Hampir di seluruh
penjuru dunia dapat kita temui usaha-usaha yang dimiliki Orang Cina atau
Tionghoa. Tidak perlu jauh-jauh di dunia, jika kita melirik ke seluruh penjuru
Indonesia, banyak sekali toko-toko yang pemiliknya keturunan Cina. Heran tidak,
sih? Bagaimana orang-orang Cina bisa seperti itu?
Nah, berdasarkan
buku “Membangun Usaha Sukses Sejak Muda” (Ari Setyawan, dkk), ternyata ini
kembali ke falsafah hidupnya orang Cina itu sendiri. Kalau kita tilik falsaah
mereka itu sendiri orang-orang Cina merupakan orang-orang yang pantang
menyerah. Mereka adalah orang-orang yang berbudaya pragmatis, mereka bukan
orang yang peduli birokrasi yang panjang, asal cepat dan menguntungkan. Ini lah
dasar yang menguatkan mental mereka sebagai pebisnis.
Kebudayaan berbisnis
orang-orang Tionghoa telah mendarah daging sedemikian rupa, para keturunan
Tionghoa ini telah diajarkan berbisnis sejak usia mereka masih muda oleh para
orang tua mereka. Hal ini lah yang kemudian membentuk mental dan kepribadian
yang begitu kuat sebagai seorang pebisnis. Karena sejak di usia anak-anak telah
ditanamkan usaha gigih, ulet, dan cerdas dari kegiatan jual-beli yang dilakukan
pada saat muda. Sifat-sifat ulet ini lah yang membuat orang Cina bekerja dalam
sehari selama 18 jam, mereka benar-benar menganggap bahwa waktu adalah uang,
waktu adalah keuntungan yang tidak boleh disia-siakan.
Menarik jika kita
tilik lebih lanjut dari cara berdagang orang Tionghoa ini adalah mereka punya
seninya sendiri. Antara lain, “Ching li Fang” yaitu “Makan dulu baru bicara
bisnis” yang berbeda dari negara Barat yang menganut kebalikannya. Ini
menunjukkan bahwa cara orang Tionghoa dalam bernegoisasi bisnis dengan cara
pendekatan. Mereka membangun relasi-relasi dengan para pelanggannya, hingga
kadang bisa sedekat teman dan keluarga. Selain itu, mereka juga menganut win-win solution di mana kedua belah
pihak saling diuntungkan. Orang-orang Cina juga sangat mengikuti perkembangan,
sehingga mereka pun menjadi begitu fleksibel dengan jalan pikiran konsumen.
Buku Kewirausahaan "Membangun
Usaha Sukses Sejak Usia Muda", Salemba Empat 2011, Jakarta (Universitas
Mercu Buana)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar