Tampilkan postingan dengan label K08-YULIANI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label K08-YULIANI. Tampilkan semua postingan

Juni 24, 2016

KISAH PENGUSAHA MUDA INSPIRATIF

Setelah saya menyaksikan tayangan kick andy, saya jadi mendapatkan kisah kisah inspiratif dari :

1. THERESIA DEKA PUTRI

Saat remaja seusianya disibukan dengan tren busana terkini atau artis idola, Theresia Deka Putri tengah menyusuri jalan-jalan di Jawa Timur. Kala itu, di tahun 2002, Putri yang baru berusia sekitar 16 tahun telah bergabung dalam sebuah tim pemasaran dalam satu perusahaan kuliner. Ia berkeliling dari satu warung kopi, pasar dan berbagai tempat lain untuk memasarkan beragam produk kopi dan teh produksi perusahaan tersebut.

Masa lalu yang penuh kerja keras di usia muda ini, ternyata berbuah manis. Kini di usianya yang ke-29 ini, Putri, begitu ia biasa dipanggil, memegang tongkat komando dari perusahaan kopi luwaknya yang beromzet miliaran rupiah, yakni CV Karya Semesta. Bahkan ketiga komoditasnya, yakni Kopi Luwak Lanang, Lanang Landep dan Gajah Hitam, berhasil menembus pasar Taiwan, Cina, Korea, Malaysia, Jepang, hingga Polandia.

“Sejak SMP saya memang sudah mulai berbisnis untuk tambahan jajan,” ujar perempuan yang besar di Gresik ini ketika diwawancarai dalam sebuah talkshow di televisi swasta. Sepatu atau snack yang dibelinya, ia jual kembali ke tetangga dan teman-temannya. “Modalnya dari tabungan saya sejak TK,” katanya.
Bisnis kecil-kecilannya ini berlanjut hingga SMA, yang kemudian mengantarkannya pada posisi sebagai tenaga marketing di perusahaan kuliner saat usianya masih belasan. Berkat pengalaman keluar masuk pasar dan warung yang rutin ia jalani ditambah dengan kejelian melihat kondisi pasar, Putri berhasil melihat satu peluang usaha yang prospektif, yakni bisnis kopi.

Namun setelah usahanya mulai berkembang, ia mulai membuat merk sendiri, yang bahkan memiliki identitas berbeda dengan kopi sejenis yang berbeda di pasaran. Kopi luwak yang dipasarkannya, khusus berasal dari hewan jantan, karena itu dinamakan Luwak Lanang. Luwak jantan dipilih karena menurutnya jenis ini memliki enzim yang lebih kuat sehingga menghasilkan rasa dan aroma yang khas. Tak hanya satu, ia juga melakukan diversifikasi produk dengan meluncurkan kopi Lanang Landep yang berasal dari biji kopi berkeping tunggal (peaberry coffee), dan Gajah hitam dari bjii kopi berukuran besar.

Semua pengalaman dalam membangun bisnisnya ini, membuat Putri menarik sebuah pelajaran hidup yang berharga, yaitu terus berusaha meski masalah terus datang silih berganti. “Dalam hidup ini kita tidak bisa mengarahkan angin, tapi kita masih bisa mengarahkan layar,” ujarnya.

2. NICHOLAS KURNIAWAN

Nicholas Kurniawan adalah sosok pekerja keras dan tak kenal lelah sejak masih kecil. Ia bahkan sudah mulai berjualan sejak usia 8 tahun, sejak ia masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Tak hanya sekali dua kali ia mengalami kegagalan dalam menjalankan sebuah usaha. Namun ia tidak pernah sekalipun mempunyai pikiran untuk berhenti dari berbisnis.

Meskipun masih di bangku Sekolah Dasar, namun Nicholas Kurniawan sudah banyak mencoba memulai bisnis meskipun saat itu masih dalam skala yang kecil. Ia pernah berjualan makanan dan minuman, namun tidak berlangsung lama dan bisa dikatakan gagal.

Ia kemudian memulai lagi namun berganti produk, kali ini ia menjual pakaian namun sama saja, ia mengalami kegagalan juga di bisnis ini. Meskipun sering mengalami kegagalan, namun Nicho tidak mau disebut gagal, ia lebih suka menyebutnya belum menemukan cara yang tepat untuk mencapai kesuksesan.

3. HAMZAH IZULHAQ


Hamzah sudah belajar berbisnis mulai usia dini pada waktu kelas 5 SD
dengan menjual beberapa macam permainan seperti kelereng, petasan,dan
berbagai macam permainan yang disukai anak-anak.

Mulai beranjak dewasa padawaktu masuk jenjang SMA Hamzah mulai
berbisnis dalam bidang pulsa dan buku – buku dengan melobi pamannya yang
mempunyai Toko buku yang besar Hamzah mulai menjadi Distributor
Buku dengan diskon 30 % dari pamannya. Buku tersebut dijualkan kepada
adik kelas dan kakak kelasnya dengan diskon 10% sehingga dia meraup
keuntungan 20% setiap bukunya.

Sekarang hamzah sudah menjadi pengusaha bimble dan sofabed yang sukses.

CARA TEMUKAN IDE BISNIS DAN CIRI CIRINYA

Cara menemukan ide bisnis dan peluang usaha.Ketika terpikir untuk berwiraswasta, maka pertanyaan pertama yang muncul adalah jenis usaha apa yang harus dibuat? Langkah awal ini sangat penting untuk kelanjutan rencana Anda, yakni menemukan ide bisnis dan atau peluang usaha.

Ide bisnis ada di sekitar kita. Ide bisnis berasal dari analisis yang cermat terhadap tren pasar dan kebutuhan konsumen, meskipun ada juga ide bisnis yang diperoleh secara kebetulan. Jika Anda tertarik untuk memulai suatu usaha, tetapi tidak tahu apa produk atau jasa yang akan Anda jual, maka anda perlu mengeksplorasi cara-cara untuk mendapatkan ide bisnis atau peluang usaha.

ini dia caranya :

1. Pilihlah Produk Yang Di butuhkan Oleh Anda
Maksudnya disini adalah ketika anda memilih peluang usaha penjualan entah itu penjualan barang fisik maupun nonfisik, maka pilihlah barang - barang yang sekiranya andapun membutuhkannya. Anggaplah anda menjual barang semisal barang kecantikan sementara anda seorang pria. Maka ketika barang yang anda jual tidak laku, tidak mungkin anda akan menggunakan semua produk kecantikan tersebut untuk anda. Berbeda dengan ketika anda menjual produk semisal tabung gas, pulsa dan sejenisnya. Kalaupun tidak laku, anda bisa menggunakannya untuk kebutuhan anda sendiri. Sehingga kerugian anda tidak besar, paling cuma untuk transport dan inipun sebenarnya bisa anda akali.

2. Pilihlah model Dropship
Model Dropship menjadi sangat baik ketika anda tidak memiliki modal untuk membeli atau memproduksi barang. Secara sederhana model dropshipping adalah menjualkan barang orang lain dan tanpa membelinya terlebih dahulu. 

Selain model Dropshipping, ada juga model reseller dimana anda boleh mengambil barang atau produk terlebih dahulu, kemudian pembayaran dilakukan setelah terjadi penjualan. Jadi anda boleh mengambil barang untuk anda jual kemudian anda baru membayarkannya setelah ada produk yang terjual sejumlah barang yang laku. Dengan model reseller seperti ini, maka anda akan terbebas dari kerugian finansial yang besar.


3. Menjual Kebutuhan Bukan Keinginan

Ada dua hal prinsip sebenarnya dalam kehidupan manusia yaitu kebutuhan dan keinginan. Orang sering tertukar mana yang kebutuhan dan mana yang keinginan. Jika anda mengerti mana yang kebutuhan dan mana yang keinginan maka cobalah untuk mencari produk kebutuhan seperti sembako, pendidikan dan sebagainya. Ini akan lebih berpotensi laku daripada produk keinginan seperti fashion, gaya hidup dll. 

Dalam bisnis secara sederhana sebenarnya memberikan hal - hal yang dibutuhkan oleh orang. Maka agar usaha tidak rugi, carilah produk yang sekiranya "di butuhkan" bukan " Di inginkan". 


Selain itu, anda mungkin bisa memilih peluang usaha yang berkaitan dengan jasa, seperti jasa pendidikan, atau jasa lain yang anda sendiri memiliki kemampuan di bidang tersebut. Sekarang banyak bimbingan belajar yang tumbuh dan berkembang serta menguntungkan. Ini adalah contoh dari peluang usaha yang menawarkan jasa dan memang di butuhkan oleh orang - orang khususnya mereka para murid. 


Peluang yang berasal dari sebuah ide usaha yang diperoleh dari inspirasi usaha, harus merupakan peluang yang potensial, sehingga dapat dikategorikan sebagai peluang usaha yang baik.

Ciri-ciri usaha yang potensial adalah sebagai berikut :
a. Usaha itu memiliki nilai jual yang tinggi
b. Usaha bukan hanya ambisi pribadi semata, tetapi sifatnya nyata
c. Usaha itu mempunyai waktu yang bertahan lama di pasar
d. Tidak akan menghabiskan modal yang terlalu besar
e. Tidak bersifat momentum atau bersifat musiman (seasonal)
f. Bisa ditingkatkan skalanya menjadi skala industri


SUMBER :

http://ridhawijaya.heck.in/ciri-ciri-peluang-usaha-yang-baik.xhtml
http://www.tipsmu-tipsku.com/2012/09/cara-menemukan-peluang-usaha.html
https://studentpreneur.co/blog/ini-dia-nicholas-kurniawan-pemenang-wirausaha-muda-mandiri/

Mei 31, 2016

Hubungan Kewirausahaan dan Lingkungan



Kegiatan operasional perusahaan, baik domestik maupun swasta asing di Indonesia tidak dapat melepaskan diri dari kondisi dan perkembangan perekonomian global dan regional. Setiap perubahan perekonomian yang terjadi di negara industri utama, seperti Amerika Serikat, Jepang, Jerman, dan negara maju lainnya akan selalu memengaruhi gerak perekonomian Indonesia. 

Sebagai negara agraris, yang sebagian besar ekspornya masih mengandalkan produk pertanian ke negara-negara tersebut, dampak kekuatan perekonomian global sangat terasa pada kemampuan dan keunggulan bersaing produk ekspor yang berasal dari negara kita.

Daya saing sebagian produk ekspor Indonesia yang mengalami penurunan tajam selama krisis ekonomi dan mulai meningkat kembali sejak tahun 2003 harus terus dipertahankan, melalui keunggulan tenaga kerja lokal penggunaan bahan baku domestik dan penerapan teknologi.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh wirausahawan Indonesia, baik yang bergerak dalam aktivitas lokal maupun global, adalah terjadinya berbagai perubahan yang dipicu oleh perkembangan teknologi yang mencakup hal-hal sebagai berikut:

1. Produk-produk baru yang dilempar ke pasar oleh pesaing.
2. Perkembangan teknologi dan informasi.
3. Perkembangan teknologi barang substitusi.
4. Berbagai penemuan baru.
5. Adaptasi teknologi yang siap pakai.
6. Strategi perkembangan teknologi nasional.
7. Biaya penelitian dan pengembangan (research and development—R&D) oleh perusahaan pesaing atau perusahaan-perusahaan dalam satu industri.
8. Siklus hidup produk (product life cycle).
9. Terobosan-terobosan yang dapat meningkatkan produktivitas yang lebih baik di bidang input, pengolahan, dan pemasaran.
10. Berbagai ramalan pengembangan teknologi di masa depan.

Kewirausahaan sebagai Pemicu Perekonomian Negara
–     Menciptakan lapangan pekerjaan.
–      Meningkatkan kualitas hidup.
–    Meningkatkan pemerataan pendapatan.
–     Memanfaatkan dan memobilisasi sumber daya untuk meningkatkan produktivitas nasional.
–     Meningkatkan penerimaan pemerintah melalui pajak.

Permasalahan di Indonesia

Ada beberapa permasalahan yang dihadapi oleh suatu bangsa dalam menumbuh kembangkan kewirausahaan dengan baik, antara lain :
  • Pembinaan UKM dan bagi-bagi modal belas kasihan.
  • Pribumisasi usahawan yang gagal.
  • Usaha-usaha kecil umumnya gagal menjadi usaha besar.
Secara universal menyatakan ada sepuluh prinsip etika yang harus menjadi pegangan para pelaku bisnis, sebagai berikut :

1.      Kejujuran

2.      Integritas

3.      Memelihara janji

4.      Kesetiaan

5.      Keadilan

6.      Suka membantu orang lain

7.      Hormat kepada orang lain

8.      Menjadi warga negara yang bertanggung jawab

9.      Mengejar keunggulan dalam segala hal


10.  Dapat dipertanggung jawabkan

SUMBER :

Suryahadi,2008. Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda. Jakarta: Salemba Empat

PROMOSI USAHA MAKANAN



Dalam menjalankan bisnis, bukan cuma modal dan produk berkualitas saja yang dibutuhkan, tetapi aspek pemasaran juga sangat dibutuhkan agar bisnis yang dijalankan dapat menghasilkan omset sesuai target. Begitu juga dalam menjalankan bisnis makanan, adanya strategi pemasaran juga sangat berpengaruh terhadap omset yang diperoleh pelaku bisnis tersebut.

Bisnis makanan merupakan salah satu bisnis yang memiliki potensi cukup besar, sudah banyak pelaku usaha yang meraup untung dari usaha ini. Namun tidak sedikit pula pelaku usaha makanan yang gulung tikar alias bangkrut, karena strategi pemasaran yang digunakan kurang tepat. Untuk menghindari resiko bangkrut, karena adanya permasalah pemasaran usaha yang kurang tepat. Berikut kami berikan beberapa strategi pemasaran bisnis makanan yang dapat Anda coba :


Langkah 1: Jaga kualitas produk
Promosi sering diartikan sebagai kegiatan yang agresif ke luar. Padahal usaha promosi produk harus dimulai dari produk itu sendiri.

Dalam hal ini, konsistensi cita rasa perlu diperhatikan. Jangan sembarangan mengubah bumbu atau bahan yang diperlukan dalam proses pembuatan makanan. Kita pernah menemui penjual makanan kesukaan yang tiba-tiba rasa atau tekstur makanannya berubah dibandingkan saat terakhir kita mencicipinya. Umumnya konsumen akan merasakan kekecewaan jika makanan yang Anda jual kadang terasa lezat sekali minggu lalu, sedang-sedang saja di hari yang lain, atau sama sekali tidak menerbitkan selera makan pada hari ini.  Cara/ prosedur memasak juga perlu diperhatikan karena bisa mengakibatkan perubahan.

Langkah 2: Manfaatkan peristiwa-peristiwa yang mengundang keramaian

Efektivitas berpromosi dalam situasi yang ramai biasanya lebih tinggi daripada situasi yang lebih sepi. Kunjungi dan berpartisipasilah sebagai pengisi booth di bazaar, eksibisi, pasar malam, perayaan resmi momen tertentu.

Di sini Anda bisa merancang sebuah paket promosi spesial yang menarik, misalnya yang memberikan kesempatan terbatas untuk menikmati potongan harga dalam persentase tertentu atau mengadakan kontes.

Langkah 3: Cetak dan sebarkan selebaran di tempat yang tepat
Satu strategi ampuh untuk memberitahu pada sebanyak mungkin konsumen potensial ialah dengan membuat brosur dan menyebarkannya pada orang-orang yang potensial menjadi konsumen setia. Sertakan gambar yang menarik dilengkapi kontak untuk menghubungi jika ingin memesan dalam brosur Anda. Selain itu, trik lain agar selebaran Anda tidak begitu saja dibuang adalah dengan mencantumkan isi yang bermanfaat di dalamnya. Misalnya, Anda bisa sertakan resep makanan, pengetahuan tentang bahan makanan, trik mengolah bahan makanan, atau informasi lain yang kiranya relevan dengan industri kuliner.

Langkah 4: Cetak dan rekatkan stiker di benda-benda yang dilihat banyak orang

Mencetak stiker adalah hal mudah tetapi yang menjadi pekerjaan rumah berikutnya ialah menemukan tempat yang bisa sedemikian rupa bisa terlihat oleh khalayak ramai dengan mudah.

Langkah 5: Buat peta lokasi penjualan di kemasan produk Anda

Lokasi yang kurang strategis kadang menjadi kendala tersendiri bagi sebuah usaha untuk berkembang lebih besar. Mungkin kelezatan makanan Anda sudah tidak dipertanyakan lagi, tetapi jika orang sulit untuk membeli langsung ke tempat usaha Anda maka semua usaha Anda bisa sia-sia. Untuk itu, berikanlah petunjuk bagi pelanggan yang ingin membeli dengan sebuah peta lokasi toko atau pabrik Anda. Dan dengan mengetahui lokasi lebih baik, konsumen juga bisa menyebarkan keberadaan usaha Anda dengan lebih baik.

Langkah 6: Gabung dalam komunitas

Jadilah bagian dari sebuah perkumpulan atau komunitas agar lebih banyak orang bisa mengetahui keberadaan usaha makanan Anda. Selain itu, Anda bisa juga saling bertukar informasi dengan anggota komunitas lain dan menemukan peluang baru.

Langkah 7: Berinteraksi di berbagai media

Sebarkanlah keberadaan usaha bukan hanya dengan promosi ‘direct selling’ yang terbuka tetapi juga berusaha membangun sebuah komunikasi dua arah dengan masyarakat sekitar. Anda bisa menggunakan jalur-jalur konvensional seperti radio atau televisi (yang notabene membutuhkan anggaran khusus yang tidak sedikit) atau dengan jalur baru, yaitu jejaring sosial yang lebih murah tetapi membutuhkan waktu dan strategi untuk menjangkau orang dan mengubah mereka menjadi pelanggan.

Langkah 8: Perkenalkan ke departemen dan instansi terdekat

Perkenalkanlah produk makanan Anda kepada instansi dan departemen yang relevan di sekitar Anda. Misalnya kepada Dinas Pariwisata atau Departemen Perindustrian, Departemen Koperasi dan UKM.

Langkah 9: Bekerjasama dengan agen perjalanan

Mungkin langkah ini jarang terpikirkan. Namun jika makanan yang Anda produksi lekat dengan citra suatu kawasan atau daerah, Anda bisa menuai peluang bisnis dari para pemakai jasa agen perjalanan yang melewati toko atau daerah Anda. Anda bisa beri penawaran menarik berupa imbalan bagi agen perjalanan yang bisa mendatangkan pembeli ke usaha Anda.

Langkah 10: Buat program diskon di waktu-waktu spesial

Rancang sebuah program diskon pada waktu-waktu khusus yang  menarik sebagian besar orang untuk merayakannya dengan membeli produk makanan Anda. Selain waktu-waktu khusus seperti hari besar, libur, dan sebagainya, Anda bisa lakukan ini pada hari-hari saat transaksi lebih sepi dari biasanya. 

SUMBER :
Suryahadi,2008. Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda. Jakarta: Salemba Empat

CARA MENGELOLA KEUANGAN USAHA KECIL



Membuat catatan yang lengkap mengenai keuangan, baik itu cash flow (uang masuk / keluar), catatan omzet harian, mingguan dan bulanan, catatan pembelian usaha anda. Tidak perduli seberapa kecil usaha yang telah anda mulai, persiapkanlah pencatatannya dengan baik, agar jika suatu hari nanti usaha itu menjadi besar, anda sudah terbiasa….
Sebenarnya, selain untuk alasan di atas, pencatatan keuangan sangat diperlukan untuk mengukur kinerja dan target anda apakah sudah tercapai atau belum. Banyak usaha kecil yang bangkrut padahal sebenarnya berpotensi menjadi besar, hanya karena masalah pencatatan keuangan usaha ini.
Salah satu kelemahan UMKM dan usaha kecil menengah sejenis adalah soalmanajeman keuangan. Ya, soal mengatur keuangan usaha ini menjadi masalah yang sangat rumit bagi pengusaha pemula dan pemilik UMKM.
Sulitkah melakukan pencatatan dan mengatur keuangan usaha? Bisa ya, bisa tidak. Tapi semua harus dimulai, meski dengan cara paling sederhana sekalipun.
Lalu apa saja yang harus dilakukan dalam mengatur keuangan usaha kecil ini? Berikut ini beberapa pointnya:

1. Gaji diri Anda sendiri
Jika Anda adalah pemilik sekaligus pekerja dalam usaha Anda sendiri, beri upah/gaji diri Anda sendiri. Besarnya adalah 10% dari omset. Jika Anda mempunyai karyawan maka total gaji Anda + karyawan tetap 10% dari omset.

2. Sisihkan 1% bahan baku produk setiap hari
misal Anda buka warung makanan, sisihkan sedikit beras, minyak goreng,minyak tanah dll. Kumpulkan hingga dalam jumlah tertentu. Lalu beli sendiri bahan tsb dengan harga pasar.

3. Bagi laba bersih menjadi 3 bagian:
a. 1/3 untuk menambah modal
b. 1/3 simpan untuk menjaga jika ada pengeluaran (perusahaan) mendadak
c. 1/3 simpan untuk jangka waktu 1 tahun, ambil sebagian untuk mengembangkan usaha Anda.

4. Jangan pernah menggunakan uang usaha kecil Anda
Untuk kepentingan pribadi gunakan gaji Anda. Jika gaji Anda dirasa kurang maka Anda harus mencari tambahan diluar bukan mengambil uang perusahaan.

5. Disiplin!
Ingat usaha Anda selama ini akan gagal total jika Anda tidak memegang teguh prinsip disiplin.

Sebagai tambahan, bersedekahlah setiap hari walau Rp.500. Dengan membiasakan bersedekah hati menjadi lapang, pikiran menjadi jernih. Alhasil, Anda lebih maksimal mengelola usaha kecil Anda untuk menjadi lebih besar!

SUMBER :
Suryahadi,2008. Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda. Jakarta: Salemba Empat

TIPS PERENCANAAN USAHA

Banyak sudah kiat atau strategi untuk sukses memulai dan membangun usaha, namun itu semua tergantung niat dan tekad Anda dalam mewujutkan apa yang menjadi keinginan Anda.

Sebetulnya apa sih Perencanaan Usaha itu ?.
Seperti ditulis oleh Kusnendi, Drs.,M.S.
Perencanaan Usaha adalah proses penentuan Visi, Misi, tujuan, strategi, kebijakan, prosedur, aturan, program dan anggaran yang diperlukan untuk menjalankan suatu usaha atau bisnis tertentu.

Dengan demikian secara umum perencanaan usaha mempunyai sifat-sifat sbb :

FOKUS, artinya perencanaan usaha dibuat berdasarkan visi, misi tertentu serta dengan tujuan yang jelas sehingga kita bisa fokus untuk mencapai tujuan.

RASIONAL DAN FAKTUAL, artinya perencanaan usaha dibuat berdasarkan pemikiran yang masuk akal, realistik, berorientasi masa depan serta didukung dengan fakta-fakta yang ada.

BERKESINABUNGAN DAN ESTIMASI, artinya perencanaan usaha dibuat dan dipersiapkan untuk tindakan yang berkelanjutan serta perkiraan perkiraan tentang kondisi di masa depan.

PREPARE DAN FLEKSIBEL, artinya perencanaan usaha dibuat sebagai persiapan, yaitu pedoman untuk tindakan-tindakan yang akan dilaksanakan yang disesuaikan dengan perubahan lingkungan bisnis yang dihadapi.

OPERASIONAL, artinya perencanaan usaha dibuat sesederhana mungkin, namun rinci, serta dapat dilaksanakan.

Inilah beberapa hal yang harus menjadi acuan penting dalam Anda memulai suatu usaha baru :

1.      Rubahlah Sikap – Mental Anda, Ini hal terpenting, karena ber Bisnis itu akan menjadi lebih mudah jika Anda menyukai perubahan.
2.       Ide usaha hanya perlu lebih baik dan penuh inovasi, artinya ide Usaha Anda itu tidak harus selalu sesuatu yang baru. Ingat yang terpenting adalah ide Anda harus lebih baik.
3.       Bisnis Itu Tidak Berisiko Yang Berisiko Itu Anda, itu jika Anda tidak mau belajar keterampilan dan keahlian yang diperlukan oleh bisnis tersebut.
4.       Visi dan Misi hidup Anda jadikanlah falsafah usaha, inilah sebetulnya tujuan hidup yang sedang Anda perjuangkan. Ingat bisnis Anda adalah seperti kendaraan yang akan membawa Anda sampai ketujuan.
5.       Pakailah sedikit uangmu sendiri untuk memulai usaha, perhatikan Kamu akan belajar banyak jika pakai uangmu sendiri untuk menjalankan usaha.
6.       Lokasi usaha itu penting, namun jika keterampilan dan modal pas-pasan lokasi usaha tidak harus selalu strategis.
7.       Produk atau Jasa adalah pilihan konsumen bukan pilihan Anda, jadi Anda harus melakukan riset pasar apa kebutuhan, keinginan, permintaan dan bagaimana daya beli calon konsumen Anda.
8.       Rencana Usaha harus sesuai latar belakang, jangan mengada-ngada, ingat Anda bukan sedang merencanakan suatu kegagalan.
9.       Mulailah segera bertindak, keberhasilan berangkat dari langkah nyata, memulai usaha tidak harus menunggu semua sempurna. Usaha kecil atau usaha besar bukanlah ukuran keberhasilan. Yang terpenting adalah langkah nyata Anda.
10.   Promosikan usaha Anda secepatnya, itu jika usaha Anda ingin secepatnya dikenal dan mendatangkan keuntungan usaha.
11.   Bangun Sistem yang tepat untuk Bisnis dan Karyawan Anda, jangan sampai Anda terjebak menjadi pegawai dalam bisnis Anda sendiri selamanya.
12.   Bermurah hatilah dengan masyarakat,bersedekahlah jika bisnis Anda ingin berkembang berlipat ganda.
13.   Bisnis lancar ? Jika bisnis Anda bisnis kecil janganlah bersedih hati, inilah saatnya memikirkan agar bisnis Anda segera untuk “naik kelas” atau “melebarkan sayap”, Itu jika Anda memang seorang entrepreneur sejati.

Bagi pemula, bisnis yang dimulai tanpa adanya kiat khusus, tentu bisnis tidak akan bisa berjalan dengan mulus, sekalipun anda memiliki modal yang banyak dan berani dalam mengambil langkah. Bisnis bukan hanya perlu modal namun juga strategi dan keterampilan usaha yang diperlukan yang akan menggiring Anda kearah keberhasilan. Mudah-mudahan ringkasan dan kiat diatas dapat membantu Anda untuk lebih yakin bertindak.

SUMBER :

https://asmatrch.wordpress.com/2013/08/03/cara-strategi-kiat-bagaimana-memulai-usaha-bisnis-baru/
https://sulitnih.com/rencana-usaha/
Suryahadi,2008. Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda. Jakarta: Salemba Empat

Mei 20, 2016

April 03, 2016

Urgensi Kreativitas dan Inovasi

Untuk wirausaha agar menjadi seorang wirausaha yang kreatif dan inovatif perlu memahami secara mendalam pengertian kreativitas dan inovasi.
Perlu dipahami bahwa kreativitas dan inovasi itu bukan mistik, bukan keturunan atau genetic.

Maret 30, 2016

Motivasi yang Diperlukan untuk Menjadi Pengusaha Muda yang Sukses

Oleh : Yuliani Mardikawati
Menjadi wirausaha sukses adalah salah satu alternatif dalam menjemput rezeki. Sayangnya masih sedikit sekali yang berminat menekuninya.

Maret 20, 2016

Mengungkap Rahasia Sukses Bisnis Keturunan Cina


Oleh : Yuliani Mardikawati Yang perlu diketahui dari ras cina, mereka gigih sekali kalau sudah berurusan dengan pekerjaan yang menyagkut bisnis berbeda sekali dengan ''Maaf'' Negara kita yang sedikit - sedikti selalu mengeluh baru sebentar bekerja sudah cape.