Ø
Falsafah dan Budaya Bisnis Cina.
Dalam mencapai tujuan yang ingin
dicapai dalam berwirausaha. Ada baiknya, seorang pengusaha menerapkan falsafah
dan budaya bisnis orang Cina.
Mengapa? Karena, dalam menjalankan usahanya, orang Cina mempunyai tata cara yg tidak formal dan tidak birokratis. Mereka menjadikan kegiatan berwirausaha itu menjadi semudah mungkin.
Mengapa? Karena, dalam menjalankan usahanya, orang Cina mempunyai tata cara yg tidak formal dan tidak birokratis. Mereka menjadikan kegiatan berwirausaha itu menjadi semudah mungkin.
v
Berikut falsafah bisnis orang Cina :
1.
Dalam berdagang, wirausahawan harus berani
mengambil resiko, bekerja keras, dan tidak mudah putus asa.
2.
Mencintai pekerjaan tanpa ada keterpaksaan.
Bekerja haruslah menyenangkan namun bukan hanya sekadar pengisi waktu luang.
3.
Mengajarkan sikap dan mental berwirausaha kepada
anak cucu. Agar mereka tidak melakukan kesalahan yang sama dan mencapai
keberhasilan dalam waktu cepat.
4.
Menabung dan tidak berprilaku konsumtif.
Keuntungan yang didapat jangan difoya-foyakan. Namun, dijadika investasi untuk
menambah modal kerja.
5.
Berorientasi kepada investasi jangka panjang dan
berkelanjutan dalam jangka waktu yang lama.
6.
Pantang menyerah jika mengalami kegagalan, untuk
mendorog pencapaian keberhasilan selanjutnya.
v
Budaya bisnis orang Cina :
1.
Kerja keras dan tekun serta focus dalam bekerja.
2.
Sikap ingin belajar dari orang yang lebih
berpengalaman.
3.
Sabar, tabah, tegar, dan bijaksana dalam
menghadapi kegagalan.
4.
Bekerja secara professional, kompetensi tinggi,
dan komitmen pada pekerjaan.
5. Merespon
dan sigap pada setiap peluang yang ada. (
Prinsip : Siapa cepat dia dapat )
Ø
Sistem dan Seni Bisnis Cina.
Sistem yang dianut orang Cina
adalah system yang berorientasi pada pelanggan yang mengutamakan interaksi
tatap muka (face to face) serta
komunikasi dengan banyak orang. Sistem ini menghendaki adanya proses. Jadi,
kesuksesan itu tidak dapat diperoleh dengan cara instan.
v
Sistem Bisnis Orang Cina :
1.
Memberikan keleluasaan pada pelanggan untuk
bergerak bebas, memilih dan membuat keputusan.
2.
Menghendaki adanya proses dan tidak menggunakan
jalan pintas.
3.
Berhubungan baik kepada para pelanggan agar
pelanggan bersedia kembali ke bisnisnya.
4.
Pekerja adalah bagian yang tidak terpisahkan
dalam bisnis.
v
Seni Bisnis Orang Cina :
1.
Mempersiapkan diri dari berbagai kendala dan
persaingan yang dapat mengganggu kegiatan wirausaha.
2.
Fleksibel, cermat, dan teliti dalam batasan
etika dan hokum yg berlaku.
3.
Mengutamakan win-win
solution atau saling menguntungkan antara pihak-pihak yang terkait.
4.
Rajin bekerja, ramah, dan memberikan pelayanan
terbaik untuk pelanggan.
5.
Memiliki daya tahan, mental, dan jiwa yang kuat.
Ø
Etika dan Rahasia Keberhasilan Orang Cina
Negara Cina merupakan Negara dengan jumlah penduduk
terbanyak. Sehingga mau tidak mau, gesekan dan persaingan antar masyarakat
merupakan makanan sehari-hari bagi mereka. Selain itu, factor kemiskinan, tekad
yg kuat dan ajaran konfusiusme juga mendorong kemantapan etos kerja orang Cina.
v
Rahasia keberhasilan orang Cina.
1.
Latar belakang kehidupan orang Cina yang
mendorong hasrat untuk meraih keberhasilan, agar memperoleh rasa aman.
2.
Sistem sosial orang Cina yang menunjukkan bahwa,
penghormatan kepada orang tua adalah dengan menjadi kaya. Karna, semakin kaya
maka semakin tinggi pula status sosial dan kehormatannya.
3.
Modal bukan merupakan penghalang untuk
berwirausaha. Asal ada niat dan kemauan, disitu pasti ada jalan. Yang penting,
harus tabah dan sanggup untuk hidup sederhana.
v
Etika bisnis orang Cina
1.
Tidak menggunakan cara-cara kotor untuk
menjatuhkan orang lain. Kompetisi persaingan yang sehat harus selalu dijunjung
tinggi.
2.
Dilarang menjelek-jelekkan dan mengganggu
kegiatan usaha orang lain. Persaingan haruslah merunut pada factor moral kejujuran,
keselamatan, dan kemanusiaan.
3. Tidak
dibenarkan untuk menipu dan mengutamakan kepuasaan pelanggan. ( Tidak kaku dan memperbolehkan proses tawar
menawar )
Ø
Cara Bisnis Orang Cina
1.
Jujur dan harus mendapatkan keyakinan dari
pelanggan.
2.
Tidak pelit mengeluarkan biaya tambahan untuk
memikat hati pelanggan.
3.
Bekerja minimal 18 jam/hari
4.
Fleksibel dan beradaptasi dengan kondisi yang
ada.
5.
Tempat usaha yang strategis dan mudah diakses
serta menarik perhatian konsumen.
6.
Tidak egois, tetapi mengikuti prilaku, minat,
dan kehendak orang banyak.
7.
Mandiri serta memiliki daya juang, semangat
tinggi, dan pantang menyerah.
8.
Membentuk citra (image) dengan memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan.
9.
Basis kepercayaan dengan mempekerjakan sanak
saudara ketimbang orang lain.
10.
Malu dan merasa rendah apabila tidak dapat
mandiri.
11.
Hemat, rajin menabung dan berorientasi pada investasi
untuk mengembangkan usaha.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar