Maret 23, 2016

Plagiatlah Cara Bisnis Orang Cina

Oleh : Nanda Maulida
 
Gambar di sebelah ialah Li Ka Shing.Ia adalah salah satu orang terkaya di ASIA yang memiliki usaha plastik yang berkualitas dengan harga yang murah.
Mengutip dari artikel Harian Kompas.com, untuk diketahui saja, Li tidak menyelesaikan pendidikannya. Alasan dia keluar dari sekolah ketika berumur 12 tahun adalah untuk membantu keluarganya. Sepuluh tahun kemudian, Li pun memulai bisnisnya sendiri dengan membuat mainan. Ia pun terkenal sebagai pribadi yang dermawan. Ia punya yayasan yang hingga kini telah mendonasikan uang sebesar 1,6 miliar dollar AS. Kebanyakan donasinya itu untuk sektor pendidikan dan penelitian kesehatan.

Berikut ini ada beberapa etika dan rahasia keberhasilan dari orang cina :
1. Banyaknya kemiskinan, perasaan kurang aman ditempat orang lain, kemampuan bertahan hidup ditempat orang lain, tidak adanya pilihan lain, dan ajaran falsafah hidup konfusiusme yang menjadikan beberapa orang cina membuka usaha sendiri.
2. Dalam sistem sosial orang Cina , anak laki-laki adalah ahli waris keturunan.
3. Uang jangan pernah dijadikan penghalang. Asal ada kemauan, disitu pasti ada jalan, yang terpenting harus tabah dan sanggup untuk hidup susah.

Berikut ini ada beberpa tips tambahan dalam mengatur keuangan dari Li Ka Shing agar tetap sukses dalam mengembangkan suatu usaha:
1.Alokasikan 30% dari total penghasilan untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari
2.La Ka Shing juga menyarankan untuk membagi 20% dari penghasilan untuk memperluas jaringan pertemanan
3.Jangan lupakan menyisihkan 15% dari gaji untuk kepentingan pendidikan
4.Tambah pengalaman serta temukan pelajaran dengan melakukan vakansi ke luar negeri dengan menabung 10% dari pendapatan
5.Terakhir, jangan lupa menabung sebanyak 25% untuk investasi masa depan


Demikian artikel yang bisa saya sampaikan.
 SEMOGA BERMANFAAT



Daftar Pustaka :
1.http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/03/08/15245495/Kisah.Li.Kashing..Orang.Terkaya.seAsia
2.http://veryfund.co/blog/inilah-tips-mengelola-keuangan-ala-li-ka-shing-yang-akan-membuatmu-mapan-secara-finansial/
3. Suharyadi. 2008. Kewirausahaan Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda. Jakarta: Salemba Empat
Nugroho, Arissetyanto. 2008. Kewirausahaan Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda. Jakarta: Salemba Empat
S.K, Purwanto. 2008. Kewirausahaan Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda. Jakarta: Salemba Empat
Faturohman, Maman. 2008. Kewirausahaan Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda. Jakarta: Salemba Empat  
Latar Belakang

Ayah Li Ka Shing adalah seorang guru miskin dari selatan kota pelabuhan Cina, Chaozhou. Li Ka Shing dilahirkan dalam sebuah keluarga miskin yang lari ke daratan Cina Hong Kong pada tahun 1940 setelah serangan bom Jepang menutup sekolah ayahnya. Saat itu, ia tinggal di rumah pamannya yang kehidupannya lebih baik. Sering kali ia dianggap remeh oleh pamannya. Ia dianggap orang biasa yang tidak akan pernah bisa maju. Hingga akhirnya Li bertekad kuat untuk bisa mandiri. Tekadnya semakin teruji ketika ayah Li meninggal dunia secara mendadak pada tahun 1943. Sebagai anak sulung yang baru berusia 15 tahun, Li harus memikul tanggung jawab besar dengan menjadi tulang punggung keluarga. - See more at: http://sabarpurba.blogspot.co.id/2012/02/kisah-pengusaha-sukses-li-ka-shing.html#sthash.AP9zDnul.dpuf
Latar Belakang

Ayah Li Ka Shing adalah seorang guru miskin dari selatan kota pelabuhan Cina, Chaozhou. Li Ka Shing dilahirkan dalam sebuah keluarga miskin yang lari ke daratan Cina Hong Kong pada tahun 1940 setelah serangan bom Jepang menutup sekolah ayahnya. Saat itu, ia tinggal di rumah pamannya yang kehidupannya lebih baik. Sering kali ia dianggap remeh oleh pamannya. Ia dianggap orang biasa yang tidak akan pernah bisa maju. Hingga akhirnya Li bertekad kuat untuk bisa mandiri. Tekadnya semakin teruji ketika ayah Li meninggal dunia secara mendadak pada tahun 1943. Sebagai anak sulung yang baru berusia 15 tahun, Li harus memikul tanggung jawab besar dengan menjadi tulang punggung keluarga. - See more at: http://sabarpurba.blogspot.co.id/2012/02/kisah-pengusaha-sukses-li-ka-shing.html#sthash.AP9zDnul.dpuf
Latar Belakang

Ayah Li Ka Shing adalah seorang guru miskin dari selatan kota pelabuhan Cina, Chaozhou. Li Ka Shing dilahirkan dalam sebuah keluarga miskin yang lari ke daratan Cina Hong Kong pada tahun 1940 setelah serangan bom Jepang menutup sekolah ayahnya. Saat itu, ia tinggal di rumah pamannya yang kehidupannya lebih baik. Sering kali ia dianggap remeh oleh pamannya. Ia dianggap orang biasa yang tidak akan pernah bisa maju. Hingga akhirnya Li bertekad kuat untuk bisa mandiri. Tekadnya semakin teruji ketika ayah Li meninggal dunia secara mendadak pada tahun 1943. Sebagai anak sulung yang baru berusia 15 tahun, Li harus memikul tanggung jawab besar dengan menjadi tulang punggung keluarga. - See more at: http://sabarpurba.blogspot.co.id/2012/02/kisah-pengusaha-sukses-li-ka-shing.html#sthash.AP9zDnul.dpuf
Latar Belakang

Ayah Li Ka Shing adalah seorang guru miskin dari selatan kota pelabuhan Cina, Chaozhou. Li Ka Shing dilahirkan dalam sebuah keluarga miskin yang lari ke daratan Cina Hong Kong pada tahun 1940 setelah serangan bom Jepang menutup sekolah ayahnya. Saat itu, ia tinggal di rumah pamannya yang kehidupannya lebih baik. Sering kali ia dianggap remeh oleh pamannya. Ia dianggap orang biasa yang tidak akan pernah bisa maju. Hingga akhirnya Li bertekad kuat untuk bisa mandiri. Tekadnya semakin teruji ketika ayah Li meninggal dunia secara mendadak pada tahun 1943. Sebagai anak sulung yang baru berusia 15 tahun, Li harus memikul tanggung jawab besar dengan menjadi tulang punggung keluarga. - See more at: http://sabarpurba.blogspot.co.id/2012/02/kisah-pengusaha-sukses-li-ka-shing.html#sthash.AP9zDnul.dpuf
Latar Belakang

Ayah Li Ka Shing adalah seorang guru miskin dari selatan kota pelabuhan Cina, Chaozhou. Li Ka Shing dilahirkan dalam sebuah keluarga miskin yang lari ke daratan Cina Hong Kong pada tahun 1940 setelah serangan bom Jepang menutup sekolah ayahnya. Saat itu, ia tinggal di rumah pamannya yang kehidupannya lebih baik. Sering kali ia dianggap remeh oleh pamannya. Ia dianggap orang biasa yang tidak akan pernah bisa maju. Hingga akhirnya Li bertekad kuat untuk bisa mandiri. Tekadnya semakin teruji ketika ayah Li meninggal dunia secara mendadak pada tahun 1943. Sebagai anak sulung yang baru berusia 15 tahun, Li harus memikul tanggung jawab besar dengan menjadi tulang punggung keluarga. - See more at: http://sabarpurba.blogspot.co.id/2012/02/kisah-pengusaha-sukses-li-ka-shing.html#sthash.AP9zDnul.dpuf
Latar Belakang

Ayah Li Ka Shing adalah seorang guru miskin dari selatan kota pelabuhan Cina, Chaozhou. Li Ka Shing dilahirkan dalam sebuah keluarga miskin yang lari ke daratan Cina Hong Kong pada tahun 1940 setelah serangan bom Jepang menutup sekolah ayahnya. Saat itu, ia tinggal di rumah pamannya yang kehidupannya lebih baik. Sering kali ia dianggap remeh oleh pamannya. Ia dianggap orang biasa yang tidak akan pernah bisa maju. Hingga akhirnya Li bertekad kuat untuk bisa mandiri. Tekadnya semakin teruji ketika ayah Li meninggal dunia secara mendadak pada tahun 1943. Sebagai anak sulung yang baru berusia 15 tahun, Li harus memikul tanggung jawab besar dengan menjadi tulang punggung keluarga. - See more at: http://sabarpurba.blogspot.co.id/2012/02/kisah-pengusaha-sukses-li-ka-shing.html#sthash.AP9zDnul.dpuf

 Penulis : Nanda Maulida 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar