1. Pengantar : Mengapa Semakin Banyak Dibutuhkan
Wirausahawan Baru?
Hanya sebagian kecil yang tertarik untuk terjun
menjadi pengusaha,meskipun menjanjikan masa depan yang cemerlang. Menjadi
wirausahawan saat ini sangat di perlukan bukan hanya untuk kepentingan
sendiri,tetapi untuk mengabdi pada bangsa dan negara.
Tingkat pengangguran di setiap jenjang pendidikan
sudah semakin parah dan perlu segera dicari pemecahannya melalui penciptaan
lapangan kerja diberbagai sektor usaha. Dengan demikian,menjadi wirausahawan
pada saat ini sangat diperlukan, tidak hanya untuk kepentingan diri sendiri,
tetapi yang lebih penting dan mendesak adalah untuk mengabdi kepada bangsa dan
negara dengan menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.
Mengapa harus berwirausaha? Anda tentu masih ingat,
saat Indonesia mengalami krisis pada tahun 1997-1998. Banyak perusahaan besar
yang tumbang khususnya disektor perbankan, properti, dan pabrikan berbahan baku
impor. Siapa yang menyelamatkan bangsa Indonesia dari krisis? Anda tentu sudah
tahu, yaitu banyaknya pengusaha kecil dan menengah yang berdiri kokoh ditengah
krisis. Pengusaha ini mampu bertahan karena memproduksi barang dan jasa dengan
bahan baku dalam negeri dan berorientasi ekspor, tenaga kerja yang efisien, dan
biaya tetap yang kecil.
2. Sukses
Membutuhkan Kerja Keras
Tidak ada
keberhasilan tanpa kerja keras. Banyak orag muda yang sukses. Semakin sering
mengasah diri menjadi pengusaha,maka semakin besar peluang untuk menjadi
pengusaha sukses. Begitu pula jika anda ingin menjadi pengusaha
(wirausahawan) sukses, maka usaha atau bisnis apapun akan dapat dilakukan
dengan mudah apabila terlebih dahulu dibekali atau memiliki landasan yang kuat
berupa pengalaman, pola pikir, kemampuan dan cara mengelola suatu usaha yang
baik, serta motivasi yang kuat untuk menjadi pengusaha. Wirausahawan
membutuhkan kemauan dan tujuan yang jelas, seperti apa yang ingin dicapai dan
bagaimana cara mencapainya.
3. Keuntungan menjadi wirausahawan
·
Mempunyai kebebasan mencapai tujuan
·
Kesempatan untuk menunjukan potensi diri
·
Memperoleh manfaat yang maksimal
·
Mempunyai kesempatan untuk melakukan
perubahan
·
Membantu masyarakat dalam menciptakan
lapangan kerja
·
Mendapat pengakuan atas usaha kerja keras
kita
4. Ciri dan sikap wirausahawan
·
Percaya
diri
·
Fokus pada
tugas dan hasil
·
Berani
mengambil resiko
·
Mempunyai
jiwa kepemimpinan
·
Kreativitas
·
Memiliki
tujuan masa depan
5. Membangun
kewirausahawan di Indonesia
Birokrasi pemerintah menjadi salah satu faktor yang mempersulit tumbuhnya
wirausaha di Indonesia. Masalah birokrasi dimulai dari perizinan sampai
kebijakan dunia perbankan, yang sampai saat ini masih menjadi perbincangan yang
tak ada ujung pangkalnya. Sehingga kita harus membangun semangat diri yang kuat
bahwa baik buruknya kondisi hidup seseorang bergantung pada diri kita sendiri
tanpa menggantungkan diri pada orang lain. Semangat kewirausahaan harus
dibangun berdasarkan asas pokok berikut ini:
·
Kemauan kuat untuk berkarya (terutama dalam bidang
ekonomi) dan semangat mandiri.
·
mampu membuat keputusan yang tepat dan berani
mengambil resiko.
·
kreatif dan inovatif.
·
Tekun, teliti, dan produktif.
·
Berkarya dengan semangat kebersamaan dan etika bisnis
yang sehat.
·
Kelima asas pokok kewirausahaan tersebut diatas,
berkaitan dan saling menunjang satu sama lain dan harus ada pada setiap diri
wirausahawan dengan kondisi yang berbeda-beda.
Membangun kewirausahaan di Indonesia harus dilakukan
melalui tiga hal secara simultan yaitu:
·
Masyarakat mengubah paradigma bahwa menjadi pekerja
atau PNS lebih terpandang daripada menjadi wirausahawan sukses.
·
Lembaga pendidikan mempersiapkan bekal ilmu dan
keterampilan dalam berwirausaha.
·
pemerintah memberikan dukungan yang kondusif berupa
ikllim usaha yang baik menyangkut perizinan, permodalan, dan infrastruktur.
Kerangka pengembangan Kewirausahaan di Indonesia dapat dilakukan dengan
beberapa strategi sebagai berikut:
·
Memperbaiki pendidikan kewirausahaan, yaitu sistem
pendidikan kewirausahaan yang menyebar dari sekolah dasar sampai ke perguruan
tinggi (universitas) dan melakukan kerja sama dengan dunia industri melalui
kegiatan magang kewirausahaan.
·
Menyediakan infrastruktur (prasarana) yang tidak
terbatas hanya pada transportasi dan komunikasi, melainkan juga infrastruktur
pendidikan, baik formal maupun nonformal.
·
Menyediakan informasi seluas-luasnya bagi wirausahawan
yang berada pada tahapan start-up melalui layanan Internet.
·
Membuka akses selebar-lebarnya dalam pendanaan
terutama bagi UKM.
·
Membuat program komunikasi dan inisiatif bagi
wirausahawan. Program-program untuk memberi penyuluhan kewirausahaan melalui
media massa diikuti oleh program insentif sebagai penghargaan.
·
Menetapkan bidang-bidang yang mudah dimasuki oleh
wirausahawan baru (khususnya dibidang perdagangan dan kerajinan) serta
mendorong wirausahawan yang sukses dibidang industri manufaktur.
6.
Untuk memacu dan
mengukur kualitas usahawan kita dapat mengikuti kompetisi wirausaha. Berikut
bebebapa contoh kompetisi wirausaha di Indonesia.
7.
5 Tips Untuk Mahasiswa Berani
Membangun Startup!
·
Kuliah Bukan Hanya Mengejar Nilai
·
Jangan Takut Gagal, Takutlah Karena Tidak
Mencoba Hal Baru
·
Pahami Makna Startup, Bukan Malah Scale-up
·
Mindset Harus Tetap Terbuka
·
Jalani Sesuai Passion
Oleh: Raeka Azzahara –
Psikologi Mercu Buana 2015
Refrensi:
https://ngonoo.com/2015/11/131718/5-tips-untuk-mahasiswa-berani-membangun-startup/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar