Maret 17, 2016

Apa Alasan Berwiraswasta Sejak Muda?



Akhir-akhir ini saya sering melihat beberapa ulasan di televisi mengenai para wirausahawan yang tiap bulannya dapat meraup untung hingga ratusan jutaan rupiah.
Terdengar “wah” di telinga saya.  Ditambah kebanyakan profil wirausahawan yang diulas berusia masih muda, bahkan beberapa masih duduk dibangku kuliahan.
Bukannya kalau memulai usaha di usia muda membuat kemungkinan kita gagal lebih besar? Kan belum punya pengalaman dan kemampuan kaya para ahli? Bukannya lebih enak belajar jadi pegawai yang baik dulu saja, baru setelahnya memulai usaha? Bisa jadi benar  anggapan itu. Tapi ingat bahwa banyak sekali alasan perlunya kita, sebagai muda-mudi, membuka usaha diusia muda.

Apa saja sih alasannya?

1.      Pasti kalian pernah dengar kan beberapa waktu lalau saat perusahaan mobil terkenal asal Eropa, Ford, memutuskan hengkan dari Indonesia.  Belum lagi kabar PT. Chevron mem-PHK 1.200 karyawannya. Ditambah beberapa perusahaan multinasional lain yang punya ribuan karyawan di Indonesia memutuskan berhenti membuka cabang di Indonesia atau berencana mengurangi karyawannya.
Pertanyaannya, akan dibawa kemana para mantan karyawan  perusahan-perusahaan besar itu? banyak yang mencari perjkerjaan lain, banyak juga yang menganggur. Plus angkatan kerja di Indonesia yang makin bertambah.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, dalam kurun waktu satu tahun, tingkat pengangguran di Indonesia mengalami penambahan sebanyak 300 ribu jiwa.
BPS juga mencatat, ada 7,4 juta pengangguran terbuka per Februari 2015. Ironisnya, kenaikan tersebut sebagian disebabkan sarjana yang menganggur.

Dengan data dari BPS itu kita sadar bahwa persaingan semakin banyak, tapi angka lapangan perkerjaan tidak meningkat signifikan.

Kalau kalian sebagai anak muda membuka usaha sendiri, kalian bukan saja bebas dari dari persaingan itu. tapi membantu pemerintah membangun ekonomi Indonesia lebih baik. Juga menambah lapangan perkerjaan buat anka muda Indonesia yang lain.

2.      Bagi anak muda, karena pengalaman dan pengetahuan yang masih dibilang minim dibanding mereka yang sudah lama membuka usaha kemungkinan gagal dalam berwirausaha memang tidak mungkin dihindari memang.

Tapi dengan memulai sejak muda pengalaman dan pengetahuan kita di kemudian hari semakin bertambah. Hal ini dapat dikatakan sebagai upaya menghabiskan “jatah untuk gagal”. Toh dengan begitu kita akan menjadi lebih berpengalaman dalam bisnis, dan dimasa yang akan datang kita sudah bisa dibilang cukup berpengalaman dalam berbisnis.

Untuk menyusun suatu rencana bisnis yang baik maka dibutuhkan berbagai refernsi dan pengalaman dari mereka yang terlebih dahulu mengembangkan usaha sejenis. Masa muda tepat sekali bagi kita belajar dari mereka yang sudah sukses lebih dulu.

Kalian pasti tau kan, perlu waktu bertahun-tahun bagi Bill Gates dengan Microsoftnya, Steve Jobs dengan Apple, Nadiem Makariem dengan Gojek, Reza Nurhilman dengan Kripik Maicihnya untuk mencapai kesuksesan dengan usahanya seperti sekarang.
Kalau di usia muda kalian, kapan lagi?


Referensi :

Buchari, Alma. 2006. Kewirausahaan Untuk Mahasiswa dan Umum. Bandung : Alfabeta

Indopos.co.id. “Tingkat Pengangguran Sarjana di Indonesia Terus Naik”. 8 Juni 2015. http://www.indopos.co.id/2015/06/tingkat-pengangguran-sarjana-di-indonesia-terus-naik.html#sthash.eGO76eoE.dpuf

Irham, Fahmi. 2013. Kewirausahaan teori, kasus, dan solusi. Bandung : Alfabeta

Gambar :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar