Tampilkan postingan dengan label @starup-L01. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @starup-L01. Tampilkan semua postingan

Juni 29, 2018

pola pikir wirausaha dimasa kini


Abstrak
Saat ini wirausaha menjadi sebuah trend dikalangan mahasiswa yang menggeluti dunia bisnis diberbagai bidang, dan hasilnya pun tak tanggung-tanggung. Namun, semua itu tak semulus apa yang kita bayangkan, banyak hal yang membuat seorang pembisnis jatuh bangun.

Pendahuluan
Wirausaha adalah seseorang yang melakukan suatu usaha untuk mendapatkan keuntungan dimana dalam prosesnya bisa menciptakan sesuatu yang kreatif inovatif dan memiliki manfaat lebih. Wirausahawan atau seorang wirausaha juga harus memiliki karakter yang unik dan melekat pada dirinya seperti kepercayaan diri. Sehingga dapat membuat seseorang memiliki ambisi lebih untuk mencoba sesuatu yang sebelumnya belum pernah di coba.

Pembahasan
1.Jangan Banyak Rencana, Karena Rencana adalah Bencana.
Pemikiran ini tentu sangat bertolak belakang dengan kebanyakan pebisnis yang biasanya suka melakukan perencanaan secara matang. Menurut Bob Sadino, membuat perencanaan yang matang adalah sesuatu yang bisa menjadi bencana. Ia menulis dalam buku yang berjudul “Mereka Bilang Saya Gila”, di buku tersebut Bob Sadino menyebutkan bahwa rencana hanya berlaku bagi seseorang yang belajar ilmu manajemen.

2. Pemikiran Gila Bob Sadino “Carilah Kegagalan dan Kerugian”
Tentunya semua orang tidak ingin menerima kegagalan maupun kerugian, dan pasti berusaha keras untuk menghindarinya. Tapi berbeda dengan Bob Sadino, ia justru menyarankan untuk mencari kegagalan dan kerugian. Di dalam buku berjudul “Belajar Goblok dari Bob Sadino”, ia menjelaskan bahwa kebanyakan pengusaha berpikir linear: kalau mau usaha berarti harus untung agar berhasil.
Faktanya, saat menjalankan usaha seringkali pengusaha justru mengalami kerugian dan kegagalan. Itulah alasan mengapa ia menyarankan untuk mencari kegagalan dan kerugian. Bagi Bob Sadino sebuah keberhasilan dalam bisnis adalah sebuah titik puncak dari sekian banyak kegagalan yang telah dialami.

3. Jangan Kebanyakan Analisis
Hampir sama dengan poin nomor #2 “Recana adalah Bencana”, menurut Bob Sadino tidak perlu melakukan banyak analisis jika mau sukses. Alasannya, seringkali orang yang melakukan analisis justru membuatnya fokus pada hal-hal negatif. Analisis membuat seseorang berpikir tentang hal buruk yang bisa terjadi pada sebuah bisnis. Hal ini kemudian akan membuat orang tersebut menjadi sulit melangkah. Menurut Bob Sadino, lebih baik segera bertindak dan memulai usaha Anda, dan cetak keuntungan setiap bulannya.

4. Orang Bodoh Jadi Bos
Ini adalah pemikiran gila Bob Sadino yang mungkin tidak masuk akal bagi kebanyakan orang. Anda mungkin sudah tahu salah satu kutipan kata-kata Bob Sadino yang nyentrik ini, “Setinggi apapun pangkat yang dimiliki, Anda tetap seorang pegawai. Sekecil apapun usaha yang Anda punya, Anda adalah bossnya.”

Pemikiran inilah yang mengawali keputusan Bob Sadino untuk kembali ke tanah air setelah sekian lama menjadi karyawan di Amsterdam dan Hamburg.
Orang yang dianggap bodoh memang harus membuat usaha sendiri karena ia selalu ditolak oleh berbagai macam pekerjaan. Namun, untuk mengembangkan usahanya, tentunya orang yang dianggap bodoh tadi membutuhkan orang pintar untuk membantunya.
Hal ini sangat sesuai dengan yang terjadi pada diri Jack Ma, berkali-kali ditolak di dunia kerja karena dianggap tidak kompeten, justru akhirnya ia sukses menjadi seorang pengusaha dan membangun Alibaba.com.

5. Menjadi Peka Berkat Jalanan
Selama bertahun-tahun Bob Sadino “hidup di jalanan” dan melihat berbagai hal yang berhubungan dengan dunia wirausaha. Hal ini membuatnya menjadi lebih peka dalam melihat berbagai peluang usaha yang ada di sekitarnya. Menurut Bob Sadino, riwayat pendidikan seseorang bukanlah sesuatu yang harus diagungkan.

Theresia Deka Putri

Wanita berusia 24 tahun ini mampu menghasilkan omset berjumlah 1 miliar dari bisnis yang digelutinya, yakni industri kopi dan teh. Jeli melihat peluang, Theresia yang belum mencapai usia 20 tahun pada saat itu bisa meraih kesuksesan melalui komoditas kopi luwak lanang yang dikembangkan olehnya. Momen yang tepat membuatnya tidak kesulitan dalam memasarkan produk tersebut dengan baik.

Dia mencoba untuk mencari produk kopi luwak khusus yang hanya dimakan oleh luwak lanang dan menciptakan brand tersebut pada saat bersamaan. Jenis produk yang langka, membuat produk Theresia mampu menembus pasar Indonesia dengan cepat, dan bahkan merambah negara Taiwan, Jepang dan Korea Selatan. Saat ini dia memiliki sekitar 15 karyawan dan bernaung di bawah UD Karya Semesta yang didirikan olehnya. Beberapa penghargaan berhasil diraihnya, salah satunya adalah Wirausaha Muda Mandiri tahun 2012.

Daftar Pustaka
Ramdhani, Niko. 2017. Apa itu Wirausaha ? Berikut Definisi dan Tujuannya. https://uangteman.com/blog/bisnis/apa-itu-wirausaha/
Wibowo, Hery. 2011. Pola Pikir Wirausaha. http://kesos.unpad.ac.id/2011/09/27/pola-pikir-wirausaha/
Bangkapos.com. 2017. Mau Sukses Wirausaha, Coba 5 Ide Gila Bob Sadino Ini, Apa Mungkin?. http://bangka.tribunnews.com/

2016. 7 Profil Pengusaha Muda dan Sukses di Indonesia. https://www.cermati.com/artikel/7-profil-pengusaha-muda-dan-sukses-di-indonesia


Juni 27, 2018

pemuda harus kreatif dan inovatif dalam dunia bisnis



ABSTRAK

Pemuda haruslah dapat menjadi seorang wirausahan yang berpikir inovatif dan kreatif. Diharapkan artikel ini dapat membangun jiwa pebisnis yang selalu mampu mencari ide dan hal – hal baru dalam rangka memberikan penyegaran dalam dunia kewirausahaan. Dengan dapat membangun inovatif, ide – ide yang digagaskan haruslah menjadi suatu solusi dalam permasalahan kehidupan sehari – hari.


PENDAHULUAN

Seiring perkembangan dan pesatnya persaingan dalam berwirausaha menuntut wirausahawan untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan produk atau jasa yang dimilikinya dalam rangka menyelaraskan kebutuhan konsumen yang semakin beragam dan tanpa batas. Memasuki abad 21 sebagian besar “ futurist” menyebutkan bahwa perusahaan semakin lama cenderung semakin bertambah ramping.


PERMASALAHAN

1.       Bagaimana cara mengembangkan cara pikir kreatif dan inovatif?
2.       Macam – macam sumber apa yang dapat memunculkan pikiran kreatif dan inovatif?


PEMBAHASAN

     Memiliki cara berpikir kreatif harus selalu ada pada seorang pengusaha untuk menjamin perkembangan usaha berjalan dengan cepat dan tepat.
Kita tentu masih mengingat bahwa dalam mengembangkan pemikirannya, manusia dapat memanfaatkan "otaknya bagian kiri" dan "otaknya bagian kanan.
pada intinya otak bagian kiri kita manfaatnya untuk berfikir secara analitikal, sistematikal, logikal Pada umumnya berfikir secara analitikal bersifat konvergen (menuju kesebuah titik).
Sebaliknya otak kita bagian kanan yang membantu kita berfikir secara imajinatif, kreatif bersifat divergen (bertolak dari sebuah titik, yang kemudian menyebar ke berbagai jurusan).
Setiap entrepreneur , yang ingin mengembangkan entrepreneurshipnya, bukan saja perlu mengandalkan diri pada otaknya bagian kiri, tetapi juga otak bagian kanan, harus puladi manfaatkan sepenuhnya, dalam hal menciptakan ide-ide baru dalam wujud: produk-produk baru --metode-metode kerja baru --menemukan servis-servis baru --daerah-daerah penjualan baru. Jelas kiranya bahwa orang-orang tertentu sangat berbakat dalam hal mengembangkan otaknya bagian kiri dan ada orang-orang tertentu yanglebih banyak mengembangkan otaknya bagian kanan.
Istilah yang banyak digunakan, orang adalah : adanya kelompok "left brainers", dan adanya kelompok kedua yakni Para "right brainers”.

