Tampilkan postingan dengan label @Startup-K05. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @Startup-K05. Tampilkan semua postingan

Juli 04, 2018

MOTIVATOR SUKSES


MOTIVATOR SUKSES






KELOMPOK @Startup-K05
PROYEK @Proyek-K06
PENULIS:
l (@K14-aditya)
l (@K25-Hendra)
l (@K05-frais)


Abstrak
Sebagai tokoh pemberi inspirasi dalam berbisnis, dan menjadikan kegagalan sebagai pelajaran penting dalam menjadi sukses.

Kata Kunci : inspirasi, dan sederhana

Kirman sindhunata merupakan seorang pengusaha. Ia menggeluti sebuah bisnis bimbingan belajar; bimbel one learning center. Kirman sindhunata dikenal dengan latar belakang keluarga yang bisa di katakan cukup sederhana. Beliau menempuh pendidikannya di ITB fakultas teknik mesin.
Menurut beliau sendiri, bahwa bisnis yang tepat adalah bisnis yang sangat sesuai dengan keahlian atau bakat yang lebih unggul pada diri kita masing-masing. Keahlian atau bakat pribadi merupakan tindakan yang dilakukan dengan tidak harus meminta bayaran. Dan perjalanan beliau dalam hal bisnis tidaklah berjalan dengan mulus, seperti yang telah dibayangkan oleh beliau pada saat awal mengalami jatuh bangun. Tidak ada yang mendaftar di bimbel tersebut hingga tidak kembalinya modal sempat ia alami. Tetapi ia tetap teguh pada pendiriannya bahwa ini hanya perlu sedikit kerja keras untuk mencapai sukses.

BIMBEL ONE adalah pusat bimbingan belajar yang dikelola secara profesional oleh para tenaga ahli dan kompeten di bidang pendidikan. BIMBEL ONE bermula dari passion para pendiri untuk membantu sebanyak mungkin anak sekolah yang memiliki kesulitan belajar agar mereka dapat memahami pelajaran yang diajarkan di sekolah dengan baik. Melihat respon orang tua dan murid yang begitu luar biasa, BIMBEL ONE berusaha untuk terus meningkatkan kompetensinya dengan menggunakan business model yang lebih baik, sistem yang lebih tepat, dan materi pengajaran yang lebih comprehensive. Semuanya ini  bertujuan untuk meningkatkan kualitas  dan pelayanan yang terbaik bagi seluruh stake holders, khususnya untuk para anak didik.
8 Keungugulan Bimbel One :
§  CHAMPION TRADITION
Konsisten menghasilkan juara 1 s/d 3 tanpa pernah terputus sejak berdiri di tahun 2008
§  SMALL CLASS
Kelas kecil maksimal 8 siswa untuk memastikan setiap siswa dapat perhatian yang cukup
§  EXPERIENCE
Berpengalaman menangani sekolah dengan tingkat kesullitan tinggi seperti BPK Penabur dan IPEKA
§  NLP
Pembentukan karakter siswa dan percepatan pembelajaran dengan menggunakan teknologi NLP
§  SYNERGISTIC MODUL
Modul belajar yang sinergistik dengan pelajaran sekolah masing-masing
§  COMPLETE DATABASE
Bank soal lengkap dan terus diperbaharui setiap saat
§  PROFESSIONAL TEACHERS
Para pengajar dengan prestasi akademik dan kemampuan mengajar yang baik
§  DISC TEST
Penerapan DISC Profile Test untuk mengetahui profil kekuatan dan kelemahan masing-masing siswa.


Kesimpulan

Maka dari artikel ini lebih menegaskan terutama pada keahlian atau bakat yang dimiliki untuk
membangun bisnis. Dengan begitu kita akan menjalani usaha dengan lancar dan pantang menyerah jika mengalami kegagalan, karena usaha yang dijalani berdasarkan keahlian akan dengan mudah untuk dikelola. Seperti halnya beliau dalam menjalani usahanya sempat mengalami kegagalan dengan tidak adanya masyarakat yang berminat untuk kursus di tempat bimbel miliknya, namun karena usaha tersebut ia bangun dengan jerih payah dan sesuai passionnya, maka Kirman tetap meneruskan usaha tersebut hingga mencapai kesuksesannya saat ini.

Daftar pustaka


Juni 03, 2018

Keuntungan Dalam Memanfaatkan Teknologi Dalam Berwirausaha


KELOMPOK @Startup-K05
PROYEK @Proyek-K04
PENULIS:
l (@K14-Aditya)
l (@K25-Hendra)
l (@K05-Frais)

Abstrak :
Dalam era modern saat ini kita dituntut untuk mengikuti zaman , untuk saat ini sudah memasuki di era digital . Perkembangan bisnis di era globalisasi saat ini menimbulkan persaingan yang       cukup ketat. Setiap hari nya muncul pelaku bisnis yang memperkenalkan bidang usahanya sehingga dunia bisnis semakinkompetitif. Perubahan yang luar biasa dalam persaingan,
produksi, pemasaran, pengelolaan sumberdaya manusia danpenanganan transaksi antar perusahaan dengan pelanggan danperusahaan dengan perusahaan lain, menyebabkan pengukuran kinerjaperusahaan menjadi hal yang penting bagi manajemen untukmelakukan evaluasi terhadap performa perusahaan dan perencanaantujuan di masa mendatang.

Kata Kunci:
 E-commrence, internet, Digital

Latar belakang :

Dalam berwirausaha kita dituntut untuk memanfaatkan semua teknologi yang ada sekarang ini, itu dikarenakan seiring berjalannya waktu dan jaman, teknologi juga berkembang dengan pesat sehingga kita sebagai wirausahawan harus melakukan inovasi dalam berwirausaha dengan menggunakan teknologi tersebut. Dimana kebutuhan masyarakat saat ini juga semakin meningkat  dan persaingan di dunia bisnis semakin ketat dan sulit

Rumusan masalah :
 Apa itu e-commerence ?
Apa  keunggulan E-Commerce dibandingkan bisnis konvensional ?

Pembahasan :

Yuan Gao dalam Encyclopedia of Information Science and Technology (2005):
E-Commerce adalah penggunaan jaringan komputer untuk melakukan komunikasi bisnis dan transksaksi komersial.
Kalakota dan Whinston (1997) melihat e-commerce dalam 3 pandangan berikut:
Dari perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer atau melalui peralatan elektronik lainnya.
Dari perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi dari teknologi yang menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.
Dari perspektif layanan, E-Commerce merupakan suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan layanan pengiriman.
Laura Mannisto (International Telecommunication Union, Asia and the Future of the World Economic System, 18 March 1999, London), mengatakan:
Ketersediaan informasi yang lebih banyak dan mudah diakses Ketersediaan informasi produksi dan harga dapat diakses oleh pembeli, penjual, produsen dan distributor.
Globalisasi Produksi, distribusi dan layanan konsumen : jarak dan waktu relatif lebih pendek, sehingga perusahaan dapat berhubungan dengan rekan bisnis di lain negara dan melayani konsumen lebih cepat. Produsen dapat memilih tempat untuk memproduksi dan melayani konsumen tidak tergantung dimana konsumen itu berada. Perusahaan yang berada di negara berpendapatan rendah dapat mengakses informasi dan membuat kontak bisnis tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi.Mengurangi biaya transaksi dengan adanya system order, pembayaran dan logistik secara online dan otomatis.Seluruh definisi yang dijelaskan di atas pada dasarnya memiliki kesamaan yang mencakup komponen transaksi (pembeli, penjual, barang, jasa dan informasi), subyek dan obyek yang terlibat, serta media yang digunakan (dalam hal ini adalah internet).

Keunggulan E-Commerce dibandingkan bisnis konvensional
Ada beberapa keunggulan E-Commerce dibandingkan bisnis konvensional, antara lain :

1.Faktor
Modal yang dibutuhkan untuk membangun  sebuah toko online relatif lebih kecil dibandingkan dengan bisnis konvensional. Untuk membangun suatu usaha / bisnis konvensional, kita harus mempunyai modal yang besar untuk pembelian / penyewaan tempat, renovasi, furnitur, dan lain-lain. Dan apabila Anda ingin membangun cabang di tempat lain, maka biaya yang dibutuhkan  juga akan lipat ganda.  
Sedangkan untuk E-Commerce, Anda cukup membayar jasa untuk membangun website yang terhitung sangat murah jika dibandingkan dengan modal awal yang harus dikeluarkan untuk membuka sebuah toko.  Khususnya, jika Anda menyewa jasa kami, Limpingen Soft Comp, maka hanya dengan harga minimal Rp.1.250.000,- Anda sudah dapat memiliki sebuah toko online!
2. Faktor Waktu Usaha
Dengan menggunakan website, toko Anda dapat buka non-stop 365 x 24 jam! Promosi  produk dan jasa Anda pun bisa ditayangkan terus menerus. Anda tidak perlu membayar biaya iklan yang mahal yang biayanya dihitung per detik tayangan. Proses pemesanan pun dapat dilakukan setiap saat baik hari kerja, hari Sabtu / Minggu, maupun hari besar. Tidak ada kata libur, cuti atau  izin sakit bagi toko online! Sekalipun Anda sedang tertidur lelap, toko online Anda tetap setia bekerja untuk Anda!

3.Faktor Jangkauan Bisnis

Bisnis konvensional sangat dibatasi oleh faktor ruang. Pasaran Anda pun hanya dapat bersifat lokal, bahkan dalam jarak / jangkauan yang sangat terbatas di daerah tertentu saja. Sedangkan dengan E-Commerce, bisnis Anda tidak hanya mempunyai pasaran regional, bahkan dapat menjangkau seluruh tanah air dan membuka peluang menjadi bisnis internasional!

4. Faktor Biaya Operasi
Pengeluaran rutin yang harus dikeluarkan oleh suatu bisnis konvensional tentulah tidak kecil. Baik untuk biaya penyewaan tempat, gaji karyawan ( terlebih-lebih jika jumlah karyawan Anda banyak ), biaya listrik dan air, biaya untuk alat tulis kantor ( ATK ), dan lain-lain. Sedangkan untuk mempertahankan suatu toko online, Anda cukup membayar biaya tahunan yang terhitung sangat teramat murah! Bahkan, untuk tahun pertama, Anda dibebaskan dari biaya penyewaan domain dan hosting oleh perusahaan kami!

Kita dapat coba menghitung-hitung. Andaikata pengeluaran Anda untuk penyewaan sebuah ruko kecil adalah Rp.1.5000.000,-/bulan, gaji 1 karyawan  Rp.750.000,-/ bulan, biaya listrik dan air Rp.250.000,-/bulan. Maka total pengeluaran minimun Anda sebulan adalah Rp.2.500.000! Sedangkan jika yang Anda miliki adalah sebuah toko online, Anda bisa menggunakan Rp.2.500.000,- tersebut untuk membiayai website Anda selama minimal 10 tahun! Sungguh menakjubkan, bukan?!

5.Faktor Media interaktif

Desain grafis, teks, image, suara, dan video di website mampu menampilkan informasi produk dan jasa dengan sangat lengkap dan menarik, tanpa memerlukan ongkos / biaya cetak brosur, atau melalui berbagai media massa lainnya. Sebagai contoh, untuk pengiklanan di radio, surat kabar atau televisi, semakin banyak informasi yang Anda masukkan pada media tersebut, semakin besar pula biaya yang harus Anda keluarkan. Sedangkan untuk website, jumlah informasi yang dapat Anda masukkan sangat banyak, bahkan tidak terbatas ( tergantung kapasitas hosting Anda ). Informasi yang Anda masukkan tersebut juga dapat diubah kapanpun sesuai dengan kebutuhan Anda, misalnya ketika ada peluncuran produk baru atau perubahan harga, dan lain sebagainya. Sehingga, website bersifat jauh lebih aktual dan interaktif, selain membantu Anda menghemat biaya Anda!

Contoh E-Commerce
Seluruh kegiatan jual-beli yang menggunakan internet sebagai media penghubungnya adalah kegiatan e-commerce. Untuk yang besar, anda bisa merujuk pada semakin besarnya toko online seperti Bhinneka, Lazada, Olx, Berniaga, Bejubel, Kaskus FJB, dan masih banyak sekali. Sekarang orang juga banyak yang menggunakan Facebook dan Twitter untuk mempromosikan produk mereka, dan hasilnya relatif efektif meningkatkan penjualan. Kegiatan e-commerce tidak hanya berupa transaksi jual beli di toko online, melainkan juga semua transaksi keuangan di bank yang memanfaatkan internet sebagai medianya.

Kesimpulan :

dalam era digital ini, sebagai seorang yang berwirausaha kita dituntut untuk mengikuti perkembangan zaman yang ada seperti memanfaatkan semua teknologi demi kepentingan berwirausaha, itu dikarenakan seiring berjalannya waktu dan perkembangan yang semakin pesat juga para pesaing yang semakin hari selalu menciptakan inovasi, teknologi juga berkembang dengan sangat cepat  sehingga kita sebagai wirausahawan harus melakukan kreasi dalam berwirausaha dengan menggunakan teknologi tersebut. Dimana kebutuhan masyarakat saat ini juga semakin meningkat  dan persaingan di dunia bisnis semakin ketat dan sulit. sehingga tidak heran banyak para wirausahawan sekarang yang mengikuti perubahan bisnis yang bukan hanya karena tuntutan jaman tetapi juga karena teknologi yang semakin harus mengubah bisnis keranah yang lebih baik lagi.

Contoh kasus :




Ahmad Zaky tak mengenal kata menyerah. Meskipun gagal dalam beragam usaha, ia tetap yakin pada dirinya. Mulai dari melamar pekerjaan ditolak, jualan mie ayam yang bangkrut hingga buka software yang gagal total. Ia mencoba lagi dan membuka usaha baru, buka lapak.com namanya. Ia pun sukses bersama lapak barunya ini pada usia 25 tahun.

Itulah sosok Achmad Zaky. Menurutnya, meraih sukses bukanlah semudah membalikkan telapak tangan. Perlu perjuangan, kesabaran, keberanian menanggung risiko, dan mengikuti perkembangan zaman.  

Pada tahun 2011, secara resmi bukalapak.com lahir. Saat itu, penduduk Indonesia sedang keranjingan media social dan belanja online. Zaky membaca peluang tersebut. Ia pun maju selangkah, bukan sekadar membuat website toko online, tapi lebih dari itu. Ia dan temannya Nugroho Herucahyono pun merintis start up Bukalapak.com.

Ia membuka website e-commerce berbasis marketplace consumer-to-consumer (C2C) untuk membantu Usaha Kecil Menengah (UKM) menjual barang dagangannya. Siapa saja bisa buka usaha di platform ini. Itulah layanan online marketplace. Awalnya ia mengajak pedagang-pedagang di mall bergabung, tapi ditolaknya. Ia pun kemudian mengajak pelaku usaha kecil.

Perlahan tapi pasti, bisnis Zaky bersama rekannya pun semakin bersinar. Bukalapak semakin dikenal oleh khalayak luas. Jumlah karyawannya pun semakin bertambah dari 6 karyawan hingga pada tahun 2015 tercatat total karyawan BL (sebutan akrab Bukalapak) mencapai 90 orang.

Begitu pun dengan jumlah pengunjung, situs tersebut telah dikunjungi jutaan orang per harinya. Sedangkan, total pelapaknya sendiri telah mencapai lebih dari 500 ribu pelapak. Dari berbagai jenis usaha atau dagangan UKM ada di sini, dari jualan pakaian hingga makanan dan pelapaknya dari Aceh hinga Papua.

Prestasi Zaky telah membuatnya masuk ke dalam daftar 10 pengusaha muda di bawah 30 tahun yang paling berpengaruh di Asia Tenggara. Pada tahun 2014, nilai transaksi Bukalapak mencapai US$ 80 juta atau sekitar 1 triliun rupiah.

Atas prestasinya tersebut, pada 21 Juli 2016, Zaky mendapat Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya yang diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Jambi. Menurut keterangan resmi Bukalapak, tanda kehormatan ini  diserahkan bertepatan dengan Hari Koperasi ke-69.

Tak hanya itu, pada tahun yang sama, ia juga menyabet penghargaan The Loyalty and Engagement Awards 2016, kategori The Best Use of Consumer Insight/Data Analytics dan The Best Use of Mobile, yang didapatkan di Singapura.


Itulah hasil perjuangan anak lulusan ITB. Zaky kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) yang mengambil jurusan Teknik Informatika pada tahun 2004. Peraih IPK 4.00 pada semester pertama ini sering mempraktikkan ilmunya dengan freelance membuat program software untuk dijual ke perusahaan-perusahaan.

Kecintaannya kepada dunia computer dan internet sudah mulai muncul saat kecil. Seelumnya, Zaky saat di sekolah menengah, ia  mengikuti Kompetisi Komputer di Olimpiade Sains Nasional (OSN) mewakili sekolahnya, SMA Negeri I Solo. 

Pria kelahiran  Sragen, 24 Agustus 1986 ini, ternyata sejak SD sudah menaruh minat di dunia Komputer. Sang ayah sering membelikannya komputer dan juga buku-buku untuk pemrograman. Hal itulah yang kemudian ia ingat dan praktikan. 
Pebisnis e-commerce Indonesia pertama yang sukses dan berjaya di Asia Tenggara tersebut adalah Achmad Zaky, sang pemimpin bukalapak.com. Pada tahun 2014 kemarin, marketplace e-commerce Bukalapak ditaksir telah mencatatkan transaksi yang mencapai US$80 juta atau sekitar Rp 1 Triliun lebih. Dengan pencapaian ini ia dinobatkan sebagai pengusaha muda paling berpengaruh di Asia Tenggara.
Dalam tiga tahun belakangan ini Bukapalak memang terus menunjukkan tren pertumbuhan dan berkembang yang signifikan sejak berdirinya pada tahun 2010. Pada awal berdirinya itu, Bukalapak yang dijalankan dari sebuah garasi kecil kini telah menjadi situs e-commerce paling populer di Indonesia dengan kunjungan lebih dari satu juta orang setiap harinya. Meski hanya bergerak pada bisnis C2C (Costumer to Costomer), Bukalapak telah memiliki lebih dari 200 penjual dan dukungan investor yakni Gree Ventures, Batavia, 500 Startups, dan Emtek Group.
Menurut Zaky, perkembangan Bukalapak tak lepas dari tren pasar e-commerce Indonesia yang terus bertumbuh. Kondisi ini juga didorong oleh pengguna #internet yang lebih dari 82 juta orang, atau sekitar 30 persen dari jumlah total penduduk Indonesia. Karena pertumbuhan ini, Zaky pun yakin untuk menarget Bukalapak untuk bisa naik delapan kali lipat pada tahun ini.

Daftar Pustaka :

Lim, Jeffrey B.Comp, M.C.S. 2009. E-commerce vs konvensional. Diambil dari: http://limpingen.com/index.php/blog/10-e-commerce/12-e-commerce-vs-bisnis-konvensional (24 mei 2018)

Saptiawan, Awan. 2000. E-commerce dan bisnis. Diambil dari: https://awansaptiawan.wordpress.com/about/ (23 mei 2018)

Kurniawan, Edi. 2016. pengertian dan perbedaan E-commerce dan E-business. Diambil dari: https://ediwordpressblog.wordpress.com/2016/02/22/pengertian-dan-perbedaan-e-commerce-dan-e-business/ (23 mei 2018)


cara jitu sukses dalam pemasaran

CARA JITU SUKSES DALAM PEMASARAN


KELOMPOK @Startup-K05
PROYEK @Proyek-K10
PENULIS:
l (@K14-Aditya)
l (@K25-Hendra)
l (@K05-Frais)


ABSTRAK 
Suatu proses sosial pada individu dan kelompok yang membutuhkan, menginginkan sebuah produk dan nilai.

KATA KUNCI
 kegiatan pemasaran, merencanakan dan mempertahankan

PENDAHULUAN
     
     Menurut Kotler (2004:7), “Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial yang didalam individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain.” Dan sedangkan menurut
Menurut Downey (2002:3), ”Pemasaran didefenisikan sebagai telaah terhadap aliran produk secara fisik dan ekonomik dari produsen melalui pedagang perantara sampai ke tangan konsumen”.

PEMBAHASAN

     Dengan pemasaran perusahaan berusaha menghasilkan laba dari penjualan barang dan jasa yang diciptakan untuk membeli kebutuhan pembeli. Maka dengan adanya cara jitu mempertahankan pemasaran dengan baik adalah dengan memilik konsep pemasaran agar memberikan kepuasan tersendiri terhadap keinginan dan kebutuhan konsumen, apalagi kebutuhan adalah segala sesuatu yang dibutuhkan manusia untuk mempertahankan hidup serta untuk memperoleh kesejahteraan dan kenyamanan. Kebutuhan juga merupakan keinginan manusia terhadap benda atau jasa yang dapat memberikan kepuasan jasmani maupun kebutuhan rohani. Mari kita lihat konsep pemasarannya:

Ø Membuat suatu produk yang mudah digunakan bagi penggunannya
Ø Harga terjangkau dan
Ø Produk tidak mudah rusak

Ada juga pokok pemasaran yang disusun dari konsep pemasarannya yaitu:

ü Orientasi konsumen
ü Volume penjualan yang menguntungkan dan
ü Harus mngontrol semua kegiatan pemasaran dalam perusahaan.
Intinya konsumen senang. Selain itu adapun perencanaan untuk menghindari kebangkrutan atau meminimalisir kesalahan yang terjadi di pemasaran.

1. Melakukan analisis situasi

     Analisis yang dilakukan dalam tahap ini adalah analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Ini merupakan kegiatan yang harus secara rutin mengevaluasi status setiap kegiatan pemasarannya supaya apakah ada kendala atau tidak.


2. Menetapkan tujuan / sasaran

     Tujuan haruslah dirumuskan secara spesifilk dan mengidentifikasi tingkat kinerja para karyawan yang diharapkan untuk menjadi berkualitas dan profesional pada masa yang datang, dengan mempertimbangkan realitas masalah dan peluang lingkungan serta kekuatan dan kelemahan perusahaan.

3. Menyusun strategi dan program kerja

     Dalam menyusun strategi sangatlah berkaitan dengan tujuan pemasaran sendiri. Maka sebelum memulai atau telah berjalannya pemasaran, tidak salah untuk membuat strategi yang matang sehingga akan menjadi pedoman bagus bagi pemasaran dan hasil dari perencanaan strategi pemasaran yang berfokus pada konsumen dapat menghasilkan sebuah keunggulan bersaing yang baik.

CONTOH KASUS



     Setelah tahun lalu meraih predikat "The Inspiring Marketer" lewat anugerah Properti Indonesia Award (PIA) 2014, tahun ini Direktur PT Modernland Realty Tbk Andy K. Natanael kembali meraih penghargaan serupa. Di ajang Golden Property Awards 2015 di Jakarta, Rabu (26/8/2015), Andy menerima penghargaan "Most Influential Property Figure in Marketing". Penghargaan tersebut menggenapkan deretan prestasi Andy sebelumnya. Sebelumnya, pada 2013 lalu, Andy juga menerima penghargaan "Innovative Property Marketer" pada HousingEstate Green Property Awards (GPA) 2013. Sebelumnya, pada 20 Juni 2013, dia juga meraih penghargaan "Pemasar Properti Profesional Terbaik" dari Majalah Property & Bank. Andy meraih penghargaan tersebut berkat prestasinya dalam memasarkan produk-produk properti yang digawanginya, mulai residensial hingga komersial. Menurut dia, inovasi, ide atau strategi dalam sebuah bisnis, apapun bisnisnya, akan terus muncul dan mewarnai berjalannya sebuah bisnis. "Ketiga hal itu harus kita miliki kalau memegang jabatan pemimpin, sekalipun inovasi, ide dan strateginya berbeda dengan orang lain. Yang terpenting, harus ambil resiko ketika ketiganya sudah dijalankan selama proses bisnis berjalan," kata Andy kepada KOMPAS.com, Minggu (29/8/2015). Andy mengaku tak sungkan membagikan rahasia dan taktik menjual produk-produk propertinya yang gampang terjual dalam hitungan jam. Baginya, membantu orang lain sukses membawa kebahagiaan tersendiri, apalagi membawa seluruh timnya meraih kesuksesan seperti pada akhir 2014 lalu.  Saat itu, Modernland Realty berhasil membukukan penjualan Rp3,4 triliun atau 90% dari target yang ditetapkan. Perlu dicatat, tahun 2014 bukanlah tahun yang mudah. Terjadi perlambatan pertumbuhan bisnis properti dipengaruhi oleh berbagai hal, terutama suhu politik. Tak hanya itu. Modernland Realty bahkan masuk dalam daftar peringkat 5 besar "Fastest Growing Company", yaitu perusahaan dengan pertumbuhan kinerja paling baik versi majalah Fortune Indonesia pada 2013 dan menduduki peringkat 1 pada 2014. Setelah sukses memasarkan produk di Tangerang, Andy saat ini tengah menggenjot pengembangan dan pembangunan Jakarta Garden City (JGC). Dua produk properti terbarunya di kawasan itu sudah mulai diperkenalkan dan dipasarkan, yaitu rumah toko dan kantor (ruko) dan hunian.


KESIMPULAN

    Dari pembahasan artikel ini kita dapat mengambil suatu kesimpulan bahwa untuk dapat memenangkan persaingan dalam pemasaran, harus mengetahui situasi apa yang sedang dialami oleh perusahaan sebelum menentukan strategi apa yang cocok digunakan untuk menghadapi situasi yang tidak menguntungkan.



DAFTAR PUSTAKA

Sanjaya, Ade. 2015. Pengertian Pemasaran Menurut Definisi Para Ahli, Diambil dari: http://www.landasanteori.com/2015/07/pengertian-pemasaran-menurut-definisi.html (2 juni 2018)

Ariandi, Eka, 2007. Perbedaan Konsep Penjualan dan Konsep Pemasaran. Diambil dari: https://toffeedev.com/perbedaan-konsep-penjualan-dan-konsep-pemasaran/ (2 juni 2018)

Saidi, Muhammad. 2014. Teori Kebutuhan Menurut Maslow, Gardner Murphy, Erichh Fromm, Knowles, Henry Murray, Jean Waston, Virginia Henderson, dan McClelland. Diambil dari: http://saidibindarwan.blogspot.com/2014/08/teori-kebutuhan-menurut-maslow-gardner.html# (2 juni 2018)


Design, Arlina. 2015. 6 Konsep Pemasaran. Diambil dari: http://www.ilmu-ekonomi-id.com/2018/03/6-konsep-pemasaran.html (2 juni 2018)