Akhir-akhir ini saya
sering melihat beberapa ulasan di televisi mengenai para wirausahawan yang tiap
bulannya dapat meraup untung hingga ratusan jutaan rupiah.
Terdengar “wah” di telinga saya. Ditambah kebanyakan profil wirausahawan yang diulas berusia masih muda, bahkan beberapa masih duduk dibangku kuliahan.
Terdengar “wah” di telinga saya. Ditambah kebanyakan profil wirausahawan yang diulas berusia masih muda, bahkan beberapa masih duduk dibangku kuliahan.
Bukannya kalau memulai
usaha di usia muda membuat kemungkinan kita gagal lebih besar? Kan belum punya
pengalaman dan kemampuan kaya para ahli? Bukannya lebih enak belajar jadi
pegawai yang baik dulu saja, baru setelahnya memulai usaha? Bisa jadi benar anggapan itu. Tapi ingat bahwa banyak sekali
alasan perlunya kita, sebagai muda-mudi, membuka usaha diusia muda.
Apa saja sih alasannya?
1. Pasti
kalian pernah dengar kan beberapa waktu lalau saat perusahaan mobil terkenal
asal Eropa, Ford, memutuskan hengkan dari Indonesia. Belum lagi kabar PT. Chevron mem-PHK 1.200
karyawannya. Ditambah beberapa perusahaan multinasional lain yang punya ribuan
karyawan di Indonesia memutuskan berhenti membuka cabang di Indonesia atau
berencana mengurangi karyawannya.
Pertanyaannya, akan dibawa kemana para mantan
karyawan perusahan-perusahaan besar itu?
banyak yang mencari perjkerjaan lain, banyak juga yang menganggur. Plus angkatan
kerja di Indonesia yang makin bertambah.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat,
dalam kurun waktu satu tahun, tingkat pengangguran di Indonesia mengalami
penambahan sebanyak 300 ribu jiwa.
BPS
juga mencatat, ada 7,4 juta pengangguran terbuka per Februari 2015. Ironisnya,
kenaikan tersebut sebagian disebabkan sarjana yang menganggur.
Dengan data dari BPS itu kita sadar bahwa
persaingan semakin banyak, tapi angka lapangan perkerjaan tidak meningkat
signifikan.
Kalau kalian sebagai anak muda membuka
usaha sendiri, kalian bukan saja bebas dari dari persaingan itu. tapi membantu
pemerintah membangun ekonomi Indonesia lebih baik. Juga menambah lapangan
perkerjaan buat anka muda Indonesia yang lain.
2.
Bagi anak
muda, karena pengalaman dan pengetahuan yang masih dibilang minim dibanding
mereka yang sudah lama membuka usaha kemungkinan
gagal dalam berwirausaha memang tidak mungkin dihindari memang.
Tapi dengan memulai sejak muda pengalaman dan
pengetahuan kita di kemudian hari semakin bertambah. Hal ini dapat dikatakan
sebagai upaya menghabiskan “jatah untuk gagal”. Toh dengan begitu kita akan
menjadi lebih berpengalaman dalam bisnis, dan dimasa yang akan datang kita
sudah bisa dibilang cukup berpengalaman dalam berbisnis.
Untuk menyusun suatu rencana bisnis yang baik
maka dibutuhkan berbagai refernsi dan pengalaman dari mereka yang terlebih
dahulu mengembangkan usaha sejenis. Masa muda tepat sekali bagi kita belajar
dari mereka yang sudah sukses lebih dulu.
Kalian pasti tau kan, perlu waktu bertahun-tahun bagi Bill Gates dengan
Microsoftnya, Steve Jobs dengan Apple, Nadiem Makariem dengan Gojek, Reza
Nurhilman dengan Kripik Maicihnya untuk mencapai kesuksesan dengan usahanya
seperti sekarang.
Kalau di usia muda kalian, kapan lagi?
Referensi :
Buchari, Alma. 2006. Kewirausahaan Untuk Mahasiswa dan Umum. Bandung : Alfabeta
Indopos.co.id. “Tingkat Pengangguran Sarjana di Indonesia Terus Naik”. 8 Juni 2015. http://www.indopos.co.id/2015/06/tingkat-pengangguran-sarjana-di-indonesia-terus-naik.html#sthash.eGO76eoE.dpuf
Irham,
Fahmi. 2013. Kewirausahaan teori, kasus, dan solusi. Bandung : Alfabeta
Gambar :




Tidak ada komentar:
Posting Komentar