Oleh:
Andika Gusti Restu Putra (41522010187)
Fakultas Ilmu Komputer. Program Studi Teknik Informatika.
Universitas Mercu Buana
Abstrak
Business overview adalah komponen penting dalam pitchdeck yang bertujuan untuk menarik perhatian investor dan memberikan gambaran singkat mengenai bisnis yang ditawarkan. Namun, sering kali, elemen ini tidak disusun secara efektif sehingga gagal mencerminkan potensi bisnis. Artikel ini membahas langkah-langkah dan strategi untuk menciptakan business overview yang menonjol, mencakup struktur yang jelas, konten yang relevan, serta elemen visual yang menarik. Dengan memanfaatkan teknik ini, pelaku bisnis dapat meningkatkan peluang menarik perhatian dan kepercayaan investor.
Kata Kunci
Business overview, pitchdeck, presentasi bisnis, investor, strategi komunikasi
---
Pendahuluan
Pitchdeck adalah alat utama yang digunakan startup atau bisnis untuk menarik perhatian investor, mitra bisnis, atau pemangku kepentingan lainnya. Salah satu elemen paling krusial dalam pitchdeck adalah business overview, yang menjadi pintu gerbang untuk memperkenalkan bisnis secara menyeluruh. Sayangnya, banyak bisnis yang gagal menyusun business overview secara efektif, baik karena konten yang terlalu umum, tidak terstruktur, atau kurang menarik. Artikel ini bertujuan untuk memberikan panduan dalam menciptakan business overview yang mampu menonjolkan nilai unik sebuah bisnis.
---
Permasalahan
1. Konten yang Tidak Fokus
Banyak business overview yang menyajikan informasi terlalu umum, sehingga sulit membedakan bisnis tersebut dari pesaing.
2. Kurangnya Elemen Visual yang Mendukung
Slide yang monoton atau terlalu penuh teks sering kali mengurangi minat audiens.
3. Tidak Menonjolkan Nilai Unik Bisnis
Kesalahan umum adalah gagal menjelaskan apa yang membuat bisnis tersebut berbeda dan menarik bagi investor.
4. Penggunaan Bahasa yang Rumit
Penggunaan istilah teknis tanpa penjelasan sederhana sering kali membingungkan audiens.
---
Pembahasan
1. Struktur Business Overview
Business overview yang efektif harus mencakup elemen-elemen berikut:
- Deskripsi Singkat Perusahaan: Jelaskan apa yang dilakukan perusahaan dalam satu atau dua kalimat.
- Masalah yang Diselesaikan: Soroti masalah utama yang diatasi oleh bisnis.
- Solusi yang Ditawarkan: Jelaskan produk atau layanan yang menjadi solusi terhadap masalah tersebut.
- Target Pasar: Definisikan siapa pengguna utama atau pelanggan potensial bisnis Anda.
- Keunggulan Kompetitif: Tekankan apa yang membuat bisnis Anda unik atau lebih baik dibandingkan pesaing.
2. Penggunaan Visualisasi yang Menarik
- Gunakan ikon, diagram, atau ilustrasi untuk menjelaskan poin-poin utama.
- Gunakan warna dan desain yang konsisten dengan identitas merek.
- Hindari terlalu banyak teks; gunakan poin-poin singkat dan jelas.
3. Pentingnya Narasi yang Kuat
Ceritakan perjalanan bisnis Anda dengan bahasa yang menarik dan mudah dipahami. Fokus pada mengapa bisnis Anda ada dan bagaimana bisnis tersebut dapat memberikan dampak positif.
4. Menyesuaikan dengan Audiens
Setiap audiens memiliki preferensi dan kebutuhan yang berbeda. Misalnya, investor mungkin lebih tertarik pada potensi pertumbuhan dan keuntungan bisnis Anda, sementara mitra bisnis fokus pada sinergi dan kolaborasi.
5. Studi Kasus
Contoh: Sebuah startup teknologi di Indonesia berhasil menarik perhatian investor besar dengan business overview yang menonjolkan solusi inovatif mereka untuk logistik berbasis AI, yang dipaparkan melalui grafik sederhana dan ilustrasi dampak positif terhadap efisiensi pasar lokal.
---
Kesimpulan dan Saran
Business overview yang menonjol dalam pitchdeck memerlukan perencanaan yang matang, mulai dari struktur informasi, desain visual, hingga narasi yang relevan. Elemen ini harus mampu menarik perhatian audiens dalam waktu singkat, memberikan gambaran jelas tentang potensi bisnis, dan menonjolkan keunggulan kompetitif.
Saran untuk para pelaku bisnis adalah melibatkan tim desain profesional atau memanfaatkan template pitchdeck yang dirancang khusus. Selain itu, sebelum presentasi, lakukan uji coba kepada audiens kecil untuk mendapatkan masukan dan menyempurnakan isi pitchdeck Anda.
---
Daftar Pustaka
1. Osterwalder, A., & Pigneur, Y. (2010). Business Model Generation: A Handbook for Visionaries, Game Changers, and Challengers. Wiley.
2. Ries, E. (2011). The Lean Startup: How Today's Entrepreneurs Use Continuous Innovation to Create Radically Successful Businesses. Crown Publishing Group.
3. Sudarmono, A. (2021). Strategi Menyusun Pitchdeck untuk Startup. Jakarta: Gramedia.
4. Mulyani, R., & Hakim, F. (2020). "Elemen Kunci dalam Pitchdeck Startup." Jurnal Inovasi Bisnis, 9(1), 23-30.
5. Wibowo, D. (2022). Presentasi Bisnis yang Efektif. Bandung: Alfabeta.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar