Tampilkan postingan dengan label @R18-AGUNG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @R18-AGUNG. Tampilkan semua postingan

April 16, 2020

5 Steps of Design Thinking and The Output

By : Agung Widiantoro
Code : @R18-AGUNG

Memecahkan suatu masalah maka hal utama yang harus dilakukan adalah melakukan perencanaan dalam bentuk desain sebagai metode . Dalam perkembangangannya  desain bukan hanya membuat produk yang laku di pasar , memiliki bentuk yang menarik. Namun desain saat ini lebih kepada bagimana kita menciptakan sesuatu yang diinginkan dan dibutuhkan oleh pengguna . Design Thingking adalah  suatu metode baru dalam melakukan proses desain . Dan fokus nya pada penyelesainna masalah  dengan fokus pada permasalahan pengguna. Design Thingking dikenalkan oleh David Kelly dan Tim Brow pendiri IDEO  yaitu konsultan desain yang berlatar belakang desain produk berbasis Inovasi . Proses dengan metode design thingking akan menghasilkan produk tidak hanya dapat dijual atau menggunkan tiknologi yang paling canggih . Metode ini menggabungkan kebutuhan teknologi yang sesuai dan tetap membuat sesuai yang dapat berhasil sebagai sebuah bisnis.
EMPHATISE
Merupakan tahap pertama dari proses desain thingking. Tujuannya adalah  kita sebagai desainer mendapatkan pemahaman terhadap si obyek dan mencoba menyelesaikannya . Dalam Proses ini melibatkan : observing, engaging,  dan empahising dengan orang lain menjadi subyek permasalahan , dan kita mencoba memahami motivasi dan pengalaman mereka sehingga kita menyatu dengan lingkungan subyek, harapannya kita akan dapat memahami lebih dalam lagi permasalahan permasalahan yang terjadi, kebutuhan si obyek dan tantangannya.
Emphati membantu  mendesain pemikiran untuk mengatur asumsi dari si pemikir tentang permasakahannya. Pemikir bisa jadi memberikan masukan dari keingiannnya pada user. Informasi yang didapat memberikan masukan yang sangat baik bagi desainer meskipun waktu pengamatan singkat. Terbangun rasa empati, pemahaman, pengalaman, pandangan
DEFINE
Informasi yang telah dikumpulkan selama tahap emphatize, dianalisis dan disintesis untuk menentukan masalah inti yang akan diidentifikasi. Pada tahap define ini akan membantu untuk menyelesaikan masalah customer karena telah dilakukan penetapan masalah.
Tahap Define akan membantu para desainer di tim Anda mengumpulkan ide-ide hebat untuk membangun fitur, fungsi, dan elemen lain yang akan memungkinkan mereka untuk menyelesaikan masalah atau, paling tidak, memungkinkan pengguna untuk menyelesaikan masalah sendiri dengan tingkat kesulitan minimal.  Definisi yang bagus dari pernyataan masalah Anda akan memandu Anda dan pekerjaan tim Anda dan memulai proses ideasi (tahap ketiga) ke arah yang benar.
IDEATE
Pada tahap Ideation , pemikir desain memunculkan ide - dalam bentuk pertanyaan dan solusi - melalui kegiatan kreatif dan penasaran seperti Brainstorms dan Worst Possible Idea. Ideation adalah proses yang menarik yang tujuannya adalah untuk menghasilkan sejumlah besar ide - ide yang berpotensi menginspirasi ide-ide baru yang lebih baik. Dan tujuan utama tahap Ideation adalah menggunakan kreativitas dan untuk mengembangkan solusi.
Ideation memang bisa menyenangkan dan mengasyikkan, tetapi mereka menuntut banyak persiapan dan konsentrasi anggota tim agar membuahkan hasil. Ideation adalah proses kreatif dan terkonsentrasi; mereka yang terlibat harus diberi lingkungan yang memfasilitasi pertukaran gagasan yang bebas, terbuka, dan tidak menghakimi. Ideation yang efektif tidak selalu harus memberikan  selembar kertas kosong dan meminta tim  untuk menghasilkan ide.  Kemungkinan akan menghasilkan kegagalan. Demikian juga, untuk membuat semua orang meneriakkan ide-ide mereka sendiri kemungkinan akan mengakibatkan kegagalan. Dalam sesi Ideation, penting untuk menciptakan jenis lingkungan yang tepat untuk membantu menciptakan budaya kerja kreatif dengan suasana yang ingin tahu, berani, dan terkonsentrasi. Anda juga harus menunjuk seseorang untuk mencatat ide-ide kontributor dan menggambar / menuliskannya di papan tulis / dinding / poster.
PROTOTYPE
Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan wawasan dalam proses adalah dengan melakukan beberapa bentuk prototipe. Metode ini melibatkan pembuatan versi produk awal, murah, dan diperkecil untuk mengungkapkan masalah dengan desain saat ini. Prototyping menawarkan desainer kesempatan untuk menghidupkan ide-ide mereka, kepraktisan desain saat ini, dan untuk berpotensi menyelidiki bagaimana sampel pengguna berpikir dan merasakan tentang suatu produk. Prototipe sering digunakan pada tahap akhir, pengujian dalam proses berpikir Desain untuk menentukan bagaimana pengguna berperilaku dengan prototipe, untuk mengungkap solusi baru, atau untuk mengetahui apakah solusi yang diterapkan telah berhasil atau tidak. Hasil yang dihasilkan dari tes ini kemudian digunakan untuk mendefinisikan kembali satu atau lebih dari masalah yang ditetapkan dalam fase awal proyek, dan untuk membangun pemahaman yang lebih kuat tentang masalah yang mungkin dihadapi pengguna saat berinteraksi dengan produk di lingkungan yang dimaksud.
Prototipe dibangun sehingga desainer dapat memikirkan solusi mereka dengan cara yang berbeda (produk nyata daripada ide abstrak), serta gagal dengan cepat dan murah, sehingga lebih sedikit waktu dan uang diinvestasikan dalam sebuah ide yang ternyata menjadi yang buruk.
TEST
Pengujian adalah kesempatan untuk mengeluarkan produk ke dunia, mengujinya dalam kehidupan nyata, dan mengujinya dalam waktu nyata. Selama fase ini Anda memiliki kesempatan untuk melihat apakah Anda telah membingkai masalah dengan benar. Tim Anda dapat menghasilkan umpan balik pengguna khusus untuk prototipe, dan umpan balik ini pada gilirannya memperdalam pemahaman Anda tentang pengguna. Anda akan menemukan ide-ide yang menghasilkan yang masuk ke semua tahap proses selama iterasi. Terakhir, pengamatan selama tahap ini kemungkinan akan mengungkap kebutuhan yang belum pernah diucapkan pengguna sebelumnya. Paat melakukan pengujian, masuk ke lingkungan di mana pengguna pada akhirnya akan menggunakan prototipe. Ini adalah pengaturan alami pengguna di mana mereka merasa paling nyaman dan sedekat mungkin dengan kehidupan nyata aat melakukan pengujian, masuk ke lingkungan di mana pengguna pada akhirnya akan menggunakan prototipe. Ini adalah pengaturan alami pengguna di mana mereka merasa paling nyaman dan sedekat mungkin dengan kehidupan nyata.
Dalam Desain Berpikir, tahap pengujian adalah tempat solusi diuji oleh pengguna dalam pengaturan kehidupan nyata mereka. Selama pengujian, pengguna akhir mengalami prototipe tanpa panduan eksplisit.Untuk pemikir desain, ini adalah waktu untuk mengamati bagaimana pengguna bereaksi terhadap suatu produk, dan mendengarkan umpan balik mereka tentang berbagai aspek. Jika pengguna puas dengan prototipe maka proses Berpikir Desain berakhir di sini. Jika pengguna belum puas, Anda memulai seluruh proses lagi dengan mempertimbangkan umpan balik mereka.

April 03, 2020

How to Define the "Design Thinking"


By : Agung Widiantoro
Code : R18-AGUNG

Design tidak harus terkait dengan keindahan, seni atau hal estetis lainnya. Karena menurut Steve Jobs sendiri design itu bukan hanya tentang apa yang dilihat dan dirasakan, akan tetapi yang paling penting adalah bagaimana design itu bekerja dan mampu memberikan solusi. Jadi yang disebut dengan design thinking tidak harus dilakukan oleh designer saja seperti penata busana atau arsitek, tapi kemampuan design thinking ini harus dimiliki oleh siapapun di dunia ini. Definisi dari design thinking sendiri yaitu suatu metode atau cara yang digunakan untuk memcahkan masalah atau problem yang terjadi saat ini dan memberikan solusi terhadapnya.  Solusi disini dicari dan diusahakan yang paling efektif dan seefisien mungkin. 
Design thinking ini juga mengajak kita untuk tidak menghabiskan energi untuk membahas suatu masalah tapi focus untuk mencari solusinya. Design thinking ini selalu berusaha untuk terus mencari solusi bukan hanya dengan logika tapi juga imajinasi, intuisi dan penalaran sistemik. Boleh dikatakan bahwa design thinking ini adalah pendekatan inovasi yang menggabungkan cara berpikir rasional dengan cara berpikir intuitif. Herbert Simon peraih hadiah nobel pada tahun 1978 menulis buku yang berjudul “the science of the artificial” dimana dia memperkenalkan istilah kecerdasan buatan atau artificial intelligence yang difinisikan sebagai kecerdasan design yang harus dimiliki system untuk bisa mencari solusi atas suatu masalah dengan cepat. Baru secara resmi istilah design thinking ini diperkenalkan oleh David Kelley CEO perusahaan design di California yang bernama IDEO. Dia menekankan pentingnya pemahaman design untuk kesuksesan suatu inovasi. Sesuatu yang diyakini pula oleh Steve Jobs CEO Apple yang selalu sukses menggabungkan seni dan teknologi dalam suatu produk dan model bisnis yang pada akhirnya mengantarkan Apple pada kesuksesan nya. 
Metode design thinking ini berbeda dengan analytical thinking yang lebih mementingkan atau focus akan analisis ilmiah dalam memecahkan masalah. Analytical thinking adalah analisis ilmiah untuk mengidentifikasi masalah, mencari parameter dari masalah tersebut. Berbeda dengan Design Thinking yang lebih focus dalam mencari atau mengusahakan solusi dari masalah tersebut jadi titik atau pola pemikiran yang sangat berbeda. Dalam Analytical Thinking lebih menyaring dan menurukan ide atau breaking down idea tapi dalam Design Thinking yang lebih utama adalah tentang bagaimana menggali dan membangun ide atau building up idea yang untuk kemudian dicoba atau di test satu per satu. Itulah sebabnya dalam design thinking lebih menekankan dalam Abductive Reasoning bukan deductive atau inductve reasoning yang selama ini dilakukan dalam Analytical thinking. Aductive reasoning didefinisikan sebagai penalaran yang lebih mengutamakan simplifikasi untuk bisa menjelaskan masalah dengan cara yang paling sederhana. Nah ini juga berlaku ketika kita misalnya akan mendesign suatu proses atau prosedur yang dasar nya adalah satu yaitu simplify. Kalau bisa dibuat mudah atau sederhana kenapa harus diperumit. Folosofy sederahan atau simplify ini yang membuat Apple yang kemudian menjadi sangat sukses sampai saat ini. Dan pertama jaman dahulu computer yang ukuran besar besar menjadi ukuran yang lebih simplify dan compact. Atau ketika Apple mendesign remote control TV. Dulu kita mengenal remote control dengan ukuran yang besar dan terlalu banyak tombol yang sering membuat kita pusing yang akhirnya Apple meluncurkan remote model baru yang dengan deisgn yang lebih compact dan dengan meminimalisir tombolnya. Itulah sebabnya inovasi yang dihasilkan melalui cara berpikir design akan memliki pendekatan yang berbeda dengan inovasi yang dilakukan dengan pendekatan tradisional atau konvensional. Cara berpikir design memerlukan hal hal utama antara lain adalah Empati yang artinya cara berpikir dengan perpesktiv orang lain, selanjutnya adalah optimism pasti ada solusi untuk semua masalah, eskperimental atau keinginan kuat untuk berani mencoba hal hal baru termasuk juga berani gagal untuk belajar, kolaborasi yaitu selalu mencari peluang untuk bekerja sama dengan orang lain untuk meraih hasil paling optimal untuk Bersama.
Tahapan tahapan untuk mengaplikasikan design thinking yang pertama adalah mendefinisikan masalah, yang kedua adalah menentukan opsi solusi, dan yang ketiga adalah yang terpenting yaitu membuat prototype, menguji dan memperbaiki. Yang terakhir adalah eksekusi dan terus menyempurnakan. 
Jadi kunci keberhasilan design thinking adalah luangkan banyak waktu untuk mendefinisikan masalah yang fundamental lalu segera melakukan iteasi solusi dan penyempurnaan sampai menemukan design yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Maret 26, 2020

Our Business Empathy

The Empathy of Kosantuy


Created By : Agung Widiantoro
Code : @R18-AGUNG














Dilihat dari pengertian empathy yang artinya kemampuan untuk melihat dunia dari sisi orang lain, yang dapat kita dapatkan dari cara melihat orang lain, orang lain rasakan, pengalaman yang sama dari orang lain Cara yang digunakan adalah mendekatkan diri dengan subyek maka untuk tema bisnis kita yang merupakan jasa yang menyediakan wadah atau tempat buat para pencari kontrakan dan menyediakan tempat untuk para pemilik asset property untuk bisa mendapatkan penghasilan lebih dari jasa yang kami berikan.
Pertama dari sudut pandang cara melihat orang lain, bisnis yang sedang kita kerjakan ini adalah suatu bisnis yang akan memberikan solusi bagi para pencari kontrakan dan pihak yang memiliki asset property dikeranakan ini akan menjadi terobosan baru bagi dunia penyewaan kontrakan yang manfaat dari wadah yang kita ciptakan ini bisa menggapai kedua belah pihak.
Kemudian dari sudut pandang orang lain rasakan, kita membuat atau memiliki ide bisnis ini adalah berdasarkan orang lain disini teman teman saya yang selalu kebingungan atau tidak tahu mau referensi terhadap apa ketika mencari kontrakan yang ideal dari segi tempat yang startegis, harga yang tentu nya sesuai dengan kantong mereka masing masing, kondisi rumah yang layak dihuni dan tentunya memberikan kenyamanan ketika dihuni.
Dan juga dari pengalaman yang sama dengan orang lain, disini kita sama sama merasakan bahwa kebutuhan dari kontrakan sebagai tempat tinggal yang nyaman dan ideal sesuai dengan spesifikasi yang di inginkan cutomer adalah hal yang sangat jarang ditemui hingga sekarang. Banyak dari pengalaman teman teman saya yang tidak nyaman dan tidak betah tinggal dengan kontrakan yang dia tinggali yang kemudian harus pindah kontrakan. Dan kadang tidak jarang walaupun sudah berpindah kontrakan tetap tidak menemukan kontrakan yang sesuai dengan spesifikasi atau keinginan nya.

Penerapan 3 bagian penting Empathy dalam bisnis kita ;
1.     Observe (Amati)
Kita akan mencoba mengamati perilaku pasar yang kita assumsikan disini sebagai para pencari kontrakan dan cara mereka berinteraksi dengan linkungan agar dapat memahami hal atau kriteria dari kontrakan yang seperti apa yang sebenarnya dibutuhkan sekarang ini.
2.     Engage (Terlibat)
Kita nanti juga akan melibatkan langsung calon calon customer yang saat ini sedang mencari kontrakan dan akan menyakan keluhan atau keinginan dari para calon cutomer dengan berbagai cara yang terbaik dan memungkinkan yang kita harapakan nanti target dari hearing atau engage activity ini adalah membantu mengungkapkan pikiran dan nilai yang mereka punya.
3.     Immerse (Merasakan Langsung)
Disini adalah cara yang effective untuk mengetahui atau merasakan situasi yang calon customer rasakan. Dan beruntungnya disini kita yang mempunyai ide ini juga berasal dari pengalaman kita sendiri pada saat mencari kontrakan yang ideal sesuai dengan harapan kita jadi setidaknya kita bisa merasakan yang calon customer rasakan dan ini akan dapat membatu design atau konsep seperti apa yang akan kita terapkan dalam bisnis kita nanti kedepan.
Kepetingan atau manfaat dari mempelari Empathy yang akan kita terus perdalam supaya mencapai konsep bisnis ideal sesuai dengan harapan customer antara lain emphati dapat membantu  men desain pemikiran untuk mengatur asumsi dari si pemikir tentang permasakahannya, pemikir bisa jadi memberikan masukan dari keingiannnya pada user, informasi yang didapat memberikan masukan yang sangat baik bagi desainer meskipun waktu pengamatan singkat, terbangun rasa empati, pemahaman, pengalaman, pandangan.

Maret 22, 2020

Our Business Idea

Creative The Kosantuy

Created By : Agung Widiantoro
Code : @R18-AGUNG













Berkembangnya bisnis di suatu kota atau meningkatnya pertumbuhan industri di suatu daerah, tentu berakibat pada bertambahnya jumlah karyawan di daerah tersebut. Khusus Kodya Kendari, pertumbuhan bisnisnya sangat pesat. Sebagian besar karyawan yang bekerja di Kodya Kendari berdomisili di pinggiran atau diluar Kodya Kendari.
Bagi karyawan yang cukup jauh domisilinya atau karyawan yang belum mampu membeli rumah, maka solusinya adalah mengontrak/menyewa rumah atau kos untuk tempat tinggal sementaranya. Besarnya Kodya Kendari dan terbatasnya penyediaan rumah kontrakan atau rumah kos menyebabkan banyak para karyawan yang menyewa rumah jauh dari lokasi mereka kerja, bahkan mereka terpaksa menyewa rumah di pinggiran Kodya Kendari. Sehingga, permintaan rumah kontrakan atau rumah kos di pusat Kodya Kendari sangat tinggi. Mengingat tingginya permintaan kontrakan dan koskosan disana, maka pesaing yang cukup banyak tidak akan menurunkan tingkat hunian rumah kontrakan dan koskosan. Dan dapat dikatakan permintaan tempat kontrakan dan koskosan disana terus berkembang. 
Kebutuhan akan lokasi tinggal kost selalu meningkat setiap tahun. Hal ini disebabkan pangsa market bisnis kos kosan, yakni mahasiswa dan karyawan tidak jarang kali bertambah. Inilah yang mengakibatkan bisnis kos tidak jarang kali ramai. Permintaan kosan atau kontrakan yang semakin melonjak tiap waktunya yang didampingi dengan nakinya upah tiap tahun nya ini akan menjadi lahan bisnis yang menggiurkan. Akan tetapi kendala yang kita hadapi jika mau mengdirikan sebuah kosan atau kontrakan itu akan tentunya membutuhkan modal yang sangat banyak dan juga perhatian lebih sedeangkan kita disini kita masih bekerja dan meneruskan cita cita kami yaitu menuntut ilmu. 
Maka setelah kami diskusikan lebih lanjut, kami akan tetap focus pada bisnis bertemakan kosan atau kontrakan, akan tetapi kita lebih sebagai wadah penyambung antara pemilik kosan dengan pencari kosan.
Kita akan berinovasi dalam proses nya, kita akan menyediakan wadah atau tempat buat para pencari kosan. Kita akan lebih berani dalam berinovasi sesuai dengan tema kita yang akan lebih mengandalka image kita yang anak muda kekinian dengan vitur yang mudah diakses serta tentu nya akan mencakup semua type kosan atau kontrakan dengan variasi harga yang sesuai dengan kantong para pencari kontrakan. 
Pemilik kosan akan kita ajak kerja sama dengan cara marketing yang masih kita pelajari supaya bisa menarik minat para pemilik kosan. Jadi para pemilik kosan tidak akan kebigungan tempat untuk mempromosikan kosan atau kontrakan nya. 
Sistem control dan standarisasi kontrakan/ kosan, membuat standarisasi (centralisasi) pemilik rumah/kontrakan tidak perlu mengontrol kontrakan yang sedang disewakan setiap waktu, cukup daftar ke aplikasi kita atau wadah yang kita buatkan dan mengontrol nya dari wadah yang sudah kita sediakan. 
Aplikasi pencari iklan atau informasi kontrakan/kosan buat semua yang sedang mencari kontrakan/kosan mungkin nanti bisa skala yang lebih besar seperti took, apartement, rumah dan property lain nya yang disewakan, lalu kita tambahkan kos, kontrakan, rumah atau took yang kita kelola, tetu saja ini bukan milik kita orang yang diluar area kita atau orang lain yang tidak bisa atau tidak ada waktu untuk mengontrol atau mengawasi property (kosan/kontrakan tsb). 
Jadi tugas kita adalah mengelola (membersihkan lalu menjadikan hunian yang ideal) dan mengiklankan/ mengeshare informasi property tersebut. Untuk promosi tentunya akan kita pikirkan dan juga pengunaan emoney yang sudah banyak digunakan masyarakat Indonesia menggatikan uang cash.

Maret 15, 2020

Maret 11, 2020

Project Business Entrepreneur 1

Anggota Kelompok ;

Agung Widiantoro [Cikarang] (@R18-AGUNG) 














Jarot Prakoso [Depok]














Eko Tamas Prasetio [Cibitung]















Rencana Bisnis :
Aplikasi atau program (wadah) centralisasi kontrakan/kosan.

Temporary Konsep :
Sistem control dan standarisasi kontrakan/ kosan, membuat standarisasi (centralisasi) pemilik rumah/kontrakan tidak perlu mengontrol kontrakan yang sedang disewakan setiap waktu, cukup daftar ke aplikasi kita atau wadah yang kita buatkan dan mengontrol nya dari wadah yang sudah kita sediakan.
Aplikasi pencari iklan atau informasi kontrakan/kosan buat semua yang sedang mencari kontrakan/kosan mungkin nanti bisa skala yang lebih besar seperti took, apartement, rumah dan property lain nya yang disewakan, lalu kita tambahkan kos, kontrakan, rumah atau took yang kita kelola, tentu saja ini bukan milik kita orang yang diluar area kita atau orang lain yang tidak bisa atau tidak ada waktu untuk mengontrol atau mengawasi property (kosan/kontrakan tsb).
Jadi tugas kita adalah mengelola (membersihkan lalu menjadikan hunian yang ideal) dan mengiklankan/ mengeshare informasi property tersebut. Untuk promosi tentunya akan kita pikirkan dan juga pengunaan emoney yang sudah banyak digunakan masyarakat Indonesia menggatikan uang cash.

Maret 10, 2020

Entrepreneur and Working Skill

Oleh : Agung Widiantoro (@R18-AGUNG)

Secara umum wirausaha adalah seseorang yang bebas dan memiliki kemampuan untuk hidup mandiri dalam menjalankan kegiatan usahanya atau bisnisnya atau hidupnya.