Tampilkan postingan dengan label @R37-SHOFI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @R37-SHOFI. Tampilkan semua postingan

April 22, 2020

Output Design Thinking

Inovasi yang dihasilkan dengan pemikiran design thinking memiliki pendekatan yang berbeda dengan yang lain. Design Thinking memiliki empat tahapan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu empathize, define ideate, dan prototyping dan terakhir test. Dari hasil analisa Design Thinking, informan pengguna menginginkan produk kertas yang tebal, motif dan gambar yang beranekaragam dan update, gambar kotak dapat digambar kartun agar dapat menarik minat anak-anak, warna yang cerah, lipatan kotak yang pas dan ukuran yang beragam.

Empathize
pada tahapan ini kita dianjurkan untuk melihat dunia dari prespektif orang lain bukan hanya diri kita sendiri. disini kita melihat apa yang sedang diinginkan dari orang lain, apa yang dibutuhkan orang lain. 

Define 
Definisi yang bagus dari pernyataan masalah Anda akan memandu Anda dan pekerjaan tim Anda dan memulai proses ideasi (tahap ketiga) ke arah yang benar. Informasi yang telah dikumpulkan selama tahap emphatize, dianalisis dan disintesis untuk menentukan masalah inti yang akan diidentifikasi. Pada tahap define ini akan membantu untuk menyelesaikan masalah customer karena telah dilakukan penetapan masalah.

Ideate
Informasi yang telah dikumpulkan selama tahap emphatize, dianalisis dan disintesis untuk menentukan masalah inti yang akan diidentifikasi. Pada tahap define ini akan membantu untuk menyelesaikan masalah customer karena telah dilakukan penetapan masalah. Tujuannya adalah untuk menghasilkan sejumlah besar ide - ide yang berpotensi menginspirasi ide-ide baru yang lebih baik

Prototyping
Metode ini melibatkan pembuatan versi produk awal, murah, dan diperkecil untuk mengungkapkan masalah dengan desain saat ini. Hasil yang dihasilkan dari tes ini kemudian digunakan untuk mendefinisikan kembali satu atau lebih dari masalah yang ditetapkan dalam fase awal proyek, dan untuk membangun pemahaman yang lebih kuat tentang masalah yang mungkin dihadapi pengguna saat berinteraksi dengan produk di lingkungan yang dimaksud

Test
Pengujian adalah kesempatan untuk mengeluarkan produk ke dunia, mengujinya dalam kehidupan nyata, dan mengujinya dalam waktu nyata. Selama fase ini Anda memiliki kesempatan untuk melihat apakah Anda telah membingkai masalah dengan benar. Pada saat melakukan pengujian, masuk ke lingkungan di mana pengguna pada akhirnya akan menggunakan prototipe. Ini adalah pengaturan alami pengguna di mana mereka merasa paling nyaman dan sedekat mungkin dengan kehidupan nyata aat melakukan pengujian, masuk ke lingkungan di mana pengguna pada akhirnya akan menggunakan prototipe. Ini adalah pengaturan alami pengguna di mana mereka merasa paling nyaman dan sedekat mungkin dengan kehidupan nyata

April 06, 2020

Define Rencana Bisnis

Rencana bisnis adalah pernyataan formal dan tertulis mengenai tujuan-tujuan dari sebuah bisnis dan cara mencapai tujuan tersebut. Kenyataannya banyak orang gagal membuat sebuah rencana bisnis atau business plan disaat akan melakukan bisnis. Beberapa orang meyakini yang penting dari sebuah bisnis adalah jalankan saja. Hal ini sangat penting bagi pebisnis untuk menjalankan usahanya.Business Plan alias Rencana Bisnis itu berguna dalam memberikan gambaran baik ke diri sendiri, calon investor serta calon pelanggan, tentang bagaimana pemilik usaha akan menjalankan bisnisnya untuk 1 tahun atau beberapa tahun ke depan. Karenanya, Business Plan harus dibuat se rinci dan selengkap mungkin agar dapat memberikan gambaran yang sejelas-jelasnya. Rencana Bisnis biasanya akan berisikan poin-poin seperti: 1. Gambaran Umum dari Usaha 2. Analisis Pasar beserta strategi pemasaran 3. Struktur Organisasi 4. Proyeksi penjualan dan keuangan

Hal-hal yang harus ada dalam plan bisnis:
  1. Target yang ingin dicapai Menuliskan target apa saja yang ingin dicapai bersama dengan bisnis yang sedang dijalankan. Menuliskannya secara jelas beserta tahun ke berapa target bisa tercapai.
  2. Deskripsi Bisnis Menuliskan apa saja yang akan dilakukan selama proses mencapai target yang telah tuliskan sebelumnya, serta menuliskan harapan pasar terhadap bisnis yang sedang dijalankan. Sebenarnya ini lebih ke Visi.
  3. Produk yang ditawarkan Membuat daftar produk atau jasa yang ingin ditawarkan. Serta memberikan keterangan atau informasi, seberapa penting produk atau jasa tersebut bagi konsumen.
  4. Analisis Pasar Mengetahui pasar dengan cara seberapa besar pasar membutuhkan produk atau jasa.
  5. Analisis Pesaing Mengetahui kompetisi atau tinggat persaingan dari bisnis yang sedang dijalani. Misalnya, berapa banyak pesaing kita?, apa saja cara atau strategi yang akan digunakan pesaing untuk mendapatkan konsumen? dan berapa harga yang ditawarkab oleh pesaing? .
  6. Strategi Pemasaran Bisa dengan cara membuka jasa periklanan atau Media sosial
  7. Keuangan Membatasi pengeluaran dengan menuliskannya, sehingga kita dapat memperhitungkan secara cermat berapa jumlah yang dikeluarkan dan berapa yang akan didapat.

Maret 30, 2020

"Emphathy dalam menemukan ide bisnis"





IMPLEMENTASI DESIGN THINKING DALAM MEMBANGUN INOVASI MODEL BISNIS ...
Apa itu Emphaty?
Kemampuan untuk melihat dunia dari sisi orang lain, yang dapat kita dapatkan dari cara melihat Orang lain lihat, orang lain rasakan dan pengalaman yang sama dari orang lain Cara yang digunakan adalah mendekatkan diri dengan subyek .Dengan demikian kita akan mampu untuk menentukan Idea, pemikiran dan Kebutuhan. IDEO’s Human – Centred Design Toolkit menjelaskan bahwa empati adalah suatu pemahaman yang mendalam terhadap masalah dan realita dari kehidupan dari orang yang menjadi subyek pemecahan masalah . Identifikasinya melalui : ekspresi  obyek yang menjadi subyek yang kita amati.
          Ada 3 bagian penting Emphaty
1. Observe (amati) : mengapati perilaku User dan cara mereka berinteraksi  dengan lingkungan agar dapat memahami hal yang sebenarnya  dibutuhkan oleh mereka.
2. Engage (terlibat) : merupakan cara untuk terlibat secara langsung dengan user, seperti turut serta dalam membantu mengungkapkan pikiran dan nilai yang mereka pegang.
3. Immerse  (Merasakan Langsung ) ; merupakan cara untuk merasakan situasi yang user rasakan.
                     Pentingnya emphaty dalam berbisnis, emphati membantu  men desain pemikiran untuk mengatur asumsi dari si pemikir tentang permasakahannya.Pemikir bisa jadi memberikan masukan dari keingiannnya pada user, Informasi yang didapat memberikan masukan yang sangat baik bagi desainer meskipun waktu pengamatan singkat, lalu Terbangun rasa empati, pemahaman, pengalaman, pandangan. Empati dapat memperluas wilayah dan juga pola pikir yang dimiliki seseorang serta mampu untuk menguji ide-ide baru yang belum diketahui sebelumnya. Inilah yang menjadi bagian dalam proses menciptakan inovasi. Tentu saja, membuat inovasi sangatlah penting bagi kemajuan karier. Inovasi membuat kita terus bertumbuh dan mengalami peningkatan. Kita tidak akan pernah mengalami kebuntuan bahkan kemunduran karier. Seseorang dengan keterampilan empati yang kuat juga lebih produktif dan inovatif. Ini berarti jika Anda ingin meningkatkan efisiensi dan memperluas jumlah masalah yang dapat Anda pecahkan untuk pelanggan, Anda ingin mempekerjakan karyawan dengan "soft skill" yang kuat.

          Peneliti menemukan bahwa dengan Design Thinking, subjek penelitian dapat mengembangkan dan membuat produk sesuai dengan keinginan dan harapan pengguna. Ketika perusahaan telah memberikan gambar dan desain yang diperbaharui terus (update), hal tersebut akan memberikan nilai newness pada value propositions. Melalui empati, produk dapat disesuaikan dengan harapan pelanggan atau pengguna. Pada saat produkdidesain sesuai kebutuhan dan keinginan pengguna, maka perusahaan dapat menciptakan nilai customization. Nilai berikutnya yang dapat ditambahkan adalah performance. Sebagaimana dalam Design Thinking pada tahapan empathize, kedua informan membutuhkan kertas yang tebal agar produk tidak mudah sobek. Perusahaan dapat membuat produk kuat dan tidak mudah sobek agar dapat memberikan performa produk yang maksimal. Design Thinking juga dapat dijadikan problem solving, maka hal tersebut akan memberikan nilai getting the job done karena perusahaan memecahkan masalah pengguna melalui produk yang dibangun berdasarkan Design Thinking dan ketika permasalahan dapat diselesaikan akan membuat pekerjaan pengguna cepat terselesaikan. Value propositions lain yang dapat ditambahkan adalah deisgn. Melalui Design Thinking, perusahaan dapat menciptakan desain produk yang sesuai dengan harapan pengguna dan tentu menjadikan desain produk lebih baik dengan warna, gambar yang lebih beragam daripada desain sebelumnya.




Maret 25, 2020

Ide Bisnis dan Mind Mapping




Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menghabisakan waktu luang dengan cara yang menghasilkan , salah satunya berwirausaha. Banyak usaha atau bisnis yang bisa dijalankan tanpa membuka toko, di era sekarang “belanja online” atau “jasa pesan antar” dapat digunakan atau dimanfaatkan bahkan untuk keuntungan bisa lebih daripada membuka toko.  
kunci sukses dalam berwirausaha adalah kemampuan pebisnis dalam menuangkan ide atau gagasan cemerlang yang kreatif dan inovatif dan mempunyai nilai ekonomi tinggi. Sebuah ide akan ditulis dalam suatu rencana usaha atau rencana bisnis yang merupakan langkah awal membangun sebuah usaha. Sebenarnya banyak orang sudah memiliki ide tetapi sulit merealisasikan ataupun tidak memiliki keinginan untuk memulainya. Hal ini sangat penting bagi saya ataupun orang lain dalam membuka bisnis.
Alasan saya membuka bisnis kue ini adalah saya ingin membantu mempermudah karena sebagian masyarakat yang ingin membuat acara tanpa harus repot membuat sendiri sajian kepada tamu undangan. Dan menurut saya ini adalah Salah satu bisnis yang bisa jadi awalan dengan prospek yang menjanjikan. Peluang untuk mendapatkan pasar dalam bisnis kue terbilang cerah dan besar. Bahkan, seorang pemula sekalipun bisa mencetak untung dari bisnis ini.

Beberapa strategi yang saya ingin buat untuk bisnis ini adalah,
1. Perencanaan yang  matang
Apa pun jenis bisnisnya selalu membutuhkan perencanaan yang matang, termasuk dalam berbisnis kue. Selalu pastikan bahwa kita memang benar-benar merencanakan bisnis tersebut dengan matang. Tentunya berbagai hal dan langkah yang diambil memang benar-benar telah diperhitungkan dengan baik dan tepat. Hal ini akan membantu dalam mengatasi berbagai masalah yang merintangi jalannya bisnis. Bahkan, di luar dugaan, perencanaan yang matang sanggup mengantisipasi beberapa masalah yang mungkin tidak diperhitungkan sejak awal. Penting bagi kita untuk memiliki perencanaan mendetail dan sesuai dengan kondisi pasar. Dengan begitu, berbagai kendala dan risiko bisa diatasi dengan baik. Jangan menyusun rencana yang tidak masuk akal.
2. Mencari pasar yang tepat
Temukan dan bidik pasar yang paling tepat untuk bisnis yang akan dijalankan. Kita harus benar-benar yakin bahwa bisnis tersebut akan berkembang dengan baik. Artinya, kita harus jeli dan pintar dalam melihat peluang dan berbagai risiko di pasar yang akan dimasuki nantinya. Jangan memaksakan diri untuk menembus pasar yang peluangnya kecil. Pasar yang menjanjikan adalah pasar yang masih memiliki kemungkinan untuk selalu berkembang dan memiliki tingkat persaingan yang minim.
3. Mempersiapan modal dan konsep yang jelas
Konsep dan modal menjadi poin penting yang akan membantu. Kedua poin tersebut diperlukan keberadaannya dalam bisnis apa pun. Konsep yang baik dan tepat akan melancarkan kita untuk bisa mendapatkan untung dari pasar yang dibidik.Tak mengherankan jika sebagian besar orang menghabiskan banyak waktu untuk membuat konsep bisnis dengan matang. Tak jauh beda dengan konsep, modal yang dimiliki harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Tak ada jaminan modal besar akan melahirkan untung yang besar. Justru modal kecil yang memberi untung besarlah yang membuat orang mendapat predikat pebisnis sukses, tak terkecuali pebisnis kue.
4. Selalu berinovasi
Inovasi adalah salah satu hal yang tidak boleh dilupakan. Meskipun bisnis tersebut telah berjalan dengan sangat baik dan lancar, bukan berarti kita berhenti untuk berinovasi. Semapan-mapannya bisnis pada akhirnya akan ambruk karena nihilnya inovasi. Selalu lahirkan inovasi produk yang membuat pasar tetap bergairah dan setia dengan kue buatan. Selalu ingat, dunia bisnis penuh persaingan dan yang berbisnis kue bukan hanya kita seorang.



Maret 11, 2020

Penerapan Pembelajaran Kewirausahaan Anak Usia Dini


Berwirausaha bukan hanya dunianya orang dewasa, tetapi juga bisa menjadi bagian dari dunianya anak-anak. Bedanya, berwirausaha pada anak-anak tidak bisa dijalankan sendirian, namun membutuhkan bimbingan dan dukungan dari orang  dewasa, orangtua maupun guru. Anak-anak yang mengenal dunia wirausaha sejak dini, akan mendapati manfaat untuk bekal masa depan kelak. Pada tahapan usia dini, anak-anak yang belajar menumbuhkan pembelajaran wirausaha akan tumbuh menjadi pribadi yang kreatif. Kreativitas yang terlatih sejak dini, termasuk melalui berbagai kegiatan kewirausahaan menjadi modal utama produktivitas dan kemandirian anak ketika dewasa.
Menurut psikolog anak, Dr. Seto Mulyadi (dalam Femina, No. 25/XXXVI.2008) bila ada seorang anak yang memiliki inisiatif untuk belajar berbisnis di usia dini, orang tua dan pendidik perlu memberi apresiasi gagasan itu. Inisiatif itu menunjukkan bahwa anak sudah mulai memiliki kecerdasan finansial. Kecerdasan finansial adalah kecerdasan untuk mengelola uang. Menambah pengahasilan dengan usaha seperti itu, bukanlah hal yang negative. Justru hal itu disarankan untuk dikenalkan kepada anak sejak dini. Mengajarkan anak soal menabung dan meanmbah pengahasilan merupakan suatu cara yang efektif untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini.

Pembelajaran kewirausahaan pada anak  usia dini dapat diimplementasikan secara terpadu dengan kegiatan-kegiatan pendidikan di sekolah dan bimbingan orang tua dirumah. Pelaksanaan pendidikan kewirausahaan dilakukan oleh kepala sekolah, guru, peserta didik secara bersama-sama sebagai suatu  komunitas pendidikan. Pendidikan kewirausahaan diterapkan ke dalam kurikulum tersembunyi (hidden curriculum)  dengan cara mengidentifikasi jenis-jenis kegiatan di sekolah yang dapat merealisasikan pendidikan kewirausahaan dan direalisasikan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.  Dalam hal ini, program pendidikan kewirausahaan di sekolah dapat diinternalisasikan melalui berbagai aspek. Dan bimbingan orang tua, selain di sekolah penting bagi orang tua untuk mengetahui minat, bakat, kemampuan anak. Lingkungan dirumah juga sangat mempengaruhi. pola asuh dalam keluarga juga berperan penting bagi mereka yang ingin memulai usaha. Dia selalu menelusuri historis pola asuh dan keluarga orang-orang yang ingin belajar wirausaha dari dia. Mulai dari cara mereka bangkit hingga peran dalam keluarga yang berhubungan dengan mental seseorang.