handling, Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH), memahami perkembangan manajemen produksi, Memahami penentuan lokasi pabrik, Menyusun tata letak peralatan pabrik, memahami perencanaan produk, memahami rancang bangun proses produksi, memahami teknik pemeliharaan, memahami perencanaan kebutuhan material dan lain sebagainya.
3) Manajemen Pemasaran
Adalah salah satu kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan perusahaannya, berkembang, dan mendapatkan laba. Proses pemasaran itu dimulai jauh sebelum barang-barang diproduksi, dan tidak berakhir hanya dengan penjualan. Kegiatan pemasaran perusahaan harus juga memberikan kepuasan kepada konsumen jika menginginkan usahanya berjalan terus, atau konsumen mempunyai pandangan yang lebih baik terhadap perusahaan (Dharmmesta & Handoko, 1982).
Ada banyak hal yang harus dikuasai oleh seseorang yang menjadi bagian dari manajemen pemasaran ini, seperti manajemen branding perusahaan, sistem informasi pemasaran, pemasaran internet, pemasaran relasional dan lain-lain.
Beberapa kompetensi yang harus dikuasai oleh pihak manajemen pemasaran ini diantaranya tentang komunikasi pemasaran, pengetahuan kebijakan harga, peramalan penjualan, statistika bisnis, manajemen pembelian & penjualan, dan lain-lain.
Kesimpulan
ketiga bagian dari Manajemen ini adalah hal utama yang perlu diperhatikan didalam suatu bisnis maupun perusahaan.karena ketiga hal tersebut adalah acuan untuk pengembangan suatu perusahaan maupun bisnis.
Daftar Pustaka
http://rocketmanajemen.com/manajemen-bisnis-2/
https://www.kajianpustaka.com/2016/02/
https://webbisnis.com/
http://pengertianmanagement.blogspot.com/2012/11/management-bisnis.html
http://jurnalmanajemen.com/bidang-bidang-manajemen/















Juli 14, 2018

Tips Manajemen Pemasaran

@L13-Huda , @L14-Khalil, @L15-Fateh, @Proyek-L10, @Startup-L05
Oleh Huda, Gibran, dan Fateh

ABSTRAK
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep manajemen pemasaran agar mahasiswa/i dapat memahami bagaiamana merancang strategi dengan baik dalam memasarkan produk.

KATA KUNCI
Manajemen Pemasaran, Perencannaan, penganalisaan

PENDAHULUAN
Dalam berbisnis, manajemen adalah suatu hal penting yang harus diperhatikan. Selain manajemen keuangan, manajemen pemasaran juga memiliki peranan yang penting untuk keberhasilan usaha atau kegiatan Anda. Sebab pemasaran yang baik bisa memberikan hasil yang bagus pula pada omset pendapatan Anda. Manajemen seringkali diartikan sebagai suatu proses perencanaan, penggerakan, pengorganisasian dan pengawasan untuk bisa mencapai tujuan atau target yang sudah ditentukan. Sedangkan pemasaran adalah kegiatan yang dapat membantu para pelaku usaha untuk menciptakan nilai ekonomi. Nilai ini dapat menentukan harga jasa atau produk yang ditawarkan.

PERMASALAHAN
1.      Apa pengertian manajemen pemasaran ?
2.      Apa fungsi manajemen pemasaran ?
3.      Apa saja konsep manajemen pemasaran ?

PEMBAHASAN

PENGERTIAN MANAJEMEN PEMASARAN

menurut para ahli datang dari Handoko dan Dharmmesta (1982) yang menjelaskan bahwa manajemen dalam pemasaran merupakan suatu kegiatan pokok yang harus dilakukan oleh pihak perusahaan agar bisa mempertahankan kelangsungan perusahaannya. Dengan adanya manajemen ini, perusahaan juga dapat berkembang serta mendapatkan keuntungan yang diinginkan.
Sedangkan menurut Kotler (1980), manajemen pemasaran merupakan perencanaan, penganalisaan, pengawasan dan pelaksanaan program-program yang pada dasarnya bertujuan untuk memunculkan pertukaran dengan pasar atau sasaran yang dituju agar tujuan perusahaan bisa tercapai.

FUNGSI MANAJEMEN PEMASARAN

  • ·         Melakukan riset terhadap konsumen
  • ·         Melakukan distribusi produk atau barang
  • ·         Memberikan layanan atau service kepada pelanggan
  • ·         Meningkatkan dan mengembangkan produk
  • ·         Menetapkan harga
  • ·         Membuat kegiatan pemasaran menjadi lebih efektif dan efisien.
  • ·         Mengevaluasi strategi promosi dan distribusi
  • ·         Menjalin komunikasi dengan konsumen
  • ·         Memenuhi kebutuhan konsumen dan pasar


KONSEP MANAJEMEN PEMASARAN

1.      Konsep Produksi
Dalam konsep berwawasan produksi berpendapat bahwa konsumeri menyukai produk yang tersedia di mana-mana dan dengan harga murah. Produsen yang berwawasan produksi mi perhatiannya senantiasa tertuju pada usaha mencapai efesiensi produksi yang tinggi serta daerah penyaluran yang luas bagi barang hasil produksinya. Konsep produksi ini merupakan konsep yang klasik dan tertua dalam sejarah perkembangan pemasaran.
2.      Konsep Produk
Produsen yang berwawasan produk berpendapat hahwa konsumen hanya akan memilih produk yang berkualitas, atau mempunvai kelehihan-kelebihan lain yang sifatnya inovatif menurut anggapan produsen. Oleh karenanya produsen disini akan memusatkan perhatiannya untuk membuat produk yang lebih baik dan yang adadanselalu berusaha terus untuk mengembangkan dan menyempurnakannya dan kurang memperhatikan masukan darn pelanggan.
3.      Konsep Penjualan
Dalam konsep ini produsen berpendapat bahwa agar konsumen membeli produk yang dihasilkan oleh organisasi maka harus ada upaya aktif dan produsen untuk melakukan usaha penjualan dan promosi penjualan yang agresif. Pada umumnya organisasi atau perusahaan menerapkan konsep produk ini jika mereka mengalami kelebihan kapasitas produksinya.
4.      Konsep Pemasaran
Konsep yang sangat berbeda dengan tiga konsep yang telah diuraikan adalah konsep pemasaran. Konsep ini berpendapat bahwa menentukan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan efisien merupakan kunci utama dalam mencapai sasaran dan tujuan organisasi. Jadi di sini kebutuhan pasarlah yang paling diutamakan bukan kebutuhan atau kepentingan penjual.
5.      Konsep Pemasaran Sosial
Jadi dalam konsep ini hubungan yang saling menguntungkan harus terjadi antara ketiga belah pihak (bukan dua pihak) yaitu pelanggan, produsen/penjual, dan masyarakat luas. Berkaitan dengan konsep tersebut maka dewasa ini para produsen berlomba-lomba menciptakan produk yang tidak merugikan bagi kepentingan umum, misalnya lemari pendingin dan AC yang tidak merusak lapisan ozon, kendaraan yang hemat energi dan bebas polusi, kemasan produk barang yang bisa didaur ulang, dan lain-lain.

KESIMPULAN
Pada intinya manajemen pemasaran adalah suatu proses yang dilakukan untuk menganalisa, merencanakan, mengimplementasikan, melaksanakan, mengendalikan sekaligus mengawasi kegiatan pemasaran suatu perusahaan agar tujuan atau target perusahaan bisa tercapai secara lebih efektif dan efisien. Manajemen pemasaran memiliki peranan yang sangat penting dalam keberhasilan suatu perusahaan.

DAFTAR PUSTAKA
  1. Anonim,2017. Pengertian manajemen pemasaran. Dalam http://blogpengertian.com/pengertian-manajemen-pemasaran/
  2. Bayu,Pramutoko.Management pemasaran. Dalam https://bayu96ekonomos.wordpress.com/modul-materikuliah/manajemen-pemasaran/
  3. Rahmani,Ani,2017. Konsep penting dalam manajemen pemasaran. Dalam https://www.jurnal.id/id/blog/2017/5-konsep-penting-dalam-manajemen-pemasaran
  4. Ciku, 2009. Definisi Pemasaran dan Manajemen  Pemasaran. Ciku.tyepad.com. dalam  http://ciku.typepad.com/blog/2009/12/definisi-pemasaran-dan-manajemen-pemasaran.html
  5. Heriyana, 2018. Manajemen Pemasaran. Mindmeister.com. dalam https://www.mindmeister.com/462915236/manajemen-pemasaran

Juli 13, 2018

Kegiatan Manajemen Fungsional

@L05-Vaizar, @proyek-L08
 @startup-L02

















Abstrak
pada dasar nya Manajemen fungsional memiliki beberapa tugas yang diemban oleh setiap divisi Masing-masing, dan dalam Manajemen fungsional juga yang menjadi pengemban Tugas utama adalah seorang Manajer.
Kata Kunci :  Manajer fungsional ,manajemen dalam bisnis
Pendahuluan
 bisnis fungsional merupakan sistem informasi yang ditujukan untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan bisnis perusahaan kepada kelompok orang yang berada pada bagian tertentu dalam perusahaan. Jenis sistem informasi yang mendukung diantaranya akuntansi, keuangan, pemasaran, manajemen operasi dan manajemen sumber daya manusia.

Pembahasan

Manajemen merupakan salah satu proses yang tidak pernah lepas dari 4 nhal ini yakni POAC, planning yang artinya perencanaan, organizing yang artinya pengorganisasian, actuating yang artinya pelaksanaan dan controling yang berarti pengendalian atau pengawasan. Sebuah pekerjaan tidak akan bisa berjalan dengan lancar tanpa adanya 4 hal ini. Bisa kita bayangkan ketika sebuah kegiatan tidak direncanakan dengan matang pastiu hasilnya pun kurang maksimal, begitu juga tanpa sebuah pengawasan sebuah kegiatran tidak akan berjalan dengan maksimal. Dari manajemen fungsional ini akan dibagi kedalam beberapa bagian penting dalam hal mengeksekusi pekerjaan nya, yaitu :
Sistem Pemasaran
Sistem Informasi Pemasaran meliputi pemasaran interaktif (transaksi 2 arah antara perusahaan dan pelanggan), sistem otomatisasi penjualan, CRM, Manajemen Penjualan, Riset pasar, Iklan dan Promosi yang bersasaran (komunitas, isi, konteks, demografis dan fisik dan Perilaki Online, serta Manajemen produk/jasa.

Sistem Produksi
SI produksi termasuk juga manufaktur berkaitan dengan seluruh aktivitas perncanaan dan pengendalian proses dalam menghasilkan produk/jasa.

CIM (Computer Integrated Manufacturing)
Tujuan sistem berbasis komputer dalam produksi harus menyederhanakan/merekayan ulang (reengineering) proses produksi, desain produk dan organisasi pabrik.
a. Otomatisasi
b. Integrasi
Tujuan umum CIM untuk menciptakan proses produksi yang fleksibel dan lincah yang efisien untuk produk yang berkualitas tinggi.

Sistem CIM ini mencakup
a. CAM (Computer Aided Manufacturing)
b. MES (Manufacturing Execution System)
c. Proses kontrol
d. Machine control

CIM ini juga mengintegrasikan Engineering System CAD-Computer Aided Design danCAE(Computer Aided Engineering)dan MRP (Material Requirements Planning)

Sistem SDM
SI SDM (HRIS –Human Resource Information System) selain menangani laporan pengganjian, data karyawan dan penempatan di bidang produksi, kini HRIS juga mendukung perekrutan, seleksi dan penerimaan karyawan, penempatan, penilaian kinerja, analisis kompensasi dan tunjangan karyawan, pelatihan dan pengembangan, kesehatan dan keselamatan kerja.
Internet digunakan Sistem HRM online untuk perekrutan karyawan. Juga banyak terdapat situs web khusus untuk pelamar kerja dan perusahaan yang membutuhkan karyawan.

Sistem Akuntansidan Managemen Keuangan
SI Akuntansi adalah SI tertua yang palign banyak digunakan di berbagai perusahaan.
Umumnya meliputi pemrosesan pesanan pelanggan, pengendalian persediaan, piutang, utang usaha, penggajian, buku Besar (general ledger).
SI Akuntansi online berhubungan dengar pemrosesan transaksi.

Sistem Manajemen Keuangan
Sedangkan SI Keuangan mencakup Manajemen Kas, Manajemen Investasi, Modal Anggaran dan Perencanaan Keuangan. 

Untuk aktivitas manajemen Fungsional itu sendiri yaitu adalah pendekatan manajemen klasik berdasarkan fungsi/tugas.
Melalui Pendekatan Fungsional dapat disederhanakan, menjadi :
1. Planning (Merencanakan)
Mendefinisikan tujuan, menetapkan strategi untuk mencapai tujuan, mengembangkan rencana
untuk mengintegrasikan dan mengkoordinasikan aktivitas.
2. Organizing (Mengorganisasikan)
Menyusun/menata kerja untuk mencapai tujuan organisasi.
3. Leading (Memimpin/Mengatur)
Bekerja bersama dan memanfaatkan orang-orang untuk mencapai tujuan.
Controlling (Mengendalikan)
Memonitor, membandingkan, dan mengoreksi pekerjaanya
Kesimpulan
seorang Manajer memiliki tugas yang begitu vital atau pun penting dalam sebuah perusahaan maupun dalam bisnis , apabila seorang manajer fungsinya dengan baik, maka akan sangat berdampak buruk bagi Perusahaan.
Daftar Pustaka
http://www.organisasi.org/1970/01/manajer-fungsional-functional-manager-dan-manajer-umum-general-manager-gm-arti-definisi-dan-pengertian.html
https://goindoti.blogspot.com/2016/08/sistem-bisnis-fungsional.html
https://www.slideshare.net/
https://dosenekonomi.com/ilmu-ekonomi/manajemen/bidang-bidang-manajemen
https://raranatasha.wordpress.com/2013/01/09/manajemen-fungsional/









Juli 12, 2018

BUSINESS IDEA

KULIAH UMUM
"HOW TO FIND WONDERFUL BUSINESS IDEA"

@Startup-L13, @Proyek-L06
1. Devi Yanti Naibaho, @L36-Devi
2. Daffa Aziz Tandjung, @L38-Daffa
3. Lestari Febrina Tanjung, @L39-Lestari
4. Naqi Min Gil, @L40-Naqi




Pembicara : Radyum Ikono, M. Eng.

Jabatan : - Founder sahabat beasiswa
                  - CEO Nanotech Indonesia
                  - World Traveller

Tema : "Bisnis berbasis komunitas : Pengalaman membangun sahabat beasiswa"

PERMASALAHAN
  1. Apa sajakah keuntungan menjadi seorang enterpreneur atau pengusaha ?
  2. Bagaimana cara kita membangun rasa seorang enterpreneur atau pengusaha ?

PEMBAHASAN

        Entrepreneur adalah suatu kemampuan untuk mengelola sesuatu yang ada pada diri kita untuk dimanfaatkan dan ditingkatkan agar lebih optimal, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup kita. Entrepreneur adalah orang yang melakukan aktivitas wirausaha dicirikan dengan pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya. Menjadi seorang entrepreneur tentu tidak mudah. Seorang entrepreneur harus siap terjun bebas ke dunia yang penuh tantangan dan ketidakpastian. Iya sebagai entrepreneur atau pengusaha harus siap hidup dengan penghasilan yang tidak menentu. Bisa saja suatu saat anda berpenghasilan besar. Bisa juga penghasilan anda kecil, bahkan bisa tidak berpenghasilan. 


Keuntungan Menjadi Seorang Enterpreneur
  1. Menjadi bos untuk perusahaannya. Meski saat ini anda hanya menjadi pengusaha dalam sekala kecil t, tidaklah masalah. Tetap semangat, bekerja keras dan selalu berdoa.
  2. Menjadi enterpreneur berarti anda bisa mengatur dan bukan di atur. Maksudnya disini anda bebas menentukan kapan dan hari apa saja anda bekerja dan libur serta tidak terpaku oleh aturan.
  3. Dengan menjadi pengusaha anda akan semakin kreatif. Ketika pasar menjadi jenuh dan semakin banyaknya kompetitor anda akan mencari ide-ide cemerlang yang secara tidak langsung membuat anda kreatif dan inovatif.
  4. Membantu negara mengurangi jumlah penggangguran.
  5. Pengusaha bisa multitasking.
  6. Tidak mengganggu waktu bersama keluarga dan beribadah.
  7. Bekerja sesuai passion kita sendiri.  

Cara Membangun Rasa Seorang Enterpreneur
  • Hilangkan rasa takut dan keluar dari comfort zone anda
  • Mengetahui passion anda di bidang apa
  • Tampilkan keinginan anda secara nyata
  • Mengikuti seminar-seminar motivasi
  • Membaca buku motivasi 
  • Dan yang terakhir tetap fokus pada tujuan anda 





Pengelolaan Perusahaan Dalam Saingan Pemasaran


Pengelolaan Perusahaan Dalam Saingan Pemasaran



ABSTRAK
Artikel ini di buat bertujuan untuk menunjukan bahwa dalam pengelolaan perusahaan dibutuhkan saingan dalam pemasaran, agar barang yang di jual oleh perusahaan bisa tersebar dan digunakan oleh para konsumen. Dan barang yang di jual akan mengalami proses penjualan secara cepat dan bisa berfungsi sebagai ajang promosi barang yang perusahaan jual.
PENDAHULUAN
Setiap orang berkeinginan selalu ingin mengembangkan ide kreative nya, untuk perusahaan yang akan di kembangkan  akan tetapi banyak sekali penghambat yang akan mengganggu ide kreative setiap orang,  untuk menjadi orang yang sukses kita harus pintar menempatkan waktu dimana orang itu akan mengembangkan ide kreativitas nya , maka dari itu ide kreativitas harus selalu di asah agar wawasan untuk mengembang ide kreativitas selalu akan berkembang dan menghasilkan sesuatu yang baru dan berguna untuk semua orang.
Artikel ini berupaya untuk memberikan bagaimana proses ide kreativitas dapat di kembangkan dalam pengelolaan perusahaan dan dapat sebagai alat pemecah masalah yang ada di setiap perusahaan, maka dari itu di sini kreativitas tidak boleh di batasi karena semua orang akan selalu tumbuh mencari ide kreativitas  untuk menghasilkan sesuatu yang baru menjadi lebih baik.

Rumusan Masalah
1.      Apa itu pemasaran ?
2.      Bagaimana cara Pengelolaan Perusahaan Dalam Saingan Pemasaran ?
3.      Faktor penghambat apa saja dalam startegi pemasaran?
PEMBAHASAN
A.    Apa itu pemasaran
Pemasaran (bahasa Inggris: marketing) adalah aktivitas, serangkaian institusi, dan proses menciptakan, mengomunikasikan, menyampaikan, dan mempertukarkan tawaran yang bernilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat umum.[1]
Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Contohnya, seorang manusia membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan mudah dibawa. Maka manusia ini memilih Aqua botolyang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa.

B.     Bagaiamana cara Pengelolaan Perusahaan Dalam Saingan Pemasaran ?
Dalam dunia pemasaran tentu ada yang namanya persaingan, oleh sebab itu dibutuhkan pengelolaan strategi pemasaran, dan tentunya strategi pemasaran efektif adalah salah satu kunci dalam bersaing dengan saingan yang lain.
Adapun strategi pemasaran yan efektif ialah
1.      Konsistensi: Tujuannya agar dapat membantu mengurangi biaya marketing serta meningkatkan efektivitas penciptaan merek.
2.      Perencanaan: Tentunya dalam bersaing diperlukan perencaan yang matang, luangkan waktu sebanyak mungkin untuk merencanakan strategi marketing yang efektif, anggaran marketing yang dibutuhkan, serta konsep-konsep lainnya agar usaha kecil Anda dapat berkembang dengan pesat.
3.      Strategi: Strategi adalah dasar bagi kelanjutan kegiatan marketing yang telah direncanakan sebelumnya. Beberapa hal yang biasanya dibahas saat menyusun rencana strategi adalah siapa target pasar, bagaimana cara membidik pelanggan, serta bagaimana cara menjaga agar konsumen yang ada menjadi pelanggan tetap.
4.      Target Market: Strategi adalah dasar bagi kelanjutan kegiatan marketing yang telah direncanakan sebelumnya. Beberapa hal yang biasanya dibahas saat menyusun rencana strategi adalah siapa target pasar, bagaimana cara membidik pelanggan, serta bagaimana cara menjaga agar konsumen yang ada menjadi pelanggan tetap.
5.      Anggaran: suatu kebutuhan yang dibutuhkan  tingkat keakuratan yang tepat dalam menghitung anggaran marketing yang dibutuhkan. Sebab dari anggaran yang telah dibuat tersebut, dapat menentukan berapa dana yang dibutuhkan untuk melakukan pemasaran.
6.      Marketing Mix: Pada umumnya dijelaskan sebagai produk, harga dan tempat promosi.
7.      Website: sarana yang memudahkan untuk membagikan informasi berkaitan dengan perusahaan, dan mengenai hal-hal yang terkait perusahaan.
8.      Branding: proses yang menentukan apakah konsumen menerima produk dari perusahaan yang membuatnya. 
9.      SNS Operation: salah satu strategi yang menggunakan media sosial untuk melakukan promosi dan iklan. 
10.  Customer Relationship Management: Untuk dapat menciptakan konsumen yang loyal dan konsisten, tentu membutuhkan pengelolaan hubungan yang baik dengan para pelanggan. Agar dapat menguntungkan perusahaan.
11.  Mobile Banking: Dengan meningkatnya pengguna ponsel pintar dan tablet tentunya membuat pesan pemasaran dan konten untuk platform mobile merupakan suatu keharusan. Hal itu dikarenakan semakin banyaknya konsumen yang melihat konten, menerima email serta membeli produk menggunakan smartphone.
C.    Faktor penghambat apa saja dalam menjalankan startegi pemasaran
pertama > kurangnya pengalaman didalam bidang usaha.
kedua > tidak tepat memilih jenis usaha.
ketiga > tidak adanya perencanaan yang tepat.
keempat > permodalan kurang.
kelima > tidak adanya dukungan pemerintah.
keenam > tidak mempunyai keahlian
ketujuh > tidak mempunyai semangat bisnis

kedelapan > tidak percaya kepada kemampuan diri.


KESIMPULAN
Dalam dunia bisnis selalu ada  manajemen, dan banyak manajemen yang diperlukan di dalam bisnis, dari manajemen waktu, manajemen sumber daya alam dan manusia,  serta manajemen pemasaran. Dann yang paling penting diantara yaitu salah satunya manajemen pemasaran. Tanpa ada manajemen pemasaran, maka perusahaan tidak akan mendapatkan untung dan akan kalah bersaing dalam saingan pemasaran.

DAFTAR PUSTAKA