Oleh: @T14-Septian
Dalam Permendag No.13/2012 tentang Ketentuan Umum bidang Ekspor, dijelaskan bahwa Ekspor adalah kegiatan mengeluarkan barang dari daerah pabean.
Oleh: @T14-Septian
Dalam Permendag No.13/2012 tentang Ketentuan Umum bidang Ekspor, dijelaskan bahwa Ekspor adalah kegiatan mengeluarkan barang dari daerah pabean.
Indonesia & Asian Development Bank
oleh @T14-Septian
Asian Development Bank (ADB) atau Bank Pembangunan Asia merupakan lembaga keuangan multilateral yang didirikan pada tahun 1966 dengan tujuan membebaskan wilayah Asia dan Pasifik dari kemiskinan. ADB berkantor pusat di Manila dan mempunyai 67 negara anggota dimana 48 diantaranya berasal dari wilayah Asia Pasifik. Sebagai lembaga keuangan, ADB memiliki rating triple-A dari Standard and Poors, Moody’s, dan Fitch.
ADB menawarkan beberapa jenis instrumen keuangan untuk sektor publik yang mencakup pinjaman (loan), hibah (grant) dan bantuan teknis (technical assistance). Khusus untuk instumen pinjaman diberikan dalam skema Ordinary Capital Resources (OCR) dan Asian Development Fund (ADF). Sebagian besar pinjaman dari ADB berupa skema OCR, yakni dengan terms mendekati harga pasar yang ditawarkan untuk negara berpendapatan menengah seperti Indonesia. Sementara ADF merupakan skema pinjaman dengan bunga sangat rendah disertai hibah guna membantu mengurangi kemiskinan di negara-negara miskin anggota ADB. edangkan peminjaman uang dengan dana pembangunan Asia memberikan suku bunga yang sangat rendah dan pemberian hibah. Anggota Bank Pembangunan Asia merupakan anggota-anggota dari Komisi Ekonomi Asia dan Asia Tenggara dan negara-negara lain di wilayah Asia. Selain itu, Bank Pembangunan Asia juga menerima anggota dari negara-negara berkembang yang tergabung dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Syarat pendaftaran anggota adalah hasil perhitungan suara yang diadakan oleh seluruh anggota Dewan Komisaris. Persetujuan penerimaan anggota baru dicapai jika diperoleh suara paling sedikit dua pertiga anggota Dewan Komisaris. Selain itu, suara tersebut harus mewakili suara dari sedikitnya tiga perempat total suara yang diberikan anggota. Pada awal pendiriannya, jumlah negara anggota Bank Pembangunan Asia sebanyak 31 negara anggota.
Produktivitas
oleh @T14-Septian
Kata produktivitas adalah kata serapan yang diambil dari bahasa Inggris, yaitu productivity. Arti produktivitas adalah suatu bentuk aktivitas yang dilakukan untuk menghasilkan suatu produk barang atau jasa. Sedangkan secara umum produktivitas adalah kemampuan setiap orang, sistem atau suatu perusahaan dalam menghasilkan sesuatu yang diinginkan dengan cara memanfaatkan sumber daya secara efektif dan juga efisien. Efisiensi yang digunakan untuk menilai ketepatan dalam melaksanakan sesuatu dengan cara menghemat sumber daya yang ada.
Produktivitas menurut para Ahli
Eddy Herjanto mengatakan bahwa arti produktivitas adalah suatu nilai yang menyatakan bagaimana sebaiknya suatu sumber daya diatur dan juga digunakan guna mencapai sesuatu secara maksimal.
Chen, Lin, dan Blocher berpendapat bahwa arti produktivitas adalah suatu hubungan yang terjalin antara jumlah output yang dihasilkan dan sejumlah output yang diperlukan untuk membuat output tersebut.
Husein Umar menjelaskan bahwa arti produktivitas adalah suatu perbandingan antara output yang diraih dengan memanfaat sumber daya input.
Heny Kuswanti Daryanto berpendapat bahwa arti produktivitas adalah suatu konsep yang merefleksikan hubungan antara hasil produk dengan sumber daya yang diperlukan untuk membuat hasil yang dimaksud.
Muchdarsyah Sinungan mengatakan bahwa arti produktivitas adalah hubungan hasil nyata produk dan input yang sebenarnya.
Ravianto menjelaskan bahwa arti produktivitas berdasarkan konsep akan menunjukan hubungan antara hasil kerja dengan suatu satuan waktu yang diperlukan untuk menciptakan produk dari seorang pekerja.
Siklus produktivitas
Siklus produktivitas adalah suatu proses untuk peningkatan produktivitas yang melibatkan strukur organisasi yang formal dari level atas sampai level terendah. Peningkatan produktivitas perlu dimasukkan dalam program organisasi secara formal karena peningkatan produktivitas memerlukan komitmen yang tinggi dan kontinuitas dala waktu yang lama. Summath (1985) menjelaskan bahwa siklus produktivitas terdiri atas empat tahap, yang sering disingkat menjadi MEPI, yaitu :
1. Pengukuran produktivitas (measurrement).
2. Evaluasi produktivitas (evaluation).
3. Perencanaan produktivitas (planning).
4. Peningkatan produktivitas (improvement).
Siklus produktivitas diawali dengan pengukuran produktivitas, yang hasilnya kemudian dievaluasi. Setelah hasil pengukuran dievaluasi, dilakukan perencanaan langkah-langkah yang akan diterapkan dalam rangka meningkatkan produktivitas, baik dalam rangka meningkatkan produktivitas, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Rencana perbaikan tersebut kemudian dilaksanakan untuk mencapai tingkat produktivitas yang diinginkan. Keempat tahapan ini dilakukan secara berkesinambungan sehingga peningkatan produktivitas dapat dilakukan terus menerus hingga mencapai target yang telah ditetapkan. Setelah target dipenuhi, ditetapkan target produktivitas baru sesuai dengan keadaan.
Terdapat delapan faktor yang mampu mempengaruhi produktivitas di dalam ruang lingkup organisasi, yaitu faktor teknis, faktor produksi, faktor organisasi, faktor personel, faktor finansial, faktor manajemen, faktor lokasi, dan faktor pemerintah.
Manfaat Produktivitas
Vincent Gaspersz dalam bukunya yang berjudul Manajemen Produktivitas Total menjelaskan bahwa ada beberapa manfaat yang didapat perusahaan jika melakukan pengukuran produktivitas, yaitu:
Dalam dunia bisnis yang sangat kompetitif, berteknologi tinggi, dan saling bergantung saat ini, ada aturan tertentu yang harus ditaati, baik aturan tertulis maupun aturan tidak tertulis. etika yang harus diikuti agar bisnis bisa berjalan dengan baik, hal ini biasa disebut dengan etika bisnis.
1. Pengertian Etika Bisnis Menurut beberapa ahli
Menurut Bertens (2000), Menurut Bertens, etika bisnis itu lebih luas dari pada ketentuan yang diatur oleh undang-undang. Bahkan etika bisnis merupakan standar yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan standar minimum ketentuan hukum. Karena dalam kegiatan atau kegiatan bisnis kita sering kali menemukan grey area yang tidak diatur oleh ketentuan hukum.
Menurut Hill dan Jones, Menurut Hill dan Jones, Pengertian Etika Bisnis merupakan ajaran dalam membedakan antara benar dan salah dalam memberikan bekal kepada setiap pimpinan perusahaan ketika mempertimbangkan pengambilan keputusan strategis terkait dengan masalah moral yang kompleks.
Menurut Sumarni (1998: 21), Pengertian etika bisnis terkait dengan masalah menilai aktivitas dan perilaku bisnis yang mengacu pada kebenaran atau kejujuran dalam berbisnis.
Menurut Sim, Hal ini terkait dengan kepemimpinan yang efektif dalam suatu organisasi.
Menurut Velasques, Menurut Velasques, Pengertian Etika Bisnis merupakan kajian yang bertumpu pada akhlak yang benar dan salah.
Menurut Business & Society-Ethics dan Stakeholder Management, Etika Bisnis adalah disiplin yang berkaitan dengan baik buruknya suatu tugas dan kewajiban moral dalam konteks bisnis.
Menurut Steade et al: Menurut Steade dkk, Etika Bisnis adalah standar etika yang terkait dengan tujuan dan cara pengambilan keputusan bisnis.
2. Tujuan Etika Bisnis
Memahami etika dalam berwirausaha juga bertujuan untuk mengarahkan pemilik usaha untuk menciptakan manajemen yang baik sehingga usaha yang dijalankan bisa berjalan lancar. Selain itu prinsip ini juga dapat digunakan untuk membuat citra diri pemilik bisnis menjadi baik.
Etika bisnis bertujuan untuk memberikan dorongan bagi kesadaran moral dan memberikan batasan bagi pengusaha untuk dapat menjalankan bisnis secara jujur dan adil serta menghindari bisnis penipuan yang merugikan banyak orang atau pihak yang memiliki keterikatan dalam kegiatan berbisnis
3. Sifat Etika Bisnis yang Harus Dimiliki
a. Integritas.
Prinsip etika bisnis akan menjadi pedoman. Pemimpin dan karyawan hanya perlu menunjukkan keberanian dan integritas pribadi untuk melakukan apa yang benar. Etika bisnis haruslah tegak dan hormat. Ini akan diperjuangkan dalam memutuskan apa yang dianggap benar atau tidak. Sehingga hal inilah yang akan melahirkan integritas dalam bekerja dan berprofesi.
b.Loyalitas.
Untuk mendapatkan kepercayaan, dibutuhkan loyalitas. Loyalitas akan diperoleh dengan dukungan dan dedikasi tugas yang ada.
c, Kejujuran.
Pemimpin atau manajer yang baik adalah inti dari bsinis yang berkembang dan layak dipercaya, dan kejujuran adalah landasan kepercayaan. Setiap orang yang ada di perusahaan, harus menjaga sikap jujurnya, ketika menghadapi rutinitas pekerjaannya. Mereka juga harus jujur dan tidak menipu atau menyesatkan informasi kepada orang lain.
d. Menghormati dan peduli.
Perlakukan semua orang dengan hormat. Wirausahawan harus menunjukkan rasa hormat terhadap martabat manusia, otonomi, privasi, hak, dan kepentingan semua orang yang memiliki kepentingan dalam keputusan mereka.
e. Keadilan
Wiraushawan yang baik pada dasarnya berkomitmen pada keadilan. Mereka tidak menjalankan kekuasaan secara sewenang-wenang, juga tidak menggunakan cara yang berlebihan atau tidak senonoh untuk mendapatkan atau mempertahankan keuntungan atau mengambil keuntungan yang tidak semestinya dari kesalahan atau kesulitan orang lain.
f. Bijaksana
Tunjukkan kasih sayang dan kepedulian yang tulus untuk kesejahteraan orang lain. Salah satu prinsip etika bisnis yang penting adalah orang yang peduli, penyayang, baik hati, dan peka terhadap keadaan sekitar. Pemilik bisnis yang beretika berusaha untuk mencapai tujuan bisnis mereka dengan cara yang paling sedikit menyebabkan kerugian dan memilih cara yang memiliki kebaikan positif terbesar.
g. Mematuhi Hukum
Wirausahawan harus selalu mematuhi hukum, aturan, dan regulasi yang berkaitan dengan aktivitas bisnis mereka.
h. Komitmen Terhadap Keunggulan
Kejar kesempurnaan setiap saat dalam segala hal. Wirausahawan yang baik selalu mengejar kesempurnaan dalam menjalankan tugas mereka, memiliki informasi yang baik dan siap, dan terus berupaya untuk meningkatkan kemahiran mereka di semua bidang tanggung jawab.
i. Kepepimpinan
Kepemimpinan merupakan salah satu prinsip etika bisnis yang berpengaruh untuk keteladanan dan kehormatan baik bagi individu dan bisnis yang ia bangun. Wirausahawan harus sadar akan tanggung jawab dan peluang dari posisi kepemimpinan mereka dan berusaha menjadi teladan untuk etika yang positif dengan perilaku mereka sendiri dan dengan membantu menciptakan lingkungan di mana penalaran berprinsip dan pengambilan keputusan etis sangat dihargai.
Menerapkan etika dalam berbisnis juga dapat membangun kepercayaan antara bisnis dan konsumen. Jika konsumen merasa bahwa suatu bisnis dapat dipercaya, mereka akan lebih cenderung memilih bisnis tersebut daripada para pesaingnya. Selain itu, menjalankan bisnis sesuai etika bisa menarik investor dan pemegang saham. Menerapkan etika bisnis juga dapat bermanfaat bagi karyawan dan operasi bisnis. Etika dalam berbisnis tidak hanya dibutuhkan sebagai suatu sikap ketika bertemu dengan rekan bisnis tetapi juga sikap yang harus ditunjukkan kepada klien atau konsumen. Dengan memiliki etika bisnis yang baik, Anda bisa membangun citra yang baik pula.
Referensi:
Artikel website
https://accurate.id/bisnis-ukm/12-prinsip-etika-bisnis-yang-harus-dimiliki-oleh-wirausahawan/
https://gobiz.co.id/pusat-pengetahuan/etika-bisnis/
https://store.sirclo.com/blog/pengertian-etika-bisnis-dan-bisnisnya/
Tips Mendirikan Kedai Coffeeshop
Oleh @T14-Septian
Tips mendirikan Kedai Coffee shop
1. Hitung dan siapkan modal usaha
Modal ini bisa berasal dari tabungan pribadi, patungan bersama teman, atau mencari investor. Untuk cari investor, kamu harus bisa menjelaskan rencana bisnis secara rinci. Rencana pengembangan bisnis, perkiraan bisa kembali modal dalam waktu berapa lama, dan lainnya. Untuk menentukan berapa modal yang diperlukan, list kira-kira apa saja yang perlu dibeli dan juga perkiraan harganya.
Misal: biaya sewa tempat, atau gerobakan, harga mesin pembuat kopi, timbangan, kemasan, dekorasi, renovasi, biaya promosi, furnitur, dan lainnya.
2. Tempat atau lokasi
Perhatikan kesediaan budget, kondisi bangunan, bagian interior, dan akses menuju lokasi. Kemudian target konsumen seperti mahasiswa, maka lokasi di dekat kampus bisa jadi pilihan yang tepat.
3. Menentukan target market
Siapa target konsumen bisa bantu perencanaan bisnis dan strategi pemasaran jadi lebih jelas.
Cara menentukan target market bisa melalui aspek demografik (umur, usia, gender, daya beli), geografik (wilayah, urban, sub-urban, atau rural), dan psikografik (minat, preferensi gaya hidup, status ekonomi sosial).
4. Menentukan Konsep kedai kopi
Kedai kopi harus punya sesuatu yang unik dan beda dari yang lain. Bisa dari segi desain tempat, menu, interior, nama menu, dan lainnya. Misalnya, menggunakan konsep monokrom. Jadi warna bangunan, furnitur, dekorasi, mesin kopi, dan lainnya berwarna hitam, putih, dan abu-abu tua. Jadi kelihatan sedikit berbeda karena kebanyakan tempat saat ini konsepnya minimalis dan serba putih. Untuk furnitur, pertimbangkan menggunakan barang second yang masih layak pakai dan bisa diperbaiki. Selain itu, nama menu juga bisa kamu bikin lebih unik. Dan biasanya setiap kedai kopi punya signature menu sendiri
5. Rekrut karyawan atau barista
Pekerja kedai yang sebagai pelayanan untuk konsumen, bisa juga profesi pekerja sebagai barista yang bertugas membuat dan menyajikan kopi. Tentunya tidak lupa merekrut karyawan yang ramah dan sopan kepada semua pelanggan
6. Supplier yang tepat
Supplier atau pemasok adalah pihak ke 3 dalam bisnis yang menyediakan bahan baku. Menentukan supplier juga perlu riset dan uji coba. Karena untuk menyajikan kopi yang enak dan berkualitas, dibutuhkan supplier yang tepat. Mulai dari rasa, service, harga, lokasi, dan lainnya.
7. Jalin partnership
Sebagai opsi atau menu utama dalam kerjasama bisnis seperti Life Music, Jasa online order aplikasi, dll.
Model Bisnis Kanvas dalam mendirikan Kedai Coffee Shop
Kreatifitas dan Inovasi Teknologi
METAVERSE
Oleh Septian @T14-Septian
Technopreneurship, Produk lokal kualitas Internasiola. POLYTRON
oleh @T14-Septian
Technopreneurship merupakan proses dan pembentukan perjuangan gres yang melibatkan teknologi sebagai basisnya, dengan harapan bahwa penciptaan taktik dan penemuan yang sempurna kelak bisa menempatkan teknologi sebagai salah satu faktor untuk pengembangan ekonomi nasional.
Kunci dari technopreneurship juga yaitu kreativitas, dengan kreativitas yang tinggimaka mental usang yang cenderung konvensional dari wirausahawan akan berubah, kreativitas yaitu bermain dengan imaginasi dan kemungkinan-kemungkinan, memimpin perubahan dengan ide-ide gres dan memperlihatkan arti pada korelasi antara ide, orang dan lingkungan.
Berikut adalah salah satu contoh Technopreneurship produk buatabn dalam negeri yang kualitasnya dapat bersaing dengan produk asing, yaitu Polytron
Polytron merupakan sebuah perusahaan elektronik asal Indonesia. Didirikan pada tanggal 16 Mei 1975 di Kudus, Jawa Tengah dengan nama PT Indonesian Electronic & Engineering, kemudian pada tanggal 18 September 1976 berubah nama menjadi PT Hartono Istana Electronic, lalu merger dan menjadi PT Hartono Istana Teknologi.
Perusahaan ini menghasilkan berbagai macam perlengkapan elektronik. Barang yang dihasilkan oleh Polytron ialah speaker, televisi, lemari es, mesin cuci, AC, ponsel cerdas dan masih banyak lagi.
Polytron merupakan perusahaan non-rokok pertama yang dimiliki oleh Hartono bersaudara, dengan modal berdiri Rp 50 miliar. Kata Polytron sendiri berasal dari dua kata, yaitu poly (banyak) dan (elek)tron(ik). Produk pertama yang dikeluarkan perusahaan ini adalah televisi (hitam putih) pada 1979, yang sampai sekarang masih menjadi produk utamanya.
Tahun 1984 perusahaan juga mengeluarkan audio compo sebagai produk kedua. Di tahun 1988, demi menjangkau pasar yang lebih luas. sejak 2000-an, hanya nama Polytron yang digunakan, dan kemudian cakupan produknya diperluas dari awalnya hanya televisi dan audio saja.
Polytron memiliki 2 pabrik masing-masing di Kudus seluas 70.000 m2 dan di Sayung, Demak 130.000 m2 (merupakan pabrik lemari es terbesar di Jawa Tengah) dengan karyawan lebih dari 10.000 orang, 11 kantor perwakilan, 5 dealer resmi dan 50 pusat layanan yang meliputi seluruh Indonesia.
Polytron juga mempunyai divisi Research and Development (pengembangan produk) yang diperkuat dengan total 500 orang ahli dalam berbagai bidang teknologi, ini dilakukan untuk selalu siap merespon perkembangan teknologi di pasar Indonesia.
Referensi: id.wikipedia.org
Total Quality Management (TQM)
oleh Septian A.P (@T14-Septian)
Menurutmu apa itu kualitas? apakah itu penting dalam suatu perusahaan?
Kualitas atau mutu adalah tingkat baik buruknya atau taraf atau derajat sesuatu. Jika suatu bisnis memiliki kualitas barang yang sangat baik, maka sudah dipastikan bisnis tersebut sudah terbukti kelayakannya di mata pelanggan. Sebaliknya jika kualitas barang itu sangat buruk, maka pelanggan akan berpikir 1000 kali untuk membeli barang tersebut. Semakin tinggi kualitas produk maka kepercayaan pelanggan akan semakin tinggi juga tingkat kepuasan pelanggan dalam membeli suatu produk tersebut, maka bagi pengusaha mendatangkan keuntungan atau profit karena terjual produknya kepada pelanggan karena kualitas tinggi produknya tersebut.
Kualitas suatu produk pada suatu bisnis dapat terkontrol dengan baik dengan adanya Manajement kualitas/mutu. Sistem yang membantu sebuah organisasi, perusahaan, atau badan usaha untuk mengawasi setiap kegiatan serta tugas dan tanggung jawab yang diperlukan dalam mempertahankan kualitas atau mutu dari perusahaan tersebut itulah yang dimaksud arti dari Total Quality Management (TQM)
Total management quality sendiri merupakan sebuah sistem yang menentukan kebijakan, merencanakan, mengontrol, dan mengembangkan kualitas mutu yang diberikan perusahaan. TQM memliki 8 Elemen utama yaitu Customer focused, Total employee involvement, Process-centered, Integrated system, Strategy and systematic approach, Continual improvement & Fact-based decision making
8 Element Total Management Quality / TQM
1. Costumer Focused (Fokus pada Pelanggan)
Konsumen sepenuhnya akan menentukan kualitas dari suatu produk, konsumen yang akan menentukan apakah usaha-usaha tersebut sudah tepat. Sehingga perusahaan harus memiliki standar yang fokus pada konsumen
Komitmen karyawan dapat diperoleh secara keseluruhan jika perusahaan telah menciptakan lingkungan kerja yang baik dan nyaman. Komitmen karyawan sangat penting karena dapat mendukung perusahaan dalam meningkatkan kualitas produk baik barang maupun jasa, sehingga kepuasaan pelanggan akan tercapai
Proses merupakan serangkaian proses yang mengambil input dari supplier (internal atau eksternal) dan mengubahnya menjadi output yang dikirimkan kepada konsumen (internal atau eksternal).
Setiap posisi yang ada harus memahami visi, misi, dan prinsip dari perusahaan. Fokus dari TQM adalah proses horizontal yang akan menghubungkan berbagai macam fungsi-fungsi yang ada dalam perusahaan itu sendiri. sistem yang terintegrasi menghubungkan elemen peningkatan bisnis dalam upaya untuk melebihi ekspektasi konsumen, karyawan dan stakeholder lainnya.
Salah satu elemen kritikal dari TQM adalah pendekatan strategis dan sistematik untuk mencapai visi, misi, dan tujuan perusahaan yang mencakup perumusan rencana strategis yang mengintegrasikan kualitas sebagai komponen inti pada perusahaan.
Peningkatan yang dilakukan secara berkelanjutan akan mendorong perusahaan menjadi analitis dan kreatif. Sehingga dapat menemukan cara untuk menjadi lebih efektif dan kompetitif dalam memenuhi ekspektasi dari berbagai macam stakeholder.
TQM mengharuskan perusahaan untuk terus mengumpulkan dan menganalisis data, sehingga dapat meningkatkan akurasi pada saat prose pengambilan keputusan , mencapai konsensus, dan membuat prediksi berdasarkan kejadian sebelumnya.
Salah satu elemen utama TQM adalah melakukan komunikasi yang baik dan efektif. komunikasi efektif memainkan peran besar dalam menjaga moral dan memotivasi seluruh karyawan. Komunikasi melibatkan strategi, metode, dan ketepatan waktu.
Tujuan TQM adalah meningkatkan kepuasan dan pengalaman pelanggan. Selain itu juga TQM juga mengidentifikasi dan menganalisa suatu produk sehingga dapat sesuai dengan harapan pelanggan. Implementasi dari adanya TQM memiliki manfaat seperti penghematan biaya, kepuasan pelanggan, peningkatan moral karyawan, perusahaan dapat kompetitif, mengembangkan sistem komunikasi efektif dan progress yang selalu ditinjau berkesinambungan.
Oleh Septian Adi Prasetya (@T14-Septian)
Sebuah kesuksesan akan sebuah tujuan tidak lepas dari setiap individu-individu yang bekerja dengan baik atas intruksi yang diberikan oleh suatu pimpinan dalam organisasi. Tim yang berhasil merupakan bentuk dari manajemen tim yang baik juga. Manajemen tim adalah kemampuan individu atau organisasi untuk mengelola dan mengoordinasikan sekelompok individu untuk melakukan tugas. Manajemen tim melibatkan kerja tim, komunikasi, penetapan tujuan, dan penilaian kinerja. Pimpinan sebuah tim memiliki peran yang sangat penting untuk mewujudkan suatu tim yang kuat dan solid bekerja untuk visi misi tim tersebut.