Hai sahabat blogger, Ketemu lagi nih sama gua Panji
S Kurniawan. Kali ini gua akan membahas soal bagaimana sih persiapan untuk
menjadi seorang pengusaha muda.
Tampilkan postingan dengan label Tugas KWu 002. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas KWu 002. Tampilkan semua postingan
Agustus 20, 2016
Agustus 19, 2016
Persiapan Menjadi Pengusaha Muda
Menjadi pengusaha muda lebih baik dimulai sejak masih
muda, dengan memegang prinsip ”lebih cepat lebih baik” hendaknya pengusaha muda
diharapkan sudah mulai merancang apa yang akan dilakukan untuk menjadi
pengusaha muda sejak dini. Akan tetapi untuk menjadi pengusaha muda harus
mempersiapkan banyak hal, seperti ketrampilan, niat, kekuatan, juga keberanian
untuk memulai usaha mereka.
Agustus 13, 2016
Menjadi Pengusaha Sejak Kuliah Seperti Adi Nata
Andi adalah seorang
yang memiliki semangat juang yang tinggi, sifat pantang menyerah, berinovasi,
menyukai tantangan, dan kerja keras. Andi terjun dibidang wirausaha dimulai
sejak 2008 saat menyandang status mahasiswa, karena keadaan ekonomi keluarga.
Menjual donat keliling kampus dan juga menjadi guru privat Matematika dan
Fisika SMA merupakan bidang bisnis yang pertama kali ia geluti saat menjadi
mahasiswa. Dia pernah mendapatkan sekitar Rp12 juta dalam 3 bulan dari hasil
menjual donat dan menjadi guru privat. Namun, jumlah uang itu belum bisa
mencukupi salah satu biaya yang dibutuhkan keluarganya pada saat itu. Sehingga
ia harus memutar otak untuk mendapatkan jumlah biaya kebutuhan keluarganya.
Karena Andi adalah orang yang suka bergaul akhirnya ia ketemu dengan seorang
peternak di Jawa Tengah. Andi mulai terinspirasi dan mulai tertarik dengan
dunia peternakan saat itu. Mulanya dia bekerjasama dengan peternak di Garut,
Cirebon, Wonosobo, dan beberapa wilayah di pulau jawa dengan menjual ternak
mereka dengan modal kepercayaan yang dijalinnya.
Andi melihat potensi bisnis peternakan yang menurutnya dapat
menjanjikan masa depannya. Hal ini membuatnya nekat meminjam uang Rp. 8 juta
dari kerabatnya untuk modal membeli kambing betina 4 ekor dan kambing jantan 1
ekor. Andi mulai beternak kambing. Dalam 1 tahun kambingnya melahirkan 2 ekor
namun tiap bulannya anak kambingnya mati karena kurangnya ilmu yang dimiliki
tentang peternakan. Yang pada akhirnya ia menjual sisa kambingnya, saat itu
Idhul Adha. Andi yang memiliki sifat pantang menyerah walupun dia belum
memiliki ilmu di bidang peternakan, dia kembali nekad meminjam uang lagi
sebanyak Rp80 juta untuk mengganti kambingnya itu dan membeli 100 ekor domba
untuk mengembangkan usaha peternakan domba.
Seiring berjalannya waktu, dia tidak mau lagi usahanya gagal
karena kurangnya ilmu pengetahuan tentang usaha peternakan akhirnya ia pun
berusaha mengembangkan bisnisnya dan juga berusaha mengejar ketertinggalannya
dalam dunia akademik. Mengembangkan bisnisnya tidaklah mudah, Andi berusaha
menimba ilmu mulai dari mengikuti lokakarya, kuliah singkat, kursus dan lain
sebagainya, dia belajar dari siapa pun karena baginya setiap orang memberi
berkah.
Setelah mendapatkan ide dari Ibu penjual Gulai Kambing
kemudian andi membuka usaha dengan nama Aqiqah Catering itu masakan domba siap
saji yang sudah dibungkus (box) langsung dijual. Dari sinilah usahanya mulai
berkembang dan omsetnya juga bertambah besar. Sekarang perbulannya Andi bisa
menjual 100 ekor ternaknya, satu ekor harganya sekitar Rp1 juta, belum lagi
cateringnya yang sudah di bungkus menjadi masakan siap saji. Kita bisa
kalkulasikan sendiri berapa penghasilan Andi. Memiliki banyak bidang usaha
salah satunya bergerak dibidang usaha peternakan yang diberi nama Raja Aqiqah
dan bidang-bidang usaha lainnya. Menantarkan Andi sukses seperti sekarang ini.
Andi juga pernah memenangkan penghargaan dari Honda Youth
Starcup Icon 2011 yang digelar oleh Honda bekerjasama dengan Marketees, dia
terpilih menjadi salah satu juara kategori mahasiswa bidang industri dalam
ajang nasional Wirausaha Muda Mandiri. Andi menyingkirkan sekitar 3900-an
kontesan dari seluruh Indonesia. Andi berhak mendapatkan hadiah berupa tropi,
uang tunai Rp50 juta, dan training Bank Mandiri selama setahun.
Namun karena sifat Andi yang menyukai tantangan, ia pun
mencoba melebarkan sayap bisnisnya dan pada tahun 2011 dia menggeluti bidang
properti. Dia pernah dalam satu bulan membeli 5 rumah kemudian direnovasi
setelah itu dia jual. Andi juga berbisnis di biro perjalanan haji dan umroh
bersama artis kondang (Neno Warisman), sahamnya sekitar 20%.
Dari kisah diatas bisa kita dapatkan bahwa dalam perjalanan
menjadi seorang wirausahawan banyak sekali tantangan, kesulitan dan bahkan
kegagalan yang dihadapi oleh Andi Nata, namun pribadi Andi yang kokoh membuat
dia bisa melewati semua cobaan dan berhasil menjadi seorang wirausahawan
sukses. Menjadi seorang wirausahawan yang sukses tidak lepas dari pribadi
wirausahawan tersebut, oleh karena itu kesuksesan itu dipengaruhi oleh pribadi
diri sendiri.
Oleh karena itu kita harus bangun pribadi kita agar kita
tidak goyah ketika usaha yang kita jalani gagal, untuk membangun kepribadian
pertama kita harus mengenal diri sendiri dimulai dari karakter sampai bakat dan
kemampuan, lalu kita harus mempersiapkan diri atas perubahan sikap mental untuk
mengahadapi ketidakpastian, harus selalu mengatakan “BISA!”, siap kerja keras,
dan berani mengambil resiko tanpa mengalami kerugian.
Ketika kita pribadi telah terbentuk selanjutnya kita harus
mempersiapkan keterampilan secara softskill seperti mampu menjaga reputasi,
kemampuan komunikasi untuk memperluas jaringan, naluri untuk mengenal peluang
dan memliki kemampuan persuasi juga negosiasi, jika pribadi telah dibangun dan
keterampilan softskill telah dikuasai, maka mulailah kita membuka jalan usaha
kita untuk merealisasikan mimpi menjadi nyata seperti kisah Andi Nata diatas.
daftar pustaka : http://www.kesuksesan.info/2016/02/kisah-sukses-peternak-domba-merangkap.html
Agustus 07, 2016
Agustus 06, 2016
" PERSIAPAN PRIBADI PENGUSAHA MUDA "
Dalam mewujudkan usaha di usia muda kita perlu menyiapkan beberapa hal :
1. Kenali Diri Sendiri
Dalam hal ini kita perlu mengenali diri sendiri untuk membangun usaha yang akan diminati, usaha yang diminati akan lebih maksimal dalam menjalankan usahanya karena pengusaha sendiri menginginkan usaha yang akan dijalani.
2. Karakter Pribadi
Untuk menuju usaha yang sukses pengusaha muda harus memiliki karakter untuk maju, tidak mudah putus asa dalam menjalankan usahanya. Dalam hal ini pengusaha muda harus memiliki motivasi yang tinggi, suka bergaul dengan orang orang , dari bergaul dengan orang orang pengusaha dapat mendapatkan masukan masukan dari orang orang sekitarnya untuk memperbaiki usuhannya.Dari karakter sendiri harus ada dorongan untuk memacu diri sendiri supaya usahanya maju.
3. Mengetahui bakat atau kemampuan yang dimiliki
Seorang pengusaha harus dapat fokus dengan usaha yang sedang di jalankan atau dikembangkan, fokus dengan bakat yang dimiliki, cari tau terlebih dahulu bakat apa yang dimiliki, dengan begitu pengusaha dapat mengetahui cara atau jalan untuk menjalankan usahanya.
4. Berani mengambil resiko
Ketika memulai usaha seorang pengusaha harus siap dalam menghadapi hala hal yang akan terjadi terhadap usahanya entah itu resiko rugi kecil atau besar, oleh karena itu seorang pengusaha muda harus mengetahui secara menyeluruh mengenai usaha yang akan dijalankan.
Persiapan Pribadi Pengusaha Muda
Membangun kepribadian
pengusaha muda
Berikut ini merupakan beberapa hal yang terkait dengan usaha
membangun kepribadian :
Mengenal diri sendiri
Ada beberapa hal yang harus
dibangun terkait dengan mengenal diri sendiri, yaitu:
1.
Mengenal karakter pribadi
Untuk menjadi sukses, seorang
pengusaha paling tidak harus mempunyai karakter pribadi yang bermotivasi
tinggi, suka mencari tantangan, tidak mudah putus asa dan suka bergaul dengan
orang lain. Motivasi tinggi diwujudkan dengan adanya dorongan dari diri sendiri
untuk mencapai tujuan dan sukses secara terus-menerus.
PERSIAPAN PRIBADI PENGUSAHA MUDA - MISKIN KETIKA KECIL, KINI MILYARDER KEBUN KARET
Miskin Ketika Kecil, Kini Miliarder Kebun Karet
![]() |
Miskin Ketika Kecil, Kini Miliarder Kebun Karet
|
Menjalani masa kecil yang berat justru membuat Bpk.
H. M. Sukarni, SE. Ak., MBA., QIA., CFE menjadi pribadi yang tegar dan mandiri. Orangtua Bpk.
Sukarni yang kurang mampu tidak
membuat dirinya berkecil hati. Dia bahkan terus bekerja dan mau memulai karier
dari nol di dunia entrepreneur yang tidak pernah dijalani sebelumnya. Kini, pria yang berusia 56 tahun ini justru menjadi pemilik 100
hektar lebih kebun karet di daerah Pasaman, Sumatera Barat. Bpk. Sukarni juga berhasil menjadi orang kaya paling fenomenal di
daerahnya.
Kerja keras menjadi kunci sukses Bpk. Sukarni. Lahir dari keluarga yang serba kekurangan
tidak membuat pria yang kini berusia 56 tahun tinggal diam. Dia justru giat bekerja dan belajar untuk
menjadi sesukses sekarang. Aset-nya sangat banyak dan bisa membuka lapangan pekerjaan
di daerahnya.
Kekayaannya tersebut berasal dari bisnis di bidang karet. Berdasarkan catatan di daerahnya, pria kelahiran Rao Utara ini menduduki jajaran orang terkaya Rao
Utara, Pasaman. Beliau melakukan
pengendalian kebun karet secara berkala setiap hari dari jarak jauh maupun
langsung on the spot dikarenakan
Beliau harus mengontrol kebun dari Jakarta ke daerah Sumatera barat baik dengan
telepon ataupun kunjungan langsung.
Sumber harta Bpk. Sukarni sebagian besar dari hasil
gajinya sebelum pensiun, ditambah pengelolaan yang baik sebelum Beliau pensiun. Ia merintis karier hingga menjadi kaya dengan
tidak mudah. Sebab orangtua Bpk. Sukarni bukan orang yang berkecukupan.
Bpk. Sukarni memiliki lima
saudara. Ayah Bpk.
Sukarni sudah meninggal sejak Bpk Sukarni umur 4 tahun dan Ibu dari Bpk.
Sukarni sudah meninggal sejak umur 13 tahun.
Bpk. Sukarni dulunya bahkan sering tidak memiliki pakaian yang layak untuk dikenakan.
Ia sering menggunakan pakaian yang tidak sesuai. Bpk. Sukarni yang masih berusia enam tahun pun tidak tinggal diam. Dia sering
kali membantu menjual
pakaian training dan sepatu. Bpk. Sukarni juga pernah menjadi penjual rambutan untuk membantu kehidupan keluarga.
Tapi justru keterbatasan tersebut yang menempa Bpk.
Sukarni menjadi sosok yang
mandiri. Kehidupan masa kecil yang dibelenggu kemiskinan juga mendorong Bpk.
Sukarni bekerja lebih keras
agar bisa memperbaiki hidup.
Bpk. Sukarni setelah mempunyai modal
kecil-kecilan kemudian mencoba
peruntungan dengan menjadi pengusaha. Ia menyewa truk untuk mengangkut hasil
karet, dan mulai melakukan perambahan karet. Ilmu yang di dapatnya mulai dari mencontoh praktek kerja orang lain mau pun belajar dari buku-buku mengenai berkebun karet yang baik.
Bisnisnya mulai berkembang ketika Bpk. Sukarni menduduki bangku sekolah menengah atas
di Bukittinggi, Sumatera Barat.
Dia yang semula ingin melanjutkan kuliah di jurusan akuntansi harus menerima nasib untuk kembali bekerja,
lantaran tidak memiliki biaya untuk melanjutkan pendidikan.
Akhirnya karet yang dibina jatuh bangun pun membuahkan
hasil melalui kerjasama dengan orang-orang sedaerah yang mempunyai visi dan
misi yang sama. Kesempatan ini membuat Bapak
yang mempunyai anak 2 orang ini
percaya diri untuk membangun sebuah kebun karet seluas-luasnnya. Saat ini Beliau sudah mempunyai 50 karyawan
untuk mengelola kebun sebesar 100 hektar lebih.
Report by: NIKA BENO SATRIO - 46114120034
K034-NIKA
PERSIAPAN PRIBADI PENGUSAHA MUDA
Seorang pengusaha muda juga selalu merealisasikan mimipinya
menjadi kenyataan yang memang dia inginkan, seorang usaha muda juga mampu
bermimpi dengan selalu berkomitmen dengan keinginanya sehingga ada kerja keras
untuk bisa mencapai keberhasilannya. Untuk menjadi pengusaha muda ada beberapa
hal yang harus dipersiapkan yaitu, kepribadian, keterampilan, kekuatan, dan
kemauan merealisasikan mimpi menjadi kenyataan. Ada beberapa hal untuk bisa
menjadi pengusaha muda :
A. MEMBANGUN KEPRIBADIAN PENGUSAHA MUDA
keberhasilan sebuah usaha sangat ditentukan oleh sosok
pribadi sang pengusaha.
berikut merupakan beberapa hal yang terkait dengan usaha
membangun kepribadian :
ada beberapa hal yang harus dibangun terkait dengan mengenal
diri sendiri, yaitu :
mengenal karakter pribadi
mengenal bakat dan kemampuan
2. mempersiapkan perubahan sikap mental
ada beberapa kondisi yang membedakan antara seorang pegawai
dengan seorang pegusaha. salah satu yang dihadapi pengusaha adalah adanya
ketidakpastian, sedangkan seorang pegawai sudah bekerja sesuai dengan
ketentuan. oleh sebab itu, bagi pengusaha muda harus mempersiapkan perubahan
sikap yang terdiri atas :
- sikap menghadapi ketidakpastian
- siap mengatakan "bisa"
- siap bekerja keras, tekun, dan sabar
- berani mengambil resiko dan jangan sampai rugi.
Sumber:
Buku Kewirausahaan Membangun Usaha Sukses Sejak Usia
Muda, Suharyadi dkk, Salemba Empat.
Langganan:
Postingan (Atom)




