Banyak hal yang patut dicontoh dalam sikap berwirausaha
masyarakat Tionghoa. Mereka banyak dikenal sebagai pengusaha atau wirausahawan
yang baik. Dalam menempuh bisnisnya pengusaha Tionghoa memiliki prinsip yang
mereka pegang teguh.
Nilai tradisi yang dipegang mendukung bisnis yang mereka kelola sehingga lebih sukses. Beberapa penjelasan mengenai sikap positif dari masyarakat Tionghoa adalah sebagai berikut:
Nilai tradisi yang dipegang mendukung bisnis yang mereka kelola sehingga lebih sukses. Beberapa penjelasan mengenai sikap positif dari masyarakat Tionghoa adalah sebagai berikut:
1.
Pengusaha Tionghoa selalu bersikap optimis dan
berpikiran positif dalam menghadapi krisis. Lebih mengutamakan peluang daripada
terkungkung dengan kendalanya.
2.
Gotong royong yang tercermin dari budaya kita,
ada pula pada prinsip bisnis orang Tionghoa. Apabila satu dari mereka
menghadapi masalah maka yang lain akan turut membantu. Yang jelas dalam
berbisnis kejujuran yang lebih diutamakan. Orang Tionghoa sangat menjunjung
tinggi kejujuran. Apabila ada yang curang maka jangan harap bantuan akan mereka
berikan meskipun itu teman atau saudara. Sebaliknya jika orang tersebut jujur,
bantuan akan mereka berikan meskipun usaha yang dijalankan tidak begitu
menguntungkan bahkan berpotensi rugi. Saling bahu membahu membangun bisnis,
itulah yang mereka lakukan.
3.
Harga diri adalah sesuatu yang sangat mereka
jaga dalam berbisnis. Menjaga muka adalah menjaga malu. Seperti menjaga untuk
selalu menepati janji. Tidak menepati janji juga berarti tidak menjaga muka
atau menjatuhkan harga diri. Sama halnya dalam urusan hutang piutang. Kalau
memang belum punya uang, mereka rela memberikan barang sebagai gantinya. Dalam
berbisnis memang harus menjaga nilai nilai keluhuran agar dalam setiap langkah
mendapatkan keberkahan. Berbisnis dengan jujur dan tidak merugikan orang lain
adalah hal yang patut selalu dijaga.
4.
Kerja keras bagi pedagang Cina adalah kata ajaib
yang mendorong kesuksesan dalam berdagang. Orang cina memang cenderung memilih
berdagang karena tidak dibatasi ruang,waktu dan tempat.Selain bebas,kegiatan
perdangan juga menyediakan ruang yang besar bagi seorang untuk mengembangkan
kemampuannya. Jika ingin berhasil maka harus bekerja lebih keras dan lebih
rajin. Keberhasilan orang Cina bukan disebabkan keahlian mereka dalam bidang
perdagangan melainkan hasil kerja keras, kesungguhan, keberanian, keyakinan, perencanaan,
keringat, air mata, dan pengorbanan yang turut melibatkan seluruh anggota
keluarga.
Itulah beberapa sikap dari masyarakat Cina ataupun Tionghoa
yang patut ditiru dalam berwirausaha. Dijadikan contoh untuk memacu diri
sendiri untuk dapat menjadi wirausahawan yang sukses.
Referensi:
http://www.kiatwirausaha.com/jurus-sukses-pengusaha-tionghoa.html
http://www.ilawati-apt.com/rahasia-sukses-orang-cina/
http://mikeportal.blogspot.co.id/2012/09/perbedaan-perilaku-dan-nilai-hidup-orang-jepang-dan-orang-tionghoa.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar