Maret 20, 2016

Mentalitas Bisnis Orang Cina yang Layak Ditiru


Ø  Falsafah dan Budaya Bisnis Cina.
Dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai dalam berwirausaha. Ada baiknya, seorang pengusaha menerapkan falsafah dan budaya bisnis orang Cina.
Mengapa? Karena, dalam menjalankan usahanya, orang Cina mempunyai tata cara yg tidak formal dan tidak birokratis. Mereka menjadikan kegiatan berwirausaha itu menjadi semudah mungkin.
v  Berikut falsafah bisnis orang Cina :
1.       Dalam berdagang, wirausahawan harus berani mengambil resiko, bekerja keras, dan tidak mudah putus asa.
2.       Mencintai pekerjaan tanpa ada keterpaksaan. Bekerja haruslah menyenangkan namun bukan hanya sekadar pengisi waktu luang.
3.       Mengajarkan sikap dan mental berwirausaha kepada anak cucu. Agar mereka tidak melakukan kesalahan yang sama dan mencapai keberhasilan dalam waktu cepat.
4.       Menabung dan tidak berprilaku konsumtif. Keuntungan yang didapat jangan difoya-foyakan. Namun, dijadika investasi untuk menambah modal kerja.
5.       Berorientasi kepada investasi jangka panjang dan berkelanjutan dalam jangka waktu yang lama.
6.       Pantang menyerah jika mengalami kegagalan, untuk mendorog pencapaian keberhasilan selanjutnya.
v  Budaya bisnis orang Cina :
1.       Kerja keras dan tekun serta focus dalam bekerja.
2.       Sikap ingin belajar dari orang yang lebih berpengalaman.
3.       Sabar, tabah, tegar, dan bijaksana dalam menghadapi kegagalan.
4.       Bekerja secara professional, kompetensi tinggi, dan komitmen pada pekerjaan.
5.       Merespon dan sigap pada setiap peluang yang ada. ( Prinsip : Siapa cepat dia dapat )
Ø  Sistem dan Seni Bisnis Cina.
Sistem yang dianut orang Cina adalah system yang berorientasi pada pelanggan yang mengutamakan interaksi tatap muka (face to face) serta komunikasi dengan banyak orang. Sistem ini menghendaki adanya proses. Jadi, kesuksesan itu tidak dapat diperoleh dengan cara instan.
v  Sistem Bisnis Orang Cina :
1.       Memberikan keleluasaan pada pelanggan untuk bergerak bebas, memilih dan membuat keputusan.
2.       Menghendaki adanya proses dan tidak menggunakan jalan pintas.
3.       Berhubungan baik kepada para pelanggan agar pelanggan bersedia kembali ke bisnisnya.
4.       Pekerja adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam bisnis.
v  Seni Bisnis Orang Cina :
1.       Mempersiapkan diri dari berbagai kendala dan persaingan yang dapat mengganggu kegiatan wirausaha.
2.       Fleksibel, cermat, dan teliti dalam batasan etika dan hokum yg berlaku.
3.       Mengutamakan win-win solution atau saling menguntungkan antara pihak-pihak yang terkait.
4.       Rajin bekerja, ramah, dan memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan.
5.       Memiliki daya tahan, mental, dan jiwa yang kuat.
Ø  Etika dan Rahasia Keberhasilan Orang Cina
Negara Cina merupakan Negara dengan jumlah penduduk terbanyak. Sehingga mau tidak mau, gesekan dan persaingan antar masyarakat merupakan makanan sehari-hari bagi mereka. Selain itu, factor kemiskinan, tekad yg kuat dan ajaran konfusiusme juga mendorong kemantapan etos kerja orang Cina.
v  Rahasia keberhasilan orang Cina.
1.       Latar belakang kehidupan orang Cina yang mendorong hasrat untuk meraih keberhasilan, agar memperoleh rasa aman.
2.       Sistem sosial orang Cina yang menunjukkan bahwa, penghormatan kepada orang tua adalah dengan menjadi kaya. Karna, semakin kaya maka semakin tinggi pula status sosial dan kehormatannya.
3.       Modal bukan merupakan penghalang untuk berwirausaha. Asal ada niat dan kemauan, disitu pasti ada jalan. Yang penting, harus tabah dan sanggup untuk hidup sederhana.
v  Etika bisnis orang Cina
1.       Tidak menggunakan cara-cara kotor untuk menjatuhkan orang lain. Kompetisi persaingan yang sehat harus selalu dijunjung tinggi.
2.       Dilarang menjelek-jelekkan dan mengganggu kegiatan usaha orang lain. Persaingan haruslah merunut pada factor moral kejujuran, keselamatan, dan kemanusiaan.
3.       Tidak dibenarkan untuk menipu dan mengutamakan kepuasaan pelanggan. ( Tidak kaku dan memperbolehkan proses tawar menawar )
Ø  Cara Bisnis Orang Cina
1.       Jujur dan harus mendapatkan keyakinan dari pelanggan.
2.       Tidak pelit mengeluarkan biaya tambahan untuk memikat hati pelanggan.
3.       Bekerja minimal 18 jam/hari
4.       Fleksibel dan beradaptasi dengan kondisi yang ada.
5.       Tempat usaha yang strategis dan mudah diakses serta menarik perhatian konsumen.
6.       Tidak egois, tetapi mengikuti prilaku, minat, dan kehendak orang banyak.
7.       Mandiri serta memiliki daya juang, semangat tinggi, dan pantang menyerah.
8.       Membentuk citra (image) dengan memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan.
9.       Basis kepercayaan dengan mempekerjakan sanak saudara ketimbang orang lain.
10.   Malu dan merasa rendah apabila tidak dapat mandiri.
11.   Hemat, rajin menabung dan berorientasi pada investasi untuk mengembangkan usaha.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar