Di negara-negara maju, hampir pasti di salah satu kotanya pasti kalian
bisa menemukan China Town. Tempat di mana orang-orang cina imigran, berkumpul
dan tinggal di sana, dan tak salah lagi, pasti membuka bisnis juga.
Di Indonesia, hal yang sama terjadi juga. Sudah tidak asing lagi bagi
kalian jika kawasan perdagangan yang ramai kadang didominasi oleh mereka para
pedagang beretnis cina.
Salah satu pengusaha asal Cina, Jack Ma, yang kutipannya menggambarkan
satu etos kerja khas pedangang Tionghoa :
“Kualitas terburuk seorang
pengusaha adalah: snobbishness, yaitu ketidakmampuan dalam memahami situasi
dengan baik, menjalankan perusahaan dalam tempo yang tinggi dari pekerjaan
tanpa memiliki kemampuan untuk mempertahankan dalam jangka panjang, dan tidak
memiliki kemampuan untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.”
Hambatan terbesar bagi para pengusaha adalah putus asa
di tengah jalan, kala usaha mereka mandek, dan tiba-tiba si pemilik usaha
memutuskan untuk berhenti di tengah jalan. Padahal seperti kalian tau, semua
usaha-entah bisnis atau apapun itu-pasti suatu saat akan mengalami kesulitan.
Selain itu ada beberapa prinsip yang dipegan orang cina dalam menjalan
kan bisnis, seperti berikut :
1. “Jangan beli sebuah Mercy dulu, sebelum bisa
membeli dua Mercy”
Mereka menyadari betul
bagaimana pentingnya tata kelola keuangan dalam bisnis, sehingga dari sini akan
memudahkan setiap langkah bisnis yang mereka lakukan kemudian hari. Keuntungan yang
mereka peroleh, sekecil apapun itu, akan mereka tabung untuk mengembangkan bisnisnya.
Biasanya ketika keuntungan mereka sudah sangat banyak, baru kebutuhan akan
kemewahan hidup baru dipentingkan.
2. “Pedagang harus berperan sebagai pedagang, bukannya orang
yang suka mengumpat, berjudii dan minum arak”
Pedagang harus berperan sebagai pedagang? Ya jelaslah kan
memang itu pekerjaannya. Tapi maksud kalimat di atas bukan sekedar itu. Pedagang
seharusnya memperlakukan pelanggan dengan baik, bukan dengan kasar layaknya
orang yang memiliki kebiasaan mengumpat, berjudil, dan minum arak. Orang cina dalam
berdagang memiliki kemampuan tersendiri dalam berinteraksi dengan baik pada
pelanggannya yang datang. Mereka memperlakukan pelanggannya sebagai raja.
3. “Menawar sampai sekian
onsnya tidak akan mengurangi modal anda”
Kenapa Cina menjadi negara
perdagangan terbesar di dunia? Karena barang-barang yang mereka jual harganya
lebih murah, dengan kualitas bermacam-macam. Orang-orang cina yakin dengan
menjual barang mereka dengan harga murah, tidak akan mengurangi keuntungan
mereka dalam berdagang, tapi justru akan bertambah. Selama barang yang mereka
perjualkan laku dalam jumlah banyak.
Sebenarnya masih banyak lagi
kebiasaan orang-orang cina dalam berdagang yang akhirnya menghantarkan mereka dikenal
sebagai pedagang ulum. Teman-teman juga
bisa loh mencontoh mereka dalam merintis bisnis.
Referensi :
·
Raisya, Ridho Najihah. “135 Prinsip Bisnis Orang Tionghoa”. 5
Mei 2009. http://ido006.blogspot.co.id/2009/05/135-prinsip-bisnis-orang-tionghoa.html
·
“22 Nasehat Dari Pengusaha
Paling Sukses Di Cina”. https://www.maxmanroe.com/22-nasehat-dari-pengusaha-paling-sukses-di-cina.html
·
“Kenapa Bisnis Orang
Tionghoa Selalu Sukses? Ini Rahasianya” . https://www.maxmanroe.com/kenapa-bisnis-pengusaha-tionghoa-selalu-sukses-ini-rahasianya.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar