Oleh : Wiwit Meliani
Putri
"Lot of people want
extraordinary results, But they never
willing to do something extraordinary".(Hampir semua orang menginginkan
hasil yang luar biasa, tetapi mereka
tidak pernah bersedia melakukan hal yang luar biasa(Anonymous).
Kreativitas adalah
kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan cara-cara baru dalam pemecahan
masalah dan menemukan peluang(thinking new
thing). Inovasi adalah kemampuan
untuk menerapkan kreativitas dalam rangka pemecahan masalah dan menemukan peluang(doing new thing).
Mempertahankan eksistensi usaha harus diiringi upaya mencari sesuatu yang baru
dan mengembangkan apa yang sudah ada agar menjadi lebih baik. Seorang wirausahawan
harus memastikan bahwa kreativitas yang selama ini dilakukan , bola telah usang
atau tidak terpakai lagi.
Schumpeter dalam Rambat(2004) mendukung pendapat bahwa pengusaha merupakan
inovator, yang tidak selalu sebagai
inventor (penemu). Pengusaha berperan
sebagai orang yang mengatur pengalokasian sumber daya dalam usaha eksploitasi
invensi temuan) yang mungkin saja sudah
ada sebelumnya. Pengusaha menciptakan
kombinasi kombinasi baru dari penggunaan faktor produksi. Ada lima jenis inovasi yang penting
dilakukan pengusaha, yaitu 1.Pengenalan
barang baru atau perbaikan barang yang sudah ada 2. Pengenalan metode produksi baru daerah yang
baru. 3.Pembukaan pasar baru, khususnya pasar ekspor atau daerah yang baru.
4.Penciptaan/pengadaan persediaan(supply)
bahan mentah atau setengah jadi baru. 5.Penciptaan suatu bentuk
organisasi industri baru.
Kotler, pakar pemasaran, pernah menegaskan pentingnya inovasi. Pakar pemasaran ni mengingatkan bahwa tanpa
inovasi perusahaan akan menjadi tua,
kuno, rapuh, dan tidak langgeng. Inovasi harus terus dibangun melalui budaya
kreatif, mengikuti tren perubahan, dan membangun pasar. Untuk membangun perusahaan inovatif, Kotler menekankan pentingnya sejumlah faktor
sebagai berikut: a. Adanya budaya penemuan. Setiap organisasi bisnis harus disesaki
orang-orang yang punya semangat inovasi.
b. Mengembangkan inovasi
sebaiknya berdasarkan riset, sebab, perusahaan dikatakan inovatif kalau secara
sengaja membangun dan melakukan proses untuk menghasilkan temuan baru. Inovasi tersebut haruslah merupakan sesuatu
yang revolusioner, dapat menembus pasar
global, dan mendapat persaingan sangat
keras.
Sumber
Suharyadi, dkk. 2006. Membangun Usaha
Sukses Sejak Usia Muda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar