Tampilkan postingan dengan label K47-IMAM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label K47-IMAM. Tampilkan semua postingan

Juni 24, 2016

kewirausahaan dan lingkungan


Kuliah Umum


Kewirausahaan dan lingkungan global

               Perubahan lingkungan bisnis akan terjadi setiap saat, umumnya berupa gerak perubahan dari salah satu atau gabungan factor-faktor lingkungan diluar perusahaan, baik pada skala nasional, regional maupun  global. Kegiatan operasional perusahaan di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kondisi dan perkembangan perekonomian global.
                Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh wirausahawan Indonesia, baik yang bergerak dalam aktivitas local maupun global, adalah terjadinya berbagai perubahan yang dipicu oleh perkembangan teknologi yang mencakup hal-hal sebagai berikut:
1.       Produk-produk baru yang dilempar ke pasar oleh pesaing.
2.       Perkembangan teknologi da informasi.
3.       Perkembangan teknologi barang substitusi.
4.       Berbagai penemuan baru.adaptasi teknologi yang siap pakai.
5.       Strategi perkembangan teknologi nasional.
6.       Adaptasi teknologi yang siap pakai.
7.       Biaya penelitian dan pengembangan oleh perusahaan pesaing atau perusahaan-perusahaan dalam satu industry.
8.       Siklus hidup produk (product life cycle).
9.       Terobosan- terobosan yang dapat meningkatkan produktivitas yang lebih baik dibidang input, pengolahan dan pemasaran.
10.   Berbagai ramalan pengembangan teknologi di masa depan.
Kewirausahaan sebagai pemicu perekonomian Negara
                Keunggulan wirausaha dalam mendukung perekonomian Negara yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan produktivitas, menciptakan teknologi, produk dan jasa baru, serta menciptakan perubahan dan kompetisi.
                Dalam upaya memicu pertunbuhan ekonomi sekaligus mempengaruhi kehidupan social ekonomi masyarakat, wirausahawan melakukan berbagai kegiatan sebagai berikut:
1.       Menciptakan lapangan pekerjaan.
2.       Meningkatkan kualitas hidup.
3.       Meningkatkan pemerataan pendapatan.
4.       Memanfaatkan dan memobilisasi sumber daya untuk meningkatkan produktivitas nasional.
5.       Meningkatkan penerimaan pemerintah melalui pajak.
Kebersamaan dan Etika Bisnis
                  Pengusaha dianggap memiliki kemampuan kewirausahaan yang andal apabila pengusaha tersebut mampu memanfaatkan, mencari, dan menciptakan peluang bisnis serta mampu menerapkan asas kebersamaan dan menjalankan etika bisnis secara total.
Asas Etika Bisnis yang Sehat
                  Beberapa pedoman sebagai dasar berpikir dan bertindak dalam penerapan etika bisnis yang sehat, antara lain  :
a)      Selalu menjaga kualitas produk dan jasa pada pelanggan elalui kewajaran dan keterbukaan.
b)     Kebersamaan dengan unsur internal dengan menghindari kesan bahwa perusahaan mengeksploitasi karyawan secara tidak manusiawi.
c)      Kebersamaan dengan lingkungan dalam menjaga kelestarian dan menghindari polusi yang menggangu masyarakat.
d)     Dalam proses bisnis atau transaksi usaha, selalu didukung dengan upaya penghayatan nilai dan norma bisnis  serta kebiasaan atau esensi dunia usaha yang berlaku.
e)      Menghindari cara-cara yang tidak etis dalam persaingan bisnis.



Sumber : Buku Kewirausahaan "Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda", Salemba Empat 2011, Jakarta (Universitas Mercu Buana)

Juni 10, 2016

MERANCANG STRATEGI PEMASARAN



Pemasaran
Pemasaran tidak hanya mengenai penjualan, iklan atau promosi saja. Pemasaran merupakan suatu proses yang utuh tentang kemampuan menawarkan barang atau jasa yang tepat, dengan harga, waktu, dan lokasi yang tepat.
Untuk mendapatkan hasil pemasaran yang sesuai, maka secara umum dapat dilakukan proses pamasaran sebagai berikut:
a.       Pengenalan pasar: pemasar mengetahui potensi pembeli dan mengetahui akan kebutuhannya.
b.      Strategi pasar: strategi yang akan diterapkan dalam memasarkan barang atau jasa agar dapat diterima oleh pasar.
c.       Bauran pemasaran: alat yang akan digunakan dalam menjalankan strategi yang telah dipilih dan usaha lain dalam penyampaian nilai sehingga sesuai dengan keinginan pembeli yang akan dituju.
d.      Evaluasi pemasaran: dilakukan untuk melihat keberhasilan usaha pemasaran yang telah dilakukan.
Pengenalan pasar
Pengenalan pasar adalah upaya untuk mengetahui jumlah, karakteristik, dan sifat sebuah pasar. Berikut adalah beberapa teknik yang akan membantu anda dalam melakukan pengenalan pasar:
1.       Mengelompokkan pasar, hal terpenting dalam memasarkan barang atau jasa adalah mengetahui siapa pembeli dan apa yang mereka butuhkan.
2.       Masa peredaran barang atau jasa, semua barang atau jasa memiliki siklus hidupnya masing-masing, yaitu tahap perkenalan, tahap pertumbuhan, tahan kematangan, dan tahap penurunan.
3.       Analisis SWOT, dapat dilakukan untuk mengetahui posisi usaha yang dijalankan dan posisi usaha pesaing.
Menentukan strategi pemasaran
Strategi pemasaran adalah suatu cara yang digunakan untuk membantu kita membuat dan menjual barang dan jasa yang sesuai dengan kondisi perusahaan dan pasar target atau selera konsumen yang dituju.
1.       Menembus pasar, untuk menjangkau sasaran pembeli yang belum tercapai.
2.       Mengembangkan pasar, apabila sasaran pembeli lama sudah jenuh sehingga perlu mencari sasaran pembeli baru dengan tetap menawarkan barang atau jasa yang lama.
3.       Mengembangkan produk, mencakup perubahan barang atau jasa dengan tetap menggunakan cara produksi yang lama.
4.       Melakukan diversifikasi, dilakukan dengan cara mengembangkan produk baru yang masih berkaitan dengan produk lama.
5.       Menerapkan biaya murah,didasarkan pada biaya input yang rendah.
6.       Memfokuskan pada pasar, dengan memberikan pelayanan khusus kepada pembeli yang dapat membedakan dengan pelayanan yang diberikan para pesaing.
7.       Melakukan diferensiasi, berkonsentrasi pada penciptaan barang dan jasa baru yang sangat berbeda.
Menentukan alat pemasaran
Alat pemasaran atau bauran pemasaran yang dimaksud bukan hanya sekedar yang kita kenal dengan 4P yaitu product (produk), price (harga), place (lokasi), dan promotion (promosi), namun ditambah dengan distribusi, pelayanan, dan kekuasaan (power).
1.       Hal yang diperlukan dalam menghasilkan produk
a.       Paduan produk: jenis-jenis barang atau jasa yang harus ada dalam satu produk yang dijual.
b.      Penampilan produk: tidak hanya meliputi kondisi fisik, melainkan simbolnya.
c.       Pendukung produk: berupa pemberian kesan yang mendalam terhadap produk yang dijual.
2.       Hal yang diperlukan dalam menyampaikan barang sampai ke pembeli (distribusi)
Pendistribusian barang dapat dilakukan langsung ke pembeli yang datang, barang yang diantar ke pembeli, atau menggunakan perantara (agen, pedagang besar, toko-toko atau supermarket dan system waralaba.)
3.       Hal yang diperlukan dalam memilih lokasi usaha yang tepat
Memilih lokasi hendaknya memperhatikan kemudahan dan kedekatan dengan pembeli.
4.       Hal yang diperlukan dalam menentukan harga yang tepat
Penentuan harga dillakukan dengan cara menetapkan harga psikologis, harga paket, harga gengsi, dan harga penuntun.
5.       Hal yang diperlukan dalam mencari bentuk promosi yang murah dan memilih iklan yang tepat
Promosi yang dilakukan dapat berbentuk hubungan masyarakat, publisitas, promosi penjualan, hiasan toko, dan iklan.
6.       Hal yang diperlukan dalam penjualan produk
Semua usaha apapun dalam pemasaran harus ada penutupan (closing) yaitu dengan adanya penjualan.
7.       Pemanfaatan kekuasaan
Pemanfaatan kekuasaan melalui pendekatan dengan orang-orang yang menentukan kebijakan.

PERENCANAAN DAN OPERASIONALISASI USAHA



Perencanaan yang detail juga akan membuat kita lebih siap dalam menghadapi resiko. Kerena segala sisi dari usaha telah diperhitungkan dengan baik. Perencanaan yang baik akan mendorong rasa percaya diri yang tinggu dan rasa optimis untuk sukses dari usaha yang kelolanya.
Perencanaan yang baik untuk sebuah usaha baru perlu dirumuskan, dan untuk itu berpikir dengan SMART, yang dapat diuraikan sebagai berikut :
1.       Specific, mengandung arti bahwa perencanaan yang dibuat tidak akan bermakna ganda, sehingga pencapaian tujuan akan lebih terarah karena dalam perencanaan tersebut lebih terfokus dan sangat jelas mengenai apa yang diinginkan.
2.       Measurable, perencanaan yang dibuat harus dapat terukur, sehingga kita akan tahu kapan perencanaan tersebut telah tercapai.
3.       Achievable, bahwa perencanaan yang telah dibuat tersebut harus dapat dicapai, jangan terlalu jauh memikirkan hal-hal yang besar, kita harus memecahnya menjadi lebih kecil.
4.       Reasonable, dimana perencanaan yang baik perlu memenuhi persyaratan factual dan realistis.
5.       Timely, setiap perencanaan yang telah dibuat dalam pencapaian tujuan usaha, harus dapat dilacak untuk mengetahui setiap kemajuan.

Penentuan Lokasi dan Fasilitas Pendukung (layout)

Lokasi sangat menentukan keberhasilan suatu usaha, tanpa pertimbangan dengan baik dalam menetukan lokasi, maka akan berakibat pada sepinya pengunjung atau tidak dapatnya perusahaan melakukan perluasan. Untuk memilih lokasi perlu dipertimbangkan sesuai keperluannya, yaitu antara lain :
1.       Lokasi kantor.
2.       Lokasi pabrik.
3.       Lokasi gudang.
4.       Lokasi cabang.

Pengorganisasian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia

Yang menjalankan usaha adalah manusia, semua factor produksi berupa tanah, mesin, dan bangunan tidak akan berarti tanpa adanya manusia. Organisasi diperlukan untuk mencapai tujuan. Struktur organisasi menggambarkan kerja sama dalam mencapai tujuan yang efisien.

Sumber : Buku Kewirausahaan "Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda", Salemba Empat 2011, Jakarta  (Universitas Mercu Buana)

Juni 03, 2016

Penentuan Tujuan Bisnis


Mengenali Peluang dan Meilih Jenis Usaha


MENGELOLA PROSES KEUANGAN

1.       Mengetahui kebutuhan modal
Pada prinsipnya, dalam menjalankan usaha terdapat tiga jenis modal yang diperlukan, yaitu modal investasi awal, modal kerja, dan modal operasional.
a.       Modal investasi awal
Modal investasi awal adalah modal yang diperlukan diawal usaha, biasnya dipakai untuk jangka panjang.
b.      Modal kerja
Modal kerja adalah modal yang harus kita keluarkan untuk membeli atau membuat barang dan jasa yang kita hasilkan.
c.       Modal operasional
Modal operasional adalah modal yang harus kita kenal sebagai biaya tetap.

2.       Mengetahui sumber permodalan
Untuk suatu usaha, pada dasarnya sumber permodalan dapat diperoleh melalui :
a.       Modal sendiri
b.      Pinjaman bank
Pada dasarnya ada tiga jenis pinjaman kredit perbankan, yaitu :
1.       Kredit usaha
2.       Kredit konsumsi
3.       Kredit serba guna
Berikut adalah beberapa persyaratan yang diminta oleh bank dalam mengajukan kredit :
1.       Debitur perorangan
Berasal dari berbagai macam latar belakang pekerjaan, yaitu pengusaha, karyawan, dan professional.
2.       Jaminan, saat mengajukan kredit ke bank, biasanya kita diminta untuk menjaminkan salah satu asset yang kita miliki kepada bank, sehingga apabila kita tidak mampu mengembalikan pinjaman tersebut, bank akan menyita asset yang kita jaminkan tersebut sebagai ganti uang yang kita pinjam.
3.       Debitur badan usaha/perusahaan
c.       Bank syariah
Prinsip bank syariah adalah bagi hasil dan tidak menetapkan bunga sebagaimana bank konvensional.
d.      Pengadaian
Melalui pengadaian kita dapat meminjam sejumlah uang dengan menggadaikan asset berharga sebagai jaminan.

3. proses pengelolan keuangan
Setelah merencanakan usaha dan memperoleh modal untuk usaha, maka selanjutnya adalah mengelola keuangan selam proses usaha berjalan. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam tata kelola keuangan :
1.       Kita harus memisahkan antara uang pribadi dengan uang usaha perusahaan.
2.       Kita harus memastikan system pencatatan yang rapi dan teratur sesuai dengan kaidah akuntansi, walaupun akuntasi sederhana.
3.       Melakukan manajemen kas
4.       Melakukan evaluasi setiap bulan terkait dengan keuangan.

4.pelaporan keuangan
Sebagai badan usaha, kita harus membuat laporan keuangan untuk memastikan bahwa tidak ada uang yang hilang. Untuk membuat laporan keuangan, terdapat dua hal yang perlu dibuat yaitu neraca dan laba rugi.



Sumber : Buku Kewirausahaan "Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda", Salemba Empat 2011, Jakarta  (Universitas Mercu Buana)

MENGENALI PELUANG USAHA DAN JENIS USAHA

Mengenali Hingga Memilih Peluang Usaha yang Tepat
Memilih usaha sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan kita, yaitu usaha yang kita sukai atau kita mempunyai kompetensi dalam bidang usaha tersebut. Hal tersebut dapat membuat kita terhindar atau paling tidak menekan sekecil mungkin adanya  kerugian yang dapat menghabiskan modal yang dimiliki. Rencana usaha tidak harus muluk-muluk, cukup sederhana saja, tetapi prospeknya bagus. Caranya adalah dengan mengevaluasi lingkungan yang ada di sekeliling kita. Semuanya dapat diukur dengan salah satu alat yaitu menggunakan analisis terhadap kelemahan, kekuatan, peluang, dan ancaman (strengths, weaknesses, opportunities, and threats) atau yang lebih dikenal dengan sebutan analisis SWOT.  Berikut adalah cara sederhana yang dapat dilakukan dalam menerapkan analisis SWOT.

Melihat kekuatan yang dimiliki seperti lokasi, sumber-sumber bahan baku yang mudah didapat, mudah dijangkau oleh konsumen atau pelanggan, dan kekuatan lainnya yang dapat dimanfaatkan. Contoh: lokasi di dekat kampus atau mall dapat dikembangkan menjadi kos-kosan, warnet, rental computer, dan masih banyak lagi.

Melihat kelemahan yang dimiliki agar kita tidak memaksakan diri melakukan usaha yang sebenarnya tidak dapat dilakukan karena kita memiliki kekurangan tertentu. Contoh: sebaiknya jangan membuka usaha rental computer, tetapi tidak mengetahui sama sekali keterampilan dalam mengoperasikan computer.
Melihat peluang yang dapat dimanfaatkan dan memberikan keuntungan. Contoh: membuka usaha fotokopi dilingkungan dekat kampus, membuka usaha kantin dilingkungan perkantoran, dan lain-lain.
Melihat  ancaman terhadap usaha-usaha yang berisiko tinggi, memiliki siklus hidup yang pendek, dan tidak terukur. Terlebih lagi jika pesaing-pesaing kita memiliki kemampuan yang lebih baik dari kita. Contoh: investasi saham, di mana kita tidak memiliki cukup ilmu tentangnya atau bermain dipasar yang pelakunya sudah sangat banyak.

Banyak cara untuk melihat peluang yang terjadi disekitar kita. Selama masih ada kebutuhan dan keinginan, selama itu pula masih terdapat peluang yang dapat kita manfaatkan, misal:
Mengenali kebutuhan pasar
Mengembangkan produk yang telah ada dipasaran
Memadukan bisnis-bisnis yang ada
Mengenali kecenderungan (tren) yang terjadi
Mewaspadai segala kemungkinan yang awalnya terlihat sepele, yang ternyata setelah ditekuni dapat menjadi bisnis yang luar biasa.
Menggunakan asumsi-asumsi yang baru (tidak baku)
Cara Memulai Bisnis

Cara-cara yang dapat dilakukan oleh seseorang untuk memulai bisnis (usaha), baik itu dilakukan sendiri maupun bersama teman-teman, adalah sebagai berikut:
Memulai Bisnis Baru
Memulai bisnis baru merupakan pilihan yang paling menarik bagi para pemula. Terdapat tiga bentuk usaha yang bias dirintis oleh Anda, yaitu:
  1. Perusahaan milik sendiri (sole proprietorship), yaitu bentuk usaha yang dimiliki dan dikelola sendiri.
  2. Persekutuan (Partnership), yaitu kerja sama antara dua orang atau lebih.
  3. Perusahaan berbadan hukum (corporation), yaitu perusahaan yang didirikan atas dasar badan usaha dengan modal berupa saham.

Membeli Bisnis yang Sudah Ada
Membeli perusahaan yang telah didirikan dan dikelola oleh orang lain dengan nama (goodwill)dan organisasi usaha yang sudah ada.
Mengembangkan Bisnis yang Sudah Ada
Mengembangkan bisnis yang sudah ada biasanya terjadi pada perusahaan keluarga.
Memilih usaha franchise
Waralaba (franchise) adalah suatu bentuk usaha kerja sama antara pewaralaba (franchisor) dengan terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan persetujuan jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha.
Bidang Usaha dan Jenis-jenis Badan Usaha
Sebuah mimpi akan tetap menjadi mimpi jika tidak ada tindakan untuk mewujudkannya. Mimpi boleh saja besar, tetapi anda harus bisa memulainya sekarang mulai dari skala kecil. Dari tindakan kecil ini, anda bisa mendapatkan pelajaran berharga yang bisa kita gunakan untuk memperbaiki tindakan yang berikutnya, sehingga akhirnya seluruh mimpi bisa terwujud.

Berikut ada beberapa contoh bidang usaha yang menjadi pilihan para pemula atau wirausahawan baru adalah.
Usaha di bidang makanan atau kuliner
Usaha pakaian dan perhiasan
Usaha yang terkait dengan tempat tinggal
Usaha pendidikan
Usaha yang terkait dengan rekreasi
Usaha pendukung atau mempermudah orang lain menjalankan usaha.

Dibawah ini beberapa bentuk badan hokum usaha di Indonesia dan beberapa pertimbangan untuk dapat memilih salah satu diantaranya yang paling tepat:
Perusahaan Perseorangan
Perusahaan perorangan merupakan perusahaan yang dimiliki dan diselenggarakan oleh satu orang.
Persekutuan
Bentuk legal suatu bisnis yang dimiliki dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bisnis. Dalam persekutuan terdapat dua macam kategori, yaitu sekutu umum dan sekutu terbatas.
Perseroan
Perseroan merupakan organisasi bisnis yang berbentuk badan hokum, dimana tanggung jawab dan kewajiban usaha terpisah dari pemilik modalnya.

Koperasi
Koperasi merupakan organisasi ekonomi rakyat yang berwatak social, beranggotakan orang-orang atau badan hokum, sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan kegotongroyongan.



Sumber : Buku Kewirausahaan "Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda", Salemba Empat 2011, Jakarta (Universitas Mercu Buana)

Analisa Keuangan Usaha


April 14, 2016

KREATIVITAS DAN INOVASI DALAM BERWIRAUSAHA

Kreativitas adalah kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan cara-cara baru dalam pemecahanmasalah dan menemukan peluang (thinking new thing).
Inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan kreativitas dalam rangka pemecahan masalah dan menemukan peluang (doing new thing)

Hambatan dan Teknik Meningkatkan Kreativitas
Hambatan kreativitas sebagai dinding atau bangunan mental yang menghambat kita untuk memahami atau menemukan pemecahan atas suatu masalah.
Dalam proses kreativitas terdapat hal-hal yang menghambat ataupun mendukung dalam diri seseorang, yaitu:

       1.  Hambatan Kreativitas
“mental walls which block the problem solver from correctly perceiving a problem or conceiving its solution” yaitu dinding atau bangunan mental yang menghambat kita untuk memahami atau menemukan pemecahanatas suatu masalah. Hambatan-hambatan kreativitas dapat dijelaskan sebagai berikut :
Hambatan Psikologis
Hambatan Budaya
Hambatan LIngkungan
Hambatan Bahasa Berpikir
Hambatan Keterpakuan Fungsional
Hambatan Kebiasaan Memandang
       2.  Teknik Meningkatkan Kreativitas
Cara umum meningkatkan kreativitas adalah dengan mengubah cara berpikir dan proses bertindak. Untuk mencari cara-cara meningkatkan kreativitas dalam proses pemecahan masalah.
Perumusan masalah secara kreatif
Bertanya dan bertanya
Curah gagasan
Orang aneh
Iklim kreatif
Arti Penting Inovasi dalam Kewirausahaan
Ada lima jenis inovasiyang penting dilakukan pengusaha, yaitu :
Pengenalan barang baru atau perbaikan barang yang sudah ada
Pengenalan metode produksi baru
Pembukaan pasar baru, khususnya pasar ekspor atau daerah yang baru
Penciptaan/pengadaan persediaan (supply) bahan mentah atau setengah jadi baru
Penciptaan suatu bentuk organisasi industri baru
Teknik Mengembangkan Inovasi
Kemenangan bisa dicapai dengan cara menciptakan pasar baru lewat inovasi. Inovasi harus terus dibangun melalui budaya kreatif, mengikuti tren perubahan, dan membangun pasar.
Seorang wirausaha harus segera menterjemahkan mimpi-mimpinya menjadi inovasi. Inovasi adalah kreativ yang diterjemahkan menjadi sesuatu yang dapat diimplementasikan dan memberikan nilai tambah atas sumber yang kita miliki. Sifat inovasi dapat ditumbuhkembangkan dengan memahami bahwa inovasi adalah seatu kerja keras, terobosan, dan kaizen (perbaikan terus menerus)

Melindungi Gagasan dari Hasil Kreativitas dan Inovasi
Banyak perusahaan yang tidak mengetahui pentingnya hak perlindungan usaha. Wirausahawan harus memahami cara mendapatkan hak paten, merek dagang dan hak cipta.

Pengusaha harus memahami cara mendapatkan hak paten, merek dagang, dan hak cipta yang biasanya disebut dengan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), yaitu hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada seseorang atau sekelompok orang untuk memegang monopoli dalam menggunakan dan mendapatkan manfaat ekonomi dari kekayaan intelektual.

April 07, 2016

Mind Mapping


MOTIVASI MENJADI PENGUSAHA SUKSES

Motivasi  Menjadi Pengusaha yang Sukses di Bidangnya - Menjalankan sebuah usaha pribadi

adalah cara yang kreatif, fleksibel dan menantang untuk menjadi bos bagi diri sendiri dan

memetakan masa depan sobat, Pengusaha sukses memiliki sikap keterbukaan dan

keyakinan yang dapat sobat miliki. Para pakar manajemen telah mengajarkan pada kita

kekuatan visualisasi dengan melihat diri kita didalam pikiran untuk mencapai impian -

impian kita. Dan proses ini harus diingimbangi dengan tindakan yang konstan! sobat harus

berfikir jika sobat dapat meraih sukses di setiap menit, Tidak ada formula untuk sukses.

Untuk mendapatkan kesuksesan yang diinginkan, sobat perlu bermimpi besar. Setiap

kesuksessan dimulai dengan impian besar. sobat perlu memiliki impian besar bagi diri sobat

ingin menjadi kaya terkenal. mimpi saja tidak cukup. harus aktif memvisualkan sukses dalam

Hasrat Pada Apa Yang Dikerjakan

Jika sobat mencintai apa yang sobat kerjakan akan lebih bersemangat mengejar tujuan

terhadap apa yang kita cintai. Jika membenci pekerjaan sobat sekarang, sobat akan

mencapai performa puncak dan melakukan sesuatu untuk meraih sukses jika melakukan

sesuatu yang menjadi minat. Pengusaha sukses tidak peduli jika mereka menghabiskan 15-

18 jam sehari untuk mengurus bisnisnya karena mereka memang mencintai apa yang

mereka kerjakan. berhasil dalam bisnis adalah kesabaran dan kerja keras, yang hanya

didapatkan jika memiliki hasrat terhadap apa yang sobat kerjakan.

Fokus Pada Kelebihan, Tidak Putus Asa

Sobat harus mengenali kelebihan dan berkonsentrasi pada hal tersebut. sobat akan menjadi

semakin sukses jika mampu menggabungkan dengan upaya sobat di area yang sobat kuasai

dengan baik. Misalnya, dalam bisnis memiliki insting marketing yang bagus, kemudian

pertajam kelebihan ini dan gunakan dengan maksimal. Mintalah bantuan di area yang tidak

sobat kuasai, misalnya akuntansi atau pembukuan. Untuk merubah kelemahan menjadi

kekuarangan, pertimbangkan untuk mengikuti training formal. Sebagai seorang pengusaha,

sobat harus sepenuhnya percaya dengan sasaran dan apa yang sobat lakukan. Pikirkan apa

yang sobat kerjakan akan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan diri sobat

sendiri. sobat harus memiliki keyakinan yang kuat atas ide, kemampuan dan diri sobat

sendiri. sobat harus yakin dibalik bayangan keraguan, memiliki kemampuan untuk

Bekerja Keras & Pencanaan Yang Baik

Tahukan sobat bagaimana mencapai visi sobat Untuk mencapainya? sobat harus memiliki

tujuan konkrit sebagai batu loncatan untuk visi sobat. Tulislah sasaran jangan melakukannya

hanya untuk berfantasi. sobat harus merencanakan tindakan sobat agar memberikan

kontribusi untuk meraih visi. Kemampuan sobat untuk menetapkan sasaran dan membuat

perencanaan adalah cara yang diperlukan untuk sukses. Setiap pengusaha sukses bekerja

keras. Tidak ada orang sukses hanya dengan berpangku tangan, Tanyakan pada pengusaha

sukses dan mereka akan mengatakan pada sobat bahwa mereka harus bekerja lebih dari 60

jam dalam seminggu di awal bisnis mereka. jika ingin jadi pengusaha sukses Bersiaplah

menguncapkan selamat tinggal pada acara nongkrong bersama setelah jam kerja, atau

berjalan - jalan diakhir pekan. Jika sobat berada di tahap awal, sobat harus bernafas, makan

dan minum dengan bisnis sampai bisnis sobat bisa berjalan.

Selalu Memperluas Jaringan

Di dalam bisnis, sobat dinilai oleh perusahaan yang sobat jalankan dari tim manajemen,

dewan direksi, dan rekan stratejik. Bisnis selalu memerlukan bantuan, terlebih usaha kecil.

Penting untuk membentuk aliansi dengan orang - orang yang dapat membantu sobat, dan

yang dapat sobat bantu. Agar berhasil dalam bisnis, sobat harus memiliki ketrampilan

networking yang bagus dan selalu jeli melihat peluang - peluang yang ada sekarang.

 Kemauan Belajar & Disiplin Pribadi

Untuk berhasil, sobat harus mau bertanya, ingin tau, tertarik dan membuka pada

pengetahuan baru. Kemauan untuk belajar menjadi hal yang penting, Karena tidak

seorangpun yang mengatakan jalan menuju sukses itu mudah. Disamping intensitas dan

kerja keras, terkadang sobat mengalami kegagalan. Beberapa pengusaha sukses mengalami

kemunduran dan kekalahan, bahkan bangkrut, namun mereka segera bangkit untuk

membuat perhitungan, Niat belajar harus ditekankan disiplin diri. Kemauan yang kuat akan

mendorong diri sobat untuk menebus harga kesuksesan melakukan apa yang tidak disukai

orang lain, menempuh perjalanan panjang, bertarung dan menjadi pemenang.

Maret 25, 2016

Bagaimana Mental Bisnis Orang Cina ?



1. Falsafah dan Budaya Orang Cina

Dalam menjalankan usaha perdagangan, orang Cina mempunyai tata cara yang tidak formal dan tidak birokratis. mereka menjadikan perdagangan semudah mungkin. hal ini yang menjadikan budaya pragmatis dalam perdagangan orang Cina.

Mental Bisnis Orang Cina


Maret 17, 2016

Menjadi Pengusaha Muda

1.    Membangun kepribadian pengusaha muda
Berikut ini merupakan beberapa hal yang terkait dengan usaha membangun kepribadian :
a.    Mengenal diri sendiri
Ada beberapa hal yang harus dibangun terkait dengan mengenal diri sendiri, yaitu:

KIAT MENJADI PENGUSAHA MUDA