Tampilkan postingan dengan label @T21-Putri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @T21-Putri. Tampilkan semua postingan

Mei 23, 2022

ETIKA DAN TANGGUNGJAWAB DALAM BERWIRAUSAHA

 Riusmawati Putri 41219120025

(@T21-PUTRI)

Sudah sepatutnya setiap wirausahawan dalam menjalankan bisnisnya memiliki panduan atau tuntunan bagaimana perusahaan yang dibangunnya menjalankan kegiatan usahanya. Hal ini menjadi penting supaya setiap keputusan bisnis yang diambil hendaknya tidak merusak etika bisnis dan tanggung jawab sosial perusahaan.Secara istilah, pengertian etika bisnis adalah kode etik yang diterapkan sebuah entitas bisnis atau perusahaan untuk melakukan kegiatan bisnisnya. Etika bisnis ini diterapkan agar usaha yang dibangun memiliki pondasi yang kuat dan menciptakan value yang tinggi. Sementara, tanggung jawab sosial perusahaan adalah wujud kepedulian suatu usaha pada masyarakat dan lingkungan disekitar. Sasaran Dan Lingkup Etika Bisnis Etika bisnis bertujuan untuk menghimbau pelaku bisnis agar menjalankan bisnisnya secara baik dan etis. Untuk menyadarkan masyarakat khususnya konsumen, buruh atau karyawan dan masyarakat luas akan hak dan kepentingan mereka yang tidak boleh dilanggar oleh praktek bisnis siapapun juga. Etika bisnis juga berbicara mengenai sistem ekonomi yang sangat menentukan etis tidaknya suatu praktek bisnis.

 

Prinsip Otonomi Sikap dan kemampuan manusia untuk mengambil keputusan dan bertindak berdasarkan kesadarannya tentang apa yang dianggapnya baik untuk dilakukan. Prinsip Kejujuran Terdapat tiga lingkup kegiatan bisnis yang bisa ditunjukkan secara jelas bahwa bisnis tidak akan bisa bertahan lama dan berhasil kalau tidak didasarkan atas kejujuran. Pertama, jujur dalam pemenuhan syarat- syarat perjanjian dan kontrak. Kedua, kejujuran dalam penawaran barang atau jasa dengan mutu dan harga yang sebanding. Ketiga, jujur dalam hubungan kerja intern dalam suatu perusahaan. Prinsip Keadilan Menuntut agar setiap orang diperlakukan secara sama sesuai dengan aturan yang adil dan sesuai criteria yang rasional obyektif, serta dapat dipertanggung jawabkan. Prinsip Saling Menguntungkan (Mutual Benefit Principle) Menuntut agar bisnis dijalankan sedemikian rupa sehingga menguntungkan semua pihak. Prinsip Integritas Moral Terutama dihayati sebagai tuntutan internal dalam diri pelaku bisnis atau perusahaan, agar perlu menjalankan bisnis dengan tetap menjaga nama baik pimpinan atau orang-orangnya maupun perusahaannya.

 

Perusahaan mendapatkan kepercayaan dari konsumen. Perusahaan yang jujur akan menciptakan konsumen yang loyal. Bahkan konsumen akan merekomendasikan kepada orang lain untuk menggunakan produk tersebut. Citra perusahaan di mata konsumen baik. Dengan citra yang baik maka perusahaan akan lebih dikenal oleh masyarakat dan produknya pun dapat mengalami peningkatan penjualan. Meningkatkan motivasi pekerja. Karyawan akan bekerja dengan giat apabila perusahaan tersebut memiliki citra yang baik dimata perusahaan. Keuntungan perusahaan dapat di peroleh. Etika adalah berkenaan dengan bagaimana kita hidup pada saat ini dan mempersiapkan diri untuk masa depan. Bisnis yang tidak punya rencana untuk menghasilkan keuntungan bukanlah perusahaan yang beretik


April 12, 2022

MEMBANGUN RELASI DALAM BERWIRAUSAHA

Riusmawati putri (@T21-putri)

 

Untuk membangun sebuah bisnis / karir yang sukses ada banyak hal yang Anda butuhkan, mulai dari keahlian, keuletan, pandai melihat peluang dst. Selain semua karateristik tersebut, ada satu hal lagi yang mutlak Anda butuhkan yaitu relasi.

April 04, 2022

kreativitas dan inovasi dalam berbisnis

 41219120025

(@T21-PUTRI)

 

Kreativitas dan inovasi dalam berbisnis adalah dua hal yang perlu dimiliki dan dikembangkan dalam diri pelaku bisnis demi kemajuan dan kesuksesan. Keduanya sering kali dipandang saling berkaitan dan tak dapat dipisahkan, karena lahirnya sebuah inovasi tak bisa tidak adalah dari bentuk kreativitas itu sendiri. Kreativitas dapat dipandang sebagai kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan untuk menemukan cara-cara baru dalam melihat masalah serta peluang. Sedangkan inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan solusi hasil dari pemikiran kreatif terhadap masalah dan peluang untuk meningkatkan atau untuk memperbaiki sesuatu.

Hakikatnya, kreativitas menghasilkan sudut pandang baru oleh seseorang terhadap suatu masalah. Pola pikir dari seorang dengan kepribadian kreatif adalah terbuka dan luas, atau sering kali disebut ‘out of the box’. Perlu kita ketahui, pola pikir yang demikian itu tidaklah datang secara instan, melainkan melalui suatu proses yang berkesinambungan. Graham Wallas, dalam bukunya “The Art of Thought” menyatakan bahwa proses kreatif meliputi 4 tahap:

1.    Tahap Persiapan, mempersiapkan diri untuk memecahkan masalah dengan mengumpulkan data/informasi, mempelajari pola berpikir dari orang lain, dan bertanya pada orang lain.

2.    Tahap Inkubasi, pada tahap ini pengumpulan informasi dihentikan, individu melepaskan diri untuk sementara dari masalah tersebut. Ia tidak memikirkan masalah tersebut secara sadar, tetapi “mengeramkannya” dalam alam pra sadar.

3.    Tahap Iluminasi, tahap ini merupakan tahap timbulnya “insight” atau “Aha Erlebnis”, yaitu saat munculnya inspirasi atau gagasan baru.

4.    Tahap Verifikasi, tahap ini merupakan tahap pengujian ide atau kreasi baru tersebut terhadap realitas. Di sini diperlukan pemikiran kritis dan konvergen. Proses divergensi (pemikiran kreatif) harus diikuti proses konvergensi (pemikiran kritis).

Setelah berhasil melewati proses tersebut, maka lahirlah sebuah inovasi. Inovasi adalah  tentang bagaimana seseorang mengimplementasikan kreativitas terhadap sesuatu menjadi satu kombinasi baru yang dapat menghasilkan pemecahan masalah. Definisi ‘baru’ di sini tidak selalu berarti original, melainkan ‘kebaruan’ atau ‘diperbaharui’, yang berarti juga adalah improvement, karena inovasi tidak harus selalu berwujud barang atau jasa baru, melainkan juga perbaikan atau pengembangan dari barang atau jasa yang telah ada.

 

 

Peran Kreativitas dan Inovasi dalam Berbisnis

Kreativitas dan inovasi memegang peranan yang sangat penting dalam berbisnis. Berbagai kesuksesan pebisnis di dunia diawali dengan kreativitasnya dalam menemukan inovasi pengembangan produk, baik barang maupun jasa. Persaingan yang ketat dalam berbisnis dan menjalankan usaha mendorong para pebisnis untuk memiliki kreativitas tinggi. Daya kreativitas tersebut harus dilandasi dengan cara berpikir yang maju, gagasan-gagasan baru, dan berbeda dibandingkan produk-produk yang telah ada sebelumnya. Dengan memaksimalkan kreativitas dan cara pandang untuk melahirkan suatu inovasi ini, bisnis yang dikelola akan mampu tampil outstanding dibandingkan dengan bisnis serupa yang telah ada.  Hal inilah yang disebut dengan ‘kebaruan’ seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Dari bahasan tentang kreativitas yang melahirkan suatu inovasi dan kebaruan itulah muncul . Yaitu satu startup karya anak bangsa yang menghadirkan sebuah aplikasi pembukuan online, dan siap membantu Anda dalam mengelola keuangan, baik keuangan pribadi, organisasi, maupun bisnis Anda.  

 

Kreativitas dan inovasi mempunyai peranan yang penting dalam menjalankan sebuah bisnis. Seringnya banyak kesuksesan yang didapat oleh pebisnis diawali dengan kreativitasnya menemukan inovasi pengembangan produk bisnisnya. Daya kreativitas tersebut selayaknya dilandasi dengan cara berpikir yang maju, ide baru, dan berbeda dibandingkan produk-produk yang telah ada. Jika pebisnis mampu memaksimalkan kreativitas untuk melahirkan sebuah inovasi, maka bisnis yang dikelola akan mampu pula tampil berbeda dibandingkan dengan bisnis serupa lainnya. 

 

Seringnya orang keliru memahami arti kreatif dan inovatif. Dua hal ini cukup berbeda walau saling berkaitan. Kreativitas adalah kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan untuk menemukan cara-cara baru dalam melihat masalah dan peluang. Sedangkan inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan solusi kreatif terhadap masalah dan peluang untuk meningkatkan atau untuk memperkaya kehidupan orang-orang. Jadi kreatif adalah sifat yang selalu mencari cara-cara baru dan inovatif adalah sifat yang menerapkan solusi kreatif. Kreatif tapi tidak inovatif menjadi sia-sia  karena ide hanya sebatas pemikiran tanpa ada tindakan nyata.

 

Graham Wallas, dalam bukunya "The Art of Thoughts" menyatakan bahwa sebelum terciptanya sebuah inovasi, ada proses kreatif yang harus dilakukan, yaitu:

 

1.    Tahap Persiapan

Tahap Ini adalah mempersiapkan diri untuk memecahkan masalah dengan mengumpulkan data atau informasi, mempelajari pola berpikir dari orang lain, dan bertanya pada orang lain. 

 

2.    Tahap Inkubasi

Pada tahap ini pengumpulan informasi dihentikan, individu melepaskan diri untuk sementara dari masalah tersebut. Masalah tersebut diendapkan dulu. 

 

3.    Tahap Iluminasi

Tahap ini merupakan tahap munculnya inspirasi atau gagasan baru.

 

4.    Tahap Verifikasi

Ini adalah tahap pengujian ide atau kreasi baru tersebut terhadap realitas. Di sini diperlukan pemikiran yang meliputi proses divergensi (pemikiran kreatif) dan proses konvergensi (pemikiran kritis).

 


Para pebisnis dituntut untuk terus mengembangkan kreativitas dan berinovasi antara lain untuk: 

 

1. Meningkatkan Efisiensi Produk

 

Inovasi pada sebuah produk bertujuan untuk meningkatkan efisiensinya. Barang yang mengalami inovasi akan dapat melakukan tugasnya dengan tepat sasaran tanpa perlu membuang waktu lebih banyak. Contohnya pada jasa layanan pengiriman makanan di sebuah rumah makan. Bila dulunya hanya bisa melayani makan di tempat, maka inovasinya bisa dengan memberikan layanan jasa antar/delivery. Contoh lainnya, jika dahulu semua transaksi dicatat secara manual, kamu bisa membuat inovasi untuk meningkatkan efisiensi operasional usahamu dengan mengimplementasiakan aplikasi online

 

2. Sebagai Pembeda atau Ciri Khas Bisnis

 

Salah satu tujuan utama dari inovasi adalah melakukan atau menciptakan sesuatu yang berbeda dari para kompetitor di bidang sama. Jika ingin berinovasi pada produk, maka kembangkan produk itu hingga memiliki keunggulan atau spesifikasi khusus yang tidak ada di pasaran. Dengan begitu, suatu bisnis bisa memiliki pembeda atau ciri khas tersendiri, baik dalam hal produk maupun identitas. Contohnya produk kue brownies. Bila biasanya brownies menggunakan bahan baku standar yaitu tepung terigu, maka kali ini diciptakan brownies dengan bahan baku wortel atau ubi.

 

3. Menarik Lebih Banyak Konsumen

 

Setelah melakukan inovasi dalam bisnis, kamu nantinya berpeluang besar untuk menarik banyak konsumen lebih banyak dari sebelumnya. Konsumen memang menyukai hal-hal yang baru dan cenderung lebih unik dan yang memang mereka sukai. Contohnya pada bisnis alat tulis. Pulpen berwarna-warni dengan bentuk yang menarik akan lebih disukai oleh konsumen daripada pulpen dengan model standar. 

 

4. Menciptakan Pasar Baru di Tengah Masyarakat

 

Tujuan lain inovasi dalam bisnis adalah untuk menciptakan pasar baru di masyarakat. Produk yang diberi inovasi memberikan fitur dan perkembangan terbaru yang akan menarik minat masyarakat. Sehingga masyarakat tertarik untuk membeli produk tersebut. Inovasi tidak selamanya memberikan perkembangan tetapi kadang juga melakukan pengurangan fitur.

Contohnya produk telepon pintar. Beberapa fitur seperti kualitas kamera atau kapasitas memori dikurangi sehingga hadirlah sebuah produk baru dengan harga yang lebih murah. Produk baru ini nantinya akan menciptakan pasar baru yang mengincar harga yang lebih murah dengan produk yang tidak jauh berbeda kualitasnya. Inti dari semuanya adalah sebagai pebisnis kamu memang sepatutnya selalu tahu dan paham apa yang sedang terjadi di pasar, agar bisa menentukan kreativitas dan inovasi apa yang cocok untuk bisnismu dalam upaya untuk terus mampu memenuhi kebutuhan pasar.

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA\

https://www.akun.biz/tips-bisnis/pentingnya-kreativitas-dan-inovasi-dalam-berbisnis/

https://majoo.id/blog/detail/pentingnya-kreativitas-dan-inovasi-dalam-memenuhi-kebutuhan-pasar

 

Maret 31, 2022

MERINTIS BISNIS DIGITAL DI KONTEN KREATOR

 OLEH : RIUSMAWATI PUTRI M (@T21-PUTRI)

 

Content creator adalah orang yang berprofesi membuat konten, termasuk konten untuk tujuan promosi bisnis.

Konten yang dihasilkan oleh seorang content creator bisa dalam bentuk artikel, video, ebook, infografik, foto, dan lain lain. Anda bisa menggunakan konten tersebut untuk diposting di beberapa media seperti blog, email, media sosial, YouTube, dan TikTok.

Seorang content creator akan membuat konten sesuai dengan tujuan pembuatan konten. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk menjelaskan strategi pemasaran yang akan Anda lakukan dan konten yang ingin diciptakan. Katakanlah, Anda ingin meningkatkan brand awareness di media sosial. Jadi, konten yang dibuat sebaiknya sesuai tujuan yaitu berisi berbagai informasi menarik tapi relevan. 

Dengan keahlian yang dimiliki, seorang content creator dapat membantu Anda dalam menjalankan strategi digital marketing. Sebab, dengan konten berkualitas yang tepat sasaran akan lebih mudah untuk memasarkan suatu produk. 

Ada beberapa alasan mengapa Anda membutuhkan content creator untuk keperluan promosi bisnis. Terutama buat Anda yang mengandalkan strategi content marketing. Simak penjelasannya berikut ini!

1. Memudahkan Membuat Konten Menarik

Dalam menjalankan strategi content marketing, Anda membutuhkan konten yang menarik dan berkualitas. Konten juga perlu memenuhi beberapa aspek, seperti SEO, target audiens, dan lainnya. Tak heran, faktanya 65% perusahaan mengatakan kesulitan dalam memproduksi konten yang menarik. 

Namun, dengan bantuan peran content creator, Anda dapat memproduksi konten menarik secara konsisten. 

2. Membangun Konsistensi Branding

Seorang content creator mampu merealisasikan strategi dalam bentuk karya-karya yang unik dan menarik. Misalnya, dalam penggunaan font, warna, dan tone yang tepat sesuai dengan brand image Anda.  

Salah satu contohnya adalah konten promosi jam tangan Rolex. Mereka memposting foto tiga pemain golf tahun 1967 yang menjadi partner sponsornya. Di tengah gempuran hal-hal yang serba modern, mereka memilih tetap mempertahankan citra klasiknya. 

Di postingan foto lainnya, foto memiliki kesan simple dan minimalis.Mereka juga menghindari kesan gaya yang terlalu modern untuk mempertahankan brand image yang mereka miliki. 

Dari situ, seorang content creator sangat berperan penting untuk menciptakan dan mempertahankan branding yang dimiliki sebuah bisnis. 

3. Membantu Anda Tampil sebagai Expert

Konten yang relevan dan bermanfaat dapat membantu pelanggan mengenal Anda sebagai ahli di bidangnya. Dengan konten-konten tersebut, bisnis Anda pun semakin dipercaya oleh pelanggan. 

Dalam hal ini, peran content creator akan sangat membantu Anda menciptakan konten yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. 

Tak hanya itu, mereka juga dapat membantu Anda untuk menanggapi atau menjawab pertanyaan dan ulasan pelanggan pada channel marketing Anda dengan tepat. 

4. Mengelola dan Membuat Strategi Konten

Membangun konten yang konsisten membutuhkan strategi dan perencanaan yang tepat. Ada beberapa langkah dalam membangun konten yang baik. 

Anda perlu mengetahui siapa target pasar Anda, apa kebutuhan target pasar Anda, serta kapan mempublish konten tertentu. Sebagai contoh, target pasar Anda seorang pemula yang ingin belajar bisnis online, maka konten perlu dibuat mudah dipahami dan dipelajari. 

Nah, content creator dapat memudahkan Anda dalam melakukan proses ini. Anda jadi mudah mencapai tujuan pemasaran karena pembuatan konten sesuai dengan perencanaan yang tepat. 

5. Membantu Konten Anda Lebih Mudah Ditemukan 

Untuk mencapai tujuan content marketing, Anda membutuhkan beberapa strategi SEO, seperti penggunaan kata kunci, kualitas konten yang baik, dan lainnya. Jadi, selain membuat konten yang menarik, Anda juga perlu menerapkan optimasi SEO pada konten Anda.

Untungnya, peran content creator dapat membantu Anda membuat konten yang tak hanya menarik tetapi juga SEO friendly. Jadi, konten Anda bisa lebih mudah muncul di ranking satu pencarian Google. 


5 Kriteria Content Creator yang Baik 

Sebelum bekerja sama dengan content creator, Anda perlu mengetahui beberapa kriteria untuk memilih mereka sebagai rekan bisnis yang baik. Simak penjelasannya berikut ini. 

1. Memiliki Ide-Ide yang Kreatif 

Konten menarik dan orisinil biasanya lahir dari ide-ide kreatif. Tak hanya menarik, konten juga perlu sesuai dengan tujuan bisnis Anda. Dengan begitu promosi konten yang Anda buat bisa sukses sesuai target.  

Untuk itu, penting sekali seorang content creator perlu memiliki kreativitas yang baik. 

2. Mempunyai Kemampuan Riset yang Baik 

Hasil konten yang baik bisa didapatkan melalui banyak cara, salah satunya dengan melakukan riset. Langkah ini akan membuat konten Anda sesuai dengan yang dibutuhkan target pembaca. 

Oleh sebab itu, seorang content creator perlu memiliki kemampuan riset yang baik. 

Ada banyak cara untuk bisa melakukan riset. Salah satunya melalui tools Google seperti Google Trends, Google Analytics, dan lainnya. 

3. Menguasai Tools Pendukung

Skill dan pemahaman yang baik perlu didukung oleh tools pendukung agar hasil karya lebih maksimal. Misalnya, dalam pembuatan video marketing, dibutuhkan penguasaan tools editing video untuk menghasilkan video yang baik. 

Seorang content creator setidaknya juga mampu menguasai beberapa tools analytics seperti Google Analytics untuk memantau, mengevaluasi, dan memaksimalkan kinerja konten. 

4. Kemampuan Komunikasi Baik 

Selain kemampuan membuat konten, seorang content creator juga perlu kemampuan berkomunikasi yang baik. Skill ini penting supaya tidak terjadi miskomunikasi dalam berkoordinasi dengan Anda. Jadi, project yang Anda jalankan bisa berjalan dengan baik. 

5. Memahami SEO 

Seorang content creator juga harus memahami teknik SEO supaya strategi content marketing berjalan maksimal. Teknik SEO dapat membantu konten lebih mudah dijangkau oleh banyak orang. 

Peran content creator sangat dibutuhkan dalam strategi marketing bisnis Anda. Mulai dari membantu Anda menghasilkan konten yang menarik, membangun konsistensi branding, hingga membuat konten lebih mudah ditemukan. 

Sebagai pembuat konten, tentu perlu memiliki kemampuan menghasilkan konten yang baik, komunikasi yang baik, hingga pemahaman SEO yang baik supaya tujuan digital marketing Anda sukses. Semua ini dapat membantu Anda dalam meningkatkan kesuksesan bisnis.

 

https://www.niagahoster.co.id/blog/content-creator-adalah/

 

Management Mutu

RIUSMAWATI PUTRI M (@T21-PUTRI)

41219120025

Abstrak

Pengelolaan sumber daya manusia adalah merupakan aspek yang sangat penting dalam proses pendidikan secara umum. Oleh karena itu fungsi-fungsi dalam pengelolaan sumber daya manusia harus dilaksanakan secara optimal sehingga kebutuhan yang menyangkut tujuan individu, perusahaan, organisasi ataupun kelembagaan dapat tercapai. Disamping itu dengan prosedur pengelolaan sumber daya manusia yang baik diharapkan kekurangan dan problem yang dihadapi oleh bangsa Indonesia, yaitu yang terkait dengan kemampuan daya saing dapat teratasi.

Pendahuluan

Era globalisasi adalah era yang sedang dihadapi oleh setiap bangsa pada saat ini dan merupakan era di mana dunia menjadi terbuka dan ini menuntut kesiapan sumber daya manusia untuk semakin sadar akan adanya keterbukaan juga menuntut kesadaran akan hak dan kewajibannya sebagai insan berbudaya. Pengaruh budaya global tersebut secara disadari maupun tidak, pada suatu saat akan sampai kepada setiap bangsa di dunia, tidak terkecuali bangsa Indonesia. Oleh karenanya, apapun unsur yang terkandung di dalam era global tersebut menuntut kesiapan suatu bangsa dalam menghadapinya, khususnya kesiapan sumber daya manusianya. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang merupakan ciri era globalisasi secara eksponensial akan mengubah dengan sangat cepat cara dan gaya hidup manusia, yaitu dari masyarakat prehistoris kepada suatu masyarakat postindustri. Kondisi semacam itu secara jelas menuntut suatu bangsa untuk mempersiapkan sumber daya manusianya, khususnya melalui bidang pendidikan. Melihat fenomena pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia saat ini, perlu kiranya dilakukan reformasi pendidikan, yaitu mempersiapkan pendidikan yang mampu menghasilkan sumber daya manusia Indonesia untuk dapat berkompetisi dalam abad 21 atau abad milenium ketiga yang ditandai oleh adanya persaingan global yang sangat ketat. Jikalau salah satu upaya untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul ini adalah ditempuh melalui pendidikan, maka sudah barang tentu bangsa Indonesia akan selalu tertinggal dengan bangsa lain di dunia. Jadi fenomena bahwa pemerintah Indonesia masih memandang pendidikan dengan sebelah mata harus mulai direformasi. Pemerintah seyogyanya mulai memiliki polical will untuk memprioritaskan pendidikan dalam pembangunan yang sedang digalakkan saat ini, sebagai wahana untuk mempersiapkan sumber daya manusia.

Fungsi Pengelolaan Sumber Daya Manusia. Pengelolaan sumber daya manusia pada dasarnya merupakan deskripsi dari administrasi atau manajemen pendidikan dengan setting proses administrasi atau manajemen pendidikan yang didesain untuk saling berkaitan antara tujuan individu maupun organisasi. Menurut Castetter (1981:3) proses administrasi atau manajemen tersebut meliputi planning, recruitment, selection, induction, appraisal, development, compensation, bargaining, security, continuity, and information. Sedangkan Randall (1987:29) fungsi-fungsi tersebut ke dalam proses sumber daya manusia yang meliputi manusia di atas dapat dipahami bahwa suatu pengelolaan sumber daya manusia merupakan suatu proses yang berhubungan dengan implementasi indikator fungsi-fungsi pengelolaan atau manajemen yang berperan penting dan efektif dalam menunjang tercapainya tujuan individu, lembaga, maupun organisasi atau perusahaan. Bagi suatu organisasi, pengelolaan sumber daya manusia menyangkut keseluruhan urusan organisasi dan tujuan yang telah ditetapkan. Untuk itu seluruh komponen atau unsur yang ada di memfokuskan pada perencanaan yang menyangkut penyusunan staff, penetapan program latihan jabatan dan lain sebagainya. Hal ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan jangka pendek dan jangka panjang dari suatu organisasi tersebut, khususnya yang menyangkut kesiapan sumber daya manusianya.

 

Manajemen Mutu

Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengendalian dan pengawasan terhadap sumber daya yang terlibat untuk mencapai suatu tujuan.

Manajemen mutu adalah kegiatan merencanakan, mengendalikan dan mengawasi semua aktivitas dan kerja yang harus diselesaikan untuk mempertahankan mutu yang diinginkan. Ini termasuk penentuan kebijakan mutu, pembuatan dan penerapan perencanaan penjaminan mutu serta pengendalian dan peningkatan mutu. Mutu atau kualitas ditekankan pada suatu keadaan yang baik dan dapat memuaskan keinginan yang diharapkan. Ini juga disebut dengan total quality management (TQM). Manajemen mutu berfokus pada tujuan jangka panjang melalui implementasi jangka pendek. Kesuksesan jangka panjang perusahaan berasal dari kepuasan dan loyalitas pelanggan.

TQM mewajibkan semua pemangku kepentingan dalam bisnis bekerja sama untuk meningkatkan proses, produk, layanan dan budaya perusahaan. Contoh manajemen mutu dalam dunia nyata adalah penerapan sistem Kanban oleh Toyota. Kanban adalah sinyal yang menciptakan reaksi berantai atau tindakan tertentu. Toyota menggunakan cara ini untuk mengimplementasikan proses inventaris just-in-time (JIT) dalam jalur perakitan dengan memberi kartu fisik yang memiliki nomor inventaris. Sebelum suku cadang dipasang di mobil, kartu tersebut dilepaskan dan dipindahkan ke supply chain untuk meminta suku cadang lain yang sama. Ini cara perusahaan untuk menjaga persediaan barang yang cukup untuk pelanggan tanpa harus menimbun aset yang tidak diperlukan.

Entrepreneurial leadership

kepemimpinan kewirausahaan merupakan gaya kepemimpinan layaknya seorang pengusaha. Pemimpin berupaya menginspirasi pekerja dengan visi tentang apa yang dapat mereka capai bersama. Pemimpin jenis ini biasanya akan berusaha untuk mencapai tujuan bersama melalui inovasi dan optimalisasi risiko. Mereka juga berusaha untuk mengambil keuntungan setiap ada peluang dan untuk mengelola lingkungan organisasi yang dinamis.