Maret 10, 2016

Dasar Kewirausahaan

KONSEPSI DASAR KEWIRAUSAHAAN

Tujuan Umum Perkuliahan

Agar mahasiswa menegerti konsep dasar kewirausahaan.
Dengan demikian diharapkan mahasiswa tertarik, terangsang dan terdorong untuk terus belajar kewirausaahaan sehingga tumbuh jiwa kewirausahaan yang kreatif, inovatif, mandiri dan dinamis serta selalu berusaha mencapai dan mengembangkan peluang baru dengan lebih baik 
Mata kuliah ini bertujuan agar dapat mendorong mahasiswa untuk berwirausaha setelah menyelesaikan studinya dan mempersiapkan dengan pemahaman-pemahaman teoritis dan praktis. 

Mengapa semakin banyak Dibutuhkan Kewirausahaan?

Karena tingkat pengaguran disetiap jenjang pendidikan sudah semakin parah dan perlu segera dicari pemecahaan melaluin penciptaan lapangan kerja di berbai sector usaha.

Pengertian  Kewirausahaan
Kewirausahaan memiliki makna yang cukup luas. Intinya adalah berbisnis. Namun, berbagai pandangan bermunculan dengan mengaitkan kewirausahaan sebagai suatu kerja keras, menggabungkan berbagai ide, bermain dengan perkembangan pasar, dan banyak yang lainnya. Akan tetapi, hal terpenting dari kewirausahaan itu sendiri adalah sebuah inovasi. Inovasi tersebut dapat berwujud proses ataupun produk. Sesuatu yang disebut sebagai inovasi tersebut adalah hal yang baru yang muncul, entah itu merupakan murni karya yang baru ataupun penggabungan dan perbaikan dari ide-ide atau karya-karya yang sudah ada sebelumnya. Kegiatan tersebut dapat dilakukan secara mandiri atau individu, kelompok kerja, ataupun dalam suatu organisasi dan perusahaan.

Beberapa sumber peluang inovasi adalah:
1. Hal-hal yag tidak terduga
2. Keganjilan
3. Proses
4. Perubahan
5. Pengetahuan baru
Inovasi juga perlu dilandasi dengan berapa prinsip, yaitu:
1. Dimulai dengan analisis peluang
2. Bersifat konseptual dan perseptual
3. Sederhana dan terpusat
4. Mulai dengan yang kecil
5. Ditujukan untuk menjadi leader
Agar dapat sukses dalam berwirausaha, tentu saja seorang pengusaha harus memperhatikan aspek-aspek kewirausahaan itu sendiri. Ada beberapa aspek yang berpengaruh dalam kewirausahaan, diantaranya:
1. Pentingnya mendapatkan ide untuk sebuah usaha
2. Bagaimana mendapatkan ide
3. Mengidentifikasi perdagangan yang tepat
4. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih bisnis
5. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan ketika memutuskan untuk memulai suatu usaha
6. Fungsi dari sebuah usaha
Ada beberapa jenis kewirausahaan menurut Williamson, yaitu:

1. Innovating Entrepreneurship (bereksperimentasi secara agresif)
2. Imitative Entrepreneurship (meniru dari Innoveting Entrepreneurship yang berhasil)
3. Fabian Entrepreneurship (berhati-hati dan skeptikal, peniruan sangat jelas)
4. Drone Entrepreneurship (menolak untuk memanfaatkan peluang)
Kata wirausahawan pun memiliki banyak definisi dari berbagai pandangan. Ada yang mendefinisikan bahwa wirausahawan adalah orang yang bekerja untuk dirinya sendiri, tidak menjadi pegawai orang lain, dan tidak terikat pada suatu lembaga. Namun, ada juga yang berpikir lebih luas bahwa seorang wirausahawan adalah orang yang menciptakan perubahan, berbeda dari kebanyakan orang, dan biasanya orang tersebut hanya segelintir kecil dari suatu komunitas. Seorang wirausahawan selalu mengembangkan ide-idenya untuk membuat suatu inovasi, kreatif, bisa mengatur dan mengorganisasikan orang banyak, pantang menyerah, mandiri, memikirkan dan berani mengambil risiko dan mau bersusah payah awalnya. Maka tak jarang pengusaha-pengusaha sukses sekarang ini dulunya sangat sederhana dan bukanlah seorang yang hebat. Satu hal yang juga menjadi ciri seorang wirausahawan adalah memegang teguh moto "dengan modal sekecil-kecilnya, diperoleh untung sebesar-besarnya".

Kata wirausahawan atau entrepreneur berasal dari Bahasa Perancis entreprendre yang artinya melakukan dan dalam hal ini adalah melakukan bisnis.
* Dalam The Merriam-Webster Dictionary disebutkan bahwa wirausahawan adalah orang yang mengatur, mengelola, dan menanggung risiko sebuah bisnis.
* Joseph Schumpeter, ekonom Austria berpendapat bahwa kewirausahaan ditekankan pada inovasi, seperti:
1. Produk baru
2. Metode produksi baru
3. Pasar baru
4. Bentuk organisasi baru
Menurut Masykur W., seorang wirausahawan yang baik memiliki beberapa karasteristik, diantaranya:
1. Keinginan untuk berprestasi
2. Keinginan untuk bertanggung jawab
3. Preferensi kepada resiko menengah
4. Persepsi kepada kemungkinan berhasil
5. Rangsangan untuk umpan balik
6. Aktivitas energik
7. Orientasi ke masa depan
8. Keterampilan dalam pengorganisasian
9. Sikap terhadap uang
Wirausahawan biasa disebut juga pengusaha. Seringkali istilah pengusaha dan pemilik bisnis kecil dianggap sama atau tidak jauh berbeda. Keduanya memang sama-sama bergerak dalam dunia bisnis dengan usaha pribadi. Namun, jika ditelaah lebih dalam lagi, sesungguhnya terdapat beberapa perbedaan antara kedua istilah tersebut. Pandangan awam masyarakat mungkin melihat bahwa pemilik bisnis kecil lebih terkesan tradisional. Selain hal tersebut, perbedaan-perbedaan yang mendasar adalah:

1. Pengusaha dapat menciptakan kekayaan dan keuntungan yang nilainya jauh lebih besar.
2. Pengusaha memerlukan waktu yang lebih singkat untuk memperoleh kekayaan
3. Risiko usaha seorang pengusaha lebih besar.
4. Pengusaha biasanya melakukan inovasi-inovasi yang lebih baik.
Proses melakukan suatu kewirausahaan memiliki tahapan-tahapan yang sistematis untuk mendukung sebuah kesuksesan. Tahap yang paling utama adalah menemukan suatu inovasi. Melihat peluang kemudian mendapatkan sebuah ide untuk menciptakan sesuatu. Setelah itu, ada pemicu untuk memulai usaha yang telah direncanakan. Ketika pemodalan, SDM, bahan baku, dan lain-lain siap, maka usaha dapat dimulai. Usaha yang telah dimulai itu pun harus dipertahankan dengan melakukan inovasi-inovasi yang lebih baik lagi, sehingga dapat memperoleh keuntungan yang lebih besar lagi.

Menjadi seorang wirausahawan jelas berbeda dengan bekerja sebagai seorang pegawai. Bagi orang yang tidak suka mengambil risiko, pilihan untuk berkarier lebih cenderung menjadi pegawai karena sudah jelas apa yang dikerjakan dan apa hasil yang didapatkan. Namun, tidak ada kesempatan untuk lebih mengembangkan diri, terutama pemikiran-pemikiran untuk menciptakan suatu inovasi. Berbeda ketika seseorang memutuskan untuk berwirausaha. Semua ide dan inovasi yang ada di dalam pikiran dapat diwujudkan dalam bentuk usaha yang dibangun sendiri. Selain itu, usaha yang dibangun juga membantu menyediakan lapangan pekerjaan bagi banyak orang. Namun, risiko-risiko yang mungkin akan diterima juga ada, misalnya mulai dari jumlah pendapatan yang belum pasti hingga risiko kehilangan modal atau aset. Itulah mengapa, salah satu modal yang diperlukan dalam berwirausaha adalah kepercayaan diri. Selain itu, keberanian dalam mengambil risiko juga harus dimiliki oleh setiap wirausahawan.
Keuntungan menjadi kewirausahaan 
1.Mempunyai kebebasaan mencapai tujuan yang dikehendaki
2.Mempunyai kesempataan untuk menunjukan kemampuan dan potensi diri secara penuh 
3.Memperoleh manfaat dan laba yang maksimal 
4.Terbuka kesempataan untuk melakukan perunahaan
5.Trbuka peluang untuk membantu masyarakaat dalam menciptakan kesempataan kerja
6.Terbuka peluang untuk berperan dalam masyarakat dan mendapatkaan pengakuan atas usaha 
Ciri sikap kewirausahaan .
1.Percaya diri 
Keyakinan, ketidaktergantungan, individualistis, optimism
2.Berorientasi pada tugas dan hasil
Kebutuhan untuk berprestasi, berorientasi laba, ketekunan dan ketabahan, tekad kerja keras mempunyai dorongan kuat, energik dan inisiatif
3.Pengambil resiko dan suka tantangan
Kemampuan untuk mengambil resiko yang wajar
4.Kepemimpinan
Perilaku sebagai pemimpin, bergaul dengan orang lain, menanggapi saran-saran dan kritik
5.Keorisinilan
Inovatif, kreatif dan fleksibel
6.Berorientasi ke masa depan
Pandangan ke depan dan perspektif
Manfaat mempelajari Kewirausahaan Mempelajari pengetahuan dan praktek kewirausahaan mempunyai beberapa manfaat. Manfaat tersebut akan memberikan kita pilihan karir untuk berperan menjadi: 1. Wirausahawan (entrepreneurs) 2. Wiramanajer (intrapreneurs) 3. Wirakaryawan (innopreneurs) 4. Ultramanajer (ultrapreneur) 5. Pendidik/ Pemikir Jika wirausahawan adalah orang yang menjalankan usahanya sendiri, wiramanajer adalah orang yang memiliki kemampuan sebagai wirausahawan tetapi tidak menjalankan usaha sendiri melainkan menjalankan usaha atau memimpin usaha orang lain. Wiramanajer adalah manajer yang meng-implementasikan ide-ide wirausahawan menjadi sesuatu yang menguntungkan bagi organisasi/perusahaan (pinchott III, 1985). Tanri Abeng yang pernah menjadi manajer Bakri Group dan PT Multi Bintang adalah contoh seorang wiramanajer yang berhasil. Wirakaryawan adalah para karyawan yang memiliki kemampuan sebagai wirausahawan tetapi karena sebab-sebab tertentu mereka memilih untuk bekerja di suatu perusahaan/organisasi. Mereka adalah karyawan dari segala lapisan manajemen yang dapat meng-implementasikan ide-ide yang inovatif di dalam struktur perusahaan yang ada (Lynn dan Lynn, 1992). Ultramanajer. Adalah orang-orang yang memiliki kemampuan untuk membuka bidang usaha baru di berbagai tempat dengan pendekatan yang inovatip.
Penutup 
Wirausaha merupakan pengambilan resiko untuk menjalankan sendiri dengan memanfaatkan peluang-peluang untuk menciptakan usaha baru atau dengan pendekatan yang inovatif sehingga usaha yang dikelola berkembang menjadi besar dan mandiri tidak bergantung kepada pemerintah atau pihak-pihak lain dalam menghadapi segala tantangan persaingan. Inti dari kewirausahaan adalah; Pengambilan resiko, Menjalankan sendiri, Memanfaatkan peluang-peluang, Menciptakan baru, Pendekatan yang inovatif, dan Mandiri.








DAFTAR PUSTAKA

Kewirausahaan, membangun usaha sukses sejak usia muda penerbit salemba empat umb.
Referensi:
A Definition of Entrepreneurship. http://www.quickmba.com/entre/definition/
KONSEP DAN KARASTERISTIK KEWIRAUSAHAAN. http://scele.ui.ac.id/file.php/379/Kewirausahaan.PDF
Lima Konsep Kewirausaahan. 2008. http://www.slideshare.net/dhimasln/5-konsep-kewirausahaan-rev-presentation
PENDAHULUAN: KEWIRAUSAHAAN. http://scele.ui.ac.id/file.php/379/Pengantar_Kewirausahaan.PDF
Small-scale Enterprise for Neo-literates through CLCs. http://scele.ui.ac.id/file.php/379/Concepts_of_Entrepreneurship.pdf
What Is An Entrepreneur? A Definition of Entrepreneurship. 2008. http://www.morebusiness.com/business-entrepreneurship

Tidak ada komentar:

Posting Komentar