April 08, 2016

Ciri-ciri Wirausahawan yang Kreatif

  1. Sifat-sifat yang Perlu Dimiliki Wirausaha
Seorang wirausaha haruslah seorang yang mampu melihat ke depan. Melihat kedepan bukan melamun kosong tetapi, melihat berfikir dengan penuh perhitungan, mencari pilihan dari berbagai alternatif masalah dan pemecahannya. Untuk menjasi wirausahawan, seseorang harus memiliki ciri sebagai berikut:
  • Pecaya diri
  • Berorientasi pada tugas dan hasil
  • Pengambilan resiko
  • Kepemimpinan
  • Keorisinilan
  • Berorientasi pada masa depan
Demikian banyak ciri khas wirausaha yang perlu dimiliki, akan tetapi jika semua tidak dimiliki, memiliki sebagianpun cukup.
  1. Percaya Diri
Sifat-sifat utama diatas dimulai dari pribadi yang mantap, tidak mudah terombang-ambing oleh pendapat dan saran orang lain. Saran-saran orang lain jangan ditolak mentah-mentah, pakai itu sebagai masukan untuk pertimbangan, kemudian anda harus memutuskan segera.
Orang yang tinggi percaya dirinya adalah orang yang sudah matang jasmani dan rohaninya. Karakteristik kematngan seseorang adalah ia tidak bergantung pada orang lain, ia memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, objektif dan kritis, emosinya stabil, dan yang paling tinggi ialah kedekatan dengan khaliq sang pencipta.
  1. Berorientasi Pada Tugas dan Hasil
Orang ini tidak mengutamakan prestise dulu, kemudian prestasi. Akan tetapi ia gandrung pada prestasi baru kemudian setelah berhasil prestisenya akan naik. Anak muda yang selalu mengutamakan prestise lebih dulu baru prestasi, tidak akan mengalami kemajuan.
Berbagai motivasi akan muncul dalam bisnis apabila kita berusaha menyingkirkan prestise. Kita akan mapu bekerja keras, enerjik, tanpa malu dilihat teman asal yang kita kerjakan pekerjaan halal
  1. Pengambilan Resiko
Anak muda sering dikatakan selalu menyenangi tantangan. Mereka tidak takut mati. Inilah salah satu faktor pendorong anak muda menyenangi olah raga yang penuh dengan resiko dan tantangan.olah raga yang beresiko positif ialah panjat tebing, mendaki gunung, arung jeram, motor croos, karate atau olah raga bela diri, dan sebaginya.
Ciri dan watak yang sepeti ini dibawa kedalam wirausaha yang juga penuh dengan resiko dan tantangan, seperti persaingan, harga turun naik, barang tidak laku dan sebagainya.
  1. Kepemimpinan
Sifat kepemimpinan memang ada dalam masing-masing diri individu. Namun sekarang ini sifat kepemimpinan sudah banyak dipelajari dan dilatih. Ini tergantung dalam individu menyesuaikan diri dengan organisasi atau yang ia pimpin. Pemimpin yagn baik harus mau menerima kritik dari bawahan, ia harus bersifat responsif.
  1. Keorisinilan
Siafat orisinil ini tentu tidak selalu ada dalam diri seseorang. Yang dimaksud orisinil disini ialah ia tidak hanya mengekor pada orang lain, tetapi memiliki pendapat sendiri, ada ide yang orisinil, ada kemapuan untuk melaksanakan sesuatu.
  1. Berorientasi Pada Masa Depan
Seoarng wirausaha harus presfektif, mempunayi visi kedepan, sebab sebuah usaha bukan didirikan untuk semntara tetapi untuk selamanya.
Fadel Muhammad (1992 : 138) menyatakan ada tuju ciri yang melekat pada diri seorang wirausaha.
  1. Kepemimpinan, Ini adalah faktor kunci bagi seorang wirausaha.
  2. Inovasi, selalu membawa perkebangan dan perubahan ekonomi.
  3. Cara Pengambilan Keputusan, menurut ahli kedokteran mutakhir terdapat perbedaan signifikan antara otak kiri dan otak kanan.
  4. Sikap Tanggap Terhadap Perubahan, sikap tanggap terhadap perubahan relatif lebih tinggi dibandingkan orang lain.
  5. Bekerja Ekonomis dan Efisien, seorang wirausaha melaukkan kegiatannya dengan gaya smart( cerdas, pintar, bijak) bukan bergaya seorang mandor.
  6. Visi Masa Depan, visi ibarat benang merah yang tedak terlihat yang ditarik sejak awal hingga keadaan yang terakhir.
  7. Sikap Terhadap Resiko, seorang wirausaha adalah penentu resiko bukan seorang penanggung resiko.
  8. Kreatifitas
Wirausah yang kreatif takkan habis akal bila mendapat tantangan, merka akan merubahnya menjadi peluang.
  1. Konsep 10 D dari Bygrave
Selanjutnya digambarkan beberapa karakteristik dari wirausaha yang berhasil memiliki sifat-sifat yang dikenal demgan 10 D (Bygrave, 1994:5)
  • Dream
Seorang wirausaha mempunyai visi bagaimana keinginannya terhadap masa depan pribadi dan bisnisnaya juga kemampuan untuk mewujudkan impiannya tersebut.
  • Decisiveness
Seorang wirausaha adalah orang yang tidak bekerja lambat, ia membuat keputusan secara cepat.
  • Doers
Begitu seorang wirauaha membuat keputusan maka dia langsung menindak lanjutinya.
  • Determination
Seorang wirausaha melaksanakan kegiatan dengan penuh perhatian.
  • Dedication
Dedikasi seorang wirausaha terhadap bisnisnya sangat tinggi, kadang-kadang dia mengorbankan hubungan keluarga, melupakan hubungan dengan keluarga untuk sementara
  • Devotion
Ini berarti kegemaran atau kegili-gilaan. Demikian seorang wirausaha mencintai pekerjaan bisnisnya dia mencintai pekerjaan dan produk yang dihasilkannya.
  • Details
Seorang wirausaha sangat memperhatikan faktor-faktor kritia secara rinci. Dia tidak mau mengabaikan faktor kecla yang menghambat kegiatan usahanya.
  • Destiny
Seorang wirausaha bertanggung jawab terhadap nasib dan tujuan yang hendak dicapainya.
  • Dollars
Wirausahawan tidak sangat mengutamakan mencapai kekayaan, motivasinya tidak hanya uang.
  • Distribute
Seorang wirausaha bersedia mendistribusikan kepemilikan bisnis terhadap seseorang kepercayaannya.
  1. Beberapa Kelemahan Wirausaha Indonesia
Heidjrachman Ranu Pandojo (1998:16) menulis bahwa sifat-sifat kelemahan orang kita bersumber pada kehidupan penuh raga, dan kehidupan tanpa pedoman, dan tanpa orientasi yang telas.
Lebih rinci keleahan tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Sifat mantalitet yang memerlukan mutu.
  2. Sifat mantalitet yang suka menerambas.
  3. Sifat tak percaya kepada diri sendiri.
  4. Sifat tak berdisiplin murni.
  5. Sifat mantalitet yang suka mengabaikan tanggung-jawab yang kokoh.
  1. Pemanfaatan Waktu
Kegiatan yang dilakukan ada yang bersiafat sangat produktif, sedang dan kurang produktif. Ada waktu untuk bekerja, ada waktu untuk santai. Tapi seyogyanya kita menggunakan waktu lebih banyak untuk kegiatan produktif, dari pada untuk bersenang-senang. Tetapi tidak dapat di pungkiri bahwa waktu santai, berlibur cukup berperan dalam mencegah kebosanan dan membuat semangat kerja baru, penuh energi setelah liburan.
Simak firman allah yang artinya demi waktu, sungguh manusia itu merugi, kecuali bagi orang-orang beriman, yang solat, saling berwasiat dalam kebenaran dan kesabaran. Artinya kita harus menggunakan waktu untuk kegiatan yang produktif sekarang dan untuk masa yang akan datang.
Seorang wirausaha sejati adalah seorang yang dapat bekerja dalam satu tim, bisa mempercayai orang lain, tidak bekerja sendiri. Agar dapat memanfaaatkan waktu sebaik-baiknya perhatikanlah:
  • Buat rincian pekerjaan yang akan dilakukan setiap hari, dan coret mana yang sudah dikerjakan.
  • Hubungi via telvon sebelum anda mengunjungi atau bertemu dengan seseorang.
  • Siapkan pulpen, kertas kecil, dalam saku anda, agar sewaktu-waktu anda tidak repot mencari, sebab seringkali kita memerlukan secara tiba-tiba.
  • Bagi yang beragama islam jaga waktu shalat, yang bisa bersamaan digunakan untuk makan-minum dan istirahat sejenak.
  • Manfaatkan waktu lowong dengan membaca buku atau surat kabar.
  • Rencanakna waktu dalam perjalanan.
  • Menghindarlah secara baik-baik terhadap orang dapat mencuri waktu untuk hal yang tidak produktif.
  • Tidak perlu menemui seseorang jika hal yang akan di bicarakan bisa di lakukan melalui media komunikasi.
Bagi wirausahawan tentu pembicaraan lebih fokus pasa bisnis, mana ancaman yang harus dihindarkan dan peluang yang dapat dimanfaatkan, bertukar fikiran dengan relasi adalah yang paling utama bagi pelaku bisnis.


Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar