Maret 17, 2016

Mempersiapkan Diri untuk Menjadi Pengusaha Muda


       "Yang muda yang kreatif dan bergaya," merupakan istilah yang cocok diberikan kepada anak muda dibawah usia 30-an karena orang-orang pada usia ini biasanya penuh dengan energi sehingga lebih gesit dan lincah, memiliki daya kreatifitas yang tinggi, dan cepat mengambil tindakan yang cukup berani.

        Jawed Karim adalah mahasiswa ilmu komputer Standford University. Saat berusia 22 tahun, ia melampiaskan bakat kreatifnya dengan mendesain peranti lunak komputer, sesuai bidang ilmu yang dipelajarinya. Dari hanya mengotak-atik komputer dan mencoba membuat gagasan baru dengan pikiran yang bebas, ia ternyata mampu menghasilkan terobosan baru yang sangat spektakuler. Hasil karyanya berupa program Paypal yang dibeli oleh eBay dan situs You Tube yang dibeli oleh Google mencapai harga sebesar US$ 1,65 miliar atau senilai Rp 15,18 triliun. Dengan kemampuannya tersebut, pada usianya yang ke-27, Jawed Karim telah menjadi orang muda terkaya didunia.

Ada beberapa alasan mengapa usaha disaat muda perlu dikembangkan, yaitu:
1.        Adanya kekuatan positif yang dimiliki kaum muda, terutama mahasiswa untuk berhasil dalam dunia usaha, yaitu: usia mahasiswa yang berkisar antara 18-25 tahun memiliki semangat besar untuk meraih mimpinya. Semangat dari kelebihan energi tersebut dapat disalurkan melalui usaha produktif.
2.        Ada peluang cukup besar berwujud potensi yang perlu dikembangkan dari status mahasiswa dan kaum muda. Potensi tersebut adalah waktu mahasiswa dan pengusaha muda yang relatif masih longgar semasa kuliah dan belum menikah dibandingkan dengan setelah lulus dan bekerja. Waktu yang longgar pada masa kuliah dan sebelum menikah dapat dioptimalkan untuk mengembangkan usaha baru yang membutuhkan banyak waktu untuk perkenalan usaha. Ketika telah lulus dan bekerja, waktu yang tersedia semakin terbatas. Setelah lulus, waktu untuk bersosialisasi juga semakin terbatas dibandingkan dengan sewaktu menjadi mahasiswa, dimana akses kepada teman di seluruh universitas dan dengan pemangku kepentingan (stakeholder) lainnya lebih luas.
3.      Merealisasikan Mimpi Menjadi Kenyataan

Setelah bersemangat menjadi pengusaha muda, maka bagaimana mencapai mimpi tersebut? Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan, yaitu :
a. Mengubah impian menjadi visi.
b. Menyusun rencana strategis.
c. Menetapkn rencana jangka pendek.

Dalam menyusun renana jangka pendek, diperlukan perencanan yang sesuai dengan h SMART, yaitu :
1.      Specific, merupakan target yang harus dijabarkan secara jelas dan tidak bermakna ganda.
2.      Measurable, merupakan target yang dapat dicapai dengan jelas.
3.      Acheivable, merupakan penetapan target yang dapat dicapai dengan realistis.
4.      Reasonable, merupakan penetapan target yang mempunyai pijakan yang kuat untuk dapat dicapai.
5.      Time based, merupakn kurun waktu yang telah ditetapkan untuk mencapai target.

d. Melaksanakan Usaha
Terhadap seluruh pekerjaan, perlu dilakukan evaluasi untuk menentukan cara yang terbaik dalam pemakaian bahan baku, proses, dan penanganan output, serta kepuasan konsumen.
Pada dasarnya untuk evaluasi paling tidak ada beberapa unsur yang perlu diperhatika, yaitu jumlah, kualitas, harga, dan ketepatan waktu dalam penyaluran produk. Apabila hal tersebut dapat dikelola dengan baik, maka usaha akan berkembang sesuai dengan yang diharapkan.
Keberhasilan sebuah usaha sangat ditentukan oleh sosok pribadi sang pengusaha.

Berikut merupakan beberapa hal yang terkait dengan usaha membangun kepribadian :

1. mengenal diri sendiri

seorang calon pengusaha yang baik harus mengenali dirinya sendiri. pengenalan diri sendiri diperlukan untuk menuntun pengusaha dalam menemukan, menentukan, dan menjalani profesi sebagai pengusaha.
ada beberapa hal yang harus dibangun terkait dengan mengenal diri sendiri, yaitu :
•         mengenal karakter pribadi
•         mengenal bakat dan kemampuan

 2. mempersiapkan perubahan sikap mental

Ada beberapa kondisi yang membedakan antara seorang pegawai dengan seorang pegusaha. salah satu yang dihadapi pengusaha adalah adanya ketidakpastian, sedangkan seorang pegawai sudah bekerja sesuai dengan ketentuan. oleh sebab itu, bagi pengusaha muda harus mempersiapkan perubahan sikap yang terdiri atas :
•         sikap menghadapi ketidakpastian
•         siap mengatakan "bisa"
•         siap bekerja keras, tekun, dan sabar
•         berani mengambil resiko dan jangan sampai rugi


Berikut ini merupakan beberapa hal yang terkait dengan usaha membangun kepribadian:

a. Mengenal diri sendiri

Ada beberapa hal yang harus dibangun terkait dengan mengenal diri sendiri, yaitu:
1)    Mengenal karakter pribadi                                                                                       Untuk menjadi sukses, seorang pengusaha paling tidak harus mempunyai karakter pribadi yang bermotivasi tinggi, suka mencari tantangan, tidak mudah putus asa dan suka bergaul dengan orang lain. Motivasi tinggi diwujudkan dengan adanya dorongan dari diri sendiri untuk mencapai tujuan dan sukses secara terus-menerus.
2)    Mengenal bakat dan kemampuan
Keberhasilan usaha diperoleh dari barang dan jasa terbaik yang diihasilkan oleh pengusaha. Untuk menghasilkan barang dan jasa terbaik diperlukan adanya bakat dan kemampuan. Ada orang lahir dengan bakat  tertentu, sehingga ketika dia berusaha sesuai dengan bakatnya tersebut dapat menghasilkan barang dan jasa yang berkualitas. Tetapi ada juga kemampuan yang berupa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari proses belajar.

b.    Mempersiapkan Perubahan Sikap Mental.

Bagi pengusaha muda harus mempersiapkan perubahan sikap yang terdiri atas ;

1)    Sikap menghadapi ketidakpastian
Perencanaan yang baik akan mengurangi ketidakpastian. Selain itu dapat dilakukan mekanisme reserve for deficit month, yaitu cara mendapatkan dana cadangan yang diperoleh dari keuntungan pada saat bulan-bulan ramai. Cara ini biasaya dilakukan dengan menyimpan 25% dari total keuntungan.

2)    Siap mengatakan bisa
Seorang pengusaha pantang mengatakan “TIDAK  BISA”. Sebab apabila seorang pelanggan butuh suatu barang dan dijawab tidak bisa disediakan, maka potensi kehilangan pelanggan menjadi besar dan usaha akan menjadi tidak maksimal.

3)    Siap bekerja keras, tekun dan sabar
Usaha baru yang belum banyak dikenal perlu dengan sabar diperkenalkan ke masyarakat, bahkan kalau perlu dari pintu ke pintu (door to door).

4)    Berani mengambil risiko dan jangan sampai rugi
Setiap risiko dapat diperkecil dengan melakukan perhitungan secara matang, membuat alternatif dan berhati-hati dalam setiap tindakan. Hal yang harus dipersiapkan untuk menjadi pengusaha muda adalah kepribadian, keterampilan, dan kemauan menghasilkan mimpi menjadi kenyataan.


SUMBER :








Tidak ada komentar:

Posting Komentar