Tampilkan postingan dengan label @STARTUP-M05. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @STARTUP-M05. Tampilkan semua postingan

Juli 04, 2019

Manajemen Bisnis

ABSTRAK


Banyak orang mengatakan bahwa “Ide atau gagasan” mahal harganya. Tentunya

tidak sembarang ide, tetapi ide yang mempunyai nilai komersial dan ide itu ditulis dalam suatu rencana usaha atau rencana bisnis. Sebenarnya banyak orang mempunyai ide cemerlang, ide yang hebat-hebat serta mempunyai nilai komersial tinggi tetapi ide itu tetaplah hanya sekedar ide bahkan hanya sekedar impian yang numpang lewat, karena ide yang hebat tadi tidak pernah ditulis atau dikomunikasikan kepada pihak lain ataupun diimplementasikan.

Komunikasi Dalam Kepemimpinan

Abstrak

Komunikasi adalah usaha mendorong orang lain menginterprestasikan pendapat seperti apa yang dikehendaki oleh orang yang mempunyai pendapat tersebut. Komunikasi senantiasa muncul dalam proses organisasi.

Juni 21, 2019

Manajemen Bisnis dan Fungsinya


ABSTRAK
            Bisnis adalah seluruh kegiatan yang diorganisasikan oleh orang-orang di dalam bidang perindustrian. Teori manajemen banyak ragamnya, demikian pula fungsi-fungsinya, dari yang sangat sederhana sampai yang kompleks maka dari itu dibuat model manajemen dalam suatu organisasi. Artikel berikut akan membahas mengenai manajemen dan fungsinya

Manajemen Bisnis

Oleh: Dwi Arif Rahman

Assalamualaikum Wr.Wb


Bisnis merupakan kegiatan yang dapat memberikan banyak keuntungan bagi kamu yang dapat menejemen bisnisnya dengan baik. Lantas apakah kalian tahu pengertian manejemen bisnis dan strategi yang harus di jalankan untuk memulai suatu bisnis? mari kita pelajari sama-sama.

Menjadi Pemimpin Dengan Komunikasi Yang Baik

Oleh: Dwi Arif Rahman (@M14-DWI)


Assalamualaikum Wr. Wb



Komunikasi adalah "suatu proses di mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain"

Juni 19, 2019

Pentingnya Manajemen Dalam Organisasi Bisnis


Oleh : Aris Akbar Setiawan (41618010012)

Abstrak
Setiap organisasi memiliki berbagai sumber daya yang harus dikelola oleh manajemen yang  profesional agar sumber daya tersebut dapat memberikan konstribusi yang paling maksimal terhadap pencapaian tujuan organisasinya. Secara definisi, Manajemen dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan (termasuk perencanaan dan pembuatan keputusan, pengorganisasian, pimpinan dan pengendalian) yang diarahkan pada sumber daya organisasi (tenaga kerja, keuangan, fisik dan informasi) yang bertujuan untuk mencapai sasaran organisasi dengan cara yang efisien dan efektif  (Menurut R.W. Griffin dalam bukunya yang berjudul Management, 2013:5).

Pengertian Manajemen menurut para Ahli
  • Pengertian Manajemen menurut Sawaldjo Puspopranoto (2006:99), Manajemen adalah Proses untuk mencapai tujuan organisasi dengan bekerja bersama dan melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
  • Pengertian Manajemen menurut Malayu S.P. Hasibuan (2000:2), Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efiesien untuk mencapai satu tujuan.
  • Pengertian Manajemen menurut T. Hani Handoko (2000:10), Manajemen adalah bekerja dengan orang-orang untuk menentukan, menginterpretasikan, dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, penyusunan personalia, pengarahan, kepemimpinan dan pengawasan.
  • Pengertian Manajemen menurut Richard L. Daft (2002:8), Manajemen adalah pencapaian sasaran-sasaran organisasi dengan cara yang efektif dan efisien melalui perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian sumber daya organisasi.

Pentingnya Manajemen
Manajemen dibutuhkan oleh semua organisasi, karena tanpa ma­najemen, semua usaha akan sia-sia dan pencapaian tujuan akan lebih sulit. Ada tiga alasan utama diperlukannya manajemen :

Untuk mencapai tujuan. Manajemen dibutuhkan untuk menca­pai tujuan organisasi dan pribadi. 
Untuk menjaga keseimbangan di antara tujuan-tujuan yang sa­ling bertentangan. Manajemen dibutuhkan untuk menjaga ke­seimbangan antara tujuan-tujuan, sasaran-sasaran dan kegiatan-kegiatan yang saling bertentangan dari pihak-pihak yang berke­pentingan dalam organisasi, seperti pemilik dan karyawan, ma­upun kreditur, pelanggan, konsumen, supplier, serikat kerja, assosiasi perdagangan, masyarakat dan pemerintah. 
Untuk mencapai efisiensi don efektivitas. Suatu kerja organisasi dapat diukur dengan banyak cara yang berbeda. Salah satu cara yang umum adalah efisiensi dan efektivitas. 

Efisiensi dan Efektivitas
Dua konsepsi utama untuk mengukur prestasi kerja (perfor­mance) manajemen adalah efisiensi dan efektivitas. Efisiensi adalah kemampuan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dengan benar. Ini merupakan konsep matematik, atau merupakan perhitungan ratio antara keluaran (output) dan masukan (input). Seorang manajer efi­sien adalah seseorang yang mencapai keluaran yang lebih tinggi (hasil, produktivitas, performance) dibanding masukan-masukan (tenaga kerja, bahan, uang, mesin, dan waktu) yang digunakan. Dengan kata lain, manajer yang dapat meminimumkan biaya penggunaan sumber daya-sumber daya untuk mencapai keluaran yang telah ditentukan disebut manajer yang efisien. Atau sebaliknya, manajer disebut efi­sien bila dapat memaksimumkan keluaran dengan jumlah masukan yang terbatas.

Efektivitas merupakan kemampuan untuk memilih tujuan yang tepat atau peralatan yang tepat untuk pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Dengan kata lain, seorang manajer efektif dapat memilih pekerjaan yang harus dilakukan atau metoda (cara) yang tepat untuk mencapai tujuan.

Menurut ahli manajemen Peter Drucker efektivitas adalah mela­kukan pekerjaan yang benar (doing the right things) , sedang efisiensi adalah melakukan pekerjaan dengan benar (doing things right). Bagi para manajer, pertanyaan yang paling penting adalah- bukan bagai­mana melakukan pekerjaan dengan benar, tetapi bagaimana menemu­kan pekerjaan yang benar untuk dilakukan, dan memusatkan sumber daya dan usaha pada pekerjaan tersebut. Seorang manajer yang ber­sikeras untuk memproduksi hanya mobil-mobil besar, sedang permin­taan masyarakat justru ditujukan pada mobil-mobil kecil adalah ma­najer yang tidak efektif, walaupun produksi mobil-mobil besar terse­but dilakukan dengan efisien.

Fungsi-fungsi Manajemen dalam Organisasi

Fungsi-fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan.  Adapun fungsi-fungsi manajemen yaitu antara lain :
1.  Planning (perencanaan) adalah sesuatu yang dinyatakan hari ini untuk mencapai tujuan atau dengan kata lain bagaimana menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
2.   Organizing (pengorganisasian) adalah fungsi manajemen bagaimana mengatur semua sumber daya baik manusia maupun fisik agar tersusun secara sistematis berdasarkan fungsinya masing-masing.
3.  Staffing (penyusunan staf) adalah fungsi manajemen yang berhubungan dengan penyusunan personalia mulai dari recruitmen, peletakan, training, dan pengembangan serta penempatan dan pemberian orientasi pada karyawan dalam lingkungan kerja yg menguntungkan dan produktif, pada intinya meletakan orang yang cocok sesuai pada posisi yang tepat.
4.   Directing (pengarahan) adalah fungsi manajemen dalam hal pengarahan lebih menekankan pada upaya untuk meningkatkan efektivitas dan efesiensi kinerja dengan optimal.
5.   Controlling (pengendalian/pengawasan) adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan dengan cara mengevaluasi keberhasilan dan target dengan cara mengikuti standar indikator yang sudah ditetapkan, melakukan klarifikasi dan koreksi terhadap penyimpangan yang ditemukan dan memberi alternatif solusi yang mungkin bisa mengatasi masalah yang terjadi.

Kesimpulan

Jadi Kesimpulan yang dapat di ambil dalam kita menjalankan sebuah Organisasi untuk Berbisnis 

adalah dengan kita mengetahui bagaimana pentingnya sebuah manajemen itu sendiri. Manajemen yang baik dapat menentukan sebuah sukses atau tidaknya Organisasi bisnis, jika manajemen yang dilakukan itu sesuai dengan target, dan jika tidak sesuai tidak menutup kemungkinan akan berakibat buruk bagi berlangsungnya sebuah organisasi bisnis. Sehingga Manajemen menjadi sangat vital.

Daftar Pustaka

Juni 14, 2019

Pemanfaatan Pemodelan Bisnis

Abstrak

“Memulai usaha itu yang penting nekat! Urusan lain, bisa diselesaikan belakangan sambil berjalan.” Mungkin kamu yang sedang berniat memulai usaha kecil-kecilan seringkali mendengar kalimat serupa dari banyak orang. Akan tetapi, ingatlah bahwa dengan perencanaan awal yang baik, kamu sudah melewati setengah dari pertempuran! Karena itu, perencanaan bisnis yang matang dengan membuat model bisnis adalah satu hal yang penting kamu lakukan.

Untuk menghasilkan model bisnis yang efektif, salah satu metode yang bisa kamu gunakan adalah dengan membuat Business Model Canvas (BMC). BMC sendiri adalah sebuah konsep bisnis yang diinisiasi oleh Alexander Osterwalder, seorang entrepreneur yang berasal dari Swiss. Dengan mengisi sambil menganalisa 9 blok yang ada pada BMC, kamu pun dapat merancang model bisnis secara matang.
Pemodelan Proses Bisnis adalah lintas fungsional, biasanya penggabungan pekerjaan dan dokumentasi lebih dari satu departemen dalam sebuah organisasi atau perusahaan.
Dalam situasi lebih rumit, Pemodelan Proses juga dimasukan pada aktivitas proses eksternal pada organisasi dan sistem yang dimasukkan ke dalam sebuah proses primer / utama.
Dalam organisasi besar Pemodelan Proses Bisnis cenderung dianalisis dan direpresentasikan secara lebih rinci dari pada di organisasi kecil, karena skala dan kompleksitasnya lebih besar.

Manfaat Pemodelan Proses Bisnis
adalah untuk memudahkan pemahaman alur proses secara terintegrasi

TUJUAN PEMODELAN PROSES BISNIS
adalah untuk mendefiniskan langkah langkah yang harus diambil untuk mencapai suatu tujuanModel

Diafragma Model Proses Bisnis adalah alat untuk mencapai sebuauh tujuan, dan bukan hasil kinerja dari suatu proses.
Hasil akhir diagram proses bisnis ini adalah melakukan perbaikan pada cara proses bisnis itu bekerja.


Fokus perbaikan Diagram Proses Bisnis adalah pada ‘nilai plus(+)’ yang membuat layanan pelanggan dan pengalaman yang lebih baik ke customer, serta mengurangi waktu atau usaha yang terbuang.
Peluang bisnis merupakan dasar penyusunan sebuah model bisnis, tanpa peluang bisnis tidak dapat disusun sebuah model bisnis. Setelah memiliki peluang bisnis, ada beberapa parameter utama untuk menyusunnya yang perlu diperhatikan.

Target Pasar atau Pelanggan 
Segmentasi pelanggan harus diperkirakan sebagai yang pertama dalam sebuah model bisnis, siapa saja yang akan menjadi target pasar perlu ditetapkan diawal, biasanya yang akan menjadi referensi dalam menyusunnya adalah hasil survei pemasaran, atau melakukan sendiri penelitian pasar hingga ke wallet size dari pelanggan.

Unique Value Proposition (UVP)
Secara paralel ketika menetapkan target pasar atau pelanggan bisa mulai dipikirkan apakah nilai tambah dari produk atau jasa yang akan ditawarkan kepada calon pelanggan atau target market yang dituju, UVP merupakan hal yang utama dalam sebuah model bisnis yang harus bisa ditemukan dengan cerdas, sebab inilah yang akan memenangkan persaingan melawan pesaing-pesaing yang ada. Bila selalu melakukan bisnis seperti biasa tanpa ada UVP, maka dengan mudah sebuah bisnis akan merosot atau bahkan tidak akan tampil kepermukaan sekalipun.

Channel
Bagaimana sekarang menyampaikan UVP kepada pelanggan yang ditargetkan? Butuh channel untuk sampai kesana, butuh jalur pemasaran menuju kepada pelanggan, tanpa dipikirkan salurannya maka tidak akan terjadi sebuah bisnis. Sebagus apapun nilai tambah yang dimiliki atau setepat apapun nilai yang dibutuhkan pelanggan akan menjadi sia-sia tanpa channel kepada pelanggan. Saluran ini bisa berarti saluran distribusi ataupun saluran pemasaran, untuk saluran distribusi membutuhkan pengaturan yang efisien dan efektif sebelum bisnis dijalankan. Saluran pemasaran juga dapat bersifat off line maupun online, di era digital ini pemasaran online merupakan channel yang murah dan efektif untuk menjadi saluran pemasaran sampai kepada pelanggan.

Key Partner
Dalam berbisnis diperlukan juga partner agar terjadi sinergi untuk melaksanakan sebuah bisnis, kerjasama seperti ini disebut cooperation yang biasanya dilakukan karena hubungan saling membutuhkan. Sebagai contoh penyelia, pemerintah, perbankan dan banyak lagi adalah partner yang dibutuhkan. Kerjasama bukanlah terjadi antara keduabelah pihak yang saling membutuhkan saja, namun keduabelah pihak yang bersaing juga dapat menjadi partner, misalnya kantor Akuntan dengan kantor Akuntan, kerjasama keduanya dimungkinkan saat hendak mengerjakan proyek yang ber skala besar dan dibutuhkan sumberdaya yang bisa dipenuhi dengan kerjasama antar pesaing.

Key Resources
Penting juga dalam sebuah model bisnis dipikirkan bagaimana sumber daya yang diperlukan dapat diperoleh dan selalu cukup untuk target pasar yang ditetapkan, bila tidak diantisipasi maka akan kesulitan juga bila terjadi kekosongan sumber daya. Hal ini termasuk sumber daya manusia, bahan untuk produksi, atau bahan yang akan diolah untuk jasa perusahaan, seperti data, berita adalah bahan yang diperlukan untuk perusahaan media.

Aktifitas Utama
Setelah  lima hal pertama dalam sebuah model bisnis dimiliki maka sudah bisa disiapkan aktifitas utama dari bisnis yang akan dikerjakan, aktifitas ini tentulah berkaitan dengan sumberdaya manusia, modal, peralatan, berkaitan juga dengan struktur organisasi, berkaitan juga dengan rencana kerja yang menjadi agenda untuk dilakukan dalam pelaksanaan bisnis.

Revenue Stream
Penyusunan model bisnis tentunya tidak lepas juga dari menghitung pendapatan yang akan diterima, analisa keuangan bisnis dalam hal ini termasuk juga bagaimana penetapan harga dan strategi lainnya agar pendapatan dapat disesuai dengan target yang ditetapkan.

Cost Stream
Menghitung pendapatan tentulah tidak terlepas dari sisi biaya yang akan dikeluarkan, perhitungan yang tepat juga kunci yang akan dilihat apakah sebuah model bisnis akan dijalankan atau tidak, bila besarnya biaya tidak sesuai tentunya sangat sulit sebuah model bisnis dapat dijalankan.

Relationship
Yang terakhir parameter dalam model bisnis adalah menentukan bentuk-bentuk membangun hubungan dengan pelanggan sesuai dengan tingkatannya. Pelanggan dalam tingkat pelanggan lama dan sudah repeat order tentu memiliki perbedaan cara memelihara relationship dibandingkan dengan pelanggan yang baru saja menjadi pelanggan atau masih menjadi calon pelanggan.

Model bisnis yang mempertimbangkan delapan parameter di atas akan membuat berhasil sebuah peluang bisnis, namun tentulah kelengkapan data, informasi dan ketekunan serta kerja keras untuk menjalankannya adalah hal lain yang patut dimiliki juga untuk berhasil.

Daftar Pustaka:
•http://blj.co.id/2014/07/31/pentingnya-model-bisnis/
•http://kharismamdanai1.blogspot.com/2011/02/model-bisnis-apa-dan-mengapa-penting.html?m=1
•https://www.langkahawal.com/pentingnya-model-bisnis/
•https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-pemodelan-proses-bisnis-menurut-para-ahli/

Mei 19, 2019

Jenis-jenis Bisnis dan Pemodalannya


Abstrak:
Hingga saat ini, masih banyak yang bertanya manakah bisnis yang paling menguntungkan? Apakah bisnis konvensional dengan cara lama (offline) atau bisnis yang menggunakan digital (online) yang sedang naik daun saat ini? Terutama di Indonesia ini. Juga beberapa orang masih memikirkan untuk modal dalam menjalankan bisnisnya. Memang modal sangat berpengaruh terhadap bisnis seseorang, tetapi saat ini banyak cara untuk mendapatkan modal untuk menjalankan bisnis.
Kata kunci: macam-macam bisnis dan modal

Pengertian Bisnis
·         Pengertian Bisnis Dalam Ilmu Ekonomi, bisnis ialah suatu organisasi yang kegiatannya berupa menjual barang ataupun jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba (Keuntungan).

Mei 10, 2019

Bisnis Konvensional, Nirlaba dan E-commerce


Oleh: Dwi arif rahman (41618010010)


Bisnis Konvensional
Konvensional atau yang lebih sering dikenal dengan bisnis offline adalah kegiatan atau
transaksi jual-beli yang dilakukan secara langsung, bertatap muka antara penjual dengan
pembeli.

Kelebihan dalam bisnis konvensional :
1.       Pembeli langsung dapat melihat produk yang akan dibeli sehingga pembeli tidak merasa rahgu akan produk yang akan dibeli, pembeli juga dapat memilih produknya sendiri.
2.       Umumnya bisnis konvensional memiliki tempat atau kios sendiri sehingga pembeli dapat mengunjungi kios dan dapat secara langsung bertemu dengan penjual.
3.       Memiliki banyak stok sehingga apabila sewaktu-waktu pembeli ingin membeli produk, mereka tidak perlu waktu yang lama untuk mendapatkan produk tersebut.
4.       Terjamin, karena selain dapat melihat barang secara langsung, pembeli juga dapat mengetahui penjual secara langsung  (face to face), sehingga tindakan penipuan minim terjadi.

Kekurangan dalam bisnis konvensional :
1.       Lingkup pemasarannya terbatas, jika ingin memperluas lingkup pemasaran, maka harus membuka cabang di daerah.
2.       Membutuhkan modal yang cukup besar karena biasanya bisnis konvensional memerlukan tempat untuk memasarkan produknya.
3.       Memerlukan banyak stok, ini juga berpengaruh terhadap modal yang dikeluarkan sehingga modal menjadi bertambah.
4.       Apabila pembeli ingin membeli barang, maka harus pergi ke toko tempat dijualnya barang tersebut.

Bisnis waralaba

waralaba adalah waralaba jika dalam bahasa Inggris yaitu dari kata “Franchising” dan jika dalam bahasa Francis yaitu “Franchise”, Merupakan hubungan bisnis atau usaha antara pemilik merek, produk maupun sistem operasioal dengan pihak kedua yang berupa pemberian izin dari pemakaian merek, produk dan sistem operasional dalam jangka waktu yang telah di tentukan sebelumnya.
Atau definisi lain dari waralaba adalah bentuk kerjasama bisnis atau usaha dengan memakai prinsip kemitraan, sebuah perusahaan yang sudah mapan baik itu dari segi sistem manajemennya, keuangannya maupun dari marketingnya serta adanya merek dari produk perusahaan yang sudah dikenal oleh masyarakat luas, dengan perusahaan ataupun individu yang memakai merek dari produk maupun sistem tersebut itulah yang disebut dengan waralaba

Keuntungan Waralaba
·         Manajemen bisnis telah terbangun
Bisnis waralaba memberikan keuntungan untuk berbisnis di bawah bendera bisnis lain yang sudah memiliki reputasi yang bagus. Ide, penamaan dan manajemen suatu bisnis telah di uji coba sebelumnya dan siap untuk di implementasikan pada lokasi yang baru.
·         Sudah dikenal masyarakat
Pemasaran bisnis waralaba cenderung lebih mudah, karena bisnis sebelumnya lebih terdahulu di kenal masyarakat. Dengan kata lain, biaya dan tenaga yang diperlukan untuk membangun reputasi bisnis tersebut jauh lebih sedikit dibandingkan dengan membangun bisnis baru.
·         Manajemen finansial yang lebih mudah
Investor cenderung lebih suka untuk memberikan modal pada bisnis yang telah kokoh dari segi finansial dan jaringan pemasaran. Dengan menggunakan bisnis waralaba, sistem manajeman finansial telah di tetapkan oleh pemilik waralaba utama, sehingga kita tidak perlu dipusingkan lagi dengan manajemen finansial seperti membangun bisnis baru.
·         Kerjasama bisnis telah terbangun
Orang yang membeli waralaba bisa mendapatkan keuntungan kerjasama yang telah terbangun sebelumnya oleh pemilik waralaba. Contohnya kerjasama dengan pemasok bahan baku, pihak periklanan dan juga pemasaran.

2. Kekurangan Bisnis Waralaba
·         Kurang kendali
Salah satu kekurangan dari bisnis waralaba adalah kurangnya kendali dari pembeli waralaba terhadap bisnisnya sendiri, karena semua sistem telah ditentukan oleh pemilik waralaba. Sehingga ruang gerak pembeli waralaba sangat terbatas. Ide-ide untuk berkreatifitas pun terkadang tidak bisa diaplikasikan, karena adanya perjanjian-perjanjian khusus.
·         Sangat terikat dengan supplier
Untuk mendapatkan keuntungan yang mencukupi, tentunya setiap pengusaha menginginkan modal yang kecil. Salah satu caranya adalah mencari supplier yang murah. Dengan menggunakan sistem waralaba, pihak pemasok barang pun telah ditentukan. Sehingga kita tidak bisa memilih lagi supplier yang lebih murah.
·         Ketergantungan pada reputasi waralaba lain
Salah satu kekurangan terbesar dari waralaba adalah tergantungnya reputasi waralaba terhadap waralaba yang lain. Jika waralaba yang lain melakukan kesalahan yang mengakibatkan rusaknya reputasi, maka hal ini juga akan mempengaruhi waralaba yang anda kelola.
·         Biaya waralaba
Pihak pemilik waralaba akan mengajukan biaya awal untuk membeli perjanjian waralaba. Kemudian biaya lanjutan untuk pelatihan dan dukungan bag.

Bisnis e-commerce

Perdagangan elektronik (Electronic commerce atau e-commerce ) yaitu penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektonik seperti internet, televisi, website, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Sedangkan E-Commerce menurut Kalakota dan Whinston (1997) dapat ditinjau dalam 4 perspektif berikut: Dari perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer atau melalui peralatan elektronik lainnya.
Dari perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi dari teknologi yang menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.
Dari perspektif layanan, E-Commerce merupakan suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan layanan pengiriman.
Dari perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual barang ataupun informasi melalui internet dan sarana online lainnya.

DAFTAR PUSTAKA
·         Rizky, 2016 “pengertian e-commerce”. https://sanirizky.wordpress.com/2016/04/24/pengertian-proses-bentuk-bisnis-e-commerce/ (diakses 6 may 2019)
·         Budi, 2019 “pengertian bisnis online dan bisnis konvensional”. https://www.budiwahono.com/pengertian-bisnis-online-dan-bisnis-konvensional/ (diakses 6 may 2018)

Berwirausaha Kreatif dan Inovatif

oleh: Dwi arif rahman


Arti dari kata ‘kreatif’ sendiri adalah menciptakan sesuatu yang berbeda dari yang lain, atau menghubungkan hal-hal yang tadinya tidak berhubungan. Sedangkan arti dari kata ‘inovatif’ adalah menciptakan sesuatu yang belum pernah ada menjadi ada atau menciptakan sesuatu yang sama sekali berbeda. Hal-hal itulah yang sejatinya diperlukan para wirausahawan. Yang dimaksud dengan wirausahawan adalah pengusaha, tetapi tidak semua pengusaha adalah wirausahawan. Wirausahawan adalah pionir dalam bisnis, inovator, penanggung resiko yang mempunyai penglihatan visi ke depan dan memiliki keunggulan dalam berprestasi di bidang usaha. Fungsi kreativitas dalam proses inovasi merupakan pembangkitan ide yang menghasilkan penyempurnaan efektivitas dan efisiensi pada suatu sistem.

Ada dua aspek penting pada kreatifitas yaitu proses dan manusia. Proses yang berorentasi tujuan, yang di desain untuk mencapai solusi suatu permasalahan. Sedangkan manusia merupakan sumber daya yang menentukan solusi. Proses tetap sama, namun pendekatan yang digunakan dapat bervariasi. Antara wirausahawan yang satu dan yang lainnya pastilah melakukan cara atau strategi yang berbeda-beda dalam membangun bisnisnya. Cara atau strategi inilah yang menentukan hasil akhir yang dihasilkan. Semakin kreatif orang tersebut menggunakan peluang yang ada, maka semakin baik pula hasil dari bisnis yang mereka jalankan.

Namun memang dalam berpikir kreatif tidaklah semudah yang dibayangkan. Bagi anak-anak mungkin kreatifitas masih sangat luas karena pemikiran mereka masih dibebaskan. Tetapi semakin bertambah dewasanya seseorang, kreatifitas seakan-akan telah dikotak-kotakkan dan hal ini menjadi hambatan untuk seseorang berpikir kreatif. Hambatan tersebut bisa berasal dari banyak hal dan faktor, seperti hambatan yang dibuat sendiri. Hal ini terjadi karena adanya pengaruh pendidikan dan budaya, misalnya 1+1 = 2, apabila ada jawaban yang berbeda maka akan dianggap salah atau aneh.

Hambatan lainnya adalah tidak berusaha menentang kenyataan atau menerima apa adanya, misalnya orang tersebut terpaku dengan apa yang telah mereka alami selama ini, tidak mau keluar dari batasan-batasan yang ada sebelumnya, dan terpaku pada peraturan-peraturan yang telah membelenggu. Atau hambatan lainnya adalah hambatan yang paling sering ditemukan, yakni takut dianggap aneh atau bodoh. Orang tersebut menjadi tidak berani mengeluarkan  ide atau pendapat yang sebenarnya sudah dipikirkan dan ada dalam benak pikirannya, dan orang tersebut juga tidak percaya diri bahwa ide yang ada dalam pikirannya adalah ide yang sesungguhnya memang benar.

Hambatan-hambatan tersebut hendaknya diminimalisir atau justru dihilangkan karena dalam berwirausaha, kreatifitas sangatlah dibutuhkan dan jangan sampai hambatan menjadi permasalahan yang membuat ide kreatif kita tidak berkembang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kreatifitas wirausaha merupakan kemampuan seseorang untuk menuangkan ide dan gagasan melalui berfikir kreatif menciptakan sesuatu yang menuntut pemusatan, perhatian, kemauan, kerja keras dan ketekunan.

Selain kreatif, hal lain yang diperlukan dalam berwirausaha adalah inovatif.  Dengan inovasi, wirausahawan menciptakan baik sumber daya produksi baru maupun pengelolahan sumber daya yang ada dengan peningkatan nilai potensi untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada menjadi ada.
Cara mengembangkan inovasi dapat dilakukan dengan berbagai cara, yang pertama adalah wirausahawan tersebut harus mengenali hubungan. Banyak penemuan dan inovasi lahir sebagai cara pandang terhadap suatu hubungan baru dan berbeda antara objek, proses, bahan, teknologi dan orang. Untuk membantu kreatifitas, kita dapat melakukan cara pandang kita terhadap hubungan kita dengan lingkungan alam sekitar. Orang yang kreatif akan memiliki hubungan intuisi tertentu untuk dapat mengembangkan dan mengenali hubungan yang baru. Selain itu untuk dapat melakukan kreativitas agar dapat berimajinasi  yang inovatif gunakanlah otak bagian kanan, sedangkan otak bagian kiri digunakan untuk bekerja. Proses kreativitas yang inovatif meliputi pemikiran logis dan analitis terhadap pengetahuan, evaluasi dan tahap implementasi. Jadi bila kita ingin lebih kreatif, kita harus melatih dan mengembangkan kemampuan kedua otak kita tersebut. Dan yang terakhir, untuk menjadi seorang yang kreatif dan inovatif dalam berwirausaha, maka kita harus selalu berfikir positif agar dapat menjadi orang yang sukses.


DAFTAR PUSTAKA

Lestari, I., Tonapa, H., & Sopiana. (2016, 05 13). Sopiana Blogspot. Retrieved 06 04, 2017, from Kewirausahaan: http://sopianana.blogspot.co.id/2016/05/membangun-ide-kreatif-dan-inovatif.html. (DIAKSES 06 MAY 2019)

Ulum, A. (2011). Anharululum Blogspot. Retrieved 06 04, 2017, from Membangun Ide Kreatif dan Inovatif: http://anharululum.blogspot.co.id/2011/01/membangun-ide-kreatif-dan-inovatif.html (DIAKSES 06 MAY 2019)

Komunikasi Kaitannya Dengan Kepemimpinan

Oleh : Aris Akbar Setiawan (41618010012)

Abstrak


Komunikasi kepemimpinan merupakan salah satu topik yang menarik untuk dibahas keterkaitannya dengan komunikasi organisasi. Seorang pemimpin organisasi harus memiliki gaya komunikasi kepemimpinan yang tepat agar bisa membawa organisasinya mencapai tujuannya.

Komunikasi kepemimpinan yang baik akan memastikan tiap anggota organisasi bisa mengerjakan tugasnya dengan baik. Dalam komunikasi kepemimpinan, terdapat banyak aspek yang bisa diperhatikan. Banyak pula teori komunikasi kepemimpinan yang patut untuk diketahui bersama.

Pentingnya Sebuah Model Bisnis

Oleh : Aris Akbar Setiawan (41618010012)

Abstrak

Mau mengembangkan bisnis yang sedang running saat ini? Semua bisnis harus memiliki bisnis model. Jika tidak jelas bisnis modelnya maka hal ini akan menyulitkan di masa depan. Orang sering mengatakan berbisnis sambil mencari bentuk dan menemukan bentuk. Secara ideal sebenarnya sebelum mulai berbisnis harus menentukan dulu bentuknya seperti apa. Namun yang terjadi pada kebanyakan bisnis adalah berjalan seperti “air mengalir”.Membuat bisnis baru atau pun yang sudah ada perlu dibuatkan bisnis modelnya agar jelas apa yang akan, sedang, dan sudah dikerjakan.

April 04, 2019

Berwirausaha Dengan Kreatif dan Inovatif

Oleh : Aris Akbar Setiawan (@M16-ARIS)


Abstrak


Untuk berwirausaha, inovasi dan kreativitas adalah hal yang perlu dimiliki dan dikembangkan dalam diri seorang wirausahademi perkembangan dan kesuksesan sebuah usaha. Kedduanya sering kali dipandang hampir serupa. Inovasi dan kreativitas merupakan inti dari kewirausahaan. Pada dasarnya sebuah inovasi dalam berusaha adalah kemampuan untuk menerapkan solusi kreatif terhadap masalah dan peluang untuk meningkatkan atau mempeerbaiki kinerja usaha. Sedangkan kreativitas dapat di pandang sebagai kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru untuk menemukan cara-cara baru dalam melihat masalah dan peluang.

Kata Kunci : Kreatif, inovatif

Pembahasan
        Kreatif dan inovatif adalah karakteristik personal yang terpatri kuat dalam diri seorang wirausaha sejati. Bisnis yang tidak di landasi upaya kreatif dan inovatif ddari seorang wirausaha biasanya tidak dapat berkembang abadi.
            Arti dari kata kreatif sendiri adalah menciptakan sesuatu yang berbeda dari yang lain, atau menghubungkan hal-hal yang tadinya tidak berhubungan. Sedangkan arti dari kata inovatif adalah menciptakan sesuatu yang belum pernah ada menjadi ada atau menciptakan sesuatu yang sama sekali berbeda. Hal-hal itulah yang sejatinya diperlukan para wirausahawan. Yang dimaksud dengan wirausahawan adalah pengusaha, tetapi tidak semua pengusaha adalah wirausahawan.
            Ada dua aspek penting pada kreatifitas yaitu proses dan manusia. Proses yang berorentasi tujuan, yang di desain untuk mencapai solusi suatu permasalahan. Sedangkan manusia merupakan sumber daya yang menentukan solusi. Proses tetap sama, namun pendekatan yang digunakan dapat bervariasi. Antara wirausahawan yang satu dan yang lainnya pastilah melakukan cara atau strategi yang berbeda-beda dalam membangun bisnisnya. Cara atau strategi inilah yang menentukan hasil akhir yang dihasilkan. Semakin kreatif orang tersebut menggunakan peluang yang ada, maka semakin baik pula hasil dari bisnis yang mereka jalankan.
            Berikut 6 kiat jitu agar Kamu bisa menjadi pribadi kreatif dan inovatif.
1. Buka Mata, Buka Telinga
Coba untuk peka terhadap lingkunganmu, lihat sekeliling Kamu untuk mencari referensi baru. Jangan lupa juga untuk bersosialisasi dan mendengar masukan ataupun ide dari teman-teman yang Kamu punya.
2. Belajar dari Orang Kreatif
Yup, jangan malu untuk berkenalan dengan orang baru dan mencoba untuk belajar dari orang-orang kreatif. Kamu pun bisa mendapatkan berbagai pelajaran saat berkumpul bersama orang-orang kreatif, seperti cara berpikir mereka atau cara mereka berkreasi.
3. Bergerak Aktif
Menjadi orang kreatif, Kamu semakin dituntut untuk bergerak aktif. Jangan hanya diam saja menunggu datangnya ide, tapi cobalah untuk memikirkan inovasi baru kapan pun dan di mana pun. Kamu pun bisa coba untuk bergerak ke mana pun yang Kamu mau untuk mencari ide yang lebih baru lagi.
4. Tuangkan Semua Ide
Tulis semua ide yang Kamu punya, jangan takut jika ide yang kamu tuangkan belum begitu bagus. Kamu bisa memikirkan ide setiap saat sehingga jangan lupa juga untuk menulisnya ketika ada ide yang tiba-tiba terlintas di benakmu.
5. Percaya Diri
Ini kunci yang harus Kamu miliki untuk menjadi sosok yang kreatif dan inovatif. Ketika Kamu memiliki ide yang ‘Out Of The Box’, Kamu tidak perlu takut untuk mengeluarkan ide yang Kamu punya di depan umum. Jadi, jangan minder ya untuk memberi tahu ide-ide kreatif yang Kamu punya.
6. Mulai beraksi

Daftar kaPusta
  1. http://pmct.co.id/pentingnya-inovasi-dan-kreativitas-dalam-berwirausaha/
  2. https://magfood-amazy.com/2018/01/09/kreatif-inovatif-kunci-sukses-wirausaha/
  3. https://www.liputan6.com/showbiz/read/2455802/6-kiat-jitu-menjadi-pribadi-kreatif-dan-inovatif
  4. http://bbs.binus.ac.id/business-creation/2018/04/kreatif-dan-inovatif-dalam-berwirausaha/
  5. https://www.kompasiana.com/www.dhanasaputra.com/552887946ea8346d018b457c/berfikir-kreatif-dan-inovatif


Maret 28, 2019

Pola Pikir Menuju Sukses


mind map @M16-ARIS
Oleh : Aris Akbar Setiawan (@M16-ARIS)

Abstrak
            Kebanyakan orang ingin jadi orang yang sukses. Sayangnya, tidak semua orang berhasil. Ada banyak faktor yang membuat seseorang bisa lebih unggul dari orang lain, salah satunya adalah lewat pola pikir. Orang sukses punya pola pikir yang berbeda dari orang biasa. Penasaran dengan pola pikir orang sukses ?

Maret 22, 2019

Pendorong dan penyebab Kesuksesan

Banyak orang yang ingin sukses namun banyak juga tidak tau Bagaimana cara menuju kesuksesan, disini kita bahas apa Faktor Pendorong dan Faktor Penyebab. Nahh langsung saja dari Pengertiannya.

Maret 14, 2019

Motivasi diri Pebisnis Sukses

mind map "motivasi bisnis sukses".
Oleh: Aris Akbar Setiawan (@M16-ARIS)

Abstrak

Menjalankan  sebuah bisnis bukanlah hal yang mudah, banyak sekali rintangan dan permasalahan lain yang dapat menghiasi perjuangan seorang pengusaha. Untuk menggapai kesuksesan dalam berbisnis, pasti akan mengalami banyak sekali tantangan dan masalah yang harus dihadapi dengan bijak dan bekerja lebih keras lagi.