Tampilkan postingan dengan label @V22-SHAZFA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @V22-SHAZFA. Tampilkan semua postingan

Desember 04, 2022

Mengidentifikasi Identitas Merek dengan Citra Merek

 

Abstrak
Semua komponen yang terkait dengan produk, layanan, perusahaan, atau orang adalah “brand identity” atau “identitas merek”. Identitas merek sangat berpengaru terhadap citra merek karena dalam identitas merek terdapat warna, logo, tagline yang dijelaskan oleh perusahaan. Citra merek memiliki 3 kategori dan Identitas merek memiliki 3 prinsip utama.
Kata Kunci: Identitas Merek, Citra Merek

PENDAHULUAN
    Merek dapat menambah image sebuah produk. Konsumen cenderung memilih produk yang bermerek karena lebih bisa dipercaya dan merasa aman. Identitas merek dikatakan sebagai karakteristik khas dari sebuah merek. Identitas merek terdiri atas nama, logo, slogan suatu merek yang menggambarkan citra perusahaan atau produk tersebut. Dengan demikian identitas merek dapat diartikan sebagai persepsi merek yang khas dari sebuah perusahaan yang ingin disampaikan perusahaan sehingga membentuk persepsi konsumen mengenai merek tersebut.
    Semua komponen yang terkait dengan produk, layanan, perusahaan, atau orang adalah “brand identity” atau “identitas merek”. Beberapa item ini adalah nama, logo, nada, tagline, jenis huruf, dan bentuk yang membuat daya tarik. Identitas merek adalah kategori yang terpisah dari citra merek.
    Identitas merek harus menjadi pesan yang konsisten diterima oleh audiensnya. Jika sebagian dari identitas merupakan warna tertentu, konsistensi warna sangat penting dalam menjaga identitas produk. Identitas harus sesuai dengan gambar yang diproyeksikan ke publik.

PEMBAHASAN
    Identitas merek merupakan asosiasi merek yang unik yang menunjukkan janji kepada konsumen. Agar menjadi efektif, identitas merek perlu memiliki resonansi dengan consume. Hal ini bertujuan untuk dapat membedakan merek dengan pesaing, serta dapat menjelaskan apa yang akan dilakukan perusahaan dalam menjaga keberlanjutannya.
    Konsepsi identitas merek mencakup segala sesuatu yang membuat merek bermakna dan unik. Merek mencakup karakteristik barang serta serangkaian elemen lainnya, yang memerlukan identitas merek.
    Citra merek merupakan serangkaian asosiasi yang ada dalam benak konsumen terhadap suatu merek, biasanya terorganisasi menjadi suatu makna. Citra merek dapat diukur melalui tiga kategori:

  1. Favorability of brand association
    Suatu merek menciptakan sikap yang positif jika atribut dan manfaat merek tersebut dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen.
  2. Strength of brand association
    Asosiasi yang terbentuk dari informasi yang masuk kedalam ingatan konsumen dan bagaimana informasi tersebut bertahan sebagai bagian dari brand image
  3. Uniqueness of brand association
    Merek yang unik dan menarik mampu menimbulkan asosiasi yang kuat di dalam pikiran pelanggan

Prinsip-prinsip utama identitas merek adalah:

  1. Komunikasi tidak hanya menjadi pasokan informasi yang penting tetapi perjuangan sehari-hari untuk tetap didengar dan terlihat, yang merupakan prasyarat daya tahan;
  2. Merek harus bereaksi secara memadai terhadap perubahan yang merupakan prasyarat pemahaman;
  3. Merek harus mencerminkan manfaat dan harapan konsumen.

Kunci identitas yang kuat meliputi:

  • Berbeda: Ini menonjol di antara pesaing dan menarik perhatian orang.
  • Mudah diingat: Ini membuat dampak visual. (Pertimbangkan Apple: Logonya sangat mudah diingat sehingga hanya menyertakan logo — bukan nama mereka — pada produk mereka.)
  • Skalabel dan fleksibel: Dapat tumbuh dan berkembang bersama merek.
  • Kohesif: Setiap bagian melengkapi identitas merek.
  • Mudah diterapkan: Sangat intuitif dan jelas untuk digunakan oleh desainer.

Tips untuk mengembangkan Identias Merek:

  1. Menjual merek bukan produk
  2. Merek harus mencerminkan produk yang sebenarnya
  3. Menekankan peran besar seni dan salinan dalam membentuk brand identity 
  4. Tidak masalah untuk mengubah merek atau rebranding
  5. Jangan menipu konsumen.

KESIMPULAN
    Merancang brand identity yang sukses membutuhkan banyak kerja keras dan kolaborasi. Untuk menjaga bisnis tetap pada rencana yang sama dan memberdayakan tim untuk melakukan pekerjaan terbaik, pastikan karyawan terdidik, terinspirasi dan memiliki alat yang mereka dibutuhkan.
    Identitas merek berpengaruh terhadap citra merek. Dimana berarti warna, logo, tagline yang dijelaskan oleh perusahaan memiliki pengaruh terhadap peningkatan citra merek.

Daftar Pustaka

Zebuah, A. J. (2018). ANALISIS IDENTITAS MEREK, LOYALITAS MEREK, CITRA MEREK, DAN KEPERCAYAAN MEREK TOYOTA. Jurnal Manajemen Pemasaran, 12(2).

Zullaihah, R., & Setyawati, H. A. (2021). Analisis Pengaruh Iklan, Identitas Merek, dan Kepuasan Pelanggan Terhadap Minat Beli Ulang (Studi Pada Pengguna Smartphone Merek Oppo di Kebumen). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 3(1).

November 25, 2022

Hukum Perpajakan dalam Perusahaan Bisnis

 

Oleh: Shazfa Zakirah Yasmeenah (@V22-SHAZFA)

Abstrak
Setiap pengusaha baik lokal maupun asing wajib patuh pada hukum perpajakan di Indonesia. Pajak adalah kontribusi wajib kepada Negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak. Bentuk-bentuk Hukum Perusahaan meliputi Usaha Pribadi, Persekutuan, Perseroan Terbatas (PT), Limited Partnership and R & D Limited Partnership, Perseroan terbatas tipe S. Selain itu terdapat Agency Theory yang merupakan teori yang menyatakan adanya hubungan antara pihak yang memberi wewenang (prinsipal) dan pihak yang menerima wewenang (agen).
Kata Kunci: Pajak, Manajemen Pajak, Hukum Perusahaan

PENDAHULUAN
Setiap pengusaha baik lokal maupun asing wajib patuh pada hukum perpajakan di Indonesia. Pajak adalah masalah sentral dalam hal investasi di manapun karena pajak adalah penyumbang utama pendapatan negara, besarnya pajak yang dikenakan seringkali satu faktor pertimbangan investor yang ingin berinvestasi di negara lain.

Pajak atau perusahaan pajak perusahaan mengacu pada pajak yang dikenakan pada entitas yang dikenakan pajak pada tingkat entitas dalam yurisdiksi tertentu. Pajak tersebut dapat mencakup penghasilan atau pajak lainnya. Sistem pajak sebagian besar negara memberlakukan pajak penghasilan pada tingkat entitas pada jenis tertentu dari entitas seperti perusahaan atau korporasi.

Banyak sistem tambahan pemilik pajak atau anggota entitas atas dividen atau distribusi lainnya oleh entitas kepada anggota. Berkenaan dengan bisnis set-up atau pendaftaran perusahaan di suatu negara, investor dapat dikenakan dengan perusahaan / pajak perusahaan karena sebagian besar negara pajak semua perusahaan melakukan bisnis di negara atas penghasilan atau, dalam beberapa kasus, beberapa kegiatan perusahaan di negara itu.

Tidak terkecuali di Indonesia, yang membebankan baik pajak perusahaan pada perusahaan yang melakukan bisnis di Indonesia serta pajak penghasilan pribadi bagi karyawan. 

PEMBAHASAN
Agency Theory
Agency Theory adalah teori yang menyatakan adanya hubungan antara pihak yang memberi wewenang (prinsipal) dan pihak yang menerima wewenang (agen). Teori keagenan merupakan teori yang mendasari praktik bisnis perusahaan yang dipakai selama ini. Prinsip utama teori ini menyatakan adanya hubungan kerja antara pihak yang memberi wewenang yaitu pemilik/pemimpin dengan pihak yang menerima wewenang (agensi) yaitu manajer.

Agency theory menjelaskan fenomena yang terjadi apabila atasan mendelegasikan wewenangnya kepada bawahan untuk melakukan suatu tugas atau otoritas untuk membuat keputusan. Fenomena dalam kasus ini adalah adanya perbedaan kepentingan antara pemimpin perusahaan dengan pihak pemungut pajak (fiskus). Manajemen perusahaan berupaya untuk menurunkan beban sehingga pendapatan perusahan bertambah, sehingga mereka berpotensi memperoleh kenaikan gaji, posisi, ataupun kepentingan lainnya.

Manajemen Pajak
Menurut Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, Pajak adalah kontribusi wajib kepada Negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan Negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Menurut Chairil Anwar Pohan, hal 13, Manajemen perpajakan adalah usaha menyeluruh yang dilakukan tax manager dalam suatu perusahaan atau organisasi agar hal-hal yang berhubungan dengan perpajakan dari perusahaan atau organisasi tersebut dapat dikelola dengan baik, efisien dan ekonomis, sehingga memberi kontribusi maksimum bagi perusahaan.

Bentuk Hukum Perusahaan
  • Usaha Pribadi
Usaha pribadi adalah bentuk bisnis yang dimiliki dan di operasikan oleh hanya satu orang. Orang ini bertanggung jawab atas keseluruhan harta kekayaan perusahaan tersebut dan mempunyai hak atas keseluruhan untung dari hasil usaha.
  • Persekutuan
Persekutuan (firma dan komanditer) merupakan bentuk organisasi bisnis dimana dua orang atau lebih bertindak sebagai pemilik dari perusahaan sehingga bertanggung jawab dan hak yang ada akan ditanggung oleh mereka. Firma adalah perseroan yang didirikan untuk menjalankan suatu perusahaan dibawah satu nama bersama dimana peserta-pesertanya langsung dan sendiri-sendiri bertanggung jawab sepenuhnya pada pihak ke tiga. Sedangkan Persekutuan Komanditer (CV) adalah perseroan yang didirikan untuk menjalankan suatu perusahaan yang dibentuk oleh satu orang atau lebih sebagai pihak yang bertanggung jawab renteng dan satu orang atau lebih sebagai pihak lain yang mempercayakan uangnya.
  • Perseroan Terbatas (PT)
Perseroan Terbatas (PT) merupakan badan hukum yang didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham, dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam undang-undang serta peraturan pelaksanaannya.
  • Limited Partnership and R & D Limited Partnership
Limited partnership merupakan suatu bentuk khusus dari perseroan terbatas (PT) dimana pengolahan kapital hanya terbatas atas modal yang disetorkan atau dengan kata lain pemilik modal hanya akan menanggung rugi sebatas modal yang disetorkan saja.
  • Perseroan Terbatas Tipe S
Merupakan bentuk khusus perseroan terbatas (di AS) yang dibentuk dan memiliki hak untuk pengisian formulir perpajakan secara khusus sehingga menghindarkan perusahaan ini dari membayar pajak secara ganda.

KESIMPULAN
  1. Manajemen perpajakan adalah usaha menyeluruh yang dilakukan tax manager dalam suatu perusahaan atau organisasi agar hal-hal yang berhubungan dengan perpajakan dari perusahaan atau organisasi tersebut dapat dikelola dengan baik, efisien dan ekonomis, sehingga memberi kontribusi maksimum bagi perusahaan.
  2. Bentuk-bentuk Hukum Perusahaan meliputi Usaha Pribadi, Persekutuan, Perseroan Terbatas (PT), Limited Partnership and R & D Limited Partnership, Perseroan terbatas tipe S.

DAFTAR PUSTAKA

Roslita, E., & Safitri, A. (2022). PENGARUH KINERJA DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP TINDAKAN PENGHINDARAN PAJAK. Jurnal Manajemen Bisnis, 25(2). 

Salam, D. (2022). Pajak Perusahaan dan Pajak Penghasilan Pribadi di Indonesia [web log]. Retrieved 2022, from https://www.cekindo.com/id/blog/pajak-perusahaan-dan-pajak-penghasilan-pribadi-di-indonesia.

Modul 13. Legal and Tax. Kewirausahaan III.


November 09, 2022

Budaya Organisasi Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan

Oleh: Shazfa Zakirah Yasmeenah

Abstrak
Corporate Culture atau budaya perusahaan merupakan cara interaksi perusahaan kepada karyawannya atau bisa juga bagaimana antar sesama karyawan saling berinteraksi. Tiga jenis budaya organisasi meliputi budaya konstruktif,  budaya pasif-defensif dan budaya  agresif defensive. Terdapat fungsi internal dan fungsi eksternal dalam budaya organisasi. Selain itu Budaya Organsasi juga mempengaruhi produktivitas dan kinerja karena membentuk sikap dan perilaku.
Kata Kunci: Budaya Organisasi, Kinerja Karyawan. 

Pendahuluan

Memahami bagaimana pentingnya latar belakang perusahaan adalah hal yang penting bagi karyawan. Dengan mengetahui bagaimana cara perusahaan berkomunikasi terhadap karyawannya, setiap orang yang bekerja dapat menyesuaikan diri agar sejalan dengan budaya perusahaan. Corporate Culture atau budaya perusahaan merupakan cara interaksi perusahaan kepada karyawannya atau bisa juga bagaimana antar sesama karyawan saling berinteraksi. 

             Budaya perusahaan yang dimaksud bisa berupa keyakinan, kepercayaan, nilai dan juga norma bersama sebagai ciri perusahaan dan diikuti juga oleh semua anggota perusahaan. Konsep yang terkait erat adalah etika perusahaan dan citra perusahaan. Etika perusahaan menyatakan nilai-nilai perusahaan, sedangkan citra perusahaan merupakan persepsi publik terhadap budaya perusahaan.

Anggota baru perlu mempelajarinya. Beberapa dari mereka mungkin membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi, sementara yang lain lebih cepat. Tidak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyesuaikan, mempelajari lingkungan budaya baru membuatnya lebih mudah bagi mereka untuk bersinergi dengan anggota lain.

Hal inilah yang akan memberikan kerangka acuan umum untuk anggota perusahaan, sehingga dapat menafsirkan fakta atau peristiwa yang terjadi di lingkungan perusahaan. Misalnya, budaya mengirim pesan pada orang orang yang ada di luar perusahaan atau di dalam perusahaan tentang bagaimana bisnis dijalankan. Berakar dari tujuan, pendekatan organisasi pada tenaga kerja, strategi struktur sampai dengan pelanggan dan investor. Inilah mengapa Corporate Culture menjadi komponen bisnis yang penting untuk kegagalan atau keberhasilan bisnis.

 

Pembahasan

Kinerja adalah usaha yang dilakukan dari hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam suatu organisasi sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam rangka mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan norma maupun etika, menurut pendapat Prawirosentono dalam Husaini Usman (2010).

Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan adalah sebagai berikut:

1.      Efektivitas dan Efisiensi

Dalam hubungannya dengan kinerja organisasi, maka ukuran baik buruknya kinerja diukur oleh efektivitas dan efisiensi. Dikatakan efektif bila mencapai tujuan, dikatakan efesiensi bila hal itu memuaskan sebagai pendorong mencapai tujuan, terlepas apakah efektif atau tidak.

2.      Otoritas dan tanggung jawab

Dalam organisasi yang baik wewenang dan tanggung jawab telah didelegasikan dengan baik, tanpa adanya tumpang-tindih tugas. Masing-masing karyawan yang ada dalam organisasi mengetahui apa yang menjadi haknya dan tanggung jawabnya dalam rangka mencapai tujuan organisasi.

3.      Disiplin

Secara umum, disiplin menunjukkan suatu kondisi atau sikap hormat yang ada pada diri karyawan terhadap peraturan dan ketetapan perusahaan. Disiplin merupakan ketaatan dan hormat terhadap perjanjian yang dibuat antara perusahaan dan karyawan.

4.      Inisiatif

Inisiatif seseorang berkaitan dengan daya pikir, kreatifitas dalam bentuk ide untuk merencanakan sesuatu yang berkaitan dengan tujuan organisasi. Setiap inisiatif sebaiknya mendapat perhatian atau tanggapan positif dari atasan, kalau memang dia atasan yang baik.

 

Budaya organisasi adalah sistem makna bersama yang dianut oleh anggota-anggota yang membedakan organisasi itu dari organisasi-organisasi lain (Robbins, 2006). Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi mengungkapkan nilai-nilai inti yang dianut bersama oleh mayoritas anggota organisasi. Budaya organisasi dapat memberikan stabilitas bagi suatu organisasi, tetapi juga dapat sebagai penghambat terhadap perubahan.

Secara umum terdapat tiga jenis budaya organisasi menurut Kreitner dan Kinicki (2003) yaitu:

1.      Budaya konstruktif

Budaya konstruktif adalah budaya di mana para karyawan didorong untuk berinteraksi dengan orang lain dan mengerjakan tugas dan proyeknya dengan cara yang membantu mereka dalam memuaskan kebutuhannya untuk tumbuh dan berkembang.

2.      Budaya pasif-defensif

Budaya pasif-defensif bercirikan keyakinan yang memungkinkan bahwa karyawan berinteraksi dengan karyawan lain dengan cara yang tidak mengancam keamanan kerja sendiri.

3.      Budaya agresif defensive

Budaya agresif defensif mendorong karyawannya untuk mengerjakan tugasnya dengan kerja keras untuk melindungi keamanan kerja dan status mereka.

 

Perkembangan Budaya Organisasi

            Para pendiri biasanya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap budaya awal perusahaan. Mereka akan berusaha membangun budaya untuk memfasilitasi pencapaian visi dan misi mereka. Tanpa itu, perusahaan tidak akan lebih terstruktur.

Budaya berkembang seiring pertumbuhan bisnis. Masuknya eksekutif baru berkontribusi pada perubahan budaya perusahaan. Mereka mungkin membawa perspektif yang berbeda dari yang dibawa oleh pendiri.

Budaya beragam antar perusahaan. Beberapa dari mereka lebih birokratis, sementara yang lain lebih fleksibel. Beberapa perusahaan mungkin secara terbuka menyelesaikan konflik untuk menciptakan konsensus, sementara yang lain menyelesaikannya secara hierarkis dan diam-diam di balik pintu tertutup. Seiring waktu, budaya dan sistem menjadi mapan. Itu tidak terganggu ketika beberapa orang meninggalkan perusahaan. Atau, ketika beberapa karyawan baru masuk.

            Meskipun telah ditetapkan, budaya perusahaan masih fleksibel untuk berubah. Sebagai contoh, eksekutif mengejar perubahan radikal atas arah perusahaan untuk beradaptasi dengan lingkungan bisnis yang dinamis. Perubahan ini mengharuskan mereka untuk mengembangkan budaya baru yang lebih tepat.

 

Fungsi Utama Budaya Organisasi

1.      Sebagai proses integrasi internal, seperti pemersatu setiap komponen organisasi

2.      Sebagai proses adaptasi eksternal seperti sarana untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan luar organisasi.

 

Indikator budaya organisasi yaitu:

1.     Inovasi dan pengambilan resiko. Sejauh mana karyawan didukung untuk menjadi inovatif dan mengambil resiko.

2.      Perhatian terhadap detail. Sejauh mana karyawan diharapkan menunjukkan kecermatan, analisis dan perhatian terhadap detail.

3.      Orientasi Hasil. Sejauh mana manajemen memfokus pada hasil bukannya pada teknik dan proses yang digunakan untuk mencapai hasil tersebut.

4.      Orientasi orang. Sejauh mana keputusan manajemen memperhitungkan efek pada orang–orang di dalam organisasi itu.

5.      Orientasi tim. Sejauh mana kegiatan kerja diorganisasikan sekitar tim-tim, ukurannya individu.

6.      Keagresifan. Berkaitan dengan agresivitas karyawan.

7.      Kemantapan. Organisasi menekankan dipertahankannya budaya organisasi yang sudah baik.

 

Cara Membangun Corporate Culture

1.      Budaya Komunikasi yang Baik

2.      Sistem tidak akan berjalan baik jika tidak ada komunikasi yang baik. Maka cara membangun budaya perusahaan yakni dengan budaya komunikasi yang baik. 

3.      Budaya Transparansi

Keterbukaan ini termasuk memberitahukan secara terbuka saat ada masalah terjadi. Budaya ini tentu harus ditumbuhkan secara perlahan.

4.      Sistem Perekrutan yang Selektif

Karena menjadi ciri perusahaan, budaya perusahaan juga bisa diterapkan karena karyawan yang memadai. Inilah mengapa harus dilakukan perekrutan yang selektif dari awal.

5.      Terbuka Terhadap Keluhan

Bukan hanya terbuka jika ada masalah, perusahaan juga seharusnya mendengarkan segala keluhan karyawan. Dari keluhan ini bisa dijadikan sebagai perbaikan jika memang ada yang harus diubah. Dalam prosesnya sebaiknya melibatkan tim HR yang profesional. 

6.      Tingkatkan Keterlibatan Karyawan

Budaya perusahaan tidak akan terbentuk jika karyawan tidak terlibat di dalam prosesnya. Ada baiknya untuk tidak ragu melibatkan karyawan dalam pekerjaan dan tanggung jawab. 

 

Kesimpulan

Budaya Organsasi mempengaruhi produktivitas dan kinerja karena membentuk sikap dan perilaku. Budaya dapat menjadi energi menuju tujuan bersama. Itu tidak hanya mendorong karyawan untuk bekerja keras untuk mencapai target, tetapi merasa senang melakukannya.

 

Daftar Pustaka

Gultom, D. K. (2014). PENGARUH BUDAYA ORGANISASI PERUSAHAAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. PERUSAHAAN GAS NEGARA (PERSERO) Tbk MEDAN. Jurnal Manajemen & Bisnis, 14(02).

Nasrudin, A. (2019, September 7). Budaya Perusahaan. Cerdasco. Retrieved November 9, 2022, from https://cerdasco.com/budaya-perusahaan/

Webmaster. (2022, June 3). Budaya Perusahaan – Pengertian, Tipe, Faktor, & Cara Membangunnya. thehoneylady. Retrieved November 9, 2022, from https://www.thehoneylady.co.id/blog/budaya-perusahaan/

Budaya Organisasi-Perusahaan. (2020). YouTube. Retrieved November 9, 2022, from https://www.youtube.com/watch?v=TBdOOCQ5N3k.

 

November 03, 2022

Meningkatkan Kinerja Karyawan Melalui Pelatihan dan Pengembangan SDM

Oleh: Shazfa Zakirah Yasmeenah (@V22-SHAZFA)

Abstrak
Salah satu fungsi manajemen SDM adalah training and development. Pelatihan dan pengembangan mempunyai peran penting untuk meningkatkan kinerja para karyawan untuk meningkatkan SDM yang lebih bermutu. Pelatihan dan pengembangan menjadi bagian utama strategi organisasi untuk meningkatkan kinerja, kemampuan, keahlian, dan perilaku karyawan. Untuk itu perlu diperhatikannya hal-hal yang terkait dengan rancangan pelatihan dan pengembangan seperti memperhatikan Tujuan, Metode, Komponen dalam pelatihan dan pengembangan SDM serta Tolak ukur keberhasilan program pelatihan dan pengembangan SDM.

Kata Kunci: Pelatihan, Pengembangan, Sumber Daya Manusia 


PENDAHULUAN

    Sumber daya manusia (SDM) merupakan elemen utama organisasi dibandingkan dengan elemen lainnya seperti modal, teknologi, dan uang sebab manusia itu sendiri yang mengendalikan elemen yang lainnya. Membicarakan sumber daya manusia tidak terlepas dari kegiatan-kegiatan atau proses manajemen diantaranya adalah pelatihan dan pengembangan SDM. Pelatihan dan pengembangan memiliki kontribusi besar dalam organisasi karena dapat berfungsi sebagai agent of change terhadap individu dalam organiasi. Pelatihan dan pengembangan dapat menjadi media atau wahana untuk melakukan transfer atau internalisasi nilai-nilai strategis organisasi, membangun budaya organisasi, kompetensi inti organisasi kepada anggota atau individu.
    Keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh kualitas orang-orang yang bekerja di dalamnya. Perubahan lingkungan yang begitu cepat menuntut kemampuan mereka dalam menangkap fenomena perubahan tersebut, menganalisa dampaknya terhadap organisasi dan menyiapkan langkah-langkah guna menghadapi kondisi tersebut. Hal ini dapat diasumsikan bahwa pelatihan dan pengembangan sangat penting bagi tenaga kerja untuk bekerja lebih baik dan menguasai pekerjaan yang dijabatnya atau yang akan dijabatnya kedepan.
    Pengembangan sumber daya manusia dalam organisasi merupakan hal yang perlu mendapat perhatian, karena melalui pengembangan sumber daya manusia maka diharapkan kinerja daripada orang-orang yang berada di dalam organisasi tersebut tercapai dengan baik. 


PEMBAHASAN

Definisi

  • Manajemen Sumber Daya Manusia
    Veithzal (2008:6) mengemukakan sumber daya manusia adalah yang siap, mau dan mampu memberi sumbangan usaha pencapaian tujuan organisasi. Hariandja (2012:2) menyatakan Sumber Daya Manusia merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam suatu perusahaan disamping faktor yang lain seperti modal oleh karena itu SDM harus dikelola dengan baik untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi. Dapat disimpulkan mana sumber daya manusia merupakan sebuah proses perencanaan dan pengembangan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan individu dan tujuan organisasi.
  • Pelatihan SDM
    Pelatihan adalah proses meningkatkan pengetahuan dan keterampilan karyawan. terdapat 3 tingkatan atau level anlisis dalam menentukan kebutuhan pelatihan yang harus dipenuhi, yaitu :
    1. Organization analysis (analisis organisasi): Memfokuskan pada pengenalan di dalam organisasi dimana pelatihan dibutuhkan.
    2. Operations analysis (analisis operasi): Mencoba mengenal isi pelatihan-apa yang tenaga kerja harus lakukan agar bekerja secara kompeten.
    3. Individual analysis (analisis individual): Menentukan seberapa baik setiap pekerja atau karyawan yang sedang melakukan tugas dalam menyelesaikan tugasnya.

  • Pengembangan SDM
    Pengembangan SDM adalah suatu proses pembelajaran jangka panjang yang menggunakan suatu prosedur yang sistematis dan terorganisasi dengan mana manajer belajar pengetahuan konseptual dan teoritis untuk tujuan umum. 

Tujuan Pelatihan dan Pengembangan SDM

Beberapa tujuan pelatihan dan pengembangan adalah sebagai berikut:

  1. Peningkatan Produktivitas kerja
  2. Efisiensi
  3. Menekan Tingkat Kecelakaan Karyawan dalam Menjalankan Pekerjaannya
  4. Pelayanan Lebih Baik
  5. Moral Karyawan Akan Lebih Baik
  6. Menunjuang Karier
  7. Mendukung Kepemimpinan
  8. Bertambahnya Kompensasi
  9. Meningkatkan fleksibilitas dari angkatan kerja
  10. Meningkatkan Komitmen Karyawan
  11. Mengurangi turn over dan absensi 

Metode Pengembangan SDM
    Untuk mencapai tujuan dari program pengembangan dan pelatihan maka metode pengembangan harus di pilih dan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan karyawan perusahaan dan dapat dikembangkan oleh perusahaan. (Malayu, 2000)

  1. Pendidikan. Pendidikan dalam arti sempit yaitu untuk meningkatkan keahlian dan kecakapan manajer memimpin para bawahnnya secara efektif. Metode Pendidikan menurut hasibuan yaitu: Training Methods atau classroom methods; Under Study; Job Rotation and Planned Progression; Coaching and Conselling; Junior Board Executive or Multiple Management; Committee Assigment; Business Games.
  2. Pelatihan. Malayu Hasibuan memaparkan bebrapa metode pelatiahn diantaranya adalah: On the Job Training; Demonstration and Example; Vestiblue latihan; Simulation; Apprenticeship Metode; Classroom Methods 

Beberapa Komponen yang Harus Diperhatikan Dalam Merancang Pelatihan dan Pengembangan SDM, yaitu:

  1. Tujuan dan sasaran pelatihan dan pengembangan harus jelas dan dapat diukur.
  2. Para pelatih (trainers) harus ahlinya yang berkualifikasi memadai (professional).
  3. Materi pelatihan dan pengembangan harus disesuaikan dengan tujuan yang hendak dicapai.
  4. Metode pelatihan dan pengembangan harus disesuaikan dengan tingkat kemampuan pegawai yang menjadi peserta.
  5. Peserta pelatihan dan pengembangan (trainers) harus memenuhi persyaratan yang ditentukan. 

Tolak Ukur Keberhasilan Program Pelatihan dan Pengembangan

Tolak ukur yang dapat dipergunakan untuk mengukur hasil pelatihan atau pengembangan SDM diantaranya adalah:

  1. Perubahan kinerja
    Perubahan dari hasil pekerjaan merupakan salah satu petunjuk dari efektifitas program pelatihan dan pengembangan yang dilakukan. Hal ini semua dapat diketahui dari prestasi kerja karyawan, prakarsa karyawan, dan sebagainya.
  2. Perubahan kepribadian dan tingkah laku
    Tolak ukur lainnya adalah perubahan-perubahan dalam tingkah laku dari para karyawannya secara berkala akan membentu pemimpin dalam membandingkan kepribadian dan perilaku karyawan.
  3. Ujian
    Dengan cara ini suatu pengukuran dilakukan mengenai tingkat sampai dimana pengetahuan yang telah diperoleh karyawan
  4. Penilaian oleh peserta
    Dalam pengukuran ini, sikap-sikap dan pendapat karyawan sangatlah penting, karena hal ini mencerminkan sampai sejauh mana tingkat perubahan yang diperoleh karyawan setelah mengikuti pelatihan atau pengembangan.
  5. Pemeriksaan oleh ahli
    Peninjauan kembali bentuk pelatihan atau pengembangan, para pengajar, peserta, jenis pelatihan atau pengembangan, dapat dilakukan oleh para ahli di bidangnya. 


KESIMPULAN

    Kualitas organisasi sangat bergantung pada mutu SDM. Kualitas kinerja SDM dapat ditingkatkan melalui program pelatihan dan pengembangan yang disediakan oleh organisasi yang sedang dijankan. Oleh karena itu pengembangan SDM dalam organisasi merupakan hal yang perlu mendapat perhatian, karena melalui pengembangan sumber daya manusia maka diharapkan kinerja daripada orang-orang yang berada di dalam organisasi tersebut tercapai dengan baik. 


Daftar Pustaka

Hidayat, A. A. (2022). Kewirausahaan III : Training and People Management [Word File]. Universitas Mercu Buana.

Wiliandari, Y. (2014). RANCANGAN PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SDM YANG EFEKTIF . Jurnal Jurusan Pendidikan IPS Ekonomi. 

Lolowang, M. G., Adolfina, & Lumintang, G. (2016). PENGARUH PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. BERLIAN KHARISMA PASIFIK MANADO. Jurnal EMBA , 4(2).

Oktober 25, 2022

Mengenal Bauran Pemasaran Untuk Praktik Bisnis

Oleh: Shazfa Zakirah Yasmeenah (@V22-SHAZFA)


Abstrak
Melakukan pemasaran bisnis membutuhkan strategi yang baik agar tercapai hasil maksmial. Selain dengan pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini, tentu sangat mempengaruhi bagaimana strategi dibuat dan aspek lainnya yang menjadi pilar dalam membangun bisnis. Bauran pemasaran merupakan paduan spesifik iklan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, penjualan personal, dan sarana pemasaran langsung yang digunakan perusahaan untuk mengomunikasikan nilai pelanggan secara persuasif dan membangun hubungan pelanggan. Memastikan pemasaran dilakukan dengan terarah dan sebagai bahan untuk meyakinkan investor merupakan manfaat dari bauran pemasaran. Semua konsep atau aspek dari marketing mix akan saling berhubungan satu sama lain. Maka dari itu perusahaan haruslah menjalankan keseluruhannya secara proporsional dan beriringan.
Kata Kunci: Bisnis, Bauran Pemasaran

Pendahuluan
Dalam bisnis, memiliki strategi yang tepat dalam setiap aspeknya sangat membantu untuk mengembangkan bisnis. Sebaik apapun produk atau jasa yang dibuat, jika tidak mampu memasarkannya maka produk atau jasa tersebut akan sia-sia. Melakukan pemasaran membutuhkan strategi yang baik agar tercapai hasil maksmial. Secara singkat bauran pemasaran merupakan istilah yang sangat kental dengan dunia bisnis sehingga mungkin tak semua orang pernah mendengarnya. Namun, jika ingin memastikan angka penjualan terus meningkat, tak ada salahnya untuk mempelajari konsep yang juga dikenal dengan istilah mix marketing. Konsep ini juga kerap digunakan sebagai strategi pemasaran untuk meningkatkan angka penjualan.

Teori ini dikembangkan sejak tahun 1960, namun perkembangannya tidak berhenti melainkan terus berkembang hingga saat ini. Konsep yang digunakan dalam strategi ini juga berkembang dan bertambah beberapa poin. Dari yang awalnya hanya empat poin, kini menjadi tujuh poin. Tentu saja perkembangan ini terjadi seiring perubahan zaman dan perubahan perilaku pasar, sejak dulu hingga sekarang. Selain itu dengan pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini, tentu sangat mempengaruhi bagaimana strategi dibuat dan aspek lainnya yang menjadi pilar dalam membangun bisnis.

Pembahasan
Pengertian Bauran Pemasaran
Menurut Kotler dan Amstrong (2008: 116), “bauran pemasaran merupakan paduan spesifik iklan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, penjualan personal, dan sarana pemasaran langsung yang digunakan perusahaan untuk mengomunikasikan nilai pelanggan secara persuasif dan membangun hubungan pelanggan".

Perusahaan yang mampu mengkombinasikan bauran pemasaran sebagai alat pemasaran dan menggiring konsumen untuk memilih produk perusahaan dapat menjadi sumber keunggulan bersaing perusahaan yang bahkan membutuhkan integrasi kompetensi dan kapabilitas perusahaaan untuk mendukung strategi perusahaan melalui bauran pemasaran.

Konsep Bauran Pemasaran
• Product (Produk)
Product yang dimaksud di sini adalah sesuatu yang dijual dalam bisnis atau perusahaan. Baik itu barang maupun jasa yang memiliki nilai guna serta yang sedang dibutuhkan oleh konsumen.
• Price (Harga)
Price atau harga merupakan sejumlah uang yang harus dikeluarkan oleh konsumen untuk mendapatkan barang dan jasa yang dijual.
• Place (Tempat)
Tempat adalah lokasi untuk melakukan proses jual beli produk baik barang maupun jasa.
• Promotion (Promosi)
Tujuan utama dari promosi adalah supaya konsumen lebih mengenal serta merasa tertarik untuk mencoba membeli produk. Baik itu produk berupa barang maupun jasa. Dalam kegiatan promosi, perusahaan harus mampu mengubah persepsi konsumen menjadi positif terhadap produk yang dijual.
• Process (Proses)
Aspek proses merupakan gabungan dari keseluruhan aktivitas. Mulai dari prosedur, jadwal pekerjaan, aktivitas, mekanisme, serta hal-hal rutin lainnya. Seluruh aktivitas tersebut berhubungan dengan produk yang dihasilkan serta disampaikan kepada konsumen.
• People (Orang)
Yang dimaksud people disini tentu bukan hanya konsumen saja, namun seluruh SDM yang terlibat, termasuk pekerja hingga tim bisnis.
• Physical Evidence (Bukti Fisik)
Bukti Fisik/Physical evidence yaitu semua perangkat yang digunakan sebagai pendukung berjalannya sebuah bisnis. Untuk bisnis skala besar, sudah pasti semakin banyak membutuhkan perangkat. Selain itu akan semakin kompleks pula fungsi serta penggunaannya.

Manfaat Bauran Pemasaran
• Memastikan pemasaran dilakukan dengan terarah
Mempertimbangkan komponen serta pengertian bauran pemasaran, konsep ini dapat digunakan untuk menentukan kesesuaian antara aktivitas pemasaran yang dilakukan dengan kebutuhan pasar yang ditarget.

Dengan memastikan kesesuaian tersebut, pelaku usaha dapat memperkirakan aktivitas pemasaran terbaik yang dapat dilakukan untuk meningkatkan angka penjualan.

• Sebagai bahan untuk meyakinkan investor
Bagi pelaku usaha yang secara jauh ingin mengembangkan usaha, suntikan modal usaha merupakan elemen krusial yang sangat dibutuhkan. Pengembangan bisnis tidak dapat dilakukan tanpa adanya modal yang cukup, oleh karena itu campur tangan dari investor terkadang juga dibutuhkan untuk memastikan pengembangan bisnis dapat tetap dijalankan sesuai dengan rencana awal.

Strategi pemasaran yang disusun dengan menerapkan bauran pemasaran akan memiliki gambaran yang jelas terkait bagaimana suatu aktivitas pemasaran, atau rangkaian aktivitas pemasaran akan dilakukan.

Kesimpulan dan Saran
Semua konsep atau aspek dari marketing mix ini akan saling berhubungan satu sama lain. Maka dari itu perusahaan haruslah menjalankan keseluruhannya secara proporsional dan beriringan. Hal ini untuk memastikan supaya bisnis dapat berjalan lebih lancar.

Daftar Pustaka
  1. Hesti, Iqbal. 2018. Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Perilaku Online Shopping: Perspektif Pemasaran. AgribisnisJurnal Ecodemica, Vol. 2 No. 1.
  2. Hidayat, A. A. (2022). U002100013 : Kewirausahaan III : Marketing Development, Advertisement, Digitalization and Modernization (Utilizing relevant software and tool in line with productivity) (Leadership and Management) [Word File]. Universitas Mercu Buana.
  3. Ajar, Pamungkas. 2022. Mengenal Pengertian Bauran Pemasaran untuk Praktik Bisnis. Dalam: https://majoo.id/solusi/detail/bauran-pemasaran

Oktober 20, 2022

MENGENAL DASAR DAN PERAN INVESTASI DALAM BISNIS

Oleh: Shazfa Zakirah Yasmeenah (@V22-SHAZFA)

Abstrak
Investasi merupakan penempatan sejumlah dana saat ini untuk memperoleh manfaat di masa yang akan datang. Kegiatan investasi perlu ditingkatkan agar pembangunan ekonomi dapat berjalan lancar, sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat luas. Investasi memiliki manfaat, tujuan serta risiko maka dari itu para investor harus memahami ketiga hal tersebut sebelum melakukan investasi
Kata Kunci: Kegiatan Ekonomi, Investasi, Risiko

PENDAHULUAN
Investasi merupakan kegiatan penempatan dana pada satu atau lebih dari satu jenis aset selama periode tertentu, dengan tujuan mendapatkan penghasilan atau peningkatan nilai. Secara sederhana, investasi adalah salah satu alat untuk mewujudkan tujuan-tujuan keuangan kita.

Masyarakat Indonesiamayoritas sudah mulai menyadari betapa pentingnya mengumpulkan dan mengembangkan asset guna mencukupi semua kebutuhan dimasa yang akan datang. Dalam hal ini, pelaksanaan investasi adalah hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat. Namun, sering tidak dipahami seperti apakah investasi tersebut? Bagaimana masyarakat bisa berinvestasi sesuai dengan tujuannya? Dan bagaimana masyarakat memilih investasi yang baik dengan pertimbangan pengembalian besar dengan risiko yang relatif rendah? Masyarakat terkadang tidak menyadari bahwa mereka telah melakukan investasi, misalnya dengan menabung. Karena kurang pahamnya masyarakat terhadap proses pelaksanaan investasi seperti dicontohkan masyarakat melakukan investasi portofolio “sampah” atau bahkan tertipu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, maka pemahaman secara menyeluruh terkait investasi baik dari manfaat investasi itu sendiri, tujuan investasi, bentuk-bentuk investasi, keuntungan melakukan investasi, serta resiko apa saja yang dapat dialami selama melakukan investasi sangat perlu untuk dilakukan

PEMBAHASAN
Pengertian Investasi
menurut Henry (2009) Investasi adalah suatu kegiatan menempatkan dana pada satu atau lebih dari satu jenis aset selama periode tertentu dengan harapan dapat memperoleh penghasilan dan/atau peningkatan nilai investasi dimasa mendatang. Atau dapat juga didefinisikan sebagai penundaan konsumsi sekarang untuk digunakan di dalam produksi yang efisien selama periode waktu tertentu dengan harapan dapat memberikan pendapatan atau keuntungan (Hartono:2000).
Investasi dapat dilihat dari 3 (tiga) aspek, yaitu :
  1. Aspek uang yang ditanamkan dan diharapkan, sehingga untuk menilai kelayakan investasi digunakan pula konsep uang.
  2. Aspek waktu sekarang dan masa yang akan datang, oleh karena itu untuk menilai kelayakan investasi digunkan konsep waktu (time value of money).
  3. Manfaat investasi. Dari aspek manfaat ini, maka penilaian kelayakan investasi juga harus melihat manfaat dan biaya yang ditimbulkannya dengan menggunakan azas manfaat (cost benefit ratio).
Tujuan Investasi
Menurut Tandellin (2010) tujuan investasi adalah sebagai berikut :
  1. Untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak di masa depan. Seseorang memiliki persepsi bagaimana ia dapat meningkatkan taraf hidupnya di masa yang akan datang atau setidaknya berusaha bagaimana seseorang tersebut mempertahankan pendapatan yang sekarang agar tidak berkurang dari nilai sekarang.
  2. Mengurangi tekanan inflasi, dengan melakukan investasi dalam pemilik perusahaan atau obyek lainnya, seseorang dapat menghindarkan dirinya dari sebuah risiko penurunan nilai kekayaan atau hak miliknya akibat adanya pengaruh inflasi.
  3. Adanya dorongan untuk menghemat pajak, beberapa negara di dunia banyak yang melakukan kebijakan yang bersifat mendorong pertumbuhan investasi di kalangan masyarakat melalui pemberian fasilitas perpajakan pada masyarakat yang melakukan investasi di bidang- bidang tertentu.
Jenis dan Karakteristik Investasi
Investasi dapat dikelompokkan menurut beberapa kategori diantaranya:
  1. Investasi menurut jenisnya dapat dikelompokkan menjadi 2 (dua) yaitu investasi pada aktiva riil / langsung (direct investment) dan investasi pada aktiva finansial / tidak langsung (indirect investment)
  2. Investasi menurut karakteristik (sifat dan pelaku) dikelompokkan menjadi beberapa kelompok sebagai berikut:
  • Investasi publik (investment public) 
  • Investasi swasta (private investment) 
  • Kerjasama investasi pemerintah dengan swasta (public-private partnership) 
  • Investasi kerjasama antar negara (State Partnership Investment)
Proses Investasi
Seorang investor harus melalui beberapa proses dan tahapan tertentu untuk mencapai keputusan investasi yang terbaik. Tahapan-tahapan tersebut
diantaranya adalah:
  1. Menentukan tujuan investasi
  2. Melakukan analisis sekuritas
  3. Membentuk portofolio
  4. Merevisi portofolio
  5. Evaluasi kinerja portofolio
Manfaat Investasi
Dilihat dari manfaat yang ditimbulkannya, investasi dapat dikelompokkan sebagai berikut:
  1. Investasi yang bermanfaat untuk umum (publik)
  2. Investasi yang bermanfaat untuk kelompok tertentu
  3. Investasi yang bermanfaat untuk pribadi dan rumah tangga
Risiko Investasi
Risiko investasi merupakan suatu kemungkinan yang terdiri dari berbagai faktor yang dapat menyebabkan tidak kembalinya dana yang diinvestasikan pada suatu instrumen investasi tertentu atau dengan kata lain, merupakan faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kerugian dalam suatu investasi.
Jenis-jenis risiko yang umumnya dihadapi perusahaan dalam investasi yaitu:
  1. Business Risk (Risiko Bisnis),
  2. Financial Risk (Risiko Finansial),
  3. Inflation Risk/Purchasing Power Risk (Risiko Inflasi/Penurunan Daya beli),
  4. Interest Rate Risk (Risiko Suku Bunga),
  5. Social Risk (Risiko Sosial),
  6. Foreign Exchange Risk (Risiko Nilai Tukar),
  7. Political Risk (Risiko Situasi Politik).

KESIMPULAN
  1. Investasi merupakan suatu kegiatan menempatkan dana pada satu atau lebih dari satu jenis aset selama periode tertentu dengan harapan dapat memperoleh penghasilan atau peningkatan nilai investasi dimasa mendatang dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan investor dengan harapan dapat memberikan manfaat terhadapnya ataupun bermanfaat terhadap publik.
  2. Setiap keputusan yang diambil pasti memiliki resiko, begitu pula investasi. Oleh karena itu, sangat perlu untuk dilakukan manajemen dalam menangani risiko. Investasi perlu digalakkan agar pembangunan ekonomi dapat berjalan lancar.

Referensi:
  1. Amelia, N. H. 2017. INVESTASI: ANALISIS DAN RELEVANSINYA DENGAN EKONOMI ISLAM. Jurnal Ekonomi Islam.
  2. Hidayat, A. A. (2022). W162100004 : Kewirausahaan III : Business Investment & Copyright [Word File]. Universitas Mercu Buana.

Oktober 13, 2022

PERAN DIGITAL MARKETING TRENDS DI INDONESIA

 

Oleh: Shazfa Zakirah Yasmeenah (@V22-SHAZFA)


Abstrak

Penulisan ini berisi tentang tren saat ini dan tren masa depan dalam pemasaran digital. konsumen mencari informasi dan berusaha menemukan pilihan terbaik menggunakan internet, membuat beberapa pergeseran di pasar dari pemasaran konvensional ke pemasaran digital. Terdapat berbagai tren pemasaran mulai dari Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), Social Media Marketing, Content Creation, Digital Display Advertising, Viral Marketing, Mobile Marketing, dan Influencer Marketing.

Kata Kunci: Digital Marketing, Trend Marketing 


PENDAHULUAN

Indonesia termasuk dalam sepuluh besar negara pengguna internet terbesar di dunia. Sebagai negara kelima dengan 143,26 juta pengguna internet per Maret 2019. Indonesia tidak berada di peringkat pertama. Negara pertama adalah China dengan 829 juta pengguna, diikuti India dengan 560 juta pengguna, dan ketiga adalah Amerika dengan 292,89 juta pengguna internet. Berdasarkan data Statista secara global, ada 3,49 miliar pengguna internet. Pesatnya pertumbuhan pengguna internet juga terlihat dari data Statista. Di Indonesia, kabarnya pada 2018, jumlah pengguna mencapai 95,2 juta, tumbuh 13,3% dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 84 juta pengguna. Diprediksi jumlah pengguna akan terus tumbuh pada tahun-tahun mendatang, dengan rata-rata 10,2% hingga tahun 2023. Pada tahun 2023 diperkirakan Indonesia akan mencapai 150 juta pengguna internet atau orang yang terhubung ke internet. (https://databoks.katadata.co.id/)

Data menunjukkan, transaksi perdagangan online Indonesia menjamur. Pada tahun 2014, jumlah transaksi di e-commerce mencapai Rp25,1 triliun dan terus meningkat di tahun 2018. Angka tersebut mencapai Rp1441,1 triliun. Indonesia adalah salah satu negara terkemuka sebagai e-commerce dengan pertumbuhan tercepat secara global dengan pertumbuhan 78% pada tahun 2018, berdasarkan British Research Institute – Merchant Machine. Lebih dari 100 juta pengguna internet di Indonesia menjadi pendorong utama pertumbuhan e-commerce. Dilaporkan, rata-rata orang Indonesia membelanjakan USD 228 per orang atau mengonversi sekitar Rp 3,19 juta per orang di situs belanja e-commerce. (https://databoks.katadata.co.id/) 


PEMBAHASAN

Membuat rencana pemasaran internet juga menentukan tujuan dan metrik tertentu,untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan strategi yang tepat. Berikut ini merupakan ringkasan yang dibuat dari berbagai artikel tren pemasaran yang ditulis oleh penulis dan pakar yang berbeda. 

  • Search Engine Optimization (SEO)

Search Engine Optimization, lebih dikenal sebagai akronim SEO, didefinisikan sebagai sebuah mekanisme. Mekanisme ini memungkinkan orang untuk mencari di internet menggunakan portal yang ditentukan untuk mendapatkan hasil yang paling relevan berdasarkan pencarian online yang dimasukkan. SEO membantu merek muncul pada kata kunci yang tepat di tempat yang tepat dan waktu yang ditentukan dari sisi pemasar. SEO menjadi kompetisi, dan pemasar dapat meningkatkan penampilan mereka pada hasil halaman pencarian dengan meningkatkan skor kualitas situs web mereka, perbaikan back-end untuk memenuhi persaingan mesin pencari saat ini, dan daftar teratas (Sen, 2005). Mesin pencari diklasifikasikan menjadi tiga jenis:

  1. Crawler-based search engines
  2. Human-powered directories
  3. Hybrid search tools
  • Search Engine Marketing (SEM)

Berbeda dengan SEO, Search Engine Marketing, lebih dikenal sebagai SEM, adalah penempatan berbayar di mesin pencari, iklan kontekstual pada kata kunci tertentu yang merespons pencarian pengguna di mesin pencari. Penempatan berbayar dilakukan dengan menawar kata kunci pencarian tertentu. Penempatan akhir akan tergantung pada penawar lain yang menawar kata kunci yang sama dan jumlah prospek (PPC) yang diterima situs web dari tautan sponsor (Colborn, 2005). 

  • Content Creation

Dalam pemasaran tradisional, audiens bersifat pasif, sedangkan pendekatannya berbeda dalam pemasaran internet, terintegrasi dengan alat komunikasi pemasaran. Di sini audiens lebih aktif atau bisa terlihat interaktif dengan bantuan alat seperti media sosial; ini membantu pemasar terlibat dengan audiens mereka dan mendorong mereka untuk menjadi pihak yang aktif dalam pembuatan konten (Wade, 2009) 

  • Social Media Marketing

Pemasaran media sosial adalah cabang atau langkah lebih lanjut dari SEM. Media sosial membuka peluang untuk berinteraksi secara langsung dengan menggunakan pendekatan komunikasi digital antara konsumen secara langsung dengan perusahaan atau merek, Mangold dan Faulds (2009). Menurut eMarketer (2021), perusahaan semakin mengadopsi media sosial sebagai platform untuk melakukan berbagai kegiatan pemasaran seperti branding, riset pasar, manajemen hubungan pelanggan, penyediaan layanan, dan promosi penjualan. 

  • Digital Display Advertising

Iklan bergambar adalah komponen penting bagi perusahaan atau merek, yang secara signifikan meningkatkan “kesadaran merek” di kalangan konsumen (Damien Geradin & Dimitrios, 2019). Iklan tampilan digital adalah iklan berbasis visual (misalnya, teks, gambar, atau video). Contoh iklan bergambar adalah spanduk di bagian atas halaman web surat kabar yang mempromosikan model mobil baru atau video yang mempromosikan film baru. 

  • Mobile Marketing

Mobile Marketing atau Pemasaran seluler adalah pemasaran interaktif yang melibatkan komunikasi dua arah atau multi arah. Bentuk pemasaran seluler bervariasi, seperti iklan seluler, promosi, dukungan pelanggan, dan aktivitas membangun hubungan lainnya. Penggunaan kegiatan pemasaran interaktif menjadi semakin penting mengikuti perubahan dinamika bisnis (Ancarani dan Venkatesh, 2003) (Bolton dan Shruti-Saxena, 2009) (Deighton dan Leora, 2009). 

  • Viral Marketing

Istilah “viral marketing” adalah fenomena dimana konsumen tanpa pembayaran dapat langsung berbagi dan menyebarkan informasi yang relevan dengan pemasaran suatu produk, yang sengaja digagas oleh perusahaan atau merek untuk menciptakan pemicu dan memanfaatkan word-of-mouth (WOM), (Van der Lans, et.al, 2010). Pemasaran viral sering dipandang lebih hemat biaya dibandingkan dengan iklan media massa tradisional lainnya; hal itu terjadi karena viral marketing menyerahkan penyebaran pesan pemasaran kepada konsumen alih-alih menyebarkan pesan dengan media mereka sendiri. 

  • Influencer Marketing

Pakar pemasaran pemuda YPulse pada tahun 2020 menerbitkan laporan tentang pemasaran influencer. Penelitian ini mendokumentasikan konsumen muda, dan bagi mereka influencer “masih berpengaruh” (YPulse, 2020). Laporan tersebut menunjukkan dibandingkan dengan tahun sebelumnya 54% meningkat menjadi 70%; data menunjukkan bahwa anak berusia 13–18 tahun lebih mungkin untuk mengikuti influencer online. Dan tidak hanya itu, data menunjukkan 58% Gen Z dan 48% millennial melakukan pembelian berdasarkan rekomendasi influencer. Analisis pasar ini membuktikan bahwa metode influencer marketing merupakan tren baru dan merupakan peluang besar bagi perusahaan dan merek untuk menjangkau konsumen dan mendapatkan pembelian terutama dari anak muda. 


KESIMPULAN

  1. Pemasaran internet sekarang jauh lebih maju dari tahun sebelumnya, dan telah berkembang pesat. Bisnis mengubah aspek bisnis mereka karena kemajuan teknologi informasi, sekarang pilihan seperti kegiatan pemasaran digital, dan juga metode transaksi online menciptakan kemungkinan dan peluang tanpa batas.
  2. Bisnis telah mengubah transaksi melalui pemasaran digital. Konsumen saat ini lebih banyak mencari menggunakan fasilitas internet untuk mencari informasi tentang penawaran terbaik dari penjual atau perusahaan dibandingkan dengan cara lama. 


REFERENSI

  1. Kang Atep Afia Channel. 2022. PERANAN DIGITAL MARKETING DALAM KEWIRAUSAHAAN (#KEWIRAUSAHAANTIGA006C). Dalam: https://youtu.be/tiDeits2Jno
  2. Nabila, Astari. 2021. A Literature Review: Digital Marketing Trends in Indonesia During the COVID-19 Pandemic. Channel Jurnal Komunikasi Vol.9, No.2. Universitas Indonesia.