April 03, 2016

Pentingnya Mengetahui Cara Berpikir Kreatif Dan Inovatif Bagi Pebisnis

Image result for KREATIVITAS DAN INOVASI DALAM BERWIRAUSAHAOleh : Ade Yulianti Seorang pebisnis harus mengetahui Cara Berpikir Kreatif
 Dan Inovatif. Mengapa? Maju mundurnya bisnis akan ditentukan oleh kreativitas Anda. Bisa jadi, sebuah bisnis saat ini maju atau berjalan. Namun perubahan akan terus berlanjut. Bisa jadi, bisnis Anda
sudah tidak bisa lagi berkembang akibat perubahan yang ada. Disini, kreativitas Anda diperlukan untuk mengubah cara Anda menjalankan bisnis dan menghasilkan produk atau jasa baru sesuai dengan perkembangan pasar. Pasar tidak membutuhkan produk atau jasa Anda. Tapi, pasar membutuhkan solusi dan manfaat. Untuk itu seorang pebisnis harus inovatif, artinya menciptakan produk dan jasa yang diterima oleh masyarakat (pasar). Inovasi tidak selalu harus yang wah, tetapi sejauh mana produk atau jasa Anda bermanfaat untuk sebanyak mungkin orang.
Lalu apa hubungannya kreatif dan inovatif? Inovasi di awali dari sebuah ide. Kemudian mengubah ide itu menjadi sesuatu yang bermanfaat. Nah, ide dihasilkan dari kreativitas. Jadi, kreatif dan inovatif adalah 2 hal yang harus ada pada seorang pebisnis dan saling berhubungan.
Cara Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif
Pada dasarnya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif adalah dengan memperbaiki mental dan kemampuan teknik. Keduanya sangat penting. Jika Anda hanya mempelajari masalah teknis, tetapi mental Anda masih belum kreatif, maka kreativitas Anda akan terhambat. Sebaliknya, orang yang sudah bermental kreatif, tidak mengetahui tekniknya, akan kurang optimal juga.
Langkah pertama adalah Anda harus mengetahui cara mengatasi hambatan berpikir kreatif. Penghambat utama berpikir kreatif adalah tidak mau menerima sesuatu yang baru dan aneh. Ingat, berpikir kreatif adalah menghasilkan sesuatu yang baru, jika Anda tidak mau menerima yang baru, bagaimana ide-ide hebat akan muncul
Semua bisnis yang maju dan berkembang hingga kini berpangkal pada upaya kreatif dan inovatif. Banyak restoran waralaba asing yang telah mengglobal dan berdiri sejak puluhan tahun yang lalu selalu menunjukkan karakter ini. Sepertinya begitu mudah dan sederhana. Tetapi banyak wirausaha yang abai ketika bisnis telah dirasakan mencapai tingkat kemapanan. Kreatifitas dan inovasi mungkin dapat dipandang sebagai upaya yang mengganggu keseimbangan yang telah tercipta.

Kreatif dan inovatif dapat diterapkan secara sederhana. Kuncinya adalah kepekaan dalam mencium peluang dan kemampuan membaca pasar. Seorang member MRC misalnya. Ketika pelanggan sudah mulai jenuh dengan fried chicken, ia melihat masih ada peluang lain yang dapat dikembangkan. Berhubung gerainya ada di kantin sekolah, ia mencoba memahami selera siswa. Kebanyakan siswa suka bumbu keju. Ia memiliki ide bagaimana kalau keju digabung dengan ayam. Pemikiran kreatif ini kemudian dikembangkan menjadi produk yang dinamai: cheesy chicken. Hasilnya lumayan bagus. Setelah tes pasar dan dijual terbatas, pelanggan begitu menyukai menu ini. Pelanggan selalu mencari-cari dan selalu terjual habis.
Pemikiran kreatif dan pengembangan ide memang tidak mudah. Contoh sederhana tadi terjadi dalam waktu yang tak terduga. Mengalir seperti air. Tetapi Zimmerer (2009) menegaskan bahwa kreatifitas dapat diajarkan dan kreatifitas individual dapat ditingkatkan. Caranya? Ia
menguraikan 11 cara untuk meningkatkan kreatifitas individual yaitu:

1.   Beri kesempatan diri Anda menjadi kreatif.
Berani untuk berpikir kreatif tanpa takut dibilang bodoh oleh orang lain. Ide-ide cemerlang biasanya lahir dari hal-hal yang mungkin dianggap bodoh dan tak berarti.
2.   Beri pikiran Anda masukan segar setiap hari.
Agar kreatif, otak perlu distimulasi dengan hal-hal baru yang variatif. Mendengarkan radio dan berganti-ganti setiap hari, mendengarkan beraneka ragam jenis musik atau melakukan hal-hal lain yang sebelumnya tidak pernah dilakukan.
3.   Amati berbagai produk dan jasa perusahaan lainnya, terutama yang berada dalam pasar yang benar-benar berbeda.
Tidak ada salahnya meminjam ide perusahaan lain, kemudian mengembangkan menjadi inovasi yang brilian.
4.   Sadari kekuatan kreatif dari kesalahan.
Orang bijak mengatakan agar kita selalu belajar dari kesalahan yang diperbuat. Orang kreatif mengatakan kita dapat memperoleh ide dari kesalahan yang kita buat. Kisah Charles Goodyear menunjukkan hal tersebut. Setelah bekerja selama lima tahun untuk memformulasikan kombinasi karet, belerang dan timah putih, pada malam yang dingin tahun 1839, tanpa sengaja Charles menumpahkan sedikit campuran tersebut pada kompor kerjanya. Campuran tersebut meleleh membentuk senyawa baru yang selama ini dicari-cari!
5.   Bawalah selalu buku harian untuk mencatat pikiran dan ide Anda.
Ide-ide kreatif kadang muncul tanpa disengaja dan di waktu yang tak terduga. Daripada cepat terlupa, ada baiknya membawa buku kecil untuk mencatat ide-ide yang mungkin akan muncul tiba-tiba.
6.   Dengarkan orang lain.
Ide tidak selalu datang dari diri kita sendiri. Ide dapat datang dari orang lain atau bahkan kompetitor kita sendiri. Jadi selalu dengarkan orang lain karena mungkin ia akan menghadirkan ide cemerlang buat kita.
7.   Dengarkan apa kata pelanggan.
Mendengarkan pelanggan wajib hukumnya. Mereka mengkonsumsi produk kita dan sekaligus menjadi sumber ide yang tiada habisnya.
8.   Berbicara dengan anak kecil.
Anak-anak tidak membatasi pemikiran mereka. Mereka begitu bebas mengungkapkan kreatifitas mereka tanpa batas. Mereka dapat menjadi sumber ide yang berharga.
9.   Simpan kotak mainan di kantor Anda.
Mainan-mainan kecil seperti yoyo, gasing dan lain-lain dapat menjadi sumber inspirasi. Ketika sedang bingung, Anda dapat mengambil satu dan memikirkan bagaimana benda tersebut berkaitan dengan masalah Anda.
10. Baca buku mengenai cara merangsang kreatifitas dan mengambil kursus kreatifitas.
Memahami prinsip-prinsip kreatifitas akan sangat membantu meningkatkan kemampuan kreatif kita.
11.  Luangkan waktu Anda.
Sesekali luangkan waktu untuk berelaksasi, melepaskan diri dari rutinitas sejenak. Ide-ide baru bisa muncul ketika otak kita tidak dalam keadaan tegang.

Akhirnya menjadi kreatif dan inovatif adalah wajib hukumnya bagi wirausaha tanpa terkecuali termasuk Anda, member MRC dan MA. Inilah kunci sukses. Tanpa kedua karakteristik ini, bisnis akan mandeg dan akan tertutup karena kuncinya tidak Anda miliki.

Sumber :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar