Tampilkan postingan dengan label L31-Alif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label L31-Alif. Tampilkan semua postingan

Maret 20, 2016

Mentalitas Bisnis Orang Cina yang Layak Ditiru


Ø  Falsafah dan Budaya Bisnis Cina.
Dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai dalam berwirausaha. Ada baiknya, seorang pengusaha menerapkan falsafah dan budaya bisnis orang Cina.

Maret 17, 2016

KWH

PERSIAPAN PRIBADI PENGUSAHA MUDA

A.    Mempersiapkan Diri untuk Menjadi Pengusaha Muda

1.    Membangun kepribadian pengusaha muda
Berikut ini merupakan beberapa hal yang terkait dengan usaha membangun kepribadian :
a.    Mengenal diri sendiri
Ada beberapa hal yang harus dibangun terkait dengan mengenal diri sendiri, yaitu:
1)    Mengenal karakter pribadi
Untuk menjadi sukses, seorang pengusaha paling tidak harus mempunyai karakter pribadi yang bermotivasi tinggi, suka mencari tantangan, tidak mudah putus asa dan suka bergaul dengan orang lain. Motivasi tinggi diwujudkan dengan adanya dorongan dari diri sendiri untuk mencapai tujuan dan sukses secara terus-menerus.
2)    Mengenal bakat dan kemampuan
Keberhasilan usaha diperoleh dari barang dan jasa terbaik yang diihasilkan oleh pengusaha. Untuk menghasilkan barang dan jasa terbaik diperlukan adanya bakat dan kemampuan. Ada orang lahir dengan bakat  tertentu, sehingga ketika dia berusaha sesuai dengan bakatnya tersebut dapat menghasilkan barang dan jasa yang berkualitas. Tetapi ada juga kemampuan yang berupa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari proses belajar.
b.    Mempersiapkan Perubahan Sikap Mental.
Bagi pengusaha muda harus mempersiapkan perubahan sikap yang terdiri atas ;
1)    Sikap menghadapi ketidakpastian
Perencanaan yang baik akan mengurangi ketidakpastian. Selain itu dapat dilakukan mekanisme reserve for deficit month, yaitu cara mendapatkan dana cadangan yang diperoleh dari keuntungan pada saat bulan-bulan ramai. Cara ini biasaya dilakukan dengan menyimpan 25% dari total keuntungan.
2)    Siap mengatakan bisa
Seorang pengusaha pantang mengatakan “TIDAK  BISA”. Sebab apabila seorang pelanggan butuh suatu barang dan dijawab tidak bisa disediakan, maka potensi kehilangan pelanggan menjadi besar dan usaha akan menjadi tidak maksimal.
3)    Siap bekerja keras, tekun dan sabar
Usaha baru yang belum banyak dikenal perlu dengan sabar diperkenalkan ke masyarakat, bahkan kalau perlu dari pintu ke pintu (door to door).
4)    Berani mengambil risiko dan jangan sampai rugi
Setiap risiko dapat diperkecil dengan melakukan perhitungan secara matang, membuat alternatif dan berhati-hati dalam setiap tindakan.

B.    Mempersiapkan Keterampilan Pengusaha Muda

Untuk menjadi pengusaha muda yang sukses perlu diperlukan beberapa keterampilan softskill yang harus dikuasai yaitu :
1.    Menjaga reputasi
Reputasi seseorang  dikenal orang lain melalui daftar riwayat hidupnya. Daftar riwayat hidup bukan sekedar berisi deretan pekerjaan, tetapi juga hal-hal terkait pengalaman dan kemampuan dalam melakukan suatu kegiatan, deretan kompetensi dan rangkaian tanggung jawab yang dapat diemban.
2.    Kemampuan membangun jaringan
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan dalam membangun jaringan yaitu :
•    Menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat.
•    Menjadi anak gaul.
•    Buat kartu nama yang menarik dan spesifik serta berikan kepada teman baru.
•    Tawarkan persahabatan yang tulus.
3.    Naluri mengenali peluang usaha
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan naluri mengenali peluang usaha:
•    Menentukan arah usaha dan minat.
•    Menumbuhkan kepekaan lingkungan dan kondisi di sekitar.
•    Menerapkan manajemen informasi.
4.    Kemampuan Persuasi dan Negosiasi
Untuk meningkatkan kemampuasn persuasi dan negosiasi, diperlukan adanya beberapa hal yaitu :
•    Itikad baik untuk menciptakan win-win solution.
•    Mempersiapkan diri sebelum negosiasi.
•    Meningkatkan kemampuan komunikasi dan pengendalian emosi.
•    Sikap profesional.

C.    Membangun Usaha Saat Muda

Ada beberapa alasan mengapa usaha disaat muda perlu dikembangkan, yaitu :
1.    Adanya kekuatan positif yang dimiliki kaum muda, terutama mahasiswa untuk berhasil dalam dunia usaha, yaitu :
•    Usia mahasiswa yang berkisar antara 18 samoai 25 tahun memiliki semangat  besar untuk meraih mimpinya.
•    Penguasaan teori yang baik dan pengalaman yang telah ada.
•    Daya nalar dan sistematika berpikir yang cukup baik.
•    Kemampuan fisik yang prima.
•    Kreativitas yang tinggi dan lahirnya inovasi.
2.    Ada peluang cukup besar berwujud potensi yang perlu dikembangkan dari status mahasiswa dan kaum muda. Potensi tersebut adalah :
•    Waktu mahasiswa dan pengusaha muda yang relatif masih longgar semasa kuliah dan belum menikah dibandingkan dengan sete;ah lulus dan bekerja.
•    Banyak peluang usaha yang dapat digali disekitar kampus dan komunitasnya.
•    Simpati masyarakat terhadap kaum muda dan mahasiswa relatif tinggi.
•    Rasa kesetiakawanan dalam alamamater yang tinggi.

D.    Merealisasikan Mimpi menjadi Kenyataan

Ada pertanyaan, mengapa anak muda sekarang harus bermimpi menjadi  pengusaha? Jawaban atas pertanyaan tersebut adalah :
•    Persaingan mendapatkan pekerjaan semakin ketat.
•    Kebebasan menentukan nasib sendiri dan berkreasi.
•    Potensi mendapatkan penghasilan yang tinggi.
•    Idealisme mengurangi pengangguran.
Setelah bersemangat menjadi pengusaha muda, maka bagaimana mencapai mimpi tersebut ? Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan, yaitu :
•    Mengubah impian menjadi visi.
•    Menyusun rencana strategis.
•    Menetapkan rencana jangka pendek.
Dalam menyusun rencana jangka pendek, diperlukan perencanaan yang sesuai dengan kaidah SMART, yaitu :
1)    Spesific, merupakan target yang harus dijabarkan jelas dan tidak bermakna ganda.
2)    Measurable, merupakan target yang dapat diukur dengan jelas.
3)    Achievable, merupakan target yang dicapai dengan realistis.
4)    Reasonable, merupakan pencapaian target yang mempunyai pijakan yang kuat untuk dapat dicapai.
5)    Time Based, merupakan kurun waktu yang telah ditetapkan untuk mencapai target.
•    Melaksanakan usaha.

Maret 10, 2016

KONSEPSI DASAR KEWIRAUSAHAAN

Agar mahasiswa menegerti konsep dasar kewirausahaan. Dengan demikian diharapkan mahasiswa tertarik, terangsang dan terdorong untuk terus belajar kewirausaahaan sehingga tumbuh jiwa kewirausahaan yang kreatif, inovatif, mandiri dan dinamis serta selalu berusaha mencapai dan mengembangkan peluang baru dengan lebih baik
Mata kuliah ini bertujuan agar dapat mendorong mahasiswa untuk berwirausaha setelah menyelesaikan studinya dan mempersiapkan dengan pemahaman-pemahaman teoritis dan praktis.

Mengapa semakin banyak dibutuhkan Kewirausahaan?

                Karena tingkat pengaguran disetiap jenjang pendidikan sudah semakin parah dan perlu segera dicari pemecahaan melaluin penciptaan lapangan kerja di berbai sector usaha. Dibawah tertera data penganguran 2013-2015 data Bps

Description: Data angkatan kerja, penduduk bekerja dan pengangguran


Pengertian  Kewirausahaan
Kewirausahaan adalah proses kemanusiaan (human process) yang berkaitan dengan kreativitas dan inovasi dalam memahami peluang, mengorganisasi sumber-sumber, mengelola sehingga peluang itu terwujud menjadi suatu usaha yang mampu menghasilkan laba atau nilai untuk jangka waktu yang lama. Definisi tersebut menitikberatkan kepada aspek kreativitas dan inovasi, karena dengan sifat kreativitas dan inovatip seseorang dapat menemukan peluang.

Keuntungan menjadi kewirausahaan
1.       Mempunyai kebebasaan mencapai tujuan yang dikehendaki
2.       Mempunyai kesempataan untuk menunjukan kemampuan dan potensi diri secara penuh
3.       Memperoleh manfaat dan laba yang maksimal
4.       Terbuka kesempataan untuk melakukan perunahaan
5.       Trbuka peluang untuk membantu masyarakaat dalam menciptakan kesempataan kerja
6.       Terbuka peluang untuk berperan dalam masyarakat dan mendapatkaan pengakuan atas usaha mereka
Ciri sikap kewirausahaan .
1.       Percaya diri
Keyakinan, ketidaktergantungan, individualistis, optimism
2.       Berorientasi pada tugas dan hasil
Kebutuhan untuk berprestasi, berorientasi laba, ketekunan dan ketabahan, tekad kerja keras mempunyai dorongan kuat, energik dan inisiatif
3.       Pengambil resiko dan suka tantangan
Kemampuan untuk mengambil resiko yang wajar
4.       Kepemimpinan
Perilaku sebagai pemimpin, bergaul dengan orang lain, menanggapi saran-saran dan kritik
5.       Keorisinilan
Inovatif, kreatif dan fleksibel
6.       Berorientasi ke masa depan
Pandangan ke depan dan perspektif

Kewirausahaan bukanlah suatu hal yang mudah dilakukan sehingga banyak yang perlu dipelajari dan diperhatikan untuk menjadi seorang wirausahawan. Dewasa ini kewirausahaan sudah mulai berkembang diiringi oleh majunya teknologi, pengetahuan, dan faktor pendorong lainnya. Semoga dengan berjalannya waktu wirausahawan di Indonesia ini bisa bertambah dan membuat Indonesia sejahtera dan makmur. Keberhasilan atau kegagalan wirausaha sangat dipengaruhi oleh sifat dan kepribadian seseorang. The officer of Advocacy of Small Business Administration, bahwa kewirausahaan yang berhasil pada umumnya memiliki sifat-sifat kepribadian.
Seperti telah diungkapkan bahwa wirausaha sebenarnya adalah seorang inovator atau individu yang mempunyai kemampuan naluriah untuk melihat benda-benda materi sedemikian rupa yang kemudian terbukti benar, mempunyai semangat. Para ahli mengemukakan bahwa seseorang memiliki minat berwirausaha karena adanya suatu motif tertentu, yaitu motif berprestasi (achievement motive). Motif berprestasi ialah suatu nilai sosial yang menekankan pada hasrat untuk mencapai yang terbaik guna mencapai kepuasan secara pribadi.


Oleh : Alif Darmawan Salam - 46115010074
L31-Alif 
Suharyadi, Nugroho Arissetyanto, S.K. Purwanto, & Maman Faturohman.(2012).Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda, Jakarta:Salemba Empat.


Sukses Berwirausaha ( mind mapping )