     Dunia kita memerlukan kedua kelompok manusia, tetapi, ,terutama,bagi para entrepreneur, penggunaan atau pemanfaatan otak mereka bagian kanan sangat krusial dalam hal melaksanakan kegiatan mereka sehari-hari.
Dahulu, ada pendapat yang diterima umum, yang menyatakan bahwa apabila suatu perusahaan berhasil mencapai suatu bentuk keunggulan kompetitif (M. Porter) maka keunggulan demikian harus dipertahankan selama mungkin, karena ia jelas merupakan sebuah alat untuk menghadapi pihak pesaing secara berhasil.
Tetapi, kemudian muncul pandangan yang lebih "baru" yang menyatakan bahwa begitu suatu perusahaan meraih keunggulan kompetitif tertentu, segera pimpinan perusahaan tersebut perlu memikirkan untuk secepat mungkin, "meninggalkan keunggulan" tersebut, dan menemukan keunggulan lain yang lebih "baru". Hal tersebut didasarkan atas pertimbangan bahwa pihak pesaing, tidak akan tinggal diam, dan mereka lambat laun, akan mengimitasinya
Apalagi, apabila pihak pesaing berhasil mengimitasi keunggulan kita melalui produk atau jasa yang lebih unggul, maka tamatlah posisi unggul kita yang semula diraih dengan susah payah.

     Dialam praktek banyak terlihat bahwa pada awalnya ada perusahaan yang didirikan seorang entrepreneur, yang ternyata berhasil merebut pangsa pasar, karena ia terbuai oleh keunggulan yang dicapainya. Maka sang entrepreneur tidak melakukan apa-apa dalam rangka memperbaiki keunggulanya yang ada, sampai pihak pesaing muncul dengan produk atau jasa serupa, tetapi dengan modifikasi yang lebih memuaskan selera konsumen.

MACAM SUMBER BAGI PEMBENTUKAN IDE-IDE BARU

     Ada berbagai macam sumber yang dapat kita manfaatkan untuk mencapai sejumlah ide-ide baru. Diantara sumber-sumber yang diketahui, yang dapat membantu kita mencapai ide-ide baru tersebut, dapat disebut: para konsumen, perusahaan-perusahaan yang ada, saluran-saluran distribusi, pemerintah, dan riset serta pengembangan internal.
Para entrepreneur makin memperhatikan apa yang harus dijadikan titik vocal ide tertentu yang dapat melahirkan sebuah produk atau servis baru, yaitu sang konsumen. Bahwa para konsumen sering kali merupakan sumber inspirasi bagi perkembangan ide baru, yang kemudian menyebabkan diciptakannya produk atau jasa baru, merupakan sesuatu hal yang sejak lama diketahui oleh dunia bisnis. Ia dapat berbentuk kegiatan memonitor ide-ide potensial, yangdisajikan secara informal, atau secara formal, melalui upaya mengundang para konsumen (tertentu) untuk menyatakan pendapat mereka tentang produk atau jasa yang diinginkan mereka, dan yang kiranya belum diproduksi untuk pasar.

Kira tentu tidak akan menutup mata bahwa dalam pertemuan¬pertemuan dengan para konsumen, akan muncul aneka macam ide "gila" (crazy ideas) --tetapi segila-gilanya sesuatu ide, melalui jalan memodifikasi ide tersebut, ada kemungkinan untuk mengkonversinya menjadi sebuah produk atau servis yang bermanfaat.


KESIMPULAN

     Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan pada dasarnya sudah dibekali kemampuan untuk mencipta dan berkreasi untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bukan hanya bagi dirinya sendiri tapi juga bagi orang lain. Sifat kreatif yang sudah dianugerahkan Tuhan kepada kita sudah sepautnya digali, dikembangkan dan pada akhirnya dibagikan manfaatnya untuk orang lain. Kreativitas itu adalah sesuatu yang tidak akan ada habis-habisnya. Dia akan selalu dinamis, bertumbuh dan menghasilkan buah. Keika orang mulai berhenti berkreasi, dia akan otomatis statis, berhenti tumbuh dan berhenti menghasilkan buah. Dan hal ini jugalah yang membuat kenapa banyak orang tidak bisa sukses dan berhenti pada suatu titik.



DAFTAR PUSTAKA




mengenal berbagai macam jenis bisnis dari waralaba,konvensional,hingga,E-commerce



ABSTRAK

Perkembangan teknologi menyebabkan terjadinya perubahan kultur kita sehari-hari. Dalam era yang disebut “information age” ini, media elektronik menjadi salah satu media andalan untuk melakukan komunikasi dan bisnis. E commerce merupakan extension dari commerce dengan mengeksploitasi media elektronik.

PENDAHULUAN

Saat ini perkembangan bisnis secara global cukup pesat terjadi, hal ini bekaitan dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, khususnya internet. Dari perkembangan internet yang luar biasa, memunculkan system bisnis yang potensial, yaitu E-commerce. Namun, tak dapat dipungkiri bahwa terdapat tantangan sekaligus hambatan yang perlu dihadapi oleh para pemilik e-commerce yang menargetkan target pasarnya di Indonesia.

Permasalahan:
1.       Apa itu bisnis?
2.       Apa itu bisnis waralaba?
3.       Apa itu bisnis e commerce?
4.       Apa itu bisnis konvensional?

Pembahasan :

Menurut Huat, T Chwee (1990) Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa dalam kehidupan sehari-hari. Bisnis sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat (bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society. Menurut Steinford ( 1979) Business is an institution which produces goods and services demanded by people.” Artinya bisnis ialah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Apabila kebutuhan masyarakat meningkat, maka lembaga bisnis pun akan meningkat pula perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sambil memperoleh laba.

1.     Bisnis Konvensional

Konvensional atau yang lebih sering dikenal dengan bisnis offline adalah kegiatan atau
transaksi jual-beli yang dilakukan secara langsung, bertatap muka antara penjual dengan
pembeli.

2.     Bisnis waralaba

waralaba adalah waralaba jika dalam bahasa Inggris yaitu dari kata “Franchising” dan jika dalam bahasa Francis yaitu “Franchise”, Merupakan hubungan bisnis atau usaha antara pemilik merek, produk maupun sistem operasioal dengan pihak kedua yang berupa pemberian izin dari pemakaian merek, produk dan sistem operasional dalam jangka waktu yang telah di tentukan sebelumnya.
Atau definisi lain dari waralaba adalah bentuk kerjasama bisnis atau usaha dengan memakai prinsip kemitraan, sebuah perusahaan yang sudah mapan baik itu dari segi sistem manajemennya, keuangannya maupun dari marketingnya serta adanya merek dari produk perusahaan yang sudah dikenal oleh masyarakat luas, dengan perusahaan ataupun individu yang memakai merek dari produk maupun sistem tersebut itulah yang disebut dengan waralaba

3.     Bisnis e-commerce

Perdagangan elektronik (Electronic commerce atau e-commerce ) yaitu penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektonik seperti internet, televisi, website, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Sedangkan E-Commerce menurut Kalakota dan Whinston (1997) dapat ditinjau dalam 4 perspektif berikut:
Dari perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer atau melalui peralatan elektronik lainnya.
Dari perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi dari teknologi yang menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.
Dari perspektif layanan, E-Commerce merupakan suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan layanan pengiriman.
Dari perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual barang ataupun informasi melalui internet dan sarana online lainnya.


DAFTAR PUSTAKA






Juni 26, 2018

fungsi management dalam berbisnis



ABSTRAK

Pasti kata 
manajemen fungsional terdengar asing bagi telinga kita. Mungkin saja kita telah melakukan manajemen fungsional tanpa kita sadari, karena biasanya kita melakukan (praktek) dahulu baru kita menyadari teorinya.

Sebuah 
sumber daya manusia menjadi tidak berharga lagi bila mana manajemen sumber daya manusia mempunyai sebuah kriteria yang lebih rendah dari yang dibutuhkan oleh perusahaan. Kedengarannya hal itu kejam, akan tetapi dalam sebuah perusahaan hal itu sangatlah dipegang teguh.

PENDAHULUAN

Dinamika dan perilaku proyek yang berpengaruh besar terhadap pengelolaan adalah nonrutin, waktunya relatif pendek, aneka ragam kegiatan dengan intensitas naik turun secara tajam dan melibatkan multi organisasi dan banyak peserta. Berbagai pemikiran manajemen yang ada pengaruh besar terhadap konsep manajemen proyek, beberapa diantaranya adalah manajemen klasik, pemikiran sistem, dan pendekatan kontinjensi (situasional). Manajemen klasik yang sesuai untuk menangani kegiatan operasional rutin dianggap kurang cepat dalam menanggapi tuntutan dan perilaku kegiatan proyek. Untuk itu diperlukan berbagai penyesuaian seperti melembagakan arus kegiatan horisontal. Konsep manajemen proyek yang menginginkan adanya penanggung jawab tunggal yang berfungsi sebagai pusat sumber informasi yang berkaitan dengan proyek, integrator, dan koordinator semua kegiatan dan peserta sesuai kepentingan dan prioritas proyek. Konsep manajemen proyek yang juga bertujuan menciptakan keterkaitan yang erat antara perencanaan dan pengendalian. Hal ini terutama disebabkan cepatnya perubahan kegiatan dan berlangsung hanya sekali. Perumusan dan pelaksanaan konsep manajemen proyek yang melalui evolusi yang bertingkat-tingkat dimulai dari ekspeditor, koordinator, sampai menjadi bentuk seperti yang saat ini kita jumpai
 


Rumusan Masalah :


1.       Bagaimana Strategi dalam Manajemen Fungsional?
2.       Apa saja Aktifitas dalam Manajemen Fungsional?

Pembahasan 

PROSES MANAJEMEN STRATEGI
Seperti telah dikemukakan bahwa manajemen stratejik adalah suatu seni danilmu tentang pembuatan (formulating), penerapan (implementing) dan evaluasi(valuating) keputusan-keputusan strategis antar fungsi-fungsi yang memungkinkansuatu organisasi mencapai tujuannya di masa datang.
Menurut David (1999: 1) dalam proses manajemen strategi ada tiga tahap,yakni:
1 Formulasi atau Perumusan Strategi ,
2 Implementasi Strategi , dan
3 Evaluasi Strategi

FORMULASI / PERUMUSAN STRATEGI
Yaitu suatu tahap merumuskan, menyusun atau memformat strategi yang dimulai dengan pengembangan suatu Visi, misi organisasi, mengidentifkasi peluang dan ancaman eksternal organisasi, menentukan kekuatan dan kelemahan internal, penentuan tujuan jangka panjang, untuk menghasilkan strategi alternatif dan strategi terpilih yang berkelanjutan.
DAFTAR PUSTAKA


1.                   Rocket Manajemen, Maret 21,2018. 3 Katagori dan Pengertian Manajemen Fungsional dalam http://rocketmanajemen.com/manajemen-fungsional/

2.                   Iinadja. Manajemen Fungsional dalam https://iinadja.wordpress.com/kuliah/smester-1/managemen-dan-bisnis/bab-iii-manajemen-fungsional/

3.                   Helmy, Luthfi Pardzaki. Strategi Fungsional dan Bisnis dalam https://helmyluthfi.wordpress.com/strategi-fungsional-dan-bisnis-2/

pemasaran butuh menegement yang baik


Abstrak

Saat kita memutuskan untuk terjun dalam dunia usaha tentunya kita mengharapkan usaha yang kita dirikan dapat bertahan dan berkembang dengan prospek yang positif. Nah nasib sebuah perusahaan akan berhasil atau tidak,sangat dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan memasarkan produknya sehingga dapat mencetak laba. Dalam tahap inilah Manajemen Pemasaran memegang peranan penting, agar perusahaan dapat menjual produknya dengan harga yang menguntungkan pada tingkat kuantitas yang diharapkan serta mampu mengatasi tantangan dari para pesaing dalam pemasaran.


Rumusan Masalah 

1.      Apa yang dimaksud dengan manajemen pemasaran?
2.      Peranan, fungsi dan strategi dalam manajemen pemasaran?


Pendahuluan


Kegiatan pemasaran berbeda dengan penjualan, transaksi  ataupun perdagangan. Menurut William J. Stanton, pemasaran adalah suatu system keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.
Dengan pemasaran perusahaan berusaha menghasilkan laba dari penjualan barang dan jasa yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan pembeli. Peran manajer pemasaran dibutuhkan, dengan tugas dari manajer pemasaran adalah memilih dan melaksanakan kegiatan pemasaran adalah memilih dan melaksanakan kegiatan pemasaran yang dapat membantu dalam pencapaian tujuan organisasi.
Sedangkan menurut Philip Kotler, manajemen pemasaran adalah yang bertugas sebagai penganalisa, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program-program yang ditujukan untuk mengadakan pertukaran dengan pasar yang dituju untuk mencapai tujuan.


Pembahasan

Pengertian Pemasaran

Pemasaran adalah suatu proses dan manajeral yang membuat individu atau kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan dan mempertukarkan produk yang bernilai kepada pihak lain atau segala kegiatan yang menyangkut penyampaian produk atau jasa mulai dari produsen sampai konsumen.


Peran Pemasaran

Peranan pemasaran saat ini tidak hanya menyampaikan produk atau jasa hingga tangan konsumen tetapi juga bagaimana produk atau jasa tersebut dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan dengan menghasilkan laba. Sasaran dari pemasaran adalah menarik pelanggan baru dengan menjanjikan nilai superior, menetapkan harga menarik, mendistribusikan produk dengan mudah, mempromosikan secara efektif serta mempertahankan pelanggan yang sudah ada dengan tetap memegang prisip kepuasan pelanggan.

Strategi Pemasaran

Hellriegel D &Slocum JW mengemukakan 2 jenis strategi pemasaran, yaitu :

1.    Market penetration strategy, yang berupaya untuk meningkatkan pemasaran pada pasar yang sekarang ada melalui produk yang sekarang telah ada pula. Kegiatan yang dilakukan meliputi upaya meningkatkan jumlah pembelian dari produk, mencoba menarik konsumen yang sekarang menggunakan produk dari kompetitor/pesaing atau malahan sekaligus membeli kompetitor tersebut.

2.      Market development strategy yaitu upaya mencari pasar baru dari produk yang sudah ada. Tiga kegiatan utama mencari pasar baru ini adalah menemukan pasar secara geografis (contoh : buka cabang di daerah lain), menemukan target market baru (contoh : video yang tadinya untuk presentasi ilmiah kemudian dipasarkan untuk hiburan dalam rumah tangga) serta menemukan penggunaan baru dari produk yang ada (misalnya mobil niaga diubah menjadi mobil keluarga).

Fungsi Manajemen Pemasaran

Fungsi manajemen pemasaran meliputi riset konsumen, pengembangan produk, komunikasi-promosi, distribusi, penetapan harga dan pemberian service. Semua kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui, melayani, memenuhi dan memuaskan kebutuhan konsumen.
Seseorang yang memanajemen pemasaran adalah manajer pemasaran. Tugas manajer pemasaran memiliki tugas dan tanggung jawab besar dalam rangka peningkatan profit perusahaan. Diantara tugas manajer pemasaran yaitu selalu harus dapat menganalisiss kesempatan kedepan, membuat rumusan dan melaksanakan kegiatan yang dimaksudkan untuk mencapai sasaran yang sudah ditentukan oleh perusahaan.

                                                                         Daftar Pustaka

Ciung, Rian. 2013. Pentingnya Manajemen Pemasaran dalam Proses Usaha dalam
   
http://ciungtips.com/2013/09/pentingnya-manajemen-pemasaran-dalam-proses-usaha.html
Rizky, Nabila Danisa. 2012. Pengertian, Peranan, Konsep & Strategi dalam
   http://nabilawirija.blogspot.com/2012/12/normal-0-false-false-false-in-x-none-x.html
Yusuf. 2018. Tugas Manajer Pemasaran : Tanggung Jawab dan Wewenang dalam

motivasi pebisnis pemula

Abstrak

Membangun keberanian para pemuda dalam berbisnis dengan motivasi yang berfungsi sebagai penggerak kepribadian pengusaha muda.

Kata Kunci

Pola pikir, membangun motivasi, pengusaha muda

Pendahuluan

Pada era saat ini, dimana perkembangan teknologi menjadi sangat massive adalah kesempatan yang terbuka sangat lebar. Khususnya, bagi para pemuda yang biasa dikenal sebagai para millennials untuk menciptakan kesempatan berkembang dalam berbisnis. Bukan hanya kesempatan tapi juga sebagai alat yang dapat membantu para pemuda menghasilkan inovasi dalam berbisnis. Tetapi sebagai pengusaha muda, tidaklah cukup hanya menjadi muda saja. Salah satu kelemahan para pemuda saat ini adalah banyak dari mereka yang masih takut dalam memulai. Perlu keberanian untuk memulai usaha. Mulailah dengan suatu yang kecil untuk dapat menggapai dan menyelesaikan hal yang besar. Dengan adanya motivasi, diharapkan dapat membantu berjalannya proses para pemuda dalam mengembangkan evaluasi diri sebagai seorang wirausahawan.

A.   Permasalahan
a.    Bagaimana cara meningkatkan dan membangun keberanian para pemuda dalam memulai usaha?
b.    Bagaimana cara mengubah pola pikir para pemuda untuk menjadi kritis dan peka terhadap kesempatan?

B.   Pembahasan

1.                       cara meningkatkan dan membangun keberanian para pemuda dalam berbisnis
Dalam berbisnis tidak hanya memerlukan modal ilmu yang akan digunakan saat berkecipung di dunia bisnis saja, namun mental dalam diri juga diperlukan. Sejauh ini banyak para mahasiswa lulus dengan titel tinggi namun saat terjun dalam dunia bisnis ternyata masih belum lincah. Bukan karena modal ilmu yang belum cukup, namun modal mental diri untuk berbisnis yang masih minim, dan juga ketidakpercayaan pada diri sendiri juga menjadi factor penghambat para pemuda dalam membangun bisnis.

Mental dalam berbisnis memang sangat diperlukan apalagi untuk para calon pebisnis muda. Dengan mental yang kuat maka seorang pebisnis akan lebih mudah memotivasi diri sendiri juga orang lain sehingga usaha yang diciptakan akan berkembang. Gooyaabi Templates dalam BisnisHack.com mengemukakan 5 cara membangun mental bisnis yang kuat, yaitu :

1.    Berpikir positif
Mulailah belajar untuk berpikir positif. Dengan selalu berpikir positif maka akan meningkatkan kejernihan pikiran sehingga dengan mudah dapat memikirkan perkembangan bisnis Anda. Selain itu, dengan berpikir positif akan memberikan semangat diri sendiri untuk maju, meningkatkan kreatifitas, mengembangkan potensi diri, membuat inovasi, meningkatkan kepercayaan diri serta dapat merefresh otak.

Ini adalah langkah yang sangat sederhana namun akan terasa berat dan sulit jika tidak dilakukan secara terus – menerus. Maka belajarlah untuk berpikir positif dalam hal apapun dan sekecil apapun. Karna akan sangat membantu anda untuk menjadi terbiasa.

2.    Bangkitkan keberanian
Hal yang paling penting selanjutnya adalah membangkitkan keberanian. Mulailah secara perlahan. Ini adalah langkah yang mayoritas sulit dilakukan untuk pemula dalam berbisnis.

Keberanian menjadi hal yang sangat mendominasi dalam diri, jika ingin sukses dan maju. Faktanya, lebih dari setengah lulusan perguruan tinggi yang gagal dalam bidangnya karena keberanian dalam diri mereka minim. Orang yang lebih dulu menjadi sukses adalah orang yang berani, bukan orang yang pandai.

3.    Jangan takut mengambil resiko
Risiko bukanlah momok yang harus dihindari, bagi para pebisnis risiko adalah makanan sehari – hari. bukanlah pebisnis jika tidak pernah merasakan risiko dalam bidangnya.

Ingatlah, disaat anda mengambil risiko, disitulah peluang terbuka sangat lebar untuk membuat anda sukses.


C.   Contoh Kasus

Puji Anggoro, kini berusia sekitar 23 tahun. Pemuda yang lahir pada tanggal 9 september 1991 silam, ternyata mampu meraih kesuksesan lebih cepat di bandingkan kebanyakan orang lain. Di usianya yang masih terbilang muda, pria kelahiran Kediri ini mampu menjadi pengusaha sukses dengan omzet ratusan juta rupiah perbulan dari peluang usaha clothing yang telah ia jalani sejak tahun 2010. Puji anggoro hanyalah seorang lulusan SMK swasta dan berasal dari keluarga yang biasa - biasa saja membuat pemuda ini nekad merantau ke Jakarta. Dengan hanya bermodalkan ijazah SMK dan uang seadanya,ia kemudian mencoba peruntungannya di kota metropolitan di Jakarta. Sesampainya di Jakarta, beliau kemudian tinggal di sebuah kontrakan kecil di Jakarta Timur.Ia berpikir keras, peluang usaha apakah yang sekiranya dapat ia jadikan usaha sampingan  agar ia bisa sukses. Sebelum ia sukses, ia pernah bekerja sebagai buruh pabrik kayu. 2 Bulan bekerja di pabrik tersebut, beliau kemudian menjadi penjaga warnet dengan hasil bulanan sekitar Rp. 700.000,- / bulan. Satu fakta yang ia sadari adalah Puji memiliki kemampuan menggambar. Ia menyadari bahwa potensi yang di milikinya adalah dalam hal grafis atau menggambar. Dengan modal 2 juta yang ia dapatkan dari hasil menabung gaji di warnetnya selama satu tahun. Ia kemudian terjun ke dunia bisnis bagian clothing. Dari sini timbul ide untuk menjalankan usaha clothing.Ia menyimpulkan bahwa usaha pembuatan pakaian masih memiliki potensi yang sangat besar untuk di jalankan karena banyaknya peminat terlebih para anak muda yang gemar mengoleksi kaus atau pakaian. Kaos hasil kreasinya kemudian ia pasarkan kepada teman - temannya melalui lewat jejaring sosial atau selebaran. Setelah beberapa menjalankan bisnis ini, ia tak luput dari halangan dan rintangan. Tepatnya pada tahun 2010, di tahun pertamanya menjalankan bisnis kaos, ia rupanya mengalami kerugian besar karena uangnya di curi oleh salah satu sahabatnya sendiri, terlebih produk yang di hasilkan kurang laku di pasaran lantaran masih kalah dengan produk yang sudah lebih dahulu terkenal. 
Kegagalan bukan berarti berakhir. Puji Anggoro tahu itu, ia tetap saja berusaha dan tak kenal menyerah. Berbekal dari pengalaman, ia kemudian berinovasi untuk membuat kaos dengan desain lebih modern, simple dan mengikuti trend perkembangan jaman saat ini. Seiring dengan kemajuan usahanya, ia mencoba berinovasi dengan menjual produk selain kaos seperti Tas, Dompet, celana dll. Kini, di usianya yang masih sangat muda, Ia telah mendapatkan omzet usaha sekitar Rp. 100.000.000,- perbulan. Tak hanya itu, secara tidak langsung pemuda asal Kediri ini telah membka lapangan kerja baru bagi 50 pekerja yang bekerja di tempat usahanya. Kini ia telah memiliki berbagai hal yang di inginkan oleh pemuda kebanyakan termasuk saya pribadi, mobil, istri, rumah pribadi dan tentunya memberangkatkan orangtuanya untuk melaksanakan ibadah haji.

RAHASIA BISNIS 

1. Pintar melihat peluang
kemampuan untuk membaca peluang merupakan karakteristik seorang pengusaha. Seorang pengusaha yang sukses pastilah memiliki kemampuan untuk membaca peluang pasar kemudian mencoba untuk memanfaatkan peluang usaha tersebut. 

2. Berani
Dengan hanya bermodalkan uang Rp, 2 juta hasil kerja di warnet, Ia berani mencoba menjalankan bisnis dengan resiko ia harus kehilangan uang tabungannya selama setahun.

3. Membaca diri
Anda harus tahu apa potensi anda. Kita tentu memiliki kekurangan, namun di sisi lain kita juga memiliki kelebihan, bakat dan potensi yang dapat kita latih untuk menghasilkan kesuksesan. Sayangnya, banyak sekali pemuda yang tidak mengetahui apa bakat terpendamnya, lebih parah lagi meskipun mereka tahu, mereka tidak mau berusaha untuk memanfaatkan bakar yang ia miliki utuk menghasilkan uang.

4. Pantang menyerah
Meskipun pernah rugi besar karena tidak laku dan pencurian yang di lakukan temannya. Ternyata tidak menyurutkan langkah Ahmad Anggoro, bukannya mundur namun menjadi bahan untuk tafakur. Dari kegagalan pasti ada hikmah yang apa bila kita dapat menyikapinya dengan benar akan menjadi salah satu kekuatan yang besar. 


Kesimpulan

Mengubah pola pikir memanglah tidak semudah membalik telapak tangan, namun dengan motivasi sebagi roda penggerak dalam mengembangkan kompetensi dan kemampuan dalam berbisnis patutlah kita sebagai pemuda menggunakan motivasi untuk semakin berkembang untuk diri sendiri dan juga dapat bermanfaat untuk orang lain.



Daftar Pustaka

Lieli. 2011. Faktor – Faktor yang Berpengaruh Terhadap Niat Kewirausahaan (Entrepreneurial Intention). Vol 13, No 2 Tahun (2012). Kategori: Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan (Dinduh Kamis, 15 Maret 2018): http://puslit2.petra.ac.id/ejournal/index.php/man/article/view/18329

Triton. 1993. Dan & Bradstreet business Credit Service  :137 – 139

Lukiastuti. 2013. Pengaruh Orientasi Stratejik Entrepreneurs Terhadap Peningkatan Kinerja Ukm: Studi Pada Ukm Batik di Kabupaten Sragen. Vol 1, No 1 Tahun (2012). Kategori: Conference In Business, Accunting And anagement (Diunduh Kamis, 15 Maret 2018):