- Pengertian Manajemen menurut Sawaldjo Puspopranoto (2006:99), Manajemen adalah Proses untuk mencapai tujuan organisasi dengan bekerja bersama dan melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
Tampilkan postingan dengan label @M19-GALANG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @M19-GALANG. Tampilkan semua postingan
Juni 27, 2019
Pengertian Manajemen
Pengertian Manajemen menurut para Ahli
Mei 09, 2019
Kepemimpinan dan komunikasi dalam organisasi
Hubungan Kepemimpinan dan Komunikasi Dalam Organisasi
KOMINIKASI
komunikasi/ko·mu·ni·ka·si/ n 1 pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami; hubungan; kontak; 2 perhubungan;
-- dua arah komunikasi yang komunikan dan komunikatornya dalam satu saat bergantian memberikan informasi;
-- formal komunikasi yang memperhitungkan tingkat ketepatan, keringkasan, dan kecepatan komunikasi;
-- massa Kom penyebaran informasi yang dilakukan oleh suatu kelompok sosial tertentu kepada pendengar atau khalayak yang heterogen serta tersebar di mana-mana;
-- sosial komunikasi antarkelompok sosial dalam masyarakat;
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian berita dan ide dari suatu sumber berita ke suatu tempat tujuan. Sumber berita dan tempat tujuan dalam proses komunikasi itu berupa pikiran manusia. Berita-berita yang disampaikan itu misalnya berupa buah pikiran, uraian suatu hal atau kesan-kesan. Wujud berita itu dapat merupakan suatu perintah, permohonan, pertanyaan atau cara-cara pernyataan lainnya.(Ensiklopedi Administrasi)
Jadi komunikasi itu adalah proses dimana pesan disampaikan oleh komunikator kepada penerima. Pesan itu dapat berupa hasil pemikiran atau perasaan yang dimaksudkan untuk mengubah pengetahuan, sikap atau tingkah laku si penerima pesan.
KEPEMIMPINAN
Dalam bahasa Indonesia “pemimpin” sering disebut penghulu, pemuka, pelopor, pembina, panutan, pembimbing, pengurus, penggerak, ketua, kepala, penuntun, raja, tua-tua, dan sebagainya. Sedangkan istilah Memimpin digunakan dalam konteks hasil penggunaan peran seseorang berkaitan dengan kemampuannya mempengaruhi orang lain dengan berbagai cara.
Istilah pemimpin, kemimpinan, dan memimpin pada mulanya berasal dari kata dasar yang sama “pimpin”. Namun demikian ketiganya digunakan dalam konteks yang berbeda. Pemimpin adalah suatu lakon/peran dalam sistem tertentu; karenanya seseorang dalam peran formal belum tentu memiliki ketrampilan kepemimpinan dan belum tentu mampu memimpin. Istilah Kepemimpinan pada dasarnya berhubungan dengan ketrampilan, kecakapan, dan tingkat pengaruh yang dimiliki seseorang; oleh sebab itu kepemimpinan bisa dimiliki oleh orang yang bukan “pemimpin Pemimpin jika dialihbahasakan ke bahasa Inggris menjadi “LEADER”.
Daftar pustaka:
Kresensia. 2014. Hubungan Kepemimpinan dan Oraganisasi. Kompasiana. Dalam https://www.kompasiana.com/www.kresensia_01.com/hubungan-kepemimpinan-dan-komunikasi-dalam-organisasi_54f7a3ffa333112a1f8b464e. Diunduh15 April 2014.
Fauzi, Imfron. 2008. Model Kepemimpinan. Blogspot. Dalam https://imronfauzi.wordpress.com/2008/06/15/model-model-kepemimpinan/. Diunduh 15 Juni 2008.
April 25, 2019
PENGERTIAN BISNIS E-COMMERCE
Pengertian Bisnis menurut
Owen
Adalah suatu perusahaan
yang berhubungan dengan distribusi dan produksi barang-barang yang nantinya
dijual ke pasaran ataupun memberikan harga yang sesuai pada setiap jasanya.
Pengertian Entrepreneur
Menurut Scarborough (2014) entrepreneur, adalah seseorang
yang menciptakan sebuah bisnis baru dengan segala risiko dan ketidakpastian
untuk tujuan mendapatkan keuntungan dan pertumbuhan usaha yang teridentifikasi
dari kemampuannya mendapatkan peluang yang baik dan kecakapan dalam
memanfaatkan serta mengelola sumberdaya yang dimiliki.
Klasifikasi Bisnis
Beberapa klasifikasi
bisnis, antara lain:
•
Manufaktur
merupakan bisnis yang memproduksi barang yang berasal dari bahan mentah atau
komponen-komponen
•
Bisnis
jasa yaitu bisnis yang menghasilkan barang intangible dan mendapatkan
keuntungan dengan cara meminta bayaran atas jasa yang telah diberikan.
•
Pengecer
atau distributor merupakan pihak yang berperan sebagai perantara antara
produsen dan konsumen.
Bisnis Konvensional
•
Bisnis Konvensional adalah kegiatan atau
transaksi jual-beli yang dilakukan secara langsung, bertatap muka antara
penjual dengan
pembeli.
pembeli.
Kelebihan Bisnis Konvensional :
Kelebihan dalam bisnis
konvensional :
•
Pembeli langsung dapat melihat produk yang akan
dibeli
•
Memiliki tempat atau kios sendiri sehingga
pembeli dapat mengunjungi kios dan dapat secara langsung bertemu dnengan
penjual.
•
Memiliki banyak stok
Kekurangan Bisnis Konvensional
•
Lingkup pemasarannya terbatas
•
Membutuhkan modal yang cukup besar
•
Memerlukan banyak stok
Bisnis Waralaba
Pemberian hak untuk menjual produk berupa barang atau jasa
dengan memanfaatkan merek dagang Franchisor
(Pemberi Waralaba), dengan kewajiban pada pihak Franchise (Penerima Waralaba) untuk mengikuti metode
dan tata cara atau prosedur yang telah ditetapkan oleh Pemberi Waralaba.
Bisnis Waralaba
Martin Mandelsohn menyatakan bahwa waralaba format bisnis
ini terdiri atas:
•
Konsep
bisnis yang menyeluruh dari Pemberi Waralaba.
•
Adanya
proses permulaan dan pelatihan atas seluruh aspek pengelolaan bisnis, sesuai
dengan konsep Pemberi Waralaba.
•
Proses
bantuan dan bimbingan yang terus-menerus dari pihak Pemberi Waralaba.
E-Commerce
E-Commerce menurut Martin
Kütz adalah pertukaran barang dan jasa
antara (biasanya) organisasi independen dan / atau orang-orang yang didukung
oleh penggunaan sistem ICT
(Information & Commucation Technology) yang komprehensif dan
infrastruktur jaringan yang standar secara global.
E-Commerce
Pendekatan lain untuk
menjelaskan, apa itu E-Commerce, berasal dari model 5-C (Zwass 2014):
•
Commerce (Perdagangan)
•
Colaboration (Kolaborasi)
•
Communication (Komunikasi)
•
Connection (Koneksi)
•
Computation (Komputasi)
Keuntungan E-Commerce
Untuk Provider:
- Layanan pelanggan yang lebih baik dapat
ditawarkan
- Komunikasi yang cepat dengan pelanggan
- Potensi pelanggan baru melalui visibilitas global
- Tidak ada perantara (tradisional), siapa mengambil
margin
Kekurangan E-Commerce
Untuk Provider:
- Biaya logistik lebih tinggi (barang harus dikirim ke
lokasi pelanggan)
- Anonimitas pelanggan (bagaimana caranya membuat
iklan yang ditargetkan?)
DAFTAR PUSTAKA::
Rebbeca,2016”JenisJenisECommerce&Contohnya” https://www.progresstech.co.id/blog/jenis-e-commerce/
Anonim,2017” Klasifikasi Model Bisnis E-Commerce” http://jualtastalikurjayanti69.blogspot.com/2017/04/klasifikasi-model-bisnis-e-commerce.html
April 11, 2019
Pengembangan Berfikir Kreatif dan Inovatif
PENGEMBANGAN BERFIKIR KREATIF
DAN INOVATIF
Abstrak Suatu organisasi agar bisa bersaing dengan perusahaan lain maka perlu melalukan inovasi secara terus-menerus dalam berbagai aspek, baik produk, layanan, proses kerja, metode maupun lainnya. Salah satu modal untuk melakukan inovasi adalah adanya kreativitas. Keterkaitan antara keduanya yaitu kreativitas merupakan pengembangan ide-ide baru sedangkan inovasi adalah proses penerapan ide-ide tersebut secara aktual ke dalam praktek. Kreativitas merupakan interaksi antara potensi individu dengan lingkungan. Agar kreativitas berkembang di organisasi maka ada beberapa upaya yang dilakukan yaitu curah pendapat di dalam tim/kelompok kerja, gaya kepemimpinan yang mendorong kreativitas meliputi pengampilan keputusan partisipati, kepemimpinan transformasional, high exchange dan mengmbangkan kultur kreatif.
Kata Kunci :Kreatif, Inovasi
Menurut Coleman dan Hamman,
berfikir kreatif adalah berfikir yang menghasilkan metode baru, konsep baru,
pengertian baru, perencanaan baru, dan seni rupa.
Pengertian inovatif adalah
sebuah daya untuk berfikir secara baru dengan melewati beberapa tahap dan syarat
yang sudah di tentukan.
Syarat-syarat
berpikir inovatif:
– Elastisitas yang tinggi
– Produktivitas yang tinggi
– Orisinalitas yang tinggi
– Sensitivitas yang tinggi.
Ciri Berfikir Kreatif
Menurut
Denny dan Davis:
1. Fleksibel, artinya luwes,
tidak kaku harus mau menerima ide orang lain.
2. Tidak konvensional, artinya
tidak lugu / apa adanya.
3. Eksentrik (aneh), artinya
mempunyai pola pikir yang berbeda dengan orang lain.
4. Bersemangat, artinya
mempunyai antusias yang tinggi
5. Berpusat pada diri sendiri
6. Berdedikasi, artinya
memiliki keteguhan yang tinggi
7. Intelegen, artinya memiliki
pemilihan yang tinggi
Sifat
Berfikir Kreatif
Berdasarkan analisis faktor,
Builford menemukan lima sifat yang menjadi kemampuan berfikir kreatif:
1. Fluency (kelancaran)
Kemampuan untuk menghasilkan
gagasan
2. Flexibilty (keluwesan)
Kemampuan untuk mengemukakan
bermacam-macam pemecahan atau pendekatan
3. Originality (Keaslian)
Kemampuan untuk mencetuskan
gagasan dengan cara-cara yang asli, tidak klise
4. Elaboration (Perumusan
Kembali)
Kemampuan untuk menguraikan
kemampuan secara terinci
5. Redefinition (Perumusan
Kembali)
Kemampuan untuk meninjau suatu
persoalan berdasarkan perspektif yang berbeda dengan apa yang sudah diketahui
oleh banyak orang.
Tahap-tahap
Berfikir Kreatif
Dalam berfikir kreatif,
terdapat tahap-tahap yang dilalui, mulai dari persiapan sampai dengan di
peroleh hasil pemikiran. Menurut Rowlinson, berfikir kreatif melewati tahapan
sebagai berikut:
1. Tahap Persiapan
Tahap untuk memperoleh fakta
tentang persoalan yang akan dipecahkan.
2. Tahap Usaha
Tahap dimana individu
menerapkan cara berfikir divergen(menyebar). Pada tahap ini, diperlukan usaha
yang sadar untuk memisahkan produksi ide dengan menunda lebih dahulu adanya
penilaian terhadap ide-ide yang muncul
3. Tahap Inkubasi
Tahap dimana individu
seakan-akan meninggalkan (melepaskan diri) dari persoalan dan memasukannya
kedalam bawah sadar (mengeraminya), sedangkan kesadarannya memikirkan hal-hal
yang lain.
4. Tahap Pengertian
Tahap diperolehnya insight
atau yang bisa disebut aba crlibnis. Ciri khas pada tahap ini adalah adanya
surat penerangan (iluminasi) yang mendadak menyadarkan orang akan ditemukanya
jawaban.
5. Tahap Evaluasi
Pada tahap ini ide-ide yang
dihasilkan diperiksa dengan teliti serta dengan kritis memisahkan ide-ide yang
kurang berguna, tidak sesuai ataupun yang terlalu mahal biayanya bila
dilaksanakan.
Identifikasi
Kreatifitas
Berdasarkan penelitian,
kreatifitas dapat diidentifikasikan menjadi tiga tipe:
1. Menciptakan
Proses membuat sesuatu yang
tidak ada menjadi ada
2. Memodifikasi
Mencari cara untuk membentuk
fungsi-fungsi baru atau menjadikan sesuatu yang berbeda.
3. Mengkombinasikan
Menggabungkan dua hal atau
lebih yang sebelumnya tidak saling berhubungan.
Orang yang kreatif tidak takut
dengan sempitnya lapangan kerja, karena orang yang kreatif dapat menciptakan
lapangan kerja untuk dirinya sendiri maupun orang lain.
ABSTRAK
Annisa imathoh,2009,”Pengembangan
berfikir kreatif”
Adzikra
Ibrahim,2019,”Pengertian inovatif dan kreatif”
https://pengertiandefinisi.com/pengertian-inovatif-yang-positif/https://pengertiandefinisi.com/pengertian-inovatif-yang-positif/
Eko
Wahyudi,2013’’Pengertian kreatif”
https://www.kompasiana.com/ekogenshter/552feef86ea834b36b8b45ac/pengertian-kreatif-dan-inovatifhttps://www.kompasiana.com/ekogenshter/552feef86ea834b36b8b45ac/pengertian-kreatif-dan-inovatif
Maret 21, 2019
APAKAH POLA PIKIR ITU ?
Apakah Pola Pikir Itu?
Pola pikir kita (atau
kadang-kadang disebut paradigma kita) adalah jumlah total keyakinan, nilai,
identitas, harapan, sikap, kebiasaan, keputusan, pendapat, dan pola-pola
pemikiran kita — tentang diri kita sendiri, orang lain, dan bagaimana kehidupan
bekerja.
Langganan:
Postingan (Atom)

