Tampilkan postingan dengan label @Proyek C05. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @Proyek C05. Tampilkan semua postingan

Agustus 20, 2017

Strategi pengembangan bisnis

"CARA MENGEMBANGKAN USAHA SUSU KEDELAI"

Anggapan orang selama ini bahwa Usaha Rumahan Susu Kedelai itu tidak selalu bisa berkembang dan tidak bisa mendatangkan keuntungan yang banyak itu salah.

Pengembangan Bisnis Halal Fried Chicken

@E17-Arief
Oleh : Arief Risaldi





Peluang usaha fried chincken bisa menghasilkan omset berlebih setiap harinya. Apalagi peluang bisnis ini semakin hari semakin bagus, sehingga banyak pengusaha yang memwaralabakan usahanya ini. Sampai ada beberapa artis yang tergiur untuk terjun ke dalam usaha fried chicken ini. Salah satu artis yang sudah menggeluti bisnis fried chicken ini adalah Indra Brugman. Penikmat fried chicken memang cukup luas ruang lingkupnya. Dari menengah ke bawah sampai menengah ke atas doyan dengan jenis makanan ini. Sehingga peluang usaha fried chicken ini semakin bagus akhir-akhir ini. Peluang usaha fried chicken ini tidak hanya dikuasai oleh para pengusaha yang bermodal besar. Namun juga untuk anda yang hanya mempunyai modal pas-pasan saja. Tentunya anda menggunakan konsep usaha yang lebih sederhana. Walaupun dengan konsep sederhana, cita rasa masakan anda jangan sampai kalah dengan usaha fried chicken yang berkonsep mewah.
Strategi jitu mengembangkan Usaha Halal fried chicken
Ayam goreng merupakan salah satu makanan yang banyai digemari oleh para konsumen di Indonesia, sehingga alasan tersebut menjadikan peluang usaha ayam goreng menjadi lebih besar lagi. Pengembangan yang tepat dari peluang tersebut akan berdampak pada maksimalnya keuntungan yang didapatkan. Sehingga mengembangkan usaha ini sangat menggiurkan terutama bagi mereka pebisnis baru di dunia bisnis.

1. Segmentasi pasar
Tentukan sasaran konsumen yang ingin anda capai sehingga bisa disesuaikan juga dengan penentuan harga ayam goreng tersebut. Dengan begitu jika keduanya seimbang maka keuntungan bisa didapatkan secara lebih mudah.

2. Perkuat manajemen
Manajemen atau pengaturan bisnis yang baik harus ditata dengan pertimbangan yang matang, sehingga berbagai resiko dalam mengembangkan bisnis bisa lebih diminimalisasi. Selain itu manajemen yang jelas juga akan menunjukkan tingkat profesionalitas andadihadapan konsumen.

3. Utamakan kualitas dan cita rasa
Peningkatan atau setidaknya ketetapan kualitas dan cita rasa menjadi hal yang sangat penting untuk dijaga apalagi bagi usaha makanan seperti ini. Maka jangan sampai kualitas makanan anda semakin lama semakin menurun.

4. Mengembangkan usaha dengan waralaba
Jika anda sudah memiliki manajemen yang solid dan jelas maka akan membuat usaha tersebut bisa dijadikan waralaba. Dengan mengembangkan bisnis menggunakan sistem waralaba maka keuntungan yang anda dapatkan bersifat pasif income karena hanya tinggal menunggu pembayaran royaltyfee dari penerima waralaba. Selain itu, usaha waralaba juga semakin mempercepat pendapatan keuntungan yang lebih maksimal.

5. Membuat keunikan rasa pada ayam goreng
Anda bisa menggunakan bumbu yang diracik sendiri sehingga akan memberikan rasa yang unik serta khas untuk dirasakan para konsumen. Keunikan bisa juga didapatkan dari pelayanan atau tampilan makanan yang sengaja dibuat berbeda dari yang lainnya. Dengan mencetak sebuah keunikan tersebut maka akan lebih mudah bagi para konsumen untuk mengingat dan mengenali usaha ayam goreng anda.

Konsep pengelolaan keuangan yang harus kita terapkan antara lain:

1. Memisahkan uang bisnis dan uang pribadi
Pemilik usaha juga berperan sebagai pekerja dalam usaha yang dijalankan. Oleh karena itu, pemilik usaha tetap harus memberikan alokasi keuntungan untuk menggaji dirinya sendiri.
Dengan sistem seperti ini maka pelaku usaha hanya akan membelanjakan uang dari gajinya saja untuk urusan pribadi.

2. Membuat rencana penggunaan uang
Modal bisa berupa uang atau selain uang. Untuk memulai usaha, ketersediaan modal memang sangat diperlukan. Modal uang biasanya digunakan untuk membeli bahan baku dan peralatan yang dibutuhkan untuk berjalannya usaha.Kebutuhan akan modal memang lebih baik diambil dari modal sendiri agar tidak ada risiko berhutang kepada pihak lain.Saat telah mendapatkan keuntungan, penggunaan uang juga harus diperhitungkan meskipun untuk pengeluaran usaha.

3. Buku pencatatan keuangan
Sangat penting untuk punya rencana keuangan sehingga tidak kehabisan uang tunai dan harus menutup bisnis. Catatan keluar masuk uang secara riil. Isinya hanya catatan uang keluar dan masuk dari berbagai pos.Catatan keuangan bisnis yang terpisah seperti ini dimaksudkan agar keuangan usaha dapat dengan mudah terpantau dan tercatat rapi sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.

4. Mengelola arus kas
Dalam sistem wirausaha, akan lebih bijak jika menjalankan usaha tidak hanya berpusat pada keuntungan semata. Pengelolaan dan manajemen keuangan meliputi pengelolaan uang modal, utang, piutang dan persediaan.

5. Mengontrol dan mengecek harta, utang dan modal
Pengecekan keuangan perlu dilakukan untuk mengatahui stok barang yang akan dijual kepada konsumen. Selain itu, perlu pula mengecek tagihan dari para supplier dan piutang dari para pembeli. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi tagihan macet atau pembayaran dobel.

Daftar pustaka :
Anonim. 2015. Tips Memulai Usaha Fried Chicken. http://tabloidpeluangusaha.com/tips-memulai-usaha-fried-chicken.html . Diakses tanggal 20 Agustus 2017

Anonim. 2016. Strategi JItu Mengembangkan Usaha Ayam Goreng. http://friedchickenjakarta.com/usaha-ayam/usaha-ayam-goreng/ . Diakses tanggal 20 Agustus 2017


Ika, Aprillia. 2016. Pengusaha Baru, Pengelolaan Keuangan Ini Harus Anda ini. http://ekonomi.kompas.com/read/2016/09/04/120000826/Pengusaha.Baru.Pengelolaan.Keuangan.Ini.Harus.Anda.Ketahui . Diakses tanggal 20 Agustus 2017

PENGEMBANGAN BISNIS ROTI BAKAR

@E22-Jessica
Oleh : Jessica Siahaan (41615120072)



Strategi pengembangan/pemasaran bisnis Roti Bakar Jessica yang akan kami lakukan adalah:

1. Dari Mulut Ke Mulut
Promosi ini merupakan promosi yang paling sederhana, serta tidak memerlukan banyak biaya untuk melakukan promosi ini. Cukup dengan bercerita dengan teman-teman kita atau keluarga untuk mempromosikan usaha kita, sehingga secara tidak langsung semua konsumen/masyarakat akan mengetahui usaha kita. Dan apabila usaha kita sudah diketahui dan disukai, maka konsumen tersebut akan memberitahukan kepada orang lain untuk membeli roti bakar di tempat kita.

2. Dengan Media Internet
Selain promosi dari mulut ke mulut, maka promosi juga dapat dilakukan dengan menggunakan media internet, seperti dapat melalui facebook, twitter, blog, dll. Karena sebagian besar masyarakat telah menggunakan media internet, sehingga masyarakat dapat mengetahui usaha kita.

3. Pengembangan Pasar
Selain melakukan berbagai strategi pemasaran produk seperti diatas, kami juga mempromisikan usaha kami ini dengan cara menambah pasar baru untuk memperluas jangkauan yang sudah dimiliki. Dalam hal ini, dapat dengan memperluas usaha roti bakar ini ke daerah-daerah lain, dengan harapan usaha ini akan lebih dikenal oleh masyarakat dan juga dapat menambahkan pendapatan serta dapat mengurangi tingkat pengangguran dengan memperkerjakan karyawan yang baru.

4. Pengembangan Produk
Pengembangan produk dari usaha ini dapat menambahkan rasa yang mungkin tidak ada di pesaing lain, seperti rasa durian dengan harga yang terjangkau, yang memberikan nilai lebih dimata para konsumen. Sehingga jangkauan pasar mililiki semakin luas, dan tingkat loyalitas konsumen pun setiap harinya kian meningkat. Kami juga menerima pemesanan pada acara-acara arisan, ulang tahun, dan juga acara resmi lainnya.

5. Langkah-Langkah Promosi
Untuk menarik minat konsumen agar membeli produk yang kami tawarkan kami mempunyai cara-cara tertentu, adapun cara tersebut yaitu:
  • Pada malam minggu kami akan memberikan potongan harga kepada konsumen yang membeli roti bakar dengan harga diatas Rp8.000, maka akan kami berikan diskon sebesar 10%.
  • Apabila konsumen membeli roti bakar diatas 4 bungkus, maka kami akan menetapkan semua harga yang mereka pesan dengan harga yang paling rendah yaitu Rp8.000,-
  • Selain itu, apabila konsumen membeli roti bakar diatas 8 bungkus, maka kami akan menetapkan semua harga yang mereka pesan dengan harga yang paling rendah yaitu Rp8.000,- dan memberikan gratis satu bungkus roti bakar.

 Adapun rencana produksi yang akan kami jalankan ialah sebagai berikut :

1. Desain produk
Desain produk yang diusahakan ialah kami membuatnya dengan semenarik mungkin   agar pelanggan tidak bosan dengan tampilan roti bakar yang itu-itu saja.

2. Tempat Usaha
Tempat usaha yang kami rintis ialah dipinggir jalan-jalan utama yang ramai dilalui orang, agar konsumen dapat dengan mudah mengakses tempat usaha kami, selain itu di alun-alun juga memungkinkan kami untuk membuka usaha roti bakar ini.

3. Pengawasan Kualitas
Dalam mengontrol kualitas produk dari usaha kami ini agar dapat dikonsumsi oleh konsumen dengan baik dan aman, maka kami melakukan pengecekan setiap hari terhadap kualitas maupun kuantita dari roti-roti yang ada. Agar para konsumen tidak mendapatkan produk yang tak layak jual dan makan.

4. Marketing atau Promosi Analisa Aspek SDM
Untuk mendukung kelangsungan usaha ini dibutuhkan beberapa elemen Sumber Daya Manusia (SDM) yang terkait didalamnya. Adapun Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat dalam kelangsungan usaha ini, yaitu:
  
a. Distributor
Agar usaha ini dapat bertahan dan berjalan dengan baik, maka kami melakukan kerjasama dengan distributor-distributor roti bakar lainnya, sehingga bahan-bahan dari roti bakar ini mudah didapatkan. Distributor yang kami maksud merupakan orang yang memasok barang-barang yang kami butuhkan seperti pabrik roti maupun toko roti yang menjual segala bahan yang kami butuhkan.

b. Tenaga Kerja
Dalam bisnis jualan roti bakar ini kita tidak memerlukan sumber daya manusia yang ahli dan skill yang khusus seperti sarjana dll, akan tetapi yang diperlukan adalah orang yang mau bekerja secara tekun / telaten, sabar, kerja keras dan tidak gengsi karena ini merupakan pekerjaan remeh menurut pandangan masyarakat tertentu.

c. Masyarakat Sekitar
Selain SDM dari distributor dan tenaga kerja selanjutnya masyarakat juga berperan penting dalam kelancaran usaha ini, karna kita juga harus memiliki hubungan baik dengan masyarakat setempat, karna apabila kita tidak mempunyai hubunga baik maka bisa saja usaha kita tidak disenangi sehingga dapat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga disinilah kita sebagai wirausaha harus mempunyai sikap yang baik dan jujur terhadap siapa saja.

Metode Pelaksanaan Program nya, yaitu sebagai berikut :

a) Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan yang dilakukan ialah dengan mencatat segala jenis aktifitas dan kendala-kendala apa saja yang dapat menghambat kelancaran usaha roti bakar ini. Kritik dan saran dari pelanggan akan sangat mendukung kemajuan usaha ini.

b) Survei Bahan Baku
Bahan baku sangat penting dalam usaha roti bakar, karena tanpa tersedianya bahan baku, sudah pasti usaha ini tidak akan berjalan lancar, salah satu faktor yang mendukung usaha roti bakar ini ialah bahan baku, maka dari itu kami membagi tugas untuk survei dan menjalin kerja sama dengan salah satu pabrik roti maupun toko roti yang menjual bahan baku tersebut.

c) Pembuatan Bahan Baku.
Pada pembuatan roti, fermentasi berfungsi menambah cita rasa, mengembangkan adonan roti dan membuat roti berpori. Hal ini disebabkan oleh gas CO2 yang merupakan hasil fermentasi. Roti yang dibuat menggunakan ragi memerlukan waktu fermentasi sebelum dilakukan pemanggangan. Pembuat roti harus menyimpan adonan di tempat yang hangat dan agak lembab. Keadaan lingkungan tersebut dapat memungkinkan ragi untuk berkembang biak, memproduksi karbon dioksida secara terus menerus selama proses fermentasi.

d) Kandungan Mikrobia Dalam Bahan Baku.

e) Pengemasan Bahan Baku
Bahan baku yang kami terima dikemas dengan menggunakan palstik tipis dan dipres, berhubung bahan baku yang kami pesan dalam jumlah yang banyak, pengemasan dimasukkan kedalam kardus.

f) Sosialisasi Kepada Masyarakat
Percobaan demi percobaan kami lakukan demi mendapatkan cita rasa yang sesui dengan lidah konsumen dan berbeda dari roti bakar lainnya, untuk tahap awal kami memberi secara cuma-cuma kepada tetangga sekitar dan pelanggan 5 orang pertama. Setelah mendapat respon yang bagus baru kami berani mengembangkan usaha roti bakar ini, tidak lupa pula kami menjelaskan kepada konsumen tentang kandungan gizi dan manfaat roti bagi tubuh manusia melalui selebaran yang kami tempel dan diletakkan didekat meja maupun gerobak dagangan.

g) Penjualan atau Pemasaran Produk
Penjualan dilakukan setelah selesai segala aktifitas kuliah, bisanya dilakukan dari sore hingga malam hari, tergantung dari bahan baku yang kami punya setiap malamnya. Kami juga menerima pesanan dalam jumlah kecil, berhubung modal kami terbatas, maka kami tidak berani menerima pesanan dalam jumlah yang banyak.

h) Pembagian Hasil Kerja
Usaha Roti Bakar ini merupakan usaha bersama yang kami rintis yang menggunakan modal awal dengan cara patungan, maka dari itu keuntungan juga kami bagi rata.

Daftar Pustaka :
Anonim. 2017. Perencanaan Usaha Roti Bakar. https://aryzdhum.wordpress.com/2012/12/07/perencanaan-usaha-roti-bakar-baba-zaky/ (diakses tanggal 19 Agustus 2017)


Dahniati, Niza. 2015. Proposal Kewirausahaan “Usaha Roti Bakar”. http://nizadahniati.blogspot.co.id/2015/11/proposal-kewirausahaan-usaha-roti-bakar.html (diakses tanggal 20 Agustus 2017)

Pengembangan Bisnis Catering

@E15-Dwi
dibuat oleh Dwi Setiawan

Bisnis kuliner saat ini menjadi salah satu bisnis paling menjanjikan untuk di jalankan, prospek usaha ini akan terus cemerlang mengingat kuliner atau makanan merupakan kebutuhan pokok bagi semua manusia.

Strategi Bisnis Kuliner



Dalam berbisnis tidak hanya keterampilan dan kerja keras saja, melainkan harua pandai bermain strategi. Dan ada beberapa strategi yang saya siapkan untuk usaha saya.

Langkah Membangun Usaha Event Organizer

Event organizer (EO) merupakan bisnis yang sudah tidak asing di telinga masyarakat awam saat ini. Bisnis tersebut bukanlah sekedar bisnis yang menjual jasa mengadakan acara saja, melainkan juga menjual ide kreatif yang segar dan inovatif bagi suatu acara.

Agustus 19, 2017

Strategi Dalam Pengembangan Bisnis Sidat


@E13-Iqbal 
@Proyek C05

Strategi dalam pengembangan bisnis sangat di butuhkan oleh setiap pelaku usaha, dalam artikel kali ini saya akan membagikan tatacara dalam pengembangan sebuh bisnis.

Pengembangan Bisnis ENDLESS NAMELESS

@E10-Pazrin
Dibuat Oleh: Pazrin Salsabila

Pengembangan bisnis ENDLESS NAMELESS dibagi menjadi 2 kategori besar yakni :
Pengelolaan Keuangan dan Perancangan Pemasaran.

Pengembangan usaha "Comet"

@E21-sandi
@proyek C05

Untuk mengembangkan usaha saya “Comet”, ada beberapa strategi yang akan saya lakukan, diantaranya:
1. Buy Market Share
Menjual lebih banyak dari produk yang sama atau jasa kepada target pasar saat ini disebut “Buy market share” untuk tujuan baik. Untuk menjual lebih banyak produk kepada orang-orang yang sama, saya perlu membeli customer dari pesain-pesaing. Pilihan ini bisa menjadi mahal. Pilihan Ini mungkin mengharuskan saya untuk menurunkan harga produk, menawarkan ketiga hal, Q, S, dan P (Quality, Service, Price). Atau mungkin perlu memperbanyak iklan atau promosi terutama di media sosial.

Strategi Pengembangan Bisnis “BRAND COOKIE”, dengan Analisis SWOT



@E11-Bayu
Oleh: Kurniyanto Bayu Anggoro

Strategi Pengembangan Bisnis “BRAND COOKIE”, dengan Analisis SWOT

Menurut (Hunger dan Wheelen, 2001), dalam merumuskan suatu strategi pemasaran, perusahaan harus memperhatikan lingkungan yang mempengaruhinya agar sukses dalam jangka waktu lama. Lingkungan ini dibedakan menjadi lingkungan internal dan lingkungan eksternal.

Strategi Pengembangan Bisnis Yunimays Boutique



@E39-Yuni, @Proyek C05

strategi dalam pengembangan usaha baru

Strategi Pengembangan Bisnis 1. Market Penetration (penetrasi Pasar), penetrasi pasar merupakan suatu strategi pertumbuhan bisnis yang berfokus pada penjualan produk yang sudah ada ke pasar yang ada .Langkah penetrasi pasar merupakan upaya mengelola potensi produk lama untuk dikembangkan di pasar lama karena bisa jadi masih banyak yang bisa digarap di pasar yang lama. Langkah-langkah penetrasi pasar dilakukan untuk hal-hal berikut:
- Mempertahankan atau meningkatkan pangsa pasar produk saat ini , ini dapat dicapai dengan kombinasi strategi harga yang kompetitif, iklan, promosi penjualan dan sumber daya mungkin lebih didedikasikan untuk menjual pribadi.
- Merestrukturisasi pasar yang matang dengan mengusir pesaing, hal ini akan memerlukan promosi jauh lebih agresif, didukung oleh strategi harga yang dirancang untuk membuat pasar tidak menarik bagi kompetitor.
- Meningkatkan volume penggunaan oleh pelanggan yang sudah ada. dengan membangun loyalitas pelanggan akan meningkatkan volume penggunaan pelanggan lama.
2. Market Development (pengembangan Pasar), Merupakan langkah diversifikasi bisnis dengan pengembangan produk yang sudah ada ke pasar baru . Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk melakukan strategi ini antara lain:
• Geografis pasar baru , misalnya ekspor produk tersebut ke suatu negara baru
• Dimensi produk baru atau kemasan baru.
• Jalur distribusi baru
• Kebijakan harga yang berbeda-beda untuk menarik pelanggan yang berbeda atau menciptakan segmen pasar yang baru
3. Product development (pengembangan Produk)
Pengembangan produk merupakan strategi pertumbuhan di mana sebuah bisnis bertujuan untuk memperkenalkan produk baru ke pasar yang ada. Strategi ini mungkin memerlukan pengembangan kompetensi baru dan membutuhkan usaha untuk mengembangkan produk yang dapat lebih diterima di pasar yang ada.

Panduan Mengelola Keuangan Sederhana untuk Usaha Kecil
Biasakan!
Membuat catatan yang lengkap mengenai keuangan, baik itu cash flow (uang masuk / keluar), catatan omzet harian, mingguan dan bulanan, catatan pembelian usaha anda. Tidak perduli seberapa kecil usaha yang telah anda mulai, persiapkanlah pencatatannya dengan baik, agar jika suatu hari nanti usaha itu menjadi besar, anda sudah terbiasa….

Sebenarnya, selain untuk alasan di atas, pencatatan keuangan sangat diperlukan untuk mengukur kinerja dan target anda apakah sudah tercapai atau belum. Banyak usaha kecil yang bangkrut padahal sebenarnya berpotensi menjadi besar, hanya karena masalahpencatatan keuangan usaha ini.

Salah satu kelemahan UMKM dan usaha kecil menengah sejenis adalah soal manajeman keuangan. Ya, soal mengatur keuangan usaha ini menjadi masalah yang sangat rumit bagi pengusaha pemula dan pemilik UMKM.

Sulitkah melakukan pencatatan dan mengatur keuangan usaha? Bisa ya, bisa tidak. Tapi semua harus dimulai, meski dengan cara paling sederhana sekalipun.

Berikut ini 5 tips sederhana mengatur keuangan bisnis kecil anda:

Pisahkan Uang Bisnis dan Uang Pribadi

Ini di nomor urut pertama karena ini sangat penting. Kebanyakan biang kerok kebangkrutan usaha kecil karena tidak melakukan pemisahan keuangan ini. Tidak jelas mana duit untuk bisnis, mana duit untuk keperluan pribadi. Tercampur baur tak karuan. PISAHKAN! sekali lagi PISAHKAN!

Ambillah gaji dari hasil keuntungan usaha anda sendiri untuk keperluan pribadi. Jika belum mampu gaji besar, ya kecil juga gak apa-apa, asal tercatat. Kalaupun belum mampu juga, ya tunda kesenangan, kencangkan ikat pinggang untuk mengerjakan usaha anda tanpa digaji!

Kerap kali pelaku usaha kecil tidak memisahkan keuangan pribadinya dengan keuangan usaha. Alasannya karena toch usahanya masih kecil, jadi belum kompleks. Tapi ini adalah kesalahan fatal.   Jadi buat dua akun yang terpisah, jika Anda perlu suntikan dana ambil dengan prosentasi tertentu dari modal. Karena ketika Anda membeli kebutuhan pribadi Anda dengan uang usaha, Maka tanpa sadar uang usaha Anda akan tergerus dan habis.


Daftar Pustaka:
http://kampungwirausaha.com/panduan-mengelola-keuangan-sederhana-untuk-usaha-kecil/
http://dwi-elie3173.blogspot.co.id/2011/10/strategi-dalam-pengembangan-usaha-baru.html?m=1

Pengambangan Bisnis DWoS Apparel



@E04-Hazazi
@Proyek C05

Berikut sedikit uraian dari rencana pengembangan bisnis DWoS Apparel

Mengelola keuangan
modal investasi awal berupa beberapa paket komputer untuk design dan kebutuhan pemasaran yang sebagian besar menggunakan promosi online.
kantor hanya membutuhkan ruang kecil untuk keperluan bisnis seperti disebutkan diatas. karena produksi di lakukan dengan sistem kerjasama dengan perusahaan konveksi sekitar.
modal kerja tidak di hitung karena menggunakan sistem kerja sama produksi konveksi dan sablon, sehingga memangkas modal yang cukup besar.
modal operasional berupa listrik dan internet.

Merancang strategi pemasaran
proses pemasaran sebagian besar di lakukan lewat situs jejaring sosial. sehingga memangkas biaya pemasaran manual.
perbedaan produk kami dengan produk pasaran lain adalah kami mengutamakan kualitas di paling atas. sehingga kepuasan dan kepercayaan pelanggan akan besar, dengan demikian kita bisa memelihara pelanggan. disamping itu, design kami juga bisa di buat custom sesuai permintaan pelanggan, sehingga membedakan dengan produk lain yang telah beredar di pasaran.

Kewirausahaan dan lingkungan
dalam proses produksinya, kami bekerja sama dengan perusahaan konveksi lokal sehingga timbul simbiosis mutualisme antara perusahaan dan lingkungan.
dengan mengadakan workshop pada karyawan perusahaan konveksi tersebut, kami akan menaikan kualitas produk seperti yang kami targetkan. dengan naiknya kualitas, maka harga akan semakin bagus dan akan berdampak pada kesejahteraan sekitar.

Pengembangan Strategi Usaha Nasi Campur Ibu Maria ~Nyamiiiii~

Pengembangan Strategi Pemasaran dan Pengelolaan Keuangan Nasi Campur Ibu Maria adalah sebagai berikut :

Tips Mengembangkan Bisnis dengan Mudah


Halo para pengusaha muda, kali ini saya akan membahas mengenai tips mengembangkan bisnis dengan cara yang sangat mudah. Saya yakin dengan membaca artikel ini kalian dapat mengembangkan bisnis kalian dengan sangat mudah. Yuk kita simak

Strategi Pengembangan Bisnis

http://www.astamediagroup.com/blog/5
Strategi pengembangan Bisnis
-Mengelola keuangan
Ada beberapa tips tentang cara mengatur keuangan dalam berwirausaha, terutama bagi mereka yang baru saja berposisi sebagai calon pengusaha atau pengusaha baru.

Strategi Pengembangan Bisnis

Strategi Pengembangan Usaha melalui Analisis SWOT

@Proyek C05, @E05-Yuda

Perusahaan atau Usaha Kecil dan Menengah harus harus memiliki perencanaan strategis.
Pemimpin perusahaan harus berusaha mencari ksesuaian antara kekuatan-kekuatan internal dan kekuauatn-kekuatan eksternal (peluang dan ancaman) suatu pasar. Kegiatannya meliputi pengamatan secara hati-hati persaingan, peraturan, tingkat inflasi, siklus bisnis, keinginan dan harapan konsumen, serta faktor-faktor lain yang dapat mengidentifikasi peluang dan ancaman.
Suatu perusahaan dapat mengembangkan strategi untuk mengatasi ancaman eksternal dan merebut peluang yang ada. Proses analisis, perumusan, dan evaluasi strategi-srtategi itu disebutperencanaan strategis. Tujuan utama perencanaan strategis adalah agar perusahaa dapat melihat secara objektif kondisi-kondisi internal dan eksternal, sehingga perusahaan dapat mengantiipasi lingkungan eksternal. Dalam hal ini dapat dibedakan secara jelas, fungsi manajemen, konsumen, distributor, dan pesaing. Perencanaan strategis penting untuk memperoleh keunggulan bersaing.(Rangkuty, 2003”2-3).
Rangkuty (2003: 18-20) menjelaskan analisis SWOT sebagai berikut. Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai factor secara otomais untuk merumuskan strategi perusahaan atau
Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Analisis ini didasarkan pada logina yang dapat
memaksimalkan kekuatan (strengths) dan peluang (opportunities), namun secara bersamaan dapat meminimilkan kelemahan (weaknesses) dan ancaman (threats). Proses pengambilan keputusan strateguis selalu berkaitan dengan pengembangan misi, tujuan, strategi, dan kebijakan perusahaan. Dengan demikiajn perencana strategis harus menganalisis faktor-faktor strategis
perusahaan (kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman) dalam kondisi yang ada saat ini. Hal ini disebut dengan Analisis Situasi. Model yang paling popular untuk menganalisis situasi semacam ini adalah Analisis SWOT.
Kinerja perusahaan dapat ditentukan oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Kedua
faktor itu harus dipertimbangkan dalam analisis SWOT. SWOT adalah singkatan dari
lingkungan internal Strengths dan Weaknesses serta lingkungan eksternal opportunities dan theats yang dihadapi dunia bisnis. Analisis SWOT membandingkan antara faktor eksternal
peluang dan ancaman dengan faktor internal kekuatan dan kelemahan. Gambar berikut
menunjukkan analisis SWOT.
Gambar 1. Diagram Analisis SWO


Keterangan Kuadran
1. Kuadran 1, merupakan situasi sangat menguntungkan. Perusahaan memiliki peluang dan
kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang harus ditetapkan
mendukung kebijakan pertumbuhan dan perkembangan secara agresif.
2. Kuadran 2, meskipun ada ancaman perusahaan masih memiliki kekuatan dari segi
internal. Strategi yang harus diterapkan menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan
peluang jangka panjang dengan cara difersivikasi produk dan pasar.
3. Kuadran 3, perusahaan menghadapi peluang pasar yang sangat besar tetapi memiliki
beberapa kendala atau kelemahan internal. Fokus strategi perusahaan ini adalah
meminimalkan masalah internal sehingga merebut peluang yang lebih baik.
4. Kuadran 4, perusahaan menghadapi berbagai ancaman dan kelemahan internal sehingga
situasinya tidak menguntungkan. Strategi yang diterapkan dengan cara bertahan yang
difokuskan pada perbaikan perusahaan.
C. Perencanaan Strategis
Setelah dilakukan analisis SWOT, tahap berikutnya adalah melakukan perencanaan
strategis. Perencanaan strategis dilakukan melalui tiga tahap analisis, yaitu (a) pengumpulan
data, analisis, dan pengambilan keputusan.
Manajemen bisnis merupakan upaya pengaturan secara menyeluruh guna menjalankan sebuah usaha bisnis yang profesional dan menghasilkan tujuan bisnis yang diinginkan. Manajemen bisnis dibutuhkan dalam rangka tercapainya sebuah tujuan sebuah usaha bisnis baik dari aspek profit maupun tujuan lain sesuai yang diinginkan oleh pihak pengelola bisnis. 
Sebuah proses pengaturan diperlukan agar sebuah usaha tidak sembarangan, mampu melakukan perencanaan, target-target yang diinginkan serta dapat mengantisipasi berbagai kemungkinan sebuah resiko usaha bisnis. 

Sebuah langkah profesional yang dilakukan sebelum merancang sebuah manajemen bisnis biasanya dilakukan dengan membuat sebuah rancangan global sebuah bisnis atau yang dikenal dengan business plan. 

Business plan menyangkut bagaimana manajemen bisnis serta perencanaannya dari berbagai aspek, diantaranya adalah manajemen pemasaran, manajemen produksi, manajemen finansial dan sebagainya. Melalui sebuah business yang mantap, biasanya sebuah usaha akan meyakinkan untuk dikelola secara maksimal. 
Untuk bentuk usaha bisnis dengan skala kecil pun diperlukan sebuah upaya manajemen bisnis yang baik, hanya berbeda pada ukuran skala saja serta pengerjaannya yang lebih sederhana dan bisa dikerjakan rangkap oleh satu atau dua orang dari pengelola bisnis tersebut. Beberapa hal yang menjadi patokan utama manajemen bisnis diantaranya adalah beberapa hal berikut ini:

1. Manajemen produksi
Manajemen produksi merupakan pengaturan dan perencanaan terkait ketersediaan bahan baku maupun bahan jadi yang siap dipasarkan pada sebuah perusahaan bisnis. Manajemen bisnis di bidang produksi menyangkut bagaimana proses produksi itu bisa berlangsung dengan baik sehingga mampu menghasilkan produk atau layanan yang diminati oleh konsumen. 

2. Manajemen pemasaran
Manajemen bisnis di bidang pemasaran menyangkut segala bentuk perencanaan, bentuk, target serta tujuan dan hasil dari sebuah proses marketing atau pemasaran. Penjualan yang meningkat dan upaya untuk memperkenalkan produk kepada konsumen merupakan target utama dari sebuah manajemen pemasaran. 
Tanpa adanya sebuah manajemen pemasaran yang baik, maka sebuah perusahaan akan mengalami kondisi sulit dalam hal pemasukan atau income yang diperoleh. Pemasaran memegang peran vital terhadap eksistensi sebuah perusahaan. Produk atau jasa yang kurang bermutu pun akan bisa terjual laris apabila perusahaan Anda memiliki seorang manajer pemasaran yang handal. Kreatifitas dan inovasi perlu dijalankan dalam merancang sebuah manajemen bisnis di bidang pemasaran. 

3. Manajemen distribusi
Manajemen bisnis di bidang distribusi memegang peran mendukung manajemen pemasaran. Meskipun pemasaran telah berjalan dengan baik, namun apabila manajemen distribusi mengalami hambatan, maka marketing juga akan terganggu. Proses penyaluran barang produksi atau layanan jasa kepada konsumen sangat ditentukan oleh bagaimana pola manajemen distribusi tersebut dirancang oleh sebuah perusahaan. 

4. Manajemen finansial

Manajemen finansial di dalam sebuah usaha bisnis menyangkut transparansi dan pengelolaan sirkulasi keuangan sebuah perusahaan. Manajemen keuangan menyangkut bagaimana keuangan perusahaan mampu dibagikan sesuai dengan anggaran yang dimiliki. 
Tanpa adanya sebuah manajemen bisnis yang baik di bidang keuangan, maka biasanya perusahaan tidak mendapatkan data keuangan yang jelas. Hal ini biasa dialami oleh para pengelola bisnis kecil yang masih amatiran, dimana manajemen keuangan jarang diperhatikan sehingga untung atau ruginya saja sebuah usaha bisnis sulit ditentukan. 
Beberapa bentuk manajemen bisnis di atas sangat penting diperhatikan oleh para pengelola usaha bisnis yang ingin sukses dalam menjalankan sebuah bisnis usaha. Tanpa adanya sebuah manajemen yang baik, maka mustahil sebuah perusahaan akan mampu berjalan dengan baik seperti yang menjadi harapan pemiliknya.



STRATEGI:
-          Berada pertama dipasar dengan produk atau jasa baru
-          Posisikan produk dan jasa baru tersebut pada relung pasar ( niche market ) yang tidak terlayani
-          Fokuskan barang dan jasa pada relung yang kecil tetapi bisa bertahan
-          Mengubah karakteristik produk, pasar atau industri

ATAU STRATEGI LAINNYA :
-        Pertahanan Bersaing Mencoba untuk produk yang menjadi “Andalan Utama Yang Baru” dan tidak berkonsentrasi  padaperbaikan keberhasilan produk yang sudah ada Mengambil langkah positif dan proaktif untuk menguasai manajer kunci ahli teknik profesional yang selalu diikutsertakan dalam pembentukan keberhasilan perusahaan 
-    

Perencanaan dan Studi Usaha
Perencanaan dan studi lapangan selalu diperlukan setiap kali kita ingin menjalankan sebuah usaha. Tidak peduli seberapa besar atau kecil sebuah usaha, perencanaan dan studi lapangan adalah sebuah hal yang mutlak. Hal yang sering terjadi adalah kegagalan sebuah usaha karena lemah pada perencanaan dan studi lapangan. Warnet, adalah sebuah usaha yang terlihat sederhana namun kenyataannya mulai dari perencanaan hingga pengelolaan warnet ternyata menuntut konsentrasi yang tinggi dari pelaku usaha warnet.


Studi Lapangan
Yang mana duluan, Perencanaan atau studi lapangan? Saya menyarankan supaya yang dilakukan adalah studi lapangan. Kita mulai dengan lokasi. Kita harus menentukan kriteria sebuah lokasi yang memenuhi syarat sebagai tempat yang sesuai untuk mendirikan sebuah warnet. mis:
  1. Carilah lokasi yang mudah diakses oleh calon pelanggan anda. Lokasi yang dilewati kendaraan umum atau tidak jauh dari akses kendaraan umum.
  2. Perhatikan di sekitar lokasi tersebut apakah terdapat komplek pemukiman penduduk, sekolah/universitas, Bank, Perkantoran, mini market. Kemampuan ekonomi adalah faktor yang menentukan. Sebuah lokasi yang terdapat faktor-faktor yang disebutkan di atas menunjukkan potensi sebuah lokasi untuk mendirikan warnet.
  3. Tersedia tempat parkir minimal bagi mereka yang menggunakan kendaraan sepeda motor. Jika tersedia tempat untuk parkir mobil akan lebih bagus.
  4. Bagaimana kondisi lokasi ketika malam hari? Apakah cukup terang? Ingatlah bahwa warnet umumnya beroperasi hingga malam hari, lokasi yang gelap akan membuat warnet anda tidak menarik dikunjungi.
  5. Cobalah mencari informasi tentang kondisi keamanan lokasi tersebut, jika tingkat keamanan lokasi tersebut rendah kemungkinan anda perlu biaya tambahan untuk faktor keamanan dan biaya asuransi.
Bagaimana jika di lokasi tersebut sudah ada atau banyak warnet? Jika sudah banyak warnet di lokasi tersebut, maka sebaiknya carilah lokasi lain. Kecuali warnet yang anda dirikan memiliki sebuah keunggulan dibanding warnet lain, maka mendirikan sebuah warnet di lokasi dimana sudah banyak terdapat warnet (bahkan hingga berderet-deret warnet semua) cenderung akan memancing persaingan yang tidak sehat.
Jika lokasi ideal (atau mendekati ideal) sudah didapatkan, maka kita lanjutkan dengan melakukan perencanaan usaha.

Perencanaan Usaha / Business Plan
Setelah studi lapangan selesai dan sudah terbayang model usaha yang sesuai, maka rencanakanlah besar investasi yang diperlukan, jangka waktu investasi akan kembali, perkiraan besar keuntungan, biaya operasional, tenaga kerja, hingga model promosi. Semuanya harus dengan perencanaan terlebih dahulu.
Rumusan umum dalam melakukan perencanaan usaha adalah sesederhana menghitung biaya investasi (capex), biaya operasional (opex), prediksi penghasilan kotor(bruto) dan bersih (netto), Waktu Titik Impas Investasi (Break Even Point) . Misalkan titik impas direncanakan adalah 2 tahun (=24 bulan) , maka rumusannya adalah sbb:

Bruto – (Opex + (capex/24)) = Netto
disini
  • Bruto = penghasilan kotor selama 24 bulan
  • Opex = biaya operasional bulanan (rata-rata)
  • capex = biaya investasi
  • netto = penghasilan bersih.
Ini adalah rumusan yang paling sederhana. Jika ingin rumusan yang lebih rumit kita bisa melakukan apa yang dikenal sebagai menghitung IRR (investment return ratio) untuk mengetahui apakah investasi yang kita lakukan termasuk yang menguntungkan atau tidak. Sebuah perhitungan yang rumit sudah memasukkan faktor-faktor seperti bunga bank, depresiasi dan inflasi. Perhitungan yang rumit ini dianjurkan jika investasi yang dilakukan sudah bernilai besar dan melibatkan pihak bank.

Ada dua pendekatan yang bisa kita gunakan dalam melakukan perencanaan usaha, yaitu berdasarkan nilai investasi atau berdasarkan kapasitas usaha yang diinginkan. Berdasarkan nilai investasi biasanya dilakukan jika modal yang tersedia sudah dipatok pada nilai tertentu. Mis: si A memiliki uang senilai Rp 70 juta dan dia ingin membuat warnet berdasarkan uang yang dimilikinya. Sedang berdasarkan kapasitas, si A merencanakan untuk membuat warnet dengan kapasitas 20 PC di sebuah lokasi yang sesuai dengan keinginannya. Kedua cara ini sah-sah saja digunakan tergantung modal ataupun keinginan anda. Tentu saja, sesuaikan rencana dengan konsep dan pasar yang dituju.





PENGELOLAAN USAHA
Perencanaan Usaha adalah suatu cetak biru tertulis (blue print) yang berisikan tentang misi usaha, usulan usaha, operasional usaha, rincian financial, strategi usaha, peluang pasar yang mungkin diperoleh, dab kemampuan serta keterampilan pengelolaannya. Perencanaan usaha mempunyai dua fungsi penting, yaitu :
  1. Sebagai pedoman untuk mencapai keberhasilan manajemen usaha, dan
  2. Sebagai alat untuk mengajukan kebutuhan permodalan yang bersumber dari luar.
Perencanaan bisnis memuat sejumlah topic, yang meliputi :
  • Ringkasan eksekutif
  • Pernyataan misi
  • Lingkungan Usaha
  • Perencanaan pemasaran
  • Tim Manajemen
  • Data financial
  • Aspek-aspek legal
  • Jaminan Asuransi
  • Orang-orang penting
  • Pemasok
  • Risiko
PENGELOLAAN KEUANGAN
Tiga aspek yang harus diperhatikan dalam pengelolaan keuangan :
  1. Aspek sumber dana
  2. Aspek rencana & penggunaan dana
  3. Aspek pengawasan atau pengendalian keuangan.
Sumber-sumber keuangan perusahaan :
  • Dana yang berasal dari perusahaan (pembelanjaan internal)
  • Penggunaan dana perusahaan
  • Penggunaan cadangan
  • Penggunaan laba yang tidak dibagi
  • Dana yang berasal dari luar perusahaan (pembelanjaan eksternal)
  • Dana dari pemilik atau penyertaan.
  • Dana yang berasal dari pinjaman, baik jangka panjang atau jangka pendek.
  • Dana bantuan program pemerintah dari pusat dan daerah.
  • Dana dari teman atau keluarga yang menanamkan modalnya.
  • Dana ventura (investasi dana dari perusahaan besar)
Perencanaan Keuangan & Penggunaan dana, hal-hal yang harus diperhatikan :
  1. Biaya awal, adalah biaya yang diperlukan ketika perusahaan akan berdiri.
  2. Proyeksi atau rancangan keuangan meliputi :
  • Neraca harian
  • Laporan laba rugi
  • Laporan arus kas
  • Analisa pulang pokok
TEKNIK & STRATEGI PEMASARAN
Pemasaran yaitu kegiatan meneliti kebutuhan & keinginan konsumen (probe/search), menghasilkan barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen(product), menentukan tingkat harga (price), mempromosikannya agar produk dikenal konsumen (promotion), dan mendistribusikan produk ke tempat konsumen (place).
Tujuan pemasaran adalah bagaimana barang & jasa yang dihasilkan disukai, dibutuhkan dan dibeli oleh konsumen.
Perencanaan Pemasaran meliputi beberapa langkah, yaitu ;
  1. Menentukan kebutuhan & keinginan pelanggan ( dengan melakukan riset pasar).
  2. Memilih pasar sasaran khusus. Ada 3 jenis pasar sasaran khusus :
  • Pasar individual
  • Pasar khususSegmentasi pasarMenempatkan strategi pemasaran dalam persaingan. Ada enam strategi pemenuhan permintaan dari lingkungan (juga masuk dlm strategi dari bauran pemasaran):
  1. Berorientasi pada pelanggan.
  2. Kualitas
  3. Kenyamanan
  4. Inovasi
  5. Kecepatan ( penempatan produk & respon keinginan consumer)
  6. Pelayanan & kepuasan pelanggan.
PRODUK
Produk memiliki siklus hidup yang terdiri dari tahap pengembangan, pengenalan, pertumbuhan, penjualan, kematangan, kejenuhan dan penurunan.
HARGA
Factor-faktor yang harus dipertimbangkan antara lain ;
  1. Biaya barang dan jasa
  2. Permintaan & penawaran pasar
  3. Antisipasi volume pasar
  4. Harga pesaing
  5. Kondisi keuangan
  6. Lokasi usaha
  7. Fluktuasi musiman
  8. Faktor psikologis pelanggan
  9. Bunga kredit dan bentuk kredit
  10. Sensitivitas harga pelanggan (elastisitas permintaan)
STRATEGI PEMASARAN (BAGI USAHA BARU)
  1. Penetrasi pasar, dengan memperbesar volume penjualan dan periklanan
  2. Pengembangan pasar, peningkatan penjualan dengan pengenalan produk pada pasar baru.
  3. Pengembangan produk, modifikasi produk yang sudah ada untuk meningkatkan penjualan.
  4. Segmentasi pasar, pemasaran produk berdasarkan segmennya.
TEKNIK PENENTUAN HARGA
Produk baru, bertujuan untuk :
  1. Menghasilkan produk yang dapat diterima oleh konsumen potensial, tidak peduli berapa banyaknya.
  2. Memelihara pangsa pasar sebagai akibat tumbuhnya persaingan.
  3. Memperoleh laba.
Untuk barang konsumsi :
  1. Harga dibawah pasar untuk produk yang sama
  2. Harga di atas harga pasar
  3. Harga sama dengan harga pasar.
Untuk barang industri:
  1. Strategi Cost-Plus Pricing
Dengan menambahkan margin laba terhadap biaya-biaya langsung.
  1. Biaya langsung & formulasi harga
Tidak termasuk biaya overhead pabrik
  1. Penentuan Harga jual model pulang pokok
Dengan menghitung besar persentasi tertentu dari total penjualan yang digunakan untuk biaya variable.
  1. Untuk jasa
Menentukan harga berdasarkan material yang digunakan untuk menyediakan jasa, tenaga kerja dan untuk memperoleh laba.
PROMOSI
Bertujuan :
  1. Menginformasikan barang/jasa yang dihasilkan pada konsumen
  2. Membujuk konsumen agar mau membeli barang/ jasa yang dihasilkan.
  3. Mempengaruhi konsumen agar tertarik terhadap barang/ jasa yang kita hasilkan.
Beberapa jenis promosi ;
  1. Iklan (media cetak & elektronik)
  2. Promosi penjualan (pameran)
  3. Wiraniaga (dengan produk sampel ke konsumen)
  4. Pemasaran langsung (langsung menghubungi konsumen)
  5. Humas ( mempublikasikan barang melalui pamflet dsb)
KIAT PEMASARAN USAHA BARU
  1. Peluang Pasar
  1. Barang dan jasa apa yang paling dibutuhkan konsumen?
  2. Berapa banyak yang mereka butuhkan?
  3. Kualitas mana yang paling tepat?
  4. Berapa banyaknya?
  5. Tempat yang tepat
  6. Banyak barang yang dibutuhkan
  7. Target yang hendak dicapai
TEKNIK PENGEMBANGAN USAHA
  • Pengembangan skala ekonomis
Dengan menambah skala produksi, tenaga kerja, teknologi, system distribusi, dan tempat usaha.
  • Perluasan Cakupan Usaha
Dengan menambah jenis usaha baru, produk dan jasa baru yang sekarang diproduksi (diversifikasi), serta teknologi yang berbeda.
MANAJEMEN DAN STRATEGI KEWIRAUSAHAAN
Manajemen kewirausahaan semua kekuatan perusahaan yang menjamin bahwa usahanya betul-betul eksis.
Strategi kewirausahaan Kesesuaian kemampuan internal dan aktivitas perusahaan dengan lingkungan eksternal.
Strategi kewirausahaan, meliputi beberapa keputusan strategis, yaitu :
  1. Perubahan produk barang dan jasa.
  2. Strategi menyangkut penetrasi pasar, ekspansi pasar, diversifikasi produk dan jasa, integrasi regional, atau ekspansi usaha.
  3. Kemampuan untuk memperoleh modal investasi .
  4. Analisa sumber daya manusia.
  5. Analisa pesaing untuk memantapkan strategi bersaing.
  6. Kemampuan menopang keunggulan strategi perusahaan dan modifikasi strategi.
  7. Penentuan harga barang atau jasa, untuk jangka pendek dan jangka panjang.
  8. Interaksi perusahaan dengan masyarakat luas.
  9. Pengaruh pertumbuhan perusahaan yang cepat terhadap aliran kas.
Wirausaha yang berfungsi sebagai manajer perusahaan, harus memiliki kompetensi yaitu :
  1. Berfokus pada pasar bukan pada teknologi.
  2. Meramal pendanaan untuk menghindari tidak terdanainya perusahaan.
  3. Mambangun tim manajemen.
  4. Memberikan peran khusus bagi penemu.
Sumber : Bimoprasetyautomo