Tampilkan postingan dengan label K49-ELMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label K49-ELMA. Tampilkan semua postingan

Juni 24, 2016

Pengusaha Muda

Setelah saya menonton tayangan Kick Andy pada tanggal 23 Maret 2013, saya dapat menyeritakan salah satu seorang pengusaha muda yang telah sukses bernama, Theresia Deka Putri.
Siapa Theresia Deka Putri?
Hidup sebagai seorang yatim piatu tidak melengserkan niatnya untuk menjadi seorang pengusaha sukses. Dia adalah Theresia Deka Putri, wanita muda yang sukses dalam usaha kopi. Theresia lahir di Gresik Jawa Timur kurang lebih 27 tahun lalu. Saat ini dia dikenal sebagai seorang pengusaha di bidang kopi, khususnya kopi luwak.
Theresia Deka Putri merupakan sosok pengusaha yang penuh dengan semangat dalam mencapai cita-citanya. Mengingat usaha yang ia miliki saat ini ia bangun dari titik nol, dari mulai menjajakan produknya sendiri ke warung-warung kecil. Tapi tanpa putus asa, ia terus melangkah dan bisa sesukses seperti sekarang ini.
Theresia Deka Putri Pengusaha Sukses di Bidang Kopi ,  sangat familiar dengan dunia bisnis sejak ia kecil. Banyak bisnis yang dilakoninya, seperti menjual sepatu dan pakaian serta produk fasion lain. Walaupun saat itu target pasar bisnis yang ia bidik hanya sebatas teman terdekat saja. Dan pada tahun 2000, Theresia mulai memasuki pasar kuliner seperti teh dan kopi. Saat bekerja dibidang tersebut, ia mendapatkan kepercayaan perusahaan untuk menjadi pimpinan tim. Dan dia pernah berkeliling ke sekitar Jawa Timur untuk memasarkan produk perusahaan tempat ia bekerja.
Saat ini Theresia memiliki CV Karya Semesta, yaitu perusahaan yang memproduksi beberapa jenis kopi. Jenis kopi yang diproduksi adalah Kopi Luwak Lanang, Kopi Lanang Landep, dan Kopi Gajah Hitam. Usahanya inilah yang membuat Theresia disebut-sebut sebagai pengusaha wanita muda yang terkenal. Sebutan tersebut wajar saja disematkan pada Theresia, karena tak butuh waktu selama lima tahun setelah beroperasi yaitu dengan proses produksi dan menjual produknya sendiri, ia sudah berhasil mendapatkan omset Rp. 1 miliar. Bayangkan? Hebat kan? Lalu bagaimana perjalanan karir Theresia Deka Putri di bidang kopi?
Karir Theresia Deka Putri
Sebagai pemula bisnis saat itu, Theresia Deka Putri terbilang tak main-main, karena ia merogoh kocek hingga Rp. 200 juta. Namun modal itu membuahkan hasil yang menggembirakan, jauh lebih besar dari modal awalnya. Benar, Semangat yang dimiliki Theresia Deka Putri luar biasa, ia menaruh kepercayaan pada kopi luwak yang akan memiliki peluang sukses kala itu.

Sebagai pembisnis muda yang menjadi panutan banyak orang, ia memulai bisnisnya dari nol. Sebelum membangun bisnis sendiri, Theresia bekerja sebagai tenaga pemasaran teh dan kopi eceran. Dan pada tahun 2007 ia merealisasikan tekadnya untuk berbisnis di bidang kopi, khususnya kopi luwak.
Saat itu, ia menaruh harap pada target pasar yang ia kejar yaitu para calon pembeli yang memiliki kantong tebal dan doyan kopi premium.
Awalnya, Theresia Deka Putri mengkaji berbagai hal tentang kopi luwak; kemudian ia pelajari dan juga praktik langsung setelahnya. Theresia Deka Putri memulai usahanya melalui CV. Karya Semesta. Dan hingga saat ini perusahaanya telah memproduksi 3 merek kopi. Saat itu tahun 2008, theresia dan timnya membuat usaha pengolahan kopi sederhana. Sangat sederhana, bahkan proses penggilingannya saat itu dipercayakan pada tempat-tempat yang menawarkan jasa penggilingan.
Pernah sekali waktu Theresia berfikir untuk memproduksi kopi sendiri, dan melepas supplyer-nya. Dia memiliki keinginan untuk punya kebun sendiri. Keinginan memiliki luwak sendiri juga ada. Dan kenyataanpun akhirnya mengantarkan Theresia Deka Putri untuk memiliki kebun sendiri.
Kebun tersebut selebar empat hektar. Namun karena kebutuhan semakin meningkat, Theresia tak jadi melepaskan supplyer-nya. Theresia juga mengembangkan kemitraan dengan beberapa petani kopi di Bondowoso serta Malang. Selain karena kebutuhan permintaan kopi semakin meningkat, ia tetap menjual produk dari supliyer sebagai upaya untuk memberikan variasi produk pada konsumen.
Theresia pernah kuliah di jurusan Manajemen, tak heran jika manajemen pengelolaan bisnisnya begitu apik dan matang. Tak butuh waktu lama, hanya selang beberapa tahun setelah memproduksi serta menjual produk kopi luwak sendiri, Theresia berhasil mendapatkan omset Rp. 1 miliar pertamanya pada tahun 2011.

kewirausahaan dan lingkungan


Kuliah Umum


Juni 16, 2016

STRATEGI PEMASARAN


KEWIRAUSAHAAN DAN LINGKUNGAN

Perubahan lingkungan bisnis akan terjadi setiap saat, umumnya berupa gerak perubahan dari salah satu atau gabungan faktor-faktor lingkungan diluar perusahaan, baik pada skala nasional, regional, maupun global. Sebagian dari dampak perubahan faktor lingkungan yang ditiimbulkan terbukti telah memengaruhi datangnya berbagai peluang bisnis, tetapi banyak pula kasus dari faktor eksternal ini yang menjadi kendala dalam berusaha.Kasus teknologi SMS yang hampir menghancurkan bisnis pos, namun juga memberikan peluang bagi bisnis ritel kartu telepon yang berkembang banyak di banyak tempat.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh wirausahawan Indonesia, baik yang bergerak dalam aktivitas lokal maupun global, adalah terjadinya berbagai perubahan yang dipicu oleh perkembangan teknologi yang mencakup hal-hal sebagai berikut:
1.        produk-produk baru yang dilempar ke pasar oleh pesaing
2.        perkembangan teknologi dan informasi
3.        perkembangan teknologi barang substitusi
4.        berbagai penemuan baru
5.        adaptasi teknologi yang siap dipakai
6.        strategi perkembangan teknologi nasional
7.      biaya penelitian dan perkembangan oleh perusahaan pesaing atau perusahaan-perusahaan dalam satu industri
8.        siklus hidup produk
9.   terobosan-terobosan yang dapat meningkatkan produktivitas yang lebih baik di bidang input, pengolahan, dan pemasaran.
10.    berbagai ramalan pengembangan teknologi masa depan.

Kewirausahaan sebagai pemicu perekonomian negara
Dalam upaya memicu pertumbuhan ekonomi sekaligus memengaruhi kehidupan sosial-ekonomi masyarakat, wirausahawan melakukan berbagai kegiatan sebagai berikut:
1.        menciptakan lapangan perkejaan
2.        meningkatkan kualitas hidup
3.        meningkatkan pemerataan pendapatan
4.        memanfaatkan dan monobilisasi sumber daya untuk meningkatkan produktivitas nasional
5.        meningkatkan penerimaan pemerintahan melalui pajak

Kebersamaan dan Etika Bisnis
Pengusaha dianggap memiliki kemampuan kewirausahaan yang andal apabila pengusaha tersebut mampu memanfaatkan, mencari, dan menciptakan peluang bisnis serta mampu menerapkan asas kebersamaan dan menjalankan etika bisnis secara total.
Asas Etika Bisnis yang Sehat
Beberapa pedoman sebagai dasar berpikir dan bertindak dalam penerapan etika bisnis yang sehat, antara lain  :
a.     Selalu menjaga kualitas produk dan jasa pada pelanggan elalui kewajaran dan keterbukaan.
b. Kebersamaan dengan unsur internal dengan menghindari kesan bahwa perusahaan mengeksploitasi karyawan secara tidak manusiawi.
c.     Kebersamaan dengan lingkungan dalam menjaga kelestarian dan menghindari polusi yang menggangu masyarakat.
d.     Dalam proses bisnis atau transaksi usaha, selalu didukung dengan upaya penghayatan nilai dan norma bisnis  serta kebiasaan atau esensi dunia usaha yang berlaku.

e.    Menghindari cara-cara yang tidak etis dalam persaingan bisnis



sumber : 
http://hevri20heru.blogspot.co.id/2013/06/bab-10-kewirausahaan-dan-lingkungan.html
http://mollitarusi.blogspot.co.id/2012/06/bab-10-kewirausahaan-dan-lingkungan.html

Juni 10, 2016

MERANCANG STRATEGI PEMASARAN MEMBANGUN USAHA



Pemasaran
Pemasaran tidak hanya mengenai penjualan, iklan atau promosi saja. Pemasaran merupakan suatu proses yang utuh tentang kemampuan menawarkan barang atau jasa yang tepat, dengan harga, waktu, dan lokasi yang tepat.
Untuk mendapatkan hasil pemasaran yang sesuai, maka secara umum dapat dilakukan proses pamasaran sebagai berikut:

a.       Pengenalan pasar: pemasar mengetahui potensi pembeli dan mengetahui akan kebutuhannya.
b.      Strategi pasar: strategi yang akan diterapkan dalam memasarkan barang atau jasa agar dapat diterima oleh pasar.
c.       Bauran pemasaran: alat yang akan digunakan dalam menjalankan strategi yang telah dipilih dan usaha lain dalam penyampaian nilai sehingga sesuai dengan keinginan pembeli yang akan dituju.
d.      Evaluasi pemasaran: dilakukan untuk melihat keberhasilan usaha pemasaran yang telah dilakukan.

Pengenalan pasar
Pengenalan pasar adalah upaya untuk mengetahui jumlah, karakteristik, dan sifat sebuah pasar. Berikut adalah beberapa teknik yang akan membantu anda dalam melakukan pengenalan pasar:
1.      Mengelompokkan pasar, hal terpenting dalam memasarkan barang atau jasa adalah mengetahui siapa pembeli dan apa yang mereka butuhkan.
2.      Masa peredaran barang atau jasa, semua barang atau jasa memiliki siklus hidupnya masing-masing, yaitu tahap perkenalan, tahap pertumbuhan, tahan kematangan, dan tahap penurunan.
3.      Analisis SWOT, dapat dilakukan untuk mengetahui posisi usaha yang dijalankan dan posisi usaha pesaing.

Menentukan strategi pemasaran
Strategi pemasaran adalah suatu cara yang digunakan untuk membantu kita membuat dan menjual barang dan jasa yang sesuai dengan kondisi perusahaan dan pasar target atau selera konsumen yang dituju.
1.      Menembus pasar, untuk menjangkau sasaran pembeli yang belum tercapai.
2.      Mengembangkan pasar, apabila sasaran pembeli lama sudah jenuh sehingga perlu mencari sasaran pembeli baru dengan tetap menawarkan barang atau jasa yang lama.
3.      Mengembangkan produk, mencakup perubahan barang atau jasa dengan tetap menggunakan cara produksi yang lama.
4.      Melakukan diversifikasi, dilakukan dengan cara mengembangkan produk baru yang masih berkaitan dengan produk lama.
5.      Menerapkan biaya murah,didasarkan pada biaya input yang rendah.
6.      Memfokuskan pada pasar, dengan memberikan pelayanan khusus kepada pembeli yang dapat membedakan dengan pelayanan yang diberikan para pesaing.
7.      Melakukan diferensiasi, berkonsentrasi pada penciptaan barang dan jasa baru yang sangat berbeda.


Menentukan alat pemasaran
Alat pemasaran atau bauran pemasaran yang dimaksud bukan hanya sekedar yang kita kenal dengan 4P yaitu product (produk), price (harga), place (lokasi), dan promotion (promosi), namun ditambah dengan distribusi, pelayanan, dan kekuasaan (power).
1.      Hal yang diperlukan dalam menghasilkan produk
a.       Paduan produk: jenis-jenis barang atau jasa yang harus ada dalam satu produk yang dijual.
b.      Penampilan produk: tidak hanya meliputi kondisi fisik, melainkan simbolnya.
c.       Pendukung produk: berupa pemberian kesan yang mendalam terhadap produk yang dijual.
2.      Hal yang diperlukan dalam menyampaikan barang sampai ke pembeli (distribusi)
Pendistribusian barang dapat dilakukan langsung ke pembeli yang datang, barang yang diantar ke pembeli, atau menggunakan perantara (agen, pedagang besar, toko-toko atau supermarket dan system waralaba.)
3.      Hal yang diperlukan dalam memilih lokasi usaha yang tepat
Memilih lokasi hendaknya memperhatikan kemudahan dan kedekatan dengan pembeli.
4.      Hal yang diperlukan dalam menentukan harga yang tepat
Penentuan harga dillakukan dengan cara menetapkan harga psikologis, harga paket, harga gengsi, dan harga penuntun.
5.      Hal yang diperlukan dalam mencari bentuk promosi yang murah dan memilih iklan yang tepat
Promosi yang dilakukan dapat berbentuk hubungan masyarakat, publisitas, promosi penjualan, hiasan toko, dan iklan.
6.      Hal yang diperlukan dalam penjualan produk
Semua usaha apapun dalam pemasaran harus ada penutupan (closing) yaitu dengan adanya penjualan.
7.      Pemanfaatan kekuasaan
Pemanfaatan kekuasaan melalui pendekatan dengan orang-orang yang menentukan kebijakan.
Lebih dari semuanya adalah bagaimana menyampaikan keseluruhan nilai pada konsumen.




Juni 03, 2016

MENGELOLA KEUANGAN USAHA



Mengelola keuangan bisnis berbeda dengan mengelola keuangan keluarga. Tentunya, mengelola keuangan bisnis membutuhkan keahlian tersendiri. Berikut cara-cara sederhana dalam mengelola keuangan bisnis.
Pertama, pisahkan keuangan usaha dengan uang pribadi kita. Jika kita mencampurnya, tak ayal akan menganggu kelangsungan bisnis Anda. Pasalnya, uang bisnis bisa digunakan untuk keperluan pribadi atau sebaliknya.
Kedua, tentukan besar persentase keuangan yang akan digunakan untuk kebutuhan usaha.
Ketiga, buat pembukuan dengan rapi guna mengontrol semua transaksi keuangan, baik pemasukan, pengeluaran, serta utang dan piutang.
Keempat, kurangi risiko dari utang usaha. Terakhir, kontrol kelancaran arus kas usaha.

Cara Sederhana Mengatur Keuangan Usaha Kecil

Mungkin Anda sudah tahu dan paham bagaimana cara mengatur keuangan perusahaan Anda sendiri. Banyak cara dan tehniknya, Anda bisa mendapatkannya di buku-buku panduan atau langsung tanya pada orang yang berkompeten.

Disini saya, sebagai pemula hanya ingin share saja berdasar yang saya alami. Jadi, bagi yang sudah berpengalaman mohon koreksi dan bimbingannya.

Ada semacam pandangan, bahwa lebih mudah mengatur keuangan untuk usaha yang sudah lancar daripada mengatur keuangan usaha yang seret. Menurut mereka kalau usaha sepi, keuangan apa yang akan di manage? Bagaimana caranya?

Disinilah tantangan kita, bagaimana kita membuat usaha menjadi lancar dan berkembang dengan mengatur keuangan sebaik mungkin. Apa bisa? berdasar yang saya alami, InsyaAllah pasti bisa. Usaha Anda sedikit demi sedikit akan mengalami kemajuan. Tentu saja Anda juga harus gencar melakukan promosi dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Lalu apa saja yang harus dilakukan dalam mengatur keuangan usaha kecil ini? Berikut ini beberapa pointnya:

1. Gaji diri Anda sendiri
Jika Anda adalah pemilik sekaligus pekerja dalam usaha Anda sendiri, beri upah/gaji diri Anda sendiri. Besarnya adalah 10% dari omset. Jika Anda mempunyai karyawan maka total gaji Anda + karyawan tetap 10% dari omset.

2. Sisihkan 1% bahan baku produk setiap hari
misal Anda buka warung makanan, sisihkan sedikit beras, minyak goreng,minyak tanah dll. Kumpulkan hingga dalam jumlah tertentu. Lalu beli sendiri bahan tsb dengan harga pasar.

3. Bagi laba bersih menjadi 3 bagian:
a. 1/3 untuk menambah modal
b. 1/3 simpan untuk menjaga jika ada pengeluaran (perusahaan) mendadak
c. 1/3 simpan untuk jangka waktu 1 tahun, ambil sebagian untuk mengembangkan usaha Anda.

4. Jangan pernah menggunakan uang usaha kecil Anda
Untuk kepentingan pribadi gunakan gaji Anda. Jika gaji Anda dirasa kurang maka Anda harus mencari tambahan diluar bukan mengambil uang perusahaan.

5. Disiplin!
Ingat usaha Anda selama ini akan gagal total jika Anda tidak memegang teguh prinsip disiplin.

Sebagai tambahan, bersedekahlah setiap hari walau Rp.500. Dengan membiasakan bersedekah hati menjadi lapang, pikiran menjadi jernih. Alhasil, Anda lebih maksimal mengelola usaha kecil Anda untuk menjadi lebih besar!

Salam Hangat, Sukses milik semua orang juga Anda!


Sumber : http://www.ayopreneur.com/manajemen/cara-sederhana-mengelola-keuangan-bisnis