Tampilkan postingan dengan label @Startup-J01. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @Startup-J01. Tampilkan semua postingan

Juni 06, 2018

MANAJEMEN PEMASARAN = SARANA PENILAIAN KONSUMEN


MANAJEMEN PEMASARAN = SARANA PENILAIAN KONSUMEN


@J01-Yuli
@J02-Endra
@J03-Oky
@Startup-J01
@Proyek-J10








ABSTRAK
Artikel ini akan membahas tentang pengertian dari PERANAN PEMASARAN Peranan pemasaran saat ini tidak hanya menyampaikan produk atau jasa agar sampai ke tangan konsumen tetapi juga bagaimana produk atau jasa tersebut dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan dengan menghasilkan laba. Sasaran dari pemasaran adalah menarik pelanggan baru dengan menjanjikan nilai superior, menetapkan harga menarik, mendistribusikan produk dengan mudah, mempromosikan secara efektif serta mempertahankan pelanggan yang sudah ada dengan tetap memegang prinsip kepuasan pelanggan.
Kata Kunci :kegiatan mengorganisaikan, mengarahkan, mengkoordinir.

Juni 05, 2018

PENTINGNYA MANAJEMEN DALAM ORGANISASI BISNIS



Hasil gambar untuk pentingnya manajemen dalam organisasi

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar belakang
Bisnis merupakan kegiatan yang dapat memberikan banyak keuntungan bagi kamu yang dapat memenejemen bisnisnya dengan baik. Lantas apakah kalian tahu pengertian manajemen bisnis dan strategi yang harus di jalankan untuk memulai suatu bisnis? mari kita pelajari sama-sama.
Manajemen bisnis ialah kegiatan dalam merancang, mengelola dan mengoperasikan sebuah usaha atau bisnis. dia mencangkup semua pengaturan baik dari dalam proses pengerjaan suatu bisnis untuk mencapai suatu tujuan yang kamu inginkan. Dari usaha besar sampai usaha kecil pun harus menggunakan manajemen bisnis agar laju usaha kamu mempunyai target dan dapat memenuhinya.

BAB II
ISI

1.     PENGERTIAN BISNIS
Bisnis adalah usaha menjual barang atau jasa yang dilakukan oleh perorangan, sekelompok orang atau organisasi kepada konsumen (masyarakat) dengan tujuan utamanya adalah memperoleh keuntungan/laba (profit). Pada dasarnya, kita melakukan bisnis adalah untuk memperoleh laba atau keuntungan (profit).
Pengertian Bisnis yang berkaitan dengan manajemen secara umum kata bisnis berasal dari Bahasa Inggris business, dari kata busy yang berarti “sibuk” secara individu, kumunitas, atau masyarakat. Dapat diartikan juga sibuk dalam mengerjakan aktivitas dalam pekerjaan yang mendatangkan sebuah keuntungan, baik pribadi maupun sekitarnya.

2.     PENGERTIAN MANAJEMEN
Secara umum, pengertian manajemen merupakan suatu seni dalam ilmu dan pengorganisasian seperti menyusun perencanaan, membangun organisasi dan pengorganisasiannya, pergerakan, serta pengendalian atau pengawasan. Bisa juga diartikan bahwa manajemen merupakan suatu ilmu pengetahuan yang sistematis agar dapat memahami mengapa dan bagaimana manusia saling bekerja sama agar dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain maupun golongan tertentu dan masyarakat luas.
Ilmu manajemen dapat diterapkan bagi semua bentuk organisasi, seperti perusahaan, pemerintah, pendidikan, sosial, politik, keagamaan, dan lainnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, seseorang mempelajari manajemen diharapkan memiliki pengetahuan dasar manajemen dan dapat menerapkannya pada situasi yang ada, dan mampu fleksibel terhadap perubahan lingkungan di sekitarnya.
Mengapa Manajemen dibutuhkan :
1.     Untuk mencapai tujuan
2.     Untuk menjaga keseimbangan di antara tujuan-tujuan yang saling bertentangan
3.     Untuk mencapai efisiensi dan efektivitas


3.     FUNGSI MANAJEMEN
Fungsi – fungsi manajemen adalah serangkaian kegiatan yang dijalankan dalam manajemen berdasarkan fungsinya masing – masing dan mengikuti satu tahapan – tahapan tertentu dalam pelaksanaannya. Pada dasarnya, fungsi manajemen dibagi menjadi tiga, yaitu:
a)     Perencanaan (planning)
Pernecanaan adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
b)     Pengorganisasian (organizing)
Pengorganisasian dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, dan pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
c)     Pengarahan (directing)
Pengarahan adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha agar dapat mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha.

4.      PRINSIP-PRINSIP MANAJEMEN
Prinsip dapat diartikan sebagai suatu kenyataan atau kebenaran umum dan dijadikan pedoman (petunjuk arah) terhadap pikiran dan tindakan yang akan dilakukan. Prinsip-prinsip manajemen merupakan suatu pedoman dasar tetapi tidak mutlak untuk diterapkan terhadap proses manajemen dalam segala bentuk kegiatannya (top, middle, dan lower management). Sehingga penyimpangan atau kesalahan-kesalahan yang pokok dalam pekerjaan dapat terhindar. Ada beberapa prinsip yang harus ditanamkan oleh para wirusaha diantaranya:
1.     Pembagian Kerja (Division of Labour)
Pembagian kerja dalam suatu badan sangat diperlukan untuk membedakan seseorang dalam suatu perusahaan, apakah ia pemimpin, pelaksana, staf dan lain sebagainya. Baik buruknya pembagian kerja banyak menentukan berhasil guna dan berdaya guna.
2.     Kekuasaan (wewenang) dan Tanggung Jawab (Authority and Responsibility)
Setiap pejabat/pimpinan dalam suatu badan tertentu harus mempunyai kekuasaan dan tanggung jawab. Kekuasaan, wewenang (authority) adalah hak untuk mengambil keputusan sehubungan tugas dan tanggung jawab atas pekerjaan yang dikerjakannya
3.     Disiplin (Discipline)
Disiplin merupakan sesuatu yang menjadi dasar bagi kekuatan suatu badan atau perusahaan. Setiap pihak yang terlibat dalam suatu badan harus ada kedisiplinan untuk melakukan suatu pekerjaan, menaati peraturan yang dibuat oleh badan tersebut. Pimpinan harus dapat memberi teladan kepada bawahan dengan jalan memenuhi peraturan dan perjanjian yang telah disepakati sebelumnya.
4.      Kesatuan Perintah (Unity of Command)
Untuk memperlancar pencapaian tujuan, perlu adanya kesatuan perintah dari atasan kepada bawahan atau seorang pegawai menerima perintah dari seorang atasannya.
5.     Kesatuan Arah (Unity of Direction)
Dengan prinsip kesatuan arah dimaksudkan seorang kepala dan pegawainya tidak boleh bertentangan antara satu sama lain dalam mencapai suatu tujuan secara keseluruhan.


5.     ORGANISASI BISNIS
Organisasi bisnis yaitu suatu organisasi yang melakukan aktivitas ekonomi dan bertujuan untuk menghasilkan keuntungan (profit).  Agar bisnis dapat berjalan dengan sukses maka perlu diorganisasikan. Dalam mengorganisasi suatu bisnis tentunya harus memperhatikan unsur-unsur bisnis yang ada.
Unsur bisnis yang perlu mendapat perhatian pengusaha yaitu lingkungan bisnis. Lingkungan sangat besar pengaruhnya kepada efisiensi dari operasional perusahaan dan kemampuannya untuk memperoleh keuntungan, Untuk itu setiap pemilik dan pemimpin usaha harus dapat memahami keadaan lingkungannya dan dampak lingkungan tersebut terhadap usahanya. Jenis-jenis organisasi:
1.     Organisasi Sosial
Organisasi sosial ini sering disebut juga sebagai organisasi kemasyarakatan, karena perkumpulan sosial ini dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri.
2.     Organisasi Formal (Resmi)
Organisasi formal/ Resmi adaah organisasi yang dibentuk oleh sekumpulan orang/masyarakat yang memiliki suatu struktur yang terumuskan dengan baik, yang menerangkan hubungan-hubungan otoritasnya, kekuasaan, akuntabilitas dan tanggung jawabnya, serta memilki kekuatan hukum. Struktur yang ada juga menerangkan bagaimana bentuk saluran-saluran melalui apa komunikasi berlangsung. Kemudian menunjukkan tugas-tugas terspesifikasi bagi masing-masing anggotanya.
3.     Organisasi Informal (Tidak Resmi)
Keanggotaan pada organisasi-organisasi informal dapat dicapai baik secara sadar maupun tidak sadar, dan kerap kali sulit untuk menentukan waktu eksak seseorang menjadi anggota organisasi tersebut. Sifat eksak hubungan antar anggota dan bahkan tujuan organisasi yang bersangkutan tidak terspesifikasi. Contoh organisasi informal adalah pertemuan tidak resmi seperti makan malam bersama. Organisasi informal dapat dialihkan menjadi organisasi formal apabila hubungan didalamnya dan kegiatan yang dilakukan terstruktur dan terumuskan.

BAB III
KESIMPULAN
Organisasi bisnis sangat berhubungan dengan manajemen dan tata kerja karena organisasi bisnis secara keseluruhan atau sebagai suatu keselurahan memerlukan manajemen untuk mengatur sistem tata kerja. Dimana Manajemen memiliki peranan yang sangat penting untuk berhasilnya suatu organisasi dalam mencapai tujuannya. Alasan pentingnya manajemen dibutuhkan bagi perusahaan atau dalam organisasi bisnis adalah dapat memudahkan pencapaian tujuan, baik tujuan organisasi maupun tujuan pribadi, dapat menjaga keseimbangan di antara tujuan-tujuan yang saling bertentangan dan dapat mencapai efisiensi dan efektivitas.



DAFTAR PUSTAKA


Juni 04, 2018

manajemen fungsional strategis dalam melakukan usaha

 
@J19-Dhifa , @J22-Denis , @J21-Raynaldi , @Startup-J01, @Proyek-J08

abstrak
Tulisan ini menjelasakan apa itu manajement fungsional dan kategori dari management tersebut. tujuan tulisan adalah untuk membantu para usahawan muda untuk dapat memanagement usaha mereka agar menjadi baik.
kata kunci: strategi , usaha, baik, manajemen

Pembahasan

           Manajemen fungsinonal adalah suah bentuk konstruksi pada suatu departemen/ badan usaha unutk dapat bertahan dengan  tingkatan yang sesuai dengan  kebutuhan perusahaan. Management fungsional juga merupakan alat yang dapat membantu kita dalam mengelola sebuha usaha baik itu kecil atau pun besar. 
                    
                   Seperti yang kita ketahui bahwa manajemen merupakan sebuha usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk mempertahankan eksistensi dari diri mereka, untuk mencapai apa yang telat di rencanakan. didalam melakukan usaha pun harus dan pasti di perlukan sebuha manajemen yang baik." bagaimana cara kita melakukan manajemen yang baik agar usaha kita bisa maju?". Banyak dari kita pasti mempertanyakan hal yang sama. tapi sebelum kita membahas lebih dalam lagi mari kita ketahui dahulu ada apa di dalam sebuah manajemen fungsional itu:

1. Manajemen sumber daya manusia

sudah pasti sebuah usaha baik itu kecil atau besar pasti memerlukan sebuha sumber daya manusia unutk melakukan kegiatan mereka dan membantu dalam membanggun perusahaan yang baik. sumber daya manusia merupakan hal yang paling dasar unutk melakukan sebuha manajemen usaha, coba kalian bayangkan bagaimana sebuah mesin yang tidak ada gear dan energi apakah mereka bisa bergerak?. sama seperti perusahaan atau usaha kita bila tidak ada sumber daya manusia baik itu teman atau saudara atau orang lain pasti akan sangat sulit untuk melakukan sebuah kegiatan.

2. manajemen operasional

sudah tidak bisa di pungkiri lagi bila perusahaan kita tidak melakukan sebuah manajement operasional pasti akan gagal. pada intinya sebuha manajemen operasional harus bekerja secara kesinambunggan karena bila tidak berjalan pasti jalannya usaha kita akan menjadi tersandat karena itu tidak bisa menggelola semua faktor produksi baik itu sdm, bahan (materi), dll.

3. managemen keuangan 

sebuah perusahaan yang baik adalah sebuah perusahaan yang dapat mengendalikan laju pemasukan lebih besar di banding pengeluaran. karena pada kasus yang real bila pemasukan lebih beasr maka perusahaan itu bisa dikatakan berkembang , tetapi sebalikanya bila pengeluaran yang beli besar maka perlu di lakukan perombakan untuk memperbaiki manajemen keunagan yang lebih baik lagi.

4. manajemen pemasaran

terakhir dan tidak kalah penting adalah manajemen pemasaran. seorang manager atau usahawan yang baik harus mengetahui laju, tempat dan harga pasar. bila tidak sudah pasti perusahaan yang kita buat akan mengalami kegagalan karena mungkin ketidak tauan kita dan kita pun tidak mencoba unutk mengetahuinya sudah pasti sering kena bohong. di manajemen ini kita ahrus ekstra hati- hati dan cerdik karena laju pasar itu cepat sekali , mungki hari ini harga barang A segini, besok pasti barang A akan berubah antara naik atau turun . bila kita sudah menguasai pasar minimal laju harga dan tempat saya bisa jamin usaha anda bisa semakin berkembang.


Melalui Pendekatan Fungsional dapat disederhanakan, menjadi :
1. Planning (Merencanakan)
Mendefinisikan tujuan, menetapkan strategi untuk mencapai tujuan, mengembangkan rencana

untuk mengintegrasikan dan mengkoordinasikan aktivitas.
2. Organizing (Mengorganisasikan)
Menyusun/menata kerja untuk mencapai tujuan organisasi.

3. Leading (Memimpin/Mengatur)
Bekerja bersama dan memanfaatkan orang-orang untuk mencapai tujuan.
Controlling (Mengendalikan)
Memonitor, membandingkan, dan mengoreksi pekerjaan


pada intinya sebuha manajemen fungsional yang baik juga harus mengetahui SWOT:

1.Strengths (kekuatan)
merupakan kondisi kekuatan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang ada. Kekuatan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri

2.       Kelemahan  
merupakan kondisi kelemahan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau  konsep bisnis yang ada.Kelemahan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.

3.       Opportunities (peluang)
merupakan kondisi peluang berkembang di masa datang yang terjadi. Kondisi  yang terjadi merupakan peluang dari luar organisasi, proyek atau konsep bisnis itu  sendiri. misalnya kompetitor, kebijakan pemerintah, kondisi lingkungan sekitar.

4.       Threats (ancaman)
merupakan kondisi yang mengancam dari luar. Ancaman ini dapat mengganggu organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.

kesimpulan
sebuah manajemen yang baik itu harus di perlukan wawasan yang baik dan dapat mengembangkan wawasan tersebut, baik itu mengelola SDM, operasional atau pun keuangan dan pemasaran. karena bila kita dapat menguasahi manajemen fungsional yang paling dasar akan sangat sulit untuk dapat melanjutkan usaha kita. bila sudah bisa menguasahi manajemen dasar kita pun harus juga menguasai apa yang menjadi kelebihan, kekurangan kita. kelemahan dan kekurangan kita sekalipun itu sangat tidak baik atau sangat jelek(terpuruk) sekalipun akan menjadi kelebihan yang menguntungkan, apa bila kita bisa memahami kekurangan kita dan berusaha untuk memperbaiki kekurangan kita. kita pun juga perlu memahami peluang dan ancaman karena pada dasarnya peluang dan ancaman tidak akan bisa lepas, karena mereka saling terikat satu sama lain dan itu pasti karena di dalam ancaman yang paling kelam pun pasti da peluang yang bisa membuat kita bangkit kembali, dan sekalipun kita bilang kita mendapat peluang terbaikpun itu bisa menjadi ancaman tergantung bagaimana kita mengelola peluang tersebut.


Daftar pustaka
2.Samuel C. Certo & J.Paul Peter, Strategic Management, McGraw-Hill, 1990, p.125
3. https://books.google.co.id/books?isbn=9796914174

Mei 29, 2018

PENDEKETAN MANAJEMEN FUNGSIONAL


@J01-Yuli
@J02-Endra
@J03-Oky
@Startup-J01
@Proyek-J08

Kata kunci : Strategis Manajemen , yaitu Tugas manajer yang langsung menyusun dengan baik dan benar.


Mei 10, 2018

HOW TO FIND WONDERFUL BUSSINESS IDEAL



@J01-Yuli , @J02-Endra, @J03-Oky ,  @Startup-J01,  @Proyek-J06,


 ABSTRAK
Artikel ini akan menjelaskan tentang menggali ide bisnis adalah sebuah proses yang jangka panjang dan jangka pendek juga kita ,melakukan dengan sabar, ada peluang dalam berbisnis.

April 18, 2018

April 04, 2018

Sukses bermodal kreatifitas dan inovasi


@J01-Yuli; @J02-Endra; @J03-Oky; @Startup-J01; @Proyek-J01

ABSTRAK
Artikel ini bertujuan untuk menunjukan bahwa pada era globalisasi saat ini faktor waktu bukanlah suatu tolak ukur penting yang dapat menentukan sukses atau tidaknya seseorang, kini faktor tersebut dapat digantikan dengan dua faktor yang dapat mempersingkat jalan kita menuju kesuksesan,dua faktor tersebut adalah kreatifitas dan inovasi, buktinya banyak perusahaan rintisan yang dapat meraih sukses hanya dalam waktu beberapa tahun saja hanya dengan memanfaatkan kreatifitas dan inovasi.

Maret 28, 2018

MODEL BISNIS JITU PENGANTAR SUKSES



@J01-Yuli, @J02-Endra, @J03-Oky, @Startup-J01, @Proyek-J04

ABSTRAK
Artikel ini bertujuan untuk menunjukan bahwa dalam memulai sebuah usaha diperlukan model usaha yang cocok dengan konsep usaha yang kita inginkan karena tidak semua model usaha dapat menyalurkan ide-ide yang ingin kita terapkan dalam berwirausaha.

MEMBENTUK POLA PIKIR SEORANG WIRAUSAHA




@J01-Yuli, @J02-Endra, @J03-Oky, @Startup-J01, @Proyek-J02

ABSTRAK
Artikel ini bertujuan untuk menunjukan Mindset positive yang merupakan modal untuk meraih kesuksesan dan kebahagiaan hidup. Jangan anggap remeh cara berpikir dan pandangan hidup Anda, karena dari sana kehidupan Anda akan ditentukan selanjutnya.

Motivasi Jitu Dalam Berwirausaha

                       
@J01-Yuli, @J02-Endra, @J03-Oky,
@Startup-J01, @Proyek-J01

ABSTRAK
Artikel ini bertujuan untuk menunjukan bahwa dalam berwirausaha tidak cukup dengan hanya bermodalkan uang yang banyak dan mitra yang mendukung, karena tanpa kemauan yang teguh dalam memulai suatu usaha, semangat berwirausaha yang kita miliki bisa saja luntur seiring dengan datangnya berbagai masalah yang menerpa saat kita baru memulai menjalankan usaha.

Kata Kunci : Keyakinan, Rencana, dan keputusan dalam Membangun Usaha.