Tampilkan postingan dengan label @k36-Cintya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @k36-Cintya. Tampilkan semua postingan

Juni 06, 2018

Pemasaran Organisasi

Pemasaran organisasi
Abstraksi
Pemasaran merupakan proses dari sebuah organisasi untuk menawarkan barang dan jasanya kepada pembeli, adapun pemasaran organisasi meliputi konsep pemasaran organisasi, strategi pemasaran organisasi, dan peran pemasaran organisasi.
Pengertian Pemasaran Organisasi
Pemasaran (bahasa Inggris: marketing) adalah aktivitas, serangkaian institusi, dan proses menciptakan, mengomunikasikan, menyampaikan, dan mempertukarkan tawaran yang bernilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat umum.
Di dalam KBBI organisasi adalah kelompok kerjasama antara orang-orang yang diadakan untuk mencapai tujuan bersama.
Organisasi pemasaran adalah pola hubungan kerja antara dua orang atau lebih dalam susunan hierarki dan pertanggungjawaban untuk mencapai tujuan di bidang pemasaran.
Konsep Pemasaran Organisasi
Menurut Kotler dan Armstrong (2012:30-32), pemasaran bersandar pada konsep inti berikut:
1.       Kebutuhan, Keinginan, dan Permintaan (Needs, Wants, and Demands)
2.      Penawaran Pasar – Produk, Pelayanan, dan Pengalaman (Market Offerings – Products, Services, and Experiences)
3.      Nilai Pelanggan dan Kepuasan (Customer Value and Satisfaction)
4.      Pertukaran dan Hubungan (Exchanges and Relationships)
5.      Pasar (Markets)
Strategi Pemasaran
Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyusun strategi pemasaran:
1.      Konsistensi
Dengan adanya konsistensi terhadap semua area marketingnya, dapat membantu mengurangi biaya marketing dan meningkatkan efektivitas penciptaan merek.
2.      Perencanaan
Perencanaan konsep marketing yang akan dijalankan usaha kecil sangat mempengaruhi banyaknya pelanggan yang diperoleh.
3.      Strategi
Strategi merupakan dasar untuk kelanjutan kegiatan marketing yang telah direncanakan
.
4.      Target Market
Mendefinisikan secara tepat pangsa pasar yang dituju, dengan memilih satu atau lebih dari segmen pasar yang akan dimasuki.
5.      Anggaran
Menghitung anggaran marketing merupakan bagian yang berat dan membutuhkan keakuratan hasil hitungan
.
6.      Marketing Mix
Marketing mix biasanya dijelaskan sebagai produk, harga, tempat, dan promosi.
7.      Website
Saat ini bisnis apapun termasuk usaha kecil usahakan memiliki website, karena hampir 60% konsumen datang dari informasi dari internet.
8.      Branding
Branding adalah bagaimana konsumen menerima produk dan perusahaan yang membuat produk tersebut.
9.      Promosi dan iklan
Promosi dan iklan merupakan konsep marketing yang harus dipertimbangkan pada berbagai bsnis dan produk, termasuk pada usaha kecil.
10.  Customer Relationship Management
Pengelolaan hubungan dengan pelanggan yang tepat menjadi salah satu hal penting untuk menciptakan konsumen yang loyal dan konsisten.
Peran Pemasaran Dalam Organisasi
1.      Peran Pemasaran dalam Sektor Bisnis
Secara umum, pemasaran paling cepat menyebar di perusahaan-perusahaan penghasil barang konsumen dalam kemasan (Consumer Packaged/Goods), perusahaan-perusahaan penghasil barang konsumen tahan lama (Consumer Durable-Goods), dan perusahaan-perusahaan peralatan industri.
2.      Peran Pemasaran dalam Sektor Non-Profit
Pemasaran semakin menarik minat organisasi non profit seperti perguruan tinggi, rumah sakit, gereja, dan kelompok kesenian, instansi pemerintah dan lembaga non profit swasta juga meluncurkan kampanye pemasaran sosial untuk mengurangi merokok, minum alcohol.
3.      Peran Pemasaran dalam Sektor Internasional
Perusahaan multi nasional banyak menanamkan modalnya untuk meningkatkan kemampuan pemasaran globalnya.
Kesimpulan
            Pemasaran organisasi menjadi strategi tersendiri bagi organisasi dalam mencapai tujuan karena untuk menjual produk baik berupa barang maupun jasa memerlukan pemasaran. Pemasaran memerlukan beberapa konsep  untuk mengabstraksi suatu strategi, sedangkan strategi bertindak sebagai cara mengatur suatu pemasaran untuk mencapai tujuan. Adapula seorang pengusaha perlu mengetahui peran dari pemasaran itu sendiri supaya dapat menjalankan pemasaran organisasi sesuai dengan peran-peran dari pemasaran.
Daftar Pustaka



Mei 29, 2018

Kontribusi SDM untuk Perusahaan




Kontribusi SDM untuk Perusahaan
Abstrak
Manajemen sumber daya manusia yaitu bagaiamana manusia menjadi unsur utama dalam aktivitas di perusahaan, hal yang mendasari manajemen ini adalah bahwa manusia bukanlah mesin sehingga manusia dapat bekerja dengan pemikiran mereka. Sedangkan manajemen produksi dan operasi adalah bagaimana aktivitas itu berjalan untuk menghasilkan barang dan jasa.

Pendahuluan
Manajemen sumber daya manusia, disingkat MSDM, adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal.

Isi

Fungsi manajemen sumber daya manusia
Adapun fungsi manajemen SDM menurut M. Fuad adalah sebagai berikut :
1.      Perencanaan sumber daya manusia 
2.      Rekrutmen 
3.      Seleksi 
4.      Orientasi (induksi) 
5.      Latihan dan Pengembangan 
6.      Pemeliharaan 
7.      Pemberhentian 
Sasaran manajemen sumber daya manusia
Tentu saja Manajemen SDM memiliki sasaran/obyek yang diatur. Berikut beberapa obyek yang menjadi sasaran Manajemen SDM :
1.      Sasaran perusahaan atau korporasi
Departemen SDM sengaja dibuat untuk membantu para pimpinan / manajer dalam mencapai tujuan perusahaan.
2.      Sasaran fungsional
Mempertahankan kontribusi dari HRD pada level yang lebih cocok bagi kebutuhan perusahaan.
3.      Sasaran sosial
Hubungan manajamen perusahaan dengan syarikat kerja, hubungan perusahaan dengan masyarakat sekitar.
4.      Sasaran pribadi karyawan
Membantu para karyawan untuk mencapai tujuan-tujuan pribadi mereka.
Model manajemen sumber daya manusia
Dalam pelaksanaan manajemen SDM memiliki banyak model. Tetapi tujuannya sama, yaitu mempelajari permasalahan-permasalahan yang ada dalam manajemen SDM kemudian mencari solusinya.
Ada beberapa model manajemen sumber daya manusia sebagai berikut :
1.      Model Klerikal,
Mendapatkan laporan berupa data, catatan atau apapun secara rutin.
2.      Model Hukum,  
Operasional / pelaksanaan dari Sumber Daya Manusia harus berlandaskan kekuatan hukum.
3.      Model Finansial, model ini semakin berkembang seiring berkembangnya waktu, karena para manajer sadar bahwa dari segi SDM juga mempengaruhi arus keuangan.
4.      Model Manajerial, ada 2 versi yang pertama adalah manajer HRD memahami kerangka acuan kerja, sedangkan yang kedua adalah manajer menjalankan fungsi dari manejemen SDM.

Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi beserta Ruang Lingkupnya – 
Manajemen Produksi dan Operasi adalah serangkaian kegiatan yang mengolah faktor-faktor produksi untuk memberikan nilai tambah bagi barang atau jasa  melalui proses transformasi atau perubahan bentuk.

Ruang Lingkup Manajemen Produksi dan Operasi
Manajemen Produksi dan Operasi berkaitan dengan konversi Input menjadi Output. Dalam proses konversi tersebut, memerlukan berbagai kegiatan yang merupakan ruang lingkup kerja dari Manajemen Produksi dan Operasi. Berikut ini adalah kegiatan-kegiatan yang termasuk dalam Manajemen Produksi dan Operasi.
  • Facility Location (Lokasi Fasilitas),
kegiatan dalam memilih lokasi yang tepat untuk produksi.

  • Plant Layout and Material Handling (Tata Letak Pabrik dan Penanganan Material),
merencanakan dan memutuskan tata letak atau konfigurasi peralatan, mesin dan perlengkapan yang digunakan untuk kegiatan produksi.

  • Product Design
Perancangan produk harus memperhatikan kemudahan dan efisiensi dalam berproduksi.

  • Process Design
perancangan dan penentuan proses produksi dengan efisien.

  • Production and Planning Control,
perencanaan produksi beserta aspek-aspeknya.

  • Quality Control
pengawasan dan pengendalian kualitas agar barang dan jasa yang dihasilkan sesuai dengan standar dan spesifikasi yang ditentukan.

  • Material Management
Manajemen pengelolaan persediaan bahan baku, barang setengah jadi dan barang jadi.

  • Maintenance Management
Merumuskan dan melaksanakan perawatan terhadap semua fasilitas produksi.

Fungsi menejemen operasi                                                                                               
Dalam menghasilkan produk berupa barang dan jasa, semua jenis organisasi menjalankan tiga fungsi demi kelangsungan hidup organisasi.  Fungsi-fungsi tersebut adalah:

1.      Pemasaran, yang menghasilkan permintaan, menerima pesanan produk sehingga menghasilkan penjualan 
2.      Produksi/Operasi, yaitu proses menghasilkan produk 
3.      Keuangan/Akuntansi, yaitu kegiatan mengawasi sehat atau tidaknya sebuah organisasi dilihat dari sisi keuangannya.


Untuk melaksanakan fungsi operasi, diperlukan serangkaian kegiatan yang merupakan suatu sistem. Ada empat macam fungsi produksi/operasi yang utama, yaitu:
1.      Sebagai proses, berupa teknik, yaitu metode yang digunakan untuk mengolah bahan 
2.      Sebagai pengorganisasian teknik dan metode, sehingga proses dapat dilaksanakan secara efektif 
3.      Sebagai dasar penetapan perencanaan bahan 
4.      Sebagai pengawasan atas tujuan penggunaan bahan.

Penutup
Manajemen sumberdaya manusia adalah ilmu yang mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja efektif dan efisien yang dapat mempengaruhi kualitas perusahaan, karyawan dan masyarakat, menurut Hasibuan (2006). Fungsi sumber daya manusia mirip dengan fungsi manajemen, yaitu perencanaa, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian.



Daftar pustaka
Manajemen Sumber Daya Manusia dan Manajemen Oprasi dan Produksi, Universitas Mercu Buana, 2018





Mei 23, 2018



MANAJEMEN FUNGSIONAL
Abstrak
          Menjadi seorang wirausahawan yang sukses adalah ia yang bisa mengatur dan mengelola aktivasi dalam menejemen seperti manajemen SDM, manajemen operasional, manajemen keuangan dan manajemen pemasaran. Untuk melakukan aktivasi tersebut wirausahawan perlu mengetahui beberapa fungsi manajemen diantaranya fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan.
         
Pengertian Manajemen Fungsional
Strategic Manajemen = Tugas manajer puncak u/ kebijaksanaan perusahaan. Manajemen Fungsional (Manajer Fungsional) = Aktivitas Manajer Madya agar tujuan organisasi bsa tercapai.
Manajemen fungsional adalah untuk mempertahankan kontribusi departemen pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Sumber daya manusia menjadi tidak berharga jika manajemen sumber daya manusia memiliki kriteria yang lebih rendah dari tingkat kebutuhan organisasi.
Aktivitas manajemen fungsional:
ĂĽ  Manajemen sumber daya manusia (msdm)
ĂĽ  Manajemen operasional
ĂĽ  Manajemen pemasran
ĂĽ  Manajemen keuangan
Pendekatan manajemen klasik berdasarkan fungsi/tugas.
1.      Perencanaan
Perencanaan adalah suatu proses dasar dalam menentukan tujuan yang akan dilakukan pada masa mendatang.
                      
A.     Unsur-unsur perencanaan Manajemen
·         Tujuan yaitu bagian terpadu dari setiap perencanaan yang secara spesifik mengharapkan sesuatu di masa mendatang
·         Tindakan yaitu upaya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya
·         Sumber daya, adalah segala sesuatu yang mempunyai potensi nilai kepada suatu pemberdayaan dan yang dapat dijadikan sebagai pembatas serangkaian tindakan
·         Implementasi, yaitu melaksanakan kegiatan yang sesui petunjuk perencanaan
·         Evaluasi yaitu tahap untuk mencari tahu penyebab kegagalan dan berbagai alasan keberhasilan dari suatu perencanaan
                                                              

B.     Hambatan-Hambatan Perencanaan

1.                  Kurangnya pengetahuan tentang organisasi.
2.                  Kurang memahami lingkungan (internal dan external).
3.                  Ketidak mampuan melakukan prediksi secara efektif.
4.                  Kesulitan perencanaan operasi-operasi yang sekali pakai.
5.                  Terkendala biaya.
6.                  Takut gagal atau kurang percaya diri.
7.                  Ketidak sediaan untuk menyingkirkan tujuan-tujuan alternatif (jalan pintas).

C.     Kriteria Penilaian Efektifitas Rencana

1.                  Kegunaan.
2.                  Ketepatan.
3.                  Ruang Lingkup.
4.                  Efektifitas Penggunaan Biaya.
5.                  Akuntabilitas.
6.                  Ketepatan Waktu

2.      Pengorganisasian
Pengorganiasian adalah bagiamana suatu organisasi membentuk struktur organisasi, membagi-bagi tugas dan bertanggung jawab atas tugasnya.

A. Lima Prinsip Pengorganisasian (Organizing Principles)

1. Prinsip Spesialisasi kerja (Work Specialization)

2. Prinsip Otoritas atau Wewenang (Authority)      

3. Prinsip Rantai Komando (Chain of Command)

4. Prinsip Pendelegasian Wewenang (Delegation)

5. Prinsip Rentang Kendali (Span of Control)


B. Tujuan dari pengorganisasian, antara lain:
·         mempermudah dalam pelaksanaan tugas dengan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan kecil,
·         mempermudah manajer dalam melaksanakan pengawasan,
·         memudahkan penentuan jumlah orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas.

3.      Fungsi Manajemen Penggerakan (Actuating)

A.     Prinsip Pengarahan
a.       Prinsip mengarah pada tujuan.
b.      Prinsip keharmonisan dengan tujuan
c.       Prinsip kesatuan komando
B.     Tahapan Pengarahan

·         Memberikan motivasi, inspirasi, semangat atau dorongan kepada setiap karyawan
  • Pengarahan yang dilakukan dengan memberikanpetunjuk yang benar, jelas dan tegas.
  • Menurut Herujito, bahwa berkomunikasi secara efektif.


4.      Fungsi Manajemen Pengawasan (Controling)


A.     Fungsi Pengawasan
1.      mengantisipasi kegagalan, mengoreksi kegagalan,
2.      memberikan solusi untuk mengatasi kegagalan tersebut.

B.   Proses Pengawasan
·        Penetapan Standar dan Metode Penilaian Kerja
·        Penilaian Kerja
·        Membandingkan Kinerja dengan Standar
·        Melakukan Tindakan Koreksi Jika terdapat Masalah
KESIMPULAN
            Manejemen memiliki empat fungsi diantaranya adalah fungsi Planing, Organizing, Actuating, dan Controling. Fungsi tersebut saling berkaitan dan tidak boleh dilakukan secara acak, karena dari fungsi satu ke yang lainnya merupakan tahapan dalam manajemen.
rocketmanajemen.com/manajemen-fungsional/