Desember 22, 2025

Tugas Mandiri 15

Riset Tren Kewirausahaan Global & Peluang Digital

1. Tujuan Tugas

Mahasiswa diharapkan mampu:

  • Mengidentifikasi tren besar (megatrends) yang sedang terjadi di ekosistem kewirausahaan dunia.
  • Menemukan peluang bisnis baru yang muncul akibat akselerasi teknologi digital (AI, IoT, Web3, dll).
  • Menganalisis bagaimana tren global tersebut dapat diadaptasi ke dalam konteks lokal atau personal.

2. Langkah-Langkah Riset Mandiri

Langkah 1: Eksplorasi Tren (The Global Search) Mahasiswa diminta mencari dan mempelajari minimal dua laporan tren tahunan dari lembaga kredibel (Contoh: Gartner Top Strategic Technology Trends, Forbes Business Trends, Deloitte Global Entrepreneurship Monitor, atau Laporan Google/Temasek e-Conomy SEA).

Langkah 2: Pemilihan Topik Fokus Pilihlah satu tren global yang menurut Anda paling revolusioner. Contoh:

  • Artificial Intelligence for Small Business
  • Sustainable & Circular Economy Startups
  • Social Commerce & Influencer-led Brands
  • The Rise of Global Remote Services

Langkah 3: Analisis Peluang Digital Identifikasi satu peluang bisnis digital yang spesifik berdasarkan tren tersebut. Jelaskan:

  • Masalah apa yang diselesaikan?
  • Teknologi digital apa yang menjadi kunci (misal: penggunaan ChatGPT API, Blockchain untuk transparansi, atau Cloud Computing)?

 

3. Struktur Laporan Hasil Riset (Maksimum 2 Halaman)

Laporan disusun secara ringkas dengan sistematika:

  1. Ringkasan Tren Global: Paparan singkat tentang tren yang sedang hangat di dunia internasional dan mengapa tren tersebut penting.
  2. Bukti Data: Sertakan statistik atau fakta singkat dari hasil riset Anda (misal: "Pertumbuhan pasar AI di Asia Tenggara diprediksi meningkat 30% pada 2026").
  3. Analisis Peluang Bisnis: Deskripsi ide usaha atau peluang yang Anda temukan. Siapa target pasarnya?
  4. Strategi Adaptasi: Bagaimana cara memulai usaha tersebut dengan modal minimal menggunakan alat-alat digital yang ada saat ini?
  5. Daftar Referensi: Cantumkan sumber/link laporan yang Anda baca.
  6. Diposting di Blog masing-masing dengan Label : Tugas Mandiri 15.

 

4. Contoh Hasil Riset Singkat (Inspirasi)

"Berdasarkan riset saya pada laporan Gartner 2024, terdapat tren Hyper-automation. Di era digital ini, peluang yang saya temukan adalah Agensi Konsultan Automasi untuk UMKM. Banyak UMKM memiliki produk bagus tapi kewalahan mengelola chat dan stok. Dengan menggunakan tool AI low-code, saya bisa menawarkan jasa sistem automasi balas pesan dan manajemen gudang otomatis. Ini adalah peluang besar karena belum banyak pemain lokal yang menyasar segmen mikro dengan solusi teknologi canggih."

 

5. Kriteria Penilaian

Kriteria

Indikator Keberhasilan

Kredibilitas Sumber

Menggunakan referensi dari laporan industri atau jurnal yang valid (bukan sekadar blog pribadi).

Konektivitas Tren

Mampu menghubungkan antara tren global dengan peluang digital yang logis.

Ketajaman Analisis

Penjelasan peluang mencakup aspek teknis (teknologi yang digunakan) dan aspek bisnis (target pasar).

Kemampuan Sintesis

Laporan padat, jelas, dan tidak sekadar copy-paste dari internet.

 

Tips untuk Mahasiswa: Gunakan Google Scholar atau platform seperti Statista dan Crunchbase untuk mendapatkan data yang lebih akurat mengenai pendanaan dan pertumbuhan industri digital secara global.

 

Daftar 5 situs web penyedia laporan tren bisnis dan teknologi global yang kredibel dan sering menyediakan laporan versi ringkasan (atau bahkan versi lengkap) secara gratis. Situs-situs ini sangat berguna bagi mahasiswa untuk melakukan riset tugas mandiri:

  1. Gartner (Gartner Insights):
    • Fokus: Tren teknologi strategis, kecerdasan buatan (AI), dan manajemen eksekutif.
    • Keunggulan: Dikenal dengan "Gartner Hype Cycle" yang memetakan kematangan teknologi baru. Sangat bagus untuk mencari tren teknologi apa yang akan mendominasi 5-10 tahun ke depan.
    • Situs: gartner.com/en/insights
  2. Deloitte Insights:
    • Fokus: Strategi bisnis, ekonomi global, perilaku konsumen, dan industri masa depan.
    • Keunggulan: Laporannya sangat mendalam dan sering membahas dampak tren global terhadap sektor-sektor spesifik seperti manufaktur, energi, dan retail.
    • Situs: www2.deloitte.com/us/en/insights.html
  3. McKinsey & Company (Featured Insights):
    • Fokus: Manajemen tingkat tinggi, transformasi digital, keberlanjutan (ESG), dan masa depan dunia kerja.
    • Keunggulan: Artikel dan laporannya ditulis berdasarkan riset empiris yang kuat. Seri "The Future of Asia" sangat relevan untuk melihat posisi Indonesia di kancah global.
    • Situs: mckinsey.com/featured-insights
  4. Google - Think with Google:
    • Fokus: Perilaku konsumen digital, tren pemasaran, dan e-commerce.
    • Keunggulan: Menyediakan laporan khusus seperti "e-Conomy SEA" (bekerja sama dengan Temasek dan Bain) yang merupakan rujukan utama untuk melihat pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara.
    • Situs: thinkwithgoogle.com
  5. World Economic Forum (Reports Section):
    • Fokus: Isu sistemik global, revolusi industri 4.0, tantangan lingkungan, dan inklusi sosial.
    • Keunggulan: Sangat baik untuk riset mengenai bagaimana kewirausahaan dapat menyelesaikan masalah global seperti perubahan iklim dan kesenjangan ekonomi.
    • Situs: weforum.org/reports

 

Tips Riset bagi Mahasiswa:

  • Gunakan Fitur Search: Di situs-situs tersebut, gunakan kata kunci seperti "Future of Entrepreneurship", "2025 Tech Trends", atau "Consumer Behavior 2024".
  • Cari Versi "Executive Summary": Laporan ini biasanya gratis, sedangkan laporan penuh yang berbayar sering kali memiliki ringkasan 2-5 halaman yang sudah sangat cukup untuk referensi tugas.
  • Cek Tanggal: Pastikan laporan yang Anda baca adalah terbitan 1-2 tahun terakhir agar data tetap relevan dengan kondisi saat ini.

 

1 komentar:

  1. AE34
    NAMA : Muhamad rachel rafliola
    NIM : 41523010069

    Ringkasan Riset: AI untuk UMKM (Peluang & Tren Global)
    1. Tren Global & Data Pendukung
    Pemanfaatan Generative AI kini bergeser dari perusahaan besar ke UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Menengah). Teknologi yang dulunya mahal kini terjangkau berkat sistem berbasis langganan (SaaS) dan API.

    Produktivitas: McKinsey (2023) mencatat AI mampu meningkatkan produktivitas hingga 20–30%.

    Integrasi: Gartner memprediksi 80% aplikasi bisnis akan memiliki fitur AI pada 2026.

    Pasar Lokal: Ekonomi digital Asia Tenggara diproyeksikan mencapai USD 300 miliar pada 2025 (Google-Temasek).

    2. Peluang Bisnis: Jasa Asisten AI & Automasi UMKM
    Masalah UMKM:

    Kewalahan membalas chat (WhatsApp/IG) secara manual.

    Tidak ada staf khusus Customer Service (CS).

    Manajemen stok dan data penjualan masih berantakan.

    Solusi Digital: Menyediakan Chatbot AI & Business Automation yang mampu menjawab FAQ 24/7, mencatat pesanan otomatis, dan memberikan ringkasan data penjualan harian.

    Teknologi Kunci:

    LLM API (ChatGPT): Untuk komunikasi natural.

    Low-code Tools: Membangun sistem tanpa harus jago coding.

    Omnichannel Integration: Terhubung langsung ke WhatsApp & Instagram.

    3. Strategi Adaptasi (Modal Minimal)
    Bisnis ini bisa dimulai dengan risiko rendah melalui langkah berikut:

    Fokus Niche: Mulai dari satu sektor (misal: kuliner atau fashion online).

    Model Berlangganan: Skema pay-as-you-go (Rp100rb - Rp300rb/bulan) agar terjangkau bagi UMKM.

    Pilot Project: Validasi layanan pada 5–10 UMKM lokal untuk membangun portfolio.

    Edukasi: Fokus pada kemudahan penggunaan, bukan teknis yang rumit.

    4. Kesimpulan
    Tren AI untuk UMKM adalah peluang berkelanjutan karena menyelesaikan masalah nyata dengan biaya yang semakin murah. Bisnis jasa ini berpotensi skala besar (scalable) karena pasar UMKM di Indonesia sangat luas dan masih dalam tahap awal transformasi digital.

    BalasHapus