Tampilkan postingan dengan label @B33-DIMAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @B33-DIMAS. Tampilkan semua postingan

Januari 08, 2017

DOOM SOUL

I.                   Latar Belakang
Dengan semakin berkembangnya dan semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang berhubungan dengan kebutuhan fashion, maka kami berinisiatif untuk membuka suatu usaha distro yang up to date dan mengerti akan kebutuhan masyarakat.
Kampus ini merupakan sebuah tempat belajar yang sudaha lama berdiri dengan ribuan mahasiswanya dari berbagai wilayah di Indonesia sehingga sangat potensial terhadap bidang fashion. Mereka seringkali mencari fashion-fashion ataupun kebutuhan lainnya yang ter up to date.
Daerah sekitar kampus ini sangat tepat untuk membuka usaha distro, karena hingga saat ini sangat sedikit sekali atau boleh dikatakan belum ada tempat yang memberi pelayanan kebutuhan fashion di sekitar.
Perusahaan Bisnis Distro ini berdiri atas kerjasama serta keinginan tiga anak muda yang memiliki hobi dan kegemaran yang sama dalam bidang fashion, karena sering bertemu dalam berbagai kegiatan di bidang fashion dan desain, tiga generasi muda ini mencetuskan mendirikan sebuah usaha Distro yang dinamakan DOOM SOUL Clothing Concept yang berdiri di kota Jakarta , kota yang memiliki tingkat pendidikan dan budaya masyarakat yang melimpah daripada kota lain, tapi masih minim dalam mempromosikan pentingnya kebutuhan fashion dalam yang baik dan bekualitas bagi masyarakatnya.
DOOM SOUL Clothing Concept didirikan untuk mempelopori kecintaan generasi muda dalam bidang fashion yang up to date tanpa melupakan corak & ciri khas Indonesia.

II.                TARGET PEMASARAN
DOOM SOUL Clothing Concept membidik pasar kelas menengah ke bawah, dengan pemberian harga yang terjangkau dan tidak memberatkan. Pada prinsipnya kami akan membuka usaha ini dengan suasana kekeluargaan dan pelayanan yang baik, sehingga membuat masyarakat merasa puas dengan layanan kami dan senantiasa kembali ke tempat kami. Karena segmen pasar usaha distro ini cenderung kemasyarakatan sehingga hal ini dapat memicu persaingan dengan usaha distro lainnya.
Pada awalnya pemenuhan permintaan pakaiandapat dipenuhi dari distro ,akan tetapi dengan semakin tinggi populasi rakyat, maka kemampuan distro untuk memenuhi kebutuhan masyarakat semakin rendah. Hal ini mendorong kami untuk melakukan pelayanan yang baik dan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan



III.             MEMULAI BISNIS
Memulai Bisnis Boneka Untuk menjalankan peluang bisnis ini, ada beberapa hal penting yang perlu Anda siapkan terlebih dahulu, antara lain sebagai berikut :
1.      Skill dan pengetahuan
Pengetahuan tentang usaha yang saya jalani itu harus lebih fokus pada barang yang saya jual bagaimana agar para konsumen banyak yang meminati barang saya
2.      Kerjasama / jaringan
Untuk kerja sama saya bias bekerja sama dengan distro-distro terdekat atau dengan kata lain saya menitipkan dagangan saya pada distro tersebut.
3.      Tenaga Kerja
Untuk tenaga kerja yang saya butuhkan itu ada 8 orang
4.      Kualitas
·         Berkualitas tinggi dan dapat memuaskan konsumen,
·         Bermacam-macam bentuk dan ukurannya dengan style yang uptodate
·         Hasil sablon sangat rapi dan tidak mudah luntur walau beberapa kali cuci.

5.      Trending Topik
1. menghasut orang lain,
2. eksis di internet,
3. hobi yang menghasilkan,
4. bisnis kreatif.

IV.       Keuntungan bisnis
1. pengalaman
2. kepercayaan
3. bisa membagi waktu
4. finansial
5. networking semakin luas
6. melatih kepekaan

V.        Kendala bisnis
1. Hambatan birokrasi
2. Tidak terjadimya penjualan
3. Keuntungan yang tidak mencukupi
4. Pemasok yang berbiaya tinggi

VI.       STRATEGI PEMASARAN
·         Membuat pamphlet-pamflet berisi produk – produk baru yang akan ditempel tiap bulannya.
·         Melakukan iklan-iklan di dunia internet baik melalui situs jejaring sosial maupun forum.
·         Membuat catalog-katalog mengenai fashion yang sedang uptodate di distro

VII.     KUNCI SUKSES
1.selalu Inovasi dan kreatif
2. Menciptakan loyalitas kepada pelanggan
3. berpikir yang luas
4. menjaga kualitas

VIII.    ANALISA EKONOMI
1.      Modal Awal produksi
Renovasi Awal & Desain Interior
Rp.   20.000.000,-
Kulakan baju grosir
Rp. 600.000.000,-
Biaya Soft Opening dan Promosi awal
Rp.     5.000.000,-
Biaya gaji karyawan tahun pertama
Rp.   60.000.000 ,-  +
Jumlah Modal Produksi
Rp. 685.000.000,-

2.      Biaya lain-lain pertahun
·         Listrik                                                     Rp. 12.000.000,-
·         Asuransi                                                  Rp. 11.000.000,-
·         Transportasi                                            Rp.   6.500.000,-
·         Administrasi                                            Rp.   4.500.000,-
·         Pajak                                                       Rp.   2.750.000,-
·         Pemeliharaan gedung dan peralatan      Rp.   6.000.000,-  +
Jumlah biaya lain-lain                            Rp. 42.750.000,-

Total seluruh biaya produksi (1 + 2)
Jumlah modal produksi                                     Rp. 710.000.000,-
Jumlah biaya lain-lain                                        Rp.   42.750.000,-    +
Total                                                                  Rp. 667.250.000

Penutup
Usaha CLOTHING ini merupakan usaha yang memiliki peluang besar untuk memperoleh keuntungan yang cukup besar dan banyak diminati konsumen. Harga relatif terjangkau dan sangat mudah untuk memperolehnya baik dengan cara memesan melalui telepon, online atau datang/ketemu secara langsung.

 Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.


Desember 28, 2016

DOOM SOUL

http://doomsoul92.blogspot.co.id/

DOOM SOUL yaitu sebuah brand yang menjual pakaian baik untuk pria dan wanita, dari Remaja hingga Dewasa. kami disini menjual Baju (Kaos) dan jaket. Dengan desain gambar sendiri.

Oktober 07, 2016

PT Perusahaab Gas Negara (Persero) Tbk.


Sejarah
Semula pengusahaan gas di Indonesia adalah perusahaan gas swasta Belanda yang bernama I.J.N. Eindhoven & Co berdiri pada tahun 1859 dengan memperkenalkan penggunaan gas kota di Indonesia yang terbuat dari batu bara.

Berdasarkan kinerjanya yang terus mengalami peningkatan, maka pada tahun 1984 statusnya berubah menjadi Perusahaan Umum Gas Negara dan kemudian pada tahun 1994 statusnya ditingkatkan lagi menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) dengan penambahan ruang lingkup usaha yang lebih luas yaitu selain di bidang distribusi gas bumi juga di bidang yang lebih ke sektor hulu yaitu di bidang transmisi, dimana PGN berfungsi sebagai transporter.
PGN kemudian memasuki babak baru menjadi perusahaan terbuka ditandai dengan tercatatnya saham PGN pada tanggal 15 Desember 2003 di Bursa Efek Indonesia dan namanya resmi menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.


Unit Bisnis StrategisSunting

  • SBU Transmisi, mencakup jaringan transmisi di Sumatera Selatan dan Jawa

Untuk mengawasi kegiatan operasional transmisi dan distribusi, PGN membagi area bisnisnya menjadi empat Unit Bisnis Strategis dengan fokus geografis masing-masing

anak perusahaan sunting selain itu, PGN memiliki anak perusahaan dan afiliasi sebgai berikut :
PT Transportasi Gas Indonesia (transmisi gas bumi)
PT PGAS Telekomunikasi Nusantara (telekomunikasi)
PT PGN Solution (kontruksi, enginering,operation & maintenance)
PT Nusantara Regas (terminal penyimpanan dan regsifikasi terapung)
PT Saka Energi Indonesia (kegiatan dibidang hulu)
PT Gagas Energi Indonesia (kegiatan dibidang hilir)
PT Gas Energi Jambi (perdagangan, kontruksi dan jasa)
PT Banten Gas Synergi (jasa, transportasi, perdagangan dan pertambangan)
PT PGN LNG Indonesia (bisnis LNG dan terminal penyimpanan dan regasifikasi terapung)

Daftar Pustaka: 
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Perusahaan_Gas_Negara
https://www.emis.com/php/company-profile/ID/Pt_Perusahaan_Gas_Negara__Persero__Tbk_en_1611685.html