Untuk berwirausaha, inovasi dan kreativitas adalah hal yang perlu dimiliki dan dikembangkan
dalam diri wirausaha demi perkembangan dan kesuksesan sebuah usaha. Keduanya sering kali
dipandang hampir serupa. Inovasi dan kreativitas adalah inti dari kewirausahaan. Pada dasarnya
sebuah inovasi dalam berusaha adalah kemampuan untuk menerapkan solusi kreatif terhadap
masalah dan peluang untuk meningkatkan atau untuk memperbaiki kinerja usaha. Sedangkan
kreativitas dapat dipandang sebagai kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan untuk
menemukan cara-cara baru dalam melihat masalah dan peluang. Kemampuan yang dihasilkan
oleh kreativitas merupakan kemampuan dalam membuat sesuatu menjadi baru dalam
keberadaannya dan merupakan pembentukan ide-ide baru yang original dan tidak biasa atau
unik. Pola pikir dari orang kreatif adalah berpikir out of the box, serta memiliki pikiran yang
terbuka dan bebas untuk mendekati sesuatu dengan cara baru. Sedangkan, inovasi adalah
mengimplementasikan kreativitas terhadap sesuatu menjadi satu kombinasi baru yang dapat
menghasilkan. Definisi baru disini tidak selalu berarti original, melainkan kebaruan atau
diperbaharui, yang berarti juga adalah improvement, karena inovasi tidak harus selalu barang
atau jasa baru, melainkan perbaikan atau pengembangan dari barang atau jasa yang telah ada.
Hambatan dan Tehnik Meningkatkan Kreativitas
1. Hambatan kreativitas
Hambatan kreativitas adalah sebagai dinding atau bangunan mental yang menghambat kita untuk
memahami atau menemukan pemecahan atas suatu masalah.
Hambatan- hambatan dalam suatu kreativitas adalah sebagai berikut :
· Hambatan psikologis
· Hambatan budaya
· Hambatan lingkungan
· Hambatan bahasa berpikir
· Hambatan keterpakuan fungsional
· Hambatan kebiasaan memandang
Ada satu aksioma dalam memecahkan masalah, yaitu semakin familiar kita terhadap suatu objek,
maka akan semakin sulit kita melihatnya dalam konteks yang lain. Jadi apabila kita mencoba
atau dapat melihat suatu dalam suatu sudut pandang yang lain, maka kreativitas akan dapat
bertambah.
2. Tehnik Meningkatkan Kreativitas
Cara umum meningkatkan kreativitas adalah dengan mengubah pola piker dan proses bertindak.
Walaupun demikian, berbagai riset telah dilakukan untk mencari cara-cara meningkatkan
kreativitas dalam proses pemecahan masalah.
· Perumusan masalah secara kreatif
Perumusan masalah secara kreatif adalah usaha yang dilakukan untuk menghindar dari
perumusan masalah yang sudah jelas. Tetapi coba berpikir
secara divergen bukan convergen dengan melontarkan pertanyaan baru maupun mencoba melihat
dari sudut padang yang berbeda agar memperoleh kemungkinan baru.
· Bertanya dan bertanya
Sikap bertanya merupakan sesuatu yang instinktif pada anak-anak, tetapii keberadaannya
semakin berkurang ketika usia seseorang semakin bertambah. Salah satunya adalah
kecenderungan orang-orang dewasa untuk meredam pertanyaan-pertanyaan yang diajukan anak-
anak.
Jadi untuk membangkitkan kembali sikap bertanya adalah dengan melontarkan pertanyaan, tanpa
perlu khawatir apakah pertanyaan yang kita ajukan salah atau karena pertanyaan tersebut orang
lain menganggap kita bodoh.
· Curah gagasan
Salah satu tehnik dalam kelompok untuk mengembangkan kreativitas adalah curah gagasan.
Biasanya dipakai untuk memecahkan masalah yang kompleks oleh kelompok yang terdiri atas
dua sampai tujuh orang. Untuk dapat melakukan curah gagasan yang efektif, perlu diperhatikan
tiga kondisi :
1. Selama proses mencurahkan gagasan jangan melakukan penilaian.
2. Proses pencurahan gagasan harus benar-benar bebas, artinya semua gagasan harus di tampung
termasuk gagasan yang “gila” sekalipun.
3. Usahakan sebanyak mungkin gagasan dapat dilontarkan, karena kemungkinan untuk
memperoleh jawaban yang kreatif semakin besar.
· Orang aneh
Maksudnya adalah memasukkan orang lain yang tidak begitu tahu tentang bidang pekerjaan atau
bidang pengetahuan yang sedang dipecahkan masalahnya.
· Iklim kreatif
Tehnik terakhir dalam pemecahan masalah secara kreatif dalam kelompok adalah menciptakan
iklim kreatif. Pedoman utamanya adalah dengan menciptkan suasana yang kondusif. Ini berarti
harus membuang semua hambatan terjadinya kreativita, sekaligus menciptakan lingkungan fisik,
psikologis dan social yang kondusif untuk kreatif.
Apapun yang anda lakukan, bagian otak anda yang dominan akan selalu mendikte bagaimana
anda berpikir. Bagaimanapun, jika ingin memperkuat otak bagian kanan dalam berpikir, anda
harus melakukan banyak latihan.
Inovasi
Inovasi dapat didefinisikan sebagai proses dan / atau hasil dari pengembangan penggunaan /
mobilisasi pengetahuan, keterampilan (termasuk keterampilan teknologi) dan pengalaman untuk
menciptakan atau memperbaiki produk (barang dan / atau jasa), proses, dan / atau sistem yang
baru, yang memberikan nilai yang berarti atau secara signifikan (terutama ekonomi dan sosial).
Inovasi sebagai “objek” juga memiliki arti sebagai produk atau praktik baru yang tersedia
sebagai alat atau aplikasi, dalam sebuah konteks komersial. Biasanya, berbagai tingkat kebaruan
dapat dibedakan, tergantung pada konteksnya: suatu inovasi mungkin baru untuk perusahaan
(atau agen / aktor), baru ke pasar, atau negara atau wilayah, atau universal baru.
Sementara itu, inovasi “aktivitas” mereka adalah proses penciptaan mereka baru, sering
diidentikkan dengan komersialisasi mereka hak cipta.
Contoh definisi lain tentang inovasi
1. Inovasi merupakan ciptaan baru (dalam bentuk manifestasi atau tidak berwujud) yang
memiliki nilai ekonomi yang signifikan (signifikan), yang umumnya dilakukan oleh
perusahaan atau kadang-kadang oleh seorang individu.
2. Inovasi merupakan aplikasi komersial pertama produk baru atau proses.
3. Inovasi merupakan sebuah proses yang kreatif dan interaktif yang melibatkan pasar
kelembagaan dan non-pasar.
4. Inovasi merupakan perubahan pengetahuan untuk produk, proses dan jasa baru; tindakan
menggunakan sesuatu yang baru.
5. Inovasi merupakan eksploitasi sukses ide-ide baru (eksploitasi sukses ide-ide baru), atau
dengan kata lain adalah penggunaan / mobilisasi pengetahuan, keterampilan, teknologi
dan pengalaman untuk menciptakan produk, proses dan jasa.
6. Inovasi merupakan penelitian, pengembangan, dan / atau rekayasa yang bertujuan untuk
mengembangkan nilai praktis dan konteks penerapan pengetahuan baru, atau cara baru
untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam proses produk atau produksi.
Tetapi Zimmerer (2009) menegaskan bahwa kreatifitas dapat diajarkan dan kreatifitas individual
dapat ditingkatkan. Caranya? Ia menguraikan 11 cara untuk meningkatkan kreatifitas individual
yaitu:
1. Beri kesempatan diri Anda menjadi kreatif.
Berani untuk berpikir kreatif tanpa takut dibilang bodoh oleh orang lain. Ide-ide cemerlang
biasanya lahir dari hal-hal yang mungkin dianggap bodoh dan tak berarti.
2. Beri pikiran Anda masukan segar setiap hari.
Agar kreatif, otak perlu distimulasi dengan hal-hal baru yang variatif. Mendengarkan radio dan
berganti-ganti setiap hari, mendengarkan beraneka ragam jenis musik atau melakukan hal-hal
lain yang sebelumnya tidak pernah dilakukan.
3. Amati berbagai produk dan jasa perusahaan lainnya, terutama yang berada dalam pasar yang
benar-benar berbeda.
Tidak ada salahnya meminjam ide perusahaan lain, kemudian mengembangkan menjadi inovasi
yang brilian.
4. Sadari kekuatan kreatif dari kesalahan.
Orang bijak mengatakan agar kita selalu belajar dari kesalahan yang diperbuat. Orang kreatif
mengatakan kita dapat memperoleh ide dari kesalahan yang kita buat. Kisah Charles Goodyear
menunjukkan hal tersebut. Setelah bekerja selama lima tahun untuk memformulasikan kombinasi
karet, belerang dan timah putih, pada malam yang dingin tahun 1839, tanpa sengaja Charles
menumpahkan sedikit campuran tersebut pada kompor kerjanya. Campuran tersebut meleleh
membentuk senyawa baru yang selama ini dicari-cari!
5. Bawalah selalu buku harian untuk mencatat pikiran dan ide Anda.
Ide-ide kreatif kadang muncul tanpa disengaja dan di waktu yang tak terduga. Daripada cepat
terlupa, ada baiknya membawa buku kecil untuk mencatat ide-ide yang mungkin akan muncul
tiba-tiba.
6. Dengarkan orang lain.
Ide tidak selalu datang dari diri kita sendiri. Ide dapat datang dari orang lain atau bahkan
kompetitor kita sendiri. Jadi selalu dengarkan orang lain karena mungkin ia akan menghadirkan
ide cemerlang buat kita.
7. Dengarkan apa kata pelanggan.
Mendengarkan pelanggan wajib hukumnya. Mereka mengkonsumsi produk kita dan sekaligus
menjadi sumber ide yang tiada habisnya.
8. Berbicara dengan anak kecil.
Anak-anak tidak membatasi pemikiran mereka. Mereka begitu bebas mengungkapkan kreatifitas
mereka tanpa batas. Mereka dapat menjadi sumber ide yang berharga.
9. Simpan kotak mainan di kantor Anda.
Mainan-mainan kecil seperti yoyo, gasing dan lain-lain dapat menjadi sumber inspirasi. Ketika
sedang bingung, Anda dapat mengambil satu dan memikirkan bagaimana benda tersebut
berkaitan dengan masalah Anda.
10. Baca buku mengenai cara merangsang kreatifitas dan mengambil kursus kreatifitas.
Memahami prinsip-prinsip kreatifitas akan sangat membantu meningkatkan kemampuan kreatif
kita.
11. Luangkan waktu Anda.
Sesekali luangkan waktu untuk berelaksasi, melepaskan diri dari rutinitas sejenak. Ide-ide baru
bisa muncul ketika otak kita tidak dalam keadaan tegang.
Ubahlah cara berpikir Anda dari negatif ke positif. Semakin positif cara berpikir Anda, membuat
Anda semakin percaya diri dan optimis dalam mengembangkan sisi kreatifitas. Jangan Takut
untuk mencoba hal baru. Sebaiknya kita memiliki rasa yang ingin tahu, karena dengan rasa ingin
tahu yang kita miliki maka rasa untuk mencoba hal yang baru akan lebih mudah, Hal-hal yang
baru membuat kita akan lebih bisa meningkatkan kreatifitas, bahkan menggali kreatifitas kita,.
Percaya Diri. Syarat ini merupakan syarat wajibnya, apabila kita ingin menggali kreatifitas kita
kita sebaiknya memiliki jiwa yang selalu confident (PD), dengan rasa PD, maka kita nantinya
dapat melalukan hal-hal baru dengan mudah tanpa adanya rasa takut salah atau takut jelek, dll.
Berdoa. Dengan usaha yang kita lakukan, tanpa diiringi dengan doa kita tidak dapat
melakukannya, kesuksesan yang besar di nilai dari usaha dan doa yang kita lakukan. Hadapi
ketakutan gagal. Orang-orang kreatif adalah mereka yg gagal ratusan kali. Tapi mereka
mengambil pelajaran dari kegagalan itu sebagai peluang untuk mencoba lagi dengan cara yg
berbeda dan mungkin lebih baik. Kegagalanlah yg secara langsung menyebabkan kreatifitas.
Inilah sumber-sumber yang saya dapet tentang Kreativitas dan inovasi dalam berwirausaha :
http://www.magfood-amazy.com/read/amazy-info/112/kreatif-inovatif-kunci-sukses-wirausaha/
http://www.kompasiana.com/jesseray/kreatif-dan-inovatif-dalam-
kewirausahaan_55297dadf17e6185788b45a3
http://www.pmct.co.id/pentingnya-inovasi-dan-kreativitas-dalam-berwirausaha/
http://monicaiza1.blogspot.co.id/2013/06/bab-5-kreativitas-dan-inovasi-dalam_16.html
http://www.gurupendidikan.com/10-pengertian-kreativitas-dan-inovasi-beserta-contohnya/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar