Tampilkan postingan dengan label @M08-ANDIKA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @M08-ANDIKA. Tampilkan semua postingan

April 26, 2019

Hubungan Antara Motivasi Kepemimpinan dan Komunikasi

















Komunikasi merupakan aspek yang sangat penting dalam membangun organisasi yang kuat. Dalam suatu organisasi pasti terdapat visi dan misi yang menjadi alasan mengapa organisasi tersebut dibangun.
Agar setiap anggota dapat memiliki satu pemahaman mengenai visi dan misi tersebut, maka dibutuhkan komunikasi untuk menyamakan persepsi.
Tidak hanya itu, ada hal yang lebih dalam apabila satu sama lain memiliki komunikasi yang baik, yaitu tertanam rasa saling memiliki, saling percaya, dan saling mendukung.
Itulah mengapa peran komunikasi dalam organisasi sangat besar dan merupakan hal yang sangat diperhatikan dalam suatu organisasi. Bahkan, apabila kita melihat organisasi mahasiswa saat ini, dilakukan banyak kegiatan untuk mendorong satu sama lain agar mau berkomunikasi dan bekerja sama.
Namun, ada faktor yang sangat berperan dalam mencapai tujuan penerapan komunikasi dalam organisasi, yaitu komunikasi kepemimpinann. Komunikasi kepemimpinan adalah komunikasi yang dilakukan seorang pemimpin kepada anggota dalam organisasi.
Kita tahu bahwa pemimpin memiliki kuasa dan wewenang yang luas, sehingga hal-hal yang terjadi dalam organisasi tersebut sangat dipengaruhi oleh aturan dan suasana yang dibuat pemimpin.
Hal ini bisa secara tidak langsung, misalnya bagaimana pemimpin mengajarkan moral, pandangan pemimpin terhadap suatu kasus, atau dengan kata lain nilai-nilai yang ditanamkan pemimpin kepada setiap anggota.
Secara tidak langsung pemimpin memberikan arahan dan mengajarkan sikap untuk menghadapi setiap masalah dalam organisasi.
Lebih singkatnya, keberhasilan dalam suatu organisasi sangat dipengaruhi strategi komunikasi organisasi, dan keberhasilan komunikasi organisasi dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan seorang pemimpin, yang salah satunya memuat motivasi kepemimpinan yang dimiliki pemimpin tersebut.
Dan dalam artikel ini akan dibahas mengenai hubungan antara motivasi kepemimpinan dan komunikasi dalam organisasi, yaitu sebagai berikut :
  1. Mempengaruhi aktivitas dalam organisasi
Setiap pemimpin yang memiliki motivasi yang kuat dan memiliki tujuan yang jelas, ia akan fokus kepada tujuannya. Ia akan membuat berbagai rencana yang dapat mengantarkan organisasi kepada tujuan dengan cepat dan hasil yang maksimal.
Sehingga, ia akan berusaha membuat hal-hal yang dilakukan dalam organisasi dapat terorganisir dan terstruktur.
Walaupun tidak sepenuhnya keputusan berada di tangan pemimpin, namun pemimpin tetap memiliki peran yang besar yang menentukan kegiatan yang akan dilakukan dalam organisasi tersebut.
Oleh sebab itulah, memilih pemimpin yang memiliki pemahaman yang baik akan tujuan merupakan hal yang sangat penting.
  1. Efisiensi kegiatan
Memilih pemimpin yang cakap merupakan hal yang harus diperhatikan. Jalannya suatu organisasi sangat dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan. Pemimpin harus tahu strategi yang tepat untuk mencapai tujuan dengan cara yang efisien.

Apabila pemimpin tidak memiliki motivasi yang kuat, ia akan sulit terdorong menemukan cara yang tepat dalam membidik sasaran.
Kesalahan dalam memilih pemimpin akan sangat merugikan banyak pihak dalam organisasi, tidak hanya membuang waktu dan menghabiskan tenaga, kemungkinan besar tujuan tidak akan tercapai.
  1. Produktifitas organisasi
Hubungan antara motivasi kepemimpinan dan komunikasi organisasi selanjutnya terkait dengan produktifitas organisasi.
Semakin paham pemimpin akan tujuannya, maka semakin jelas arahan yang diberikan kepada anggota dalam organisasi. Seorang pemimpin harus tegas dan sadar terhadap setiap langkah yang ia ambil.
Setiap keputusan harus memiliki faedah dan memberikan dampak yang positif. Yang lebih penting lagi, keputusan tersebut harus menimbulkan peningkatan untuk mencapai tujuan dari organisasi sehingga organisasi semakin progresif dari hari ke hari. Peningkatan ini menjadi indikator bagaimana produktifitas  organisasi, apakah bekerja maksimal atau tidak.
  1. Menumbuhkan semangat kerja
Tidak dapat dipungkiri bahwa suasana dalam organisasi sangat dipengaruhi oleh tokoh pemimpin, yaitu tokoh yang mendominasi dan menjadi citra dari organisasi tersebut.
Walau tidak sepenuhnya, namun umumnya pemimpin menjadi sosok yang paling diperhatikan dan banyak anggota bergantung pada pemimpin. Bergantung yang dimaksud adalah dalam hal kekuatan mental.

Apabila pemimpin kuat, maka ia bisa menguatkan anggotanya. Namun apabila pemimpin lemah, maka anggota akan kehilangan semangat karena tokoh yang dirasa paling kuat menjadi lemah. Maka dari itu, pemimpin sangat berpengaruh terhadap suasana organisasi.
Pemimpin yang baik harus memiliki motivasi yang tinggi, memberi teladan yang baik kepada anggota, kuat, independen, namun tetap menerima masukan dengan bijaksana.
  1. Respect anggota
Terlepas dari keempat poin di atas, penghargaan dari anggota adalah salah satu aspek yang tidak dapat diabaikan.
Tanpa adanya penghargaan, maka semua keputusan yang diberikan pemimpin tidak akan membuat anggota merasa terlibat. Dan setiap dorongan yang diberikan pemimpin tidak akan berpengaruh bagi anggota.
Artinya, di dalam organisasi ini pemimpin tidak memiliki ikatan yang kuat dengan anggota, yang membuat anggota acuh tak acuh dengan jalannya organisasi. Tanpa respect, maka tidak akan tercapai efisiensi kegiatan, produktifitas dalam organisasi, dan semangat kerja.

Model Bisnis Untuk Mengembangkan Startup

















 Setiap bisnis baru pasti membutuhkan pendapatan yang teratur untuk terus bertahan dan berkembang dalam ketatnya persaingan industri. Model bisnis yang sesuai dengan jenis produk yang anda tawarkan ke publik juga menentukan kesuksesan startup yang anda bangun. Berikut adalah 7 jenis model bisnis menurut John Warrilow, seorang penulis buku mengenai bisnis berjudul “The Automatic Customer”, yang bisa anda aplikasikan kedalam startup anda : 

1. Membership Website Model

Dengan model membership / keanggotaan pelanggan, anda harus menyediakan akses website menuju informasi tertentu untuk model pembayaran regular secara berlangganan. Model bisnis seperti hanya cocok untuk segmentasi peluang bisnis yang jelas, seperti bisnis mobil antik, dll. Model bisnis seperti ini berpeluang menciptakan konsumen yang loyal karena pelanggan / konsumen bisa saling berinteraksi dan menyebarkan promosi produk secara Word of Mouth.
 
2. All-You-Can-Eat Content Model

Model ini mengharuskan anda untuk menyediakan akses copyrighted content yang tepat untuk melakukan promosi berlangganan melalui media video atau TV streaming. Karena dengan adanya free offer yang tidak terbatas dengan banyaknya follower/audience/viewer anda yang sudah banyak, secara alami akan menghasilkan upgrade pendapatan yang berkala.

3. Private Club Model

Bagaimanapun prosesnya anda harus mampu meyakinkan customer bahwa produk anda adalah sesuatu yang langka dan patut untuk dimiliki oleh customer, dengan cara melakukan pendekatan personal. Usahakan anda selalu melakukan keep in touch dengan customer dan selalu memberikan informasi mengenai produk yang anda jual secara berkala dan personal.

4. Front-Of-The-Line-Model. Membayar Subcrition Supaya Tidak Harus Antri

Model bisnis berlangganan secara prabayar akan sangat menarik bila segmentasi pasar anda menengah keatas, yaitu orang-orang yang tidak sensitif terhadap harga dan tidak suka mengantri.

5. Consumables Model

Saat ini, masyarakat konsumtif lebih tertarik kepada produk-produk dengan jumlah terbatas untuk menaikkan gengsi dan eksklusifitas. Tetapi anda harus berhati-hati karena sekali anda tidak bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen, anda akan banyak ditinggalkan oleh konsumen.

6. Simplifier Model

Model bisnis yang dapat memudahkan kehidupan pelanggan anda, kuncinya adalah customer tidak perlu mengingat jadwal, mengurus pembayaran, ataupun memikirkan kualitas, karena kita yang akan mengurusnya, customer hanya ingin mengetahui hasil akhirnya saja. Contoh bisnis seperti adalah asuransi, bank, dll.

7. Network Model

Model bisnis ini berguna jika startup yang anda jalani profitnya bisa bertambah seiring dengan meningkatnya orang yang bergabung dalam lingkup bisnis anda. Sepeti pengguna media sosial contohnya, semakin banyak aplikasinya diunggah atau dibagi maka akan semakin banyak pula profit perusahaan.

Sukses dengan Kekuatan Pikiran


















   Pada abad-21 ini, dunia digemparkan dengan sebuah penemuan ilmiah yang sangat sederhana: kesuksesan seseorang tergantung dengan bagaimana cara dia berpikir terhadap sesuatu. Penemuan ini kemudian semakin diperkuat dengan buku karangan Rhonda Byrne, yaitu the Secret dan the Power. Lebih lanjut lagi, sukses dengan kekuatan pikiran ini semakin marak setelah ditemukan metode NLP, hypnosis, dan Law of Attraction. Tetapi kali ini kita tidak akan membahas itu, dan kita akan membahas 5 kunci sederhana yang dimiliki orang-orang sukses tentang bagaimana cara mereka memanfaatkan pikiran untuk meraih sukses. Penasaran? Langsung baca artikel selengkapnya.


1. Think One Step Ahead
  Orang-orang sukses membiasakan diri mereka untuk berpikir selangkah atau beberapa langkah lebih jauh daripada mereka yang biasa-biasa saja. Ketika orang biasa berpikir untuk menyelesaikan segala sesuatunya sesuai dengan standar, orang sukses selalu memikirkan selangkah atau beberapa langkah lebih baik sehingga mereka memberikan sesuatu yang 'lebih' daripada suatu hasil standar yang diharapkan. Mereka yang memiliki pola pikir seperti memiliki peluang akselerasi sukses yang sangat besar.

2. If They Can Do It, I Can Do It too
  Orang-orang sukses memiliki prinsip bahwa Tuhan memberikan manusia itu potensi yang sama adilnya. Pikiran yang memiliki kekuatan dahsyat, waktu yang sama setiap harinya, membuktikan bahwa ketika seseorang berhasil mencapai satu capaian tertentu, maka kita juga bisa mencapainya. Itulah prinsip yang dimiliki oleh orang-orang sukses. Tidak sampai di situ, tetapi mereka juga berani berkata dalam dirinya, jika orang lain bisa, dia juga bisa bahkan lebih baik lagi dalam mencapainya.

3. Think Like a Climber
  Orang-orang sukses selalu memiliki pola pikir seperti seorang climber -- atau pendaki. Seorang pendaki, tidak akan pernah menyerah sebelum mencapai puncak gunung untuk ditaklukkan. Sekeras apapun tantangan dan badai yang menyerang di tengah perjalanan, maka akan terus mendaki sampai mencapai potensi maksimalnya. Mereka selalu berpikir, Tuhan tidak menciptakan manusia selama 60, 70, atau 80 tahun hanya untuk menjadi seorang yang biasa-biasa saja. Semuanya ditakdirkan untuk mendaki, hanya manusianya yang berani mengambil tantangan itu atau tidak

4. Your Brain Like a Universe
  Mereka yang sukses adalah mereka yang selalu berpikir bahwa diri mereka istimewa, unik, dan merupakan mahakarya agung dari Sang Pencipta. Ketika banyak sekali orang yang mengagumi bentuk alam semesta yang tidak terbatas ruang dan waktu, seorang yang sukses berpikir bahwa sesungguhnya potensi itu ada di dalam setiap manusia - yaitu otak dan pikiran mereka.

5. You'll Become What You Think About
  Prinsip yang tidak kalah dahsyat oleh mereka yang sukses adalah, "Anda akan menjadi seperti apa yang Anda pikirkan." Tentunya setiap orang bebas ingin memikirkan diri mereka seperti apa. Bisa jadi seseorang memikirkan bahwa 'saya bisa!' atau 'saya tidak bisa!', Dan itu semua adalah benar! Bedanya, pikiran 'saya bisa!' itu adalah pikiran yang memberdayakan, sedangkan 'saya tidak bisa!' adalah pikiran yang menghancurkan. Silakan pilih, dan itulah diri Anda.