Maret 28, 2016

Sikap Mental Bisnis Orang Cina

Oleh: Tuhu Kurniati

Falsafah dan budaya bisnis orang china
Orang china suka mengembaraan di daerah baru melakukan adaptasi dan lebih fokus pada perdagangan.
Mereka menerapkan prinsip leluhur yaitu penghormatan leluhur adalah dengan kekayaan, dengan kaya mereka bisa memuliakan orang tua, dan cara menjadi kaya adalah dengan berdagang. Mereka selalu melakukan perbaikan secara terus menerus, dituangkan dengan ungkapan “Jika dahulu orang tuanya adalah penjual air dipinggir jalan anaknya akan membukan restoran dan mungkin cucunya akan mendirikan pabrik air kemasan”. 
orang Cina juga termasuk pekerja keras, karena pengaruh ajaran kongucu. walaupun mereka sudah berhasil tetap akan bekerja keras. oleh sebab itu tidak ada kesuksesan yang kemudian berhenti. orang Cina bekerja tidak cukup 8 sampai 10 jam sehari, tetapi justru 16 sampai 18 jam. mereka bukan penggila kerja tetapi mereka adalah pekerja keras, dan mempunyai semangat kerja yang tinggi. orang Cina juga mempunyai sifat yang konsisten pada tujuan yang telah ditetapkan, serta tidak pernah lari dari tujuan atau tidak fokus, dan apabila pada suatu tujuan tercapai, maka usaha tidak akan pernah berhenti karena akan ada tujuan lain yang ingin di capai. orang Cina meyakini bahwa bidang perdagangan inilah yang dapat menjadikan kaya, meningkatkan taraf hidup dan kesenangan, selain menjadi dinamis dalam mengarungi kehidupan.
Sistem dan Seni Bisnis Cina
secara singkat sistem bisnis orang cina dapat dijelaskan sebagai berikut :
  • orang cina mengizinkan pelanggannya membuat pilihan sendiri tanpa ada tekanan dari pemilik.
  • sukses bisnis tidak menggunakan jalan pintas
  • pelanggan lama diberikan kebebasan dan pelayanan yang istimewa sedangkan pelanggan baru diiming-imingi oleh potongan harga dan kemudahan kredit.
  • pekerja dalam sistem bisnis cina bagian yang tidak terpisahkan dari entitas bisnis.
Berikut seni bisnis orang cina :
  1. berwirausaha penuh dengan persaingan yang keras dan dilakukan dengan berbagai macam cara.
  2. dalam berwirausaha diperlukan adanya kecermatan atau ketelitian yang tinggi dan sikap fleksibel.
  3. seni berdangang orang cina selalu mengutamakan win-win solution.
  4. pengusaha baru rajin bekerja, ramah, dan menjadikan pelanggan sebagai sahabat dekat.
  5. pengusaha harus memiliki daya tahan, mental, dan jiwa yang sehat.

Rahasia Orang China

1.   Banyaknya kemiskinan, perasaan kurang aman ditempat orang lain, kemampuan bertahan hidup di tempat orang lain, tidak adanya pilihan lain dan ajaran falsafah hidup konfusiume yang mengajarkan untuk bekerja keras, tidak putus asa dan sabar mendorong etos kerja orang china.
2.   Dalam sistem sosial masyarakat China, status sosial dapat ditingkatkan dengan adanya kekayaan; semakin kaya maka semakin tinggi status sosial dan kehormatannya.
3.   Uang jangan pernah dijadikan sebagai penghalang. Asal ada kemauan, disitu pasti ada jalan, yang terpenting harus tabah dan sanggup hidup susah.

 Etika Orang China

1.   Melarang penggunaan cara-cara kotor untuk menjatuhkan orang lain karena cara tersebut dianggap perbuatan yang terkutuuk.
2.   Pedagang dilarang mengganggu dan menjelek-jelekan kegiatan perdagangan orang lain. Persaingan dibenarkan menurut nilai moral dan pertimbangan kemanusiaan.
3.   Pedagang tidak boleh terlalu kaku, namun sebaliknya perlu memperbolehkan proses tawar-menawar.

 Cara Bisnis Orang China
1.   untuk menjadi pedagang sukses harus mendapatkan keyakinan dari pelanggan.
2.   tidak boleh pelit mengeluarkan biaya tambahan untuk memikat hati pelanggan.
3.   bekerja minimal 18 jam sehari
4.   harus fleksibel dan beradaptasi dengan kondisi yang ada.
5.   tempat usaha harus mudah diakses dan menarik perhatian konsumen untuk
      mengunjunginya.
6.   tidak boleh semata-mata mengikuti pola pikirnya, tetapi mengikuti perilaku, minat dan
      kehendak orang banyak.
7.   bekerja sendiri supaya dapat mandiri serta memiliki daya juang, semangat yang tinggi, dan
      pantang menyerah.
8.   citra dibentuk dengan pelayanan yang diberikan bukan pada gaya dan kebaikan berpakaian.
9.   lebih suka mempekerjakan sanak keluarga sendiri untuk membantu kegiatan perdagangan.
10. akan merasa rendah diri jika gagal hidup  mandiri dan hanya mendapatkan gaji sepanjang
       hidupnya.
11. sebagian keuntungan harus di simpan untuk mengembangkan kegiatan perdagangan dan
      menghadapi kemungkinan apapun yang terjadi di luar dugaan, sebagaian digunakan untuk
      modal kerja.
Referensi:

Buku Kewirausahaan "Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda", Salemba Empat 2011, Jakarta  (Universitas Mercu Buana)

http://faulinemulia.blogspot.co.id

http://zakiyahkanza.blogspot.co.id

http://anggimaldini.blogspot.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar